P. 1
Ghozwul Fikri

Ghozwul Fikri

|Views: 14|Likes:
Published by Eghar Prasetya

More info:

Published by: Eghar Prasetya on Jun 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/15/2013

pdf

text

original

AL GHOZWUL FIKRI I.

TUJUAN UMUM Mengerti dan menyadari keberadaan musuh Islam sehingga umat Islam semakin peka dan berhati-hati dalam mengantisipasi adanya tipu daya yang akan mencelakakannya. TUJUAN KOGNITIF
1. 2.

II.

Mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran kaum muslimin. Memahami tentang ghoswul fikri (perang pemikiran) dalam berbagai aspek kehidupan.

III. TUJUAN AFEKTIF Menyadari bahwa dengan mengetahui dan mengenal berbagai cara yang dilakukan oleh musuh Islam untuk meruntuhkan umat Islam, maka dapat memberikan rasa kewaspadaan tanpa ketakutan yang berlebihan sehingga tidak mudah terpengaruh hal-hal baru yang ditawarkan oleh musuh Islam untuk menghancurkan umat Islam itu sendiri. IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN Pilihan kegiatan yang bisa diselenggarakan dalam asistensi adalah : 1. Kegiatan pembuka a. Mengkomunikasikan tentang perbedaan umat Islam yang sekarang dan terdahulu. b. Mengkomunikasikan tentang kondisi umat Islam yang sekarang. c. Menganalisa fenomena sekitar yang berhubungan dengan materi yang disampaikan. 2. Kegiatan Inti a. Penyampaian materi tentang ghoswul fikri b. Berdiskusi dan tanya jawab terkait materi (lihat tujuan kognitif, afektif, dan psikomotor). c. Penekanan dari asisten tentang nilai dan hikmah yang terkandung dalam materi ghoswul fikri. 3. Kegiatan penutup a. Tugas mandiri b. Evaluasi V. PILIHAN KEGIATAN 1. Mengumpulkan ayat-ayat Al Qur’an tentang keistimewaan umat Islam. 2. Mengumpulkan hadist-hadist yang menunjukkan hal di atas. 3. Menulis makalah tentang ghoswul fikri yang terjadi di lingkungan sekitar.

1

Oleh karena itu penting 2 . Salah satu di antara permasalahan yang paling penting untuk disadari oleh umat Islam khususnya pada saat sekarang ini adalah tentang ghoswul fikri (perang pemikiran) yakni suatu inovasi pemikiran atau suatu gerakan yang sangat hebat dalam persoalan pemikiran. Terutama persepsi yang seringkali kita munculkan. Renaisance di barat yaitu dengan peradaban yang pernah dimiliki oleh Islam yang berada di Andalus. Sampai kemudian dilanjutkan lagi dengan peradaban di Andalus sebagai inspirasi dari renaisance yang terjadi di barat. Jika kita melihat pada kehebatan umat Islam saat itu. Setelah umat Islam dimasa-masa kejayaannya pertama dimasa Rasulullah saw. lalu mengapa saat ini umat Islam justru mengalami anti klimaks yang sangat merugikan umat Islam itu sendiri. Dilanjutkan para tabiit dan tabiin sampai 7 abad berikutnya. peradaban dan ilmu pengetahuan di Baghdad. 2. Renaisance di timur yang seringkali oleh sejarawan muslim dilihat dengan kebangkitan Islam. tapi juga seluruh dimensi kehidupan diawali dengan pemikiran itu sendiri. Perang pemikiran menyangkut berbagai aspek kehidupan manusia.Kesadaran terhadap adanya musuh Islam membuat kita semakin peka terhadap apa yang sebenarnya terjadi dan saat itulah kita akan terbebas dari tipu daya atau paling tidak kita mampu mengantisipasi tipu daya yang mungkin terjadi pada diri kita yang akan mencelakakan kita. Banyak sekali kemunduran-kemunduran. apalagi mempermasalahkan Allah SWT dengan mengatakan bahwa ini adalah takdir. Renaisance dalam Islam ada 2 yaitu: 1. itu jelas merupakan bagian dari proses yang sedang digarap dalam proses Al Ghozwul Fikri. kemudian masa para sahabatnya. seringkali kita dengar dari orang-orang. Tidak hanya mengenai masalah-masalah ilmu pengetahuan. khususnya pada abad-abad terakhir ini. Penting kita melihat bagaimana sebenarnya kondisi umat Islam sekarang ini. sebagai inspirator bagi berkembangnya ilmu pengetahuan bahkan lahirnya pencerahan atau renaisance di Eropa. Ini bukan sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba.

Para ulama berhasil menemukan dan merumuskan sebab-sebab kemunduran kaum muslimin ini ditinjau dari 2 faktor. 1. Faktor Internal Akibat jauhnya umat Islam dari Kitabullah dan As Sunnah . pada saat itulah umat Islam kekurangan dan kehilangan nilai. Maka yang terjadi adalah munculnya kekalahan internal. Kitabullah yang telah mengangkat harkat derajat manusia dari ke-jahiliyah-an yakni masyarakat yang diliput dengan kebodohan. Kitabullah yang dulu pertama kali diajarkan oleh Allah SWT kepada Rasul-Nya. tetapi dengan Islam mereka memiliki konsep diri yang baru dan kepercayaan diri yang tinggi bahwa mereka akan menjadi bangsa besar bahkan mampu menenggelamkan Romawi dan Persia dan itu sudah terbukti. mencari sebabsebab apa sajakah yang mengakibatkan kemunduran kaum muslimin ini. Menjauhkan umat Islam dari bahasa Al Qur’an adalah akibat yang timbul dari perang pemikiran ini. yang kemudian Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya dengan sebaik-baik pengajaran. b. merenungkan. Rasul membacakan ayat-ayat Allah kepada para sahabatnya. 3 .sekali kita mencoba mengevaluasi. Dengan Kitabullah mereka bangkit dengan memiliki persepsi yang baru tentang kehidupan. Akibat persepsi umat Islam sendiri tentang Islam yang tidak jelas karena bukan Islam yang dipelajari dan dipahami dari Al Qur’an dan Hadist. Jauhnya umat Islam dari Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya merupakan salah satu yang mengakibatkan umat Islam kini mempunyai konsep diri yang buruk sekali. a. Mereka tidak pernah berfikir akan mampu mengalahkan Romawi dan Persia. sehingga membentuk skema berfikir dan konsep diri yang mengakibatkan cara melihat para sahabat kepada dirinya berbeda dengan cara melihat waktu dulu sebelum mereka menjadi muslim. Seringkali kita mempunyai persepsi bahwa belajar bahasa Al Qur’an (bahasa arab) itu sulit. Seringkali kita menghambat diri kita dari kemajuan yang seharusnya kita capai dengan misalnya mengatakan tidak mungkin menyaingi mereka (musuh-musuh Islam). Adanya ketidakpercayaan umat kepada Islam. Dan orang-orang yang benar-benar menguasai tentang itu sangat sedikit akibatnya adalah ketika nilai-nilai yang sesungguhnya cukup kaya dalam Qur’an dan Sunnah tidak lagi dimiliki oleh umat Islam.

4 . Para sahabat bertanya. Kalau sudah demikian yang terjadi. d. 2. dalam haditsnya “Sungguh kalian akan mengikuti cara-cara Sunan. Saat itulah kesempatan syetan masuk untuk melakukan sebuah proses untuk menyesatkan Adam dengan cara was-was memberikan ide yang membuat Adam ragu dengan targetnya adalah agar kehormatan keduanya itu terlepas. Kecemburuan iblis terhadap Adam sangat besar sekali dan dia tidak suka dengan prestasi dan kelebihan yang telah Allah berikan kepada Adam as. Semua terpecah dengan mengikuti fahamnya masing-masing. Banyaknya organisasi-organisasi dan partai-partai umat Islam yang diakibatkan karena umat sekarang ini tidak punya nilai konsep persatuan dan kesatuan fikroh pemikiran. Antisipasi ini nampaknya sudah terasa dimasa sekarang. tidak memiliki prinsip-prinsip yang sangat berharga sebagaimana yang ada di dalam Al Qur’an dan As Sunnah. ”Siapa lagi kalau bukan mereka”. gaya-gaya orang-orang sebelum kalian satu jengkal. akhirnya yang mereka lakukan adalah mencari nilai dari orang lain. maka mereka akan mengikuti apa saja sesuai dengan kebiasaan orang lain. Jawab Rasul. Padahal dalam Qur’an dan Sunnah sangat kaya dengan seluruh prinsip kehidupan manusia. Akibatnya adalah ikut-ikutan. Tafriqoh (terjadinya perpecahan di kalangan umat). a. dan akidah. Karena umat tidak punya nilai. Faktor Eksternal Berasal dari musuh utama umat manusia yaitu syetan dan iblis. c. lalu kamu nanti termasuk orangorang yang dzolim. Seringkali umat Islam tertinggal dalam perkembangan dunia. secara bertahap sehingga sampai mereka memasuki lubang biawak sekalipun kalian akan mengikutinya”. Akibatnya mereka pun tertinggal dari berbagai macam gelombang kontemporer yang terus berkembang. prinsip dan tidak punya paradigma dalam hidup serta konsep hidup tidak jelas.Taklid (ikut-ikutan). ”Yahudi dan Nasrani?”. Ini yang pernah diantisipasi oleh Rasulullah SAW. satu depa. Makanlah sesuai dengan kehendakmu tetapi Allah menguji Adam dan janganlah engkau dekati pohon ini. Ketika Adam dan istrinya diperintahkan oleh Allah untuk menempati surga dengan fasilitas yang mewah dan sempurna. satu hasta. Penyebabnya adalah umat ini telah kehilangan nilai.

yahudi. organisasi. Berbagai klub. politik. dan gagasan pemikiran sampai kepada tingkat pemojokan. • • • • Sarana informasi. dan perang di tataran keagamaan. yang menggunakan berbagai dimensi pertempuran. Adanya pertempuran antara haq dan bathil yaitu keimanan dan kekufuran. contoh : fundamentalisme. dikuasai oleh mereka. majalah. Target yang dikehendaki iblis itupun terwujud. Musuh-musuh Islam menggunakan berbagai macam cara. termasuk juga olahraga yang seharusnya untuk 5 . istilah saja yang memojokkan umat Islam sudah cukup banyak. bagaimana pengakuan syetan kelak dihari kiamat. Berusaha membangun image yang mewah dalam kehidupan ini. Mereka bersatu padu untuk membangun satu kesepakatan dan konspirasi yang selanjutnya mereka menggunakan berbagai macam sarana : b. ekonomi. buku. Keduanya akhirnya terjebak tertipu oleh rayuan iblis itu. kelompok-kelompok. atheis. media cetak. bahwa syetan itu merupakan pengganggu pertama untuk senantiasa menciptakan opini yang menyesatkan dan diapun mencoba mendidik syetan-syetan di kalangan manusia untuk menyesatkan manusia dengan cara seperti itu. syetan hanya mengajak dan Allah telah memberikan peringatan. Dan perlu dipastikan bahwa kemampuan syetan hanya sebatas memberikan ide dan gagasan. bukanlah Aku larang kalian berdua dari pohon itu dan Aku katakan bahwa syetan adalah musuh yang nyata. Seperti dalam surat 14 ayat 22. tidaklah Tuhan kamu berdua melarang kamu dari pohon ini kecuali kamu bakal menjadi malaikat atau kamu akan termasuk orang-orang yang kekal. nasrani dan munafik. Ulama menyatakan: apapun jenisnya kekufuran itu merupakan satu pokok ajaran. Salah satu pelajaran berharga bagi umat Islam adalah “Perang Salib”. musyrikin. tidak lebih dari itu. mereka itu dari berbagai macam kelompok yaitu orang-orang yang tidak beragama. Kemudian nabi Adam dan istrinya memetiki dedaunan surga untuk dibuat pakaian untuk menutupi kehormatan.Diantara bentuk penyesatan yang dilakukan oleh syetan juga adalah pembentukan opini. Kata syetan. diciptakan dengan berbagai aspek dan dimensi terutama dalam bidang enterteinment. berbagai kemewahan senantiasa ditawarkan dalam kehidupan manusia sehingga kita semakin cinta dunia dan melupakan akhirat. Saat itulah Allah memanggil keduanya. ide. Ini merupakan akar ghozwul fikri. mengajak dan propaganda. Berbagai macam cetakan.

Karena orang-orang sangat menekuni aspek ini sehingga lahirlah apa yang disebut Al Musytasyrikun (kelompok orientalis) sampai di antara mereka dalam proses ghozwul fikri menghafal Al Qur’an. untuk prinsip-prinsip itu akan kembali kita kuasai. kini telah disulap menjadi komoditi yang menyita berbagai macam perhatian manusia. Banyak teori-teori sekarang ini yang menjauh dari nilai-nilai Islam. automotif. sosial budaya atau psikologi. mempelajari sejumlah hadits-hadits nabi saw. Bahkan banyak diantara manusia yang berani mengorbankan puluhan juta. tetapi kalau hampir menyita kekayaan manusia sementara meninggalkan aspek-aspek yang sangat prioritas dalam kehidupan manusia yaitu membantu kesejahteraan orang-orang yang miskin yang sudah dilupakan. Oleh karena itu umat Islam penting untuk mengantisipasi yang pertama kali dengan kecerdasan intelektual. hanya karena untuk melicinkan kemenangan mereka ditataran pemikiran ini. ratusan bahkan milyaran rupiah demi hobi dalam olahraga. Cara berfikir kita juga berubah. akibatnya persepsi kita berubah. seperti ekonomi politik. tidak memiliki paradigma teori yang bersumberkan dari Al Quran dan Sunnah Rasulullah saw. semakin kita dekat dengan kitabullah dan sunnah Rasul saw. Al Ghozwul fikri banyak sekali aspeknya dan itu bisa dibaca dan dikembangkan nanti dalam sejumlah buku. kehilangan kepercayaan diri. sehinga emosi umat Islam pun tidak memiliki emosi yang islami. teori yang terkait dengan kemanusiaan. Semakin kita memiliki nilai-nilai yang terkandung di dalam Al Qur’an. Pada akhirnya dengan seluruh sarana itu umat Islam digiring menjadi kelompok yang tertindas. umat Islam tidak lagi mencerminkan cara berfikir yang islami. Mereka bukan saja menghafal Al Qur’an juga menguasai tafsir-tafsir Al Qur’anul karim. Pada 6 . Perang pemikiran ternyata merupakan langkah pertama yang utama dalam pertempuran antara haq dan bathil. Walau semua olahraga.menyehatkan fisik. contoh : golf. Kalau sudah itu yang terjadi apalagi alasan umat Islam untuk tidak mendalami nilai-nilai Islam. Karena kita tidak memiliki kekuatan prinsip nilai-nilai Islam. kelompok yang selanjutnya mereka dengan sangat gampang dijadikan sebagai kelompok bawah. Pada saat umat ini merasakan titik bawah dalam kehidupan. kursus bahasa arab. Seharusnya kitalah yang memiliki kemampuan serta keinginan kuat seperti itu. bahkan menghafal ribuan hadits. pada akhirnya kita semua mengikuti seluruh teori-teori itu tanpa sedikitpun kita menyeleksi. saat itulah mereka punya peluang untuk dimurtadkan. Bertahun-tahun mereka belajar.

7 . Kelebihan-kelebihan yang telah Allah anugerahi dengan anugerah Al Qur’an dan sunnah Rasulullah saw. pada saat itulah kita akan menghadapi berbagai jenis pertempuran apapun yang direkayasa dan direncanakan orang lain. Insya Allah. Tetapi kita berhasil bangkit dengan keunggulan dan kompetensi yang kita miliki. Umat ini akan siap menghadapi dengan sebenar-benar siap.akhirnya kepercayaan diri umat ini akan mengangkat diri kita tidak lagi merasa menjadi orang-orang yang lemah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->