B A B II TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian I.

Persepsi Persepsi adalah interpretasi yang tinggi terhadap lingkungan Manusia dan mengolah proses informasi tersebut “Human interpret their surroundings on a higher percive their word through information processing” ( Wilson D, 2000 ). Mekanisme persepsi merupakan suatu peristiwa physical dan proses eksternal yang membangkitkan persepsi yang mempengruhi mata, saraf di bagaian visual cortex, yang memberikan efek ke lingkungan yang dapat mempengaruhi dan di pengaruhi oleh susunan saraf pusat “ The mechanisms of perception are set of physical and the ekternal reality is generating a perceptual field that is influencing the eye which in turn is infliencing the neurones of the fisual cortex , is the racting part has other espects to its invironment, namely of can influence and be influenced by other parts of the brain and central nervous system” ( Graham R, 1999). Manusia secara umum menerima informasi dari Lingkungan lewat proses yang sama, oleh karena itu dalam memahami Persepsi harus ada proses di mana ada informasi yang di peroleh lewat memory organisme yang hidup. Fakta ini memudahkan peningkatan Persepsi individu, adanya stimulus yang mempengaruhi individu yang mecetuskan suatu pengalaman dari Organisme, sehingga timbul berpikir yang dalam proses perseptual merupakan proses yang paling tinggi, seperti pada gambar 1: (Hill G, 2000). Modifies Perception Of stimulus Modifies Organism Modifies Perception Of stimulus Modifies Organism Through memory Stimulus Organism Learning Thinking

Motivation .Velocity atau percepatan misalnya gerak yang cepat untuk menstimulasi munculnya persepsi lebih efektif dibandingkan dengan gerakan yang lambat. 2. berpendidikan dasar Akademi Gizi. kebutuhan akan hal tertentu akan menjadi pusat perhatian. stimulus yang di kondisikan seperti bel pintu. 2003). Nutrisionis 1.Assumptions. merasakan dan lain-lain.Need. juga mempengaruhi pesrsepsi sesuai dengan pengalaman melihat. misalnya merasa lelah menstimulasi untuk berespon terhadap istirahat . 2000) 1. Learning dari pengalaman organism terhadap stimulus 2. Faktor Internal . Faktor Eksternal atau dari luar : . biasanya lebih menarik untuk dipersepsikan dibandingkan dengan hal-hal yang lama. Memory dari organism 3. yaitu wujud atau gagasan yang abstrak yang sulit di persepsikan dibandingkan dengan yang objektif . Di Indonesia jumlah Tenaga Gizi yang tersebar baik dipelayanan maupun di pendidikan adalah (Depkes. hal hal yang menarik lebih di perhatikan daripada yang tidak menarik.(AsDI. Through dari komponen satu dan dua (learning and memory) a. Pengertian Nutrsionis adalah seorang yang diberi tugas. 2003). . (PIN Dietetik. 2003) Dietisien adalah Seseorang Nutrisionis yang telah mendalami Pengetahuan dan Ketrampilan Dietetik. ( Direktorat Gizi Depkes RI. Ilmu Gizi sendiri dalam definisinya adalah suatu cabang Ilmu Pengetahuan yang khusus mempelajari hubungan antara makanan dan Kesehatan Tubuh. baik di Masyarakat maupun di Rumah sakit dan unit pelaksana Kesehatan lainya. baik melalui lembaga pendidikan formal maupun pengalaman bekerja dengan masa kerja minimal satu tahun atau yang mendapat Sertifikasi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) dan bekerja di unit pelayanan yang menyelenggarakan terapi Dietetik.Conditioned stimuli. Ada faktor dari luar dan dari dalam yang mempengaruhi persepsi dintaranya sebagai berikut : ( Wilson. .685 orang atau 2. deringan telepon dan lain lain. 2000 ) 1.37 % dari total Tenaga Kesehatan. tanggungjawab dan wewenang secara penuh oleh pejbat yang berwewenang untuk melakukan kegiatan tehnis fungsional di bidang pelayanan Gizi. . .Novelty atau hal yang baru.Concreteness.Interest. Menurut Dr Leverton (2003) konsep dasar pendidikan Ilmu Gizi bisa dinamis dan bermanfaat dimasa yang akan datang adalah : . Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi. makanan dan dietetik. 2003) sebanyak 10.Dalam keterkaitan proses persepsi ada 3 komponen yang sangat terkait diantaranya : (Hill G. II. .

(Depkes RI. pelaksanaan. peningkatan Kesehatan maupun mengoreksi kelainan metabolisme. Kelompok dan Masyarakat dan di Rumah Sakit b. standar pelayanan dan kode etik). Asuhan Medis dan Asuhan Gizi. terencana.tahap Asuhan Gizi Adapun tahap-tahap Asuhan Gizi sebagai berikut : (AsDI. melakukan evaluasi di bidang pelayanan Gizi. Pengkajian 2. penilaian Gizi bagi Perorangan.(Depkes RI. menyiapkan penanggulangan masalah Gizi. 2. status Gizi dan status metabolisme tubuh. Penyusunan Program. promotif dan rehabilitatif. Peraturan dan ketentuan yang mengatur hidup dan kehidupan Profesi (Standar pendidikan dan pelatihan. Perawat dan Tenaga Kesehatan Lain. sering kondisi Pasien semakin buruk karena tidak di perhatikan gizinya. penanganan efek makanan dari bahan gizi. 2003). memantau pelaksanaan pelayanan Gizi. Oleh karena itu Profesi Gizi juga dalam menjalankan tugas mempunyai ciri ciri Profesi seperti layaknya Profesi-profesi Kesehatan yang lain (Susman. malaksanakan pelayana gizi. Pelayanan gizi meliputi : Mempersiapkan perangkat lunak pelayanan Gizi. kuratif. untuk keperluan metabolisme Tubuh. 3. Perencanaan . serta pemanfaatan keilmuan. 2003) 1. jumlah zat gizi harus sesuai dengan kebutuhan 4. b.1. Keadaan Gizi Seseorang sangat berpengaruh terhadap proses kesembuhan penyakit. Pelayanan Gizi Rumah sakit Pelayanan Gizi Rumah sakit adalah kegiatan pelayanan Gizi di Rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan Gizi masyarakat Rumah Sakit baik rawat inap maupun rawat jalan. c. Tujuan Asuhan Gizi Adapun tujuan di laksanakan Asuhan Gizi adalah : ( Depkes RI 2003) yaitu: Membuat Diagnosis masalah Gizi. metodologi. Evaluasi / Pengkajian Gizi dan pemantauan c. Melaksanakan pelayanan dibidang gizi. untuk pertumbuhan dan kesehatan perlu makanan dari bahan gizi yang berbeda 3. Konsep Pelayanan Gizi di Rumah sakit merupakan pelayanan Gizi yang disesuaikan dengan keadaan individu dan keadaan klinis. makanan dan dietetik yang meliputi: Pengamatan. dalam rangka upaya preventif. penampilan dan rasa dari bahan makanan. Pengertian Asuhan Gizi adalah merupakan suatu kegiatan ilmiah untuk memenuhi kebutuhan pasien akan Gizi. melaksanakan pengamatan masaalah Gizi. 4. d. 1966) : a. Memilih dan mempersiapkan bahan/makanan/formulasi khusus (oral. Dalam menyelesaikan masalah pasien ada 3 jenis asuhan yang sering dilaksanakan oleh Tim Kesehatan yaitu: Asuhan Keperawatan. Tugas Pokok Nutrisionis adalah : a. Tahap. 2. keahlian Profesi diperolah melalui pendidikan dan pelatihan Profesi yang terarah. Asuhan Gizi a. Ilmu gizi yang mempelajari bagaimana makanan dimakan serta manfaatnya. b. Pelayanan profesi diatur oleh Kode Etik Profesi. Menentuka Kebutuhan terapi Gizi. terhadap keselamatan. enteral dan Parenteral) sesuai kebutuhan. Melaksanakan pemberian makanan. Nutrisionis. Pekerjaan profesi di dukung oleh body of knowladge yang jelas wilayah garapan keilmuanya.2003). terus menerus dan berjenjang. Tim Asuhan Gizi Dalam kerja sama Tim Asuhan Gzizi terdiri dari : Dokter.

Dalam dunia Keperawatan moderen respon Manusia yang didefinisikan sebagai sebagai pengalaman dan respon Orang terhadap sehat dan sakit yang merupakan suatu fenomena perhatian Perawat. Keperawatan dalam menjalankan pelayanan sebagai Nursing Services menyangkut bidang yang amat luas sekali. secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu upaya untuk membantu orang sakit maupun sehat dari sejak lahir sampai meningal dunia dalam bentuk peningkatan Pengetahuan.(Depkes RI.59 % dan latarbelakang pendidikan D3 sebanyak 4.11 % sehingga total keseluruhan adalah 40.injury dan proses penuaan dan perawat Profesional adalah Perawat yang bertanggungjawab dan berwewenang memberikan pelayanan Keparawatan secara mandiri dan atau berkolaborasi dengan tenaga Kesehatan lain sesuai dengan kewenanganya. Rencana. Implementasi. (1991) yakni” enhancing the quality of life and the health status of all peaple” makin tertibnya pekerjaan profesi yang apabila semakin terus dipertahankan. Perawat atau Nurse berasal dari bahasa latin yaitu dari kata Nutrix yang berarti merawat atau memelihara. dimana kedepan perlu semakin tertib. Perencanaan. pendidikan dan lain-lain. Asuhan Keperawatan adalah Kegiatan profesional Perawat yang dinamis. Jumlah tenaga Keperawatan di Indonesia dari berbagai tingkat pendidikan adalah ( Pusgunakes 2003) : latar belakang pendidikan SPK : 35. 2000).673 orang. yang ditempatkan diseluruh Indonesia baik di palayanan. Keperawatan merupakan Profesi. Identifikasi masalah (Diagnosa Keperawatan).595 orang atau 0.(Carpenito. Atau 88. Pengertian Keperawatan adalah diagnosis dan penanganan respon Manusia terhadap masalah Kesehatan aktual maupun potensial ( ANA. kemauan dan kemampuan yang dimiliki.2002).268 orang sedangkan yang berlatarbelakang pendidikan S1 belum terdata oleh Depkes.3. . Implementasi 4. Implementasi dan Evaluasi. Keperawatan 1. Evaluasi. Harlley Cit ANA (2000) menjelaskan pengertian dasar seorang perawat yaitu seseorang yang berperan dalam merawat atau memelihara. 1998). aktifitas ini di lakukan dengan berbagai cara untuk mengembalikan kemandirian Pasien secepat mungkin dalam bentuk Proses Keperawatan yang terdiri dari tahap Pengkajian. membantu dan melindungi seseorang karena sakit. 2. Peran dan fungsi Perawat Fungsi Perawat dalam melakukan pengkajian pada Individu sehat maupun sakit dimana segala aktifitas yang di lakukan berguna untuk pemulihan Kesehatan berdasarkan pengetahuan yang di miliki. Evaluasi III. membutuhkan kreativitas dan berlaku rentang kehidupan dan keadaan. pada giliranya akan berperan besar dalam turut meningkatkan kualitas hidup serta derajat Kesehatan Masyarakat secara keseluruhan. Adapun tahap dalam malakukan Asuhan Keperawatan yaitu : Pengkajian. 2000). seperti yang dikemukakan oleh word medical assosiation. Diagnosa Keperawatan. sedemikian rupa sehingga orang tersebut dapat secara optimal malakukan kegiatan sehari-hari secara mandiri tanpa memerlukan bantuan dan ataupun tergantung pada orang lain (Sieglar cit Henderson.

d. mayoritas posisi. lingkup kewenangan dan tanggungjawab Perawat hampir tidak berpengaruh dalam perencanaan dan pengambilan keputusan. communicator serta rehabilitator. Peran Pelaksana Peran ini di kenal dengan “ Care Gver” peran Perawat dalam memberikan Asuhan Keparawatan secara langsung atau tidak langsung kepada Klien sebagai Individu. peran sebagai pendidik Sebagai pendidik Perawat berperan dalam medidik individu.karena Pengetahuan pemahaman Perawat yang kurang sehingga pelaksana Perawat pengelola belum maksimal. Peran ini erat kaitanya dengan keberadaan Perawat mendampingi Klien sebagai pemberi Asuhan Keperawatan selama 24 jam. Peran sebagai pengelola. maupun bentuk desimilasi ilmu kepada peserta didik Keperawatan. 2000) a. Peran ini berupa penyuluhan kepada Klien. c. sedangkanrehabilitator. Dalam melaksanakan peran ini perawat bertindak sebagaicomforter. Sebagai comforter perawat berusaha memberi kenyamanan dan rasa aman pada klien. Perawat dalam malakukan aktifitas Keperawatan sesuai dengan Kode Etik Keperawatan. Keluarga dan Masyarakat. dengan metoda pendekatan pemecahan masalah yang disebut proses keperawatan. berhubungan erat dengan tujuan pemberian Asuhan Keperawatan yakni mengembalikan fungsi organ atau bagian tubuh agar sembuh dan dapat berfungsi normal. (Sieglar. Peran sebagai communicator. praktek Keperawatan. advocate. pendidikan klien serta kegiatan penilitian dibidang Keperawatan. Perawat diharapkan mampu mengidentifikasi masalah penelitian. Peran protector dan advocate lebih berfokus pada kemampuan perawat melindungi dan menjamin hak dan kewajiban Klien agar terlaksana dengan seimbang dalam memperoleh pelayanan Kesehatan. protector. Aktifitas Keperawatan meliputi peran dan fungsih pemberi Asuhan Keparawatan.Perhatian Perawat Profesional pada waktu menyelenggarakan pelayanan Kepera watan adalah pada pemenuhan kebutuhan dasar Manusia. keluarga. menerapkan prinsip dan metoda penelitian serta memanfaatkan hasil penelitian untuk meningkatkan mutu Asuhan atau pelayanan dan . b. Sebagai pengelola Perawat dalam memantau dan menjamin kualitas Asuhan atau pelayanan Keperawatan serta mengorganisasi dan mengendalikan sistem pelayanan Keperawatan. Peran sebagai peneliti Sebagai peneliti dibidang Keperawatan . Profil Perawat Profesional adalah gambaran dan penampilan menyeluruh. Perawat bertindak sebagai penghubung antara klien dengan anggota Kesehatan lainya. Kel ompok dan Masyarakat serta tenaga Kesehatan yang berada dibawah tanggungjawabnya. Dalam hal ini Perawat mempunyai peran dan tanggungjawab dalam mengelola pelayanan maupun Pendidikan Keparawatan sesuai dengan Manajemen Keperawatan dalam kerangka paradigma Keperawatan. pengelola institusi Keperawatan.

dengan memberikan Pendidikan Kesehatan. Management yang baik serta Profesionalisme.Psiko. Spiritual yang terstandar sesuai tujuan dengan memperhatikan aspek Budaya atau kultur Pasien. Leadership. dimana pasien mendapatkan pelayanan kesehatan lewat kerjasama antar bagian. yang dicapai lewat aktifitas yang berkelanjutan. Fiscal Management and Professionalism. Boland dkk 1994 menyampaikan bahwa Model praktek Keperawatan dipegang untuk program kualitas menejmen. mutu. Prinsip Perawatan secara utuh baik Bio. sistematis dan berdasarkan standar pengawasan dan pencapaian indikator dari unit organisasi. Standar of care. Education support sytems. Kepemimpinan. karena temuan penelitian lebih memungkinkan terjadinya transformasi ilmu pengetahuan dan Tehnologi. selain itu penting dalam memperkokoh upaya menetapkan dan memajukan profesi Keperawatan. Health education. Sosio. penelitian di dalam bidang Keperawatan berperan dalam mengurangi kesenjangan penguasaan Tehnologi di bidang Kesehatan. Model praktek Keperawatan Profesional (Boland & maryland 1994) seperti pada gambar 2 : I Professional Practice Component II Characteristics of Professional Nursing Practice III Process Component IV Outcome Component Autonmy Accountability .pendidikan Keperawatan. sumber daya yang standar. Human resources standards. Transcultural principles. . dukungan dalam sistem Kesehatan. Komponen dari model praktek Keperawatan menurut Boland adalah : Nursing delivery System.

tim penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik dan oleh karenanya.saran dan usul guna penyempurnaan makalah ini. Samarinda. atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada tim penulis sehingga dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul: “RUMUS SUKSES TINGGI NEGERI” MENGHADAPI UJIAN MASUK PERGURUAN Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak untuk itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini. Namun dePmikian. 3 maret 2005 P e n u l i s . tim penulis dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan.KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Tim penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih dari jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Akhirnya tim penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca.

Keresahan masyarakat semakin membuat berbagai penafsiran yang salah. sehingga para siswa dapat mengetahui cara sukses menghadapi ujian masuk perguruan tinggi negeri. Rumusan Masalah Masalah yang dibahas dalam penulisan makalah ini adalah : 1.Pada dasarnya untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri diperlukan kesiapan yang matang. 2. Melalui makalah ini. Oleh karena itu. B. Kadar siswa yang mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri.BAB I PENDAHULUAN A. BAGAIMANA RUMUS SUKSES MENGHADAPI UJIAN MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI ? . terutama bagi mereka yang secara formal berada dibangku SMA dan ingin melanjutkan ke perguruan tinggi negeri. diperlukan cara untuk menghadapi ujian masuk perguruan tinggi negeri. setiap tahunnya selalu meningkat. C. Pembatasan Masalah Melihat dari latar belakang masalah serta memahami pembahasannya maka penulis dapat memberikan batasan-batasan pada : 1. CARA-CARA MENGHADAPI UJIAN MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI. RUMUS SUKSES UNTUK MENGHADAPI UJIAN MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI. kami mencoba untuk memberikan beberapa Solusi dari masalah yang meresahkan masyarakat yaitu persentase ketidak lulusan yang terus meningkat. Latar Belakang Masalah Dikalangan para siswa. Dari tahun ke tahun perbandingan ketidak lulusan masuk perguruan tinggi negeri selalu meningkat. kesiapan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara.

BAGAIMANA CARA MENGHADAPI UJIAN MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI ? D. Manfaat lain dari penulisan makalah ini adalah dengan adanya penulisan makalah ini diharapkan dapat dijadikan acuan didalam menghadapi ujian masuk perguruan tinggi neperi.2. BAB II PENUTUP . Selain itu. Metode Pengumpulan Data Data penulisan makalah ini diperoleh dengan metode studi kepustakaan. F. MENGETAHUI RUMUS KESUKSESAN DALAM MENEMBUS PERGURUAN TINGGI NEGERI MENGETAHUI CARA-CARA YANG DIGUNAKAN AGAR LULUS DALAM UJIAN MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI. Manfaat Penulisan Hasil dari penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak. Tujuan Penulisan Tujuan daripada penulisan makalah ini adalah : 1.khususbya bagi para siswa yang ingin mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri. khususnya kepada siswa untuk menambah pengetahuan dan wawasan dalam menghadapi ujian masuk perguruan tinggi negeri. 2. E. tim penulis juga memperoleh data dari internet. Metode studi kepustakaan yaitu suatu metode dengan membaca telaah pustaka tentang kiat sukses membus perguruan tinggi negeri.

3. bahwa siswa yang bersangkutan dapat menyelesaikan tes tersebut. SARAN 1. DAN BERDOA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA.MENJAGA KESEHATAN. 2. Kesimpulan Berdasarkan pembahasan dapat disimpulkan bahwa : 1. mempengaruhi kendalian. USAHA DAN STRATEGI. sedangkan masukan adalah yang sama. B. Mengingat perlunya mempertimbangkan passing grade perguruan tinggi negeri maka perlu diketahui tentang informasi yang sebanyakbanyaknya tentang passing grade tahun-tahun sebelumnya perlu mengembangkan keyakinan dalam menyelesaikan ujian masuk perguruan tinggi negeri. mengingat berbagai resiko yang dapat ditimbulkan maka diperlukan kejujuran untuk mengisi tes tersebut. Jadi harus ada yang dikendalikan. Sistem kendali lup terbuka atau umpan maju (feedforward control) umumnya mempergunakan pengatur (controller) serta aktuator kendali (control actuator) yang berguna untuk memperoleh respon sistem yang baik. Keluaran merupakan hal yang dihasilkan harus oleh kendalian. Kedua dimensi masukan dan keluaran tidak Pada sistem kendali dikenal sistem lup terbuka (open loop system) dan sistem lup tertutup (closed loop system). yang merupakan suatu sistem fisis.A. yang biasa disebut dengan kendalian (plant). Sistem kendali ini keluarannya tidak diperhitungkan ulang oleh controller. tidak dapat mempengaruhi kinerja kontroler. yang mengatur keluaran. Sistem kendali dapat dikatakan sebagai hubungan antara komponen yang membentuk sebuah konfigurasi sistem. yang akan menghasilkan tanggapan sistem yang diharapkan. SUKSES MENGHADAPI UJIAN MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI DIPERLUKAN RUMUS ATAU KIAT KHUSUS YAITU MELALUI KESEMPATAN. Masukan dan keluaran merupakan variabel atau besaran fisis. USAHA UNTUK MENGHADAPI UJIAN MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI DILAKUKAN DENGAN BELAJAR YANG GIAT. artinya yang dikendalikan. . 2. Suatu keadaan apakah plant benar-benar telah mencapai target seperti yang dikehendaki masukan atau referensi.

kita bisa ilustrasikan apabila keluaran aktual telah sama dengan referensi atau masukan maka input kontroler akan bernilai nol. Plant . Masukan juga sering disebut respon keluaran 2. Sistem pengendalian lup tertutup Dengan sistem kendali gambar 2. Perangkat sehari-hari yang juga menerapkan sistem ini adalah penyetelan temperatur pada almari es. Masukan juga sering diartikan tanggapan keluaran yang diharapkan. Oleh karena itu selanjutnya akan dikaji beberapa Istilah-istilah 1. Hubungan antara masukan (input) dengan keluaran (output) menggambarkan korelasi antara sebab dan akibat proses yang berkaitan. tungku. dan pemanas air. Sistem kendali loop terbuka dan tertutup tersebut merupakan bentuk sederhana yang nantinya akan mendasari semua sistem pengaturan yang lebih kompleks dan rumit. Untuk mendalami lebih lanjut mengenai sistem kendali tentunya diperlukan pemahaman yang cukup tentang hal-hal yang berhubungan dengan sistem kontrol. Sistem pengendalian lup terbuka Pada sistem kendali yang lain. Keluaran Keluaran atau output adalah tanggapan sebenarnya yang didapatkan dari suatu sistem kendali. Nilai ini artinya kontroler tidak lagi memberikan sinyal aktuasi kepada plant. istilah-istilah dalam sistem yang pengendalian dipergunakannya. Aplikasi sistem umpan balik banyak dipergunakan untuk sistem kemudi kapal laut dan pesawat terbang. Gambar 2. yang diharapkan.Gambar 1. adalah : Masukan Masukan atau input adalah rangsangan dari luar yang diterapkan ke sebuah sistem kendali untuk memperoleh tanggapan tertentu dari sistem pengaturan. oven. karena target akhir perintah gerak telah diperoleh. yakni sistem kendali lup tertutup (closed loop system) memanfaatkan variabel yang sebanding dengan selisih respon yang terjadi terhadap respon yang diinginkan. 3. Sistem seperi ini juga sering dikenal dengan sistem kendali umpan balik.

msalnya pabrik. Pengendalian jenis ini adalah suatu sistem pengaturan dimana sistem keluaran pengendalian ikut andil dalam aksi kendali. kapal laut. Fungsi Alih (Transfer Function) Perbandingan antara keluaran (output) terhadap masukan (input) suatu sistem pengendalian. 8. sepeda motor. mesin cuci. misalnya proses kimiawi. Proses sebagainya. fisika. mesin pendingin (sistem AC. reaktor nuklir. kulkas. penukar kalor (heat exchanger). robot dan sebagainya. ekonomi. Gambar 3. biologi. Sistem oleh Pengendalian input Umpan referensi. Sistem pengendalian lup tertutup . Contohnya adalah tujuan Diagram kotak pada gambar 1 atau dan vessel). Kombinasi atau kumpulan dari berbagai komponen yang bekerja secara bersama-sama untuk Bentuk kotak persegi panjang yang digunakan untuk mempresentasikan model matematika dari 7. Balik Istilah ini sering disebut juga sistem pengendalian loop tertutup . Di sini kinerja kontroler tidak bisa dipengaruhi 9. freezer). pesawat terbang.Seperangkat peralatan atau objek fisik dimana variabel prosesnya akan dikendalikan. sistem fisik. Sistem Pengendalian Umpan Maju (open loop system) Sistem kendali ini disebut juga sistem pengendalian lup terbuka . Demikian pula fungsi alih pada gambar 3. Sistem tertentu. mencapai 6. Berlangsungnya operasi pengendalian suatu variabel proses. pesawat tempur. Suatu misal fungsi alih sistem pengendalian loop terbuka gambar 1 dapat dicari dengan membandingkan antara output terhadap input. Pada sistem ini keluaran tidak ikut andil dalam aksi pengendalian sebagaimana dicontohkan gambar 1. bejana tekan (pressure 4. mobil. kapal selam. blok 2. 5.

biasanya besaran ini dalam diagram kotak disebut process variable (PV). Sistem Pengendalian Otomatis Sistem pengendalian dimana faktor manusia tidak dominan dalam aksi pengendalian yang dilakukan pada sistem tersebut.10. sedangkan penglihatan bertindak sebagai sensor. Pada sistem kendali manual ini juga termasuk dalam kategori sistem kendali jerat tertutup. sehingga hasil pengendalian akan dipengaruhi pelakunya. sehingga bisa memerankan seperti yang dilakukan manusia. Operator berperan membandingkan tinggi sesungguhnya saat itu dengan tinggi permukaan fluida yang dikehendaki. Peran manusia sangat dominan dalam menjalankan perintah. Di dunia industri modern banyak sekali sistem ken dali yang memanfaatkan kontrol otomatis. Permukaan fluida dalam tangki bertindak sebagai masukan. Level fluida pada bejana pada gambar 4 merupakan variabel terkendali dari proses pengendalian. apalagi untuk industri yang bergerak pada bidang yang proses nya membahayakan keselamatan jiwa manusia. Tangan berfungsi untuk mengatur permukaan fluida dalam tangki. 12. 11. Temperatur pada gambar 5 merupakan contoh variabel terkendali dari suatu proses pengaturan. Peran manusia digantikan oleh sistem kontroler yang telah diprogram secara otomatis sesuai fungsinya. Sistem Pengendalian Manual Sistem pengendalian dimana faktor manusia sangat dominan dalam aksi pengendalian yang dilakukan pada sistem tersebut. Variabel terkendali (Controlled variable) Besaran atau variabel yang dikendalikan. . dan kemudian bertindak untuk membuka atau menutup katup sebagai aktuator guna mempertahankan keadaan permukaan yang diinginkan.

sistem analog. sistem bus serial serta si stem mata kamera. 15. Contoh sensor lainnya yaitu thermocouple untuk pengukur temperatur. elemen controller (control unit). Sistem Pengendalian Digital Dalam sistem pengendalian otomatis terdapat komponen -komponen utama seperti elemen proses. elemen pengukuran (sensing element dan transmitter). keluaran sistem Gangguan pengendalian(variabel terkendali). sistem bus paralel. dan pressure gauge untuk pengukur tekanan.13. Suatu sinyal yang mempunyai k ecenderungan untuk memberikan efek yang melawan terhadap 16. Perangkat bisa dibuat dari . 14. oleh 18. Sensor bertugas mendeteksi gerakan atau fenomena lingkungan yang diperlukan sistem kontroler. Manipulated variable Masukan dari suatu proses yang dapat diubah -ubah atau dimanipulasi agar process variable besarnya sesuai dengan set point (sinyal yang diumpankan pada suatu sistem kendali yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan keluaran sistem kontrol). sedangkan masukan proses dari gambar 5 adalah laju aliran fluida yang masuk menuju bejana. 17. Sensing element Bagian paling ujung suatu sistem pengukuran ( measuring system) atau sering disebut sensor. Masukan proses pada gambar 4 adalah laju aliran fluida yang keluar dari bejana . Sistem dapat dibuat dari sistem yang paling sederhana seperti sensor on/off menggunakan limit switch. Transmitter controller. accelerometer untuk pengukur getaran. dan final control element (control value ). Laju aliran diatur dengan mengendalikan bukaan katup. Aktuator Alat yang berfungsi untuk membaca sinyal sensing element dan mengubahnya supaya dimengerti Piranti elektromekanik yang berfungsi untuk menghasilkan daya gerakan. Besaran ini juga lazim (disturbance) disebut load.

manipulated 26. Makin kecil error terhitung. Element kontroler. Suatu kontroler akan selalu berusaha menyamakan variabel Selisih antara set point dikurangi variabel terkendali. sistem pneumatik dan hidrolik. pada setiap saat respon sistem selalu ada. torque motor . b. solenoid). Untuk meningkatkan tenaga mekanik aktuator atau torsi gerakan 19. ini merupakan cerminan sinyal pada sistem pengukuran. moto r DC stepper. Transduser lebih bersifat umum. Controller merupakan elemen yang mengerjakan tiga dari empat tahap pengaturan. terhadap plant Alat hingga akhirnya mencapai kondisi tenang ( steady state) Pengendali (Controller) Alat pengendali sepenuhnya menggantikan peran manusia dalam mengendalikan suatu proses. Bagian 25. Variable pengukuran. Pada gambar 7. terhadap yang keluar dari transmiter. Unit diperlukan. linier moto. namun transmiter pemakaiannya 20. Sinyal e(t) yang masuk ke kontroler dan sinyal m(t) yang keluar dari kontroler adalah sinyal kontinyu.system motor listrik (motor DC servo. maka makin kecil pula sinyal kendali kontroler 23. variable dan perhitungannya. Suatu contoh mengubah sinyal gerakan mekanis menjadi energi listrik yang terjadi pada peristiwa pengukuran getaran. Transduser Piranti yang berfungsi untuk mengubah satu bentuk energi menjadi energi bentuk lainnya atau unit pengalih sinyal. Error Setting Besar variabel proses yang dikehendaki. Kontinyu Bagian yang berfungsi untuk mengubah measurement variable dengan memanipulasi besarnya Sistem pengendalian yang ber jalan secara kontinyu. Nilainya bisa positif atau negatif. c. maka bisa dipasang sistem gear box atau sprochet chain. bergantung nilai set point dan variabel terkendali. .Measurement Sinyal 21. 24. unit kontroler yang Final variable Sistem atas membandingkan menghitung mengeluarkan berapa sinyal set banyak koreksi point koreksi sesuai Control menghitung besarnya Controller dasar Pengendalian perintah koreksi yang dengan yang dengan measurement harus hasil dilakukan. ultrasonic motor. point set point. keduanya memang mempunyai fungsi serupa. terkendali 22. yaitu a. Terkadang antara transmiter dan tranduser dirancukan.

org/wiki/Sistem_kendali .blogspot.com/2010/05/pengertian-sistem-kendali.http://eviandrianimosy.html http://id.wikipedia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful