P. 1
KERANGKA KONSEP

KERANGKA KONSEP

1.0

|Views: 131|Likes:
Published by Ikratul Kadir

More info:

Published by: Ikratul Kadir on Jun 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2015

pdf

text

original

KERANGKA KONSEP

 

Dasar Pemikiran Variabel Penelitian Defenisi Operasional dan Kriteria Objektif  Hipotesis (bila ada)
Erniwati Ibrahim
BAgian Kesling FKM Unhas

KERANGKA KONSEP

Prinsip kerangka konsep diturunkan dari (beberapa) dalil, hukum, teori yang relevan dengan masalah yang diteliti, sehingga memunculkan asumsi-asumsi dan proposisi yang kemudian kalau mungkin dapat dirumuskan ke dalam hipotesis operasional atau hipotesis yang dapat diuji (testable/operational hypothesis).

KERANGKA KONSEP

Kerangka konsep ini yang sering disebut ”benang merah”, yaitu pencerminan alur dan runtut pikiran peneliti.
Kerangka konsep ini dapat digambarkan dalam bentuk bagan alur penelitian yang menggambarkan dengan jelas hubungan setiap variabel penelitian (dependen dan independen)

A. DASAR PEMIKIRAN V. YG DITELITI

Pada bagian ini, diuraikan secara singkat alasan pemilihan variabel penelitian secara ilmiah. Merujuk pada teori atau hasil penelitian yang telah dilakukan oleh orang /piak lain Pada akhir paragraf, harus dengan jelas dicantumkan sumber acuan dari mana diperoleh teori/H.penelitian tersebut,

B. Definisi Operasional dan Kriteria Objektif

DO Merupakan rumusan pengertian dari setiap variabel penelitian Definisi yang diberikan harus sesuai dengan apa yang akan dilakukan di lapangan (operasional) Dari DO, tidak didapatkan lagi pertanyaan baru, yang mengaburkan definisi tersebut Istilah yang digunakan pada penelitian perlu juga di definisikan dengan jelas (ex; air sumur Gali, Limbah cair, dll )

B. Definisi Operasional dan Kriteria Objektif

KO merupakan peryataan kriteria yang dipakai untuk menjelaskan kategori dari setiap variael agar jelas perbedaannya. Dapat dikategorikan menjadi beberapa bagian, tergantung kebutuhan penelitian Pada penelitian Analitik, biasanya di kategorikan menjadi 2 bagian, meskipun tidak jarang pula ditemukan pada penelitian deskriptif Pada bidang kesling, biasanya dipakai 2 kategori (Memenuhi syarat/Tdk memenuhi Syarat) yang dibandingkan dengan standar/acuan dari UU/PP/permenkes

Contoh perumusan DO (I)

JUDUL : Analisis Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) dan Tembaga ( Cu ) pada Kerang Anadara Sp di muara sungai Tallo Kota Makassar Tahun 2007 Kerang Anadara Sp adalah jenis kerang yang mempunyai cangkang dengan bentuk dan panjang sangat beragam, trgantung jenisnya .

Contoh perumusan DO (I)
Kerang Anadara Sp adalah kerang yang terdapat dimuara Sungai Tallo Kota Makassar yang mempunyai cangkang yang keras

Logam berat adalah limbah hasil buangan yang bersumber dari aliran air sungai Tallo hingga sampai kemuara sungai. Muara sungai adalah tempat bertemunya antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut dan masih dipengaruhi oleh pasang naik dan pasang surut di daerah Tallo kota makassar.

Contoh perumusan DO (I)

Pb adalah salah satu jenis logam berat yang diketahui beracun bagi mahluk hidup termasuk manusia, dalam keseharian disebut tima hitam, termasuk kelompok logam golongan IV A pada tabel priodik unsur kimia dengan nomor atom 82 dan berat atom 207,2 . ( Palar, 1994 ) Cu adalah unsur logam yang berbentuk kristal dengan warnah kemerahan yang memiliki golongan IB dan dalam tabel priodik unsur menempati posisi dengan nomor atom 29 dan berat atom 63,546

Contoh perumusan DO (I)

Pb adalah logam berwarna abu – abu kebiruan yang terdapat pada kerang jenis Anada Sp di Muara Sungai Tallo Kota Makassar Cu adalah unsur logam yang berbentuk kristal dengan warnah kemerahan yang terdapat pada kerang jenis Anadara Sp di Muara Sungai Tallo Kota Makassar

Contoh perumusan KO (I)
Kandungan logam Pb dalam kerang dikatakan :

Memenuhi syarat bila kurang dari 2 mg/ kg berat kering sampel. Tidak memenuhi syarat bila lebih dari 2 mg/ Kg berat kering sampel.
(SK Direktorat Jendral POM No 03725/B/SK/VII/98 )

Contoh perumusan KO (II)
Kriteria objektif Kandungan logam Cu dalam kerang dikatakan :

Memenuhi syarat :

bila kurang dari 20 mg/ kg berat kering sampel bila lebih dari 20 mg berat kering sampel
(SK Direktorat Jendral POM No 03725/B/SK/VII/98 )

Tidak memenuhi syarat

(Take Home)

Buatlah Rumusan DO/KO sesuai dengan rencana judul penelitian masing_masing Kumpul pekan depan

Wassalam………

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->