P. 1
Teknik Biola

Teknik Biola

5.0

|Views: 855|Likes:
Published by ekoeuy

More info:

Published by: ekoeuy on Jun 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

pdf

text

original

Saturday, March 20, 2010

Natural minor scale Minor diatonik
TanggaNada minor merupakan tangganada Minor diatonik atau biasa di sebut dengan minor diatonis ini berbeda jauh dengan tangga nada Mayor. Perhatikan gambar berikut :

contoh gambar di atas adalah tangga nada A minor diatonis yang mana unsur solmisasi terdiri dari : La : Nada "a" si : Nada "b" do : Nada "cis" menjadi "c" ( terkena tanda Pugar pada gambar ) re : Nada "d" mi : Nada "e" fa : Nada "fis" Menjadi "f" ( terkena tanda Pugar pada gambar ) sol : Nada :"gis" Menjadi "g" ( terkena tanda Pugar pada gambar ) la : Nada "a" Oktaf berikutnya dan begitu pula turun dengan kebalikannya Gambar penjarian tangga nada tersebut pada Biola

Dimulai dari jari "0" pada snar "A" atau senar los/tidak di tekan. Kemudian di terus dengan jari "1" dan seterus nya hingga letak jari seperti pada gambar di atas
Posted by Ritter blog at 4:18 AM 0 comments

Thursday, March 18, 2010

Tangganada Mayor

Perhatikan gambar di atas. Dalam contoh gambar tersebut, tangga nada yang digunakan adalah tangga nada A mayor 1 oktaf. Yang mana bila dimainkan di biola dimulai dari dawai yang ke-2 dari bawah ( senar A ). Pada gambar tersebut di atas, terdapat angka menunjukan jari yang di gunakan pada biola.

Solmisasi yang digunakan adalah : Do, Re, Mi, Fa, Sol, la, si, Do dan kembali turun dengan kebalikannya.

Tangganada tersebut memiliki nuansa musik tegar, gembira dll. 3 suara atau arpegio dari tangga nada Mayor tersebut adalah Do, Mi, dan Sol

Contoh tangga nada di atas bisa dilakukan hingga 1 oktaf lebih pada instrumen biola atau instrumen bernada lainya.

Dan gambar di bawah ini adalah letak jari pada instrumen biola untuk memainkan not seperti gambar di atas.

Labels: Tangga nada Mayor

Posted by Ritter blog at 5:28 AM 0 comments

Friday, March 12, 2010

Tangga Nada

tanggan nada merupakan dasar belajar alat musik apa saja. Tidak hanya biola, tetapi piano dan instrumen musik lainnya juga menggunakannya. Dan tangganada itu menunjang sekali dalam perkembangan permainan musik seseorang. Banyak pemain musik yang merasakan bosan pada teknik tangga nada. sesungguhnya Tangga nada sangat penting. Improfisasi jenis musik, seperti jazz, pop, kroncong, atau jenis musik di daerah tertentu mempunyai jenis tangga nada yang menunjukan karakter musik itu sendiri. Penggunaan 3 suara arpegio yang menjadi unsur sebuah akord juga sangat bermanfaat dalam melakukan improfisasi. Dalam bahasan saya saat ini adalah mengenali Tangga nada mayor dan minor di dalam teori musik dasar. Tanga nada ini bisa digunakan didalam isntrumen musik apa saja. Nuansa yang ditimbulkan memiliki karakter masing-masing berbeda dari setiap Tangga nadanya. Tangga nada minor memiliki nuansa yang cenderung sedih. Sedangkan Tangganada Mayor memiliki nuansa Tegas dan gembira. Untuk detail tangganada Mayor dan minor ada pada posting berikutnya.
Labels: Belajar Biola, private biola. teknik Biola, Tangga Nada, Violin

Posted by Ritter blog at 4:27 AM 0 comments

Tuesday, February 17, 2009

Biola

biola memiliki teknik yang sejuta banyaknya. Sangat banyak..... Perlu bertahun-tahun untuk bisa menguasai berjuta-juta teknik tersebut. Memang terlihat amat menakutkan. Tetapi itu semua adalah tantangan seorang pemain biola. Ingat bila kita belajar biola dengan pendamping yang benar maka kita akan mendapat teknik yang benar dalam memainkan biola. Teknik dasar sangat penting dalam belajar musik. Ibarat rumah adalah pondasinya. Bila rumah memiliki pondasi yang kokoh,, maka rumah itu akan dibangun seberapa tinggi juga ga ada masalah.. Bahkan akan terlihat bagus dan megah.. Begitupula dengan bermain musik.. Jika kita sudah memiliki teknik dasar biola yang bagus dan benar,, Maka bila kita ingin meningkatkan skil kita,, sangat mudah dan cepat. Tinggal cari teknik yang ingin kita pelajari dan latih.. Maka 2 bulan bahkan kurang,, kita sudah bisa menguasai teknik itu.

Berbeda dengan orang yang sudah lama belajar biola tetapi teknik dasarnya salah,, maka dia akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mempelajari salahsatu teknik yang ingin dia pelajari. Maka lebih baik belajarlah dengan teknik yang bbenar.. selamat berlatih

Labels: Biola, Les Biola

Posted by Ritter blog at 7:14 AM 0 comments

Wednesday, February 4, 2009

Semangat dan Kemauan
Memang semakin banyak orang yang ingin belajar biola. Dan semakin banyak pula tempat kursus biola di kota-kota.. Tetapi semua itu tidak menjamin anda bisa memainkan biola dengan baik. faktor utama yang mendukung orang bisa memainkan biola dengan baik adalah, karena adanya kemauan untuk belajar biola dan waktu latihan untuk biola. Faktor guru adalah yang no.2. Banyak guru yang bagus dalam mengajarkan biola, Tetapi jika muridnya jarang melatih apa yang sudah di ajarkan oleh gurunya, maka semua itu akan percuma dan sia-sia belaka. Kadang saya tegaskan kepada murid les saya, tanpa ada waktu luang minimal 1/2 jam / hari, mustahil buat dia akan mahir dalam memainkan biola. Bisa mungkin, tetapi mau berapa lama dia bisa mahir dalam memainkan biola. Untuk itu anda yang ingin menjadi pemain biola, luangkan waktu anda untuk melatih teknik biola anda. Banyak orang yang mengeluhkan sibuk sekali, sehingga tidak sempat untuk melatih biolanya. Sebenarnya dia itu sibuk atau tidak niat belajar biola.?? Logikanya bila orang sudah berkemauan dan niat untuk bisa memainkan Musik maka dia mau untuk melatihnya.. Cuma 1/2 jam / hari itu adalah waktu yang singkat. Dan belajar biola bila dengan enjoy maka bisa menghilangkan cape. okey selamat latihan

Labels: Belajar Biola, Biola, Les Musik, Violin

Posted by Ritter blog at 6:04 AM 0 comments

Teknik Biola Spicato
spicato adalah teknik pada biola untuk membaca not yang cenderung diminta dimainkan dengan durasi sangat pendek. Cara memainkannya adalah dengan di pantulkannya bow. Contoh tulisan pada not

Gambar atas : Not yang ber titik di bawahnya berbunyi tam, tam, tam, tam, Nahhh ini biasanya di mainkan dengan spiccato

sedangkan yang di atas ini, berbunyi biasa naaaa...naaaa.....naaaa.... dibaca panjang ( maap lain waktu saya tambahkan videonya) Ini di mainkan Detace tetapi tidak selalu not yang bertitik (seperti di atas ) di mainkan spiccato contoh adalah

not-not tersebut belum tentu di baca spiccato. Bisa di mainkan pendek tanpa spiccato, Tergantung karakter lagu dan keinginan dari komposernya. dan ini adalah contoh part yang dimainkan secara spiccato tetapi tidak diberi titik

Memainkan biola dengan teknik spicato memang membutuhkan ketrampilan yang tinggi. Perlu waktu untuk bisa menguasai teknik ini. Bagi anda yang sudah mendapat pengajaran teknik spicato dari guru biola anda, silakan latih itu setiap hari. Karena teknik ini termasuk yang pokok. Dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Latihlah spicato dengan permainan pola ritme seperti contoh

1.

2.

dan kembangkan ritme fariasi yang lain. Fungsi dari kita mengembangkan teknik fariasi ritme agar kita tidak bosan dengan apa yang ada dan yang di ajarkan oleh guru anda.

Bila bisa mengembangkan ritme sendiri maka kita juga bisa lebih enjoy dalam latihan. Setelah itu mainkan dengan ritme yang setabil dan mainkan dalam tempo cepat. mainkan dengan rata dan sabar selamat mencoba.
Labels: Belajar Biola, Les Biola, Les Musik, Spiccato, teknik biola spiccato

Posted by Ritter blog at 4:21 AM 0 comments

Sunday, February 1, 2009

Tekni Biola Legato
Legato adalah memainkan 2 nada atau lebih dengan menyambungkannya saat berpindah ke nada berikutnya. sehingga hilang kesan putus dari setiap perpindahan nadanya. Contoh:

Untuk dasar laithan legato adalah memainkan tangganada apa saja, lakukan dengan dua nada yang di legato. Misalkan do-re,mi-fa, dst. Lakukan dengan tempo pelan 74 masing-masing nada 1/2 ketuk( 2 nada dalam 1 ketuk). Contoh :

setelah merasa lebih rileks dan sedikit hafal Kemudian tingkatkan menjadi legato 3. Do-re-mi,fa-sol-la, dst dengan ritme triol (3 nada dalam 1 ketukan). Contoh :

dan lakukan tingkatan berikutnya dengan legato 4 dengan 1/16an ( 4 nada dalam 1 ketuk ). kemudian legato 5 - 8 bila sudah mahir. Lakukan setiap hari untuk pemanasan. Lakukan masing-masing 2-4 putaran tangganada jika anda sudah bisa memainkan tangganada 3, oktaf itu lebih baik

setelah itu mainkan karya musik dari partitur dan mainkan legatonya sesuai dengan tulisan. Biasanya ada pada Etude. Dan banyak juga di lagu-lagu. Apabila anda tidak memiliki etude yang berlegato, anda bisa memainkan atude yang tanpa legato dimainkan legato contoh:

menjadi :

dan seterusnya.... selamat mencoba
Labels: Belajar Biola, Belajar legato, Legato pada biola, Teknik Biola

Posted by Ritter blog at 10:22 PM 0 comments

Teknik Dasar Bermain Biola Teknik Memainkan Biola (Tangan Kanan)
Anda yang belajar musik kususnya Biola, memang sering mengalami kendala dalam memproduksi suara yang benar dan Bulat. Sebenarnya Suara yang bulat itu yang seperti apa..?? Biola bisa mengeluarkan suara yang bulat apabila teknik kita secara keseluruhan sudah mendekati benar. Menurut saya belum ada orang yang bisa mencapai Benar.. Nahhh untuk melatihnya, seperti apa PR yang harus di latih..??

Untuk tangan kanan, kita harus melatih dengan Nada panjang. Dan ini adalah hal yang paling membosankan bagi pemain biola. Bayangkan saja kita menggesek satu persatu senar selama 15 menit setiap senarnya. Ya, inilah yang dilakukan oleh orang Eropa untuk mendapatkan produksi suara yang baik dari biolanya. Tapi anda tak usah kawatir bosan dengan nada panjang yang dilakukan rutin setiap hari. Karena bila anda telah mendapatkannya (menemukan yang diinginkan), Anda akan senang dan merasa nyaman dalam melakukannya. Dan anda akan menemukannya secara tidak sengaja.

Langkah yang perlu diperhatikan dalam melakukan Nada panjang ini adalah; Berdiri dengan tegap, posisi sempurna. Berdiri didepan kaca cermin(kalau tidak ada cermin yang panjang, berdirilah di depan kaca jendela yang sedikit memantu)l. Nah di sana tugas anda adalah, Pasang biola anda pada posisi yang benar dan pas di tubuh anda. Kemudian anda lihat ke cermin, apakah posisi yang anda lakukan enak untuk di pandang ( anggap anda adalah penonton anda sendiri dan akan merasa tidak nyaman bila seorang solis biola salah dalam memegang biolanya ). Langkah berikutnya adalah gesek biola anda 1 senar dulu, Yaitu senar A. Gesek panjang mulai dari turun selama 4 Ketukan dengan metronome tempo 90. dan terus naik, turun (Ingat..!! Harus Full Bow dari paling atas hingga paling bawah).

Sampai anda menikmatinya. Hindari ketegangan pada lengan dan bahu. Bila anda tegang anda akan merasakan rasa pegal yang luar biasa. Setelah anda merasa nyaman, kemudian dilanjutkan juga di senar berikutnya D, E dan G. Ini buat anda yang ingin serius dalam belajar Musik Klasik. Bagi anda yang tidak terlalu suka musik klasik/hanya ingin asal bisa bermain biola mungkin anda akan merasa sangat bosan dan ingin berhenti melakukannya. Baiklah Jika anda bosan ringankanlah waktu untuk menggeseknya jadi lebih singkat. Yaitu 10 Menit atau kurangi lagi hingga 5 menit/senarnnya. Lakukan setiap hari. Buktikan hasilnya dalam waktu 4-7 hari. Angkatlah tangan kanan anda,, dengan memegan bow siap untuk menggesek senar. kemudian ayunkan

tangan anda ke arah bawah dan gesek senar dengan halus dari pangkal hingga ujung.. Bayangkan sebuah pesawat yang telah mendarat di landasan. Jangan jatuhkan bow anda ke senar dengan kasar atau mendarat dengan spontan dan lakukan beberapa kali hingga anda merasa nyaman dan terbiasa.

Untuk tekanannya, saat bow pada posisi pangkal usahakan kurangi tekanan. Kemudian gesek berlahanlahan dengan semakin ke ujung semakin ditekan. Setelah dari ujung kembali kepangkal dalam keadaan masih ditekan dan semakin ke pangkal semakin kurangi tekanan. Ulangi terus hingga anda merasa lebih nyaman dan terbiasa. Usahakan suara selalu stabil..

Teknik Memainkan Biola (Tangan Kiri)
Teknik Tangan Kiri juga merupakan hal yang sangat penting. Dimana kita bisa melakukan kecepatan dan intonasi yang tepat. Biasanya bila seseorang jarang melatih tangan kirinya, ia akan bermain dengan kekurangan power, dan hasil suara yang kurang jernih. Atau sering orang mengeluarkan suara "ngikkkkk....." pada gesekan biolanya. Nah inilah masalah yang harus di hilangkan. Ini adalah masalah yang biasa terjadi.

Untuk memegang biola (tangan kiri) 1

BENAR

2

SALAH

Perhatikan gambar di atas, pergelangan tangan yang benar ada pada posisi lurus. Jangan sampai ditekuk. Untuk mendapatkan suara yang bagus peranan tangan kanan dan kiri sangat penting. Oleh karena itu latihlah tangan kanan dan kiri anda. Disini saya akan mengajarkan beberapa teknik yang perlu di perhatikan agar suara pada biola bisa keluar dengan bulat dan bagaimana bisa menghasilkan suara yang benar-benar biola. Lakukanlah tangganada dengan tempo yang pelan 4 ketukan, dan nikmati setiap nadanya. Lakukan presing pada tangan kanan (Isitlah pressing disini saya tujukan bukan presing yang dilakukan oleh pergelangan tangan, tetapi pressing yang timbul secara alami dari gerakan grafitasi tangan kanan) dan usahakan benar-benar presing yang berani. tetapi kita harus kontrol agar suara tidak pecah dan intonasi tetap stabil..

Kemudian tangan kiri juga tekan senar dengan sekuat jari anda. Ingat..!! Jangan langsung mencoba untuk memainkan vibrasi untuk langkah di atas. Terus lakukan hal ini rutin saat pemanasan. (Berguna untuk membiasakan otot tangan kanan dan kiri agar anda mampu memainkan yang sifatnya kasar dan keras). Setelah itu, mainkanlah sebuah lagu yang anda sukai, tapi sebaiknya lagu yang bersifat improfisasi yang melodius. Jangan baca partitur dulu. Nah, pada saat ini adalah kesempatan anda untuk konsentrasi di tangan kanan dan tangan kiri. Yaitu bila tangan kanan anda melakukan pressing, maka tangan kiri anda menekan dengan lemah. Begitu juga sebaliknya, saat tangan kanan anda lemah tekanlah tangan kiri anda. Ini memang berbeda dengan saat anda melakukan tangganada tadi yang

sifatnya melatih otot tangan anda. Kalau yang ini sifatnya mengeluarkan suara yang bulat dan tune colour yang bagus. Lakukan dengan vibrasi. Tetapi vibrasi yang indah dan teratur.

Dan kuncinya adalah Jika tangan kanan anda saat lemah lakukan vibrasi dengan jarak ruang yang sempit dan lembut(tetapi ingat,tangan kiri tetap melakukan pressing saat tangan kanan menggesek dengan lembut. Bedanya, vibrasinya yang lembut. Begitu juga sebaliknya). Bila tangan kanan melakukan pressing, kurangi presing pada tangan kiri anda. Dan tebalkan juga vibrasi anda. Tetapi ingat bila anda tidak terbiasa dengan hal ini maka sangat rawan intonasi anda geser karena vibrasi yang kuat. Tetapi jangan kawatir, bila anda sadar bahwa intonasi anda bergeser, segeralah untuk membenahinya..

Belajar Piano yang Berhasil

Apakah anda seorang yang pernah mengikuti kursus piano, namun berhenti di tengah jalan sebelum bisa bermain piano? Pernahkah dipikirkan apa yang merupakan alasan utama anda berhenti belajar piano? Jawaban yang singkat dan sering terdengar adalah "saya tak ada waktu latihan," "saya terlalu sibuk dengan pekerjaan" dan lain-lain. Memang alasan-alasan itu benar tetapi alasan itu belum tentu menjadi dasar utama anda berhenti belajar piano. Ada orang terus menerus belajar piano hingga bertahuntahun, ia mengikuti ujian lokal, nasional dan Internasional, namun kelihatannya ia bukan seorang pianis yang berhasil. Ia bukan seorang pianis yang menonjol, karena kemungkinan semua kegiatan itu diikuti bukan karena kemauannya sendiri tetapi kemauan orangtua, keluarga, dan sahabat-sahabatnya.

Harus diakui bahwa belajar piano itu tidak mudah dan menuntut suatu usaha keras, disiplin dan dorongan yang kuat dari dalam diri sendiri. Tanpa ada dorongan dari dalam diri sendiri niscaya ia bisa berhasil. Faktor penting inilah yang harus dimiliki setiap siswa piano yang ingin berhasil. Memang banyak orang berkata, bakat seseorang yang menentukan keberhasilan seseorang. Itu benar, tetapi tak seorangpun di dunia ini yang mengetahui bakatnya tanpa terjun ke bidang musik itu. Jika ingin mengetahui apakah seseorang memiliki bakat dalam piano, maka ia harus ikuti proses belajar piano. Selama dalam proses belajar inilah, secara progresif, lambat tapi pasti, ia akan mengetahui apa ia

berbakat dalam piano. Terlepas dari apakah anda mengetahui bakat anda atau tidak, ada beberapa kualitas penting yang harus dimiliki seorang pelajar piano yang ingin berhasil.

IA HARUS MEMILIKI DAYA TARIK

Seorang yang ingin berhasil dalam piano, ia harus memiliki daya tarik terhadap piano. Maksudnya, ia harus senang mendengarkan permainan piano, atau senang melihat konser piano. Kita tidak bisa bayangkan jika ia tidak suka mendengarkan piano, lalu ia dipaksa belajar piano. Ketertarikan ini sangat dibutuhkan seorang siswa piano, karena ia akan menggeluti piano paling sedikitnya 6-8 tahun ke depan. Ini merupakan perjalanan yang panjang dan melelahkan, tetapi daya tarik ini akan menjadi modal utama dalam melalui semua kesulitan yang akan dihadapi.

IA HARUS MEMILIKI RASA INGIN TAHU

Ketika seseorang belajar piano, ia akan disuguhkan berbagai macam informasi baik saat belajar di tempat kursus ataupun saat sedang berlatih di rumah. Banyak istilah-istilah dalam bahasa asing yang akan terus-menerus menjadi bagian proses belajarnya selama belajar piano. Seseorang yang memilki rasa ingin tahu, ia akan mencari informasi apa yang ia tidak tahu. Ia akan bertanya kepada guru piano, teman bahkan orangtuanya tentang apa yang ia tidak ketahui. Dengan kata lain ia tidak merasa bosan atau jenuh dengan banyak hal yang tidak ia ketahui tetapi memacunya untuk menggalinya sesuai kemampuannya.

IA HARUS MEMILIKI RASA ANTUSIAS

Dalam bermain piano, seseorang harus memiliki semangat yang tinggi yang selalu membara dalam dirinya untuk terus maju hingga berhasil. Orangtua, keluarga dan sahabat bisa mendorongnya untuk terus maju tetapi dorongan dan hasrat yang datang dari diri sendiri merupakan modal utama untuk mencintai dan menyukai musik. Ini menjadi penentu bagi kemajuan siswa piano.

IA HARUS MEMILIKI KESENSITIFAN

Musik itu adalah ungkapan emosi dan perasaan. Oleh karena itu seluruh aspek dari diri seorang pianis seperti pikiran, jiwa dan gerak tubuhnya harus berbeda dalam keadaan 'tune' dalam

mengekspresikannya. Lagu yang dimainkan harus direnungkan dan dihayati dengan hati-hati agar dapat menjiwai lagu yang dimainkan. Kepekaan ini adalah salah satu aspek yang dipercaya dapat menentukan kualitas dari seorang siswa yang berhasil. Inilah yang membuat seorang pianis berbeda dengan yang lain meskipun sama-sama bisa memainkan lagu tersebut.

IA HARUS RENDAH HATI

Rasa percaya diri yang dibangun selama belajar piano bisa membuat pianis menjadi sombong. Ketika seorang pianis menghasilkan permainan yang indah dan sempurna, ia membutuhkan pengakuan dari para penonton dan juri, tetapi juga harus menerima batasan. Ada saatnya ia melakukan kesalahan, lupa, gugup bahkan tergelincir di saat memainkan sebuah lagu, apapun yang terjadi, ia harus menerima segala saran dan masukan dari orang-orang yang memiliki pengalaman yang lebih luas dari dirinya sendiri. Dengan kata lain, janganlah menganggap dirinya yang paling hebat dari semua orang atau mengganggap dirinya lebih hebat dari gurunya sendiri. Kerendahan hati akan menjadi keberhasilan seorang pelajar piano karena ia akan terus belajar dan belajar, tetapi kesombongan akan merupakan akhir dari karir seorang pianis.

IA HARUS TEKUN

Ketekunan adalah kunci keberhasilan dalam bermain piano. Ada suatu perkataan "lebih baik berlatih piano 15 menit setiap hari daripada 3 jam tapi sekali seminggu." Ini mengarah pada ketekunan seorang pelajar piano. Jika ingin berhasil dalam piano, ia harus belajar dengan tekun dan tekun. Jangan pernah menganggap remeh akan ketekunan atau menggampangkan suatu latihan yang diberikan guru piano (piano tutor). Ingat! Jika bersikap "menggampangkan," ia tidak akan pernah berhasil.

IA HARUS SABAR

Selama belajar piano, ia akan menghadapi banyak kesulitan yang membuatnya merasa frustrasi. Belajar piano itu sangat sulit tetapi ia harus memiliki kesabaran dengan diri sendiri, baik dalam mengendalikan pikiran maupun seluruh tubuhnya. Hal penting lain yang perlu dimiliki adalah jangan lupa untuk bersikap sabar terhadap guru yang membimbing. Segala sesuatunya jika dikerjakan dengan penuh kesabaran akan membuahkan hasil yang maksimal. Yang jelas belajar piano butuh waktu bertahuntahun dan tidak ada jalan pintas untuk itu. Ia perlu sabar selama tahun-tahun itu untuk bisa melihat hasilnya.

IA HARUS RASIONAL

Jangan sekali-kali berpikir dalam waktu singkat ia berharap dapat langsung memainkan sebuah karya Chopin, Bach, Mozart dan lain-lain. Jangan pula pernah membandingkan kemampuan permainannya dengan gurunya, ataupun orang lain yang sudah bertahun-tahun bermain piano. Sikap membandingkan merupakan sikap orang yang tidak rendah hati. Cukup konsentarasi pada seluruh jari-jari tangannya ketika memainkannya. Berpikirlah realistis dan masuk akal, serta ikuti setiap pelajaran selangkah demi selangkah.

IA HARUS BERDEDIKASI

Apapun yang dikerjakan, jika tanpa dedikasi yang tinggi, seseorang tidak akan berhasil. Ia harus menyediakan waktu dan kerja keras yang pantang menyerah untuk belajar piano. Jadikanlah bermain piano menjadi salah satu kegiatan yang diprioritaskan dalam kehidupannya. Dengan kata lain, apa yang gurunya minta untuk dilakukan, harus dikerjakan dengan baik dan sempurna karena itu adalah bukti dedikasinya belajar piano.

IA HARUS KREATIF

Musik itu adalah seni dan dimana ada seni di situ dituntut kreatifitas untuk mendapatkan suatu keindahan, keharmonisan dan hasil yang memuaskan. Sederet notasi musik (music notes), bukanlah

musik itu sendiri melainkan cara bagaimana nada-nada musik itu dapat membawa sebuah pengalaman hidup melalui musik. Seorang pemain piano dituntut untuk kreatif dan inilah yang membedakan seorang pemain piano yang satu dengan yang lainnya.

(Salam Musikal, Nunut Sihombing)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->