P. 1
BAB XII Spesifikasi Teknis

BAB XII Spesifikasi Teknis

|Views: 6,974|Likes:
Published by Arya Wibawa

More info:

Published by: Arya Wibawa on Jun 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/21/2015

pdf

text

original

1. Umum

• Setiap pemborong yang menangani pekerjaan ini,
haruslah mempelajari seluruh Dokumen Kontrak
dengan teliti, untuk mengetahui kondisi yang
berpengaruh pada pekerjaan.
• Pemborong harus menawarkan seluruh lingkup
pekerjaan yang dijelaskan

baik dalam spesifikasi
ataupun yang tertera dalam gambar-gambar, dimana
bahan-bahan dan peralatan yang digunakan harus sesuai
dengan ketentuan-ketentuan pada spesifikasi ini.

XII-47

SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR

• Bila ternyata ada perbedaan antara spesifikasi bahan
atau peralatan yang dipasang dengan spesifikasi yang
dipersyaratkan pada pasal ini, merupakan kewajiban
Pemborong untuk mengganti bahan atau peralatan
tersebut sehingga sesuai dengan ketentuan pada pasal ini
tanpa adanya ketentuan tambahan biaya.

2. Lingkup Pekerjaan
• Mengurus ijin penyambungan sistem telepon dengan
sambungannomer telepon atau sesuai persetujuan Pemberi
Tugas.
• Mempersiapkan jaringan dalam ( indoor wiring system),
meliputi penyediaan dan pemasangan :
−Kabel dan pipa instalasi telepon − Kabel feeder telepon
− Kotak kontak telepon
− Kelengkapan-kelengkapan lainnya yang menunjang
pekerjaan ini.
• Pengadaan dan pemasangan pesawat standard dan
pesawat eksekutif lengkap dengan display dan hands
free atau sesuai persetujuan Pemberi Tugas.
• Pengadaan dan pemasangan terminal box telepon
• Mengadakan test sistem secara menyeluruh, sehingga
sistem telepon tersebut dapat berfungsi dengan tepat dan
benar.
• Menyelenggarakan pemeliharaan terhadap sistem,
termasuk penyediaan suku

cadang selama waktu

minimal 1 tahun.
• Mengadakan training bagaimana menggunakan sistem
telepon.
3.Persyaratan Teknis
3.3.1 Pesawat Telepon (Extension)

XII-48

SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR

• Pesawat-pesawat telepon yang disediakan adalah tipe
standard dan tipe executive. Tipe executive harus
mempunyai display digital, hands free dan kelebihan
lainnya.
• Pesawat yang ditawarkan harus dinyatakan baik oleh
Perum Telkom, serta mampu bekerja secara normal pada
jaringan lokal Perum Telkom.

3.3.2 Terminal

• Untuk setiap penyambungan kabel telepon harus dengan
metoda jumpering dan memakai terminal-terminal berisolasi
sesuai standard TELKOM.
• Untuk terminal yang ditempatkan pada lokasi berkelembaban
tinggi, maka box terminal harus diberi pelindung dari
bahan anti karat dengan pintu-pintu yang kedap udara.

3.3.3 Kabel Telepon.

• Semua kabel harus mempunyai kabel cadangan untuk
pengganti, seandainya terjadi kerusakan saluran dan atau
untuk menampung perkembangan dikemudian hari.
• Untuk penggunaan didalam bangunan digunakan
jenis ITC (indoor-telepone cable) dengan diameter
minimal 0,6 mm². Jumlah inti kabel disesuaikan dengan
petunjuk dalam gambar.
• Untuk penggunaan diluar bangunan dan tertanam
digunakan UTC (Underground telepon cable) dengan
diameter minimal 0,6 mm². Jumlah inti kabel disesu aikan
dengan petunjuk dalam gambar.
• Tidak diperkenankan mengganti jenis, ukuran dan jumlah
inti kabel, tanpa ada persetujuan Pengawas Lapangan.

3.3.4 Conduit Telepon.

XII-49

SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR

•Kabel telepon dimasukkan kedalam pipa pelindung/konduit
dari pipa PVC High Impact berdiameter minimum ½
inchi.
• Pemasangan konduit harus rapi, kuat dan teratur.
• Setiap sambungan harus dilakukan pada kotak sambung
(doos) yang dilengkapi tutup.
• Untuk mempermudah pengenalan, maka konduit kabel
telepon harus dicat warna biru selebar 3 cm disetiap
jarak lebih kurang 1 meter.
• Pemasangan konduit harus dilengkapi klem, elbouw dan
peralatan bantu lain yang sesuai serta dipasang dengan
cara yang benar.

3.3.5 Outlet

• Terbuat dari bahan plastik warna putih yang tahan
panas, flush mounting dan bukan jenis claw fix.
• Dilengkapi box baja galvanized tebal minimum 3,5 mm.
4. Persyaratan Teknis Pemasangan
• Letak outlet telepon seperti yang ditunjukkan dengan
gambar dan disesuaikan dengan keadaan setempat.
• Apabila terjadi kesukaran dalam menentukan letak
tersebut, dapat dimintakan

petunjuk MK.
•Penarikan saluran (dalam konduit) harus dikelompokkan
secara rapi dengan

kode nomor yang berurutan sesuai

lokasi (nomor) pesawat telepon.
• Pemasangan konduit yang berada didalam kolom
dilaksanakan sebelum pengecoran sedangkan yang berada
didinding dilaksanakan sebelum dinding diplester. Konduit
tersebut dilengkapi kawat pancingan dan dijaga agar tidak
pecah.
•Untuk penarikan kabel dibawah tanah harus memiliki
ke dalam minimal 600 mm dan dilindungi batu

XII-50

SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR

pengaman bertuliskan “telepon”. Tidak diperkenankan
adanya penyambungan pada kabel bawah tanah.
• Pelaksanaan penarikan kabel bawah tanah tidak boleh
dilaksanakan pada malam hari dan harus disaksikan/di
setujui Pengawas Lapangan.
• Pelaksanaan instalasi pemeriksaan dan pengujian
hasil instalasi harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
yang dikeluarkan oleh TELKOM.
5. Testing/Commissioning
• Setelah pekerjaan Telephone ini diselesaikan, harus
dilakukan Testing dan Comissioning yang disaksikan oleh
Pengawas Lapangan.
• Biaya Testing menjadi beban Pemborong.

DAFTAR SPESIFIKASI TEKNIS DAN MATERIAL
No.Equipment

Material/Type

Product

ELEKTRIKAL ARUS
LEMAH

1

PABX/Key Telepon
dan Pesawat Telepon

-Panasonic
-LG

2

MATV

-Peralatan Utama

-Panasonic
-Irco Spain

-Kabel

-Belden
-Yuri
-Ikusi

3

CCTV

- Panasonic
- Phillips

4

Kabel-Kabel Arus
Lemah

-

- Kabel Metal
- Kabelindo
- Tranka
- Supreme

XII-51

SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->