P. 1
Mazhab Klasik

Mazhab Klasik

|Views: 1,588|Likes:
Published by Eva Pardiana
Sejarah Pemikiran Ekonomi
Sejarah Pemikiran Ekonomi

More info:

Published by: Eva Pardiana on Jul 01, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/08/2013

pdf

text

original

KELOMPOK II

1. 0811021029 Eva Pardiana
2. 0811021043 Prima Swandita 3. 0851021006 Apyudi Prawira 4. 0851021011 Dian Asvari
Free Template from www.brainybetty.com

1

BAB II MAZHAB KLASIK : 1780 - 1850
Sejarah Pemikiran Ekonomi

Para pemikir ekonomi dari mazhab klasik diantaranya: Adam Smith (1723-1790); Jean Baptist Say (1767-1832); David Ricardo (1772-1823); Thomas Robert Malthus (1766-1834).

Free Template from www.brainybetty.com

3

Para pemikir mazhab klasik memiliki pandangan pokok yg sama, yaitu:

“Kegiatan perseorangan atau kegiatan satuan-satuan usaha harus diberi kebebasan untuk mengurus kepentingannya sendiri dan memperbaiki kedudukannya di bidang ekonomi. Kegiatan ekonomi melalui persaingan bebas akan lebih bermanfaat daripada kalau segala sesuatu diatur pemerintah.”
Free Template from www.brainybetty.com

4

Konsekuensi pemikiran itu:

Dianjurkan adanya perdagangan bebas; persaingan secara leluasa; kestabilan nilai mata uang berdasarkan standar emas; harus diadakan hukum perburuhan untuk melindungi kepentingan wanita dan anak-anak.

Free Template from www.brainybetty.com

5

Perkembangan pemikiran ekonomi mazhab klasik tidak lepas dari sejarah terjadinya Revolusi Industri pada akhir abad XVIII yg diawali dengan penemuan James Watt dengan tenaga uap sbg penggerak lokomotof. Setelah itu banyak pabrik berkembang dengan penggunaan mesin. (kapitalisme sosial – kapitalisme industri melalui pembagian kerja dan spsialisasi)
Free Template from www.brainybetty.com

6

Adam Smith, An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (1776)
1. 2. 3. 4. 5. 6. Dalam pandangan Adam Smith prilaku manusia secara alamiah didorong oleh enam pertimbangan motivasi: Kepentingan dirinya Ada unsur simpati dalam hubungan antara sesama manusia Hasrat untuk berkelakuan secara bebas Kecendrungan untuk menjaga sopan santun Kebiasaan untuk bekerja Kecendrungan dalam dunia modern untuk tukar-menukar barang melalui transaksi jual-beli.

Free Template from www.brainybetty.com

7

Berdasarkan pendapat Adam Smith tsb, masing” individu saling bersaing untuk memlihara kepentingannya kosekuensinya akan terjadi benturan persaingan antar individu, namum hal tsb akan membawa hasil bersama sehingga masyarakat berkembang menuju kesejahteraan melalui “invisible hand”.

Free Template from www.brainybetty.com

8

Adam Smith juga berpendapat: harus ada pembedaan antara Nilai Guna (Use Value) dan Nilai Tukar (Exchange Value). Nilai tukar bersumber pada komponen tenaga kerja dan imbalan jasa yg diterima pekerjanya. (labour cost theory of value)
Namun dalam hubungan lain Adam Smith dan David Ricardo juga mengungkapkan nilai barang sebenarnya bersumber pada biaya semua unsur komponen produksi. (cost of production theory)

Free Template from www.brainybetty.com

9

Perihal imbalan jasa bagi peranan modal dan majikan/kapitalis, dalam kerangka analisis Adam Smith belum ada pembedaan yg jelas antara bunga dan laba.

Imbalan jasa bagi modal didasarkan atas teori nilai dan harga yg bersumber pd biaya tenaga kerja. Harga ditentukan oleh sejumlah pekerjaan dan biayanya untuk memperthankan kehidupan pekerja di bidang bersangkuta. Dengan kata lain bunga dan laba yg seharusnya jd milik pekerja kini „diambil‟ oleh majikan. Pemikiran ini dikembangkan oleh David Ricardo sbg teori surplus yg kemudian dijadikan pengkal tolak satu pemikiran dasar dalam sistem pemikiran Karl Free Template from Marx.
www.brainybetty.com

10

Perihal Sewa Tanah (Land Rent): Imbalan jasa untuk penggunaan tanah tidak dianggap sbg faktor yg menentukan harga, melainkan land rent merupakan residu dari harga barang. Bagian residu itu jatuh pada dan dinikmati oleh pemilik tanah.
Adam Smith menolak pandangan merkantilis mengenani peranan uang logam (emas dan perak). Menurut para merkantilis logam mulia merupak sumber kekayaan nasional, sebaliknya oleh Adam Smith ditandaska bahwa emas dan perak bukan tolak ukur kekayaan nasional.

Free Template from www.brainybetty.com

11

Kekayaan nasional bersumber pd pekerjaan yg dilakukan suatu bangsa dari tahun-ketahun yg dibina berdasarkan: 1. Keterampilan tenaga kerja dan penggunaan tenaga kerja yg efisien. 2. Perimbangan yg tepat dalam proses produksi antara jumlah tenaga kerja yg menghasilkan (useful labour) dan tenaga kerja yg tidak menghasilkan (non-useful labour).
Free Template from www.brainybetty.com

12

Di bidang keuanganam negara, khususnya mengenai sistem perpajakan, Adam Smith membeberkan 4 pedoman: Kepastian, Kemudahan, Kelancaran, Biaya tidak terlalu mahal dalam hal penilaian tingkat pemungutan pajak. Adam Smith menganjurkan diadakannya pemungutan pajak secara proporsional: yg lebih kaya harus membayar pajak lebih tinggi dibanding yg menerima pendapatan lebih rendah.
Free Template from www.brainybetty.com

13

Jean Baptist Say, Traité d’Economic Politique (1803)
Gagasannya dikenal dengan Hukum Say (Say‟s Law) yg berbunyi: “Production creates its own demand”. Dalam keadaan ekuilibrium, prduksi selalu cenderung menciptakan permintaan akan hasil produksi itu sendiri. Teori Say ini dianggap kata kunci bagi seluruh pemikran mazhab klasik. Hal itu dikaji oleh Keyness untuk melakukan revolusi pemikiran ekonomi dengan menyusun kerangka analisis teoritis yg baru dan pola pendekatan yg berlainan terhadap masalah-masalah ekonomi masyarakat.
Free Template from www.brainybetty.com

14

David Ricardo, The Principal of Political Economy and Taxation (1821)
David Ricardo telah mengembangkan pemikiranpemikiran Adam Smith secara lebih terjabar dan sistematis. Perangkat teori yg dikembangkan oleh Ricardo menyangkut 4 permaslahan: 1. Teori tentang nilai dan harga barang 2. Teori tentang distribusi pendapatan sbg pembagian hasil dari seluruh produksi dan disajikan sbg teori upah, teori sewa tanah, teori bunga dan laba. 3. Teori tentang perdagangan internasional 4. Teori tentang akumulasi dan perkembangan ekonomi

15

Perihal nilai dan harga barang Ricardo menekankan salah satu syarat, yaitu bahwa barang yg nilainya dipersoalkan harus berguna dalam arti mengandung faedah nyata (usefulness utility).

Pemikiran dasar di atas membawa konsekunsi bagi teori upah David ricardo. Tingkat upah sbg imbalan jasa bagi tenaga kerja merupakan harga yg diperlakukan untuk mempertahankan kehidupan para tenaga kerja, dikenal dgn hukum besi. (iron law of wages)
Mengenai sewa tanah, David Ricardo menyatakan “meningkatnya sewa tanah adalah akibat kesulitan untuk menyediakan tanah dan pangan bagi penduduk yg bertambah”
16

Teori Ricardo mengenai Perdagangan Internasional berdasarkan asas keunggulan komparatif, hal ini menyangkut kemampuan khusus atau keunggulan suatu bangsa untuk membuat beberapa jenis barang dan jasa tertentu dengan lebih murah dibandingkan negara lain. David Ricardo juga mengusulkan agar uang logam dilengkapi atau diganti dengan uang kertas; bahkan supaya uang emas ditarik sama sekali dari peredaran.
Free Template from www.brainybetty.com

17

Thomas Robert Malthus, Principal of Political Economy (1820)
Pandangan Robert Malthus bertentanga dengan teori yg diungkapkan Adam Smith dan Jean Baptist Say. Pandangan Malthus amat suram –pesimis mengenai prospek kehidupan manusia sehubungan dengan bertmbahnya jumlah penduduk. Dia dijuluki dismal science, ilmu ys suram dan malang. Malthus juga menolak kebenaran Hukum Say, berdasarkan teori penduduknya dan sumber daya produksi yg semakin langka, akan terjadi ketidakmampua penduduk untuk berkonsumsi dengan kehidupan yg wajar (underconsumption).
Free Template from www.brainybetty.com

18

Malthus melunakkann perspektif pandangannya dengan menambah ulasannya, bahwa tindakan prenentif seperti keluarga berencana dan penangguhan perkawinan juga bisa melunakkan dampak permasalahan yg bersangkutan. Dalam perkembangannya, di abad XIX dan XX ancaman bahaya yg terbayang dalam gagasan Malthus tidak sepenuhnya dibenarkan oleh kenyataan. Hal itu bersangkutan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, selain ternyata laju pertumbuhan penduduk dapat dikendalikan.
Namun di zaman kita, penduduk dunia bertambah hampir dua kali lipat, dalam perspektif perkembangan seperti itu, maka ancamana bahaya yg dikemukakan Malthus mjd relevan lagi dan sangat akut. Gejalanya dapat dipantau di sebagian benua Afrika, Amerika Latin, bagian tertentu benua Asia.

19

 Terima Kasih 

Free Template from www.brainybetty.com

20

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->