Contoh Khotbah “Pandai Bersyukur”

Oleh : Ustad Budi Prasetyo pengajar di Ponpes Assalaam Surakarta

.

… . Ma‟asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah, Anak bagi seorang manusia adalah sebuah dambaan. Betapa gembiranya orang tua yang baru saja mendapatkan karunia seorang anak. Sebaliknya, jika pasangan suami isteri tidak segera mendapatkan karunia anak, mereka akan senantiasa diliputi reash dan gelisah. Ini semua menguatkan keyakinan kita, bahwa anak adalah sebuah karunia besar dari Allah kepada umat manusia. Dalam menghadapi karunia, kewajiban kita sebagai seorang muslim dan mukmin adalah senantiasa bersyukur atas nikmat tersebut. Sukur yang dilakukan oleh seorang hamba akan melipatgandakan kenikmatan yang diperolehnya. Sebaliknya apabila seseorang tidak bisa bersyukur di kala mendapatkan nikmat, kenikmatan itu bisa menjadi adzab yang pedih, sebagaimana firman Allah

1

nasrani. Kecintaan kepada Allah dan Rasulullah saw itu akan mendorong seseorang untuk senantiasa melakukan amaliah keseharian yang mencerminkan akhlak dan pribadi yang mulia dan terpuji tersebut. Allah telah menanamkan jiwa fitrah. dan mengembangkan supaya kelak tumbuh subur di saat ia dewasa.” (Qs At-Tahrim: 6). di dalam diri setiap anak. bersegerah melaksanakan apa yang diperintahkan Allah dan RasulNya. atau dijaganya dan dirawatnya benih keimanan yang bernama fitrah ini sehingga ketika si anak menjadi dewasa ia memiliki jiwa yang beriman dan bertaqwa. nasrani. niscaya akan Aku tambah (nikmat) bagi kalian. transfer kepribadian. Jama‟ah sidang Jum‟at „azzani wa „azzakumullah Perlu kita sadari bahwa tujuan pendidikan di dalam Islam bukan hanya transfer ilmu dari guru kepada murid. Tujuannya ialah untuk membentuk pribadi yang cinta Allah dan RasulNya. Pendidikan hakekatnya adalah transfer nilai. Kelahiran seorang anak. jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka. maka kedua orangtuanya lah yang menjadikannya Yahudi. dari orang tua kepada anak. berarti ia mendapatkan amanat untuk mempertahankan benih-benih keimanan yang telah ada di dalam dirinya. jiwa tauhid. 2 .Sungguh jika kalian bersyukur. Dan sekaligus menjauhkan generasi ini dari pendidikan ala Barat yang hanya memprioritaskan masalah materi dan urusan duniawi semata. Majusi. Dan jika kalian kufur (tidak bersyukur) sesungguhnya adzabKu benar-benar pedih (QS Ibrahim:7) Ma‟asyiral muslimin rahimahullah. atau majusi” (HR al-Bukhari) Hadis ini menyiratkan peran orang tua dalam membina keimanan seorang anak. selain sebagai nikmat juga merupakan amanah dan ujian dari Allah. ia dilahirkan dalam keadaan fitrah. lalu apa yang diperbuat oleh orang tua dalam membesarkan anaknya. Dididik menjadi yahudi. Oleh karena itu. Setiap orang tua yang diberi karunia anak. Rasulullah saw bersabda ”Setiap yang terlahir. wajib bagi setiap orang tua dan juga para pendidik untuk mencurahkan segenap kemampuan yang dimilikinya untuk melaksanakan tugas pendidikan yang benar dalam kaca mata Islam. Penjagaan fitrah ini merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab orang tua. sebagaimana difirmankan oleh Allah “Wahai orang-orang yang beriman.

Hal ini tercermin di dalam wasiatnya. Dan wasiatwasiat tersebut telah diabadikan di dalam al-Qur‟an.Akhlak Mulia Akhlak mulia adalah cerminan dari tauhid dan keimanan seseorang. 1. Rasulullah saw bersabda. 2.Pendidikan ala Barat yang selama ini masih dilaksanakan oleh bangsa kita sebenarnya sudah menampakkan tanda-tanda kegagalan. Tauhid adalah kunci kesuksesan hidup di dunia dan akhirat. lalu seperti apakah pendidikan Islam itu? Allah subhanahu wata‟ala telah memberikan gambaran yang cukup jelas tentang pendidikan Islam melalui lisan seorang ahli hikmah yang bernama Luqman. Tidaklah dua ekor serigala yang lapar dilepaskan di dalam kawanan domba akan lebih merusak daripada rusaknya agama seseorang karena rakusnya kepada harta dan jabatan. Jika pendidikan yang kita saksikan selama ini bukanlah pendidikan Islam.Tauhid yang murni. 3 . Tauhid ini pula lah yang akan mencetak hidup seseorang sehingga terpola dengan akhlak karimah. Pokok-pokoik pikiran pendidikan luqman dapat kita ringkaskan sebagai berikut. Rasulullah saw bersabda. Sesungguhnya syirik itu adalah kedhaliman yang sangat besar (Luqman:13) Tauhid dalam pendidikan Islam adalah asas. Wahai anakku. Pendidikan Barat yang hanya berorientasi pada materi hanya melahirkan generasi yang rakus kepada harta dan jabatan. tepatnya surat luqman ayat 12 hingga 19. Akibatnya mereka akan merusak segala fasilitas dunia yang telah disediakan oleh Allah untuk kepentingan diri mereka saja. (HR at-Tirmidzi) Jama‟ah sidang Jum‟at „azzani wa „azzamukumullah. Wasiatwasiat luqman kepada puteranya sarat berisi falsafah dasar pendidikan Islam. karena hak Allah adalah kewajiban utama dan pertama bagi manusia. janganlah kau menyekutukan Allah.

(QS Luqman:19) Melunakkan suara tentu bukan berarti berbicara dengan suara pelan yang tidak terdengar oleh orang lain.bapanya. Luqman juga mengajarkan agar menjaga sopan santun dalam berbicara. Ayat ini bermakna agar kata-kata yang terucap bukanlah kata-kata kasar yang tidak nyaman di telinga pendengar. pokok pengajaran akhlak ini disampaikan oleh Luqman dalam bentuk sikap rendah hati dan tidak sombong. ibunya telah mengandungnya dalam Keadaan lemah yang bertambah. menjalankan ketaatan itu berat. dan juga diwasiatkan oleh Luqman Dan bersabarlah terhadap apa-apa yang menimpamu (QS Luqman:17) 4 .tambah. namun itulah kewajiban yang harus ditaati dengan penuh kesabaran. dan menyapihnya dalam dua tahun. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. (HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi) Banyak sekali Luqman mewasiatkan akkhlak ini. bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu (QS Luqman:14) Selain mengajarkan bakti kepada orang tua.Sesempurna sempurna iman seseorang adalah yang paling baik akhlaknya. Hal ini tercermin di dalam firman Allah Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu. Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Memang. (QS Luqman:18) Selain sikap tawadlu‟ ini. Firman Allah. Dan sabar ini adalah akhlak mulia yang harus tertanam kuat. sebagaimana firman Allah Dan lunakkanlah suaramu. yang tertama dan paling ditekankan adalah agar seorang anak bias berbakti kepada orang tuanya.

Disiplin beribadah Pesan luqman kepada anaknya di antaranya adalah agar senantiasa menjaga shalat. Yang pertama-tama dihisab dari manusia pada hari kiamat kelak di antara amal-amal mereka adalah shalat (HR Abu Dawud) 4. Orang yang tidak memiliki komitmen pada kebenaran. Apabila amar ma‟ruf nahi munkar sudah menjadi tradisi masyarakat. mewakili kewajiban ibadah seorang mukmin. maka menunjukkan bahwa komitmen kepada kebenaran sudah benar-benar mengakar kuat. sebagaimana firman Allah. sebagaimana firman Allah 5 . Sebagai wujud komitmen keislaman seseorang adalah aktifitas amar ma‟ruf dan nahi munkar.Komitmen pada kebenaran Ini adalah satu sikap yang mendasari karakter keislaman seseorang.3. sebagaimana sabda Rasulullah saw. Wahai ananda. tegakkanlah shalat… (QS Luqman:17) Shalat adalah kewajiban pertama bagi setiap mukmin dan muslim. Shalat adalah standard keagamaan seseorang. bagaimana ia akan melakukan amar ma‟ruf jika dirinya tidak memiliki sense untuk melakukannya. jika shalatnya baik maka agamanya akan cendeurng baik. dan shalat ini pula wasiat terakhir para nabi. Karena itulah hal pertama yang akan ditanyakan di akhirat adalah shalat. Dan ini menjadi tanda kemajuan ummat ini. Dan perintahkanlah untuk berbuat ma‟ruf (kebaikan) dan cegahlah perbuatan munkar (kejahatan) (QS Luqman :17) Hanya orang yang benar-benar memiliki komitmen pada kebenaran sajalah yang sanggup melakukan amar ma‟ruf dan nahi munkar. sebagaimana diwasiatkan oleh Luqman . Dan juga bagaimana akan mencegah kemunkaran jika dirinya selalu bergelimang dengan kemungkaran.

Ini mengisyaratkan bahwa standar kebaikan suatu ummat terletak pada kesadaran melaksanakan tugas amar ma‟ruf nahi munkar ini. (Yaitu: ) shadaqah jariyah. ‫آل‬ . Dan Pendidikan yang benar berporoskan pada pembinaan aqidah tauhid. Kaum muslimin rahimakumullah: Dalam khutbah yang kedua ini.Kalian adalah sebaik-baik ummat yang dikeluarkan kepada manusia. dan komitmen pada kebenaran. ilmu yang bermanfaat. (HR Muslim). Intinya. 6 . disiplin beribadah. ‫خ‬ . sebab mereka adalah anak yang berbakti kepada kedua orang tua baik di kala masih hidup maupun setelah wafatnya. maka kuncinya terletak dalam masalah pendidikan. kalian memerintahkan yang ma‟ruf dan mencegah kemunkaran (Ali Imran :110) Ayat ini mengaitkan antara citra umat terbaik dan amar ma‟ruf nahi munkar. Allah telah mengajarkan kepadam kita agar selalu memohon supaya anak-anak kita menjadi anak yang menyenangkan hati. jika kita ingin memiliki generasi yang baik atau lebih baik dari generasi sekarang ini. penanaman akhlak yang mulia. Anak yang menyenangkan hati itu adalah anak shalih. atau anak shalih yang mendo‟akannya. Rasulullah saw menjelaskan bahwa anak yang shalih akan senantiasa memberikan sumbangan pahala kepada seseorang meskipun dirinya telah meninggal dunia : Apabila manusia telah meninggal. Khutbah kedua ‫ؤ‬ . maka semua amalnya akan terputus kecuali tiga perkara. perlu kami sampaikan ringkasan khutbah pertama. Setiap kita pasti menginginkan agar memiliki anak yang shalih dan shalihah.

para orang tua lebih bersemangat memberikan pendidikan umum daripada pendidikan secara Islam. Jika kita menyaksikan fenomena yang nampak sekarang ini. Seakan mereka memiliki persangkaan. yang bisa mendo‟akan orang tuanya. Usaha ini membutuhkan curahan usaha. waktu dan harta. maka kebahagiaan dunia ada dalam genggaman. Wa akhiru da‟wana „anil hamdulillahi Rabbil „alamin. maka dunia akan terasa sempit dan menyesakkan. tanpa mempertimbangkan aspekaspek keluhuran budi pekerti dan akhlak islami. Dengan ketentraman hati dan kekuatan keimanan. tidak seperti membalikkan kedua telapak tangan. Mayoritas orang tua masih terpedaya dengan keyakinan semu. Marilah kita perhatikan pendidikan agama. Mereka lalai. dan senantiasa mengalirkan pahala kepada kita setelah wafat kita kelak Semoga kita semua termasuk orangt tua dan pendidik yang sukses dalam memberikan pendidikan dan selalu dibimbing Allah dalam mendidik keluarga maupun masyarakat. bahkan realita membuktikan yang sebaliknya. Itulah pendidikan yang hanya memprioritaskan masalah materi semata. Sebaliknya. yaitu pendidikan ala kadarnya saja tanpa dibarengi dengan kesemangatan kerja. dengan egoisnya hati dan minimnya keimanan. Kita perbaiki orientasi pendidikan kita. 7 . pikiran. betapa sedikitnya orang tua yang betul-betul berusaha mendidik putra-putrinya dengan pendidikan yang benar. Semakin banyak title yang didapat. bila mereka sendiri masih bergelimang dengan berbagai macam dosa dan kemaksiatan. Dari sinilah jama‟ah jum‟ah yang dirahmati oleh Allah. . Justru hati dan keimananlah yang merupakan pondasi kebahagian dunia. Tetapi. jika telah berhasil memberikan pendidikan tinggi dengan mendapatkan gelar atau jabatan tinggi. bahwa harta dan kedudukan bukanlah segala-segalanya dalam kehidupan. Sehingga kita mampu melahirkan generasi Rabbani yang senantiasa menghabiskan hidupnya di jalan Allah. bahwa semakin tinggi jenjang sekolah yang diraih akan menghasilkan duniawi yang berlebih. marilah kita perbaharui paradigma pendidikan kita. . Bagaimana mungkin mereka mau memberikan pendidikan yang benar. usaha mencetak dan membentuk seorang anak menjadi shalih bukanlah pekerjaan mudah. Yang terjadi saat ini.Memiliki anak yang shalih merupakan idaman setiap orang tua. Betapa sedikitnya para pendidik di lembaga-lembaga pendidikan yang berusaha sekuat tenaga mengentaskan anak-anak didiknya dari kegelapan menuju jalan kebaikan. dunia akan terasa lebih luas dan menyenangkan. berarti ia telah berhasil dan sukses mendidik dan memberi tarbiyah kepada anak-anaknya. agar anak-anak kita menjadi anak shalih.

‬ ‫8‬ .‫.‬ ‫ؤ‬ ‫خ‬ ‫.