P. 1
Mengapa Pendidikan Karakter Sangatlah Penting Bagi Generasi Bangsa Indonesia

Mengapa Pendidikan Karakter Sangatlah Penting Bagi Generasi Bangsa Indonesia

|Views: 43|Likes:

More info:

Published by: Fathur Abizar Ghiffary on Jun 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/26/2012

pdf

text

original

Mengapa Pendidikan Karakter Sangatlah Penting Bagi Generasi Bangsa Indonesia

TUJUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermatabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,maksudnya bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME,berakhlak mulia,sehat,berilmu,cakap,kreatif,dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.(UU RI No.20/2003 BAB II Pasal 3). Dan begitupun dengan pendidikan anak usia dini,bahwa pendidikan anak usia dini memiliki tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengembangkan pengetahuan dan pemahaman orang tua dan guru serta pihak-pihak yang terkait dengan pendidikan dan perkembangan anak usia dini.Maksudnya bahwa para pendidik khususnya seperti orang tua dan guru harus benar-benar paham dan mengerti bagaimana pendidikan yang baik untuk diberikan pada anak khususnya pada anak usia dini.Contohnya ketika anak sudah berumur antara 0-6 tahun orang tua harus mulai memikirkan bagaimana pendidikan yang baik pada anak,karena anak pada usia itu aktif-aktifnya mulai bergerak dan kecerdasannya atau hal berpikirnya sudah mulai kelihatan dan bisa disebut juga usia tersebut merupakan usia emas.Dan apabila orang tua tidak memikirkan hal tersebut maka untuk ke depannya akan berdampak tidak baik bagi perkembangan anak ketika menginjak usia dewasa. Dan untuk guru sendiri ketika sedang mendidik dan mengajari anak didiknya harus sesuai dengan metode pembelajaran yang baik,maksudnya bahwa guru harus ... Read More pengertian dan karateristik anak usia dini Pengertian dan Karakteristik Anak Usia Dini Dalam undang-undang tentang sistem pendidikan nasional dinyatakan bahwa pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut (UU Nomor 20 Tahun 2003 Bab I Pasal 1 Ayat 14). Anak usia dini adalah anak yang baru dilahirkan sampai usia 6 tahun. Usia ini merupakan usia yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak (Yuliani Nurani Sujiono, 2009: 7). Usia dini merupakan usia di mana anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Usia dini disebut sebagai usia emas (golden age). Makanan yang bergizi yang seimbang serta stimulasi yang intensif sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tersebut. Ada berbagai kajian tentang hakikat anak usia dini, khususnya anak TK diantaranya oleh Bredecam dan Copple, Brener, serta Kellough (dalam Masitoh dkk., 2005: 1.12 – 1.13) sebagai berikut. Anak bersifat unik. Anak mengekspresikan perilakunya secara relatif spontan. Anak bersifat aktif dan enerjik. Anak itu egosentris. ... Read More BAGAIMANAKAH CARA YANG EFEKTIF DALAM MENDIDIK ANAK USIA DINI?? Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Menurut pakar pendidikan, usia dini (0 – 6) tahun adalah usia emas yang sangat berpengaruh pada kepribadian anak selanjutnya karena perkembangan IQ, EQ, dan SQ berkembang sampai 80%. Pendidikan anak dini usia bukan sekedar mengetahui tingkat kemampuan atau tingkat perkembangan anak pada setiap tingkat usia tertentu seperti menangis jika merasa terganggu, berteman, bercerita dan lainnya, tetapi harus mengetahui proses perkembangan anak pada semua aspek perkembangan untuk dapat dioptimalkan. Berikut ini akan saya paparkan cara efektif mendidik anak usia dini yaitu : Mendidik anak lewat cara bermain Mereka diajarkan dengan cara yang mereka ketahui, yakni lewat bermain. Tetapi bukan sekadar bermain, tetapi bermain yang diarahkan. Lewat bermain yang diarahkan, mereka bisa belajar banyak; cara bersosialisasi, problem solving, negosiasi,

1/3

manajemen waktu, resolusi konflik, berada dalam grup besar/kecil, kewajiban sosial, serta 1-3 bahasa." L ewat bermain, anak tidak merasa dipaksa untuk belajar. Saat bermain, otak anak berada dalam keadaan yang tenang. Saat tenang ... Read More Artikel: Spirit PAUD Nonformal dalam Mendukung Wajar 9 Tahun Judul: Spirit PAUD Nonformal dalam mendukung wajar 9 Tahun Bahan ini cocok untuk semua sector pendidikan bagian PENDIDIKAN EDUCATION Nama &E-mail (penulis): Muh.Syukur Salman Saya Guru di Parepare, Sul-sel Topik: Pendidikan Anak Usia Dini Tanggal: 21 Juni 2007 Long Life Education, kalimat yang telah kita kenal sejak dulu sampai saat ini, apalagi bagi pemerhati pendidikan. Pendidikan sepanjang hayat, itulah arti bebas dari kalimat tersebut. Pentingnya pendidikan dalam hidup dan kehidupan manusia telah menjadikannya salah satu kebutuhan pokok manusia. Manusia yang tak mempunyai pendidikan bagaikan makhluk yang raganya saja seperti manusia. Beberapa ajaran agama juga mewajibkan manusia untuk mengecap pendidikan setinggi-tingginya, bahkan dikatakan "tuntutlah ilmu mulai dari ayunan sampai ke liang lahat." Lebih dari itu, kini telah dipercaya bahwa bayi dalam kandungan ibunya mampu untuk berinteraksi dengan alunan suara syahdu di luar kandungan. Pentingnya pendidikan tidak hanya untuk disuarakan dan disyiarkan melalui kalimat dan jargon, namun perlu langkah nyata dalam kehidupan kita. Realisasi keberadaan anasir-anasir pendukung terhadap tercapainya suatu tuntutan terhadap pentingnya pendidikan harus segera dilakukan. Kebijakan-kebijakan dalam sistem pendidikan harus memenuhi unsur aktualitas dan berdaya guna. Konsep pendidikan sepanjang hayat menjadi panduan dalam meninggikan harkat dan ... Read More Pendidikan berkarakter untuk anak usia dini MENERAPKAN PENDIDIKAN BERKARAKTER UNTUK ANAK USIA DINI Secara sederhana pendidikan dapat bdimaknai hsebagai usaha untuk membantu para peserta didik mengembangkan seluruh potendsinya,untuk menghadapi masa depan berbicara tentang masa ada tiga macam keterampilan tyang diperlukan untuk pendidikan masa sekarang yaitu :kecakapan belajar,kecakapan melek,kecakapan hidup ataui karier.peranan guru yang baik dan kompeten diharapkan selalu mengaitkan berbagi kecakapan hoipdup tersebut dalam berbagai aspek. tantangan pendidikan saat ini terutama bagaiman mengaitkan kecakapan-kecakapan tersebut dengan seluruh kegiatan sekolah secara sungguh-sungguh secara strategis dan secara meluas penerapannya tidak hanya pada satu daerah saja tapi hampir satu negara. Dalam pengertian yang sederhana pendidikan berkarakter adalah hal positif apa saja yang dilakukan oleh guryu dan berpenharuh kepada karakter siswanya.oleh karena itu peneraopan pendidikan berkarakter ini sangat diperlukan untuk gaya pendidikan anak asuh pada zaman yang sudah maju dengan pesat ini.dengan pendidikan berkarakter seperti ini anak didik indonesia kan lebih mendpatkam pembelajaran pembeljaran baru yang nantinya akan menjadi penerus bangsa yang hebat, tapi sayangnya pada zaman yang sudah termoderenisasi ini masih banyak sekplah-sekolah yang masih menggunkan model pembelajran zaman dulu hampir diseparuh negara ini.melalui pendidikan berkareakter ini anak-anak akan bisa menerapkan budu pekerti yang baik. menyinggung tentang budi pekerti seperti yang diterangkan diatas ternyata pendidikan karakter tidak hanya ... Read More Dilema Perkembangan PAUD di Indonesia Menjamurnyapendidikan anak usia dini melalui pendidikan nonformal mengakibatkan tidakterkontrolnya penanganan terhadap anak-anak usia dini dengan baik, padahal masaemas tersebut merupakan masa-masa yang teramat penting dan tidak dapat datanguntuk yang kedua kalinya dalam pembentukan otak, fisik dan jiwa seorang anak. Hal ini menjadisemakin buruk lagi karena perubahan kebudayaan atau kebiasaan hidup ketikazaman kakek-kakek kita dahulu yang lebih mementingkan kebersamaan dalam sebuahkomunitas, sehingga tumbuh kembang anak menjadi baik dengan sendirinya olehberbagai rangsangan ketika mereka berinteraksi dengan komunitasnya untuk dapatmemberikan rasa kasih sayang seutuhnya. Saat ini budayakita lebih cenderung menjadi individualistik, terbukti dengan banyaknyaanak-anak kita yang seolah-olah hanya dirangsang dengan “maaf” didikan seorangpembantu, sebagai pengganti ibu-ibu yang bekerja membantu

2/3

pencarian hidupkeluarganya. Permasalahannya orang-orang tersebut atau pembantu belum mengertibetul tentang tumbuh kembang anak bahkan mereka juga tidak mengandung selama 9bulan sebagai bentuk pembelajaran alam kepada seorang ibu, kasarnya tidakmempunyai hubungan batin yang kuat yang bisa memberikan kasih sayang seutuhnya. Akibatperubahan pola hidup ini mengakibatkan perubahan pertumbuhan AUD, yangberdampak kepada semakin berkurangnya stimulasi-stimulasi awal yang amatdibutuhkan seorang anak pada masa emas tersebut. Sesungguhnya masa terpentingini adalah merupakan tanggungjawab dari pendidikan keluarga bukan nonformalmaupun formal, dan ini pada dasarnya merupakan sebuah kebutuhan dasar manusia.Akan tetapi dengan kenyataan tersebut diperlukan sebuah pendidikan awal yangdiberikan oleh Pemeritah melalui pendidikan nonformal yang ... Read More MEMBANGUN KARAKTER MELALUI PENDIDIKAN SEJAK USIA DINI Membangun karakter anak sejak dini, sangat penting bagi orang tua dan guru, harapannya agar anak sejak dini memiliki karakter yang baik. Membangun karekter anak dapat dilakukan melalui jalur pendidikan formal, non formal maupun informal. Semakin meningkatnya perhatian orang tua dan pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini, disatu sisi merupakan hal yang sangat menggembirakan. Akan tetapi, disisi lain, seringkali orangtua dan pendidik juga masih memiliki pandangan yang kurang tepat dan sempit tentang proses pelaksanaan pembentukan pribadi pada anak usia dini, yakni terbatas pada kegiatan akademik saja seperti membaca, menulis, menghitung, dan mengasah kreativitas. Pada dasarnya setiap orang tua mendambakan anak-anak yang cerdas dan berperilaku baik dalam kehidupan sehari-harinya, sehingga mereka kelak akan menjadi anak-anak yang unggul dan tangguh menghadapi berbagai tantangan dimasa depan. Namun perlu disadari bahwa generasi unggul semacam demikian ini tidak akan tumbuh dengan sendirinya. Mereka sungguh memerlukan lingkungan subur yang sengaja diciptakan untuk itu, yang memungkinkan potensi anak-anak itu dapat tumbuh optimal sehingga menjadi lebih sehat, cerdas dan berperilaku baik. Dalam hal ini orang tua mempunyai peran yang amat penting. Suasana penuh kasih sayang mau menerima anak sebagaimana adanya, menghargai potensi anak, memberi rangsang-rangsang yang kaya untuk segala aspek perkembangan anak, baik secara kognitif, afektif, sosioemosional, moral, agama, dan psikomotorik, semua ... Read More KONSEP-KONSEP DASAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI KONSEP-KONSEP DASAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pengertian dan Karakteristik Anak Usia Dini Dalam undang-undang tentang sistem pendidikan nasional dinyatakan bahwa pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut (UU Nomor 20 Tahun 2003 Bab I Pasal 1 Ayat 14). Anak usia dini adalah anak yang baru dilahirkan sampai usia 6 tahun. Usia ini merupakan usia yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak (Yuliani Nurani Sujiono, 2009: 7). Usia dini merupakan usia di mana anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Usia dini disebut sebagai usia emas (golden age). Makanan yang bergizi yang seimbang serta stimulasi yang intensif sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tersebut. Ada berbagai kajian tentang hakikat anak usia dini, khususnya anak TK diantaranya oleh Bredecam dan Copple, Brener, serta Kellough (dalam Masitoh dkk., 2005: 1.12 – 1.13) sebagai berikut. Anak bersifat unik. Anak mengekspresikan perilakunya secara relatif spontan. Anak bersifat aktif dan enerjik. Anak itu egosentris. Anak memiliki rasa ingin tahu yang kuat dan antusias terhadap banyak hal. Anak bersifat eksploratif dan berjiwa petualang. Anak umumnya kaya dengan fantasi. Anak masih mudah frustrasi. Anak ... Read More

3/3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->