P. 1
Teori Teori+Perencanaan+Dan+Pengenalan+Proses+Perencanaan+[Read Only]

Teori Teori+Perencanaan+Dan+Pengenalan+Proses+Perencanaan+[Read Only]

|Views: 426|Likes:
Published by Dweetha Ayu Wardani

More info:

Published by: Dweetha Ayu Wardani on Jun 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/30/2014

pdf

text

original

TEORI‐TEORI PERENCANAAN DAN  PENGENALAN PROSES  PERENCANAAN  PERENCANAAN

Oleh: Ema Umilia Ol h E U ili 5 Oktober 2011

Outline  Outline
• Teori perencanaaan Kota • Tahapan /proses perencanaan Tahapan /proses perencanaan  • Aspek‐aspek yang terkait dalam perencanaan  wilayah dan kota il h d k

PERKEMBANGAN TEORI  PERENCANAAN

Teori perencanaaan Kota Teori perencanaaan Kota
• • • • • Teori  perencanaan  dikembangkan  dari  penggabungan  konsep‐konsep   Teori perencanaan dikembangkan dari penggabungan konsep konsep yang  berasal  dari  bermacam  disiplin  ilmu. Perencana‐perencana  yang  pertama  kali  muncul  adalah  dari  profesi   desain,  arsitektur, dan  sipil.  Mereka  membawa  konsep  utopia dan   desain arsitektur dan sipil Mereka membawa konsep utopia dan ke‐komprehensif‐an,  untuk membangun  suatu  lingkungan  yang  baik. Ahli  ekonomi  menyumbangkan  pemikiran  mengenai  persamaan  dan  p g , p g p , kepentingan  umum,  analisa pengambilan keputusan, dan   pemasyarakatan nilai‐nilai. Psikolog, sosiolog, dan ilmu politik telah  mempelajari bagaimana  keputusan diambil dan dilaksanakan oleh individu, kelompok dan   organisasi pemerintah serta seluruh masyarakat. i i i h l h k Dari  merekalah  teori  perencanaan  mendapatkan  pemikiran  mengenai   hubungan  kelompok‐kelompok  kecil, desain  dan  tingkah  laku   organisasi,  birokrasi, kekuatan  masyarakat  dan  pengambilan   organisasi birokrasi kekuatan masyarakat dan pengambilan keputusan,  pemerintahan,  dan hubungan  antar  pemerintah.

Teori perencanaaan Kota Teori perencanaaan Kota
• Hubungan  antara  teori dan  praktek  adalah   g p g p sangat  penting,  sebab  perencanaan, tidak   seperti ilmu  murni. Perencanaan pada   dasarnya  adalah  kegiatan  preskriptif,   dasarnya adalah kegiatan preskriptif bukan  deskriptif. Tujuan seorang  perencana   bukanlah  untuk  menguraikan  apa  yang  ada   bukanlah untuk menguraikan apa yang ada di  dunia  ini, tetapi  untuk mengusulkan   cara‐cara  bagaimana  keadaan  tersebut  bisa   diubah.

Teori perencanaaan Kota Teori perencanaaan Kota
Teori perencanaan sebagai ilmu, berkembang pada masa revolusi industri di Inggris;  muncul sebagai jawaban atas menurunnya k li kualitas lingkungan dan kehidupan buruh akibat perkembangan industri i d t i yang sangat pesat. t t

Perkembangan Konsep  Perencanaan

TAHAPAN/PROSES PERENCANAAN

Tahapan /proses perencanaan  Tahapan /proses perencanaan
• Suatu kegiatan “pengolahan” sesuatu atau beberapa bahan masukan (input) untuk memperoleh suatu atau beberapa keluaran (output) Rangkaian proses sering dikatakan (output). Rangkaian sebagai rangkaian kegiatan sekuensial, yang merupakan langkah‐langkah rasional untuk mencapai suatu keputusan g g p p sebagai keluarannya (Sujarto; 1985).

Tahapan /proses perencanaan  Tahapan /proses perencanaan
• Perencanaan harus menghasilkan suatu rencana yang masuk akal dalam yang masuk akal, dalam arti dapat diwujudkan secara nyata. Suatu rencana seharusnya dilandasi oleh suatu rangkaian cara berpikir rasional dengan didasari gambaran p g kondisi masa kini dan pengalaman masa silam. Perencanaan merupakan suatu proses yang rasional, yaitu proses kegiatan pemikiran dan tindakan manusia yang didasari oleh proses pemikiran tersebut. Perencanaan merupakan suatu proses pemikiran untuk mencapai tujuan dan sasaran di masa datang berdasarkan kemampuan sumber yang ada serta pemanfaatannya secara efektif dan efisien. Sesuai d i dengan perkembangan peradaban, ilmu d teknologi, tingkat k b d b il dan k l i i k kebutuhan dan lingkup perencanaan yang semakin luas, proses perencanaan juga mengalami perkembangan. Dalam pengertian bahwa keluaran dari proses perencanaan yaitu “rencana” bukanlah hasil akhir perencanaan, yaitu rencana bukanlah yang mutlak, tetapi akan berkembang sesuai dengan dinamika perubahan

• • •

MODEL  PROSES  PERENCANAAN MODEL PROSES PERENCANAAN
• Model  Geddesian – Patrick  Geddes  (1925) Model  Patrick  Geddes  adalah model   proses perencanaan yang  dilandasi pola : Survei (data)  ‐ Analisa ‐ Rencana

MODEL  PROSES  PERENCANAAN MODEL PROSES PERENCANAAN
• Model  Lichfield –Nathaniel  Lichfield (1968) Model  perencanaan yang  terdiri dari perumusan tujuan dan sasaran sebagai kebijakan dasar; pembatasan lingkup dan kendala (constraints);  survei yang  menghasilkan data;  analisa; ( ); y g g ; ; perumusan dan evaluasi usulan;  prioritas; dan implementasi. Dalam metoda ini telah dikenal adanya umpan balik (feed back)   sebagai masukan (input) baru. (input) baru.

MODEL  PROSES  PERENCANAAN MODEL PROSES PERENCANAAN
• M d l M D Model  Mc.  Donald   ld (1969) Mc. Donald   Mc. Donald menekankan adanya unsur utama yang yang   terlibat di dalam proses perencanaan,   yaitu:  p perencanaan;  ; masyarakat; dan pemerintah.

MODEL  PROSES  PERENCANAAN MODEL PROSES PERENCANAAN
Lingkup Penataan  g p Ruang (sesuai UU  Penataan Ruang) 1. Perencanaan 2. Pemanfaatan 3. Pengendalian  Pemanfaatan  Ruang

Tahapan Perencanaan Tahapan Perencanaan
• P Perencanaan tata ruang t t suatu proses untuk menentukan struktur ruang dan  pola ruang yang meliputi penyusunan dan penetapan  pola ruang yang meliputi penyusunan dan penetapan rencana tata ruang. • Pemanfaatan ruang g upaya untuk mewujudkan struktur ruang dan pola  ruang sesuai dengan rencana tata ruang melalui  penyusunan dan pelaksanaan program beserta  penyusunan dan pelaksanaan program beserta pembiayaannya. • Pengendalian Pemanfaatan Ruang Pengendalian Pemanfaatan Ruang  upaya untuk mewujudkan tertib tata ruang.

ASPEK‐ASPEK DALAM PROSES  PERENCANAAN

Asas Penataan Ruang Asas Penataan Ruang
Penataan ruang diselenggarakan berdasarkan asas: P t di l k b d k 1. keterpaduan; 2. keserasian, keselarasan, dan keseimbangan; 2 keserasian keselarasan dan keseimbangan; 3. keberlanjutan; 4. keberdayagunaan dan keberhasilgunaan; 4 keberdayagunaan dan keberhasilgunaan; 5. keterbukaan; 6. kebersamaan dan kemitraan; 6 kebersamaan dan kemitraan; 7. pelindungan kepentingan umum; 8. kepastian hukum dan keadilan; dan 8 kepastian hukum dan keadilan; dan 9. akuntabilitas.

Tujuan Penataan Ruang Tujuan Penataan Ruang
• P Penyelenggaraan penataan ruang bertujuan untuk  l t b t j t k mewujudkan ruang wilayah nasional yang aman,  nyaman, produktif, dan berkelanjutan berlandaskan  y ,p , j Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional 1. Terwujudnya keharmonisan antara lingkungan alam  dan lingkungan buatan; d li k b t 2. Terwujudnya keterpaduan dalam penggunaan sumber  daya alam dan sumber daya buatan dengan  daya alam dan sumber daya buatan dengan memperhatikan sumber daya manusia 3. Terwujudnya pelindungan fungsi ruang dan  j y p g g g pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan  akibat pemanfaatan ruang.

Aspek‐aspek yang terkait dalam  perencanaan wilayah dan kota
FISIK
• • • • • geologi l i Topografi Hidrologi Klimatologi Vegetasi 

KEPENDUDUKAN SOSIAL BUDAYA

• Demografi ; jumlah, fertilitas&mortalitas,  umur&kelamin, mobilitas penduduk k l bl d d k • Komponen kependudukan: fasilitas dan utilitas,  kebutuhan lahan, lapangan kerja, kebutuhan rumah • • • • Sifat sosial masyarakat perdesaan‐perkotaan Urbanisasi Komunitas Partisipasi masyarakat Partisipasi mas arakat

EKONOMI

• Sektor‐sektor ekonomi: primer‐sekurder‐tersier‐ kuarter • Fasilitas ekonomi • Sektor formal‐informal

Kesimpulan
• T i Teori perencanaan bersifat multidimensi ilmu. Teori  b if t ltidi i il T i perencanaan tidak hanya bersifat deskriptif namun  j g p juga preskriptif perpaduan antar teori dan praktek  p p p p guna pemecahan masalah.  • Model proses perencanaan akan berkembang sesuai  perkembangan yang terjadi. Namun model dasarnya  k b t j di N d ld tetap diawali dengan input data‐analisis‐output  rencana. • Aspek‐aspek dalam proses perencanaan bersifat  multisektoral tidak hanya membahas aspek fisik saja,  namun juga membahas aspek ekonomi, sosial budaya  j b h k k i i lb d dan demografi‐kependudukan. 

SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Pengumuman Tugas Individu Pengumuman Tugas Individu
• Upload judul tugas dan lampirkan  p p paper/buletin/jurnal yang anda akan kritisi ke  j y g email : tugaspwk2011@gmail.com, maksimal  sampai minggu depan, selasa 11 Oktober  sampai minggu depan selasa 11 Oktober 2011, pukul 20.00 WIB.  • Format tugas akan dikirim kembali ke email  k k k b l k l anda bila judul anda sudah dinyatakan sesuai  ☺

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->