P. 1
Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen

|Views: 47|Likes:
Published by Tonny Wiesan

More info:

Published by: Tonny Wiesan on Jun 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/13/2012

pdf

text

original

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Sistem informasi adalah sekumpulan komponen yang saling berhubungan, mengumpulkan/mendapatkan, memproses, menyimpan

, dan mendistribusikan informasi untuk menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam suatu organisasi. 02 Desember 2008 BAB 2 E-Bisiness Global : Bagaimana Bisnis Menggunakan Sistem Informasi Bisnis dapat beroperasi bila berhubungan dengan bagian berbeda yaitu informasi mengenai pemasok, pelanggan, karyawan, tagihan dan pembayaran, serta produk dan jasa. Sistem informasi adalah proses meningkatkan bisnis yang terletak pada inti bisnis. Proses bisnis adalah arus kerja dari bahan baku, informasi dan pengetahuan seperangkat aktivitas. Proses bisnis berpedoman pada metode di mana pekerjaan dikelola, dikoordinnasikan dan difokuskan untuk memproduksi produk dan jasa yang bernilai. Kinerja suatu perusahaan sangat tergantung pada berapa baik proses bisnis dirancang dan dikoordinasikan. Jika dapat memungkinkan perusahaan untuk berinovasi atau untuk menjalankan usahanya dengan lebih baik dari para pesaingnya maka proses bisnis perusahaan dapat menjadi sumber kekuatan kompetitif. Teknologi baru dapat mengubah arus informasi menggantikan langkah berurutan yaitu tugas yang dapat dilakukan secara paralel dan menghindari penundaan pada pembuatan keputusan. Informasi juga dapat mengubah cara kerja bisnis dan mendorong model bisnis yang sepenuhnya baru. Contoh : Memesan buku yang dilakukan secara online dan mendownload musik. Proses bisnis perlu diperhatikan, baik pada kelas sistem informasi maupun pada karier. Jenis-jenis sistem informasi bisnis yang mendukung proses bisnis perusahaan, yaitu :

Sistem dari sudut pandang fungsional. Terdiri dari : Sistem pejualan dan pemasaran yang bertanggung jawab dalam menjual produk dan jasa organisasi. Sistem manufaktur dan produksi bertanggung jawab untuk benar-benar memproduksi barang dan jasa suatu perusahaan. Sistem keuangan dan akuntansi bertanggung jawab mengelola aset keuangan perusahaan (mis : uang tunai, saham, obligasi, dan investasi lainnya). Sistem sumber daya manusia bertanggung jawab untuk menarik, mengembangkan dan mempertahankan tenaga kerja perusahaan. Sistem dari sudut pandang konstituen. Terdiri dari : Sistem Pemrosesan Transaksi (TPS) yaitu sistem yang menyimpan catatan aktivitas dasar dan transaksi organisasi (penjualan, penerimaan, penyimpanan kas, penggajian, keputusan kredit, dan arus bahan baku di pabrik). Sistem informasi manajemen (MIS) yaitu merancang kategori khusus sistem informasi yang melayani manajemen tingkat menengah, menyediakan laporan kinerja terbaru perusahaan kepada manajemen tingkat menengah dan sistem pendukung keputusan (DSS) yaitu menunjang pembuatan keputusan yang tidak rutin untuk manajemen tingkat menengah yang berfokus pada masalah yang unik dan cepat berubah. Sistem pendukung eksekutif (ESS) yaitu membantu manajemen senior membuat keputusan, menangani keputusan tidak rutin yang membutuhkan penilaian, evaluasi, dan pendekatan karena tidak mendapat prosedur yang disetujui untuk mencapai solusi, ESS dirancang untuk menggabungkan data tentang kejadian eksternal juga menggambarkan rangkuman informasi dari MIS dan DSS internal.

membantu perusahaan mengelola hubungan denan pelanggan. Sistem manajemen hubungan pelanggan. dan sumber daya manusia dan menyimpan data pada penyimpanan data pusat tunggal. mengacu kepada penggunaan teknologi digital dan internet untuk menjalankan proses bisnis utama pada perusahaan. 2. membantu bisnis mengelola hubungan dengan pemasok. distributor dan perusahaan logistik. e-business. bagian dari e-business yang berhubungan dengan pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui internet. Mengumpulkan seluruh pengetahuan dan pengalaman relevan dalam perusahaan. Bertanggung jawab unt .Aplikasi perusahaan merupakan sistem yang meliputi area fungsional. keuangan dan akuntansi. yaitu : 1. Departemen sistem informasi adalah unit organisasi formal yang bertanggung jawab atas jasa teknologi informasi. penjualan dan pemasaran. e-commerce. Sistem perusahaan. perusahaan pembeli. Sistem manajemen rantai pasokan. Menyediakan informasi untuk membantu pemasok. Tujuan utamanya untuk mendapatkan jumlah produk yang tepat dari sumber menuju titik konsumsi dengan jumlah waktu tersingkat dan dengan biaya yang rendah. menyelesaikan masalah dengan cara mengumpulkan data dari beragam proses bisnis inti pada manufaktur dan produksi. Sistem manajemen pengetahuan. mengacu kepada aplikasi internet dan teknologi jaringan untuk secara digital memungkinkan hubungan pemerintah dan agen sektor publik dengan mansyarakat dan bisnis. memungkinkan organisasi untuk lebih baik dalam mengelola proses pemerolehan dan penerapan pengetahuan dan keahlian. 4. Dalam aplikasi perusahaan terdapat empat aplikasi yang utama. 3. Menyediakan informasi untuk mengoordinasikan seluruh proses bisnis yang berhungan dengan pelanggan. e-government. berfokus pada menjalankan proses bisnis di dalam perusahaan bisnis dan termasuk seluruh tingkatan manajemen juga membantu bisnis agar menjadi lebih fleksibel dan produktif dengan cara mengoordinasikan proses bisnis dengan lebih dekat dan mengintegrasikan sekelompok proses agar mereka berfokus pada pengelolaan sumber daya yang efisien dan pelayanan pelanggan.

Akibat bila kurang mendapatkan informasi.SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN PERANAN NYA DALAM OPERASIONAL PERUSAHAAN Sistem Informasi Manajemen Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia. Sistem informasi manajeman digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi. Definisi sebuah sistem informasi manajemen. dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. tetapi sebuah sistem informasi menajemen melkasanakan pula tugas-tugas lain dan lebih dari sekedar sistem pengolahan data. penjelasan transaksi. Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer. Disamping itu. penjelasan status. Sebuah perusahaan mengadakan transaksi-transaksi yang harus diolah agar bisa menjalankan kegiatannya sehari-hari. Lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasi utnuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat manajemen. Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti (sistem terlalu banyak data). Lapisan keriga terdiri dair sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen. istilah yang umum dikenal orang adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi. Adalah sistem pengolahan informasi yang menerapkan kemampuan komputer untuk menyajikan informasi bagi manajemen dan bagi pengambilan keputusan. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari. yang pada akhirnya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya. prosedur pedoman. Komputer bermanfaat utnuk tugas-tugas pengolahan data semacam ini. . Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting (vital) dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif (effective business system). sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu. dan sebuah “data base”. dan sebagainya. Daftar gaji harus disiapkan. manajemen. penjualan dan pembayaran atas perkiraan harus dibutuhkan: semua ini dan hal-hal lainnya adalah kegiatan pengolahan data dan harus dianggap bersifat pekerjaan juru tulis yang mengikuti suatu prosedur standar tertentu. seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya. sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik. dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya. model manajemen dan keputusan. sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan.

peranan Sistem Informasi Manajemen dalam operasional perusahaan Sistem informasi memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah organisasi . mutu dan kecepatan proses. sehingga harus dimanfaatkan secara optimal. agar tetap setimbang. Peran sistem informasi manajemen untuk mencapai keunggulan strategis dapat dicontohkan pada suatu perusahaan yang mutuskan untuk mengubah seluruh datanya menjadi basis data dengan alat penghubung standar (seperti alat penghubung browser web) sehingga memungkinkan berbagi informasi dengan para sekutu-sekutu bisnis dan pelanggannnya. strategi perusahaan berbasis sistem informasi digunakan untuk mencegah terjadinya kelebihan atau kekurangan investasi serta menjamin bahwa teknologi informasi yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan bisnis perusahaan akan informasi. menunjang manajemen dalam pengambilan keputusan. Strategi ini juga digunakan untuk meningkatkan daya saing atau kinerja perusahaan karena para kompetitor memiliki sumberdaya teknologi yang sama dan memastikan bahwa aset teknologi informasi dapat dimanfaatkan secara langsung maupun tidak langsung dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan. Sejalan dengan semakin luasnya pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan bisnis. baik berupa peningkatan pendapatan mapun pengurangan biaya. Hubungan antara strategi kompetitif perusahaan dan manfaat penggunaan sistem informasi dikembangkan melalui beberapa lapisan. Basis data yang terstandarisasi dan dapat diakses melalui browser web mencerminkan pergeseran posisi perusahaan secara strategis. maka pemisahan antara teknologi informasi dan strategi kompetitif perusahaan semakin tidak terlihat. . Persaingan merupakan kunci penentu keberhasilan sebuah organisasi bisnis. Strategi bisnis menjadi pusat yang mengendalikan strategi organisasi dan strategi informasi. Strategi persaingan yang diterapkan oleh bisnis/industri mampu memberikan keunggulan organisasi. sistem informasi memiliki peran dalam menunjang kegiatan bisnis operasional. Perubahan pada salah satu strategi membutuhkan penyesuaian. Selain itu. mulai dari perencanaan. Keunggulan kompetitif akan membawa organisasi pada kemampuan mengendalikan pasar dan meraih keuntungan usaha. analisa dan perancangan. dengan memperhatikan faktor biaya. dan menunjang keunggulan strategi kompetetif organisasi. Hal ini karena seluruh strategi kompetitif perusahaan harus memiliki teknologi informasi. Strategi perusahaan berbasis sistem informasi perlu dibuat karena sumber daya yang dimiliki perusahaan sangat terbatas.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->