P. 1
laporan PKL

laporan PKL

4.0

|Views: 18,475|Likes:
Published by ekobudisampurno

More info:

Published by: ekobudisampurno on Jun 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/04/2015

pdf

text

original

2.3.1 Kepala Dinas Teknik / Pengolahaan ( KDT/P )

a. Tugas dan Tanggung Jawab Seorang ( KDT / P )

1. Memonitor dan mengevaluasi biaya pengolahaan dan biaya umum sehingga diperoleh harga
Pokok serendah mungkin
2. Mengevaluasi dan memonitor pemakai spare part pabrik secara umum serta bahan – bahan
Proses pengolahaan seefisien dan seefektif mungkin
3. Melaksanakan inspeksi secara rutin ke PKS yang dipimpinnya
4. Melaksanakan pengendalian pemakaian sumber daya sistem kerja PKS
5. Mengevaluasi atau menyetujui rencana kerja dan Anggaran Perusahaan ( RKAP ) dan Rencana
Kerja Operasional ( RKO ) yang di buat masing – masing PKS yang di pimpin
6. Memonitor atau mengevaluasi dan meningkatkan perolehan rendemen minyak dan inti sawit
Dengan menekan losis secara mungkin
7. Mengambil langkah – langkah penyelesaian jika terjadi gejolak atau penyimpangan yang terjadi
Di PKS Pagar Marbau
8. Bertanggung Jawab Kepada Direksi PTPN II

b. Wewenang Seorang Manager

1. Berwewenang terhadap semua pekerjaan yang ada di perusahaan serta terhadap
pemakaianmesin – mesin dan peralatan
2. Menyetujui wewenang dan tanggung jawab personil yang di bawahinya sesuai dengan bagan

organisasi

2.3.2 Asisten Laboratorium
a. Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Asisten L aboratorium

1. Mengawasi operasi pabrik dalam hal kendali mutu dengan menggunakan semua sarana yang
telah di sediakan untuk mencapai kualitas dan kuantitas selama proses pengolahan
berlangsung
2. Melaksanakan pemeriksaan besarnya losess minyak dan inti yang terjadi selama proses
pengolahan berlangsung
3. Mengawasi pemakaian bahan – bahan laboratorium dan bahan – bahan pembantu selama
proses pengolahan berlangsung
4. Mengawasi pemeriksaan limbah pabrik baik dari hasil kegiatan hasil produksi pabrik maupun
kegiatan – kegiatan lain dan pengaruhnya terhadap lingkungan sekitar
5. Mengawaasi dan membuktikan jumlah TBS yang masuk ke pabrik sesuaia dengan SPB dari
tiap – tiap afdeling untuk menentukan kapasitas olah, dan perhitungan renfdamen bersama
dengan asisten pengolahan

8

6. Mengawasi jumlah pengeluaran baik hasil produksi maupun tandan kosong dari kegiatan

produksi

7. Mengawasi proses pengolahan air baik untuk kebutuhan proses maupun kebutuhan
domestik di sekitar pabrik
8. Membuat laporan sebagai informasi bagi unit pengolahan
9. Bertanggung Jawab terhadap manager pabrik

b. Wewenang Asisten Laboratorium

1. Menjamin dan menyetujui proses pengolahan
2. Menyetujui wewenang dan tanggungjawab personil yang di bawahinya sesuia dengan bagian
organisasi perusahaan
3. Menjamin dan menyetujui rencan kalibrasi peralatan atau pengukuran di pabrik yang di
tugaskan kepadanya
4. Melaksanakan penelitian dan pengujian terhadap produk atau proses baru

2.3.3 Asisten Pengolahan
a. Tugas dan Tanggunjawab Seorang Asisten Pengolahan

1. Menjamin bahwa kebijakan mutu, di megerti , di terapkan, dan di pelihara di seluruh
mandor – mandor dan pekerja di proses pengolahan
2. Membuat rencana pemakaian tenga kerja, peralatan dan bahan – bahan kimia yang di
guanakan pada proses pengolahan sesuai dengan RKAP dan penjabaran ke RKO
3. Berusaha agar proses pengolahan dilakukan efektif dan efisien, supaya produktifitas dapat

tercapai

4. Mempersiapakan agenda meeting yang berhubungan dengan proses pengolahan seperti
produksi, tenga kerja, peralatan, bahan – bahan kimia dan peralatan yang di gunakan
5. Mengendalikan proses sesuai pengolahan dengan spesifikasi yang telah di tetapkan
6. Melakukan pengawasan terhadap identifikasi dan mampu telusur yang berhubungan dengan
proses pengolahan sampai final produk di gudang.
7. Melakukan adjusment sesuai data – data yang telah di berikan oleh asisten laboratorium
8. Melakukan pengawasan terhadap jumlah bahan baku yang diterima serta produksi yang di

kirim

9. Mengawasi penanganan proses pengolahan dan final produk sesuai dengan kriteria yang
telah di tentukan serta penanganan packing dan penyimpanannya
10. Mengawasi dan melakukan stock produksi yang ada di gudang atau storage tank
11. Mengendalikan cacatan mutu termasuk identifikasi, pengarsipan, pemeliharaan, apakah
sesuai dengan spesifikasi yang telah di tentukan
12. Mengorganisasikan audit di proses pengolahan sehingga Internal Audit dan External Audit
dapat dilaksanakan secara efektif
13. Bertanggungjawab terhadap kebersihan seluruh lingkungan pabrik

9

14. Bertanggungjawab terhadap pencapaian target produksi sesuai dengan bahan baku yang di

terima

15. Melakukan tindakan perbaikan dan pencegahan yang di tentukan di dalam Internal Audit
dan Ekstenal Audit
16. Menandatangani dab mengevaluasi check sheet dalam proses pengolahan
17. Membuat laporan manajemen pengolahan
18. Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan untuk semua mandor proses pengolahan

b. Wewenang Seorang Asisten pengolahan

1. Menentukan Annual Goal ( sasaran mutu ) tahunan yang berhubungan dengan proses di
pengolahan
2. Memulai dan menghentikan produksi sesuai dengan rencana produksi
3. Melakukan penyesuaian proses produksi sesuai dengan data yang diterima dari
laboratorium
4. Menghentikan produksi apabila terjadi trouble shooting peralatan
5. Menyetujui wewenang dan tanggungjawab personil yang di bawahinya sesuai dengan
organisasi

2.3.4 Asisten Maintenance/Bengkel Umum/Bengkel Listrik/Bengkel Traksi
a. Tugas dan tanggungjawab seoran asisten maintenance/bengkel umum/bengkel listrik/
bengkel traksi

1. Menjamin bahwa kebijakan mutu, dimegerti, diterapkan, dan dipeliharaoleh semua mandor
– mandor dan pekerja di bengkel
2. Menjamin bahwa semua aktifitas yang di lakukan oleh pelaksanaan teknik sesuai dengan
prosedur mutu, instruksi kerja yang telah didokumentasikan dan diimplementasikan sampai
efektif

3. Mempersiapkan agenda meeting untuk tinjauan manejemen yang berhubungan dengan
masalah – masalah di bengkel
4. Mengajukan permintaan bahan – bahan dan alat /mesin untuk kepentingan dibengkel sesuai
dengan perencanaan yang telah di buat
5. Menjamin bahwa semua peralatan/mesin yang digunakan dalam proses telah siap di
operasikanoleh pabrik
6. Merencanakan semua peralatan/mesin baik pemeliharaan secara rutin maupun
pemeliharaan break down
7. Menjamin dan mengecek rencana dengan aktifitas – aktifitas hasil pemeliharaan baik secara
rutin maupun break down
8. Bertanggungjawab terhadap pemakaian spare parst serta mencatat waktu pemeliharaan
9. Menandatangani laporan pemeliharaan rutin dan pemeliharaan break down
10. Membuat laporan Emergency Maintenance
11. Bertanggungjawab terhadap pelaksanaan kalibrasi alat – alat pemeriksaan pengukuran dan
alat – alat ujiyang di gunakan di pabrik
12. Mengidentifikasi kebutuhan terhadap semua personil yang ada pada pengawasannya
13. Menindak lanjutin tindakan – tindakan perbaikan yang di temukan pada internal audit

10

b. Wewenang Asisten Maintenance/Bengkel Umum/Bengkel Listrik/Bengkel Traksi

1. Menerima lapran hasil perbaikan/reperasi yang diborongkan kepada kontraktor
2. Membantu manager dalam evaluasi hasil reperasi yang dilakukan pemborong
3. Menentukan spare past yang di gunakan pada mesin sesuai dengan standar yang telah di

tetapkan

4. Menyetujui pekerjaan yang telah dilakukan oleh mandor / mekanik / listrik termasuk work

shop

5. Menyetujui wewenang dan tanggungjawab personil yang di bawahinya sesuai dengan badan

organisasi

2.3.5 Kepala Tata Usaha ( KTU )
a. Tugas dan Tanggungjawab seorang Kepala Tata Usaha ( KTU )

1. Menjamin bahwa kebijakan mutu, dimengerti, diterapkan, dan dipelihara oleh semua
personil yang ada bagian administrasi
2. Menjamin bahwa semua aktifitas pekerjaan pada pembeli, persetujuan rekanan, pengadaan
produk yang tidak berwujud sesuai dengan prosedur mutu yang telah di ddokumentasikan
dan di terapkan secara efektif
3. Memeriksa dan mengevaluasi setiap permintaan dari bagian yang terkait untuk di sesuaikan
kepada rekening anggaran / budget
4. Mengawasi pelaksanaan identifikasi terhadap semua bahan / alat yang di terima di gudang

pabrik
5. Mengawasi keberadaan stok bahan alat yang ada di gudang pabrik
6. Membuat atu melaksanakan pengeluaran barang dan penerima barang
7. Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan untuk semua personil di bagian administrasi

b. Wewenang seorang Tata Kepala Usaha ( KTU )

1. Melakukan tindakan perbaikan atau pencegahan jika terjadi suatu masalah yang
berhubungan dengan pemeliharaan, sesuai dengan persetujuan asisten terkait
2. Memeriksa atu mengoreksi daftar sisa barang yang ada di gudang masing – masing di PKS
3. Menyetujui Wewenang dan tanggungjawab personil yang di bawahinya sesuai dngan
bagian organisasi

2.3.6 Perwira Pengaman ( PAPAM )
a. Tugas dan Tanggungjawab Seorang Perwira ( PAPAM )

1. Menjamin bahwa kebijakan mutu, dimengerti, diterapkan dan diperlihara di seluruh tingkat
organisasi Papam PKS Pagar Marbau
2. Membantu Manager di dalam penanganan di pabrik / kebun dan unit kebun
3. Menangani hal – hal pencurian dan tersangka dan menyerahkan kepda pihak yang berwajib,
serta di dalamnya penanganan pengamanan kebun atau pabrik
4. Mengadakan jaringan komunikasi / pendekatan terhadap pihak yang terkait di dalm
penanganan unujk rasa dan lain – lain yang sifatnya untuk mengamankan kebun atau pabrik
5. Mengadakan dan menugaskan personil yang di bawahinya untuk melaksanakan patroli pada
area pabrik dan kebun

b. Wewenang Seorang Perwira Pengaman

Menyetujui wewenang dan tanggungjawab personil yang dibawahinya sesuai dengan badan
organisasi

11

2.4 MANAJEMEN PERUSAHAAN

Karyawan PKS Pagar Marbau di bagi menjadi 2 jenis yaitu :
1. Pegawai staf, golongan III-A sampai IV-D
2. Pegawai Non – staf , golongan I-A sampai II-D
Pada masa produksi jam kerja yang di berlakukan bagi setiap karyawan / staf produksi
adalah dengan pembagian jam kerja menjadi 2 shift yaitu sebagai berikut :
1. Shift I :

pukul 07.00 – 19.00 WIB

2. Shift II :

pukul 19.00 – 07.00 WIB
Sedangkan untuk karyawan di bagian administrasi masa jam kerja selama 6 jam hari kerja
dalam seminggu kecuali hari minggu dengan jam kerja kantor adalah sebagai berikut :
Pukul 07.00 – 12.00 WIB

: Jam Kerja

Pukul 12.00 – 14.00 WIB

: Jam istrihat

Pukul 14.00 – 16.00 WIB

: Jam Kerja setelah Istrihat
Salah satu faktor yang mempengaruhi produktifitas staf dan karyawan adalah
kesejahteraan karyawan itu sendiri. Untuk itu perusahan telah menyediakan fasilitas –
fasilitas sebagai berikut :
1. Perumahan bagi staft dan karyawan maupun keluarganya dan apabila tidak
mengambil perumahan diberikan bantuan dana sewa rumah sebesar 25 %
2. Sarana pendidikan untuk anak – anak karyawan
3. Memberikan bantuan dana pendidikan berupa uang kost untuk anak – anak staf
maupun karyawan yang kuliah atau bersekolah jauh dari rumah
4. Sarana kesehatan untuk staf dan karyawan beserta keluarganya berupa Rumah Sakit

PTPN II
5. Membangun sarana Olah Raga serta memberikan cuti tahunan

12

BAB III

LANDASAN TEORI

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->