P. 1
Laporan Praktikum Zoologi Baruuvertebrata Dinnnaaaaa

Laporan Praktikum Zoologi Baruuvertebrata Dinnnaaaaa

|Views: 1,230|Likes:

More info:

Published by: Mirsya Riyadiani William on Jun 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2013

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIKUM ZOOLOGI VERTEBRATA

DISUSUN OLEH

:

Nama Nim Semester / Kelas Dosen Pengasuh Mata Kuliah

: Rahmadina Aprilyani : 342009202 : II(dua) / E (Biologi) : Sapta Handayani S.Pd : Zoologi Vertebrata

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

KELAS OSTEICHTHYES Cyprinus carpio(Ikan mas)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil alamin, puji syukur saya panjatkan atas ridho-Nya laporan praktikum zoologi vertebrata ini dapat diselesaikan. Tugas laporan praktikum ini merupakan tugas akhir semester pada mata kuliah Zoologi Vertebrata Program Study Biologi Universitas Muhammadiyah Palembang angkatan 2009/2010. yang dibina oleh Sapta Handayani S.Pd Portofolio ini merupakan tugas akhir semester pada semester dua ini. 2010. Laporan praktikum ini berisi laporan praktikum tentang osteiches, kelas amfibi dan kelas reptil. Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada Bu Sapta Handayani S.Pd sebagai pembina matakuliah. Selama perkuliahan telah banyak memberikan saran dan motivasi terutama untuk penyempurnaan penulisan laporan praktikum ini.Saya juga mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua saya yang telah memberi dukungan baik dari segi materi dan dukungan lainya. Terima kasih semua saran dan kritiknya selama diskusi kelas .Saya menyadari bahwa laporan praktikum ini masih banyak kekurangan. oleh karena itu saya senantiasa mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun untuk laporan praktikum yang saya buat ini. Semoga laporan praktikum ini dapat bermanfaat baik bagi diri saya maupun bagi pihak lain. kelas

Palembang, Juni 2010

Rahmadina Aprilyani

DAFTAR ISI Halaman judul Kata Pengantar Daftar isi Klasifikasi Kelas Osteichthyes BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Praktikum 1.2 Tujuan 1.3 Ruang lingkung 1.4 Alat dan Bahan 1.5 Cara Kerja Pengamatan Morfologi 1.6 Cara Kerja Pengamatan Anatomi BAB II HASIL DAN PEMBAHASAN 2.I Hasil dan Pembahasan Pengamatan BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 3.1 Kesimpulan 3.2 Saran Daftar Pustaka

KLASIFIKASI KELAS OSTEICHTHYES
Kingdom Filum Sub filum Kelas Sub kelas Ordo Sub ordo Famili Genus Spesies : Animalia : Chordata : Vertebrata : Pisces : Teleostei : Ostariophysi : Cyprinoidae : Cyprinidae : Cyprinus : Cyprinus caprio L

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Ikan emas berkelamin terpisah, artinya ada ikan jantan dan ada ikan betina. Alat kelamin ikan jantan terdiri atas sepasang testis yang berwarna putih. Testis berfungsi menghasilkan spermatozoa. Spermatozoa dari testis dialirkan ke saluran sperma atas (vas deferens). Dari vas deferens, spermatozoa keluar melalui muara lubang urogenital. Lubang urogenital adalah lubang tempat bermuaranya saluran kelamin dan saluran urine. 1.2 Tujuan Untuk mengetahui struktur Anatomi dan Morfologi ikan mas. 1.3 Ruang lingkung Tempat: Laboratorium Hari/Waktu: Jum’at, 4 juni 2010/ 15.00-17.00 1.4 Alat dan Bahan: 1. Papan bedah 2. Gunting 3. Pisau bedah 4. Jarum tusuk 5. Silet 1.5. Cara Kerja Pengamatan Morfologi 1. Ambilah ikan mas segar yang telah dipersiapkan 2. Letakkan didalam wadah 3. Mulailah melakukan pengamatan yang dimulai dari bagian kepala dan sesuai dengan perintah yang ada 1.6. Cara kerja pengamatan secara Anatomi 1. Ikan direbahkan pada salah satu sisinya 2. Setelah dimatikan

3. Kemudian dibuat sayatan mulia dari sebelah anterior porus urogenitalis menyusuri bagian ventral menuju anterior sampai pangkal sirip dada. 4. Dari pangkal sirif dada pengguntingan dilanjutkan kearah dorsal sampai pangkal rusuk di vertebrae. 5. Dari porus urogenitalis pengguntingan dilanjutkan kearah dorsal menyusuri pangkal untuk rusuk sampai ototnya bisa dilepas.

BAB II HASIL PEMBAHASAN 2.1 Hasil pembahasan dan pengamatan Morfologi 1. Apakah tubuh ikan dapat dibedakan menjadi bagian

caput(kepala),Cervix(leher),Truncus(badan),dancauda(ekor)? Apabila tidak dapat dibedakan,bagian apa saja yang ada dan bagaimana batasan,batasanya?Buatlah gambar arah lateral dan nyatakan bagianbagiannya dalam gambar! Jawaban : Tubuh ikan mas tidak dapat dibedakan , karena tubuh ikan mas terbagi menjadi tiga bagian yaitu bagian caput (kepala), didaerah caput terdapat rima-oris (celah mulut), fofea nasalis (lekung hidung), organon visus (mata), operculum (tutup insang). kemudian bagian truncus (badan) terdapat squama (sisik), organ-organ dalam seperti lambung, ginjal, hati, gonad, usus, dan terdapat juga pinna (sirip) yaitu pinna dorsalis (sirip punggung), pinna thorcalis (sirip dada), pinna abdominalis (sirip perut), pinna analis (sirip anus). Dan pada bagian cauda (ekor) terdapat pinna caudalis (sirip ekor).

Deskripsi : gambar bagian kepala (Caput)

Deskripsi:gambar badan (truncus)

Deskripsi: gambar ekor (cauda)

2. Apakah Rima oris (celah mulut) terletak diujung anterior/terminal atau anterioventral? Adakah barbulae (misai) pada bagian pinggir rima orisnya? Bila ada berapa pasangkah dan apa fungsinya? Jawab: celah mulut ( Rima oris) terdapat di terminal/anterior dan terdapat satu pasang misai fungsiny aialah untuk membantu dalam proses respirasi. 3. Melalui rabaan pada Cavum oris (rongga mulut), apakah terdapat gigi ? jika ada bagaimana penyebarannya? Jawaban: ya, terdapat gigi pada ikan mas yang diamati dan penyebarannya bentuknya tidak merata dan gigi rahang berbentuk conus. 4. Letak Fovea nasalis (cekung hidung) terhadap mata? Mengapa

disebut cekung hidung bukan lubang hidung? Apakah fungsinya? Jawaban:Letak Fovea nasalis (cekung hidung ) yaitu didepan mata ikan mas di dalamnya terdapat Sacci olfactorius (alat pembau). Karena bentuknya cekung disebut cekung hidung yang berfungsi hampir sama dengan lubang hidung yaitu sebagai indra pembau. 5. Bagaimana letak organon visus terhadap cekung hidung dan mulut.Apakah letak matanya mempunyai kelopak? Apakah juga mempunyai membrane nictitans (selaput pelindung mata) ?

Jawab:

Mata terletak dibagian lateral ( samping) Letak mata ikan mas tidak mempunyai kelopak tetapi ikan mas mempunyai membaran nictitan fungsinya ialah untuk melindungi pengaruh luar yang masuk kedalam mata ikan masa tersebut.

Deskripsi :gambar mata dan selaput pelindungnya (membran nictitans)

6. Beberapa lembar insang bersatu dan mempunyai saluran bersama yang ditutup oleh Operculum (tutup insang) ,manakah yang dimaksud operculare,suboculare,interoperculare, dan preoperculare?Nyatakan dalam gambar! Berapa jumlah radii branchiostegiinya? Jawaban: terdapat empat lembar insang yang bersatu dan ada satu insang yang tereduksi menjadi tulang. jadi yang dimaksud dengan operculare ialah tutup insang yang terletak tidak jauh dari mata ,suboculare ialah tutup insang yang terletak diantara tutup insang yang satu dan dua,sedangkan interperculare adalah tutup insang yang agak masuk ke arah dalam

Deskripsi:gambar operculum yaitu 1.operculare 2.suboculare 3.interperculare 7. Apakah mempunyai porus austicus (lubang telinga)? Bila tidak,maka dengan alat apa dan bagaimana sistem pendengarannya? Jawab: Pada ikan mas tidak memiliki lubang telinga, tetapi di dalam telinga terdapat saluran setengah lingkaran dan sebuah otolit berfungsi sebagai alat pendengaran, dan telinganya tidak mempunyai rongga telinga bagian tengah karena getaran suaranya menjalar melalui bagian tubuh atau tulang kepala.

8. Melalui rabaan pada permukaan tubuhnya, apakah permukaannya berlendir ? Apakah fungsinya? Jawab: Permukaan tubuhnya berlendir yang berfungsi untuk

mempermudah ikan pada saat berenang, dan juga berfungsi untuk melindungi bagian tubuhnya dan untuk mempermudah ikan bergerak pada saat berenang.dan untuk melinungi bagian tubuhnya. 9. Pada bagian lateral tubuh ikan ditemukan sebentuk garis dengan arah anterior sampai posterior yang disebut Linea lateralis (gurat sisik). Bagaimana bentuk linea lateralisnya, Apakah lurus, datar, cembung, atau cekung?Apakah fungsinya? Jawab: Bentuk linea lateralisnya berbentuk lurus, linea lateralisnya sangat penting keberadaannya berfungsi sebagai organ sensoris pada

ikan dan dapat mendeteksi perubahan gelombang air dan listrik.dan juga dapat berfungsi untuk membantu untuk mengidentifikasi lingkungan sekitar.

Deskripsi:gambar gurat sisi pada tubuh ikan mas

10. Dengan mengambil sisik dari daerah linea lateralis dan daerah lainnya, amati dengan menggunakan loupe atau mikroskop dan bandingkanlah keduanya! Pada salah satu sisik akan ditemukan adanya lubang memanjang ditengah,itulah tempat syaraf sensoris yang peka terhadap tekanan dan arus air.Macam-macam sisik ikan diantaranya cycloid,ctenoid,ganoid dan palcoid,termasuk tipe mana sisik ikan yang diamati? Manakah yang dimaksud dengan basis,organ sensoris,duri,garis sirkuler/konsentri,garis radier (jari-jari sisik) dan daerah pigmentasi ? Nyatakan hasil observasi dalam gambar! Jawab: Tipe sisik ikan mas yang diamati ialah tipe bulat agak lonjong, berduri kecil pada bagian anterior dan pada posterior terbagi menjadi beberapa bagian. basis merupakan dasar sisik pada ikan, organ sensori untuk menerima rangsangan terutama pada indra pendengarannya, duri mengandung zat kapur yang fungsinyai untuk melindungi bagian tubuh, dan garis sirkuler yang berfungsi membantu peredaran darah ,serta jari-jari sisik membantu dalam perlindungan

kulit pada ikan dan pigmentasi yang memberikan warna pada sisik ikan mas tersebut.

Deskripsi linea lateralis

Deskripsi atas

11. Apakah pada ikan yang diamati mempunyai pinna thoracali pectoralis, pinna abdominalis/pelvicalis, pinnadorsalis, pinna analis dan pinna caudalis? Sirip mana saja yang tunggal dan yang mana yang berpasangan? Pada pinna caudalis apakah bertipe protocercal, diphicercal, homocercal atau hetero cercal? Jawab: Pada ikan mas yang diamati mempunyai semua sirip. sirip yang tunggal yaitu pinna dorsalis, pinna caudalis, pinna analis, panna abdominalis sedangkan sirip yang berpasangan yaitu pinna thoracalis. tipe pinna caudalis pada ikan mas termasuk kedalam tipe homocercal dengan sirip yang ujungnya terbelah menjadi dua bagian yang sama. 12. Sebelah anterior dari pinna analis terdapat dua lubang yaitu anus dan porus urogenitalis, manakah yang dimaksud lubang tersebut ? mengapa tidak disebut kloaka? Jawab : porus urogenitalis berfungsi untuk mengeluarkan urine, sedangkan anus merupakan lubang yang berfungsi untuk

mengeluarkan feses. lubang ini tidak disebut kloaka karena untuk mengeluarkan urine. ikan mas mempunyai lubang tersendiri yaitu

porus urogenitalis sedangkan sperma atau ovumdan sisa makanan dikeluarkan lewat anus.

Deskripsi:gambar bagian anus dan porus urogenitalis

2.2

Hasil dan pembahasan Pengamatan Anatomi 1. Berapa pasang jumlah insangnya? ambil sebuah insang lalu amati dibaewah loupe/ mikroskop,mana yang dimaksud Archus

branchialis(lengkung insang) ,rigi-rigi insang, hemibranchialis (lembaran insang) dan Septum interbrabchialis (sekat antar insang)? Jawaban: Ikan mas yang telah diamati memiliki empat pasang insang dan satu pasangnya tereduksi menjadi tulang. lengkung insang merupakan suatu lengkung yang banyak mengandung banyak pembuluh darah kapiler yang berkontraksi pada saat pernapasan, rigi-rigi insang fungsinya menahan makanan dan benda-benda keras lain yang melewati insang pada saat pernapasan berlangsung, lembaran insang fungsinya ialah untuk membantu pada saat pernapasan dan sekat insang fungsinya ialah memisahkan antara lembaran insang yang satu dengan insang yang lainnya.

Deskripsi:1.lengkung insang,2.rigi-rigi insang,3.lembaran insang,4.sekat antar insang

2. Apakah sistem hidriostatisnya menggunakan sirip ataukah vesica ranatatoria/ vesica pneumatika (gelembung renang atau

gelembung udara)? Jawab: Pada ikan mas Sistem hidrotatisnya menggunakan vesica pneumatika (gelembung renang atau gelembumg udara) dengan menyesuaikan kedalam air. penyesuaian ini dengan cara

mengeluarkan dan memasukan gas-gas dari pembuluh darah.

Deskripsi:Gambar pada ikan mas

gelembung

udara

3. Melalui organ apa sistem ekskresinya? Bagaimana letak mesonephros warnanya? terhadap Vesica natatoria? Dan bagaimana

Jawab: Pada ikan mas Organ sistem ekskresinya yaitu ginjal (ren), ureter, vesica urinaria (kandung kemih), sinus urogenitalis. mesonephros terletak dibagian tengah abdomen dan berwarna agak kemerah-merahan

4. Apakah gonadnya terkumpul membentu suatu organ massif atau tersebar ? bisakah membedakan jenis kelaminnya berdasarkan anatomi gonad? Apakah ikan ini bersifat monocious

(hermaphrodit) atau dioecious (gonochorist) ? bagaimana jenis kelamin ikan yang diamati? Jawab: Pada gonad ikan yang telah diamati gonadnya berkumpul dan melalui pengamatan, gonadnya berwarna putih yang menandakan bahwa jenis kelamin ikan tersebut berkelamin jantan. jenis kelamin ikan mas yaitu dioecious (gonaochorist) atau kelaminnya terpisah yaitu ada ikan yang jantan dan ada ikan yang betina.

Deskripsi : gambar gonad ikan mas yang berkelamin jantan 5. Organ apa saja yang termasuk dalam Tractus digestivus? Apakah pada saluran pencernaan ikan sudah terdapat specialisasi organ berupa lambung,usus halus,usus besar,dan rectum? Bagaimana letak,bentuk,dan vesica fellea (kantung empedu)?Apakah hati ikan membentuk suatu organ yang massif ataukah tersebar? Jawab:

Pada ikan mas Organ yang termasuk dalam tractus digestivus yaitu: moncong (Rostum) rongga mulut (cavum oris) pharynk(faring), Oesophagus (kerongkongan),lambung (Ventriculus) , usus (Intestinum) dan anus. Belum, karena pada ikan organnya masih sangat sederhana sehingga masih dalam satu kesatuan yang diselimuti oleh selaput tetapi lambung dan usus ada pada organ tersebut hanya saja belum dapat dibedakan mana usus halus dan mana usus besar.sedangkan kantung empedunya berwarna hijau tua terletak di dekat hati atau masih bersatu dengan organ dalam pada tubuh ikan. Hati ikan masih menyebar (belum menyatu).

aa

Deskripsi :gambar bagian organ yang termasuk dalam tructus digestivus yaitu pada gambar A dan gambar B 6. Organ apa saja yang termasuk dalam sistem circulatoria? Apakah peredaran darahnya tunggal atau ganda ?Apakah termasuk peredaran darah terbuka atau tertutup? Jelaskan! Apakah letak jantung dalam tubuh ikan tersebut anteroventral, anteriomedian,a taukah anteridorsal? Berapa ruang jantung ikan? Apakah yang dimaksud dengan sinus venosus dan bulbus anteriosus? Jawaban: Organ yang terdapat dalam sistem sirkulasi yaitu cor (jantung), arteri dan arteriole, kapiler-kapiler, vena, venula dan darah. peredaran darah pada ikan mas termasuk peredaran darah tunggal karena hanya satu kali melewati jantung. letak jantung pada tubuh ikan mas yaitu anteriomedian. Dan ruang jantung terbagi menjadi dua ruang yaitu atrium (serambi) dan ventriculum (bilik). Sinus venosus adalah struktur penghubung berupa rongga yang menerima darah dari

A

B

vena dan terbuka diruang depan jantung sedangkan bulbus anteriosus yaitu gembungan pangkal arteri pada ventrical kiri.

Deskripsi : gambar jantung pada ikan mas

1.Apakah ciri khas dari ordo isospondylii dan Osatriophysi ? Buatlah masing-masing 2 spesies yang mewakili ordo tersebut! Jawab: Ordo isospondylii mempunyai ciri khas yaitu memiliki sisik-sisik bertipe sikloid,sirip ekor homocercal,sirip punggung dan sirip dubur tanpa spinna. pada ordo ini mencangkup 29 familia yang salah satu contohnya adalah familia clupeidae dengan spesies clupea harengus dan famili

Scopeliformes dengan contoh spesies Harpodon nehereus. Ordo Osatriophysi mempunyai ciri khas yaitu memiliki gelembung udara berhubungan dengan esophagus, sirip-sirip tanpa spinal atau dengan satu spinal pada setiap sirip punggung, sirip dada atau sirip ekor, sirip perut terletak didaerah abdomen. ordo ini mencangkup 4 sub ordo yang 2 diantaranya ialah Cyprinoidei (Eventognathi) dengan spesies Ciprinus carpio (ikan mas) dan Silaroidei (Nematognathi) dengan spesies Clarias betracus(ikan lele)

2. Bagaiman sistematik yang lengkap dari ikan mas,ikan gurame,dan ikan mujair? Jawab: Sistematik pada ikan mas berdasarkan sistematik Balcker yaitu yang berlaku untuk ikan-ikan di Indonesia dan sekitarnya antara lain:

Class :Osteichthyes Ordo :Ostariophysi Sub ordo: Homolopteridae Familia: Cyprinidae Spesies Cyprinus carpio (ikam mas) Ikan mujair Superclass : Osteichthyes Classis : Actinopterygii Ordo :cicchlidae Sub family : Pseudocrenilabrinae Genus: oreochromis Spesies :Oreochromis mossambicus Ikan Gurame Classis:Osteichthyes Famili : Osphronemidae Genus : Osphronemus Spesies:Osphronemus gauramy

1. Ikan tidak mempunyai telinga.Bagaimankah sistem pendengaranya? Jawab: Ikan mas tidak memliliki telinga sistem pendengarannya yaitu didalam telinganya terdapat saluran setengah lingkaran dan sebuah otolith sebagai alat keseimbangan.Telinga ikan mas tidak mempunyai selaput gendang dan tidak mempunyai rongga telinga bagian tengah,sehingga getaran suaranya menjalar melalui tubuh atau tulang kepala serta indra pendengaran pada ikan mas melalui linea lateralis yang terdapat sel-sel indra yang peka terhadap getaran air yang berupa gelombang atau terhadap benda-benda keras yang memantulkan getaran

2. Ikan tidak mempunyai lubang hidung tetapi cekung hidung.Apakah bedanya?dan bagaimana fungsi cekung hidung itu? Jawab: Beda cekung hidung dan lubang hidung antara lain:

cekung hidung adalah adalah organ yang berfungsi sebagai indra pembau dan pada cekung hidung ada pasangan didorsal mulut dan tidaka mempunyai hibungan dengan rongga mulut sehingga tidak disebut lubang hidung.

3. Dasar klasifikasi apa yang digunakan dalam identifikasi ikan? Jawab: Dasar klasisifikasiyang digunakan dalam identifikasi ikan ialah: Pengklasifikasian berdasarkan bentuk tubuh dan habitat tempat tinggal nya karena dia menyesuaikan bentuk tubuhnya dengan lingkungan tempat tinggalnya (penyesuaian lingkungan). Contoh beberapa species dari classis Osteiochthyes 1. Chanos chanos,ikan bandeng 2. Clarias betracus, ikan lele

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 3.1 Kesimpulan Laporan praktikum ini disimpulkan bahwa: Ikan mas (Chondrithes) memiliki ciri-ciri antara lain: 1. Tempat hidupnya di air Permukaan tubuhnya licin berlendir dan pada umumnya tertutup oleh sisik. Sisik merupakan rangka luar yang tersusun rapat seperti genting. Sisik merupakan rangka luar yang tersusun rapat seperti Susunan sisik semacam itu, misalnya terdapat pada ikan mas. 2. Alat pernapasannya berupa insang. Insang pada ikan bertulang sejati, terlindung oleh tutup insang. Insang pada ikan bertulang rawan pada umumnya terlindung oleh tutup insang. 3. Pada sisi kiri dan kanan tubuh ikan tedapat garis memanjang dari belakang tutup insang hingga ekor. Garis itu disebut gurat sisi yang berfungsi sebagai indra keenam ikan, yaitu untuk mengetahui perubahan tekanan air. 4. Alat geraknya sesuai dengan tempat hidupnya, yaitu berupa sirip. Sirip terdiri atas sirip dada, sirip punggung, sirip perut, sirip anus, dan sirip ekor 5. Ikan berkembang biak secara kawin, yaitu melalui pembuahan yang dilakukan di luar tubuh. Ikan bersifat ovipar atau bertelur. 6. Ikan termasuk hewan berdarah dingin. Ikan dapat dibedakan menjadi dua jenis, di antaranya sebagai berikut : ikan bertulang sejati, contohnya ikan emas, mujair, dan tawes ikan bertulang rawan, contohnya ikan cucut dan ikan hiu.

3.2.Saran Saran yang dapat saya sampaikan semoga laporan praktikum ini bisa bermanfaat untuk pembelajaran kedepannya agar lebih baik lagi dari sebelumnya untuk kelas Osteichthyes mata kuliah Zoologi Vertebrata.

DAFTAR PUSTAKA

Radiopoetro.1986.Zoologi. Jakarta:Erlangga Jasin,Maskoeri.1992.Zoologi Vertebrata.Surabaya:Sinar Wijaya www.wikipedia.com online 05 Juni 2010.19.00 www.google.com online 05 Juni 2010.19.00 Prawirohartono, Slamet. 2001. Zoologi Vertebrta Jakarta : Bumi Aksara

KELAS AMPHIBI

DAFTAR ISI

Halaman Judul Kata Pengantar Daftar isi Klasifikasi Kelas Amphibi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Praktikum 1.2 Tujuan 1.3 Ruang Lingkung

1.4 Alat dan Bahan 1.5 Cara Kerja Pengamatan Morfologi 1.6 Cara Kerja Pengamatan Anatomi

BAB II HASIL DAN PEMBAHASAN 2.1 2.2 2.3 Hasil dan Pembahasan Pengamatan Morfologi Hasil dan Pembahasan Pengamatan Anatomi Hasil dan Pembahasan Sistem Rangka

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 3.1 Kesimpulan 3.2 Saran Daftar Pustaka

KLASIFIKASI KELAS AMPHIBI
Kingdom Phylum Sub phylum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Animalia : Chordata : Vertebrata : Amphibi : Anura : Ranidae : Rana : Rana cancrivora

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Amfibi berarti hewan yang hidup di dua alam, contohya katak. Pada masa mudanya,

yaitu pada waktu berbentuk berudu atau kecebong, katak hidup di air, bernapas dengan insang. Setelah dewasa, katak hidup di darat, walau kadang kala juga hidup di air. Setelah dewasa hewan itu bernapas dengan paru-paru kulit Alat kelamin katak jantan terdiri atas sepasang testis berwarna kekuning-kuningan dan berfungsi menghasilkan sperma.dari testis, sperma melalui saluran menuju ke ginjal dan selanjutnya keluar bersama-sama urine melalui kloaka. Tujuan Adapun tujuan pengamatan ini 1. Untuk mengamati morfologi dan anatomi Anura melalui observasi pada Rana sp.atau Bufo sp. 2. Untuk mempelajari struktur rangka Amphibia ( khusunya Anura melalui observasi pada rangka Rana sp. atau Bufo sp. 3. 1.2 Menyatakan hasil observasi melalui gambar dan diskripsi.

Ruang Lingkung Tempat: Laboratorium Hari/Waktu: jum’at, 4 Juni 2010/ 15.00-17.00

1.3

Alat dan Bahan: 1. Papan bedah 2. Gunting 3. Pisau bedah 4. Jarum tusuk 5. Silet

1.5

Cara Kerja Pengamatan Morfologi

1. Meletakkan hewan pada papan bedah, mengamati bagan morfologi tubuhnya. 2. Mengamati bagian-bagian luar tubuhnya, kemudian melakukn pembedahan bagian organ dalam tubuhnya. 3. Menuliskan klasifikasi dan taksonomi hewan tersebut secara lengkap.

1.6

Cara Kerja Pengamatan Anatomi 1. Dengan menggunakan alat bedah, lakukanlah pembedahan melalui kloaka menuju arah anterior melalui garis lateral sampai kedaerah gelang bahu 2. Lakukanla dengan hati-hati, jngan samap ada tulang yang terpotong atau organ dalamnya 3. Mulai lah pengamatan.

BAB II HASIL DAN PEMBAHASAN 2.1 Hasil dan pembahasan Pengamatan Morfologi 1. Apakah tubuh katak dapat di bedakan menjadi cephal ( kepala ), cervix ( leher),truncus ( badan ) atau cauda (ekor)? Apabila tidak dapat di bedakan, bagian apa saja yang ada dan bagaimana batas-batasnya? Buatlah gambar arah lateral dan nyatakan bagian-bagian dalam gambar ! Jawab : Tubuh katak dapat dibedakan menjadi cephal (kepala) dan truncus (badan)

Deskripsi : bagian chephal (kepala) Deskripsi : bagian truncus (badan) yang yang terdapat mata, rima oris, terdiri dari kulitnya yang licin dan basah serta bagian organ-organ dalam.

hidung,mulut dan bagian dalam lainnya

2. Melalui rabaan pada permukaan tubuhnya, apakah kulitnya basah,lembab atau kering? Apakah bersisik, berbulu berambut atau licin? Apabila kulitnya basah atau licin berarti hidupnya tidak dapat di pisahkan dari air dan kulitnya mempunyai kelenjar. Apakah pada kulitnya mengandung Glandula mucosa ( kelenjar lender ) ataukah Glandula toxicon ( kelenjar racun ) ataukah mengandung ke dua macam kelenjar tersebut? Jawab : Katak memiliki kulit yang basah dan licin. Kulit ini terdiri atas epidermis, dermis yang terbagi atas jaringan lain. Pada epidermis sebelah

bawah merupakan menghasilkan lapisan jangat yang setiap waktu bisa terkelupas. Dan pada lapisan dermis terdapat jaringan ikat, jaringan-jaringan padat, saraf dan pembuluh darah. pada kulitnya juga terdapat kelenjar kulit yang menghasilkan sekresi yang berupa cairan untuk membasahi kulit luar. Kelenjar kulit terdapat dua yaitu Glandulae mucosa (kelenjar lendir) yang berfungsi untuk memudahkan katak melepaskan diri sedangkan Glandulae toxicon (kelenjar racun) yang menghasilkan zat racun.

Deskripsi : Kulitnya yang basah

3. Apakah pada kulitnya mengandung macam-macam pigment (zat warna tubuh)? Seperti Melanophora (hitam atau coklat), Xanthopora (kuning atau merah), ataukah Guanophora ( putih mengkilat kebiruan) Jawab : Ia. Kulit Katak ini mengandung macam-macam pigmen. Pada Bufo sp

mengandung pigmen melanophora (hitam atau coklat) sedangkan warna hijau pada tubuhnya diakibatkan hasil pemantulan secara kimiawi dari struktur mikroskopisnya pada kulit sebelah luar karena perubahan kulit ini dipengaruhi oleh kondisi luar dan kondisi dalam tubuh

Dekripsi : kulit katak yang mengandung pigmen melanophora (hitam dan coklat) . 4. Bagaimana letak nares eksterna ( Lubang hidung luar ) terhadap mata dan mulut? Dengan menggunakan metode sonde atau kawat lentur, apakah Nares eksterna berhubungan dengan mulut? Jawab : Ya Letak lubang hidung luar (Nares eksternal) yaitu diantara mata dan mulut atau median (tengah) Nares eksternal (lubang hidung luar) berhubungan langsung dengan mulut.

Deskripsi

:

lubang

hidung

luar

yang

berhubungan langsung dengan mulut

5. Bagaimana letak organon visus ( alat penglihatan) terhadap mulut? Dengan memperhatikan gerakan mata ,apakah katak mempunyai Palpebra (kelopak mata)?apabila punya ,bagaimana letak dan ke arah mana gerakan nya ? Apakah juga punya membrane nictitans( selaput pelindung mata )? Bagaimana arah gerakan nya dan apa fungsinya ? Jawab: Letak organon visus pada katak ialah: Katak memiliki kelopak mata yang terletak diatas dan dibawah mata sedangkan gerakan kelopak matanya yaitu kelopak mata yang atas bergerak kebawah dan kelopak mata yang bawah bergerak ke atas. Keduanya saling bergerak ketengah ketika katak menutup matanya. katak juga memiliki selaput mata yang berfungsi untuk melindungi matanya. arah gerakan selaput matanya dari bawah menuju ke arah atas ketika katak menutup mata.

Dekripsi :letak kelopak mata katak

Deskripsi

:

letak

mata

terhadap mulut, yaitu mata terletak dibelakang mulut dan hidung

6. Bagaimana letak organon auditorius( Alat pendengaran)) terhadap mata ? Apakah mempunyai daun telinga? Telinga terbentuk dengan adanya Annulus tympanum( cincin tulang rawan) dan didalam nya terdapat membrana tympanum yaitu membrane penerima getaran suara. Manakah yang di maksud dengan dua organ tersebut ? di dalam membrane akan terbentuk bayangan ossikel( tulang pendengaran) yang di sebut Collumela Jawab: Pada katak Letak alat pendengarannya (Organon audiotoris) terletak dibelakang mata tetapi telinga katak tidak mempunyai daun telinga. terdapat cincin tulang rawan yang melindungi telinga katak tersebut serta terdapat membaran tymphani yang fungsinya ialah menerima getaran suara.

Deskripsi : letak telinga rawan

letak cincin tulang

7. Apakah alat gerak nya berupa sirip ataukah kaki? Bagaimanakah orientasi kakinya apakah vertical atau lateral? Apakah antar jarinya berselaput atau tidak? selaput tersebut di namakan selaput renang .cobalah kaitkan dengan habitatnya! Apakah selaput renang tersebut menutupi seluruh digiti atau hanya sebagian saja? Bagaimanakah ukuran panjang femur (paha/tungkai depan )dan crus (tungkai belakang? Apabila di lihat dari ukuran panjang tungkai nya, bagaimana fungsi dari masing-masing tungkai tersebut? Berapa jumlah digiti (jari- jari) Yang terdapat pada

masing-masing ekstremitasnya ? Manakah yang di maksud jari-jari pertama, kedua dan seterusnya. dan bagaimana cara menentukannya? Apakah ujung jari nya mempunyai kuku atau cakar atau alat penghisap ? Jawab : Alat gerak pada amfibi adalah berupa kaki yang berorientasi lateral. Antara jari-jarinya berselaput tetapi tidak seluruhnya dan selaput kaki ini hanya terdapat pada kaki belakang. Kaitan selaput renang dengan habitat katak ini karena pada saatsaat tertentu katak akan hidup di air sehingga selaput ini fungsinya ialah membantu katak untuk bergerak di dalam air. ukuran panjang femur katak yaitu 3,5 cm. fungsi nya dari masing-masing tungkai yaitu untuk mempermudah katak untuk meloncat. Jumlah digiti pada kaki depan ada 4 sedangkan didigiti kaki belakang ada 5. cara menentukan jari pertamanya yaitu dengan cara melihat jari yang paling dekat pada tubuh katak. katak ini mempunyai kuku pada kaki depan yang berfungsi untuk mencengkram.

Deskripsi :kaki depan

kaki belakang

Deskripsi : selaput pada kaki belkang yang berfungsi membantu ketika bergerak di air dan selaput ini tidak menutupi seluruh digitinya

Deskripsi : femur (paha) yang berukuran 3,5 cm

Deskrisi pada kaki depan

1 2 3 4

Deskripsi kaki belakang

1

2

3

4 5

8. Ada berapa lubang yang terdapat di dekat pangkal femur? Apa namanya dan mengapa di beri nama itu ? Jawab: Lubang yang terdapat di dekat pangkal femur( paha) disebut kloaka karena lubang ini merupakan saluran pengeluaran feses (sisa pencernaan makanan), saluran pengeluaran urine dan saluran pengeluaran sel kelamin sehingga disebut kloaka.

Deskripsi : kloaka yang bermuara 3 saluran

2.2 Hasil dan pembahasan Pengamatan Anatomi 1. Didalam cavum oris ( rongga mulut ) apakah terdapat gigi? Bila ada dimanakah letaknya? Apakah pada maksila,mandibula,vomer atau tempat lain. Jawab : Pada Jenis amfibi Bufo sp terdapat gigi secara merata yang terletak di maksila (rahang atas).

Deskripsi : rima oris yang terdapat gigi

2. Pada daerah vomer terdapat nares posterior atau khoane ( lubang hidung dalam) yang menghubungkan rongga mulut dengan rongga hidung. Apa sebabnya kedua rongga kedua tersebut dihubungkan? Didaerah glottis tetrdapat sepasang lubang yang berhubungan dengan saluran eustachius yang disebut auditiva, bagimanakah letaknya terhadap Rima glottis? Apakah ujung lidah bercabang atau tidak? Apakah pangkal lidah terletak didaerah glottis ataukah daerah premaksila? Jawab: Sebab kedua rongga tersebut dihubungkan karena membantu pada saat pernapasan. auditiva terletak didekat laring atau kotak suara. ujung lidahnya tidak bercabang dan lidahnya terletak di daerah glottis.

Deskripsi : lubang hidung dalam Deskripsi lidah yang tidak yang berhubungan dengan mulut bercabang karena dapat membantu pada saat pernapasan

3. Bagaimanakah sistem pencernaan amphibia dibandingkan dengan system pencernaan ikan secara keseluruhan? Apakah sudah mempunyai lambung, usus halus, usus besar, appendiks dan kloaka? Berapa glambir heparnya dan bagaimana warnanya? Berdekatan dengan duodenum, dan bagaimana letak pangkreasnya? Bagamana bentuk dan warna liennya? Jawab: Sistem pencernaan amphibi lebih baik dari pada ikan karena organ-organ yang berperan penting dalam sistem pencernaan sudah berfungsi dengan baik dan telah terpisah-pisah sehingga lebih mudah mengetahui organ-organnya. amphibi sudah mempunyai lambung, usus halus, usus besar, dan kloaka. usus pada amphibi juga telah mampu menghasilkan enzim yang membantu dalam proses pencernaan makanan. Gelambir hepar pada katak berjumlah tiga gelambir yang berwarna merah kehitaman. Pankreas ini terletak di dekat lambung dan usus, Pankreas berwarna merah kehitaman.

Deskripsi : bagian organ yang berperan dalam sistem pencernaan lambung kloaka usus

4. Berdasarkan anatominya apa jenis kelamin katak yang di amati? apa alasan nya? bagaimana letak dan keadaan ovarium nya? berapa dan dimana letak oviductnya ? Bagaimana bentuk dan warna testisnya? Bagaimana warna dan jumlah lembaran corpus adiposumnya ? Bagaimana warna dan letak ginjalnya ? Dimna tempat penyimpanan urin (air seni ) ? Jawab: Jenis kelamin katak yang diamati ialah katak berkelamin betina karena terdiri atas sepasang ovarium yang dilekatkan dengan bagian dorsal selom oleh alat penggantung yang disebut mesovarium yang terjadi dari lipatan peritoneum dan ovariumnya berwarna hitam dan putih berbentuk bintik-bintik. letak oviduct nya didekat dinding ovarium. warna ginjalnya coklat yang terletak terpisah dari celom dibawah vertebrae. tempat penyimpanan urin nya pada ductus wolfian atau ureter.

Deskripsi : warna ovarium puth dan hitam

5. Bagaimana letak cor (jantung) terhadap sumbu tubuhnya ? Jawaban : Letak Cor (jantung) terhadap sumbu utamanya ialah terletak di bawah faring. jantung katak dibungkus oleh selaput pericardium yang bertbentuk lonjong yang terdiri atas: selaput ventriculum berdinding otot daging tebal, dua buah atrium yaitu antrium sinistrum dan atrium dextrum, sinus venosusyang berbentuk segi tiga dan truncus anteriosus.

Deskripsi : jantung yang terdiri dari 3 ruang

6. Bagaimana system peredaran darah nya, tunggal atau ganda ?

Apakah bersifat

homoiothermis ataukah poikothermis ? Berapa jumlah ruang jantung nya ? ada berapa system vena portae nya ? Jawab : Sistem peredaran darah pada katak yaitu termasuk sistem peredaran darah tunggal. Jantung katak terdapat 3 ruang yaitu satu buah bilik dan 2 buah serambi. Katak ini bersifat poikothermis (suhu tubuh tergantung pada lingkungan). Pada hewan Amphibi terdapat sistem vena portae. Sistem Portae ini adalah suatu sistem yang dibentuk oleh vena saja yang mengumpulkan darah dari capilair suatu alat yang sebelum masuk cor pecah menjadi anyaman-anyaman dalam alat lain kemudian masuk ke vena ynga menuju cor. 7. Dengan organ apa saja system respirasinya ? Dan bagaimana mekanismenya ? Jawab: Sistem respirasi pada katak terdiri dari paru-paru (pulmo) dan cultan (kulit). Alat-alat ini memiliki permukaan yang basah (lapisan ephitelium yang banyak mengandung pembuluh darah). Oksigen yang berasal dari udara larut dalam cairan permukaan respirasi atau alat dengan jalan difusi masuk ke pembuluh darah.

Selanjutnya hemoglobin memiliki peranan dalam oksidasi yang kemudian akan dibawa ke jaringan tubuh yang memerlukan. Paru-paru katak terdiri dari dua saku yang elastic yang berisis lipatan yang membentuk kamar-kamar kecil yang disebut Alviola. Maing-masing kamar saku akan dihubungkan dengan saluran bronchis yang pendek kemudian kedua bronchis bersatu menuju ke laring dengan lubangnya yang disebut glottis. Dengan gerakan yang teratur udara dapat masuk kedalam Cavum oris melalui nares dan peristiwa ini disebut inspirasi dan pada waktu itu klep naren internal tertutup. Udara dari pulmo dikeluarkan ke Cavum oris dengan bantuan desakan dari dinding badan dan juga karena elastisitas pulmo.

2.3 Hasil Pembahasan Sistem Rangka

1. Bandingkan dengan rangka Osteichthyes. Perbedaan apa yang sangat nyata diantara keduanya ? Jawab : Perbedaan yang sangat nyata antara rangka Osteichthyes dan rangka amphibi ialah Kelas Osteichthyes terdiri atas chepal ( kepala), truncus (badan) dan caudalis (ekor) dan ekstremitas nya berupa sirip serta terdiri dari tulang sejati. Sedangkan kelas amphibi terdiri atas cephal (kepala), dan truncus ( badan), ekstremitasnya berupa kaki bernapas dengan insang (pada saat berudu) dan paruparu (katak dewasa). nares (nostril) yang mempunyai hubungan dengan cavum oris dan alat penghirup atau pembau yang berfungsi baik dalam air maupun didarat serta terdiri dari tulang rawan dan tulang keras.

Deskripsi : pisces

Deskripsi : katak

2. Apakah yang khas dari Vertebrae postrakal atau caudalis nya ? Jawab : Yang khas dari katak yaitu Vertebrae postrakal.

3. Tulang-tulang apa saja yang menyusun cingulum pectorale (gelang bahu).Mana dari tulang tersebut yang berpasangan dan mana yang tidak ? Perhatikan bagian

ventral antara ujung Coracoid dexter dan sinister, apakah menyatu ataukah saling tumpang tindih ? Jawab : Gelang bahu tersusun atas adanya otot ligament dari jaringan ikat. tulang yang berpasangan yaitu Supra scapula. Coracoid dexter dan sinister yaitu menyatu. 4. Perhatikan tulang-tulang yang menyusun organ ekstreminitasnya pada daerah

eksttreminitas anterior , terdapat daerah-daerah brachium (lengan atas), anterechium, (lengan bawah ), carpus (pergelangan tangan) dan manu (telapak tangan ), masing-masing tersusun poleh tulang apa dan bagaimana batas-batas nya ? Pada daerah ekstremitas posterior terdapat daerah femur (paha). crus (tumgkai bawah), tarsus (pergelangan kaki) dan pes (telapak kaki). Masingmasing tersusun oleh tulang apa dan bagaimana batas-batas nya? Jawab: Ekstremitas posterior berupa cingulum posterior (pelvic girdle) merupakan persatuan tulang yang mempunyai bentuk, yang terdiri atas os lilium sebelah anterior os ischium sebelah posterior dan os pubis di sebelah ventral. Ekstremitas anterior berupa cingulum anterior merupakan persatuan tulang yang mempunyai bentuk os lilium.

Deskripsi : ekstremitas anterior

ekstremitas posterior

5. Perhatikan hubungan antara

cranium (tengkorak ) denagan tubuh, Hubungan

tersebut terjadi melelui atau antara tulang apa ? berapa jumlah Condylus osssipitales yang ada pada cranium tersebut ? Perhatika sebuah lubang dekat condylus tersebut, itulah yang disebut Foramen magnum apa fungsi nya ? Jawaban: Melalui tulang-tulang rahang, oshyoid dan tulang rawan dari laring (skleton visceral). Jumlah Condylus osssipitales ada dua yang keduanya tertanam kokoh pada vertebrae yang pertama dan memungkinkan kepala dapat digerakkan kesuatu arah. Foramen magnum berfungsi untuk menghubungkan otak dengan sumsum tulang belakang.

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 Kesimpulan Kesimpulan dari laporan praktikum ini Amfibia atau amfibi (Amphibia), umumnya didefinisikan sebagai hewan bertulang belakang (vertebrata) yang hidup di dua alam; yakni di air dan di daratan. Amfibia bertelur di air, atau menyimpan telurnya di tempat yang lembab dan basah. Ketika menetas, larvanya yang dinamai berudu hidup di air atau tempat basah tersebut dan bernafas dengan insang. Setelah beberapa lama, berudu kemudian berubah bentuk (bermetamorfosa) menjadi hewan dewasa, yang umumnya hidup di daratan atau di tempat-tempat yang lebih kering dan bernafas dengan paru-paru. Amfibia mempunyai ciri-ciri yaitu tubuh diselubungi kulit yang berlendir, merupakan hewan berdarah dingin (poikiloterm), mempunyai jantung yang terdiri dari tiga ruangan yaitu dua serambi dan satu bilik, mempunyai dua pasang kaki dan pada setiap kakinya terdapat selaput renang yang terdapat di antara jari-jari kakinya dan kakinya berfungsi untuk melompat dan berenang, matanya mempunyai selaput tambahan yang disebut membrana niktitans yang sangat berfungsi waktu menyelam, pernafasan pada saat masih kecebong berupa insang, setelah dewasa alat pernafasannya berupa paru-paru dan kulit dan hidungnya mempunyai katup yang mencegah air masuk ke dalam rongga mulut ketika menyelam, dan berkembang biak dengan cara melepaskan telurnya dan dibuahi oleh yang jantan di luar tubuh induk (pembuahaneksternal).

3.2 Saran Saran yang dapat saya sampaikan semoga laporan pratikum ini bisa bermanfaat untuk pembelajaran kedepannya. khusus matakuliah Zoologi Vertebrata pada kelas Katak ( Amfibi)

DAFTAR PUSTAKA (en) Duellman, William E., Schlager, Neil (2003). "Animal Life Encyclopedia: Volume 6 Amphibians". Thomson-Gale ISBN 0-7876-5782-4 Brotowidjoyo, Mukayat. 1994.Zoology Dasar Campbell. 2003 Jakarta. Biologi Kuncorowati. 2001. Zoologi Vertebrata Jakarta : Bumi Aksara

KELAS MAMALIA (KELINCI)

DAFTAR ISI Halaman Judul Kata Pengantar Daftar isi Klasifikasi Kelas Mamalia ( Kelinci) BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Praktikum 1.2 Tujuan 1.3 Ruang lingkung 1.4 Alat dan Bahan 1.5 Cara Kerja Pengamatan Morfologi 1.6 Cara Kerja Pengamatan Anatomi BAB II HASIL DAN PEMBAHASAN 2.I Hasil dan Pembahasan Pengamatan BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 3.1 Kesimpulan 3.2 Saran Daftar Pustaka

KLASIFIKASI KELAS MAMALIA
Kingdom: Animalia Phylum: Chordata Subphylum: Vertebrata Kelas: Mammalia Ordo: Logomorphia Famili: Leporidae Genus: Lepus Spesies: Lepus nigri collis

BAB 1 PENDAHULUAN

1.4 Latar Belakang Kelinci adalah hewan mamalia dari famili Leporidae, yang dapat ditemukan di banyak bagian bumi. Dulunya, hewan ini adalah hewan liar yang hidup di Afrika hingga ke daratan Eropa. Pada perkembangannya, tahun 1912, kelinci diklasifikasikan dalam ordo Lagomorpha. Ordo ini dibedakan menjadi dua famili, yakni Ochtonidae (jenis pika yang pandai bersiul) dan Leporidae (termasuk di dalamnya jenis kelinci dan terwelu).[1]Secara umum, kelinci terbagi menjadi dua jenis. Pertama, kelinci bebas. Kedua, kelinci peliharaanJenis-jenis kelinci == Secara umum, kelinci terbagi menjadi dua jenis. Pertama, kelinci bebas. Kedua, kelinci peliharaan. Yang termasuk dalam kategori kelinci bebas adalah terwelu (Lepus curpaeums) dan kelinci liar (Oryctolagus cuniculus).[1]

1.5 Tujuan: Untuk mengetahui Struktur anatomi dan morfologi kelinci 1.6 Ruang Lingkung Tempat: Laboratorium Hari/Waktu: jum’at, 4 juni 2010/ 15.00-17.00 1.7 Alat dan Bahan: 1. Papan bedah 2. Gunting 3. Pisau bedah 4. Jarum tusuk 5. Silet 1.5. Cara Kerja Pengamatan Morfologi 1. Kelinci dibius dan diletakkan pada papan bedah, kemudian dilakukan pengamatan secara marfologi yang meliputi: Kepala, leher, badan, ekor, dan penutup tubuh yang berupa rambut. 2. Ditentukan oragan visues, nares anterior dan posterior.

1.6. Cara kerja pengamatan secara Anatomi

1. Dilakukan pembiusan pada hewan coba dengan kloform, setelah pingsan, posisi hewan dengan keadaan telentang.

2. Dilakukan pembedahan kemudian amati diafragma (pemisahan antara rongga dada dan perut), hati (sebelah kanan melekat pada diafragma), empedu, lambung (ventrikulus), dengan cara

menggunting kulit.di mulai

dari kloaka ke arah cranial sampai

setrnum. Pada ujung irisan dipotong melintang ke arah lateral.

3. Dicari dan diamati: Trakea, jantung, paru-paru, hati, vesica felea, ventriculus, duodenum, pancreas, testis, intestinum tenue, ductus deferense, rectum, vesica urinaria,ginjal.

BAB II HASIL PEMBAHASAN 2.1 Hasil pembahasan dan pengamatan 1. Bagaimana letak mata dengan lubang hidung dan mulut? Jawab: Letak mata pada bagian kepala (caput) dapat dilihat bagian mata dan telinga yang lebar. Mata yang besar terletak di bagian samping dari kepala. kelopak mata ada 2 macam yaitu: palpebra superior dan palpebra inferior, selain itu juga pada kepala (caput) dan terdapat rongga mulut (rima oris) yang terdapat pada 2 buah bibir yaitu: (bibir bagian atas dan bibir bagian bawah). Lubang hidung terletak dimoncong. Vibrissae berupa ambut-rambut kaku yang berfungsi untuk mendeteksi makanan waktu didalam tanah. 2. Bagaimana permukaan tubuh hewan yang diamati?

Jawab: Posisi Permukaan tubuhnya ialah dalam keadaan telentang 3. Bagaimana letak giginya dan hewan yang diamati?

Jawab:

Seperti pada gambar Letak giginya berjumlah 4 buah yaitu gigi atas 2 buah dan gigi bawah 2 buah.

4. Tuliskan klasifikasi hewan yang diamati Jawab: Klasifikasi hewan yang diamati ialah kelinci Kingdom: Animalia Phylum: Chordata Subphylum: Vertebrata Kelas: Mammalia Ordo: Logomorphia Famili: Leporidae Genus: Lepus Spesies: Lepus nigri collis

5. Bagaimanakah struktur di eksterminitas anterior dan eksterminitas posterior kecil? Jawab: Struktur Ekstreminitas Anteriornya ialah: Ekstremitas Anterior berupa Brachium (Lengan atas), Antabranchium (lengan bawah) , manus (tangan) berupa ossa carpalia (tulang pergelangan tangan, ossa metacarpalia (tulang telapak tangan) dan phalangus (ruas-ruas jari.) sedangkan, Struktur Eksterimitas Posterior meliputi: Ekstremitas Posterior meliputi femur (paha), pes (kaki), yang terdiri dari tulang pergelangan kaki ossa metacarplia (tulang telapak kaki) dan phalangus (ruas-ruas jari)

Gambar Sturuktur Ekstremitas Anterior dan posterior pada kelinci yang diamati.

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 Kesimpulan Laporan praktikum ini dapat saya simpulkan bahwa : Mamalia merupakan kelas tertinggi derajatnya,dalam dunia hewan.ciri khusus diliputi bulu atau rambut yang lepas secara periodik. kulit banyak mengandung kelenjar yaitu kelenjar sebacius, keringat, bau dan susu. sebutan mamalia berdasar adanya kelrnjar mamae pada hewan betina yang menyusui anaknya ketika muda. Ukuran tubuhnya bermacam-macam yang terkecil kurang lebih 5 cm ( tikus kecil),yang besar ialah gajah dan yang paling besar ialah paus (Balanophora musculus). 3.2 Saran Saran yang dapat kami sampaikan semoga laporan pratikum ini bisa bermanfaat untu pembelajaran khususnya mata kuliah Zoologi Vertebrata pada kelas mammalia

DAFTAR PUSTAKA Prawirohartono, Slamet. 2001. Zoologi Vertebrata. Jakarta : Bumi Aksara Kuncorowati. 2001. Zoologi Vertebrata Jakarta : Bumi Aksara Prawirohartono, Slamet. 2001 Zoology Vertebrata. Jakarta : Bumi Aksara en) Duellman, William E., Schlager, Neil (2003). "Animal Life Encyclopedia: Volume 6 Amphibians". Thomson-Gale ISBN 0-7876-5782-4

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->