P. 1
Teori Perilaku Dan Belajar Sosial

Teori Perilaku Dan Belajar Sosial

|Views: 405|Likes:
Published by Novi Halim

More info:

Published by: Novi Halim on Jun 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2015

pdf

text

original

TEORI PERILAKU DAN BELAJAR SOSIAL

Kelompok 4
Arwinda Dwi H.  Dwi Laraswati  Dwi Novitasari  Novi Handayani

Teori Perilaku dan Belajar Sosial

Teori Perilaku (B.F Skinner)

Teori Belajar Sosial (Albert Bandura)

TEORI PERILAKU (B.F. SKINNER)
Teori perilaku (behaviorisme) merupakan teori belajar yang lebih menekankan pada tingkah laku manusia. Dalam teori ini individu dipandang sebagai makhluk reaktif yang memberi respon terhadap lingkungan. Pengalaman dan pemeliharaan akan membentuk perilaku seseorang. Dalam behaviorisme Skinner, pikiran, sadar atau tidak sadar tidak diperlukan untuk menjelaskan perilaku dan perkembangan. Bagi Skinner, perkembangan adalah perilaku.

Prinsip-prinsip teori behaviorisme adalah : 1. Obyek psikologi adalah tingkah laku. 2. Semua bentuk tingkah laku dikembalikan pada reflek. 3. Mementingkan pembentukan kebiasaan.

CONTOH:
Kyara mempunyai 2 orang kakak. Kakak pertama sering membantah nasehat kedua orangtuanya sedangkan kakak kedua selalu mau mendengarkan nasehat kedua orang tuanya. Lalu dia melihat kakak pertama sering dimarahi dan mendapat hukuman sedangkan kakak kedua sering dipuji oleh orang tuanya. Dari hasil pengamatannya, kyara mencoba untuk bersikap seperti kakak keduanya karena lebih memilih untuk dipuji daripada mendapatkan hukuman.

TEORI BELAJAR SOSIAL (ALBERT BANDURA)
Teori belajar social Bandura menguraikan kumpulan ide mengenai cara perilaku dipelajari dan diubah. Penerapan teori ini hampir pada seluruh perilaku, dengan perhatian khusus pada cara perilaku baru diperoleh melalui belajar mengamati (observational learning). Teori Bandura dengan jelas menggunakan sudut pandang kognitif dalam menguraikan belajar dan perilaku.

1. 2. 3. 4.

Menurut teori belajar sosial, dasar kognisi dalam proses belajar dapat diringkas dalam 4 tahap yaitu: Atensi / Perhatian. Retensi / Mengingat. Reproduksi Gerak / Produksi Motorik. Penguatan dan Motivasi.

CONTOH:
Seorang teman mengajak wanda untuk bergabung dalam suatu klub sosial tertentu dengan tawaran yang menarik. Dalam hal ini tentunya wanda akan terlebih dahulu mempertimbangkan keuntungan dan kerugian dari tawaran temannya sebelum membuat keputusan untuk menerima ataupun menolak tawaran tersebut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->