P. 1
Dampak Internet Dalam Dunia Pendidikan

Dampak Internet Dalam Dunia Pendidikan

|Views: 1,176|Likes:
Published by Heru Febistian
tugas
tugas

More info:

Published by: Heru Febistian on Jun 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2015

pdf

text

original

Dampak Internet Dalam Dunia Pendidikan

LAPORAN PENELITIAN Disusun untuk memenuhi tugas bahasa Indonesia

Oleh : Adjisetya A.A Anang S.B Angel Rafli S Ardi wahyu S Dimas Bagus L Triadi Pandu N (01) (02) (03) (04) (10) (34)

SMP N 2 TEMANGGUNG
Tahun Ajaran 2009/2010

LEMBAR PENGESAHAN
Karya Tulis Yang berjudul

“Dampak Internet Dalam Dunia Pendidikan”

Oleh : Adjisetya A.A Anang S.B Angel Rafli S Ardi wahyu S Dimas Bagus L Triadi Pandu N (01) (02) (03) (04) (10) (34)

Telah disetujui oleh Guru Pembimbing mata pelajaran Bahasa Indonesia pada tanggal November 2010 Guru Pembimbing

Ariyati, S.Pd.

ABSTRAKSI

Laporan penelitian dengan judul "Pengaruh Internet Dalam Dunia Pendidikan" dibuat dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada siswa-siswi SMP Negeri 2 Temanggung tentang berbagai pengaruh yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan browsing innternet. Metode yang digunakan dalam penelitian meliputi studi pustaka, angket, wawancara, observasi, serta pengalaman. Dari penelitian yang telah dilakukan, kebiasaan membrowsing internet mempuyai keterkaitan dalam pembentukan pola kehidupan seorang remaja. Selain itu, remaja khususnya siswa SMP Negeri 2 Temanggung yang mempunyai kebiasaan browsing internet. Hal tersebut mempengaruhi perilaku seorang remaja. Kebiasaan browsing internet juga berpengaruh pada prestasi belajar siswa dan perubahan pola perilaku konsumtif seorang remaja. Pengaruh kebiasaan menonton film yang paling besar terasa pada kesehatan mata.

MOTTO
Kebesaran seseorang tidak terlihat ketika ia berdiri dan memberi perintah, tetapi ketika ia berdiri sama tinggi dengan orang lain dan membantu orang lain untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka guna mencapai sukses. Arthur Keough Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati.

Berjuang dan teruslah berusaha dengan keras demi mencapai apapun yang engkau ingini dan jangan pernah takut untuk bermimpi, yakinlah Allah akan mengabulkan mimpi baikmu.

Kesenangan dalam pekerjaan membuahkan hasil yang sempurna Aristoteles (384 SM - 322 SM)

PERSEMBAHAN
Laporan penelitian ilmiah yang sederhana ini penulis persembahkan untuk : 1. Kedua Orang Tua kami tercinta yang telah memberikan kasih sayang, bimbingan, serta motivasi kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan penelitian ilmiah ini. 2. Kakak-adik kami tersayang yang selalu menemani hari-hari serta memberikan semangat kepada penulis. 3. Bapak dan Ibu Guru SMP Negeri 2 Temanggung terutama guru pembimbing Bahasa Indonesia yang telah memberi banyak tambahan pengetahuan kepada penulis 4. Teman-teman penulis khususnya anak-anak DOT.COMM yang telah memberikan bantuan, semangat, dan hiburan bagi penulis. 5. Para remaja di seluruh dunia, khususnya di SMP Negeri 2 Temanggung, semoga dapat mengambil pelajaran dan hal-hal positif dari hasil penelitian kami. Jayalah SMP Negeri 2 Temanggung!

KATA PENGANTAR
Segala puji kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberi karunia-Nya sehingga laporan penelitian dengan tema “Dampak Internet Dalam Dunia Pendidikan” ini dapat diselesaikan. Kami ucapkan terima kasih kepada : 1. Bapak Indrotomo selaku Kepala Sekolah, 2. Ibu Ariyati selaku guru pembimbing, 3. Orang Tua dan keluarga atas dukungan dan motivasinya, 4. Teman-teman Dot.comm atas bantuannya , 5. Narasumber yang bersedia kami wawancarai serta siswa-Siswi SMP N 2 Temanggung sebagai objek penelitian kami, Dan pihak-pihak lain yang ikut terlibat dalam penyusunan laporan penelitian ini. Semoga segala bantuan yang telah diberikan mendapatkan balasan dari Tuhan YME.

Laporan penelitian ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami berharap para pembaca khususnya guru pembimbing untuk memberikan kritik dan saran agar laporan penelitian ini dapat lebih berguna dan bermanfaat bagi pembaca. Harapan kami semoga laporan penelitian ini mendatangkan manfaat bagi pembaca dan tak lupa kami harapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca.

Temanggung,

Desember 2010,

Penulis

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL................................................................................... ... LEMBAR PERSEMBAHAN......................................................................... ABSTRAKSI .................................................................................................. MOTTO .......................................................................................................... PERSEMBAHAN .......................................................................................... KATA PENGANTAR .................................................................................... i ii iii iv v vi

DAFTAR ISI .................................................................................................. vii BAB I PENDAHULUAN ..................................................................... .................................................... ........................................................... 1 1 1 1

1.1 Latar Belakang Masalah 1.2 Identifikasi Masalah

1.3 Rumusan Masalah ..............................................................

1.4 Tujuan Penulisan

................................................................ 2 2

1

1.5 Manfaat Penulisan .............................................................. 1.6 Metode Penulisan ............................................................... BAB II 2.1 a.

PEMBAHASAN ........................................................................ 3 3

3

Kajian Teori...................................................................... Pangertian Teknologi Informasi dan Komunikasi ...............

b. Pengertian Pendidikan ......................................................... c. 2.2 a. Budaya Internet ................................................................... Krangka Pikir .................................................................... Hubungan dengan Internet .................................................. 9

4 8

9 10 11 12 12 13 13

b. Dampak Negatif Internet ..................................................... c. Dampak Positif Internet ......................................................

d. Manfaat Internet .................................................................. e. Saran ............................................................................ BAB III METODOLOGI PENELITIAN ………………………………. ……………………………………. 14 ………………………………………

3.1 Metode yang Dipakai

3.2 Penelitian Objek…………………………………………. 3.3 Waktu dan Tempat BAB IV

15 19

PENUTUP ……………………………………………………. 19 21

A. Kesimpulan……………………………………………… B. Saran……………………………………………………..

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………… BIODATA PENULIS .................................................................................... DAFTAR GAMBAR .................................................................................... DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................

22 23 24 25

LEMBAR PENGESAHAN

Karya tulis berjudul

DAMPAK INTERNET DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Adjisetya A.A Anang Setiya B Angel Rafli S Ardi Wahyu S Dimas Bagus L Triadi Pandu N

Telah disetujui oleh Guru Pembimbing mata pelajaran Bahasa Indonesia pada tanggal November 2010 Guru Pembimbing

Ariyati, S.Pd.

MOTTO Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati.

Berjuang dan teruslah berusaha dengan keras demi mencapai apapun yang engkau ingini dan jangan pernah takut untuk bermimpi, yakinlah Allah akan mengabulkan mimpi baikmu.

Kesenangan dalam pekerjaan membuahkan hasil yang sempurna) Aristoteles (384 SM - 322 SM)

Kebesaran seseorang tidak terlihat ketika ia berdiri dan memberi perintah, tetapi ketika ia berdiri sama tinggi dengan orang lain dan membantu orang lain untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka guna mencapai sukses. Arthur Keough

PERSEMBAHAN

Karya tulis ini kami persembahkan untuk : 1. Ibu Ariyati, yang telah membimbing kami dalam menyusun Karya Tulis ini.

2. Teman-teman di kelas IX D, yang telah membantu kami dalam melengkapi Karya Tulis ini.

3. Orang tua kami, yang telah mau membantu kami dan memberikan semangat dalam penyusunan Karya Tulis ini

Kata Pengantar Puji syukur kehadirat Allah S.W.T yang telah melimpahkan segala karunia-Nya, sehingga tersusun karya tulis dengan judul “Dampak Internet Dalam Dunia Pendidikan”. Kami juga ucapkan terimakasih kepada ibu Ariyati S.Pd. selaku guru pembimbing yang dengan penuh kesabaran dan keikhlasannya membimbing kelompok kami sampai selesai karya tulis ini.

Karya tulis ini berisi tentang hubungan Teknologi Informasi dengan dunia pendidikan. Karya tulis ini juga berisi tentang dampak-dampak yang ditimbulkan oleh Teknologi Informasi bagi pelajar. Baik dampak positif maupun dampak negatif beserta upaya-upaya untuk meminimalisasikan dampak negatifnya. Teman-teman semoga karya tulis ini menambah wawasan dan semangat kita untuk belajar dan belajar untuk mencapai cita-cita kita. Kami merasa karya tulis ini belum sempurna sehingga kami mengharap kritik dan saran dari guru dan teman-teman yang membaca karya tulis ini.

Temanggung, Desember 2010

Penulis

DAFTAR ISI Lembar Pengesahan Motto Persembahan Kata Pengantar Dafat Isi

BAB I. PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Masalah 2 Idantifikasi Masalah 3 Rumusan Masalah 4 Tujauan Penulisan 5 Manfaat Penulisan BAB II. PEMBAHASAN 1 Kajian Teori a. Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi b. Pengertian Pendidikan c. Budaya Internet 2 Kerangka Pikir a. Hubungan Internet dengan Pendidikan b. Dampak Negatif Internet c. Dampak Positif Internet d. Manfaat Internet BAB III. METODE PENULISAN BAB IV. HASIL PENELITIAN BAB V. PENUTUP A. Kesimpulan B. Saran Daftar Pustaka Biodata

Lampiran

BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Masalah Dewasa ini teknologi informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat bahkan pelajar masa kini sudah akrab dengan teknologi informasi contohnya Internet, Hp, Televisi, Radio, dll. Tetapi sebagian pelajar justru menyalahgunakan fungsi dari teknologi informasi tersebut. Karena

TI sering disalahgunakan, mengakibatkan minat belajar dan prestasi siswa menurun. Teknologi Informasi menyebabkan kecanduan pada pelajar dan menyebabkan siswa menjadi malas belajar dan lebih sering untuk kegiatan yang tidak berguna. 2. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang di atas teridentifikasi ada beberapa permasalahan : 1. Banyaknya penyalahgunaan Teknologi Informasi oleh pelajar 2. Turunya prestasi belajar siswa karena dampak negatif Teknologi Informasi 3. Teknologi Informasi menyebabkan kecanduan pada pelajar 4. Pelajar menjadi malas belajar dan lebih sering menyalahgunakan Teknologi Informasi 3. Rumusan Masalah Berdasarkan masalah diatas kami rumuskan permasalahan sebagai berikut: 1. Dampak apa sajakah yang di timbulkan oleh internet dalam pendidikan di kalangan remaja? 2. Bagaimana internet dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan? 3. Upaya apakah yang dilakukan untuk meminimalisasikan dampak negatif internet di kalangan pelajar? 4. Tujuan Penulisan Sesuai identifikasi masalah di atas karya tulis ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui dampak teknologi informasi khususnya internet di kalangan pelajar, baik dampak positif maupun dampak negatif. 2. Meningkatkan pemanfaatan internet yang bermanfaat dan berdampak positif pada siswa. 3. Meminimalisasikan penyalah gunaan internet.

5. Manfaat Penulisan

Dengan selesainya penulisan karya tulis ini, semoga dapat memberi manfaat sebagai berikut: 1. Meninimalisasikan penyalahgunaan internet di kalangan pelajar. 2. Memberikan pengertian manfaat internet bagi remaja 3. Meningkatkan minat belajar dan prestasi siswa 4. Memberikan pemasukan kepada sekolah untuk mengadakan sosialisasi terhadap siswa tentang memanfaatkan Teknologi Informasi secara maksimal dan positif 6. Metode Penulisan 1. Metode studi pustaka: Metode yang dilakukan untuk mengumpulkan data atau bahan yang berbentuk informasi tertulis. Dalam menyusun karya tulis ini, kami melakukan pengumpulan data tertulis yang bersumber dari beberapa sumber. Antara lain dari beberapa blog dan web di internet, serta dari buku-buku milik perpustakaan SMP N 2 Temanggung. 2. Metode wawancara: Metode yang dilakukan untuk menggali informasi dari narasumber. Dalam mengumpulkan data dan bahan untuk menyusun karya tulis yang berjudul “Dampak Internet Dalam Dunia Pendidikan” kami melakukan wawancara kepada beberapa narasumber untuk mengtahui dampak-dampak internet dan pengaruhnya bagi pendidikan.

Wawancara tersebut kami lakukan di...... pada....dengan narasumbar..... 3. Metode observasi: Metode yang digunakan untuk memperoleh data yang ada di lapangan.

Untuk melengkapi data dan bahan dalam menyusun karya tulis ini kami melakukan pengumpulan data dengan metode observasi pada tanggal 26 November 2010 di SMPN 2 Temanggung.

BAB II PEMBAHASAN 1 KAJIAN TEORI A. Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, system Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, pendidikan, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global. Arti Teknologi Informasi bagi dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya

saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam bidang pendidikan sudah merupakan kelaziman. Membantu menyediakan komputer dan jaringan yang menghubungkan rumah murid dengan ruang kelas, guru, dan administrator sekolah. Semuanya dihubungkan ke Internet, dan para guru dilatih menggunakan komputer pribadi. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita, bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran. Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Internet sendiri mempunyai arti jaringan computer luas yang menghubungkan pemakai computer satu computer dengan computer lainnya dan dapat berhubungan dengan computer dari suatu negara ke negara di seluruh dunia, dimana didalamnya terdapat berbagai aneka ragam informasi fasilitas layanan internet seperti: Browsing atau surfing, yaitu kegiatan “berselancar” di internet. Kegiatan ini dapat dianalogikan layaknya berjalan-jalan di mall sambil melihat-lihat ke toko-toko tanpa membeli apapun. Elektronik mail(E-mail), fasilitas ini digunakan untuk berkirim surat dengan orang lain, tanpa mengenal batas, waktu, ruang. Searching, yaitu kegiatan mencari data atau informasi tertentu di internet. Chatting, fasilitas ini digunakan untuk berkomunikasi secara langsung dengan orang lain di internet. Pada umumnya fasilitas ini sering

digunakan untuk bercakap-cakap atau ngobrol di internet world wide web(WWW). Dengan world wide web(WWW) ini anda dapat mengambil, memformat, dan menampilkan informasi (termasuk teks, audio, grafik dan video) dengan menggunakan hyperteks links. Mailing List, fasilitas ini digunakan untuk berdiskusi secara elektronik dengan menggunakan E-mail. Mailing List ini digunakan untuk bertukar infomasi, pendapat dan lain sebagainya. Newsgroup, digunakan untuk berkoferensi jarak jauh, sehingga pengguna dapat menyampaikan pendapat dan tanggapan dalam internet. Download, adalah proses mengambil file dari computer lain melalui internet ke komputer kita. Upload, adalah proses meletakkan file dari computer kita ke computer lain melalui internet File Transfer Protocol (FTP). Fasilitas ini digunakan untuk melakukan pengambilan arsip atau file secara elektroniok atau transfer file dari satu computer ke computer lain di internet. Beberapa di internet telah tersedia file atau dokumen yang siap untuk diduplikat oleh orang lain secara gratis. Telnet, fasilitas ini digunakan untuk masuk ke system computer tertentu dan bekerja pada system komputer lain.

B. Pengertian Pendidikan Pendidikan berasal dari kata (paedagogie, Bahasa Latin) yang berarti pendidikan dan kata pedagogia (paedagogik) yang berarti ilmu pendidikan yang berasal dari bahasa Yunani. Paedagogia terdiri dari dua kata yaitu “Paedos” (anak) dan “Agoge” yang berarti saya membimbing, memimpin anak. Sedangkan paedagogos ialah seorang pelayan atau bujang (pemuda) pada zaman Yunani Kuno yang pekerjaannya mengantar dan menjemput anak-anak (siswa) berangkat dan pulang sekolah. Perkataan paedagogos yang semula berkontaminasi rendah (pelayan, pembantu), kemudian sekarang dipakai untuk nama pekerjaan yang mulia akni paedagoog (pendidikan atau ahli didik atau guru). Dari sudut pandang ini pendidikan dapat diartikan sebagai kegiatan seseorang dalam membimbing dan memimpin anak menuju ke petumbuhan dan perkembangann secara optimal agar dapat berdiri sendiri dan bertanggung jawab. Dari sudut pandang ini pendidikan dapat diartikan sebagai kegiatan seseorang dalam membimbing dan memimpin anak menuju ke pertumbuhan dan perkembangan secara optimal agar dapat berdiri sendiri dan bertanggung jawab.

Pendidikan berkaitan erat dengan segala sesuatu yang bertalian dengan perkembangan manusia mulai dari fisik, kesehatan keterampilan, pikiran, perasaan, kemauan, sosial, sampai kepada perkembangan iman. Perkembangan ini mengacu kepada membuat manusia menjadi lebih sempurna, membuat manusia meningkatkan hidupnya dan kehidupan alamiah menjadi berbudaya dan bermoral. Sebagaimana dikutip oleh Ahmad Tafsir, Rupert C. Lodge delam bukunya Philosphy of Education (New York : Harer & Brothers. 1974 : 23) menyatakan bahwa dalam pengertian yang luas pendidikan itu menyangkut seluruh pengalaman. Namun faktanya bahwa tidak semua pengalaman dapat dikatakan pendidikan. Mencuri, mencopet, korupsi dan membolos misalnya, bagi orang yang pernah melakukannya tentunya memiliki sejumlah pengalaman, tetapi pengalaman itu tidak dapat dikatakan pendidikan. Karena pendidikan itu memiliki tujuan yang mulia, baik dihadapan manusia maupun dihadapan Tuhan. Banyak rumusan pendidikan yang dikemukakan oleh para ahli diantaranya: a. John Dewey : Pendidikan merupakan suatu proses pembentukan kecakapan mendasar secara intelaktual dan emosional sesama manusia. b. JJ. Rouseau : Pendidikan merupakan pemberian bekal kepada kita apa yang tidak kita

butuhkan pada masa kanak-kanak, akan tetapi kita butuhkan pada saat dewasa. c. M. J. Langeveld : Pendidikan merupakan setiap usaha yang dilakukan untuk mempengaruhi

dan membimbing anak ke arah kedewasaan,agar anak cekatan melaksanakan tugas hidupnya sendiri.

Menurut langeveld pendidikan hanya berlangsung dalam suasanapergaulan antara orang yang sudah dewasa (atau yang diciptakan orang dewasa seperti : sekolah, buku model dan sebagainya? dengan orang yang belum dewasa yang diarahkan untuk mencapai tujuan . d. John S. Brubacher : Pendidikan merupakan proses timbal balik dari tiap individu manusia dalam rangka penyesuaian dirinya dengan alam, dengan teman dan dengan alam semesta. e. Kingsley Price mengemukakan : “Education is process by which the nonphysical possessions of culture are preserved or incrased in the rearing of the young or in the intruction of adults.” (Pendidikan adalah proses yang berbentuk non pisik dari unsur-unsur budaya yang dipelihara atau dikembangkan dalam mengasuh anak-anak muda dalam pembelajaran orang dewasa). f. Mortimer J. Adler : Pendidikan adalah proses dimana semua kemampuan manusia (bakat dan kemampuan yang diperoleh) yang dapat dipengaruhi oleh pembiasaan, disempurnakan dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik melalui saran yang secara artistik dibuat dan dipakai oleh siapa pun untuk membantu orang lain atau dirinya sendiri mencapai tujuan yang ditetapkan,yaitu kebiasaan yang baik.

Definisi di atas dapat dibuktikan kebenaranya oleh filsafat pendidikan, terutama yang menyangkut permasalahan hidup manusia,dengan kemampuan-kemampuan asli dan yang diperoleh atau tentang bagaimana proses mempengaruhi perkembanganya harus dilakukan.Suatu pandangan atau pengertian tentang hal-hal yang berkaitan dengan objek pembahasan menjadi pola dasar yang memberi corak berpikir ahli pikir yang bersangkutan.Bahkan arahnya pun dapat dikenali juga. Dari berbagai pandangan di atas dapat dilihat bahwa dikalangan pakar pendidikan sendiri masih terdapat perbedaan-perbedaan pendapat. Hal ini disebabkan oleh latar belakang

pendidikan ahli pendidikan itu dan kondisi pendidikan yang diperbincangkan saat itu, yang semuanya memiliki perbedaan karakter dan permasalahan. Dengan demikian dapat disimpulakan bahwa pendidikan merupakan usaha yang dilakukan dengan penuh kesadaran dan terencana (bertahap) dalam meningkatkan potensi diri peserta didik dalam segala aspeknya menuju terbentuknya kepribadian dan akhlak mulia dengan menggunakan media dan metode pembelajaran yang tepat guna melaksanakan tugas hidupnya sehingga dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Dalam kehidupan suaru negara, pendidikan memegang peran yang sangat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa, karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumberdaya manusia. Seiring dengan

perkembangan teknologi komputer dan teknologi informasi maka dunia pendidikan pun tidak lepas dari pengaruh perkembangan tersebut.

C. Budaya Internet Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrim. Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian

sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce. Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government seperti di kabupaten Sragen yang mana ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan Internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur birokrasi, sehingga warga di daerah terebut sangat di untungkan demikian para pegawai negeri sipil dapat pula di tingkatkan kesejahterannya karena pemasukan daerah meningkat tajam.

BAB III KERANGKA PIKIR A. Hubungan Internet dengan Pendidikan

Indonesia terdiri dari 17.000 lebih pulau dan kira-kira ada 300 bahasa daerah yang masih digunakan. Krisis ekonomi & korupsi (krisis kepercayaan) sekarang semakin menunjukkan bertapa pentingnya suatu komunikasi baik secara lokal maupun global. Komputer dan internet sudah diterima sebagai alat yang penting untuk komunikasi dan bisnis di Indonesia, sehingga sekarang menjadi hal yang penting pula untuk pendidikan Indonesia yang sedang mengalami reformasi. Awal dari milenium baru dan reformasi menjanjikan harapan untuk mempercepat perkembangan sektor pendidikan di Indonesia. Kunci utama yang memicu akan timbulnya harapan baru tersebut berjalan ke arah desentralisasi, manajemen berbasis sekolah, dan pemberdayaan sekolah serta masyarakat untuk mempengaruhi hasil (outcomes) sekolah, juga kesatuan tujuan-tujuan dari semua sektor pendidikan. Dimasa lalu telah lalu telah dibentuk sistem komunikasi yang efisien dan efektif untuk menyebarkan informasi ke berbagai semua sektor di kalangan pendidikan. Desentralisasi pendidikan akan membutuhkan paradigma dan peran baru untuk administrasi pendidikan. Komponen utama dalam peran baru ini yaitu meliputi: monitoring yang efisien, pengidentifikasian kebutuhan, menempatkan sumberdaya manusia dan sumberdaya yang lain untuk menghadapi kebutuhannya. Pada umumnya masalah-masalah utama pendidikan berdasarkan sistemnya dan sekarang potensi sumberdaya manusia disemua sektor tidak dimanfaatkan secara penuh. Kebanyaan penelitian dan pengembangan yang dimulai pada masa tradisi baru ini seharusnya diarahkan pada pengembangan sistem komunikasi yang memberdayakan sektor pendidikan untuk membantu pengembangan dan arah masa depan pendidikan di Indonesia. B. Dampak Negatif Internet

1. Pornografi Anggapan yang mengatakan internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian yang di miliki internet, pornografi pun merajalela. Untuk mengantisipas hal itu, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis-jenis home-page yang dapat di akses. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal. 2. Violence and Gore Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar situs mereka dapat terjual. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu. 3. Penipuan Di dunia internet juga terjadi penipuan. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut. 4. Carding Karena sifatnya langsung, cara belanja menggunakan karetu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyank melakukan kejahatan dalam bidan ini. Dengan sifat terbuka, para penjahat mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan kartu kredit) on-line dan mencatat kode kartu yang di gunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka peroleh untuk kepentingan kejahatan mereka.

5. Perjudian Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para pejudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pangunjungnya. 6. kecanduan Kecenderungan munculnya kecanduan pelajar SLTP akan internet, yang mengakibatkan lupa waktu. Kecanduan akan game online, chatting dan fasilitas internet lainnya memicu anak menjadi malas belajar(minat belajar berkurang) atau pun enggan melakukan aktivitas sosial lainnya.

C. Dampak Positif Internet 1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.

2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web atau jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah. 3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat. 4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. 5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain 6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan

D. Manfaat Internet 1. Mempercepat dan mempermudah alih ilmu pengetahuan dan teknologi. 2. Proses pembelajaran lebih menarik.

3. Melalui internet pembelajaran tidak monoton dan jenuh karena dalam internet ada hal-hal baru yang variatif dan inovatif. 4. Mendorong siswa untuk lebih aktif mencari ilmu pengetahuan dan informasi. 5. Mempermudah penjelasan konsep.

6.

Pembelajaran lebih konseptual dan up to date (aktual).

7. Mempermudah dan mempercepat administrasi pendidikan. 8. Sebagai perpustakaan elektronik. 9. Mempercepat dan mempermudah komunikasi edukatif antara guru dengan siswa.

BAB IV HASIL PENELITIAN

1. Wawancara P : bolehkah saya menanyakan sesuatu kepada bapak? M : boleh.. P : mengapa bapak berminat untuk membuat warung internet (warnet)? M : karena faktor ekonomi dan untuk memfasilitasi para pelajar P :

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Teknologi informasi dan komunikasi internet mempunyai dapak positif dan dampak negatif.  Dampak positif internet adalah : 1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia. 2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web atau jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.

3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat. 4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. 5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain 6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan

 Dampak negatif internet adalah : 1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia. 2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web atau jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah. 3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat. 4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. 5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain 6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan

B. Saran Upaya menanggulangi dampak negatif : 1. Mengadakan sosialisasi tentang bahaya yang ditimbulkan dampak negatif internet. 2. Orang tua dan guru selalu mengawasi aktifitas anak-anaknya. 3. Meningkatkan kesadaran siswa. 4. Dibuatnya undang undang tentang internet, contohnya UU RI no. 11 thn. 2008 5. Pemblokiran situs-situs pornografi.

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah Dewasa ini teknologi informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat bahkan pelajar masa kini sudah akrab dengan teknologi informasi contohnya Internet, Hp, Televisi, Radio, dll. Tetapi sebagian pelajar justru menyalahgunakan fungsi dari teknologi informasi tersebut. Karena TI sering disalahgunakan, mengakibatkan minat belajar dan prestasi siswa menurun. Teknologi Informasi menyebabkan kecanduan pada pelajar dan menyebabkan siswa menjadi malas belajar dan lebih sering untuk kegiatan yang tidak berguna. 1.2 Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang di atas teridentifikasi ada beberapa permasalahan : 1. Banyaknya penyalahgunaan Teknologi Informasi oleh pelajar 2. Turunya prestasi belajar siswa karena dampak negatif Teknologi Informasi 3. Teknologi Informasi menyebabkan kecanduan pada pelajar 4. Pelajar menjadi malas belajar dan lebih sering menyalahgunakan Teknologi Informasi 1.3 Rumusan Masalah

Berdasarkan masalah diatas kami rumuskan permasalahan sebagai berikut: 1. Dampak apa sajakah yang di timbulkan oleh internet dalam pendidikan di kalangan remaja? 2. Bagaimana internet dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan? 3. Upaya apakah yang dilakukan untuk meminimalisasikan dampak negatif internet di kalangan pelajar? 1.4 Tujuan Penulisan Sesuai identifikasi masalah di atas karya tulis ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui dampak teknologi informasi khususnya internet di kalangan pelajar, baik

dampak positif maupun dampak negatif. 2. Meningkatkan pemanfaatan internet yang bermanfaat dan berdampak positif pada siswa. 3. Meminimalisasikan penyalah gunaan internet.

1.5 Manfaat Penulisan Dengan selesainya penulisan karya tulis ini, semoga dapat memberi manfaat sebagai berikut: 1. Meninimalisasikan penyalahgunaan internet di kalangan pelajar. 2. Memberikan pengertian manfaat internet bagi remaja 3. Meningkatkan minat belajar dan prestasi siswa 4. Memberikan pemasukan kepada sekolah untuk mengadakan sosialisasi terhadap siswa tentang memanfaatkan Teknologi Informasi secara maksimal dan positif 1.6 Metode Penulisan 1. Metode studi pustaka: Metode yang dilakukan untuk mengumpulkan data atau bahan yang berbentuk informasi tertulis. Dalam menyusun karya tulis ini, kami melakukan pengumpulan data tertulis yang bersumber dari beberapa sumber. Antara lain dari beberapa blog dan web di internet, serta dari buku-buku milik perpustakaan SMP N 2 Temanggung. 2. Metode wawancara: Metode yang dilakukan untuk menggali informasi dari narasumber.

Dalam mengumpulkan data dan bahan untuk menyusun karya tulis yang berjudul “Dampak Internet Dalam Dunia Pendidikan” kami melakukan wawancara kepada beberapa narasumber untuk mengtahui dampak-dampak internet dan pengaruhnya bagi pendidikan. Wawancara tersebut kami lakukan di Sekolah dan Warnet YDW pada 5 November 2010 dengan narasumbar bapak Mahadi dan bapak Wagiman 3. Metode observasi: Metode yang digunakan untuk memperoleh data yang ada di lapangan. Untuk melengkapi data dan bahan dalam menyusun karya tulis ini kami melakukan pengumpulan data dengan metode observasi pada tanggal 26 November 2010 di SMPN 2 Temanggung.

BAB II PEMBAHASAN 1. KAJIAN TEORI
A. Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, system Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, pendidikan, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global. Arti Teknologi Informasi bagi dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam bidang pendidikan sudah merupakan kelaziman. Membantu menyediakan komputer dan jaringan yang menghubungkan rumah murid dengan ruang kelas, guru, dan administrator sekolah. Semuanya dihubungkan ke Internet, dan para guru dilatih menggunakan komputer pribadi. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita, bisnis, dan asosiasi profesi.

Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran. Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Internet sendiri mempunyai arti jaringan computer luas yang menghubungkan pemakai computer satu computer dengan computer lainnya dan dapat berhubungan dengan computer dari suatu negara ke negara di seluruh dunia, dimana didalamnya terdapat berbagai aneka ragam informasi fasilitas layanan internet seperti: Browsing atau surfing, yaitu kegiatan “berselancar” di internet. Kegiatan ini dapat dianalogikan layaknya berjalan-jalan di mall sambil melihat-lihat ke toko-toko tanpa membeli apapun. Elektronik mail(E-mail), fasilitas ini digunakan untuk berkirim surat dengan orang lain, tanpa mengenal batas, waktu, ruang. Searching, yaitu kegiatan mencari data atau informasi tertentu di internet. Chatting, fasilitas ini digunakan untuk berkomunikasi secara langsung dengan orang lain di internet. Pada umumnya fasilitas ini sering digunakan untuk bercakap-cakap atau ngobrol di internet world wide web(WWW). Dengan world wide web(WWW) ini anda dapat mengambil, memformat, dan menampilkan informasi (termasuk teks, audio, grafik dan video) dengan menggunakan hyperteks links. Mailing List, fasilitas ini digunakan untuk berdiskusi secara elektronik dengan menggunakan E-mail. Mailing List ini digunakan untuk bertukar infomasi, pendapat dan lain sebagainya. Newsgroup, digunakan untuk berkoferensi jarak jauh, sehingga pengguna dapat menyampaikan pendapat dan tanggapan dalam internet. Download, adalah proses mengambil file dari computer lain melalui internet ke komputer kita. Upload, adalah proses meletakkan file dari computer kita ke computer lain melalui internet File Transfer Protocol (FTP). Fasilitas ini digunakan untuk melakukan pengambilan arsip atau file secara elektroniok atau transfer file dari satu computer ke computer lain di internet. Beberapa di internet telah tersedia file atau dokumen yang siap untuk diduplikat oleh orang lain secara gratis. Telnet, fasilitas ini digunakan untuk masuk ke system computer tertentu dan bekerja pada system komputer lain.

B. Pengertian Pendidikan Pendidikan berasal dari kata (paedagogie, Bahasa Latin) yang berarti pendidikan dan kata pedagogia (paedagogik) yang berarti ilmu pendidikan yang berasal dari bahasa Yunani. Paedagogia terdiri dari dua kata yaitu “Paedos” (anak) dan “Agoge” yang berarti saya membimbing, memimpin anak. Sedangkan paedagogos ialah seorang pelayan atau bujang (pemuda) pada zaman Yunani Kuno yang pekerjaannya mengantar dan menjemput anak-anak (siswa) berangkat dan pulang sekolah. Perkataan paedagogos yang semula berkontaminasi rendah (pelayan, pembantu), kemudian sekarang dipakai untuk nama pekerjaan yang mulia akni paedagoog (pendidikan atau ahli didik atau guru). Dari sudut pandang ini pendidikan dapat diartikan sebagai kegiatan seseorang dalam membimbing dan memimpin anak menuju ke petumbuhan dan perkembangann secara optimal agar dapat berdiri sendiri dan bertanggung jawab.

Dari sudut pandang ini pendidikan dapat diartikan sebagai kegiatan seseorang dalam membimbing dan memimpin anak menuju ke pertumbuhan dan perkembangan secara optimal agar dapat berdiri sendiri dan bertanggung jawab. Pendidikan berkaitan erat dengan segala sesuatu yang bertalian dengan perkembangan manusia mulai dari fisik, kesehatan keterampilan, pikiran, perasaan, kemauan, sosial, sampai kepada perkembangan iman. Perkembangan ini mengacu kepada membuat manusia menjadi lebih sempurna, membuat manusia meningkatkan hidupnya dan kehidupan alamiah menjadi berbudaya dan bermoral. Sebagaimana dikutip oleh Ahmad Tafsir, Rupert C. Lodge delam bukunya Philosphy of Education (New York : Harer & Brothers. 1974 : 23) menyatakan bahwa dalam pengertian yang luas pendidikan itu menyangkut seluruh pengalaman. Namun faktanya bahwa tidak semua pengalaman dapat dikatakan pendidikan. Mencuri, mencopet, korupsi dan membolos misalnya, bagi orang yang pernah melakukannya tentunya memiliki sejumlah pengalaman, tetapi pengalaman itu tidak dapat dikatakan pendidikan. Karena pendidikan itu memiliki tujuan yang mulia, baik dihadapan manusia maupun dihadapan Tuhan. Banyak rumusan pendidikan yang dikemukakan oleh para ahli diantaranya: a. John Dewey : Pendidikan merupakan suatu proses pembentukan kecakapan mendasar

secara intelaktual dan emosional sesama manusia. b. JJ. Rouseau : Pendidikan merupakan pemberian bekal kepada kita apa yang tidak kita

butuhkan pada masa kanak-kanak, akan tetapi kita butuhkan pada saat dewasa. c. M. J. Langeveld : Pendidikan merupakan setiap usaha yang dilakukan untuk

mempengaruhi dan membimbing anak ke arah kedewasaan,agar anak cekatan melaksanakan tugas hidupnya sendiri.

Menurut langeveld pendidikan hanya berlangsung dalam suasanapergaulan antara orang yang sudah dewasa (atau yang diciptakan orang dewasa seperti : sekolah, buku model dan sebagainya? dengan orang yang belum dewasa yang diarahkan untuk mencapai tujuan . d. John S. Brubacher : Pendidikan merupakan proses timbal balik dari tiap individu manusia dalam rangka penyesuaian dirinya dengan alam, dengan teman dan dengan alam semesta. e. Kingsley Price mengemukakan : “Education is process by which the nonphysical possessions of culture are preserved or incrased in the rearing of the young or in the intruction of adults.”

(Pendidikan adalah proses yang berbentuk non pisik dari unsur-unsur budaya yang dipelihara atau dikembangkan dalam mengasuh anak-anak muda dalam pembelajaran orang dewasa). f. Mortimer J. Adler : Pendidikan adalah proses dimana semua kemampuan manusia (bakat

dan kemampuan yang diperoleh) yang dapat dipengaruhi oleh pembiasaan, disempurnakan dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik melalui saran yang secara artistik dibuat dan dipakai oleh siapa pun untuk membantu orang lain atau dirinya sendiri mencapai tujuan yang ditetapkan,yaitu kebiasaan yang baik.

Definisi di atas dapat dibuktikan kebenaranya oleh filsafat pendidikan, terutama yang menyangkut permasalahan hidup manusia,dengan kemampuan-kemampuan asli dan yang diperoleh atau tentang bagaimana proses mempengaruhi perkembanganya harus dilakukan.Suatu pandangan atau pengertian tentang hal-hal yang berkaitan dengan objek pembahasan menjadi pola dasar yang memberi corak berpikir ahli pikir yang bersangkutan.Bahkan arahnya pun dapat dikenali juga. Dari berbagai pandangan di atas dapat dilihat bahwa dikalangan pakar pendidikan sendiri masih terdapat perbedaan-perbedaan pendapat. Hal ini disebabkan oleh latar belakang pendidikan ahli pendidikan itu dan kondisi pendidikan yang diperbincangkan saat itu, yang semuanya memiliki perbedaan karakter dan permasalahan. Dengan demikian dapat disimpulakan bahwa pendidikan merupakan usaha yang dilakukan dengan penuh kesadaran dan terencana (bertahap) dalam meningkatkan potensi diri peserta didik dalam segala aspeknya menuju terbentuknya kepribadian dan akhlak mulia dengan menggunakan media dan metode pembelajaran yang tepat guna melaksanakan tugas hidupnya sehingga dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Dalam kehidupan suaru negara, pendidikan memegang peran yang sangat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa, karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumberdaya manusia. Seiring dengan

perkembangan teknologi komputer dan teknologi informasi maka dunia pendidikan pun tidak lepas dari pengaruh perkembangan tersebut.

C. Budaya Internet

Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrim. Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce. Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government seperti di kabupaten Sragen yang mana ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan Internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur birokrasi, sehingga warga di daerah terebut sangat di untungkan demikian para pegawai negeri sipil dapat pula di tingkatkan kesejahterannya karena pemasukan daerah meningkat tajam.

2. KERANGKA PIKIR
A. Hubungan Internet dengan Pendidikan Indonesia terdiri dari 17.000 lebih pulau dan kira-kira ada 300 bahasa daerah yang masih digunakan. Krisis ekonomi & korupsi (krisis kepercayaan) sekarang semakin menunjukkan bertapa pentingnya suatu komunikasi baik secara lokal maupun global. Komputer dan internet sudah diterima sebagai alat yang penting untuk komunikasi dan bisnis di Indonesia, sehingga sekarang menjadi hal yang penting pula untuk pendidikan Indonesia yang sedang mengalami reformasi. Awal dari milenium baru dan reformasi menjanjikan harapan untuk mempercepat perkembangan sektor pendidikan di Indonesia. Kunci utama yang memicu akan timbulnya harapan baru tersebut berjalan ke arah desentralisasi, manajemen berbasis sekolah, dan pemberdayaan sekolah serta masyarakat untuk mempengaruhi hasil (outcomes) sekolah, juga kesatuan tujuan-tujuan dari semua sektor pendidikan. Dimasa lalu telah lalu telah dibentuk sistem komunikasi yang efisien dan efektif untuk menyebarkan informasi ke berbagai semua sektor di kalangan pendidikan. Desentralisasi

pendidikan akan membutuhkan paradigma dan peran baru untuk administrasi pendidikan. Komponen utama dalam peran baru ini yaitu meliputi: monitoring yang efisien, pengidentifikasian kebutuhan, menempatkan sumberdaya manusia dan sumberdaya yang lain untuk menghadapi kebutuhannya. Pada umumnya masalah-masalah utama pendidikan berdasarkan sistemnya dan sekarang potensi sumberdaya manusia disemua sektor tidak dimanfaatkan secara penuh. Kebanyaan penelitian dan pengembangan yang dimulai pada masa tradisi baru ini seharusnya diarahkan pada pengembangan sistem komunikasi yang memberdayakan sektor pendidikan untuk membantu pengembangan dan arah masa depan pendidikan di Indonesia.

B. Dampak Negatif Internet 1. Pornografi

Anggapan yang mengatakan internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian yang di miliki internet, pornografi pun merajalela. Untuk mengantisipas hal itu, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis-jenis home-page yang dapat di akses. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal. 2. Violence and Gore

Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar situs mereka dapat terjual. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu. 3. Penipuan

Di dunia internet juga terjadi penipuan. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut. 4. Carding

Karena sifatnya langsung, cara belanja menggunakan karetu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyank melakukan kejahatan dalam bidan ini. Dengan sifat terbuka, para penjahat mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan kartu kredit) on-line dan mencatat kode kartu yang di gunakan. Untuk

selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka peroleh untuk kepentingan kejahatan mereka.

5.

Perjudian

Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para pejudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pangunjungnya. 6. kecanduan

Kecenderungan munculnya kecanduan pelajar SLTP akan internet, yang mengakibatkan lupa waktu. Kecanduan akan game online, chatting dan fasilitas internet lainnya memicu anak menjadi malas belajar(minat belajar berkurang) atau pun enggan melakukan aktivitas sosial lainnya. C. Dampak Positif Internet 1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia. 2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web atau jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah. 3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat. 4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. 5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lainlain 6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan

D. Manfaat Internet

1. 2. 3.

Mempercepat dan mempermudah alih ilmu pengetahuan dan teknologi. Proses pembelajaran lebih menarik. Melalui internet pembelajaran tidak monoton dan jenuh karena dalam internet ada

hal-hal baru yang variatif dan inovatif. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Mendorong siswa untuk lebih aktif mencari ilmu pengetahuan dan informasi. Mempermudah penjelasan konsep. Pembelajaran lebih konseptual dan up to date (aktual). Mempermudah dan mempercepat administrasi pendidikan. Sebagai perpustakaan elektronik. Mempercepat dan mempermudah komunikasi edukatif antara guru dengan siswa.

E. Saran Upaya menanggulangi dampak negatif : 1. 2. 3. 4. 5. Mengadakan sosialisasi tentang bahaya yang ditimbulkan dampak negatif internet. Orang tua dan guru selalu mengawasi aktifitas anak-anaknya. Meningkatkan kesadaran siswa. Dibuatnya undang undang tentang internet, contohnya UU RI no. 11 thn. 2008 Pemblokiran situs-situs pornografi.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Metode yang Dipakai A. Studi Pustaka

Study pustaka adalah metode utama yang digunakan dalam laporan penelitian ini. Penulis menggunakan buku-buku referensi untuk melengkapi isi laporan penelitian ini. Selain dengan buku, penulis juga mencari berbagai data diunduh dari internet. Study pustaka dilakukan di perpustakaan „Perpustakaan Sekolah‟ SMP Negeri 2 Temanggung, Perpustakaan Daerah Temanggung, warung internet, serta mengambil data dari buku pribadi. B. Observasi Observasi digunakan untuk mengetahui pengaruh-pengaruh yang ditimbulkan dari kebiasaan membrowsing internet. Observasi diawali dengan mengamati cara siswa mendapatkan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan mendatangi sebuah warung internet. Selanjutnya melalui pengamatan langsung siswa SMP Negeri 2 Temanggung yang sedang membrowsing internet. Dari penelitian tersebut didapat beberapa pengaruh yang timbul akibat membrowsing internet tersebut. C. Angket Angket digunakan untuk mencari tahu tentang semua pengaruh yang ditimbulkan dari kebiasaan membrowsing internet. Metode ini digunakan untuk memperoleh informasi secara nyata. Angket ini ditujukan bagi siswa-siswi SMP Negeri 2 Temanggung baik kelas VII, VIII, dan IX sejumlah 120 siswa. Metode angket diawali dengan menyusun daftar pertanyaan. Kemudian memperbanyak pertanyaan tersebut dan menyebarkannya kepada sampel yang sudah ditentukan. Setelah angket terisi dan terkumpul, penulis merekap data angket tersebut yang kemudian dibuat diagramnya.

D. Wawancara Wawancara digunakan untuk mencari tahu tentang tingkat kekonsumtifan siswa atau remaja akibat kebiasaan membrowsing internet. Wawancara ini dilaksanakan di suatu tempat internet (warnet) umum untuk mengetahui persentase jumlah pengguna dari kalangan remaja, khususnya siswa SMP Negeri 2 Temanggung.

Wawancara dilakukan dengan nara sumber yaitu Mahadi, seorang pemilik warnet di pandean Jalan MT Hriyono pandean, Temanggung. E. Pengalaman Pengalaman adalah metode yang digunakan untuk menyusun laporan penelitian dengan menggali informasi dari pengalaman pribadi penulis mengenai segala sesuatu yang terjadi ketika membrowsing internet. 3.2 Penelitian Objek A. Populasi penelitian Populasi adalah seluruh data yang menjadi perhatian peneliti dalam suatu ruang lingkup dan waktu yang ditentukan. Jadi, popilasi berhubungan dengan data, bukan faktor manusianya. Kalau setiap manusia memberikan suatu data, maka banyaknya atau ukuran populasi akan sama dengan banyaknya manusia (Zuhriah, 2005:116). Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah semua siswa SMP Negeri 2 Temanggung tahun pelajaran 2009/2010 B. Sampel Penelitian dan Pengambilan sampel Sampel sering didefinisikan sebagai bagian dari populasi, sebagai contoh (master) yang diambil dengan menggunakan cara-cara tertentu (Zuhriah, 2005:119). Dari pendapat tersebut, maka dalam penelitian ini ditetapkann 120 siswa sebagai sampel. Rincian pengelompokan sampel adalah : Kelas VII Kelas VIII Kelas IX : 39 siswa : 45siswa : 36 siswa

3.3 Waktu dan Tempat A. Waktu Waktu yang diperlukan penulis untuk melakukan penelitian dengan judul “Dampak Internet Dalam Dunia Internet ” yaitu dari bulan November sampai dengan bulan Desember. No 1 2 3 URAIAN KEGIATAN Persiapan Pengumpulan Data Pengorganisasian Data November 1 2 3 4 Desember 1

4 5 6 B. Tempat

Pengonsepan Isi Penyuntingan Hasil Penyajian

Penelitian ini berlangsung di dalam wilayah SMP N 2 Temanggung. Selain itu, penelitian juga dilaksanakan di sebuah warnet (warung internet) di lingkungan Pandean.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil A. Pengaruh kebiasaan membrowsing internet terhadap pelajar Dari penelitian ini, pengaruh kebiasaan membrowsing internet terhadap pelajar dapat dilihat dari tujuan mereka membrowsing internet. Hal tersebut dapat ditunjukkan dari diagram berikut :
Gambar 1 Pengaruh kebiasaan membrowsing internet terhadap pelajar

Diagram tersebut menu. njukkan bahwa 30 % dari 15 siswa SMP Negeri 2 Temanggung menjadikan kebiasaan membrowsing internet (hal-hal positif). Banyak siswa yang menjadikan internet sebagai hiburan 56.67 % menjadikan kebiasaan membrowsing internet untuk mengisi waktu luang, 13,3 % menggunakan internet untuk hal-hal negatif. B. Pengaruh kebiasaan membrowsing internet terhadap perilaku remaja Pengaruh lain yang muncul dari kebiasaan membrowsing internet berubahnya perilaku seorang remaja, dilihat dari jenis situs yang sering di akses pelajar yang paling sering diakses. Hal tersebut dapat ditunjukkan dari diagram berikut :
Gambar 2 Pengaruh kebiasaan browsing internet terhadap perilaku pelajar

Dari 50 siswa SMP Negeri 2 Temanggung, 50 % memilih situs jejaring sosial. 30 % memilih game online , sedangkan untuk situs yang berkaitan dengan hal - hal negatif dan tugas, masing-masing mendapatkan persentase sebanyak 10 %. Dari jenis situs yang paling sering diakses tersebut mencerminkan berbagai macam perilaku yang selanjutnya dapat diterapkan pada perilaku seorang remaja. Misalnya jenis situs yang negatif mencerminkan perilaku seseorang yang nakal dan selalu bersikap menyimpang,

C. Pengaruh kebiasaan browsing internet terhadap prestasi belajar siswa Pengaruh kebiasaan terhadap prestasi belajar siswa dapat dilihat dari keseimbangan antara persentase belajar dan browsing internet.
Gambar 3 Pengaruh kebiasaan browsing internet terhadap prestasi belajar siswa

Dari 50 siswa, 28 % siswa memilih belajar daripada browsing internet. 26 % lagi memilih untuk browsing internet dan sisanya yaitu 46 % menyatakan bahwa kuantitas belajar dan browsing internet seimbang.

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan
Teknologi informasi dan komunikasi internet mempunyai dapak positif dan dampak negatif.  Dampak positif internet adalah :

1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia. 2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web atau jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah. 3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat. 4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. 5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lainlain 6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan

Dampak negatif internet adalah :

1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.

2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web atau jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah. 3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat. 4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. 5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lainlain 6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan

B. Saran
Upaya menanggulangi dampak negatif : 1. 2. 3. 4. 5. Mengadakan sosialisasi tentang bahaya yang ditimbulkan dampak negatif internet. Orang tua dan guru selalu mengawasi aktifitas anak-anaknya. Meningkatkan kesadaran siswa. Dibuatnya undang undang tentang internet, contohnya UU RI no. 11 thn. 2008 Pemblokiran situs-situs pornografi.

DAFTAR PUSTAKA
Ginting, Rosani.2007. Sistem Produksi. Yogyakarta: Graha Ilmu Baroto, Teguh.2002. Perencanaan dan Pengendalian Produksi. Jakarta: Penerbit Ghalia Indonesia. Adi, Sivman. 2009. Bahaya Radiasi Monitor Komputer. Dalam http://www.kask. us/2633746//, diunduh tanggal 21 Januari 2010. Badura, Albert. 2005. Pengaruh Tontonan Kekerasan pada Anak. Dalam http//www.e-psikologi.com//, diunduh tanggal 26 Januari 2010. Hendrawati, Rita. 2008. Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Mata. Klaten : Sunda Kelapa Pustaka. Rohman, Arif. 2004. Sosiologi Kelas iX. Klaten : Saka Mitra Kompetensi. TIM MGMP Sosiologi Temanggung. 2009. Modul Sosiologi Kelas iX Semester 2. Temanggung : TIM MGMP http/www.wikipedia.org

BIODATA

ADJISETYA AGUNG ARIPAMBUDI lahir di Temanggung,28 November 1995. Dia anak ke 1 dari 3 bersaudara Putra dari Bapak Dwi Agung P. ini mempunyai hobi basket Tahun ini adalah Tahun terakhir ia duduk di bangku SMP ANANG SETYA BUDI lahir di Temanggung, 25 Juli1996. Dia anak ke 2 dari 2 bersaudara Putra dari Bapak Wahyudi ini mempunyai hobi membaca Tahun ini adalah Tahun terakhir ia duduk di bangku SMP ANGEL RAFLI SETIAWAN lahir di Temanggung, 20 Januari 1996 Dia anak ke 3 dari 3 bersaudara Putra dari Bapak Endi Sulistyo ini mempunyai hobi Badminton. Tahun ini adalah Tahun terakhir ia duduk di bangku SMP ARDI WAHYU SUJATMIKO lahir di Temanggung, 30 Oktober 1995 Putra dari Bapak Partono ini mempunyai hobi sepakbola Tahun ini adalah Tahun terakhir ia duduk di bangku SMP DIMAS BAGUS LISDIANTORO lahir di Sukoharjo, 8 Mei 1996 dia anak ke 1 dari 2 bersaudara. Putra dari Bapak Misdianto ini mempunyai hobi memancing. Tahun ini adalah Tahun terakhir ia duduk di bangku SMP

TRIADI PANDU NUGROHO lahir di Temanggung,23 Maret 1995. Dia anak ke 3 dari 4 bersaudara Putra dari Bapak Budi Santosa ini mempunyai hobi menggambar Tahun ini adalah Tahun terakhir ia duduk di bangku SMP

DAFTAR LAMPIRAN
HASIL ANGKET ............................................................................................... 13 HASIL WAWANCARA ................................................................................... 13

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Pengaruh kebiasaan browsing internet terhadap pelajar .................. Gambar 2 Pengaruh kebiasaan browsing internet bagi perilaku pelajar ............ 16 17

Gambar 3 Pengaruh kebiasaan browsing internet bagi prestasi belajar siswa.... 18

10 Pengaruh Buruk Facebook Bagi Pelajar
Dampak negatif facebook pada remaja, pelajar dan anak anak. Dampak negatif facebook semakin hari semakin terasa, meski pun para facebookers banyak yang tidak menyadari akan pengaruh negati facebook ini. Mungkin karena sudah kecanduan dengan yang namanya facebook. Tapi justru inilah yang berbahaya, yang tidak disadari. Oke buat kamu para remaja dan pelajar serta anak anak, kamu harus tahu apa saja dampak negatif dari facebook ini. Karena pengguna facebook di dominasi oleh para remaja usia 14-24 tahun sebanyak 61,1%.

1. Tidak peduli dengan sekitarnya Orang yang sudah kecanduan facebook terlalu asyik dengan dunianya sendiri (dunia yang diciptakannya) sehingga tidak peduli dengan orang lain dan lingkungan di sekitarnya. Seseorang yang telah kecanduan facebook sering mengalami hal ini. Tidak peduli dengan lingkungan sekitar, dunianya berubah menjadi dunia facebook. Ada yang bilang autis Haha, lebay 2. Kurangnya sosialisasi dengan lingkungan Ini dampak dari terlalu sering dan terlalu lama bermain facebook. Ini cukup mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial si anak. Mereka yang seharusnya belajar sosialisai dengan lingkungan justru lebih banyak menghabiskan waktu lebih banyak di dunia maya bersama teman teman facebooknya yang rata rata membahas sesuatu yang nggak penting. Akibatnya kemampuan verbal si anak menurun. Tentu yang dimaksud autis di sini bukan dalam arti yang sebenarnya. 3. Menghamburkan uang Akses internet untuk membuka facebook jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan (terlebih kalau akses dari warnet). Dan biaya internet di Indonesia yang cenderung masih mahal bila dibanding negara negara lain (mereka sudah banyak yg garatis). Ini

sudah bisa dikategorikan sebagai pemborosan, karena tidak produktif. Lain soal jika mereka menggunakannya untuk kepentingan bisnis. 4. Mengganggu kesehatan Terlalu banyak nongkrong di depan monitor tanpa melakukan kegiatan apa pun, tidak pernah olah raga sangat beresiko bagi kesehatan. Penyakit akan mudah datang. Telat makan dan tidur tidak teratur. Obesitas (kegemukan), penyakit lambung (pencernaan), dan penyakit mata adalah gangguan kesehatan yang paling mungkin terjadi. 5. Berkurangnya waktu belajar Ini sudah jelas, terlalu lama bermain facebook akan mengurangi jatah waktu belajar si anak sebagai pelajar. Bahkan ada beberapa yang masih asyik bermain facebook saat di sekolah. Ayo ngaku..! “sorry yaw, aQ off dulu, Coz, ada guru nieh..!” Pernah menemukan yang seperti itu..? 6. Kurangnya perhatian untuk keluarga Keluarga di rumah adalah nomor satu. Slogan tersebut tidak lagi berlaku bagi para facebookers. Buat mereka temen temen di facebook adalah nomor satu. Tidak jarang perhatian mereka terhadap keluarga menjadi berkurang. 7. Tersebarnya data pribadi Beberapa facebookers memberikan data data mengenai dirinya dengan sangat detail. Biasanya ini untuk orang yang baru kenal internet hanya sebatas facebook saja. Mereka tidak tahu resikonya menyebarkan data pribadi di internet. Ingat data data di internet mudah sekali bocor, apalagi facebook yang gampang sekali di hack! 8. Mudah menemukan sesuatu berbau pornografi dan sex Mudah sekali bagi para facebookers menemukan sesuatu yang berbau porno dan esex esex. Karena kedua hal itu yang paling banyak dicari di internet dan juga paling mudah ditemukan. nah, inilah fakta tidak dewasanya pengguna intenet Indonesia. Hanya mengguankan internet untuk mencari konten “berlendir”. Di facebook akan sangat mudah menemukan grup sex, grup tante kesepian, grup cewek bispak dsb. 9. Rawan terjadinya perselisihan Tidak adanya kontrol dari pengelola facebook terhadap para anggotnay dan ketidak dewasaan pengguna facebook itu sendiri membuat pergesekan antar facebookers sering sekali terjadi.Contoh paling fenomenal adalah kasusnya “Evan Brimob” beberapa waktu lalu. Kalao kamu nggak tahu Evan Brimob, beeuuh, ketinggalan berita nih..! Evan Brimob adalah seorang anggota kepolisian yang baru kenal facebook. Silakan dicari aja di google mengenai Evan Brimob dengan statementnya yang kontroversi: “Polisi nggak butuh masyarakat”. 10. Awas penipuan..! Seperti media media lainnya, facebook juga rawan terhadap penipuan. Apalagi bagi anak anak yang kurang mengerti tentang seluk beluk dunia internet. Bagi si penipu sendiri, kondisi dunia maya yang serba anonim jelas sangat menguntungkan.

sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5009759

BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Pada masa sekarang , internet hampir di gunakan di seluruh pelosok dunia, instansi pemerintah,perusahaan,perbankkan dan sekolah. Hal tersebut memang tidak dapat kita kita ingkari lagi, kenyataannyapun dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari,sehingga pemerintah merencanakan program internet masuk sekolah. Internet adalah “Alat bantu”bukan”Bukan solusi pendidikan”(tingkat sekolah)internet tanpa bahasa inggris sebagai sumber informasi yang sangat terbatas,bahan pelajaran dalam bahasa indonesia juga sangat sedikit kelihatannya.Kurikulum kita juga tidak berbasis penelitian,pendidikan yang bermutu ialah pendidikan berbasis guru yang mampu dan sejahtera,di sekolah yang bermutu dengan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa siswi dan”well balanced”(seimbang Dengan banyak macam keterampilan termasuk teknologi) B.Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan permasalahan sebagai tersebut: 1.Untuk apa internet masuk sekolah? 2.Benarkah internet di gunakan sebagai sumber pembelajaran? 3.Benarkah pada umumnya internet masih hanya di anggap sebagai sumber informasi dan kebanyakan siswa-siswi hanya menggunakan internet sebagai sistem komunikasi(e-mail,dll),bukan sumber pembelajaran? 4.Bagaimana mengatasi siswa menggunakan internet yang tidak baik? C.Tujuan Sesuai dengan permasalahan di atas,tujuan yang di capai dalam penelitian ini adalah: 1.Untuk mengetahui penggunaan internet. di MAN Pandeglang 2.Untuk mengetahui respon para siswa terhadap internet. 3.Untuk mengetahui dampak internet masuk sekolah. 4.Untuk mengetahui manfaat internet di sekolah. D.Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode wawancara,observasi dan perpustkaan.

BAB II PEMBAHASAN A.Pengertian Internet Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer yang luas dan besar yang mendunia,yaitu menghubungkan pemakai komputer dari satu negara kenegara lain di seluruh dunia di mana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya imformasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif. B.Sejarah Internet Sejarah internet di mulai pada tahun 1969 ketika defartemen pertahanan Amerika U.S Defence Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik,riset ini di kenal dengan nama ARFANET.Pada 1970 sudah lebih 10 komputer yang berhasil di hubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 maret 1976,ketika ratu inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signal And Radar Establishment di Maivern.Setahun kemudian,sudah lebih 100 komputer yang bergabung di ARFANET menbentuk sebuah jaringan atau network. C.Internet Masuk Sekolah perkembangan teknologi informasi dan pemanpaatan internet di berbagi bidang sangat pesat.Di dunia internet juga ada dunia gelap dan cyber crime yaitu pornografi,cracking activities,carding dan software piracy.Pornografi bisa di cegah dengan tiga cara,yaitu hukum,teknologi dan socio culture. Bagaimanapun juga internet masuk sekolah adalah program yang harus di dukung oleh seluruh komponen bangsa,karena internet memiliki manfaat yang besar pembentukan SDM generasi muda,adanya kesalahan pandang bahwa internet masuk sekolah hanya membawa pengertian berikut,internet sama dengan alat lihat gambar,video porno,internet sama dengan tempat siswa mencari berbagai informasi secara bebas tanpa kontrol dan internet sama dengan menggantikan peran guru secara keseluruhan harus di luruskan,internet masuk sekolah seharusnya membawa pengertian yang baik. D.Tujuan Internet Masuk Sekolah Internet masuk sekolah merupakan program yang harus di dukung oleh seluruh komponen bangsa,karena mempunyai tujuan sebagai berikut: 1.Mengembangkan jaringan sistem informasi sekolah,antara lain: a.NUPTK (Nomor urut pendidikan tenaga kependidikan) b.NISN (Nomor induk sekolah nasional) c.NPSN (Nomor pokok sekolah nasional) 2.Sarana pendidikan mata pelajaran TIK 3.Sarana komunikasi antar sekolah 4.Membuka mata dan wawasan kedunia luas 5.Membentuk generasi yang kreatif,produktif,dan mandiri 6.Sumber ilmu pengetahuan tanpa batas.

E.Pasilitas koneksi internet yang ada di MAN Pandeglang Pasilitas koneksi yang ada di Lab komputer MAN Pandeglang yaitu 2 HUP,20 Personal computer dan satu komputer sebagai server.Setiap HUP mempunya 16 konektor,berarti 2 HUP bisa menghubung 32 komputer yang dapat terkoneksi internet,sisanya di share ke perpustakaan satu,ruang guru dua,ruang BP satu dan ruan elektro satu. Jaringan internet ini di berikan pemerintah secara gratis,MAN Pandeglang hanya membayar listriknya saja. F.Penggunaan Internet Di Kalangan Siswa MAN Pandeglang Internet membawa begitu banyak kemudahan kepada penggunanya termasuk pelajar,namun juga dapat memusingkan orang tua dan guru. Guru juga perlu mementingkan dua hal,yaitu mengenai keselamatan murid dan tahap prestasi mereka,dapatkah pihak sekolah melindungi atau melarang muridnya untuk tidak menggunakan internet agar tidak berpengaruh dampak negatif dari internet,sedangkan pada waktu yang sama sekolah tidak dapat mengekang hak pelajar untuk mendapatkan pengalaman-pengalaman yang berunsur pendidikan dari internet. Pada umumnya pengguna internet di MAN masih hanya di anggap sebagai sumber informasi dan kebanyakan siswa-siswi hanya menggunakao internet sebagai sistem komunikasi seperti e-mail,chating dll,bukan sumber pembelajaran. G.Dampak Positif Dan Negatif Internet Di MAN Pandeglang 1.Dampak Positif Internet masuk sekolah antara lain sebagai berikut: a.Mempermudah siswa mencari sumber pembelajaran b.Mengembangkan keterampilan c.Membantu siswa untuk mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan d.Bisa berkomunikasi dengan teman yang bukan siswa MAN Pandeglang 2.Dampak negatif internet terhadap siswa MAN Pandeglang antara lain: a.Siswa jika kurang kontrol dari guru,biasanya membuka situs-situs pornografi b.Aneka macam materi yang berpengaruh negatifpun bertebaran di internet,misalnya pornografi,kebencian,kejahatan,kekerasan dan sejenisnya c.Berita yang bersifat pelecehan seksualpun mudah oleh siswaBAB III PENUTUP A.Kesimpulan Berdasarkan wawancara dan observasi yang kami lakukan,di peroleh kesimpulan sebagai berikut: 1.Internet adalah jaringan komputer yang luas dan besar yang mendunia,yakni menghubungkan pemakai komputer dari satu negara ke negara lain di seluruh dunia 2.Pada umumnya siswa MAN Pandeglang masih menggunakan internet sebagai sistem komunikasi,seperti chating,e-mail dan lain-lain 3.Internet dapat membantu siswa untuk mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan 4.Agar siswa tidak terhubung pada situs-situs porno,Diknas Pandeglang memasang piranti lunak penyaringan kata kunci pada situs pornografi

B.Saran Berdasarkan hasil penelitian di atas,peneliti menyarankan: 1.Sebaiknya pihak sekolah membuat peraturan untuk siswa supaya tidak membuka situs pornografi 2.Hendaknya siswa menggunakan teknologi informasi sebagai sumber pembelajaran dengan memperhatikan etika 3.Para siswa dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai bahan introveksi diri 4.Para peneliti dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai kajian awal untuk melakukan penelitian lebih lanjut d.Kecanduan internet bagi siswa yang tidak bisa mengontrol dirinya H.Cara Sekolah Menanggulangi Siswa Agar Jangan Terkoneksi Pada Situs porno Sebenarnya situs porno yang menyebar di dunia maya ternyata menjadi ancaman serius bagi pendidikan,bahkan sekolah yang menjadi tempat siswa mempelajari dan mempraktekan internet tak bisa menangkal situs amoral tersebut oleh karena itu,defkomimfo,merencanakan akan meluncurkan piranti lunak gratis yang bisa memfilter atau memblokir situs pornografi,piranti lunak ini belum di ketahui secara jelas sistem kerjanya,apakah menggunakan sistem blokir nama domain atau pemblokiran filter kata kunci? Karena pemblokiran nama domain situs pornografi tidak mudah,biasa pemerintah memasang piranti untuk memfilter supaya situs yang berbau pornografi tidak terakses oleh siswa melalui Diknas,sistem kerjanya yaitu pemblokiran filter kata kunci,sehingga setiap sekolah yang mendapat akses internet dari Diknas tidak terkoneksi ke situs yang merusak moral itu.

Pengaruh Game Online – Permainan game online bagi kalangan remaja, pelajar tingkat pertama hingga menengah bahkan anak-anak TK bukanlah hal yang asing lagi di zaman sekarang ini. Banyak fakta yang kita jumpai, dengan survey ke warnet-warnet maka tidak jarang kalangan remaja bahkan anak-anak yang sedang maen game online. Bisnis warnet yang berada di belakang berkembangannya permainan game online ini menjamur di kota-kota besar di Indonesia bahkan sampai ke pedesaan. Perkembangan warnet di Indonesia semenjak beberapa tahun terakhir terlihat sangat pesat. Dari hasil survey yang dilakukan oleh beberapa rekan kita (dudhy, risdo, susilo, dan vanessa) di beberapa warnet umumnya terlihat dipenuhi oleh kalangan pelajar yang tak kelak selalu datang untuk menghabiskan waktunya bermain game online dan terkadang mereka rela untuk tidak masuk sekolah (bolos ) hanya demi bermain game online. Apa yang dilakukan pelajar tersebut terkadang tanpa diketahui oleh orang tua mereka, ada saja alasan mereka untuk meyakinkan orang tua nya, entah itu belajar di rumah teman, atau ada acara

sekolah. Dalam hal ini seharusnya para orang tua harus lebih memperhatikan lagi anak – anak mereka, paling tidak mengetahui kemana mereka setelah pulang sekolah. Untuk mengetahui lebih dalam fenomena ini, beberapa rekan kita yang disebut diatas, mencoba melakukan survey langsung dan sekaligus wawancara kepada beberapa pengguna fasilitas warnet (game online) di salah satu warnet di daerah Pondok Gede, Bekasi. Di tempat ini bisa dibilang selalu ramai/diminati oleh para pelajar yang ingin bermain game online. Sebelum melakukan wawancara terhadap beberapa pelajar, mereka menyempatkan diri untuk terlebih dahulu bertanya–tanya dengan salah satu Operator di warnet tersebut, sebut saja namanya “Mas Galuh” yang baru sekitar 4 bulan bekerja sebagai Operator di tempat tersebut. Lalu kami melontarkan beberapa pertanyaan kepadanya, diantaranya adalah : “Siapa saja sih yang sering datang ke tempat game online ini?”, Jawabnya : “biasanya yang datang kemari rata – rata anak SD,SMP dan SMA dan kebanyakan dari mereka mengambil paket 5 jam dari pukul 7-12 siang”. Dari sini kita lihat bahwa paket tersebut merupakan waktu yang seharusnya sekolah, sehingga bisa kita ambil kesimpulan bahwa mereka membolos pada jam tersebut dan memilih bermain game online di warnet tersebut. “Apa sih yang biasa dimainkan oleh para pelajar dan menurut mas sendiri bagus gak permainan game online bagi para pelajar pada umumnya ?”, Jawabnya : “rata – rata para pelajar tersebut bermain game online seperti Ayodance, RF, DotA, Point Blank, dan tak ayal mereka juga juga membuka jejaringan sosial seperti Facebook untuk sekedar mengupdate status. Kemudian ketika ditanyakan bagus tidak nya bermain game online bagi pelajar, menurut nya tergantung dari pribadi para pelajar itu sendiri bagaimana mereka dapat mengatur waktunya dimana saat waktu untuk sekolah dan bermain lalu dari game online ini mungkin ada nilai baik dan buruknya, untuk buruknya pasti lebih banyak mereka bisa lupa akan kewajibannya untuk belajar, lupa waktu hingga tidak sekolah dan baiknya mungkin mereka bisa mendapatkan banyak teman baik nyata maupun di dunia maya”. Selepas kami bertanya – tanya dengan Operator ditempat tersebut, kami melanjutkan dengan mewawancarai beberapa pelajar yang sedang bermain disana. Diawali dengan wawancara kami dengan salah satu siswa tingkat 5 SD sebut saja namanya Danu, dia sering sekali bermain game online ini selepas pulang sekolah, ketika ditanya apakan orang tuanya mengetahui, ujarnya orang tuanya pun mengetahui kebiasaanya bermain ditempat ini dan hanya berpesan kepadanya agar tahu waktu bermain. Kami pun bertanya juga kepadanya : ” Apa enaknya sih bermain game online ini ,biasanya suka maen apa disini ?”, Jawabnya : ” ya, emm…enak aja seru, biasanya maen Ayodance, leaf 4 dead sama buka facebook”. Bisa dibayangkan bahwa siswa sekolah dasar saja sudah tak awam tentang warnet, khusus nya agame onile tersebut, malah ia terlihat mahir sekali dengan menggunakan komputer apa lagi sudah paham betul menggunakan situs jejaringan sosial terkenal seperti Facebook yang umunya digunakan oleh para remaja atau orang dewasa. Memang benar saja, perkembangan zaman saat

ini sudah sangat pesat sekali anak – anak pun dapat menggunakan komputer dengan baik walaupun hanya bermain game online. Dalam wawancara selanjutnya kami menyempatkan diri mewawancarai seorang siswi dari salah satu SMP Negeri sebut saja namanya adalah Grace dan Tika keduanya merupakan teman sekelas dan memang paling suka bermain game online terutama Ayodance mereka juga memanfaatkan game ini untuk bisa menambah teman apalagi mendapatkan kenalan seorang laki-laki. Mereka disini tidak merasa minder ataupun malu bermain disini yang meskipun mayoritas yang bermain disini adalah para laki – laki. Kemudian dalam wawancara yang terakhir kami mewawancarai salah seorang pria yang di keluarkan oleh sekolahnya karena selalu sering tidak masuk sekolah karena lebih mementingkan game onlinenya. Dia bernama Ferdy yang semestinya saat ini masih duduk di bangku 2 SMA. Dia bermain game online ini sejak 1 SMP. Kami pun bertanya kepadanya : ” Kenapa sih lw dikeluarin dari sekolah, terus game online apa yang lw maenin sekarang?”, Jawabnya : ” Gw memang dikeluarin dari sekolah karena emank gw nya juga gak suka sama sekolahnya makanya gw lampiasin dengan bermain game online, kalo game online yang gw tekunin sekarang RF”. Hal seperti inilah yang jarang orang tua mengerti terhadap anaknya. Ternyata dari game online ini permainan RF yang ia tekuni ini menghasilkan uang yang lumayan cukup untuk mengisi dompetnya dengan menjual ID RFnya yang telah jadi (hebat) seharga Rp 500.000,- tandasnya, yabngb secara logika itu sama saja dengan billing yang dibayarkannya selama bermain game tersebut. Dari beberapa wawancara tersebut, kami bisa menarik beberapa kesimpulan : Pegaruh atau Dampak Negatif Game Online : • pelajar yang bermain game online hanya menghambur – hamburkan waktu dan uang secara sia – sia . • bermain game online membuat mereka menjadi ketagihan . • terkadang lebih merelakan sekolahnya untuk bermain game online (bolos sekolah). • dengan bermain game online tersebut juga bisa membuat mereka lupa waktu, untuk makan, beribadah, waktu untuk pulang ,dll. • dengan terlalu sering berhadapan dengan monitor secara mata telanjang dapat membuat mata nya menjadi minus , nyatanya umur mereka masih muda – muda. • anak tersebut jadi sering berbohong kepada orang tuanya karena ia awalnya pamit untuk berangkat sekolah ternyata ia bolos sekolah untuk bermain game online. Pengaruh atau Dampak Positif Game Online: • pelajar tersebut dapat menguasai komputer lebih lanjut . • dengan bermain game online secara langsung ia dapat mengerti bahasa Inggris yang dipergunakan pada gamenya tak jarang mereka juga mesti mengartikan sendiri kata – kata yang mereka tidak ketahui. • dari game online ini dapat menambah teman mereka walaupun hanya didunia nyata maupun maya .

• bagi yang telah mempunyai ID dari salah satu game onlinenya yang telah jadi (GG) mereka dapat menjualnya dengan orang lain dan akhirnya mendapatkan uang dari hasil tersebut. Saran dari rekan kita yang telah mensurvey tentang pengaruh game online bagi kalangan remaja adalah “untuk pembaca (terutama yang masih kebablasan dalam bermain internet (game online) adalah jangan menjadikan kegiatan bermain game online menjadi suatu keharusan yang menyebabkan terbengkalai nya hal-hal lain yang lebih utama, jadikan game online sebagai hiburan saja yang sesekali menenangkan dikala suntuk, jangan lupa ibadahnya ketika bermain (pol-polan)”.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->