P. 1
Modul Pompa

Modul Pompa

5.0

|Views: 6,431|Likes:

More info:

Published by: Apryanto Tyo Nugroho on Jun 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/08/2015

pdf

text

original

63

Kompresor adalah suatu alat untuk melayani udara bertekanan yaitu
dengan cara mengisap udara luar dan mengkompreskannya ke dalam suatu
sistem atau tabung. Alat ini banyak dijumpai dalam dunia industri/usaha
misalnya mulai dari mengisi ban, pengecatan, penyediaan udara dalam proses
pembakaran motor bakar, Boiler, Dapur Tinggi, sirkulasi udara pada sitem
penyegaran/pendingin udara maupun sistem pengoperasian mesin produksi,
robot pneumatik, otomisasi pada mesin-mesin industri dan lain sebagainya.
Sistim udara tekan terdiri dari : bagian pemasokan yang terdiri dari
kompresor dan sarana penunjangnya, bagian permintaan, yang terdiri dari
sistim distribusi , penyimpanan dan peralatan pemakai akhir. Bagian
pemasokan yang dikelola dengan benar akan menghasilkan udara bersih,
kering, stabil dan siap dikirimkan dengan tekanan sesuai kebutuhan.
Bagian permintaan yang dikelola dengan benar akan menggunakan udara
bertekanan secara tepat dan efisien. Perbaikan dan pencapaian puncak kinerja
sistim udara tekan memerlukan bagian sistim pemasokan dan permintaan dan
interaksi diantara keduanya. Contoh interaksi antara pemasok dan pengguna
udara bertekanan dapat digambarkan seperti pada Gambar 5.1

Sistim udara tekan terdiri dari komponen utama berikut :
a.Filter Udara Masuk: Mencegah debu masuk kompresor; debu menyebabkan
lengketnya katup/ kran, merusak silinder dan pemakaian yang berlebihan.
b.Pendingin antar tahap: Menurunan suhu udara sebelum masuk ke tahap
berikutnya untuk mengurangi kerja kompresi dan meningkatkan efisiensi.
Biasanya digunakan pendingin air.
c.After-Coolers: Tujuannya adalah membuang kadar air dalam udara dengan
penurunan suhu dalam penukar panas berpendingin air.
d.Pengering Udara: Sisa-sisa kadar air setelah after-cooler dihilangkan
dengan menggunakan pengering udara, karena udara tekan untuk keperluan
instrumen dan peralatan pneumatik harus bebas dari kadar air. Kadar air
dihilangkan dengan menggunakan adsorben seperti gel silika/ karbon aktif,
atau pengering refrigeran, atau panas dari pengering kompresor itu sendiri.
e.Traps Pengeluaran Kadar Air: Trap pengeluaran kadar air diguakan untuk
membuang kadar air dalam udara tekan. Trap tersebut menyerupai steam

64

64

traps. Berbagai jenis trap yang digunakan adalah kran pengeluaran manual,
klep pengeluaran otomatis atau yang berdasarkan waktu dll.

Gambar 5.1 Gambaran Instalasi Kompresor

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->