P. 1
Penggunaan Bhs Inggris Sebagai Bahasa Internasional

Penggunaan Bhs Inggris Sebagai Bahasa Internasional

|Views: 1,131|Likes:
Published by Zumika Elvina

More info:

Published by: Zumika Elvina on Jul 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/17/2013

pdf

text

original

Makalah

Penggunaan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional

Disusun oleh: Nama NIM : Zumika Elvina : 2201410057

1

PRAKATA

Puji dan syukur saya panjatkan pada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmatnya sehingga makalah berjudul Penggunaan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional dapat terselesaikan. Makalah ini saya susun guna memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia. Diharapkan dengan tersusunnya makalah ini, mahasiswa dapat mengerti dan memahami betapa pentingnya bahasa sebagai alat komunikasi international. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses penyusunan makalah ini. Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu saran dan kritik yang bersifat membangun sangat diharapkan untuk lebih menyempunakan makalah ini. Akhir kata saya ucapkan semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk ke depan.

Semarang, 15 Juni 2011

2

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Sebagai makhluk sosial, manusia pasti melakukan interaksi sosial dengan manusia lainnya. Kegiatan yang biasa dilakukan adalah komunikasi. Selain itu dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi yang baik sangat penting untuk berinteraksi antar personal maupun antar masyarakat agar terjadi keserasian dan mencegah konflik dalam lingkungan masyarakat. Salah satu sarana untuk berkomunikasi adalah bahasa. Penggunaan bahasa sebagai salah satu sarana dalam berkomunikasi menjadikan bahasa memiliki peran penting. Di dunia ini terdiri dari berbagai macam bahasa yang berbeda dan karena kebutuhan, manusia dituntut untuk bisa saling berkomunikasi antar manusia dan antar negara. Dalam makalah yang berjudul Penggunaan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional akan dibahas beberapa hal mengenai pentingnya komunikasi dan hal dibalik penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa international.

B. Rumusan Masalah 1. Apa yang dimaksud dengan komunikasi? 2. Apa tujuan dari komunikasi yang baik? 3. Apa pengertian dari bahasa? 4. Apa pengertian bahasa Inggris? 5. Bagaimana sejarah perkembangan bahasa Inggris? 6. Mengapa bahasa Inggris menjadi bahasa internasional? 7. Apa yang dimaksud komunikasi internasional?

C. Tujuan 1. Untuk mengetahui apa itu komunikasi. 2. Untuk memahami tujuan komunikasi yang baik. 3. Untuk mengetahui pengertian bahasa.

3

4. Untuk mengetahui pengerian bahasa Inggris. 5. Untuk mengetahui dan memahami sejarah perkembangan bahasa Inggris. 6. Untuk memahami mengapa bahasa Inggris sebagai bahasa internasioal. 7. Untuk mengetahui apa itu komunikasi internasional.

4

PEMBAHASAN

1. Pengertian Komunikasi Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Sebagai sebuah keterampilan komunikasi sangat penting dalam kehidupan manusia, dimana dapat kita lihat komunikasi dapat terjadi pada setiap gerak langkah manusia. Manusia adalah makhluk sosial yang tergantung satu sama lain dan mandiri serta saling terkait dengan orang lain dilingkungannya. Satu-satunya alat untuk dapat berhubungan dengan orang lain di lingkungannya adalah komunikasi baik secara verbal maupun non verbal (bahasa tubuh dan isyarat yang banyak dimengerti oleh suku bangsa). Selain itu dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi yang baik sangat penting untuk berinteraksi antar personal maupun antar masyarakat agar terjadi keserasian dan mencegah konflik dalam lingkungan masyarakat. Dalam hubungan bilateral antar negara diperlukan juga komunikasi yang baik agar hubungan tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar. Istilah komunikasi berasal dari kata Latin Communicare atau Communis yang berarti sama atau menjadikan milik bersama. Kalau kita berkomunikasi dengan orang lain, berarti kita berusaha agar apa yang disampaikan kepada orang lain tersebut menjadi miliknya. Berikut adalah beberapa definisi komunikasi, yakni:

5

 Komunikasi adalah kegiatan pengoperan lambang yang mengandung arti/makna yang perlu dipahami bersama oleh pihak yang terlibat dalam kegiatan komunikasi (Astrid).  Komunikasi adalah kegiatan perilaku atau kegiatan

penyampaian pesan atau informasi tentang pikiran atau perasaan (Roben.J.G).  Komunikasi adalah sebagai pemindahan informasi dan pengertian dari satu orang ke orang lain (Davis, 1981).  Komunikasi adalah berusaha untuk mengadakan persamaan dengan orang lain (Schram,W).  Komunikasi adalah penyampaian dan memahami pesan dari satu orang kepada orang lain, komunikasi merupakan proses sosial (Modul PRT, Lembaga Administrasi). Dapat dikatakan komunikasi apabila ada dua oramg atau lebih saling berbicara atau menyampaikan informasi. Pengertian komunikasi dapat diartikan sebagai proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain dan jelas bahwa komunikasi melibatkan sejumlah orang. Karena itu, komunikasi yang dimaksudkan di sini adalah komunikasi manusia atau dalam bahasa. Komunikasi dapat dilakukan ada secara lisan, secara tatap muka, atau melalui media, baik media massa seperti surat kabar, radio, televisi, atau film, maupun media nonmassa, misalnya surat, telepon, papan pengumuman, poster, sepanduk, dan sebagainya.

2. Tujuan Komunikasi Ada beberapa tujuan dalam berkomunikasi. Hewitt (1981), menjabarkan tujuan penggunaan proses komunikasi secara spesifik sebagai berikut: 1. Mempelajari atau mengajarkan sesuatu. 2. Mempengaruhi perilaku seseorang. 3. Mengungkapkan perasaan. 4. Menjelaskan perilaku sendiri atau perilaku orang lain.

6

5. Berhubungan dengan orang lain. 6. Menyelesaian sebuah masalah. 7. Mencapai sebuah tujuan. 8. Menurunkan ketegangan dan menyelesaian konflik. 9. Menstimulasi minat pada diri sendiri atau orng lain.

3. Pengertian Bahasa Bahasa adalah penggunaan kode yang merupakan gabungan fonem sehingga membentuk kata dengan aturan sintaks untuk membentuk kalimat yang memiliki arti. Bahasa memiliki berbagai definisi. Definisi bahasa adalah sebagai berikut: a. Suatu sistem untuk mewakili benda, tindakan, gagasan dan keadaan. b. Suatu peralatan yang digunakan untuk menyampaikan konsep riil mereka ke dalam pikiran orang lain. c. Suatu kesatuan sistem makna. d. Suatu kode yang yang digunakan oleh pakar linguistik untuk membedakan antara bentuk dan makna. e. Suatu ucapan yang menepati tata bahasa yang telah ditetapkan (contoh: Perkataan, kalimat, dan lain-lain.) f. Suatu sistem tuturan yang akan dapat dipahami oleh masyarakat linguistik. Bahasa erat kaitannya dengan kognisi pada manusia, dinyatakan bahwa bahasa adalah fungsi kognisi tertinggi dan tidak dimiliki oleh hewan. Ilmu yang mengkaji bahasa ini disebut sebagai linguistik. Berikut adalah beberapa catatan mengenai bahasa, yakni:  Bahasa itu alat yang sangat tidak memadai untuk berpikir dengan tertib dan untuk melahirkan pendapat (C.P.F. Lecoutere, L. Grootaers dalam Inleideng tot de Taalkunde en tot de Geschiedens van het Nederlands, halaman 177)

7

 Bahasa sebagai bayang-bayang pikiran, artinya bahasa tidak dapat melukiskan bentuk pikiran sesempurna dan selengkap bentuk pikiran itu sendiri. Itulah mengapa timbul apa yang dikenal sebagai gaya bahasa, ragam bahasa dan seterusnya.  Terdapat 2 macam kaidah bahasa, yaitu kaidah umum yang berlaku untuk semua bahasa dan kaidah khusus yang berlaku untuk suatu bahasa tertentu.  Terjemahan: yang diterjemahkan itu bukan bahasanya (seperti kata-katanya dan kalimatnya) tetapi bentuk pikirannya. Sebab bayang-bayang tidak sesempurna dan selengkap bentuk pikiran itu sendiri sehingga kemungkinan salah makna atau salah terima pikiran itu sendiri dapat dikurangi.

4. Bahasa Inggris Bahasa Inggris adalah sebuah bahasa yang berasal dari Inggris, merupakan bahasa utama di Britania Raya (termasuk Inggris), Amerika Serikat, serta banyak negara lainnya, dan termasuk rumpun bahasa Jermanik Barat. Bahasa ini berawal dari kombinasi antara beberapa bahasa lokal yang dipakai oleh orang-orang Norwegia, Denmark, dan AngloSaxon dari abad ke-6 sampai 10. Lalu pada tahun 1066 dengan ditaklukkan Inggris oleh William the Conqueror, sang penakluk dari Normandia, Perancis Utara, maka bahasa Inggris dengan sangat intensif mulai dipengaruhi bahasa Latin dan bahasa Perancis. Dari seluruh kosakata bahasa Inggris modern, diperkirakan ±50% berasal dari bahasa Perancis dan Latin. 

Bahasa-bahasa kerabat

Bahasa Inggris tergolong rumpun bahasa Jermanik, dan terutama dari cabang Jermanik Barat. Kerabat terdekatnya adalah bahasa Friesland. Selain itu bahasa Belanda (termasuk pula bahasa-bahasa Jerman hilir lainnya) juga masih dekat. Bahasa Jerman (Bahasa Jerman hulu) agak lebih jauh lagi.

8

Tetapi dari semua bahasa Jermanik, bahasa Inggris adalah bahasa yang paling lain secara tatabahasa dan kosakata. Kosakata bahasa Inggris banyak dipengaruhi oleh bahasa Perancis, yang masuk melalui penaklukan bangsa Norman dan belakangan melalui penggunaan bahasa Perancis sebagai bahasa resmi selama beberapa abad di lingkungan pemerintahan. 

Status bahasa

Bahasa Inggris adalah bahasa pertama di Amerika Serikat, Antigua dan Barbuda, Australia, Bahama, Barbados, Bermuda, Britania Raya, Guyana, Jamaika, Saint Kitts dan Nevis, Selandia Baru dan Trinidad dan Tobago. Selain itu bahasa Inggris juga merupakan salah satu bahasa resmi di organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Komite Olimpiade Internasional, serta bahasa resmi di berbagai negara, seperti di Afrika Selatan, Belize, Filipina, Hong Kong, Irlandia, Kanada, Nigeria, Singapura, dan lainnya. Di dunia bahasa Inggris merupakan bahasa kedua pertama yang dipelajari. Bahasa Inggris bisa menyebar karena pengaruh politik dan imperialisme Inggris dan selanjutnya Britania Raya di dunia. Salah satu pepatah Inggris zaman dahulu mengenai kerajaan Inggris yang disebut Imperium Britania (British Empire) adalah tempat “Matahari yang tidak pernah terbenam” (“where the sun never sets”). 

Tata bahasa

Tata bahasa Inggris memiliki variasi dalam struktur dan penggunaannya, itu tergantung tradisi yang digunakan oleh suatu negara yang dipengaruhi oleh bahasa asli dari negara tersebut. Secara umum, tata bahasa yang dipedomani adalah tata bahasa Inggris Amerika dan Inggris Britania Raya (British). 

Sistem kala

Sistem kala dalam bahasa Inggris disebut tense. Tense terbagi menjadi tiga yakni:

9

1. Past tense (kala lampau) 2. Present tense (kala kini) 3. Future tense (kala akan datang) Dalam satu tense masing-masing terbagi menjadi empat yakni: 1. Simple 2. Continuous 3. Perfect 4. Perfect Continuous

5. Sejarah Perkembangan Bahasa Inggris Sejarah bahasa Inggris bermula dari lahirnya bahasa Inggris di pulau Britania kurang lebih 1.500 tahun yang lalu. Bahasa Inggris adalah sebuah bahasa Jermanik Barat yang berasal dari dialek-dialek Anglo-Frisia yang dibawa ke pulau Britania oleh para imigran Jermanik dari beberapa bagian barat laut daerah yang sekarang disebut Belanda dan Jerman. Pada awalnya, bahasa Inggris Kuno adalah sekelompok dialek yang mencerminkan asal-usul beragam kerajaan-kerajaan Anglo-Saxon di Inggris. Salah satu dialek ini, Saxon Barat akhirnya yang berdominasi. Lalu bahasa Inggris Kuno yang asli kemudian dipengaruhi oleh dua gelombang invasi. Gelombang invasi pertama adalah invasi para penutur bahasa dari cabang Skandinavia keluarga bahasa Jerman. Mereka menaklukkan dan menghuni beberapa bagian Britania pada abad ke-8 dan ke-9. Lalu gelombang invasi kedua ini ialah suku Norman pada abad ke11 yang bertuturkan sebuah dialek bahasa Perancis. Kedua invasi ini mengakibatkan bahasa Inggris "bercampur" sampai kadar tertentu (meskipun tidak pernah menjadi sebuah bahasa campuran secara harafiah). Hidup bersama dengan anggota suku bangsa Skandinavia akhirnya menciptakan simplifikasi tatabahasa dan pengkayaan inti Anglo-Inggris dari bahasa Inggris. 

Bahasa Inggris Purba (Bahasa Inggris Proto)

10

Suku-suku bangsa Jermanik yang memelopori bahasa Inggris (suku Anglia, Saxon, Frisia, Jute dan mungkin juga Frank), berdagang dengan dan berperang dengan rakyat Kekaisaran Romawi yang menuturkan bahasa Latin dalam proses invasi bangsa Jermanik ke Eropa dari timur. Dengan itu banyak kata-kata Latin yang masuk kosakata bangsa-bangsa Jermanik ini sebelum mereka mencapai pulau Britania. Contohnya antara lain adalah camp (kamp), cheese (keju), cook (memasak), dragon (naga), fork (porok, garpu), giant (raksasa), gem (permata), inch (inci), kettle (ketel), kitchen (dapur), linen (kain linen), mile (mil), mill (kincir angin), noon (siang), oil (oli, minyak), pillow (bantal), pin (paku), pound (pon), soap (sabun), street (jalan), table (meja), wall (tembok), dan wine (anggur). Bangsa Romawi juga memberi bahasa Inggris beberapa kata yang mereka sendiri pinjam dari bahasa-bahasa lain seperti kata-kata: anchor (jangkar), butter (mentega), cat (kucing), chest (dada), devil (iblis), dish (piring, makanan), dan sack (saku). Menurut Anglo-Saxon Chronicle, sekitar tahun 449, Vortigern, Raja Kepulauan Britania, mengundang "Angle kin" (Suku Anglia yang dipimpin oleh Hengest dan Horsa) untuk menolongnya dalam penengahan konflik dengan suku Pict. Sebagai balasannya, suku Angles diberi tanah di sebelah tenggara Inggris. Liet5uryi 5u6 wsdalu pertolongan selanjutnya dibutuhkan dan sebagai reaksi "datanglah orang-orang dari Ald Seaxum dari Anglum dari Iotum" (bangsa Saxon, suku Anglia, dan suku Jute). Chronicle ini membicarakan masuknya banyak imigran atau pendatang yang akhirnya mendirikan tujuh kerajaan yang disebut dengan istilah heptarchy. Para pakar modern berpendapat bahwa sebagian besar cerita ini merupakan legenda dan memiliki motif politik. Selain itu identifikasi para pendatang di Inggris dengan suku Angle, Saxon, dan Jute tidak diterima lagi dewasa ini (Myres, 1986), terutama setelah diterima bahwa bahasa Anglo-Saxon ternyata lebih mirip dengan bahasa Frisia daripada bahasa salah satu sukubangsa yang disebut di atas ini. 

Bahasa Inggris Kuno

11

Para pendatang yang menginvasi pulau Britania mendominasi penduduk setempat yang menuturkan bahasa Keltik. Bahasa Keltik akhirnya bisa lestari di Skotlandia, Wales dan Cornwall. Dialek-dialek yang dipertuturkan oleh para pendatang yang menginvasi Britania pada zaman sekarang disebut dengan nama bahasa Inggris Kuno, dan akhirnya bahasa Anglo-Saxon. Kemudian hari, bahasa ini dipengaruhi bahasa Jermanik Utara; bahasa Norwegia Kuna yang dipertuturkan oleh kaum Viking yang menginvasi dan akhirnya bermukim di sebelah timur laut Inggris (lihat Jórvík). Para pendatang yang bermukim lebih awal menuturkan bahasa-bahasa Jermanik dari cabang yang berbeda. Banyak dari akar kosakata mereka memang sama atau mirip, meski tatabahasanya agak lebih berbeda termasuk prefiks (awalan), sufiks (akhiran), dan hukum infleksi (takrifan) dari banyak kata-kata. Bahasa Jermanik dari orangorang Britania yang berbahasa Inggris Kuno ini, terpengaruhi kontak dengan orang-orang Norwegia yang menginvasi Britania. Hal ini kemungkinan besar merupakan alasan daripada penyederhanaan

morfologis bahasa Inggris Kuno, termasuk hilangnya jenis kelamin kata benda dan kasus (kecuali pronominal). Karya sastra ternama yang masih lestari dari masa Inggris Kuno ini adalah sebuah fragmen wiracarita "Beowulf". Penulisnya tidak diketahui, dan karya ini sudah dimodifikasi secara besar oleh para rohaniwan Kristen, lama setelah digubah. Kemudian introduksi agama Kristen di Britania menambah sebuah gelombang baru yang membawa banyak kata-kata pinjaman dari bahasa Latin dan bahasa Yunani. Selain ada yang berpendapat bahwa pengaruh bahasa Norwegia berlangsung sampai pada Abad Pertengahan awal. Masa Inggris Kuno secara resmi berakhir dengan Penaklukan Norman, ketika bahasa Inggris secara drastik dipengaruhi bahasa kaum Norman ini yang disebut bahasa Norman dan merupakan sebuah dialek bahasa Perancis. Penggunaan istilah Anglo-Saxon untuk mendeskripsikan

pembauran antara bahasa serta budaya Anglia dan Saxon merupakan

12

sebuah perkembangan modern. Menurut Lois Fundis, (Stumpers-L, Jum’at, 14 Des 2001)  "The first citation for the second definition of 'Anglo-Saxon', referring to early English language or a certain dialect thereof, comes during the reign of Elizabeth I, from an historian named Camden, who seems to be the person most responsible for the term becoming well-known in modern times."  "Kutipan pertama untuk definisi kedua 'Anglo-Saxon', merujuk pada bahasa Inggris awal atau dialek tertentu dari bahasa ini, muncul selama pemerintahan Elizabeth I, dari seorang sejarawan bernama Camden, yang kelihatannya menjadi orang paling bertanggung jawab untuk menjadi terkenalnya istilah ini pada masa modern." 

Bahasa Inggris Pertengahan

Selama 300 tahun setelah invasi kaum Norman di Britania pada tahun 1066, raja-raja Norman dan kaum bangsawan hanya menuturkan bahasa Perancis dialek Norman saja yang disebut dengan nama bahasa Anglo-Norman. Sementara itu bahasa Inggris berlanjut sebagai bahasa rakyat. Sementara Anglo-Saxon Chronicle tetap ditulis sampai tahun 1154, sebagian besar karya sastra lainnya dari masa ini ditulis dalam bahasa Perancis Kuna atau bahasa Latin. Sejumlah besar kata-kata Norman dipinjam dalam bahasa Inggris Kuno dan menghasilkan banyak sinonim (sebagai contoh diambil ox/beef (sapi), sheep/mutton (kambing), dan lain-lain). Pengaruh Norman ini memperkuat kesinambungan perubahan-perubahan bahasa Inggris pada abad-abad selanjutnya dan menghasilkan sebuah bahasa yang sekarang disebut dengan istilah bahasa Inggris Pertengahan. Salah satu

perubahannya adalah meningkatnya pemakaian sebuah aspek unik tatabahasa Inggris yang disebut dengan istilah continuous tense dengan imbuhan atau sufiks -ing.

13

Ejaan bahasa Inggris juga dipengaruhi bahasa Perancis pada periode ini. Bunyi-bunyi /θ/ dan /ð/ sekarang dieja sebagai th dan bukan dengan huruf Inggris Kuno þ and ð, yang tidak ada dalam bahasa Perancis. Selama abad ke-15, bahasa Inggris Pertengahan berubah lebih lanjut lagi. Perubahan ini disebut sebagai The Great Vowel Shift ("Pergeseran Vokal Besar"), dan dimulai dengan penyebaran dialek London bahasa Inggris yang mulai dipakai oleh pemerintahan dan munculnya buku-buku cetak. Bahasa Inggris modern sendiri bisa dikatakan muncul pada masa William Shakespeare. Penulis ternama dari masa Inggris Pertengahan ini ialah Geoffrey Chaucer, dengan karyanya yang terkenal The Canterbury Tales. Banyak sumber sezaman menyatakan bahwa dalam kurun waktu lima puluh tahun setelah Invasi kaum Norman, sebagian besar kaum Norman di luar istana berganti bahasa dan menuturkan bahasa Inggris. Bahasa Perancis kala itu tetap menjadi bahasa resmi pemerintahan dan perundang-undangan yang bergengsi di luar dinamika sosial. Sebagai contoh, Orderic Vitalis, seorang sejarawan yang lahir pada tahun 1075 dan seorang anak ksatria Norman, menyatakan bahwa ia hanya mempelajari bahasa Perancis sebagai bahasa kedua. Sastra Inggris mulai muncul kembali pada sekitar tahun 1200 Masehi ketika perubahan iklim politik dan jatuhnya bahasa Anglo-Norman membuat hal ini lebih bisa diterima. Pada akhir abad tersebut, bahkan kalangan kerajaan sudah berganti menuturkan bahasa Inggris. Sedangkan bahasa Anglo-Norman masih tetap dipakai pada kalangan tertentu sampai agak lama, namun akhirnya bahasa ini juga tidak merupakan bahasa hidup lagi.  Bahasa Inggris Modern Awal

Mulai dari abad ke-15, bahasa Inggris berubah menjadi bahasa Inggris Modern, yang seringkali ditarikh bermula dengan Great Vowel Shift (“Pergeseran Bunyi Besar”).

14

Setelah itu bahasa Inggris mulai banyak mengambil kata-kata pungutan dari bahasa-bahasa asing, terutama bahasa Latin dan bahasa Yunani semenjak zaman Renaisans. Karena banyak kata-kata dipinjam dari bahasa yang berbeda-beda, dan ejaan bahasa Inggris bisa dikatakan tidak konsisten, maka risiko pelafazan salah kata-kata cukup tinggi. Namun sisa-sisa dari bentuk-bentuk yang lebih kuna masih ada pada beberapa dialek regional, terutama pada dialek-dialek di West Country. Pada tahun 1755 Samuel Johnson menerbitkan kamus penting bahasa Inggris pertama, yang berjudul Dictionary of the English Language.

6. Bahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional Berikut adalah beberapa alasan yang menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. a. Inggris merupakan negara imperialisme terbesar. 1/4 negara di dunia merupakan jajahan Inggris. Inggris memiliki armada angkatan laut yang terkuat pada zaman dahulu, dan Kaisar Perancis Napoleon Bonaparte saja yang bisa menaklukkan Belanda dapat dikalahkan oleh Inggris yang memiliki angkatan laut yang kuat. Bahkan negara paling berpengaruh Amerika Serikat pun merupakan bekas jajahan Inggris. Maka bahasa Inggris pun dijadikan bahasa internasional karena sudah menyebar di negara bekas jajahanya. b. Bahasa Inggris digunakan oleh negara berpengaruh di dunia yaitu Amerika Serikat dan Inggris maka negara-negara lain pun setuju untuk menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. c. Bahasa Inggris mudah dipelajari, selain itu grammar dalam bahasa Inggris pun menarik maka dijadikan bahasa internasional yang berlaku diseluruh dunia.

15

d.

Bahasa Inggris tidak mengenal istilah bahasa kasar atau halus juga tidak mengenal bahasa untuk golongan-golongan/kasta dalam berbicara bahasa Inggris.

Di lain pihak, kekuasaan Inggris di dunia memudar dan Amerika pun menjadi negara penting di dunia sejak 1900. Dikarenakan Amerika adalah negara CommonWealth (sebutan untuk negara bekas jajahan Inggris) maka, bahasa resmi Amerika adalah bahasa Inggris. Sampai sekarang pun, bahasa Inggris tetap menjadi bahasa resmi Internasional.

7. Komunikasi Internasional Komunikasi internasional merupakan instrumen yang sangat penting dalam dinamika hubungan internasional. Negara yang memiliki kepentingan di negara lain akan mengkomunikasikan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan tersebut, baik itu berupa kerjasama maupun konflik. Pada saat yang bersamaan negara yang dituju tersebut memberikan reaksi, saat itulah komunikasi internasional berjalan. Salah satu contoh yang terjadi adalah ketika ada suatu negara ingin menanamkan sahamnya di negara lain, maka negara tersebut akan berusaha mendekati sasarannya untuk mensukseskan kepentingan

negaranya. Negara yang dituju akan mempertimbangkan tawaran yang telah diberikan tersebut dan memilih akan ikut dalam kerjasama jika menguntungkan ataukah menolak apabila dari kerjasama itu tidak membawa manfaat baginya. Ajakan kerjasama ini disampaikan melalui perundingan-

perundingan. Para wakil dari masing- masing negara membicarakan perihal kerjasama yang akan mereka jalin. Dalam perjalanannya, pengaruh negara yang lebih kuat atau kaya sangat menentukan keberhasilan terjadinya kerjasama. Ada saat dimana negara berkembang yang sedang mengalami krisis ekonomi sangat membutuhkan bantuan asing melakukan apapun demi mendapatkan bantuan. Seperti yang terjadi di Indonesia yang pada saat krisis ekonomi 1998 lalu setuju utnuk menyerahkan beberapa

16

aset milik negara kepada pihak swasta sebagai syarat cairnya bantuan dana dari IMF untuk mengatasi masalah krisis. Kekalahan Indonesia dalam mempertahankan aset milik negara ini tidak lepas dari adanya hegemoni Barat sebagai negara maju dan kaya yang bisa mengendalikan negara berkembang agar mengikuti kemauannya dan dalam keadaan yang terdesak negara berkembang mengikuti. Penanaman hegemoni ini telah melalui proses yang sangat panjang. Negara yang memiliki pengaruh kuat dalam percaturan politik dunia adalah AS. Negara ini telah menanamkan hegemoni yang sangat kuat keseluruh dunia. AS memiliki kekuatan untuk menekan negara lain agar mengikuti apapun keinginannya. AS sebagai negara kaya dan berpengaruh berulang kali masuk dalam urusan- urusan domestic di negara lain. AS mengarapkan keuntungan yang jauh lebih besar daripada bantuan yang telah diberikan. Dari hasil kesepakatan antara AS dan negara yang dituju maka terjadilah perjanjian kerjasama yang akan dijalin. Jika tanpa adanya hegemoni dan kepercayaan yang kuat terhadap AS, maka belum tentu negara tersebut akan mau mengikutinya walaupun mungkin dalam keadaan mendesak. Dalam usahanya menanamkan pengaruhnya pada negara

keunggulan dan dominasi tekhnologi yang dimiliki AS merupakan alat yang sangat ampuh. Media massa dunia milik AS seperti CNN adalah salah satu contoh dimana pemerintah AS memberikan pengaruh pada pola pikir masyarakat dunia. Kebudayaan AS mempengaruhi pola piki rmasyarakat dan berkeinginan memiliki kehidupan gaya Amerika. Hal ini sebagai bukti kecil kesuksesan AS dalam mempengaruhi dunia.

17

PENUTUP
A. Simpulan  Pengertian komunikasi dapat diartikan sebagai proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain dan jelas bahwa komunikasi melibatkan sejumlah orang. Karena itu, komunikasi yang dimaksudkan di sini adalah komunikasi manusia atau dalam bahasa.  Dengan adanya komunikasi yang terjalin dengan baik maka akan berdampak positif bagi komunikator dan partner bicaranya. Sebaliknya, misscommunication (terjadinya kesalahan dalam salah satu proses komunikasi) akan menyebabkan tidak tercapainya tujuan atau misi yang hendak di capai.  Bahasa adalah penggunaan kode yang merupakan gabungan fonem sehingga membentuk kata dengan aturan sintaks untuk membentuk kalimat yang memiliki arti.  Bahasa Inggris adalah sebuah bahasa yang berasal dari Inggris, merupakan bahasa utama di Britania Raya (termasuk Inggris), Amerika Serikat, serta banyak negara lainnya, dan termasuk rumpun bahasa Jermanik Barat.  Perkembangan bahasa Inggris bisa dibagi menjadi tiga masa: 1. Bahasa Inggris Kuno atau bahasa Anglo-Saxon, 700 – 1066. 2. Bahasa Inggris Tengahan, antara 1066 – 1500. 3. Bahasa Inggris Baru, mulai dari abad ke 16.  Yang menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, yakni: 1. Bahasa Inggris Kuno terpengaruh oleh bahasa Perancis karena dijajah selama 300 tahun sehingga menjadi bahasa yang kita kenal sekarang.

18

2. Inggris menjadi negara imperialis yang kuat dan mampu menguasai banyak tempat di dunia sehingga bahasanya juga ikut tersebar. 3. Faktor yang mendukung bahasa Inggris diterima luas dikarenakan grammar yang tidak sulit serta kekonsistenan bahasanya.  Komunikasi internasional merupakan instrumen yang sangat penting dalam dinamika hubungan internasional. Negara yang memiliki kepentingan di negara lain akan mengkomunikasikan halhal yang berkaitan dengan kepentingan tersebut, baik itu berupa kerjasama maupun konflik. Pada saat yang bersamaan negara yang dituju tersebut memberikan reaksi, saat itulah komunikasi internasional berjalan.

B. Saran Penggunaan bahasa sebagai salah satu sarana dalam berkomunikasi menjadikan bahasa memiliki peran penting. Di dunia ini terdiri dari berbagai macam bahasa yang berbeda dan karena kebutuhan, manusia dituntut untuk bisa saling berkomunikasi antar manusia dan antar negara. Melalui berbagai peristiwa sejarah dan seiring perkembangan waktu maka dipilihlah bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Untuk memenuhi kebutuhan akan komunikasi, hendaknya kita belajar bahasa Inggris disamping kita mempelajari bahasa kita sendiri yaitu bahasa Indonesia.

19

DAFTAR PUSTAKA
Rejals.2007.http://organisasi.org/pentingnya-komunikasi-dalam-kehidupansehari-hari-pengertian-arti-definisi-manfaat-dan-masalah.15 Juni 2011

WHO.2003.Pelatihan Manajerial SPMK.15 Juni 2011

Roger. B. Ellis Robert,J Gates and Neil kenwarthy.1995.Interpersonal communication in Nursing Theory and Practice.Churcill Livingstone.

__________.____.http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa. 15 Juni 2011

__________.____.http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris. 15 Juni 2011

__________.____. http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_bahasa_Inggris. 15 Juni 2011

__________.____. http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6013273. 15 Juni 2011

__________.____. http://politik.kompasiana.com/2010/09/25/komunikasiinternasional/. 15 Juni 2011

20

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->