Peran Komunikasi di dalam perusahaan sangat diperlukan dan tentunya juga dalam masalah pengembangan perusahaan.

Hambatan di dalam proses komunikasi apabila tidak dapat diselelsaikan dengan baik berdampak tidak berfungsinya sistem manajemen. Bagaikan sebuah "Bom Waktu" yang dapat meledak kapan saja jika komunikasi tidak dapat ditangani dengan baik, antara karyawan dengan karyawan atau karyawan dengan pimpinan atau yang lazim disebut " Komunikasi Interpersonal " . Secara prinsip dasar komunikasi adalah proses dimana terjadi hubungan antara pihak pemberi pesan dengan maksud & tujuan untuk menyampaikan suatu ide, konsepsi, perasaan, performance kepada pihak penerima pesan & saling berinteraksi diantaranyasehingga dapat tercipta suatu bobot & relevansinya. Sedangkan tujuan kita berkomunikasi dengan orang lain adalah menyampaikan ide atau maksud, menilai, mengadakan umpan balik & proses meyakinkan rekan / partner bicara (karena saya lebih suka menggukan kata "partner/rekan" ketimbang "lawan"bicara yang setidaknya dapat merefleksikan respon dan perilaku saya dengan language yang saya pakai) Tidak jarang kita temui permasalahan komunikasi di dalam peruasahaan entah antar departemen, rekan kerja, atau antara atasan & bawahan. Kebanyakan disebabkan oleh tidak adanya titik temu berbagai pihak, komunikasi yang berjalan lambat, bahkan lebih berbahaya jika komunikasi yang disimpangkan sehingga membuat tim menjadi berantakan. Tentunya hal ini membuat kita memerlukan kemampuan berkomunikasi yang baik dan efektif untuk menyelesaikan hambatan komunikasi yang terjadi dalam perusahaan. Dan juga menjadi tantangan bagi kita untuk menjadi seorang "good communicator". Sebenarnya tidak hanya peran sebagai praktisi HRD yang mesti punya kemampuan yang mumpuni dalam masalah komunikasi dimana para praktisi HRD sangat kental dengan dunia komunikasi dan segala prosesnya di dalam menyelesaikan pekerjaan, tetapi posisi apapun di dalam organisasi atau perusahaan harus memiliki kemampuan tersebut. Seperti contoh pengalaman seorang praktisi HRD kepada rekannya di Departemen yang sama, "Mengapa, karyawan lebih cepat mengetahui dan memahami apapun ketimbang saya ya Pak? Padahal, informasi dan regulasi yang saya sampaikan kepada mereka toh sama." Atau pengalaman dari seorang trainer dengan trainer lainya, " Setiap kali saya melemparkan humor di depan audience di kelas training agar supaya peserta tidak jenuh tapi para peserta tidak ada yang tertawa ? padahal, humor ini sama seperti yang Ibu sampaikan ke peserta dan gaya penyampaikan Ibu lebih kalem dibandingkan dengan gaya saya saat menyampaikannya. Diimana letak kesalahannya ya? Terus agar komunikasi kita dapat berjalan lancar dan membuat suasana kelas hidup, bagaimana caranya ?" Cobalah kita cermati dengan baik, sebenarnya permasalahannya yaitu " Buka kontak kerjasama dan jalin kunci kerjasama, serta memperbanyak titik singgung sehingga dapat berdampak positif bagi peserta. Kemapuan dan kemahiran berkomunikasi juga harus dilihat dari berbagai sisi skills lainnya seperti : sistem Indera secara fisiologik & spikologik,

saling mempercayai antara atasan dan bawahan. dan sebagainya) · Membuat forum komunikasi yang reguler dan intensif serta terntunya ada message yang ingin dicapai dengan diaadakannnya forum komunikasi tersebut. lugas dan dapat dipercaya. mencari fakta yang tepat. memberikan arahan yang jelas & mendisiplinkan karyawan. kita dapat menarik benang merah apa itu komunikasi yaitu memori yang kita miliki dan kita pakai untuk melihat. membuat rangkuman setiap pertemuan. encoding & decoding dari setiap pesan. Sebenarnya banyak cara yang dapat ditempuh untuk memperbaiki komunikasi dengan para karyawan sehingga karyawan tersebut termotivasi kembali kinerja kerjanya. bila ia keluar dari jalur maka akan berakibat fatal bagi karyawan dan perusahaan. tetap membina hubungan dengan baik. Komunikasi berhubungan sangat erat dengan memori-memori yang ada di otak kita.cepat. Di dalam organisasi atau peruasahaan. Menurut seorang pakar psikologi yaitu " Memori adalah sistem dinamis yang digunakan dalam semua aspek lain dari proses pemikiran. serta mendengarkan keluhan karyawan dan semuanya dapat berbentuk Coaching. tidaklah . (banyak bentuknya seperti : proses performance review. implementasi kebijakan2." Dengan kata lain. dan Counseling. (berdasarkan pengalaman saya di perusahaan sebelumnya. kecepatan dan ketepatan response dan penerimaan serta penyaluran pesan. komunikasi antara atasan dengan bawahan dan sebaiknya agar target & sasaran baik perorangan atau perusahaan yang telah ditetapkan misalnya strategy business dapat tercapai dengan baik dan efektif. Dan buatlah dengan forum komunikasi ini dengan kegiatan2 dan cara yang menarik. diantaranya : · Mengembangkan program rencana kerja bagi seluruh karyawan. jangan menunda & segera memproses hasil pertemuan tersebut. penyelesaian perselisihan. sering berdiskusi dengan karyawan. bagaimana memahami linguistic dalam proses berpikir seseorang. dan melakukan komunikasi. bersikaplah secara obyektif terhadap karyawan jangan menilai karyawan dari segi subyektif. kemampuan saluran komunikasi.interpretasi terhadap pesan. upaya ini cukup membuat hasil yang siginfikan dan secara langsung dapat membantu pekerjaan di Dept. selalu menggunakan logika dan mengesampingkan firasat ( feeling ). mengayomi karyawan. dan akhiri pertemuan dengan perasaan yang bebas tidak ada ganjalan. memberitahukan topik yang akan dibahas jauh hari sebelumnya. selain bertujuan untuk menginformasikan standard dan prosedur perusahaan. Dan lebih penting lagi adalah selalu memegang komitmen dan jangan memberikan janji serta angin syurga bagi karyawan. HRD dan mendongkrak salah satu KPI) Perlu kita pahami bahwa komunikasi harus pula ditata secara tepat dan cermat. siap menerima kritik saran yang bersifat membangun perusahaan dengan baik. Dan jika kita menggunakan teknik komunikasi komunikasi kepada teman / partner bicara dengan serampangan. menjadi pendengar yang baik. Mentoring.

setuju !!! Bagaimana peran komunikasi di perusahaan Anda ? . Mulailah untuk melakukan komunikasi dan mengimplementasi teknik komunikasi kita dengan lebih baik dan efektif sehingga kita akan memperoleh feedback / respon seperti apa yang kita harapkan.bahkan dapat merusak tatanan yang sudah terjalin dengan baik.mengherankan apabila dampak pada rekaman memori yang lama dan mungkin tidak terlupakan. karena memang prinsip komunikasi adalah terletak pada respon yang didapat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful