P. 1
Delik-delik Tertentu Dalam KUHP

Delik-delik Tertentu Dalam KUHP

|Views: 911|Likes:
Published by Wayan Wijaya Kusuma

More info:

Published by: Wayan Wijaya Kusuma on Jun 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2014

pdf

text

original

Oleh : I Wayan Puspa Fakultas Hukum Universitas 45 Mataram

29/06/2012

1

Persamaan semua sifat semua tindak pidana : sifat melanggar hukum. Tidak ada suatu tindak pidana tanpa sifat melawan hukum. Sifat melawan hukum. Sifat melawan hukum :
 bertentangan

dengan hukum (objektif) dianut oleh Simon, Pompe, Zevenbergen.  bertentangan dengan hak (subjektif) dianut oleh Noyon.  dan tanpa hak, dianut oleh Hoge Raad Belanda

29/06/2012

2

Menghakimi sendiri (eigen richting).
Ada kalanya si korban berusaha sendiri untuk meniadakan kerugian yang diderita dengan tidak menunggu tindakan alat-alat negara seperti polisi atau jaksa, seolah-olah menghakimi sendiri.  Menghakimi sendiri ada kalanya diperbolehkan, artinya tidak bersifat melanggar hukum, dan dari itu tidak merupakan suatu tindak pidana.

29/06/2012

3

Penggolongan tindak-tindak pidana oleh KUHP. KUHP membagi semua tindak pidana (baik yang termuat di dalam maupun di luar KUHP menjadi dua golongan : KEJAHATAN (misdrijven) dalam BUKU II dan PELANGGARAN (overtedringen) dalam BUKU III.

29/06/2012

4

Penggolongan kualitatif BUKU II : 30 titel.
Kejahatan-kejahatan terhadap keamanan negara Kejahatan-kejahatan terhadap martabat Presiden dan Wakil Presiden. Kejahatan-kejahatan terhadap Negara-negara asing bersahabat dan terhadap Kepala dan Wakil negaranegara tersebut. Kejahatan-kejahatan tentang melakukan kewajiban Kenegaraan dan hak kenegaraan. Kejahatan-kejahatan tentang Ketertiban Umum. Perang tanding

Titel I Titel II Titel III

Titel IV Titel V Titel VI

29/06/2012

5

Titel VII Titel VIII Titel IX

Kejahatan-kejahatan yang membahayakan keamanan umum orang dan barang. Kejahatan-kejahatan terhadap kekuasaan umum. Sumpah palsu dan keterangan palsu.

Titel X Titel XI
Titel XII

Pemalsuan uang logam dan uang kertas. Pemalsuan meterai dan cap.
Pemalsuan surat.

Titel XIII
Titel XIV Titel XV Titel XVI Titel XVII
29/06/2012

Kejahatan-kejahatan tentang kedudukan perdata.
Kejahatan-kejahatan melanggar kesopanan. Meninggalkan orang-orang yang perlu ditolong Penghinaan Membuka rahasia
6

Titel XVIII
Titel XIX Titel XX Titel XXI Titel XXII Titel XXIII Titel XXIV Titel XXV Titel XXVI Titel XXVII

Kejahatan-kejahatan tentang kemerdekaan orang.
Kejahatan-kejahatan terhadap nyawa orang. Penganiayaan. Menyebabkan matinya atau lukanya orang karena kealpaan. Pencurian. Pemerasan dan pengancaman Penggelapan barang. Penipuan Merugikan orang berpiutang atau berhak Penghancuran atau perusakan barang

Titel XXVIII Kejahatan-kejahatan jabatan Titel XXIX Titel XXX
29/06/2012

Kejahatan-kejahatan pelayaran Pemudahan
7

BUKU III : 10 titel
Titel I Titel II Titel III Titel IV Titel V Titel VI Titel VII Titel VIII Titel IX Titel X
29/06/2012

Pelanggaran-pelanggaran terhadap keamanan umum, orang dan barang dan terhadap kesehatan umum. Pelanggaran-pelanggaran terhadap ketertiban umum Pelanggaran-pelanggaran terhadap kekusaan umum. Pelanggaran-pelanggaran terhadap kekuasaan perdata. Pelanggaran-pelanggaran terhadap orang-orang yang ditolong. Pelanggaran-pelanggaran kesopanan. Pelanggaran-pelanggaran tentang tanah-tanah tanaman Pelanggaran-pelanggaran jabatan Pelanggaran-pelanggaran pelayaran Pelanggaran-pelanggaran terhadap keamanan negara.
8

Beberapa Kriteria : Tindak pidana melanggar berbagai kepentingan, tampak 3 kepentingan yang dilanggar :

 

Kepentingan individu Kepentingan masyarakat. Kepentingan negara.

29/06/2012

9

Buku II KUHP , 16 titel mengenai kejahatan terhadap kepentingan individu, 8 titel mengenai kejahatan-kejahatan thd kepentingan masyarakat, 6 titel mengenai kejahatan terhadap kepentingan negara. Buku III KUHP, 4 titel mengenai pelanggaran kepentingan individu, 3 titel mengenai pelanggaran kepentingan masyarakat, dan 3 titel mengenai pelanggaran terhadap kepentingan negara.

29/06/2012

10

Titel mengenai kejahatan thd kepentingan individu (16 titel ) dpt dibagi lagi menjadi 4 bagian yaitu 7 titel mengenai kekayaan orang, 5 titel mengenai nyawa dan tubuh orang, 3 titel mengenai kehormatan orang dan 1 titel mengenai kesopanan. Titel-titel mengenai pelanggaran thd kepentingan individu dpt dibagi lagi menjadi 4 bagian yaitu : titel VII mengenai kekayaan orang, titel V mengenai tubuh orang, titel IV mengenai kehormatan orang dan titel VI mengenai kesopanan.
11

29/06/2012

Titel-titel mengenai kejahatan terhadap kepentingan masyarakat dapat dibagi lagi menjadi 2 bagian, 4 titel mengenai membahayakan keadaan (V,VI,VII dan XXIX), 4 titel mengenai pemalsuan (IX,X, XI dan XII). Titel-titel mengenai pelanggaran thd kepentingan masyarakat semuanya mengenai membahayakan keadaan (I, II dan IX). Titel-titel mengenai kejahatan thd kepentingan negara dpt dibagi lagi menjadi 2 bagian, yaitu 4 titel mengenai kedudukan negara (I, II, III dan IV), dan 2 titel mengenai tindakan-tindakanalat-alat negara (VIII dan XXVIII). Titel mengenai pelanggaran thd kepentingan negara dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu 1 titel mengenai kedudukan negara (X), dan 2 titel mengenai tindakan –tindakan alat-alat negara (III dan VIII).

Sumber : Tindak-tindak Pidana Tertentu Di Indonesia. Prof Dr. Wirjono Prodjodikoro, SH. Bandung : PT Eresco.1986.

29/06/2012

12

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->