P. 1
SAINS, TEKNOLOGI, INFORMATIKA & KESENIAN DALAM ISLAM

SAINS, TEKNOLOGI, INFORMATIKA & KESENIAN DALAM ISLAM

|Views: 132|Likes:
Published by Taufan Wahyu Illahi
presentasi mata kuliah agama islam tentang sains dan islam
presentasi mata kuliah agama islam tentang sains dan islam

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Taufan Wahyu Illahi on Jun 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/04/2013

pdf

text

original

KELOMPOK 8

ANGGOTA : 1. TAUFAN RIZKY 2. TAUFAN WAHYU ILLAHI 3. TEGUH WINOTO 4. TITO BAGAS HARJENDRO 5. TOPAN RESKYANDY

ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH

SAINS, TEKNOLOGI, INFORMATIKA & KESENIAN DALAM ISLAM

BAB 8
SAINS dan TEKNOLOGI DALAM ISLAM

KESENIAN DALAM ISLAM

8

SAINS , INFORMATIKA dan teknologi DALAM ISLAM
Allah SWT telah memerintahkan manusia untuk memikirkan alam semesta (QS 3/190-192) dan mengambil berbagai hukum serta manfaat darinya, diantara ayat-ayat yang telah dibuktikan oleh pengetahuan modern seperti : AYAT-AYAT TENTANG ALAM SEMESTA : 1. Ayat tentang asal mula alam semesta dari kabut/nebula (QS 41/11). 2. Ayat tentang urutan penciptaan (QS 79/28-30): Kegelapan (nebula dari kumpulan H dan He yang bergerak pelan), adanya sumber cahaya akibat medan magnetik yang menghasilkan panas radiasi termonuklir (bintang dan matahari) → pembakaran atom H menjadi He lalu menjadi C lalu menjadi O baru terbentuknya benda padat dan logam seperti planet (bumi) panas turun menimbulkan kondensasi baru membentuk air baru mengakibatkan adanya kehidupan (tumbuhan).

SAINS dan teknologi DALAM ISLAM
3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Ayat bahwa bintang-bintang merupakan sumber panas yang tinggi (QS 86/3), matahari sebagai contoh tingkat panasnya mencapai 6000 ° C. Ayat tentang teori ekspansi kosmos (QS 51/47). Ayat bahwa planet berada pada sistem tata surya terdekat (sama addunya) (QS 37/6). Ayat yang membedakan antara planet sebagai pemantul cahaya (nur/kaukab) dengan matahari sebagai sumber cahaya (siraj) (QS 71/16). Ayat tentang gaya tarik antar planet (QS 55/7). Ayat tentang revolusi bumi mengedari matahari (QS 27/88). Ayat bahwa matahari dan bulan memiliki waktu orbit yang berbeda2 (QS 55/5) dan garis edar sendiri2 yang tetap (QS 36/40).

SAINS dan teknologi DALAM ISLAM
10. Ayat bahwa bumi ini bulat (kawwara-yukawwiru) dan melakukan rotasi (QS 39/5). 11. Ayat tentang akan sampainya manusia (astronaut) ke ruang angkasa (in bedakan dengan lau) dengan ilmu pengetahuan (sulthan) (QS 55/33). 12. Ayat tentang jenis-jenis awan, proses penciptaan hujan es dan salju (QS 24/43). 13. Ayat tentang bahwa awal kehidupan dari air (QS 21/30). 14. Ayat bahwa angin sebagai mediasi dalam proses penyerbukan (pollen) tumbuhan (QS 15/22). 15. Ayat bahwa pada tumbuhan terdapat pasangan bunga jantan (etamine) dan bunga betina (ovules) yang menghasilkan perkawinan (QS 13/3).

SAINS dan teknologi DALAM ISLAM
AYAT TENTANG DIRI SENDIRI : 17.Ayat tentang proses terjadinya air susu yang bermula dari makanan (farts) lalu diserap oleh darah (dam) lalu ke kelenjar air susu (QS 16/66), perlu dicatat bahwa peredaran darah baru ditemukan oleh Harvey 10 abad setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. 18.Ayat bahwa zyangote dikokohkan tempatnya dalam rahim (QS 22/5), dengan tumbuhnya villis yang seperti akar yang menempel pada rahim.

SAINS dan teknologi DALAM ISLAM
19.Ayat tentang penciptaan manusia dari air mani yang merupakan campuran (QS 76/2), mani merupakan campuran dari 4 kelenjar, testicules (membuat spermatozoid), vesicules seminates (membuat cairan yang bersama mani), prostrate (pemberi warna dan bau), Cooper & Mary (pemberi cairan yang melekat dan lendir). 20.Ayat tentang proses penciptaan manusia melalui mani (nuthfah) zygote yang melekat (’alaqah) segumpal daging/embryo (mudhghah) dibungkus oleh tulang dalam misenhyme (’izhama) tulang tersebut dibalut oleh otot dan daging (lahma) (QS 23/14).

KESENIAN DALAM ISLAM
Ketika kita berbicara tentang seni, maka yang terlebih dahulu dibicarakan adalah keindahan. Sudah menjadi fitrahnya manusia menyukai keindahan. Seni adalah hasil ungkapan akal budi manusia dengan segala prosesnya. Seni merupakan ekspresi jiwa seseorang yang identik dengan keindahan. Keindahan yang hakiki adalah kebenaran. Keduanya memiliki nilai yg sama yaitu keabadian. dan seni itu terbagi menjadi beberapa macam, diantaranya seni musik/suara, seni tari, seni rupa, dan lain sebagainya.

KESENIAN DALAM ISLAM
Allah itu indah dan menyukai keindahan. Inilah prinsip yang didoktrinkan Nabi SAW, kepada para sahabatnya. Ibnu Mas’ud meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda : “Tidak masuk surga orang yang di dalam hatinya terbetik sifat sombong seberat atom.” Ada orang berkata,” Sesungguhnya seseorang senang berpakaian bagus dan bersandal bagus.” Nabi bersabda,” Sesungguhnya Allah Maha Indah, menyukai keindahan. Sedangkan sombong adalah sikap menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.” (HR. Muslim).

KESENIAN DALAM ISLAM
Bahkan salah satu mukjizat Al-Qur’an adalah bahasanya yang sangat indah, sehingga para sastrawan arab dan bangsa arab pada umumnya merasa kalah berhadapan dengan keindahan sastranya, keunggulan pola redaksinya, spesifikasi irama, serta alur bahasanya, hingga sebagian mereka menyebutnya sebagai sihir. Dalam membacanya, kita dituntut untuk menggabungkan keindahan suara dan akurasi bacaannya dengan irama tilawahnya sekaligus. Rasulullah SAW bersabda : “Hiasilah Al-Qur’an dengan suaramu.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Nasa’I, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Darimi)

KESENIAN DALAM ISLAM
PANDANGAN ISLAM TENTANG NYAYIAN : Bahwa dalam Al-Qur’an disebutkan : “Dan diantara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu sebagai olok-olokan. Mereka itu memperoleh azab yang menghinakan.” (QS. Luqman:6)

KESENIAN DALAM ISLAM
Maka menurut DR. Yusuf Qardhawi, hal-hal yang harus diperhatikan dalam hal nyanyian antara lain : 1. Tidak semua nyanyian hukumnya mubah, karena isinya harus sesuai dengan etika islami dan ajaran-ajarannya. 2. Penampilan dan gaya menyanyikannya juga perlu dilihat. 3. Nyanyian tersebut tidak disertai dengan sesuatu yang haram, seperti minum khamar, menampakkan aurat, atau pergaulan bebas laki-laki dan perempuan tanpa batas. 4. Nyanyian –sebagaimana semua hal yang hukumnya mubah (boleh)- harus dibatasi dengan sikap tidak berlebih-lebihan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->