P. 1
PANGAN SEGAR JADI

PANGAN SEGAR JADI

|Views: 521|Likes:
Published by Siti Nasyiah

More info:

Published by: Siti Nasyiah on Jun 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2013

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIKUM ILMU PANGAN LANJUT

PENYIMPANAN BAHAN PANGAN SEGAR

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Ilmu Pangan Lanjut

Yang Dibimbing Oleh Bapak Bambang Hariyono, S.TP.

Oleh:

Retty Anisa Damayanti (P27835111026)

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

POLITEKNIK KESEHATAN SURABAYA

JURUSAN GIZI

2011/2012

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta
karunia-Nya kepada saya sehingga saya berhasil menyelesaikan laporan hasil praktikum
penyimpangan bahan pangan segar ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya.

Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas Ilmu Pangan Dasar untuk
mendapatkan nilai yang baik di mata kuliah Ilmu Pangan Dasar di POLTEKKES KEMENKES
SURABAYA.

Makalah ini memuat laporan hasil pengamatan tentang perubahan yang terjadi pada
bahan pangan segar selama proses penyimpanan. Walaupun makalah ini mungkin kurang
sempurna akan tetapi memiliki detail yang cukup jelas bagi pembaca.

Ucapan terima kasih, saya sampaikan kepada dosen Ilmu Pangan Dasar yaitu bapak
Bambang Hariyono,STP yang telah membimbing saya dalam menyelesaikan tugas ini.

Semoga materi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak

yang membutuhkan. Amin.

Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik
dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan
makalah ini.

Terima kasih.

Surabaya, 10 Mei 2012,

Penyusun,

BAB I
PENDAHULUAN

I.I Latar Belakang

Penyimpanan bahan makanan merupakan satu dari 6 prinsip higiene dan sanitasi
makanan. Penyimpanan bahan makanan yang tidak baik, terutama dalam jumlah yang banyak
(untuk katering dan jasaboga) dapat menyebabakan kerusakan bahan makanan tersebut.
Penyimpanan yang baik dan teratur akan memperoleh bahan makanan yang mempunyai
kualitas yang baik dan menghindari terjadinya kontaminasi baik oleh mikroorganisme maupun
bahan kimia berbahaya. Penyimpanan bahan makanan dapat dikelompokkan menjadi tiga
kelompok bahan makanan yaitu bahan makanan segar, bahan makanan kering dan bahan
makanan olahan.

Pada pengamatan ini kami membahas tentang penyimpanan bahan makanan segar.
Prinsip penyimpanan bahan makanan segar adalah menghambat terjadinya metabolisme dan
menghambat enzim dalam bahan makanan segar agar tidak rusak.
Jenis, ciri dan tanda- tanda kerusakan pada setiap bahan makanan yang disimpan
berbeda- beda. Ciri kerusakan secara umum yang bisa dikenali adalah dari perubahan warna,
rasa, tekstur dan aroma. Tanda- tanda kerusakan pada makanan segar meliputi warna cokelat
pada apel, busuk pada sayuran, bau amoniak pada daging, ikan dan unggas,dll. Faktor- faktor
yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan bahan makanan antara lain : suhu, cahaya,
kelembaban, udara, pengemasan, alat penyimpanan dan lain- lain.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->