P. 1
hubungan pengetahuan dan sikap tentang rokok dengan perilaku merokok

hubungan pengetahuan dan sikap tentang rokok dengan perilaku merokok

|Views: 6,269|Likes:
Published by Winly Wenas

More info:

Published by: Winly Wenas on Jul 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2015

pdf

text

original

Untuk mewujudkan sikap menjadi suatu perbuatan nyata diperlukan faktor

pendukung atau suatu kondisi yang memungkinkan, antara lain fasilitas. Di

samping faktor fasilitas, juga diperlukan faktor dukungan (support) dari pihak

lain.

Tindakan atau praktek mempunyai beberapa tingkatan (Notoatmodjo,

2007), yaitu:

a. Persepsi (perception): merupakan praktik tingkat pertama yaitu mengenal dan

memilih berbagai objek sehubungan dengan tindakan yang akan diambil.

b. Respon terpimpin (guided response): merupakan indikator praktik tingkat dua

yaitu dapat melakukan sesuatu sesuai dengan urutan yang benar dan sesuai

dengan contoh.

c. Mekanisme (mecanism): merupakan praktik tingkat tiga yaitu apabila

seseorang telah dapat melakukan sesuatu dengan benar secara otomatis, atau

sesuatu itu sudah merupakan kebiasaan.

d. Adopsi (adoption): suatu praktek atau tindakan yang sudah berkembang

dengan baik. Artinya tindakan itu sudah dimodifikasikannya tanpa

mengurangi kebenaran tindakan tersebut.

Setelah seseorang mengetahui stimulus atau objek kesehatan, kemudian

mengadakan penilaian atau pendapat terhadap apa yang diketahui, proses

selanjutnya diharapkan ia akan melaksanakan atau mempraktekkan apa yang

diketahui atau disikapinya (dinilai baik). Inilah yang disebut tindakan atau praktek

(practice) kesehatan, atau dapat juga dikatakan perilaku kesehatan (overt

behavior).

Tindakan atau praktik kesehatan ini juga meliputi 4 faktor seperti

pengetahuan dan sikap kesehatan tersebut di atas, yaitu :

a. Tindakan atau praktik sehubungan dengan penyakit menular dan tidak

menular (jenis penyakit dan tanda-tandanya atau gejalanya, penyebabnya, cara

16

penularannya, cara pencegahannya, cara mengatasi atau menangani

sementara).

b. Tindakan atau praktik sehubungan dengan faktor-faktor yang terkait dan/atau

mempengaruhi kesehatan antara lain: gizi makanan, sarana air bersih,

pembuangan air limbah, pembuangan kotoran manusia, pembuangan sampah,

perumahan sehat, polusi udara dan sebagainya.

c. Tindakan atau praktik sehubungan dengan penggunaan (utilisasi) fasilitas

pelayanan kesehatan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->