P. 1
Langkah Dan Tahapan Penelitian

Langkah Dan Tahapan Penelitian

|Views: 76|Likes:
Published by Nona Icha Brosnand

More info:

Published by: Nona Icha Brosnand on Jun 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/14/2012

pdf

text

original

1

LANGKAH DAN TAHAPAN PENELITIAN

TAHAPAN PENELITIAN Penelitian merupakan suatu siklus. Setiap tahapan akan diikuti oleh tahapan lain secara terus menerus. dan seterusnya. Penyimpulan hasil suatu penelitian akan merupakan masukan bagi proses penelitian lanjutan. tetapi sebagai suatu spiral yang semakin lama makin tinggi. Tahapan-tahapan penelitian itu adalah: •Identifikasi masalah •Perumusan masalah •Penelusuran pustaka •Rancangan penelitian •Pengumpulan data •Pengolahan data •Penyimpulan hasil Tahapan ini hendaknya tidak dilihat sebagai lingkaran tertutup. 2 .

siapa. Masalah penelitian selanjutnya dipilih dengan kriteria. Dengan identifikasi yang jelas peneliti akan mengetahui variabel yang akan diukur dan apakah ada alat-alat untuk mengukur variabel tersebut. dan apa tujuan penelitian. perlu diadakan identifikasi masalah dan lingkungan masalah itu. 3 . apakah penelitian itu dapat diteliti dari taraf kemajuan pengetahuan. Substansi permasalahan diidentifisikasikan dengan jelas dan konkrit. Untuk melihat dengan jelas tujuan dan sasaran penelitian. bilamana. Permasalahan yang besar biasanya dibagi menjadi beberapa submasalah. memungkinkan pertanyaan-pertanyaan yang diteliti dapat dijawab secara eksplisit.IDENTIFIKASI MASALAH Penelitian dimulai dari pertanyaan yang belum dapat dijawab oleh seorang peneliti. mengapa. antara lain apakah penelitian itu dapat memecahkan permasalahan. dan lain-lain. bagaimana. biaya maupun kemampuan peneliti sendiri. Untuk ini diperlukan adanya motivasi yang berupa rasa ingin tahu untuk mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi. yaitu apa. waktu. Sifat konkrit dan jelas ini. Pengertian-pengertian yang terkandung didalamnya dirumuskan secara operasional.

Hipotesis mempunyai peranan memberikan arah dan tujuan pelaksanaan penelitian. yang mencakup pernyataan tentang mengapa penelitian dilakukan. Tidak semua penelitian memerluka hipotesis. sehingga mudah diteliti dan dapat dijadikan titik tolak penelitian.PERUMUSAN MASALAH Setelah menetapkan berbagai aspek masalah yang dihadapi. sasaran penelitian. diperlukan perumusan tujuan penelitian yang jelas. dan pengumpulan data yang tidak relevan. maupun pikiran penggunaan dan dampak hasil penelitian. peneliti mulai menyusun informasi mengenai masalah yang mau dijawab atau memadukan pengetahuannya menjadi suatu perumusan. Verbalisasi gagasan-gagasan dapat dirumuskan agar orang lain dapat memahaminya. Untuk itu. Hipotesis yang baik akan menghindarkan penelitian tanpa tujuan. Permasalahan yang masih samar-samar dan diragukan mulai dipertegas dalam bentuk perumusan yang fungsional. Perumusan masalah dapat dilakukan dengan pembuatan model. Pada umumnya hipotesis dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang menguraikan hubungan sebab-akibat antara variabel bebas dan tak bebas gejala yang diteliti. Pandangan-pandangan teori diuraikan secara jelas. 4 . Hipotesis merupakan salah satu bentuk konkrit dari perumusan masalah. pelaksanaan penelitian diarahkan untuk membenarkan atau menolak hipotesis. Dengan adanya hipotesis. dan memandu ke arah penyelesaiannya secara lebih efisien.

Penelusuran pustaka dapat menghindarkan duplikasi pelaksanaan penelitian. Dengan penelusuran pustaka dapat diketahui penelitian yang pernah dilakukan dan dimana hal itu dilakukan.PENELUSURAN PUSTAKA Penelitian dimulai dengan penelusuran pustaka yang berhubungan dengan subyek penelitian tersebut. Penelusuran pustaka merupakan langkah pertama untuk mengumpulkan informasi yang relevan untuk penelitian. 5 .

6 . Metode dan teknik penelitian disusun menjadi rancangan penelitian. Memasuki langkah ini peneliti harus memahami berbagai metode dan teknik penelitian. Mutu keluaran penelitian ditentukan oleh ketepatan rancangan penelitian.RANCANGAN PENELITIAN Rancangan penelitian mengatur sistematika yang akan dilaksanakan dalam penelitian.

Data tersebut diperoleh dengan jalan pengamatan. percobaan atau pengukuran gejala yang diteliti. Data yang dikumpulkan merupakan pernyataan fakta mengenai obyek yang diteliti. 7 .PENGUMPULAN DATA Data penelitian dikumpulkan sesuai dengan rancangan penelitian yang telah ditentukan.

Apabila ada hipotesis. 8 . Apabila ini terjadi maka siklus penelitian dapat dimulai lagi untuk membuktikan hipotesis baru.PENGOLAHAN DATA Data yang dikumpulkan selanjutnya diklasifikasikan dan diorganisasikan secara sistematis serta diolah secara logis menurut rancangan penelitian yang telah ditetapkan. berdasarkan data atau fakta yang diperoleh. pengolahan data diarahkan untuk membenarkan atau menolak hipotesis. Pengolahan data diarahkan untuk memberi argumentasi atau penjelasan mengenai tesis yang diajukan dalam penelitian. Dari data yang sudah terolah kadangkala dapat dibentuk hipotesis baru.

PENYIMPULAN HASIL Setiap kesimpulan yang dibuat oleh peneliti sematamata didasarkan pada data yang dikumpulkan dan diolah. Hasil penelitian tergantung pada kemampuan peneliti untuk menfasirkan secara logis data yang telah disusun secara sistematis menjadi ikatan pengertian sebab-akibat obyek penelitian. 9 . Setiap kesimpulan dapat diuji kembali validitasnya dengan jalan meneliti jenis dan sifat data dan model yang digunakan.

10. 9. 5. Statemen pentingnya penelitian Perumusan Masalah Perumusan tujuan penelitian Tinjauan Pustaka Kerangka Teoritis Spesifikasi model Hipotesis Metode analisis Teknik Pengumpulan data Estimasi model empiris Pengujian hipotesis Peramalan dan prediksi Interpretasi untuk perumumusan kebijakan 10 . 8. 3. 7. 12. 2. 11.LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN 1. 6. 13. 4.

PENTINGNYA PENELITIAN • Biasanya dalam penulisan diletakkan dalam Sub Bab Latar belakang uraian tentang mengapa penelitian harus dilakukan pentingnya penelitian umumnya bisa untuk pengembangan ilmu atau inovasi-inovasi atau kebijakan yang spesifik • Berisi • Argumentasi • Bisanya dimulai dari uraian umum sampai spesifik dan umumnya diakhiri ……. maka penelitian tentang …… dianggap penting untuk dilakukan 11 ..

penting diteliti. layak diteliti • Biasanya disajikan dalam kalimat tanya 12 .  Experts.SUMBER PERUMUSAN MASALAH  Observasi. menjadi persoalan umum tapi belum terpecahkan. Masalah : • Harus jelas.  Review Pustaka.  Seminar.

TUJUAN PENELITIAN • Berkaitan dengan rumusan masalah yang akan diteliti Bersifat spesifik Terukur Melandasi judul penelitian yang akan diteliti • • • • Tidak menimbulkan interpretasi lain 13 .

mutakhir. Manfaat dari tinjauan pustaka: Belajar dari orang lain yang pernah melakukan Mengetahui posisi penelitian yang akan kita lakukan. keaslian. memperbaiki.TINJAUAN PUSTAKA 1. tetapi review dari penelitian terdahulu yang relevan. Tinjauan pusataka Bukan kumpulan teori. menguji penelitian orang lain. apakah bersifat lanjutan. 14 . dll Kalau perlu memberi komentar penelitian orang lain Tinjauan pustaka hendaknya: relevan dengan yang akan diteliti. mengulang. atau menjiplak. merupakan tulisan dari jurnal    2.

Istilah kerangka teoritis berasal dari Theoritical Framework namun di Indonesia seringkali diterjemahkan menjadi kerangka teroritis. Hasil akhir dari kerangka teoritis adalah MODEL EKONOMI yang digunakan untuk membuat HIPOTESIS 15 . paradigma penelitian.KERANGKA TEORITIS 1. kerangka pemikiran. Kerangka konsep penelitian. 3. Namun Dalam journal internasional hanya satu istilah saja yakni Theoritical Framework (kerangka teoritis) Berisi tentang Grand Theory ataupun kumpulan teoriteori yang digunakan untuk menjawab tujuan penelitian secara teoritis 2.

dan simplisitinya 16  .MODEL  Model adalah representasi yang disederhanakan dari situasi yang dunia nyata. yaitu : kekuatan prediksinya. konsistensi dan realisme asumsinya. Validitas model dapat dinilai dari beberapa kriteria. Prediksi menyatakan kemungkinan perkiraan pengaruh perubahan besaran-besaran (variabel) di dalam ekonomi. tingkat informasi yang diberikan. yaitu analisis dan prediksi Analisis menyatakan penjelasan perilaku unit-unit ekonomi. Model disusun dimaksudkan untuk dua tujuan utama. generalisasinya.

CIRI-CIRI MODEL YANG BAIK      Mempunyai kandungan teori yang baik (Theorytical Plausibility) Kemampuan daya jelas yang baik (Explanatory ability) Parameter yang diestimasi sangat akurat (Accuracy of the estimated of the parameters) Kemampuan daya ramal (Forecasting ability) Sederhana (Simplicity) 17 .

HIPOTESIS  Hypotheses adalah jawaban sementara dari tujuan penelitian yang akan diuji melalui data empiris  Hipotesis harus berkaitan dengan tujuan penelitian  Perumusan Hipotesis harus didasarkan pada kerangka teoritis dan model yang dibuat 18 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->