P. 1
Klasifikasi Plastik

Klasifikasi Plastik

|Views: 575|Likes:
Published by anon_432369515
gygyngfc
gygyngfc

More info:

Published by: anon_432369515 on Jun 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

klasifikasi plastik Plastik memang seharusnya tidak digunakan lagi, karena tidak ramah lingkungan, karena proses penguraiannya

dalam tanah memakan waktu ratusan tahun, kalau kita terus memenuhi bumi kita dengan produk plastik ini, maka itu sama saja dengan kita sedang merusak lingkungan kita, merusak kesuburan tanah, menyebabkan pendangkalan sungai dan mengakibatkan terhambatnya aliran sungai, dan menyebabkan banjir. Selain itu banyak bahan plastik yang beracun, terutama ketika bersama isinya, khususnya makanan, terpapar pada suhu yang cukup tinggi, bahkan ada plastik yang bersifat karsinogen. Upaya kita dengan cara mendaur-ulang nampaknya harus digalakkan. Saat ini, plastik diklasifikasikan menjadi 7 kelompok, pada halaman ini akan dijelaskan secara berurutan apa saja ciri masing-masing kelompok plastik tersebut, rumus molekulnya, kegunaannya, bisa didaur-ulang atau tidak, semuanya disajikan dengan foto-foto sehingga akan lebih memudahkan kita mengenali dan memilahnya, mana yang bisa segera di daur ulang, dan mana yang harus ditanam dalam tanah, untuk membiarkannya terurai setelah berada di situ selama ratusan tahun. Pengelompokan plastik itu adalah: JENIS 1 :

Polyethylene Terephthalate (PETE atau PET), juga dikenal sebagai plastik #1, merupakan plastik yang paling umum digunakan di seluruh dunia. Tidak mengherankan, ini juga merupakan plastik yang paling banyak didaur-ulang, terutama botol air kemasan yang mengerikan itu. PET lahir pada tahun 1973, dan pertama kali di daur-ulang tahun 1977 – Masih terngiang the Bee Gees bernyanyi, “More than plastic, More than plastic to me.” Tahun 2005, rata-rata rumah tangga di Amerika menggunakan lebih dari 20 kilo plastik jenis ini, ini memang terlalu banyak. Bahan apa yang digunakan untuk membuatnya? PET adalah singkatan dari polyethylene terephthalate – merupakan resin polyester yang tahan lama, kuat, ringan dan mudah dibentuk ketika panas. kepekatannya adalah sekitar 1,35 – 1,38 gram/cc, ini membuatnya kokoh, rumus molekulnya adalah (-CO-C6H5-CO-O-CH2-CH2-O-)n.

Digunakan untuk apa saja? PET dapat ditemukan pada botol air, botol soda, botol jus, botol minyak goreng, tempat pindakas, kemasan makanan, botol dressing salad, dan bahkan cangkir gerai kopi kenamaan yang ada di mana-mana itu. Dapatkah itu di daur-ulang setempat? Di berbagai tempat, disediakan tempat-tempat untuk mendaur-ulang plastik jenis ini, bahkan mereka menjemputnya di tempat untuk kemudian setelah terkumpul mereka bawa ke tempat daur-ulang. Seperti apa wujudnya? PET berciri jernih, kadang berwarna hijau, Anda bisa melihatnya di bawah ini. Apa pentingnya hal ini? Kita tidak bisa mengurangi konsumsi kita secara berarti atau memakai ulang botol-botol bekas, upaya terakhir kita adalah dengan mendaur-ulangnya. Menyingkirkan benda-benda ini dari tanah merupakan jalan termudah mengurangi jejak karbon kita, karena ada begitu banyak botol yang dibuang ketempat sampah. Pada tahun 2006, Amerika mengkonsumsi lebih dari 60 milyar botol minuman PET tetapi hanya mendaur ulang 10 milyar saja. Konsumsi semakin meningkat, sedangkan tingkat pendaurulangan semakin menurun, kita tidak bisa berbuat lebih baik. Juga, PET dapat digunakan untuk membuat berbagai macam kemasan, termasuk produk baru berbahan PET, baik untuk produk makanan ataupun bukan seperti bahan kain, sepatu, koper, karpet, rak, panel pintu dan banyak lagi. Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik, berwarna jernih/transparan/ tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. BOTOL JENIS PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker) dalam jangka panjang. JENIS 2 :

Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain. HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan

terhadap suhu tinggi. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu. High Density Polyethylene (HDPE), juga dikenal sebagai plastik #2, merupakan plastik kedua yang paling banyak digunakan setelah PET (plastik #1). 95% botol plastik yang dijual di Amerika kalau tidak HDPE tentu PET, dan itu dalam jumlah botol yang sangat banyak. Meskipun penggunaannya meningkat, HDPE hanya menyumbang kurang dari 1% pada sampah keras di permukaan tanah. Itu berarti bahwa program daur-ulangnya berjalan dengan baik! Bahan apa yang digunakan untuk membuatnya? HDPE adalah High Density Polyethylene – resin yang liat, kuat dan kaku yang berasal dari minyak bumi, yang sering dibentuk dengan cara meniupnya. Rumus molekulnya adalah (-CH2-CH2-)n. Digunakan untuk apa saja? HDPE dapat ditemukan pada cerek susu, botol detergen, botol obat, botol oli mesin, botol shampoo, kemasan juice, botol sabun cair, kemasan kopi dan botol sabun bayi. Dapatkah itu di daur-ulang setempat? Ya, plastik dengan label #2 dapat didaur-ulang. Di berbagai tempat, tersedia tempat-tempat untuk mendaur-ulang plastik jenis ini, bahkan mereka menjemputnya di tempat untuk kemudian setelah terkumpul mereka bawa ke tempat daur-ulang. Seperti apa wujudnya? HDPE biasanya berwarna pekat, tidak tembus pandang, dan dapat muncul dengan berbagai warna – walau biasanya berwarna putih. Tetapi bisa juga setengah transparan, seperti pada cerek air. HDPE terasa lebih lunak dibandingkan PET, dan cirinya tidak mudah penyok seperti pada botol air #1. Di bawah ini ada beberapa contohnya: Apa pentingnya hal ini? Kalau kita tidak bisa mengurangi konsumsi kita secara berarti atau memakai ulang botol-botol bekas, upaya terakhir kita adalah dengan mendaur-ulangnya. Menyingkirkan benda-benda ini dari tanah merupakan jalan termudah mengurangi jejak karbon kita, karena ada begitu banyak botol yang dibuang ketempat sampah. Pada tahun 2001, Amerika menghasilkan lebih dari 1.980.000 ton HDPE tetapi hanya mendaur-ulang 380.000 ton saja. Saya kira kita dapat menguranginya dengan mendaur ulangnya dengan seksama. Kita dapat menggunakannya kembali dengan cara memanfaatkannya sebagai berbagai macam benda seperti pipa pembuangan, flm, komposit kayu dan plastik, botol detergen, palet, botol oli, pena, bangku, kandang anjing, tempat sampah dan sebagainya.

JENIS 3 :

Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V. V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastikpembungkus (cling wrap), dan botolbotol. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain (bukan bertanda 3 dan V) seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya). Polyvinyl Chloride (PVC atau V), juga dikenal sebagai plastik #3, sangat jarang dijumpai sebagai plastik keperluan rumah tangga. Hanya 2% dari semua wadah plastik terbuat dari PVC, plastik jenis ini secara tidak sengaja ditemukan pada tahun 1800-an. Bahan apa yang digunakan untuk membuatnya? PVC adalah Polyvinyl Chloride – Rumus molekulnya adalah (-CH2-CHCl-)n. Ini merupakan resin yang liat dan keras yang tidak terpengaruh oleh zat kimia lain. Digunakan untuk apa saja? PVC dapat dijumpai pada tanda lalu lintas, botol minyak goreng, kabel listrik, botol pembersih kaca, mainan, botol shampoo, pipa air, kemasan kerut, dan kemasan makanan cepat saji. Dapatkah itu di daur ulang di tempat? Tidak, sayangnya, plastik #3 ini tidak dapat di daur ulang di tempat daur-ulang setempat. Mudah-mudahan hal ini tidak berlangsung lama. Sementara ini, kalau mungkin, jangan menggunakannya, atau kalau terpaksa menggunakannya, pakailah yang bekas. Seperti apa wujudnya? PVC ini tipis, transparan, dan ringan, tetapi juga halus dan tidak tahan lama. Oleh sebab itu Anda dapat menjumpainya dalam bentuk kemasan blister, dan kotak makanan dan bungkus sekali buang. Berikut ini dapat Anda lihat contohnya: Apa pentingnya hal ini? Sekali plastik diciptakan, maka akan tetap ada dalam waktu yang sangat lama. Mungkin hal terbaik untuk menyingkirkan PVC (di kebanyakan tempat PVC tidak bisa di daur-ulang). Yang terbaik adalah menghindari produk yang menggunakan plastik jenis ini sebagai kemasan. Program daur-ulang seharusnya diperluas dan memasukkan semua jenis resin plastik, sehingga PVC termasuk didalamnya, sehingga benda seperti kabel, lantai, panel dan alat pengikat dapat di daur-ulang. Kedengarannya menjemukan, namun mengurangi pengaruh kita dengan segala cara yang memungkinkan merupakan cara yang nyata untuk mempertahankan masa depan. Kita harus menggunakan lebih sedikit, dan mendaur-ulang lebih banyak.

JENIS 4 :

Low Density Polyethylene (LDPE), juga dikenal sebagai plastik #4, diciptakan pada tahun 1933 oleh Imperial Chemical Industries. Di tahun 1999, LDPE hanya 1% saja digunakan sebagai botol plastik di seluruh Amerika. Walaupun tidak banyak, plastik ini sangat mempengaruhi kehidupan kita. Bahan apa yang digunakan untuk membuatnya? LDPE adalah plastik yang mudah dibentuk ketika panas, yang terbuat dari minyak bumi, dan rumus molekulnya adalah (-CH2CH2-)n. Dia adalah resin yang keras, kuat dan tidak bereaksi terhadap zat kimia lainnya, kemungkinan merupakan plastik yang paling tinggi mutunya. Digunakan untuk apa saja? LDPE dapat dijumpai pada tas plastik, botol, kotak penyimpanan, mainan, perangkat komputer dan wadah yang dicetak. Dapatkah itu di daur ulang di tempat? Tidak, sayangnya, plastik #4, tidak dapat didaur-ulang di kebanyakan tempat pendaur-ulang, mudah-mudahan ini akan segera berubah. Sementara itu, sedapat mungkin hindarilah menggunakannya, serta gunakan ulang kalau mungkin. Seperti apa wujudnya? LDPE bisa tembus cahaya ataupun pekat, dan sangat kuat, sangat lentur, kedap air dan tidak dapat dihancurkan seperti plastik lain yang lebih keras. Di bawah ini adalah contohnya:

Apa pentingnya hal ini? Sekali diciptakan, maka plastik akan tetap ada dalam waktu yang sangat lama. Mungkin hal terbaik adalah menyingkirkan LDPE dari permukaan tanah (LDPE tidak mudah didaur-ulang). Yang terbaik adalah menghindari produk yang menggunakan plastik jenis ini sebagai kemasan. Program daur-ulang seharusnya diperluas dan memasukkan semua jenis resin plastik, sehingga LDPE termasuk di dalamnya, sehingga benda seperti keranjang sampah, map plastik, ubin, furniture, tempat penyimpan beras, panel, bahan bangunan dapat di daur-ulang. Kedengarannya menjemukan, namun mengurangi pengaruh kita dengan segala cara yang memungkinkan merupakan cara yang nyata untuk mempertahankan masa depan. Kita harus menggunakan lebih sedikit, dan mendaur-ulang lebih banyak. Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE. LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/ dibuat dari minyak bumi) , biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek. Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah : 1. Kuat 2. Agak tembus cahaya 3. Fleksibel dan permukaan agak berlemak 4. Pada suhu di bawah 60 C sangat resisten terhadap senyawa kimia 5. Daya proteksi terhadap uap air tergolong baik 6. Kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen 7. Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas, tetapi kuatdan memiliki resisitensi yang baik terhadap reaksi kimia. Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

JENIS 5 :

Polypropylene (PP), adalah plastik #5, diciptakan pada tahun 1957, merupakan alternatif yang murah pengganti polyethylene. Di tahun 1999 polypropylene hanya menyumbang 2 % pada produksi botol plastik di Amerika. Selain botol, sebagian besar kemasan makanan kita terbuat dari plastik no. 5 ini. Kenyataannya, ini adalah plastik yang paling umum dijumpai dalam bentuk yang bukan botol. Bahan apa yang digunakan untuk membuatnya? Polypropylene merupakan plastik polymer yang mudah dibentuk ketika panas, rumus molekulnya adalah (-CHCH3-CH2-)n. Yang lentur, keras dan resisten terhadap lemak. Digunakan untuk apa saja? Polypropylene dapat dijumpai pada wadah makanan, kemasan, pot tanaman, tutup botol obat, tube margarin, tutup lainnya, sedotan, mainan, tali, pakaian dan berbagai macam botol.

Dapatkah itu di daur ulang di tempat? Tidak, sayangnya plastik #5 ini tidak dapat didaurulang di kebanyakan tempat pendaur-ulang, mudah-mudahan ini akan segera berubah. Sementara itu, sedapat mungkin hindarilah menggunakannya, serta gunakan ulang kalau mungkin. Seperti apa wujudnya? Polypropylene bisa tembus cahaya ataupun pekat, dan sangat kuat, sangat lentur, kedap air dan tidak dapat dihancurkan seperti plastik lain yang lebih keras. Di bawah ini adalah contohnya:

Apa pentingnya hal ini? Sekali diciptakan, maka plastik akan tetap ada dalam waktu yang sangat lama. Mungkin hal terbaik adalah menyingkirkan polypropylene dari permukaan tanah (polypropylene tidak mudah didaur-ulang). Yang terbaik adalah menghindari produk yang menggunakan plastik jenis ini sebagai kemasan. Program daur-ulang seharusnya diperluas dan memasukkan semua jenis resin plastik, sehingga polypropylene termasuk didalamnya, sehingga benda seperti kabel, sapu, lampu, peralatan rumah tangga, pengikis es, rak sepeda, tempat beras dan nampan dapat di daur-ulang. Kedengarannya menjemukan, namun mengurangi pengaruh kita dengan segala cara yang memungkinkan merupakan cara yang nyata untuk mempertahankan masa depan. Kita harus menggunakan lebih sedikit, dan mendaur-ulang lebih banyak. buhan dan meditasi Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. Jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.

JENIS 6 :

Polystyrene (PS), juga dikenal sebagai plastik #6, secara tidak sengaja ditemukan oleh seorang ahli farmasi dari Berlin di tahun 1839. Saat ini polystyrene sangat luas penggunaannya, walau jarang digunakan pada botol plastik, mengandung benzene yang secara umum dikenal sebagai zat carcinogen (penyebab kanker). Bahan apa yang digunakan untuk membuatnya? Polystyrene adalah plastik polymer yang mudah dibentuk bila dipanaskan, rumus molekulnya adalah (-CHC6H5-CH2-)n. Sangat kaku dalam suhu ruangan. Digunakan untuk apa saja? Polystyrene dapat dijumpai pada perkakas dari plastik, kotak CD, gelas plastik, wadah makanan dan nampan. Dapatkah itu di daur ulang di tempat? Tidak, sayangnya plastik #6 ini tidak dapat didaurulang di kebanyakan tempat pendaur-ulang, mudah-mudahan ini akan segera berubah. Sementara itu, sedapat mungkin hindarilah menggunakannya, serta gunakan ulang kalau mungkin. Seperti apa wujudnya? Polypropylene bisa tembus cahaya, bisa juga berwarna. Fleksibel pada batas tertentu, namun secara umum kaku, sangat baik hasilnya bila dicetak dengan rancangan yang rumit. Anda bisa melihatnya di bawah ini:

Apa pentingnya hal ini? Sekali diciptakan, maka plastik akan tetap ada dalam waktu yang sangat lama. Mungkin hal terbaik adalah menyingkirkan polystyrene dari permukaan tanah (polystyrene tidak mudah didaur-ulang). Yang terbaik adalah menghindari produk yang menggunakan plastik jenis ini sebagai kemasan. Program daur-ulang seharusnya diperluas

dan memasukkan semua jenis resin plastik, sehingga polystyrene termasuk didalamnya, sehingga benda seperti kabel, sapu, lampu, peralatan rumah tangga, pengikis es, rak sepeda, tempat beras dan nampan dapat di daur-ulang. Kedengarannya menjemukan, namun mengurangi pengaruh kita dengan segala cara yang memungkinkan merupakan cara yang nyata untuk mempertahankan masa depan. Kita harus menggunakan lebih sedikit, dan mendaur-ulang lebih banyak. Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. PS (polystyrene) ditemukan tahun 1839, oleh Eduard Simon, seorang apoteker dari Jerman, secara tidak sengaja. PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga. JENIS 7 :

Anda harus mebgamati dengan seksama agar dapat menemukan sesuatu yang berlabel plastik #7. Ketika menjumpai kode identifikasi plastik #7, kode yang dicadangkan bagi bahan yang dibuat dari plastik campuran, atau lainnya. Oleh sebab itu sangat jarang ditemukan kode plastik #7 ini. Plastik jenis ini tidak dapat didaur-ulang, jadi mengapa harus menggunakannya? Bahan apa yang digunakan untuk membuatnya? Paling sering, produk dengan label #7 terbuat dari campuran dua atau lebih jenis plastik (#1 sampai #6). Kadang kala label #7 mengindikasikan bahwa bahan baku resinnya tidak diketahui. Digunakan untuk apa saja? Bisa jadi untuk segala macam benda, namun paling sering akan Anda jumpai plastik #7 digunakan dalam industri minuman ataupun makanan Dapatkah itu di daur ulang di tempat? Sayangnya tidak, plastik #7 tidak dapat didaur-ulang dengan cara tradisional, karenanya carilah alternatif lain. Seperti apa wujudnya? Karena bisa dibuat dari apa saja, dia bisa berbentuk apa saja. Saya sudah mengumpulkan berbagai macam plastik selama beberapa minggu, tetapi hanya menemukan dua benda yang berlabel plastik #7.

Apa pentingnya hal ini? Sekali diciptakan, maka plastik akan tetap ada dalam waktu yang sangat lama. Kita harus menolak menggunakan benda yang berlabel plastik #7. Sebagai pelanggan, kita harus menutup celah untuk mendorong industri daur-ulang, itu berarti juga membeli produk hasil daur-ulang. Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisann OTHER. Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 jenis, yaitu : 1. SAN – styrene acrylonitrile 2. ABS – Acrylonitrile butadiene styrene 3. PC – polycarbonate 4. Nylon Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan. SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa. Plastik dengan jenis 7 yaitu SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. Bagaimana jenis plastik dengan kode 7 serta tulisan PC? PC – atau nama Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula. Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas. Dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->