P. 1
TUGAS BIOLOGI

TUGAS BIOLOGI

|Views: 16|Likes:
Published by Misra Yuni MG

More info:

Published by: Misra Yuni MG on Jun 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/18/2012

pdf

text

original

Tugas kelompok : II tentang biooptik

CAHAYA
Pendahuluan
Menurut hakekatnya cahaya itu tidak dapat lihat,namun akan terkesan bila cahaya itu mengenai suatu benda. cahaya besifat gelombang sehingga kita mengetahui adanya peristiwa Refraksi,Difraksi ,Dispersi, dan Refleksi.

Sumber dan sifat cahaya
Sumber cahaya dapat di bagi menjadi :

Cahaya alam (NATURAL LIGHTING)
cahaya alam adalah sumber cahaya yang berasal dari alam.
Ex : Cahaya matahari

Cahaya buataan ( ARTIFISIAL)

Sumber cahaya yang di buat oleh manusia itu sendiri.
Ex : : : : cahaya listrik (cahaya fluoresen) cahaya gas cahaya lampu minyak cahaya lilin.

Sifat –sifat cahaya :
1.cahaya merambat lurus 2. cahaya dapat menembus benda bening 3. cahaya dapat melakukan pembiasan,pantulan dan bpembelokan

Fotometri dan Satuan
 Fotometri adalah :

Ilmu yang mempelajari tentang pengukuran kwantitas cahaya. fotometri diantaranya adalah :
 Kuat arus cahaya( Intesitas cahaya. I)

jumlah cahaya yang di pancaran dari setiap satuan sudut(candella)(Cd)
 Arus cahaya (fluks cahaya F)

banyaknya cahaya yang di pancarkan dari setiap satu satuan waktu. satuan untuk F = Lumen

Kuat penerangan.(E)
jumlah cahaya tiap satuan luas. Satuan untuk penerangan adalah Lumen, yang mana tiap 1M 2 menerima cahaya 1 lumen. Sehingga dapat di rumuskan sbb :

F E  A
Dengan : E= kuat penerangan(Luks) F= Arus cahaya (Lumen) A= Luas bidang m 2

Terang cahaya besar kuat cahaya tiap cm 2dari luas permukaan cahaya, sehingga dapat dirumuskan :

I e A
Dengan : e=terang cahaya(stilb) I= kuat cahaya (candela) A= Luas permukaan sumber cahaya

m

2

Alat pengkur cahaya
1.Foto meter sederhana
yaitu terdiri dari kertas ditengah-tengahnya bintik minyak,sehingga bintik minyak yang kena cahaya akan lebih terang dibandingkan dengan sekitar kertas yang ada bintik minyak tersebut. Maka dapat dirumuskan:

I1 I2  2 2 R1 R2

2.Fotometer buataan Lummer dan brodhun
biasanya digunakan GARVANOMETER dan LUKS METER LUKS METER berfungsi untuk : untuk menentukan waktu exsposure(pencahayaan). dengan menggunakan luks meter dapat diperoleh data Sbb: 1. Cahaya matahari 100.000 luks 2. Lampu-lampu gedung bioskop 50.000 luks 3. Ruangan aula 300 luks 4. Ruangan membaca 150 luks 5. Bulan purnama 0,2 luks 6. Binta malam hari 0,003 luks

Hubungan gelombang cahaya dengan gelombang elektromaknetik

cahaya yang masuk melewati prisma akan di biaskan(direfraksi) dan diuraikan (dispersi) menjadi tujuh warna seperti yang ada pelangi Gelombang cahaya dibagi atas :
A. ungu ultra panjang gelombang 100-400 nm. 1 nm = 10 9 meter Berdasarkan ungu ultra, dibagi dua sub yaitu :  efek radiasi  Efek biologis

Berdasarkan efek radiasinya di bagi atas :
Wavelength
Vacuum
Far Middle Near Atinic

100-200
100-280 280-320 315-400 200-320

Berdasarkan efek biologis tehadap organ mata dan kulit
Daerah ungu ultra Panjang gelombang (nm) efek

Ungu ultra A

320-400 290-320

Fluoresen(ungu ultra)

Ungu ultra B

Erithema(kemerahan kulit)

Ungu ultra C

100-290

Germisidial (membunuh kuman

B.Sinar tampak (visible light) dengan panjang gelombang 400-700 nm

C.sinar merah infra(I.R) dengan panjang gelombang 700  104 merah infra di bagi atas :

-near infra red -middle infra red -far inra red

: 0,75  3m : 3  30m : 30  103M

PENGGUNAAN SINAR DALAM BIDANG KEDOKTERAN
A. Sinar tampak sinar tampak dipergunakan untuk mengetahui secara langsung,apakah bagian tubuh baik luar maupun dalam mengalami kelainan atau tidak. Untuk itu di golong sebaga berikut : a. transilluminasi untuk mengetahui gejala yang ada di kepala dan organ tubuh lain. Ex : gejala hidrosafalus(kepala mengandung cairan) : pneumetoraks(kelainan testes dan payudara)

b.Endoskop Alat yang di pergunakan untuk melihat ruang didalam tubuh. Alat ini terdiri dari fiberglas danlampu. Cahaya yang lewat melalui fiberglas akam dipantulkan sehingga gambar didalam tubuh akan terlihat dengan mudah. Sifat dari fiberglas ini mudah di bengkokan c. Sistoskop

Dipergunakan untuk melihat struktur di dalam kandung kencing. prinsipnya sama dengan endoskop
d.protoskop Dipergunakan untuk melihat struktur rektum ( Dubur) prinsi sama dengan endoskop

e.Bronkhoskop alat yang digunakan untuk melihat bronkus paru-paru

B.ungu ultra
Sinar ungu ultra memiliki efek fisik,biologis dan kimia, makanya sering terjadi kemerahan pada kulit(erithema),pembentukan vitamin D,dan digunakan juga sterilisasi karena mengandung bacterisid. Spektrum ungu ultra dari masing-masing lampu sebg berikut : A. lampu merkuri tekanan rendah( 235 nm) B. lampu merkuri tekanan tinggi (200-230 nm) C.lampu fluoresen (> 320 nm) D. lampu cahaya hitam (366 nm)

C.Merah infra Merah infra dihasilkan oleh lampu berfilter merah dengan daya 250 watt,750b watt , sinar matahari,emisi lampu pijar, lampu fluoresen, dan temperatur tinggi dari komponen listrik. Kegunaan merah infra 1. sebagai daitermi pada penderita artritis 2.sebagai fotografi untuk peneteksi thermogram 3.sebagai fotografi refleks untuk aliran vena pada kulit 4.sebagai fotografi terhadap pupil mata penyebab dari merah infra a.menyebabkan heat stress

Lanjutan………. b.pada gelombang >1,5 nm tubuh akan opaque c.pada gelombang 1,3-1,5 nm sukar melewati mata dan akan diserap saja d.pada gelombang 1,1m energi akan di transmisi melalui kornea dam masuk keretina e.pada gelombang 0,75  1,3m kulit yang diradiasi akan transparan f. penyinaran selama 10-15 tahun terhadap pekerja gelas dengan intensitas 0,1  0,1wcm 2 menyebabkan katarak lensa mata

D.Sinar biru Sinar biru di pergunakan untuk fototerapi dibawa intensitas -450 nm,bagi penderita penyakit kuningan.

Kesimpulan
dengan uraian diatas sinar-sinar dapat di pergunakan sebagai diagnostik dan juga untuk penyembuhaan. Ex : pengobatan warna (color therapy) juga digunakan untuk pembangkit panjang gelombang yang dinginkan(biru,hijau, merah dan kuning) penggunaan electroda untuk pengobatan berbagai penyakit.

LENSA
Berdasarkan bentuk permukaannya,maka lensa di bagi menjadi dua yaitu: 1.lensa yang mempunyai permukaan sferis 2. lensa yang mempunyai permukaan slinders. A. permukaan sferis juga di bagi menjadi 2 yaitu : 1. lensa konvergen/konveks yaitu : sinar sejajar menembus lensa akan berkumpul menjadi bayangan nyata,biasa disebut lensa cembung/positif. 2.lensa divergen yaitu : Sinar yang menembus lensa akan menyebar,biasa juga di sebut lensa cekung/negatif.

Lensa yang berpermukaan slinder
lensa ini mempunyai titik fokus, yang positif dan ada pula yang mempunyai panajang fokus negatif

KESESATAAN LENSA(ABERASI)
KESESATAAN LENSA INI BERKAITAN DENGAN JARAK BENDA,JARAK BAYANGAN,JARAK FOKUS DAN RADIUS KELENGKUNGAN .

MACAM-MACAM ABERASI
1.Aberasi sferis 2. Koma 3. Astigmatisma 4.Kelengkungan medan 5.Distorsi 6.Aberasi kromatis

A. Aberasi Sferis
Sinar aberasi sferis ini berasal dari pinggir lensa yang menbentuk bayangan dan disebabkan oleh kelengkungan lensa. Aberasi ini dapat di hilangkan dengan menggunakan diafragma,juga memiliki dua lensa yang berlainan.

B.Koma
terjadi karena tidak sanggupnya lensa menbentuk bayangan dari sinar dtengah-tengah dan sinar tepi. Dan membentuk bayangan seperti bintang berekor. C.astigmastima Merupakan kesesataan lensa yang di akibatkan oleh pembentukan sudut besar dengan sumbuhnya sehingga bayangan yang terbentuk ada 2 yaitu: 1.Primer 2.sekunder D.kelengkungan medan merupakan terbentuknya bayangan bukan pada suatu bidang datar melainkan pada bidang lengkung

E.Distorsi
Merupakan terbentuknya bayangan palsu,karena didepan atau di belakang di letakan diafragma atau cela. Bendanya berbentuk kisi,akan tampak bayangan seperti tong atau atau bantal. F.Aberasi kromatis

merupakan perbedaan warna yang di hasilkan oleh fokus lensa,akibatnya akan tampak bayangan di berbagai jarak dari setiap lensa.
Ada dua macam aberasi kromatis yaitu : 1.Aberasi kromatis aksial/longituginal. Yaitu : perubahaan jarak bayangnan sesuai dengan indeks biasnya 2.Aberasi kromatis Lateral yaitu : perubahaan aberasi dalam ukuran bayangan.

TERIMAKASIH

GOOD LUCK

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->