P. 1
Metode Penelitian Ilmu Sosial

Metode Penelitian Ilmu Sosial

|Views: 4,717|Likes:
Published by ELzhe LuphlyNa Yoma

More info:

Published by: ELzhe LuphlyNa Yoma on Jun 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/28/2013

pdf

text

original

Manusia akan selalu berkembang disaat mekera menyadari bahwa ada sesuatu hal

yang tidak diketahui didalam diriny. Hal itulah yang membuat manusia ingin selalu mencari

kebenaran dengan kata lain manusia selalu ingin mencari “sesuatu” dan sesuatu inilah yang

menjadikan manusia selalu memiliki rasa keingi tahuan untuk mengambangkan ilmu

pengetahuan dan untuk mencari sebuah kebenaran. Perkembangan manusia yang

menggunakan nalar untuk mencari pengetahuan. Ada beberapa hal yang mendasari bahwa

nalar dan ilmu pengetahuan berhubungan untuk menemukan sebuah kebenaran. Secara

prinsip, penggunaan kedua hal ini memiliki perbedaan dari beberapa sisi.

Pertama, ilmu pengetahuan dikembangkan melalui strukter-struktur teori dan diuji

konsistensi internalnya. Hal ini berbeda dengan nalar sehat yang sangat sulit untuk mencari

struktur teorinya. Kedua, dalam upaya mengembangkan struktur teori tersebut dalam ilmu

pengetahuan, dilakukan tes maupun pengujian empiris, yang dapat dilakukan semua orang.

Seandainya dilakukan uji mepiris hasil antara orang yang satu dengan orang yang lainnya

berbeda, tergantung kemampuan daya nalar yang bersangkutan. Ketiga, dalam ilmu

pengetahuan, pengujian-pengujian dilakukan dengan menggunakan berbagai prasyarat yang

berfungsi untuk memberikan kontrol. Keempat, berbeda dengan pengunaan nalar sehat, ilmu

pengetahuan menekankan adanya hubungan antara fenomena secara sadra dan sistematis.

Pola hubungan yang dilakukan tidak dilakukan secara asal-asalan.

Dalam penjelasan sebelumnya dijelaskan bahwa manusia dalam hidupnya selalu

berusaha untuk mencari sesuatu yang dianggapbenar yaitu kebenaranitu sendiri. banyak cara

yang dilakukan untuk mendapatkan kebenaran dari mulai menggunakan cara yang tidak

disengaja (secara kebeltulan) ataupun dengan model yang dapat dipertanggungjawabkan

2

secara ilmiah. Proses pencarian kebenaran dapat dilakukan dengan cara kebetulan, trial dan

eror, melalui otoritas, metode problem solving, berpikir kritis berdasarkan pengalaman,

melalui penyelidikan ilmiah. Berikut adalah beberapa pamaparan mengenai masing-masing

cara.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->