P. 1
alat ukur

alat ukur

|Views: 446|Likes:
Published by Fitri Nurinayati

More info:

Published by: Fitri Nurinayati on Jun 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/25/2012

pdf

text

original

MACAM-MACAM ALAT UKUR DALAM FISIKA

Amperemeter / Ampere Meter
Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik. Umumnya alat ini dipakai oleh teknisi elektronik dalam alat multi tester listrik yang disebut avometer gabungan dari fungsi amperemeter, voltmeter dan ohmmeter. Amper meter dapat dibuat atas susunan mikroamperemeter dan shunt yang berfungsi untuk deteksi arca pada rangkaian baik arus yang kecil, sedangkan untuk arus yang besar ditambhan dengan hambatan shunt. Amperemeter bekerja sesuai dengan gaya lorentz gaya magnetis. Arus yang mengalir pada kumparan yang selimuti melon magnet akan menimbulkan gaya lorentz yang dapat menggerakkan jarum amperemeter. Semakin besar arus yang mengalir maka semakin besar pula simpangannya.

Voltmeter / Volt Meter
Voltmeter adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengukur tegangan listrik. Dengan ditambah alat multiplier akan dapat meningkatkan kemampuan pengukuran alat voltmeter berkali-kali lipat. Gaya magnetik akan timbul dari interaksi antar medan magnet dan kuat arus. Gaya magnetic tersebut akan mampu membuat jarum alat pengukur voltmeter bergerak saat ada arus listrik. Semakin besar arus listrik yang mengelir maka semakin besar penyimpangan jarum yang terjadi.

Multimeter

Multimeter adalah alat pengukur listrik yang sering dikenal sebagai VOM (Volt/Ohm meter) yang dapat mengukur tegangan (voltmeter), hambatan (ohm-meter), maupun arus (amper-meter). Ada dua kategori multimeter: multimeter digital atau DMM (digital multi-meter)(untuk yang baru dan lebih akurat hasil pengukurannya), dan multimeter analog. Masing-masing kategori dapat mengukur listrik AC, maupun listrik DC.

Jenis khusus termometer air raksa. Jika termometer mengandung nitrogen. karena cara pembacaannya masih manual. Untuk tujuan pengukuran.1 °C (-78 °F). Jika temperatur meningkat. Es mencair pada tanda kalibrasi yang sama pada thermometer yaitu pada uap air yang mendidih. Termometer Termometer adalah alat untuk mengukur suhu. Tetapi peneliti lain -Frenchman Jean Pierre Cristin– mengusulkan versi kebalikan skala celsius dengan titik beku pada 0 °C (32 °F) dan titik didih pada 100 °C (212 °F). Jika ini terjadi termometer tidak dapat digunakan hingga kembali ke kondisi awal.83 °C (-37. termometer harus diayunkan dengan keras. Air raksa. Merkuri akan mengembang naik ke . gas mungkin mengalir turun ke dalam kolom dan terjebak disana ketika temperatur naik. Celsius memakai dua titik penting pada skalanya: suhu saat es mencair dan suhu penguapan air. Titik didih Celcius yaitu 0 °C (212 °F) dan titik beku pada 100 °C (32 °F). termometer air raksa sebaiknya dimasukkan ke dalam tempat yang hangat saat temperatur di bawah -37 °C (-34. Pengukuran Termometer Air Raksa Termometer air raksa umumnya menggunakan skala suhu Celsius dan Fahrenhait.6 °F). Penggunaan air raksa sebagai bahan utama thermometer karena koefisien muai air raksa terbilang konstan sehingga perubahan volume akibat kenaikan atau penurunan suhu hampir selalu sama. Termometer ini lebih aman dan mudah untuk dibaca. pipa ini dibuat sedemikian rupa sehingga hampa udara. Alat tersebut menggunakan galvanometer untuk melihat besarnya arus listrik yang kemudian dikalibrasi ke satuan ohm. bekerja dengan adanya katup pada leher tabung dekat bohlam. Saat dikeluarkan termometer dari uap air. air raksa didorong ke atas melalui katup oleh gaya pemuaian.89 °F) dan hanya dapat digunakan pada suhu diatasnya. Untuk menghindarinya. Saat suhu naik. Air raksa akan membeku pada suhu -38. Cara kerja Termometer Air Raksa Alat ini terdiri dari pipa kapiler yang menggunakan material kaca dengan kandungan air raksa di ujung bawah. Untuk mengembalikan fungsinya. Pembaca kemudian dapat membaca temperatur maksimun selama waktu yang telah ditentukan. tidak seperti air. Ini berhubungan dengan kecepatan pendinginan (dan pemuaian kaca tabung).89 °F) termometer yang memakai campuran air raksa dan thallium mungkin bisa dipakai. Namun ada juga beberapa termometer keluarga mengandung alkohol dengan tambahan pewarna merah. Saat suhu turun air raksa tertahan pada katup dan tidak dapat kembali ke bohlam membuat air raksa tetap didalam tabung.83 ° C (-37. membuatnya sulit diamati ketika membeku. Pada area di mana suhu maksimum tidak diharapkan naik di atas 38. tidak mengembang saat membeku sehingga tidak memecahkan tabung kaca. Dia menamakannya Centrigade. Thermometer analog bisa juga disebut sebagai thermometer manual. Jadi pegukuran suhu celsius menggunakan suhu pencairan dan bukan suhu pembekuan. disebut termometer maksimun. Termometer ini mempunyai titik beku of -61. Termometer ini mirip desain termometer medis. ketinggian air raksa turun perlahan.Ohmmeter / Ohm Meter Ohm meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur hambatan listrik yang merupakan suatu daya yang mampu menahan aliran listrik pada konduktor.

Putarlah pengunci sampai skala putar tidak dapat digerakkan dan terdengar bunyi ‘klik’. oleh karena itu batas ketelitian mikrosekrup adalah 0. Skala Nonius ditunjukkan oleh selubung luarnya. sehingga tiap bagian skala pada selubung yang tergeser sama dengan : 1/50 x 0. 3. Sebelum terjadi perubahan suhu. digunakan untuk ukuran memasang kawat. 2. Buka rahang dengan cara memutar ke kiri pada skala putar hingga benda dapat masuk ke rahang. blok-blok dan batang-batang.5 mm. Skala pada selubung dibagi menjadi 50 bagian yang sama besar. Skala pada termometer akan menunjukkan nilai suhu sesuai keadaan lingkungan. Mikrometer sekrup punya 2 yaitu skala utama dan skala nonius. sedangkan sedangkan skala noniusnya berimpit pada angka 30. 4. volume air raksa berada pada kondisi awal. Perubahan suhu lingkungan di sekitar termometer direspon air raksa dengan perubahan volume. Mikrometer Sekrup Mikrometer memiliki 3 jenis umum pengelompokan yang didasarkan pada aplikasi berikut : • • • Mikrometer Luar. Misalnya tebal kertas.001 cm. Mikrometer dalam.001cm .01 mm atau 0. Volume merkuri akan mengembang jika suhu meningkat dan akan menyusut jika suhu menurun. 3. 4. Selain mengukur ketebalan kertas. angka pada skala utama menunjukkan 4 mm. maka hasil pengukuranya adalah: . Adapun cara kerja secara umum adalah sbb . maju atau mundur akan memiliki nilai 0. digunakan untuk menguukur garis tengah dari lubang suatu benda Mikrometer kedalaman . Pastikan pengunci dalam keadaan terbuka 2. digunakan untuk mengukur kerendahan dari langkahlangkah dan slot-slot.01 mm atau 0. Bila selubung berputar satu kali.50 mm = 0.arah atas pipa dan memberikan petunjuk tentang suhu di sekitar alat ukur sesuai dengan skala yang telah ditentukan. mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur diameter benda kecil. Misalkan terdapat sebuah objek yang diukur. Letakkan benda yang diukur pada rahang. dan putar kembali sampai tepat. Mikrometer sekrup umumnya digunakan untuk mengukur ketebalan suatu benda. lapisan-lapisan. 1.0001 cm. dengan ketelitian sampai 0.Cara penggunaan mikrometer skrup 1.

Cari nilai rata. Pada jangka sorong.4 mm +( 30 x nst (0. Seperti halnya alat ukur mekanik dan digital lainnya. Terdapat dua skala nonius.xn 2. Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan bacaan digital.. Tuliskan hasilnya sebagai: x=xrata-rata±dx Jangka Sorong Jangka sorong adalah alat ukur yang memiliki ketelitian dapat mencapai seperseratus milimeter. oleh karena itu nonius yang digunakan adalah nonius 1/20 bukan nonius 1/128.30 mm sedangkan untuk menentukan ketidakpastian/ketelitianya. Terdiri dari dua bagian.30±0. Tentukan xmax dan xmin dari kumpulan data. x2.01) mm) = 4. Pada versi analog. Pembacaan hasil pengukuran sangat bergantung pada keahlian dan ketelitian pengguna maupun alat.xn/n 3.005 X = 4. . panjang suatu benda dapat berkisar antara 4.305 dan 4.…. namun dalam bahan ini kami hanya membicarakan penggunaan jangka sorong untuk mengukur keteblan benda. yaitu skala utama dan skala nonius.01 = 0.01 untuk yang diatas 30cm. skala nonius yang digunakan untuk mengukur ketebalan dan diameter dalam suatu benda.295 • Pengukuran ganda/berulang 1. skala utama terdapat pada batang jangka.005 arti fisis dari hasil pengukuran tersebut adalah. dX = (1/2) x nst = (1/2) x 0.05mm untuk jangka sorang dibawah 30cm dan 0. misal x1. bagian dilam dan bagian bergerak. umumnya tingkat ketelitian adalah 0.. kita menggunakan rumus: • Pengukuran tunggal. sedangkan nonius adalah skala yang mengapit batang dari jangka sorong tersebut. hasil = X±dX = 4. yaitu xrata-rata= x1+x2+…. dan ketidak pastian dapat ditulis dx=(xmax-xmin)/2 4.30. Kumpulkan sejumlah hasil pengukuran. memiliki dua skala.

Pada gambar. kelihatanya nilai tertera pada skala utama adalah 2. cari skala utama dan skala nonius yang berinpit (0. Untuk hasil pelaporan pada pengukuran tunggal adalah (hasil pengukuran +/(SN x nst). 2.5 cm. pembacaannya sama saja dengan mengukur ketebalan benda. hasil bacanya dalah 2.47 cm 6.4 perhatikan skala 2. 3.4 + 0. Jepit benda pada rahang jangka sorong dan pastikan mengunci jepitan (terdapat pada bagian skala nonius 1/128) agar nilai ukur tetap.4 cm. Sehingga cahaya yang diterima oleh sensor dapat diukur dan ditampilkan pada sebuah tampilan digital.pada gambar tersebut diatas.1 V. jika nilai 2.5.5 V dan arus 20 mA sampai 30 mA. Perhatikan dan baca skala (dalam cm) pada batang jangka (skala utama). yang berbada adalah nunius yang digunakan. Harga dari besarnya cahaya dapat ditampilkan pada layar LCD (Liquid Crystal Display) dengan menggunakan sebuah ADC (Analog to Digital Converter) Max ICL'7106 dengan tegangan masukan antara 200 mV .Untuk mengetahui besarnya intensitas cahaya ini maka diperlukan sebuah sensor yang cukup peka dan linier terhadap cahaya. maka kita tidak perlu lagi mencari skala noniusnya melainkan langsung menuliskan hasil pembacaannya adalah 2.01 cm 7. bukan 2. cara pembacaanya adalah sama dengan pembacaan pada mikrometer sekrup. nst adalah nonius skala terkecil/batas alat ukur benda) dalam hal ini jangka sorong yang digunakan ber-nst 0.07 = 2. Sensor cahaya yang digunakan adalah solar cell dengan tegangan keluaran sebesar 0. Besarnya intensitas cahaya ini perlu untuk diketahui karena pada dasarnya manusia juga memerlukan penerangan yang cukup. Lux Meter Alat ukur cahaya (lux meter) adalah alat yang digunakan amok mengukur besarnya intensitas cahaya di suatu tempat. Alat ukur ini dibuat portable dengan menggunakan .5 tidak tepat berimpit dengan 0 skala nonius oleh karena itu. 5. Hasil pembacaan adalah (SU + SN) sama dengan 2.2 V dan tegangan referensi antara 100 mV . Sedangkan pelaporan untuk pengukuran berulang.07 cm) 4. lihatlah angka yang dicapai oleh benda ukur yang tentunya dibatasi oleh nilai nol pada skala nonius. Lihat garis skala pada nonius (nonius x 1/100 cm). adapun cara pembacaanya adalah sebagai berikut: 1. Untuk mengukur diameter dalam benda.5 tepat berimpit. diperoleh hasil pembacaan dari mengukur sebuah objek.

Tetapi kegunaan mereka tetap sama yaitu mengukur tekanan udara. Barometer anaeroid. Barometer termasuk peralatan meteorologi golongan non recording yang pada waktu tertentu harus dibaca agar mendapat data yang diinginkan. Higrometer Sebuah hygrometer sederhana yang disebut psycrometer . Stick barometer mempunyai prinsip kerja sebagai berikut: Barometer jenis ini dirancang untuk dapat membaca tekanan pada sea level dan juga dapat langsung dibaca oleh pengguna pada skala yang biasanya tercatat pada stick barometer tersebut. Barometer raksa ada dua jenis yaitu wheel barometer dan stick barometer. • Barometer Barometer merupakan alat pengukur tekanan dalam satuan mb. Barometer baik raksa maupun anaeroid dipengaruhi oleh ketinggian. sehingga perlu selalu pensettingan awal. G merupakan teasyang digunakan untuk mengatur pointer yang akan dibaca. terdapat pemberat kecil yang mengapung di atas merkuri. sehingga memerlukan pengaturan yang lebih rumit dibanding wheel barometer untunk menyesuaikannya dengan ketinggian. yang mengikuti pergerakan turun naik merkuri ini dan menyebabkan dorongan yang terhubung pads pointer dimana akan mengindikasikan kenaikan tekanan. Prinsip kerja wheel barometer adalah: Peningkatan tekanan udara akan berpengaruh pada kolom merkuri menyebabkan ketinggian raksa di tuba sebelah kiri meningkat dan di sebelah kanan menurun (untuk lebih jelasnya lebih pada gambar yang ada dalam link yang saya sertakan). Suatu seri kumparan C melanjutkan pergerakan ini pada rantai D.tegangan somber 9 V DC dari baterai. mengingat tekanan udara akan berkurang seiring pertambahan ketinggian. jika terjadi penurunan tekanan makan akan terjadi proses sebaliknya.'dan mendorong pegas E kepada pointer F yang disesuaikan. terdiri dari sate kapsul vacum yang bereaksi terhadap perubahan tekanan udara dan meneruskan pergerakan ringan pada ujung pengungkit B. Prinsip kerjanya hampir sama dengan wheel barometer karena sama2 menggunakan air raksa (merkuri). Barometer ada dua jenis yaitu barometer raksa dan barometer aneroid. barometer jenis ini sebaiknya diguncang dulu sebelum digunakan.

.Higrometer adalah sejenis alat untuk mengukur tingkat kelembapan pada suatu tempat. Kalorimeter makanan adalah alat untuk menentukan nilai kalor zat makanan karbohidrat. kalor yang dibebaskan/diserap menyebabkan perubahan suhu pada kalorimeter. Kawat nikelin itulah yang akan menyalakan makanan dalam cawan bila berpijar oleh arus listrik. Bentuk kalorimeter • Beker aluminium dan gelas plastik jenis polistirin (busa) dapat digunakan sebagai kalorimeter sederhana dengan termometer sebagai pengaduk. Biasanya alat ini ditempatkan di dalam bekas (container) penyimpanan barang yang memerlukan tahap kelembapan yang terjaga seperti dry box penyimpanan kamera. Di atas keping asbes itu terdapat sebuah cawan aluminium. dan sampel akan terbakar oleh api listrik dari kawat logam terpasang dalam tabung. Ujung bawah pipa spiral itu menembus lubang sumbat karet pada penyungkup dan ujung atasnya menembus tutup ebonit bagian tengah. Contoh kalorimeter bom adalah kalorimeter makanan. Kalorimeter larutan adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor yang terlibat pada reaksi kimia dalam sistem larutan. Kalorimeter Kalorimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor yang terlibat dalam suatu perubahan atau reaksi kimia. Pada tutup ebonit itu masih terdapat lagi sebuah lubang.5 cm. yang tangkainya menembus tutup ebonit. Keuntungan menggunakan gelas plastik sebagai kalorimeter adalah murah harganya dan setelah dipakai dapat dibuang. bahan makanan.5 cm. Pada dasarnya. Dekat cawan terdapat pipa logam untuk mengalirkan oksigen. Di atas cawan itu tergantung sebuah kawat nikelin yang berhubungan dengan kabel listrik di bawah keping asbes. atau lemak. Sejumlah sampel ditempatkan pada tabung beroksigen yang tercelup dalam medium penyerap kalor (kalorimeter). Bagian atas tabung kaca ini ditutup dengan lempeng ebonit yang bundar. Di dalam tabung kaca itu terdapat sebuah pengaduk. Kini kalorimeter larutan dengan ketelitian cukup tinggi dapat diperoleh dipasaran. tempat untuk memasukkan sebuah termometer ke dalam tabung kaca. Keping itu berbentuk bujur sangkar yang sisinya kurang lebih 9. Bagian dasarnya melengkung ke atas membentuk sebuah penyungkup. Berdasarkan perubahan suhu per kuantitas pereaksi kemudian dihitung kalor reaksi dari reaksi sistem larutan tersebut. Penyungkup ini disumbat dengan sebuah sumbat karet yang yang berlubang di bagian tengah. Kelembapan yang rendah akan mencegah pertumbuhan jamur yang menjadi musuh pada peralatan tersebut. Di bawah keping asbes itu terdapat kabel listrik yang akan dihubungkan dengan sumber listrik bila digunakan. juga terdapat sebuah pipa spiral dari tembaga. Alat ini terdiri dari sebuah tabung kaca yang tingginya kurang lebih 19 cm dan garis menengahnya kurang lebih 7. protein. Higrometer juga banyak dipakai di ruangan pengukuran dan instrumentasi untuk menjaga kelembapan udara yang berpengaruh terhadap keakuratan alat-alat pengukuran. Tabung kaca itu diletakkan di atas sebuah keping asbes dan ditahan oleh 3 buah keping. bahan bakar. Kalorimeter bom adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor (nilai kalori) yang dibebaskan pada pembakaran sempurna (dalam O2 berlebih) suatu senyawa.

Mantel/jaket tersebut berguna untuk mengurangi hilangnya kalor karena konveksi dan konduksi. gelombang pulsa. Timbangan adalah suatu alat yang sangat penting keberadaannya dalam kehidupan sehari-hari kita. Neraca Timbangan/neraca adalah alat yang dipakai melakukan pengukuran massa suatu benda. Salah satu contoh timbangan adalah neraca pegas (dinamometer). gelombang segitiga atau gelombang gigi gergaji.• Kalorimeter yang biasa digunakan di laboratorium fisika sekolah berbentuk bejana biasanya silinder dan terbuat dari logam misalnya tembaga atau aluminium dengan ukuran 75 mm x 50 mm (garis tengah). Neraca pegas adalah timbangan sederhana yang menggunakan pegas sebagai alat untuk menentukan massa benda yang diukurnya. Satuan yang tercantum dalam mistar adalah cm. serta inchi. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membeli sebuah timbangan adalah linearitas timbangan. maka sudut pengamatan harus tegak lurus dengan obyek dan mistar. defleksi pegasnya ditampilkan dalam skala massa (label angkanya sudah dibagi gravitasi). Untuk mendapatkan basil pengukuran yang tepat. gelombang persegi. Osilator Osilator adalah suatu rangkaian yang menghasilkan keluaran yang amplitudonya berubah-ubah secara periodik dengan waktu. Keluarannya bisa berupa gelombang sinusoida. mm. Mistar Untuk mengukur benda yang panjangnya kurang dari 50 cm atau 100 cm. Timbangan/neraca dikategorikan kedalam sistem mekanik dan juga elektronik. Meteran Pita Digunakan untuk megukur suatu obyek yang tidak bisa dilakukan dengan mistar. Tingkat ketelitiannya 0. Persamaan matematis suatu neraca pegas dinyatakan dalam: k*X=m*g dengan . dan hal ini diperhatikan oleh pemerintah dengan mendirikan Dinas Metrologi untuk mengelolanya. karena ini akan menjadi suatu hal yang sangat penting untuk kelanjutannya nanti. pelayanan purna jual. dukungan tenaga teknisi yang banyak dan berpengalaman. Bejana ini dilengkapi dengan alat pengaduk dan diletakkan di dalam bejana yang lebih besar yang disebut mantel/jaket. Neraca pegas (seperti timbangan badan) mengukur berat. Mempunyai tingkat ketelitian sampai dengan 1 mm. suku cadang (spare part) selalu tersedia. misalnya karena ukurannya terlalu panjang atau bentuknya tidak lurus.5 mm ( ' / s x 1 cm).

asal masih ada gravitasi untuk menggerakkan timbangan. m1 * g * L1 = m2 * g * L2 dengan m1.k = konstanta pegas X = defleksi m = massa g = gravitasi Neraca/timbangan dengan bandul pemberat (seperti yang terdapat di pasar ikan/sayur) menimbang massa.L2 = panjang tuas pertama. . Timbangan bandul menunjukkan angka yg sama di mana pun. panjang tuas kedua g = gravitasi Neraca pegas menunjukkan angka yang berbeda di bumi dan bulan. Mengikuti hukum tuas (persamaan momen).m2 = massa benda pertama. atau di daerah yg gravitasinya berbeda. massa benda kedua L1. Biasanya menggunakan massa pembanding yang lebih kecil dengan lever (tuas) yg panjang.

blog.DAFTAR PUSTAKA Id.ladongiscientist. diakses tanggal 4 November 2010 www. diakses tanggal 4 November 2010 .org.wikipedia.com.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->