P. 1
Dampak Negatif Game Bagi Anak

Dampak Negatif Game Bagi Anak

|Views: 132|Likes:
BAB I PENDAHULUAN

1.1 . LATAR BELAKANG Video game merupakan media yang dekat dengan anak setelah televisi. Orangtua perlu mengetahui lebih jauh tentang video game dan memperhatikan isi game dan pola konsumsi anak akan media tersebut. Maraknya jenis permainan video game membuat orangtua seharusnya makin selektif memilah game yang tepat untuk anaknya. Tidak semua game baik untuk dimainkan. Memang banyak game yang isinya ramah dan bermanfaat bagi anak-anak karena mengandung unsur hiburan sekaligus
BAB I PENDAHULUAN

1.1 . LATAR BELAKANG Video game merupakan media yang dekat dengan anak setelah televisi. Orangtua perlu mengetahui lebih jauh tentang video game dan memperhatikan isi game dan pola konsumsi anak akan media tersebut. Maraknya jenis permainan video game membuat orangtua seharusnya makin selektif memilah game yang tepat untuk anaknya. Tidak semua game baik untuk dimainkan. Memang banyak game yang isinya ramah dan bermanfaat bagi anak-anak karena mengandung unsur hiburan sekaligus

More info:

Published by: Moh Cholisatur Rizaq on Jun 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/25/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

1.1 . LATAR BELAKANG Video game merupakan media yang dekat dengan anak setelah televisi. Orangtua perlu mengetahui lebih jauh tentang video game dan memperhatikan isi game dan pola konsumsi anak akan media tersebut. Maraknya jenis permainan video game membuat orangtua seharusnya makin selektif memilah game yang tepat untuk anaknya. Tidak semua game baik untuk dimainkan. Memang banyak game yang isinya ramah dan bermanfaat bagi anak-anak karena mengandung unsur hiburan sekaligus informasi dan edukasi. Namun, banyak pula game yang buruk, yang isinya sangat tidak sehat untuk anak, karena banyak mengandung kekerasan dan seks. Game sangat tidak asing bagi anak bahkan sudah menjadi kebiasaan anak untuk bermain game tiap hari. Sepulang sekolah mereka langsung menuju playstation dan bermain game kesenangan mereka. Merekah bahkan lupa makan dan kewajiban sebagai pelajar yaitu belajar. Sebagian orang tua mengeluh anak – anaknya lupa belajar dikarenakan bermain game. Tapi bukan itu saja dampak negatif dari game , game juga bisa mempengaruhi psikologi anak dan juga mengurangi sosialisasi anak terhadap temannya karena mereka lebih suka sendiri dan bermain game daripada bermain dengan temannya. Teknologi semakin canggih dan game berjenis apapun dengan kualitas grafik yang bagus beredar tanpa ada kendali sehingga membuat anak – anak semakin senang dengan game. Game berjenis kekerasan dan pornografi mudah sekali ditemukan dan banyak sekali anak – anak yang memainkannya. Dengan begitu lambat laun psikologi anak mulai terancam. Moral mereka mulai rusak dengan adanya game pornografi dan kekesaran. Watak mereka mulai keras dan mereka sudah mengenal pornografi.

1

Game sudah bisa dikatakan bagian hidup anak – anak. Sudah tidak jarang anak – anak bermain game setiap hari. Warnet dan rental PS pun selalu dipenuhi anak – anak yang main game ataupun sekedar lihat dan tidak jarang waktu sekolah, mereka bolos ke rental PS untuk menuruti kesenangan mereka dengan bermain game sehingga mereka lupa akan segalanya dan mereka lupa akan dampak negatif dari game tersebut. 1.2 . RUMUSAN MASALAH 1. Mengapa game banyak diminati ? 2. Apa dampak negatif game bagi anak ? 3. Bagaimana cara mencegah dampak negatif dari game ?

1.3 . TUJUAN 1. Menjelaskan mengapa game banyak diminati 2. Mengetahui dampak negatif dari game 3. Mengetahui cara mencegah dampak negatif dari game

2

BAB II PEMBAHASAN

2.1 . Faktor yang membuat game banyak diminati

Game memang merupakan sarana yang benar-benar menghibur dan banyak diminati anak – anak. Media untuk bermain game sangat mudah didapat membuat anak semakin tertarik. Jika mereka tidak mampu membeli mereka juga bisa menyewa di tempat persewaan seperti rental PS dan warnet. Kemajuan teknologi juga membuat anak bermain game. Mereka lebih suka game dalam bentuk game computer atau game playstation yang diciptakan. Permainan modern manjadi semakin kaya sensasi, mengasyikkan dan penuh fantasi seakan-akan mereka lupa akan dunia nyata dan lupa waktu. Internet memang bukan hal yang baru bagi anak, Mereka juga bisa bermain game di internet. Beberapa produser game terkemuka juga sudah banyak yang meluncurkan situs-situs online bagi para pemain game produk mereka tersebut, seperti game-game menarik dari Blizzard entertainment, Diablo , Startcraft , dan Warcraft. Juga game terkenal Ultima Online sehingga anak – anak betah bermain game. Faktor yang membuat game banyak diminati ialah faktor kecanggihan game tersebut. Selain canggih game tersebut mudah di dapat. Dari game jenis petualangan atau adventure sampai game berjenis strategi. Ini yang membuat anak – anak betah bermain game seharian. Dengan bermain game mereka bisa melakukakan apapun di dunia game seperti memukul orang, membunuh orang dan laen yang tidak bisa dilakukan di dunia nyata 2.2 . Dampak negatif game bagi anak

3

Sering anak – anak bermain game hanya dalam segi kesenangan belaka tetapi mereka tidak melihat segi negatifnya. Banyak sekali dampak negatif dari game. Diantaranya :
1.

Membuat kecanduan Mereka yang memainkan permainan modern sering melupakan waktu sehingga mereka melupakan waktu belajar dan menghabiskan waktu berjam – jam hanya untuk bermain game. Kalau sudah kecanduan sulit untuk menghilangkannya. Ada yang lebih parah. di Korea ada seorang gamer meninggal setelah bermain game 50 jam non-stop.

2.

Kurang bersosialisasi Anak cenderung individualisme ketika mereka memainkan game karena mereka lebih asyik sendiri daripada bersosialisasi dengan teman atau bermain dengan temannya. Dari sini timbul sikap egois anak.

3.

Tidak baik untuk kesehatan Anak pasti betah seharian bermain game. Itu membuat mereka malas untuk bergerak dan hanya duduk di depan televisi atau computer. Jangankan berolahraga, makan pun mereka malas karena asyik bermain game.

4.

Menghabiskan banyak uang Anak – anak dan orang dewasa tidak memperdulikan uang mereka habis hanya ingin bermain game. Setiap hari mereka berjam-jam di warnet atau di game center demi memuaskan kesenangannya.

5.

Mengajarkan anak kekerasan Game sekarang ini identik dengan kekerasan. Anak yang sering bermain game kekerasan lambat laun mereka menjadi watak yang keras, pemarah, suka berkelahi dan lain sebagainya.

6.

Pornografi Dampak negatif yang satu ini sangat berpengaruh bagi moral anak. Game modern yang menjadi kesenangan mereka kini mulai dibalut dengan adegan – adegan yang erotis atau hot. Hal bisa menghancurkan moral anak.

4

7.

Mengajarkan anak untuk berjudi Anak bermain game pun kadang tidak puas. Mereka juga biasanya menambahkan dengan berjudi atau orang jawa bilang totoan. Mereka bermain game bola sambil berjudi. Secara tidak langsung game mengajarkan anak – anak untuk berjudi

Itu dampak negatif dari permainan modern. Masih banyak lagi dampak negatif lainnya yang belum di sebutkan. Jadi sebagai orang tua hendaknya melakukan pengawasan terhadap putra putrinya dalam bermain game agar mereka tidak lupa belajar dan tidak membahayakan kesehatan.

2.3 . Cara mencegah dampak negatif dari game Setelah melihat dampak negatif game bagi anak. Sebaiknya kita mencegahnya sejak dini agar dampak tersebut tidak berakibat fatal bagi anak. Untuk mencegah ada cara – cara seperti di bawah ini : 1. Cegah kecanduan Pengaruh negatif game bagi anak adalah kecenderungan

munculnya ‘kecanduan’ anak pada game. Kecanduan bermain game ditengarai memicu anak menjadi malas menulis, menggambar atau pun melakukan aktivitas sosial. Kecanduan bermain game bisa terjadi terutama karena sejak awal orangtua tidak membuat aturan bermain game. Seharusnya orangtua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal waktu bermain komputer. Misalnya, anak boleh bermain game sepulang sekolah setelah selesai mengerjakan PR hanya selama satu jam. Waktu yang lebih longgar dapat diberikan pada hari libur. Pengaturan waktu ini perlu dilakukan agar anak tidak berpikir bahwa bermain game adalah satu-satunya kegiatan yang menarik bagi anak. Pengaturan ini perlu diperhatikan secara ketat oleh orangtua, setidaknya

5

sampai anak berusia 12 tahun. Pada usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat lebih mampu mengatur waktu dengan baik. 2. Ajak anak untuk bersosialisasi Mengajak anak untuk bersosialisasi sangatlah penting karena bisa mengembangkan psikologi anak sehingga anak bisa berkembang dengan bersosialisasi. Mereka juga bisa menciptakan game sendiri dengan teman dan mengasah keterampilan anak. Selain mengurangi rasa individualisme anak juga bisa belajar bersosialisasi dengan teman. 3. Peran penting orangtua Menimbang untung ruginya mengenalkan game pada anak, pada akhirnya memang amat tergantung pada kesiapan orang tua dalam mengenalkan dan mengawasi anak saat bermain game. Karenanya, kepada semua orangtua mengingatkan peran penting mereka dalam pemanfaatan game bagi anak. Pertama, berikan kesempatan pada anak untuk belajar dan berinteraksi dengan game sejak dini. Apalagi mengingat penggunaan game adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari pada saat ini dan masa yang akan datang. Kedua, perhatikan bahwa layar televise saat bermain game juga punya efekefek tertentu, termasuk pada fisik seseorang. Karena perhatikan juga masalah tata ruang dan pencahayaan. Cahaya yang terlalu terang dan jarak pandangan terlalu dekat dapat mengganggu indera penglihatan anak. Ketiga, pilihlah game tertentu yang memang ditujukan untuk anak-anak. Sekalipun yang dipilih merupakan program edutainment ataupun games untuk pendidikan, sesuaikan selalu dengan usia dan kemampuan anak.

6

BAB III PENUTUP 3.1 KESIMPULAN Video game merupakan media yang dekat dengan anak setelah televisi. Orangtua perlu mengetahui lebih jauh tentang video game dan memperhatikan isi game dan pola konsumsi anak akan media tersebut. Maraknya jenis permainan video game membuat orangtua seharusnya makin selektif memilah game yang tepat untuk anaknya. Tidak semua game baik untuk dimainkan. Memang banyak game yang isinya ramah dan bermanfaat bagi anak-anak karena mengandung unsur hiburan sekaligus informasi dan edukasi. Namun, banyak pula game yang buruk, yang isinya sangat tidak sehat untuk anak, karena banyak mengandung kekerasan dan seks. Berbagai dampak negatif muncul dengan adanya game. Mulai dari dampak negatif terhadap perkembangan anak sampai dampak yang sangat mengerikan yaitu kematian. Menimbang untung ruginya mengenalkan game pada anak, pada akhirnya memang amat tergantung pada kesiapan orang tua dalam mengenalkan dan mengawasi anak saat bermain game. Karenanya, kepada semua orangtua mengingatkan peran penting mereka dalam pemanfaatan game bagi anak.

7

DAFTAR PUSTAKA http://psikologi-online.com/mencegah-anak-kecanduan-tv-game http://devoav1997.webnode.com/news/mengurangi-pengaruh-negatif-komputerbagi-anak/ http://blogger.kebumen.info/blogsearch/dampak+negatif+playstation+bagi+anak.s html http://www.melindahospital.com/modul/user/berita_detail_depan.php?id_berita=1 60_Video-Game-Membuat-Kecanduan-Bagi-Anak

8

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->