MAKALAH PERANAN AUDIT DALAM DUNIA USAHA KHUSUSNYA PADA USAHA MINIMARKET

DISUSUN OLEH: NAMA : SELLY ANZANI JULIANTY NPM : 0841173403060

PROGRAM STUDI D3 AKUNTANSI UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG 2012

namun meskipun internal audit merupakan organisasi yang indepeden namun internal audit ini tetap memiliki tanggung jawab pada pihak direktur utama. fasilitas publik dan area perkantoran. Hal ini membawa dampak kepada perilaku belanja seseorang. Internal audit memiliki pengaturan tersendiri dalam mengelola personilnya.termasuk di industri bidang sektor retail dan produksi serta pada kegiatan eceran di Indonesia yang telah berkembang menjadi usaha berskala besar.telah terjadi perubahan di berbagai sektor. Pelaksanaan audit dilakukan oleh pihak internal audit. . Timbulnya keadaan seperti ini menandakan bahwa pengusaha semakin menyadari pentingnya mempertahankan dan memperluas jaringan untuk kesinambungannya. Perdagangan eceran bersifat dinamis hal ini ditunjukkan dengan perkembangan yang terus.menerus. Sebagai ujung tombak dalam memasarkan produk kepada konsumen. Perkembangan bisnis eceran yang sangat pesat tidak lepas dari faktor meningkatnya penduduk Indonesia dan meningkatnya pendapatan per kapita penduduk yang menyebabkan taraf hidup manusia semakin meningkat.kota besar.maka di perlukan tim audit untuk mengevaluasi dan memeriksa laporan keuangan dalam minimarket tersebut. Penjualan merupakan tulang punggung perusahaan dagang dalam mengembangkan usaha dalam rangka memperoleh keuntungan. yang berada di area perumahan. internal audit termasuk dalam unsur pengawas. Untuk mengawasi jalannya usaha. Sasaran pasar minimarket adalah konsumen semua kalangan masyarakat.PERANAN AUDIT DALAM DUNIA USAHA KHUSUSNYA PADA USAHA MINIMARKET Seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia yang maju dan berkembang pesat khususnya di kota. bentuk usaha eceran yang cukup pesat adalah banyaknya jaringan minimarket diberbagai pelosok tanah air. dimana semakin meningkatnya taraf hidup maka tuntutan akan pemenuhan kebutuhan akan semakin meningkat. Namun usaha minimarket tak ubahnya seperti usaha minimarket lainnya yang di dalamnya meningkatkan penjualan untuk memperoleh keuntungan.

Penyimpangan antara kondisi dibandingkan dengan kriteria d. d. Rangkaian sistematis dari prosedur pemeriksaan.informasi dan kesimpulan pemeriksaan.ketentuan: 1. b. Disesuaikan dengan kondisi objek yang akan diperiksa. Daftar temuan Daftar temuan adalah ikhtisar dari KKP yang dirangkum secara ringkas. Sebab-sebab terjadinya penyimpangan . meyakinkan dan menonjolkan intisari hasil pemeriksaan dan rekomendasi. Kondisi atau kenyataan yang terjadi b. 2. KKP juga mempunyai arti penting: a.pengujian.- Ketentuan audit internal Dalam usahanya untuk mencapai tujuan perusahaan maka internal audit yang terdapat pada minimarket dalam melakukan tugasnya memperhatikan akan ketentuan. e. 4. dalam rangka mencapai tujuan pemeriksaan. b. Rencana kerja yang harus dilaksanakan selama pemeriksaan. Laporan hasil pemeriksaan Laporan hasil pemeriksaan adalah hasil pemeriksaan yang disampaikan secara tertulis dan merupakan tanggung jawab dengan tujuan memberikan informasi tentang hasil pemeriksaan. Membuat identifikasi masalah. Catatan data yang dibuat secara sistematis pada waktu pemeriksaan. Kertas Kerja Pemeriksaan KKP adalah dokumen atau bukti pelaksanaan pemeriksaan yang berisi: a. Dalam mengisi daftar temuan dicantumkan juga kode temuan dan kode yang telah ditentukan. b. d. c. Dasar penyusunan daftar temuan dan laporan Alat kendali ketua tim untuk mereview Alat pembuktian laporan Referensi bagi pihak yang memerlukan Pedoman untuk pemeriksaan berikut 3. Program Kerja Pemeriksaan PKP adalah langkah yang harus diikuti oleh pemeriksa dan berfungsi sebagai: a. Kriteria yang harus dicapai c. Mencerminkan langkah. Laporan hasil pemeriksaan meliputi sbb: a. c.

waktu yang aneh tempat yang aneh. klasifikasi akun yang salah. Memeriksa bukti pengeluaran kas c. Memeriksa fisik faktur penjualan dan nota retur penjualan. perkalian. terlalu banyak. saldo akun dan hubungan antara akun dan juga transaksi. Membandingkan fisik faktur dengan rincian piutang dan buku besar piutang. c. Piutang a.tagihan palsu. Memorandum hasil pemeriksaan Memorandum hasil pemeriksaan adalah surat dari direktur utama/pimpinan kepada kepala unit kerja/ sub unit kerja yang diperiksa sebagai perintah tindak lanjut hasil pemeriksaan.transaksi yang meragukan yakni terlalu tinggi. kuantitas. b. terlalu jarang. . b. penetapan harga. Usul saran perbaikan 5. Adapun harta perusahaan meliputi: a.dokumen yang janggal seperti suatu jumlah yang meningkat terus. Melakukan konfirmasi secara tertulis untuk pelanggan besar dan konfirmasi langsung. Kas Mengaudit fungsi manajemen kas. Tentunya untuk melakukan audit atas kas ini maka internal audit akan melakukan kas opname dimana hal ini akan dicantumkan oleh auditor di dalam kertas kerjanya. 2. ketidak beresan dalam unit seri. kerusakan data. klaim. terlalu sedikit. Deskripsi hasil penelitian Peranan internal audit : 1. penambahan atau pengurangan jumlah yang kemudian dilaporkan pada kertas kerja pemeriksaan.e. d. terlalu rendah. Untuk mendeteksi kecurangan yang berhubungan dengan harta perusahaan untuk memastikan adanya perlindungan terhadap harta perusahaan. Akibat penyimpangan tersebut f. terlalu sering. Kas opname sangat penting dilakukan karena kas merupakan suatu bagian yang memiliki peranan penting didalam operasi perusahaan.pemalsuan. Melakukan pemeriksaan atas okumen. Mengidentifikasi perkiraan yang meragukan.

Apakah berbagai asumsi yang mendasari suatu hal telah sesuai 2. operasi. Mengidentifikasi saldo piutang yang over kredit limit dan apa penyebabnya.terbaru dan relevan 3. program untuk menilai apakah hasil yang dicapai telah sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Mencocokan stock opname dengan laporan stock dan membuatkan berita acara stock opname. c. Pengendalian efektif akan terjai apabila manajemen mengatur sistem dengan tujuan dan sasaran organisasi akan dapat dicapai konsultasi manajemen untuk menilai pekerjaan. Persediaan a. Apakah telah dilakukan pengawasan yang sesuai bagi suatu kegiatan atau program dengan cara melakukan analisa lebih lanjut terhadap berbagai tujuan dan sasaran yang hendak dicapai.hal sebagai berikut: a. 3. . Pelaksanaan yang efisien adalah usaha mencapai berbagai tujuan dan sasaran secara akurat dan tepat waktu dengan menggunakan sumber daya secara minimal. Memberikan pendapat atau penilaian mengenai efisiensi dan efektifitas kinerja pelaksanaan tanggung jawab sesuai dengan tujuan dana sasaran yang sudah ditetapkan. d. Peranan auditor dalam memberikan jasa konsultasi kepada manajemen untuk menilai mutu kinerja dalam melaksanakan tanggung jawab yang diberikan apakah sudah sesuai dengan tujuan yang diharapkan melakukan hal. Melakukan stock opname b.d. e. Apakah telah menggunakan berbagai informasi yang akurat. Melakukan konfirmasi jika terjadi ketidakcocokan antara laporan stock dengan hasil stock opname. Memberikan batuan kepada manajer untuk menetukan tujuan dan sasaran dan sistem dengan menentukan : 1. Peranan auditor dalam memberikan jasa konsultasi kepada pihak manajemen untuk menilai mutu kinerja dalam melaksanakan tanggung jawab yang diberikan apakah sudah sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Mengidentifikasi persediaan yang hampir mendekati kadaluarsa. Melakukan pemeriksaan terhadap kondisi sekitar tempat pemeriksaan persediaan. b.

yakni mengalami kerugian. disalahgunakan atau di tempatkan di bawah tekanan berat untuk mencapai tujuan financial. 4. dieksploitasi. 7. 8. Industri dimana perusahaan merupakan bagiannya. kehilangan pangsa pasar. 6.dokumen penting yang merupakan bukti fisik transaksi.Kecurangan merupakan salah satu resiko yang dapat membangkrutkan perusahaan apalagi jika menyangkut harta perusahaan. Terjadinya kelebihan batas pemberian credit limit. . 4. tidak efisien dan tidak kompeten 5. Karyawan tidak baik dikelola. 3. Adanya penyalahgunaan dana kas maupun kas kecil.yaitu antara lain: 1. Manajemen sendiri yang korupsi. 2. Berbagai kecurangan ini kemungkinan terjadinya dapat juga dikarenakan kondisi waktu dan tempat yang mendukung. Adanya penggelapan terhadap persediaan yang terdapat di gudang. 5. produk atau jasa perusahaan ketinggalan jaman.surat berharga dan juga dengan dokumen. 6. Tidak mencatat pendapatan yang terjadi untuk kemudian pendapatan tersebut disalahgunakan. Adanya transaksi palsu yang tidak diserati dokumen bukti transaksi. Kecurangan yang pernah timbul dengan harta perusahaan adalah sebagai berikut: 1. Adanya penundaan pencatatan piutang. 3. Karyawan diterima tanpa pertimbangan yang baik atas kejujuran dan integritas. Perusahaan ada dalam waktu yang sulit. Hilangnya surat. Adanya pemalsuan ototrisasi yang diperlukan dalam transaksi. lemah atau tidak ditekankan 2. mempunyai sejarah atau tradisi korupsi. Pengendalian intern tidak ada.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful