P. 1
Simulasi Global Positioning System (Gps) 3d

Simulasi Global Positioning System (Gps) 3d

|Views: 96|Likes:
Published by ThØlę Si Safa
GPS 2D to GPS 3D
GPS 2D to GPS 3D

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: ThØlę Si Safa on Jun 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/17/2012

pdf

text

original

SIMULASI GLOBAL POSITIONING SYSTEM (GPS) 3D AREA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT (UNLAM) BANJARMASIN BERBASIS WEB

DISUSUN OLEH ; ZAYID MUSIAFA 09630003

1. LATAR BELAKANG

Makalah ini membahas tentang Simulasi Sistem 3D ( Tiga Dimensi) dalam Global Positioning System (GPS; Global Positioning System adalah suatu sistem navigasi yang memanfaatkan satelit). Seringkali ketika kita sedang berpergian berpikir sebaiknya jalan yang mana yang harus dilewati untuk sampai ke tujuan. Pernyataan tersebut dapat dijawab oleh alat canggih yang bernama Global Positioning System (GPS). Selain berguna untuk mencari jalan terbaik untuk sampai tujuan Global Postioning System (GPS) ini juga mampu untuk menjawab pertanyaan “Dimana saya?”, “Kemana saya pergi?”, “Dimana kamu?”, “Kapan saya bisa kesana?” dan lain-lain.  Dalam makalah ini penulis akan memfokuskan GPS berfungsi sebagai navigasi dengan informasi dengan pola simulasi 3D (sebagai tour guide) yang dapat diakses melalui web dengan perencanaan system ini dapat di akses menggunakan perangkat handphone canggih (smartphone).

2. TUJUAN PENULISAN MAKALAH

Adapun tujuan panulisan makalah ini adalah merancang SIMULASI GLOBAL POSITIONING SYSTEM (GPS) 3D AREA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN BERBASIS WEB yang dapat berguna sebagai pamandu tour guide secara simulasi beserta penyajian informasi tentang variable ruangnya. Memenuhi tugas mata kuliah Sistem Pakar serta untuk mengajukan judul proposal dan skripsi dengan judul SIMULASI GLOBAL POSITIONING SYSTEM (GPS) 3D AREA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN BERBASIS WEB.

3. RUMUSAN MASALAH
Seringkali ketika kita kesulitan mancari denah ruang pada area yang baru pertama kali kita kunjungi dan sebaiknya jalan yang mana yang harus dilewati untuk sampai ke tujuan atau ruang tersebut. Serta mungkin kita ingin memprediksi keberadaan sesorang (jabatan struktural, misalnya ; Rektor, Dekan Fakultas, Dosen, dll.) “dimana kemungkinan posisinya - ruangnya?” atau bahkan ruang tersebut memiliki fungsi “sebagai apa ?”, „„Siapa saja yang berada di ruangan tersebut dan siapa saja yang boleh berada di ruangan tersebut?”.

4. PEMECAHAN MASALAH
Pada makalah ini penulis mencoba merancang SIMULASI GLOBAL POSITIONING SYSTEM (GPS) 3D AREA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN BERBASIS WEB dengan harapan dapat membatu menyajikan informasi dan menjawab hal - hal yang telah diuraikan pada rumusan masalah ini.

5. BATASAN MASALAH
Agar tidak menyimpang dari pokok pembahasan maka penulis memberi batasan masalah berupa : 1. Area lingkup objek perencanaan adalah lokal UNLAM Banjarmasin, 2. Sebagai aplikasi berbasis desktop menggunakan software Adventure Maker V.4.6.1, 3. Basisdata pada web menggunakan php dan MySql dengan format html.

Perancangan

2.2.1. Perancangan Sistem Prinsip kerja SIMULASI GLOBAL POSITIONING SYSTEM (GPS) 3D AREA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT (UNLAM) BANJARMASIN BERBASIS WEB adalah sebagai berikut :  User membuka halaman web dengan browser di komputer atau smartphone,  User akan mendapatkan tampilan beranda atau home.  Terdapat Frame navigasi kanan berupa menu Home, Dari .., Ke ruang, Kontak.  User dapat memilih tujuan ruang pada menu „Ke ruang‟ serta memproses perintah dengan menampilkan simulasi tour guide pada frame konten 1 informasi pada konten 2.

Perancangan SIMULASI GLOBAL POSITIONING SYSTEM (GPS) 3D AREA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT (UNLAM) BANJARMASIN BERBASIS WEB menggunakan pendekatan siklus hidup pengembangan sistem System Developments Live Cycle (SDLC) menurut O‟Brien 1990 yang terdiri dari lima tahap yaitu ;  Investigasi sistem,  Analisis sistem,  Desain sistem,  Implementasi sistem, dan  Pemeliharaan sistem.

Desain sistem pada tahap ini akan dibuat perancangan desain antarmuka, desain database dan, desain proses sistem,. Perancangan tabel meliputi pembuatan relasi antar tabel. Pada desain proses merupakan tahap pengemmbangan analisis sistem. Berikut perancangan antarmuka sketsa web berupa rancangan interaksi user yang menggunakan sistem ini.
SIMULASI GLOBAL POSITIONING SYSTEM (GPS) 3D AREA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT (UNLAM) BANJARMASIN HOME Dari ……..pilih …….pilih Ke ruang Konten 1 Proses ( ) Kontak Konten 2

Desain database yang digunakan berupa relasi antara ruang dan pemakai ruang dalam bentuk tabel. Data yang tersimpan dalam datebase ini adalah data yang berhubungan dengan entitas jabatan dan ruangan.  Desain database ini dibuat dengan menggunakan PHPMyAdmin dengan bahasa pemprograman MySQL berbasis web. Contoh relasi antar tabel jabatan dengan ruangan bisa dilogikankan dengan sederhana sebagai berikut ; jika jabatan jabatan rektor maka ruang rektorat lainnya bukan rektor bukan rektorat. Informasi dari tabel ini akan di outputkan pada konten 2 pada web. Contoh table Jabatan

Desain database..

Desain proses sistem yaitu bagaimana input-output dalam sistem informasi tersebut atau dengan kata lain bagaimana proses yang terjadi dalam sistem. Pada sistem web ini yang terjadi dari mulai input pilihan „dari…..‟ dan „ke ruang….‟ Dimana data yang dimasukkan akan digunakan sebagai acuan untuk menemukan record yang sesuai dengan database (kreteria), kemudian hasilnya dibaca oleh user (hasil output berupa informasi dan simulasi GPS).

Mulai

Input pilihan dar itujuan

Menampilkan daftar pilihan dari - tujuan Menampilkan pesan Penginputan ulang jika data tidak cocok Pencocokan database

Database Informsi dan GPS

Apakah data cocok ?

Menampilkan hasil (Simulasi GPS dan Informasi ) Selesai

 Implementasi

system pengembangan simulasi GPS Area UNLAM Banjarmasin akan diimplementsikan pada web, Situs dengan jenis ini biasanya menampilkan informasi yang sama kepada semua pengunjung. Mirip dengan membagi-bagikan brosur dicetak untuk pelanggan atau klien, website statis umumnya akan memberikan konsisten, informasi standar untuk jangka waktu. Meskipun pemilik website dapat membuat update secara berkala, itu adalah proses manual untuk mengedit teks, foto dan konten lainnya dan mungkin memerlukan keterampilan dasar desain website dan software. Singkatnya, pengunjung tidak dapat mengontrol informasi apa yang mereka terima melalui website statis, dan sebaliknya harus puas dengan apa konten pemilik situs telah memutuskan untuk menawarkan pada waktu itu.  Pemeliharaan system, tahap ini merupakan tahap akhir dari pengembangan sistem. Tahap ini sistem yang dibuat akan dievaluasi. Hal ini memungkinkan terjadinya perubahan sesui dengan kebutuhan pengguna. Pada penelitian ini, tahap ini belum ikut disertakan dan dibatasi hanya sampai imlplementasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->