P. 1
Diagnosa Keperawatan keluarga

Diagnosa Keperawatan keluarga

|Views: 169|Likes:
Published by Andreas Joe-Pinx

More info:

Published by: Andreas Joe-Pinx on Jun 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/29/2013

pdf

text

original

Diagnosa Keperawatan/ Masalah Kolaborasi Tujuan dan Kriteria Hasil Manejemen regimen terapeutik TBC tidak efektif berhubungan

dengan: Konflik dalam memutuskan terapi TBC, konflik keluarga, keterbatasan pengetahuan, kehilangan kekuatan, defisit support sosial DS: Pilihan tidak efektif terhadap tujuan pengobatan/program pencegahan Pernyataan keluarga dan pasien tidak mendukung regimen pengobatan/perawatan, Pernyataan keluarga dan pasien tidak mendukung/ tidak mengurangi faktor risiko perkembangan penyakit atau skuelle DO : Percepatan gejala-gejala penyakit NOC:  Complience Behavior  Knowledge : treatment regimen Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1 x 24 jam manejemen regimen terapeutik tidak efektif pasien teratasi dengan kriteria hasil:  Mengembangkan dan mengikuti regimen terapeutik (TBC, konsumsi OAT)  Mampu mencegah perilaku yang berisiko  Menyadari dan mencatat tanda-tanda perubahan status kesehatan

Rencana keperawatan Intervensi NIC : Self Modification assistance Kaji pengetahuan pasien tentang penyakit, komplikasi dan pengobatan Interview pasien dan keluarga untuk mendeterminasi masalah yang berhubungan dengan regimen pengobatan tehadap gaya hidup Hargai alasan pasien Hargai pengetahuhan pasien Hargai lingkungan fisik dan sosial pasien Sediakan informasi tentang penyakit, komplikasi dan pengobatan yang direkomendasikan Dukung motivasi pasien untuk melanjutkan pengobatan yang berkesinambungan Menganjurkan pasien untuk behenti merokok.

Diagnosa:Ketidakefektifan managemen regimen terapeytik keluarga berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota yang sakit, ketidakmampuan keluarga memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan. TupanSetelah dilakukan perawatan selama 1 bulan keluarga dapat melakukan perawatan terhadap anggota keluarga yang sakit dan tidak terjadi komplikasi. TupenSetelah dilakukan 5 X kunjungan keluarga dapat :

1. Memahami tentang penyakit hipertensi 1. Dapat merawat penderita hipertensi 2. Memeriksakan secara rutin di pelayanan kesehatan
Kriteria EvaluasiVerbal psikomotor

Standar EvaluasiKeluarga memahami tentang :

-

Pengertian Tanda dan gejala

- Factor yang mempengaruhi Cara pencegahan Komplikasi

Membawa keluarga yang sakit ke pelayanan kesehatan
IntervensiJelaskan dan diskusikan tentang hipertensi :

-

Pengertian Tanda dan gejala Factor yang mempengaruhi Cara pencegahan Komplikasi

Lakukan pengukuran tekanan darah Motivasi keluarga untuk memeriksakan secara rutin tekanan darahnya ke pelayanan kese

No 1

2

3

4

5

6

Intervensi Luangkan waktu bersama keluarga, ketahui masing-masing anggota keluarga secara individual dan ciptakan hubungan saling percaya dengan masing-masing anggota keluarga Beri dorongan anggota keluarga untuk menaruh perhatian dan berpartisipasi dalam sesi terapi keluarga Bantu keluarga menggambarkan perasaan yang berhubungan dengan penyakit pada kerabatnya dan membawa konflik keluarga secara terbuka Ajarkan anggota keluarga patofisiologi penyakit dan jelaskan hubungan antara patofisiologi dan program terapeutik Lakukan kerjasama dengan anggota keluarga untuk mengidentifikasi perilaku yang dapat berpengaruh terhadap konflik keluarga dan untuk membantu mereka mengidentifikasi alternative perilaku Dapatkan kepercayaan pribadi anggota

Rasional Untuk membantu mengidentifikasi tindakan-tindakan yang dapat meningkatkan kedekatan keluarga

Untuk memperkuat unit keluarga dan meningkatkan resolusi konflik Konflik keluarga yang tidak teratasi dapat menghambat anggota keluarga mengimplementasikan program terapeutik secara penuh Jika anggota keluarga mengetahui alasan perilaku khusus mereka akan lebih ingin menyesuaikan gaya hidup mereka Untuk meningktkan penyelesaian konflik

Untuk menentukan dukungan mereka

7

8

9

keluarga tentang penyakit dan tinjau ulang informasi yang relevan Beri dorongan kepada anggota keluarga untuk membicarakan kebutuhan individu dengan cara asertif Bantu anggota keluarga mengklarifikasi nilainilai yang berhubungan dengan gaya hidup mereka Lakukan kerjasama dengan anggota keluarga untuk menyusun rutinitas sehari-hari dalam mengelola program terapeutik yang pas dengan gaya hidup mereka Bantu anggota keluarga memodifikasi factor seperti kurangnya perilaku dukungan diantara anggota keluarga yang mempengaruhi penatalaksanaan terapeutik Lakukan kerjasama dengan keluarga dalam menentukan tujuan untuk melakukan koping terhadap konflik Rujuk anggota keluarga kelembaga yang sesuai bila diperlukan Bantu anggota lkeluarga merencaknakan strategi kedepan dalam menghadapi penyakit

dalam meningkatkan penatalaksanaan program terapeutik Untuk meningkatkan interaksi yang sehat dengan program mereka Untuk meningkaykan pemahaman terhadap konflik antara gaya hidup mereka kebutuhan program terapeutik Kolaborasi dengan anggota keluarga memungkinkan penggabungan factor factor gaya hidup seperti budaya, dinamika keluarga, dan keuangan, kedalam perencanaan untuk mengelola penyakit Untuk meningkatkan perawatan

10

11

12

13

Untuk memfokuskan energy mereka terhadap tujuan yang dapat dicapai dan meningktakan harapan Tindakan ini dapat menjamin kelangsungan dukungan keluarga dan membantu mengurangi knflik Perencanaan dapat meningkatkan kemampuan anggota keluarga untuk menyusun strategi yang sesuai untuk mengelola program terapeutik

Kriteria Hasil: anggota keluarga berpartisipasi dalam sesi terapi anggota keluarga secara terbuka menyatakan perasaan yang berkaitan penyakit yang diderita kerabatnya anggota keluarga yang mengungkapkan keinginan untuk mendapatkan bantuan dalam mengatasi konflik anggota keluarga mengidentifikasi perilaku yang mengarah pada konflik anggota keluarga menunjukkan peningkatan kemampuan untuk mengungkapkan kebutuhannya dengan cara tepat anggota keluarga bekerja sama dalam menemukan cara untuk memasukkan program terapeutik kedalam gaya hidupnya. Anggota keluarga menentukan tujuan dan strategi untuk mengatasi konflik dimasa yang akan datang Anggota keluarga merencanakan khusus tentang penyakit dimasa yang akan dating.

INTERVENSI

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->