P. 1
Analisi Pasar

Analisi Pasar

|Views: 95|Likes:
Published by Farri Salsabilla

More info:

Published by: Farri Salsabilla on Jun 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/21/2012

pdf

text

original

ANALISI PASAR 1. Latar Belakang Manusia dalam hidupnya memiliki berbagai jenis kebutuhan.

Salah satu dari kebutuhan tersebut adalah kebutuhan pokok dan kebutuhan sekunder. Kebutuhan Pokok merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi agar manusia dapat bertahan hidup. Kebutuhan yang termasuk kebutuhan pokok antara lain adalah kebutuhan manusia akan papan atau tempat tinggal, sandang, serta pangan. Salah satu kebutuhan pokok yang harus terpenuhi adalah kebutuhan akan pangan atau makanan. Mengingat akan pentingnya makanan bagi manusia, maka bisnis/usaha dalam bidang penyedia makanan merupakan suatu peluang usaha yang berprospek tinggi dan menjanjikan. Makanan merupakan kebutuhan setiap orang dan dibutuhkan kapan saja. Selain dikarenakan makannan merupakan kebutuhan setiap orang, lingkungan sekitar juga mendukung adanya usaha dalam bidang rumah makan. Lingkungan sekitar yang merupakan lingkungan universitas yang dipadati dengan mahasiswa yang rata-rata merupakan anak kos menjanjikan pasar yang cukup menjanjikan bagi usaha rumah makan. Melihat kenyataan tersebut maka usaha rumah makan merupakan hal yang menjanjikan bila dipilih sebagai suatu usaha di sekitar lingkungan Universitas Negeri Semarang. 2. Permasalahan Seperti yang telah diuraikan dalam latar belakang diatas, lingkungan UNNES yang dipadati dengan mahasiswa tentunya menimbulkan berbagai peluang usaha yang menjanjikan dan menguntungkan. Peluang usaha yang muncul antara lain usaha kos-kosan, percetakan dan penjilidan, laundry, serta usaha rumah makan. Dari berbagai peluang usaha tersebut, salah satu usaha yang 3. Tujuan Tujuan dari analisis pasar berikut ini adalah mengetahui minat dan ketertarikan konsumen dalam memilih rumah makan. Terutama minat pelanggan dalam memilih rumah makan prasmanan sebagai pilihan dalam meilih rumah makan. 4. Metodologi

Seperti yang telah diraikan diatas, letak geografis usaha rumah makan yang berada di lingkungan kampus yang rata-rata dihuni oleh mahasiswa, tentunya memiliki karakteristik tersendiri. Untuk mengetahui kecenderungan minat mahasiswa dalam memilih rumah makan, maka dilakukan pembagian angket pada beberapa mahasiswa. Berdasarkan angket yang disebarkan, ada beberapa kecenderungan mahasiswa dalam memilih rumah makan. Mahasiswa sebagai konsumen cenderung memilih rumah makan yang murah, enak, dan cepat dalam penyajiaannya. Selain dengan menyebarkan angket kepada para mahasiswa selaku para konsumen produk/jasa pada analisis pasar berikut ini, maka dilakukan pula wawancara dengan pelaku usaha rumah makan prasmanan Simpati. Hal ini dilakukan untuk mengetahui analisis pasar dari segi pelaku usaha, sehingga didapatkan keterangan yang lebih valid. 5. Sumber Data Teoritik / Acuan Sumber data teoritik / acuan yang dijadikan dalam analisis pasar kali ini berasal dari hasil wawancara penyedia jasa/produk, dalam hal ini pemilik rumah makan prasmanan Simpati serta wawancara pada beberapa mahasiswa yang merupakan konsumen atau pengguna produk/jasa usaha rumah makan yang banyak berkembang di lingkungan UNNES yang dilakukan dengan teknik penyebaran angket. Selain data yang diambil dari wawancara pada pelaku usaha dan angket yang disebar pada konsumen, sumber yang dijadikan acuan dalam analisis pasar berikut ini juga mengambil beberapa literatur dan artikel dari internet. 6. Objek Penelitian Dalam analisis pasar kali ini, objek yang dijadikan sebagai acuan dalam observasi adalah pemilik rumah makan Prasmanan Simpati sebagai penyedia produk/jasa. Selain observasi pada penyedia produk/jasa, konsumen dalam hal ini mahasiswa juga dijadikan sebagai objek observasi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui minat dan keinginan yang secara umum dimiliki oleh para konsumen dalam hal memilih rumah makan yang sesuai dengan keinginan konsumen. 7. Pembahasan a. Langkah-Langkah Analisis Pasar  Pasar Relevan

Mahasiswa merupakan pangsa pasar yang menjanjikan dalam usaha rumah makan di lingkungan sekitar UNNES. Hal ini dikarenakan setiap mahasiswa pasti membutuhkan makan dan tidak semua mahasiswa mempunyai waktu untuk masak karena telah disibukkan dengan tugas kuliah yang didapat dalam perkuliahan. Berdasarkan alasan tersebut maka saat ini dilingkungan UNNES banyak bermunculan usaha-usaha rumah makan yang menawarkan berbagai macam menu dan pelayanan yang beragam. Dari mulai rumah makan lesehan, angkringan, cafe, rumah makan prasmanan, warung makan sederhan, sampai dengan rumah makan yang menyediakan fasilitas pesan antar.  Permintaan Premier Pasar Relevan Berdasarkan kenyataan yang selama ini terjadi, kebanyakan mahasiswa memilih rumah makan yang murah, enak, dan cepat dalam penyajiannya. Berdasrkan hal-hal tersebut maka disekitar lingkungan UNNES kemudian muncul dan berkembang rumah makan yang menawarkan sistem prasmanan dalam penyajiannya. Dengan model ini, konsumen dapat menentukan sendiri porsi, menu, serta apa yang diinginkan sesuai dengan selera dan kebutuhan konsumen. Salah satu rumah makan yang menerapkan sistem prasmanan dalam melayani konsumen adalah Rumah Makan Simpati. Hal ini dipilih karena kebutuhan makan antara satu orang dengan yang lain itu berbeda. Selain itu, dengan model ini diharapkan pelanggan menjadi lebih puas dengan pelayanan yang diberikan serta ingin kembali lagi.  Segmen Pasar Keadaan geografis usaha rumah makan yang berada di lingkungan kampus UNNES merupakan suatu peluang usaha yang menjanjikan. Lingkungan kampus yang dipadati dengan mahasiswa yang rata-rata merupakan anak kos merupakan pangsa pasar yang menjanjikan bagi bisnis rumah makan. Mahasiswa yang umumnya telah disibukkan dengan tugas kuliah tentunya lebih memilih untuk membeli makanan jadi dari pada harus repot-repot dan menghabiskan waktu memasak. Mengingat hal tersebut, maka membuka usaha rumah

makan di lingkungan kampus UNNES merupakan salah satu peluang usaha yang menjanjikan. Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka timbullah ide ari pemilik rumah makan prasmanan Simpati untuk membuka usaha rumah makan prasmanana di lingkungan UNNES, yang tepatnya berada di jalan raya patemon. Letak geografis Rumah Maka Simpati yang berada dilingkungan kampus UNNES tentunya berpengaruh pada segmen pasar yang menjadi target usaha. Berdasarkan letak geografis tersebut maka segmen pasar utama dari rumah makan ini adalah mahasiswa.  Persaingan Sama halnya dengan usaha dalam bidang lain, usaha rumah makan juga memiliki persaingan yang cukup ketat dalam

pelaksanaannya. Untuk menyikapi persaingan usaha tersebut, maka pengelola rumah makan Simpati memilih model prasamanan sebagai salah satu strategi dalam menghadapi persaingan tersebut. Dengan strategi ini diharapkan konsumen menjadi lebih puas dalam menikmati pelayanan yang diberikan. Selain itu rumah makan simpati juga memperhatikan cita rasa dan kualitas masakan yang disajikan, sehingga pelanggan akan tetap setia untuk kembali lagi ke rumah makan tersebut. b. Prosedur Segmentasi Pasar Untuk mengetahui segmentasi pasara maka dilakukan beberapa hal. Hal petama yang dilakukan adalah dengan menyebarkan angket kepada mahasiswa selaku konsumen. Penyebaran angket dilakukan untuk mengetahui kecenderungan minat mahasiswa sebagai konsumen yang akan menggunakan produk/jasa tersebut. Dengan mengetahui kecenderungan minat konsumen, maka penyedia produk/jasa akan dapat menarik kesimpulan tentang barang /jasa apa yang sedang dibutuhkan serta strategi apa yang harus digunakan untuk dapat menarik simpati para konsumen untuk menggunakan produk atau jasa yang ditawarkannya. c. Dasar Melakukan Segmentasi Pasar Secara demografis dan geografis, warung makan prasmanan ini termasuk warung makan yang strategis. Letaknya berada di pinggir jalan raya,

sehingga siapa saja dalam menjangkaunya dengan baik. Berbeda dengan warung makan yang berada di dalam gang-gang, mereka akan susah terjangkau oleh para pembeli. Selain itu warung makan prasmanan ini mempunyai tempat yang cukup besar, sehingga mudah terlihat oleh siapa saja yang melihatnya. Pelayanan yang diberikan para pelayang di warung makan prasmanan simpati ini pun memuaskan, Pelayan di rumah makan tersebut akan langsung menghampiri pelanggan yang datang. Demi memberikan kenyamanan pada pelanggan, di warung makan prasmanan simpati ini pun terdapat fasilitas televisi yang di sediakan bagi pelanggan sebagai hiburan dalam menikmati makanan.

8. Simpulan Rumah amakan denga model prasmanan merupakan salah satu  Membangkitkan Selera Makan Pembeli „tercuci otak” begitu menyaksikan aneka masakan terhidang aneka masakan. Selera makan langsung bangkit sehingga pembeli tanpa sadar akan mengambil sebanyak banyaknya. Kebebasan memilih aneka masakan berarti kebebasan menikmati aneka makanan. Penyajian yang beragam dan bervariasi menjadi pendorong utama pembangkit selera.  Banyak Pilihan Menjadikan pembeli tidak bosan. Jika hanya satu jenis masakan bisa jadi pembeli akan jenuh dengan menu yang itu itu saja. Aneka masakan di depan mata, menyenangkan sehingga alternatif menikmati masakan lebih memungkinkan dibanding satu jenis masakan. Apalagi jika yang datang beberapa kelompok pembeli, selera tiap orang berbeda beda.  Porsi Makan Terkontrol Tiap orang memiliki kemampuan makan yang berbeda beda. Jika dengan cara prasmanan, pembeli bisa mengukur berapa banyak nasi, lauk dan sayur yang dibutuhkan. Jika cara paket, standart porsi ditentukan oleh pemilik depot, sementara prasmanan memberi kebebasan menakar porsi.  Bebas Memilih Makanan

Dengan variasi sajian pembeli bisa membuat menu khusus secara pribadi. Pembeli bebas memilih mencampur nasi jadi satu dengan kuah soto atau terpisah dalam mangkuk khusus, bisa memasangkan sayuran pecel dengan lauk tempe atau peyek sebebasnya. Untuk dibawah pulang pun, pembeli bisa menentukan satu set makanan untuk disajikan di rumah yang meliputi lauk utama, lauk pendamping, sayuran dan sambal, jika prasmanan yang dihidangkan adalah ala masakan Indonesia.  Lebih menguntungkan Pembeli Karena dengan pengaruh psikologis orang makan cenderung mengambil makanan dalam jumlah berlebih.  Menaikkan Harga Jual Bisa dijual dengan harga lebih tinggi karena ada keunikan konsep “bebas milih”, “menu lebih banyak”,”bebas ambil sendiri” dan keunggulan lainnya yang tentu saja menjadi daya tarik tersendiri.

ANALISIS PASAR PADA USAHA RUMAH MAKAN DENGAN MODEL PRASMANAN DI RUMAH MAKAN PRASMANAN SIMPATI Tugas Kelompok

Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Teknik Pemasaran Produk Dosen Pengampu Bapak Suripto

Oleh : 1. Rony Firdaus 2. Deni Elviana 3. Nuri Islamawati 4. Riyadin 1102408026 1102408036 1102408038 1102408041

JURUSAN KURIKULUM DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2011

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->