P. 1
Teori Permintaan, Penawaran dan Keseimbangan

Teori Permintaan, Penawaran dan Keseimbangan

|Views: 175|Likes:
Published by Ade Ariawan

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Ade Ariawan on Jun 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/18/2015

pdf

text

original

TOIEOO I E R K NM ( s e Mr ) Apk i o k

T o i P r in a n P n w r nD n e r em t a , e a aa a K s im a g n ee b n a MDL OU 2

OE LH S H U MN A IB L U IR

FAKULTAS EKONOMI PROGRAM KELAS KARYAWAN

U IV R IT SM R U N E S A E C B A A UN

21 2 0
P R I T A D NP N W R N E MN A N A E A A A IN
Banyaknya barang yang diminta oleh konsumen dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya adalah : harga barang yang diminta, harga barang lain, pendapatan konsumen, dan selera konsumen, dll Barang lain : - bersifat komplimenter (saling melengkapi)
-

bersifat substitusi (bersifat pengganti)

Secara matematis fungsi permintaan dapat ditulis sebagai berikut :

Q =f( x y Y T d P ,P , , , d ll)
Dimana : Qd : Jumlah

suatu barang yang diminta.

Px : Harang suatu barang yang diminta. Py : Harang lain yang diminta. Y T : Pendapatan konsumen per periode waktu : Selera/Tase

Untuk mengetahui pengaruh seluruh faktor yaitu Px,Py,Y, T, dll terhadap jumlah barang yang diminta (Qd) secara simultan, adalah agak sulit, maka untuk mempelajari teori permintan dilakukan analisis pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap jumlah barang yang diminta secara satu demi satu dengan menganggap faktor lainnya adalah konstan (Ceteris Paribus). Pada waktu menganalisis pengaruh harga barang yang diminta (Px) terhadap jumlah barang yang diminta (Qd) dianggap faktor lainnya adalah konstan/tetap.

Hubungan kausal antara jumlah barang yang diminta (Qd) dengan tingkat harganya (Px), dijelaskan oleh hukum permintaan. Hukum Permintaan menyatakan: “Jika harga suatu barang naik, maka jumlah (kwantitas) barang yang diminta oleh konsumen berkurang dan bila harganya turun maka kwantitas yang diminta akan naik”. Berdasarkan pernyataan Hukum Permintaan diatas akan daapat dibuat/dibangun fungsi permintaan yang spesifik terhadap suatu barang, misalnya sbb : Q = 8 d 6

1 P ,2
Dengan diletahuinya fungsi peermintaan terasebut akan dapat dibuat Skedul Permintaannya sbb. Tabel 1. Permintaan Terhadap Barang X Pada Berbagai Tingkat Harganya Harga (P) 0 10 20 30 Jumlah Permintaan (Qd) 86 74 62 50
P

Titik Korespondensi A B C D

10 Q 74 86

Permintaaan konsumen terhadap suatu barang adalah berbagai jumlah suatu barang yang hendak dibeli konsumen pada berbagai tingkat harganya.Permintaan itu menggambarkan hubungan fungsional antara harga dengan jumlah barang yang diminta. Dengan mengubah-ubah harga suatu barang, sementara

pendapatan, selera dan harga-harga barang lain dianggap tetap (ceteris paribus), maka akan diperoleh skedul atau daftar permintaan terhadap barang, misalnya sebagai berikut :
Tabel 1. Permintaan Terhadap Barang X. Pada Berbagai Tingkat Harganya. Harga Barang X 100,110,120,150,Kwantitas Barang X Yang Diminta 10 8 6 1 Titik Korespondensi P Q R S

Skedul/ daftar permintaan
P

: adalah suatu tabel yang menunjukan

hubungan antara kwantitas barang yang diminta dengan harga barang itu sendiri. Dengan data yang terdapat pada daftar permintaan tersebut. Dapat digambar “kurva permintaan”. Sebagai berikut :

G m a 1 K r a P r in a n a b r . uv em t a
P1

P2

D

Q 0
Q1 Q2

Slope kurva permintaan adalah negatif, turun miring dari kiri atas ke kanan bawah.

Kurva Permintaan :
oleh para pembeli.

adalah suatu kurva yang menggambar sifat hubungan

antara harga sutau barang dengan jumlah atau kwantitas barang tersebut yang diminta

P r in a P r e r n a D n e m ta n e s o a g n a P r in a P s r e m ta n a a
Permintaan pasar atau permintaan agregat terhadap suatu barang, menunjukan berbagai jumlah suatu barang yang diminta per periode waktu pada berbagai tingkat harga, oleh semua individu dipasar. Secara geometris, kurva permintaan pasar terhadap suatu barang didapat dengan menjumlahkan semua kurva permintaan individual terhadap barang tersebut. Contoh : Dimisalkan hanya terdapat dua individu didalam pasar barang X, yaitu pembeli 1 dan pembeli 2. Masing-masing individu dengan permintaan terhadap barang X seperti ditunjukan tabel berikut :

Tabel 2. Permintaan Pasar Terhadap Barang X. Harga Jumlah yang diminta perperiode waktu

(PX)

Permintaan Individu 1 (Qd1) 0 4 8

Permintaan Individu 2 (Qd 2 ) 0 4 8

Permintaa n Pasar 0 8 16

8 4 0

Permintaan Individu 1

Permintaan Individu 2

P
8 4 8 4

P

0

4

Q
8 0

4

8

Q

P
8

4

0

Q
8 16

Permintaan Pasar

Contoh : Jika terdapat 1000 individu yang identik dipasar, dan masing-masing mempunyai permintaan terhadap barang seperti ditunjukan persamaan berikut :

Q d

X

= -P 8

X

ceteris paribus.

Bagaimanakah skedul permintaan dan kurva permintaan pasar dari individu-individu tersebut diatas ?

Penyelesaian : d 8 Persamaan permintaan individu : Q =
c te p rib s e ris a u

–P , x

c te p rib s e ris a u

Persamaan permintaan pasar : QD = 1 0 Q x= 0 0 1 0 P 0 0 d 8 0 - .0 0 x x

Tabel 1. Daftar Pasar Terhadap Barang X Harga Jumkah Yang Diminta 8 0 7 1.000 6 2.000 5 3.000 4 4.000 3 5.000 2 6.000 1 7.000 0 8.000

P
G ma 1 a br . K r aP r in a nP s r T r a a B r n uv em t a a a eh d p aa g X 8

Q
0 8.000

G r k nS p n n K r a P r in a e a a e a ja g u v e m ta n d nP r e e a K r a P r in a a e g s r n u v e m ta n
Jika terjadi perubahan harga sedangkan faktor lainnya tetap tidak berubah dan perubahan ini mengakibatkan perubahan jumlah barang yang diminta, maka perubahan ini akan menyebabkan

gerakan

sepanjang

kurva

permintaan “. P

D Q Gambar 2. Gerakan Sepanjang Kurva Permintaan.

P r e e a K r aP r in a n eg s r n uv em t a
Jika terjadi perubahan permintaan yang diakibatkan oleh perubahan “non

harga”, maka perubahan tersebut akan menyebabkan kurva permintaan “bergeser” ke kanan atau ke kiri.

P

P
D2 D1 Q1 Q1

Q
Q2

Gambar 3. Pergerakan Kurva Permintaan

P n w ra . ea a n
Penawaran : menunjukan jumlah yang ditawarkan pada berbagai tingkat harga yaitu
menunjukan hubungan fungsional antara jumlah yang ditawarkan dengan tingkat harganya.

Hukum Penawaran. menyatakan: ”makin tinggi harga suatu barang, makin

banyak jumlah barang yang akan ditawarkan oleh para penjual; sebaliknya makin rendah harga suatu barang, makin sedikit jumlah barang tersebut yang ditawarkan oleh para penjual”.
Skedul atau daftar penawaran : adalah suatu daftar atau yang menunjukan jumlah
penawaran pada berbagai tingkat harga.

Tabel 2. Daftar Penawaran Barang X

Harga 150 120 110 100

Jumlah Yang Ditawarkan 12 8 6 2

Titik Korespondensi P Q R S

Berdasarkan data yang terdapat pada tabel 2. dapat dibuat kurva penawaran. Kurva penawaran : suatu kurva yang menunjukan antara harga suatu barang dengan jumlah barang tersebut yang ditawarkan.

P S

Q 0 Gambar 4. Kurva Penawaran.

Gerakan Sepanjang Kurva Penawaran Dan Pergeseran Kurva Penawaran. Terjadi perubahan harga akan menimbulkan gerakan sepanjang kurva penawaran. Jika yang terjadi adalah perubahan non harga, maka perubahan tersebut akan mengakibatkan “pergeseran” terhadap kurva penawaran tersebut.

P

S
P2 Gerakan P1

Gambar 5 Sepanjang Kurva Penawaran

Q 0
Q1 Q2

Gambar 6 Pergeseran Kurva Penawaran
P S1 P S2

Q 0 Q1 Q2

Penawaran Pasar atau penawaran agregat terhadap suatu barang
menunjukan berbagai jumlah barang yang ditawarkan pada berbagai tingkat harga oleh seluruh produsen barang tersebut dipasar. Contoh : Jika terdapat 100 produsen dipasar, masing-masing dengan suatu penawaran barang x seperti ditunjukan oleh persamaan : QsX = - 40+20 PX ceteris paribus .Maka penawaran pasar Qsx diperoleh sebagai berikut :

QsX = - 40+20 PX ceteris paribus (individu) QsX = 100 QsX = -4000+2000 PX ceteris paribus (pasar)

Tabel 2. Daftar Penawaran Pasar Barang X
PX 6 5 4 3 2 QsX 8.000 6.000 4.000 2.000 0

P
6

S

2

Q
8.000

Gambar. Kurva Penawaran Pasar Barang X

Kekeculian Bentuk Kurva Penawaran.
Kuva penawaran yang normal adalah kurva yang arahnya naik dari kiri bawah ke kanan atas.Tetapi ada juga keadaan yang menyimpang dari keadaan yang normal. Dalam hal ini ada tiga macam penyimpangan :

1. Kurva penawaran yang horizontal P

S

Q
Untuk beberapa proses produksi dan dalam jangka panjang ada kasus. Jadi dengan lain kata untuk menawarkan lebih banyak ke pasar tidak perlu menaikan harga (constant cost supply). Kenaikan permintaan akan mengakibatkan kenaikan volume transaksi (jual beli) tanpa diikuti kenaikan harga pasar.Kurva penawaran yang horizontal menggambarkan penawaran yang “elastis tak terhingga”.

2. Kurva penawaran yang vertikal. P S

Q 0

Kenaikan permintaan hanya berakibat kenaikan harga pasar tanpa adanya kenaikan

P volume transaksi pasar.Kurva penawaran yang vertikal menggambarkan penawaran
S yang “in elatis sempurna”. 3. Kurva penawaran yang membelok (Backward Bending Supply).

0

Q

Misalnya penawaran faktor produksi tenaga kerja, setelah tingkat upah tertentu, penawaran tenaga kerja justru menurun bila upah naik lagi, karena orang lebih suka menikmati waktunya untuk tujuan-tujuan lain seperti “leisure”.

Keseimbangan di Pasar
Keadaan disuatu pasar dikatakan dalam keseimbangan (ekuilibrium) apabila jumlah yang ditawarkan oleh para penjual pada suatu tingkat harga tertentu, adalah sama dengan jumlah yang diminta oleh para pembeli pada harga tersebut.Pada tingkat harga lainnya akan mengakibatkan disekuilibrium (ketidak seimbangan) pasar, dan bersifat labil (mudah sekali berubah karena tarikan-tarikan berbagai faktor)

Tabel. Permintaan dan Penawaran barang “X” pada berbagai tingkat harga Harga 6 5 4 3 2 Kwantitas Permintaan 2.000 3.000 4.000 5.000 Kwantitas Penawaran 8.000 6.000 4.000 2.000 0 Sifat Interaksi Kelebihan penawaran Ekuilibrium Kelebihan Permintaan

P

6.000

S

4

E

D Q
4.000

Gm r ab. a Eui ru ps r k i b maa l i

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->