P. 1
Tinjauan Pustaka "Kompensasi dan Remunerasi"

Tinjauan Pustaka "Kompensasi dan Remunerasi"

|Views: 1,813|Likes:
Published by Shita Addina

More info:

Published by: Shita Addina on Jun 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/23/2015

pdf

text

original

Program kompensasi umumnya bertujuan untuk kepentingan

perusahaan, karyawan, serta pemerintah dan atau masyarakat. Perusahaan

mengharapkan agar kompensasi yang dibayarkan memperoleh imbalan

prestasi kerja yang lebih besar dari karyawan. Balas jasa membuat anggota

tim kerja dapat bekerja sama dan berprestasi (Yoder dalam Hasibuan 2001,

h. 118).

Sedarmayanti (2007, h. 239) membedakan antara tujuan sistem

kompensasi dengan tujuan pengelolaan kompensasi. Tujuan sistem

kompensasi yaitu menghargai kinerja, menjamin keadilan, mempertahankan

karyawan, memperoleh karyawan bermutu, mengendalikan biaya, dan

memenuhi peraturan. Sedangkan tujuan pengelolaan kompensasi yang

efektif diungkapkan oleh Rivai (2004, h. 359) sebagai berikut:

a.Memperoleh SDM yang Berkualitas

7

Kompensasi yang tinggi merupakan daya tarik bagi calon karyawan yang

mencari pekerjaan. Tingkat pembayaran harus responsif terhadap

penawaran dan permintaan pasar kerja karena suatu perusahaan

berkompetisi untuk mendapatkan karyawan yang diharapkan. Semakin

berani suatu perusahaan memberikan kompensasi yang tinggi, maka

menunjukkan tingkat kesuksesan perusahaan tersebut.

b.Mempertahankan Karyawan yang Ada

Sistem kompensasi yang rasional membantu perusahaan memperoleh dan

mempertahankan para karyawan dengan biaya yang sesuai. Dalam

pemberian kompensasi yang baik akan mendorong karyawan bekerja

dengan makin produktif. Tanpa manajemen kompensasi yang efektif,

karyawan bisa saja sewaktu-waktu mengundurkan diri karena besarnya

kompensasi yang diterima tidak kompetitif.

c.Menjamin Keadilan

Pembayaran kompensasi selalu berupaya agar keadilan internal dan

eksternal terwujud. Keadilan internal mensyaratkan bahwa pembayaran

dikaitkan dengan nilai relative sebuah pekerjaan sehingga pekerjaan yang

sama dibayar dengan besaran yang sama. Keadilan eksternal berarti

pembayaran terhadap pekerja dapat dibandingkan dengan perusahaan lain

di pasar kerja.

d.Penghargaan terhadap Perilaku yang Diinginkan

Kompensasi hendaknya memperkuat perilaku yang diinginkan dan

sebagai insentif untuk perbaikan perilaku di masa depan seperti rencana

8

kompensasi efektif, menghargai kinerja, ketaatan, pengalaman, tanggung

jawab, dan perilaku lainnya.

e.Mengikuti Aturan Hukum

Sistem gaji dan upah yang sehat mempertimbangkan berbagai faktor legal

yang dikeluarkan oleh pemerintah dan menjamin pemenuhan kebutuhan

karyawan.

f.Meningkatkan Efisiensi Administrasi

Sistem pemberian upah dan gaji hendaknya dirancang untuk dapat

dikelola dengan efisien, menjadikan sistem informasi SDM optimal

meskipun tujuan ini sebagai pertimbangan sekunder dibandingkan dengan

tujuan lainnya.

g.Mengendalikan Biaya

Sistem kompensasi yang rasional membantu memperoleh dan

mempertahankan karyawan dengan biaya yang beralasan.

h.Memfasilitasi Pengertian

Sistem kompensasi hendaknya dengan mudah dipahami oleh spesialisasi

SDM.

Tujuan kompensasi tersebut saling terkait, artinya apabila pemberian

kompensasi tersebut mampu mengundang orang yang potensial untuk

bergabung dengan perusahaan dan membuat karyawan yang baik untuk tetap

bertahan di perusahaan, serta mampu memotivasi karyawan untuk

meningkatkan kinerjanya, berarti produktivitas juga akan meningkat dan

perusahaan dapat menghasilkan produk dengan harga yang kompetitif,

9

sehingga perusahaan lebih dimungkinkan untuk dapat mencapai sasaran

strategisnya yaitu mempertahankan kelangsungan hidup dan

mengembangkan usaha.

Apabila perhitungan kompensasi didasarkan pada jabatan atau

keterampilan yang relevan dengan jabatan, maka perusahaan juga akan

memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menarik, memotivasi, dan

mempertahankan karyawan yang berpotensi dan mempunyai kinerja tinggi.

Di satu sisi, kebutuhan perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan

hidup dan mengembangkan usahanya akan tercapai, di sisi lain karyawan

juga dapat menikmati hasil berupa kompensasi yang diberikan oleh

perusahaan dengan rasa puas. Dengan demikian, kompensasi dapat

dipandang sebagai alat untuk mengelola sumber daya manusia secara efektif

sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan kebutuhan karyawan itu sendiri.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->