P. 1
Evolusi - Biologi

Evolusi - Biologi

|Views: 87|Likes:
Published by Bagas M

More info:

Published by: Bagas M on Jul 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/13/2013

pdf

text

original

Evolusi

A. Teori 1. Teori Abiogenesis (generatio spontanea) Makhluk hidup tercipta dari benda tak hidup secara spontan. Tokoh : Aristoteles, Antony van Leeuwenhoek. Percobaan : Air rendaman jerami, katak dari lumpur, dsb. 2. Teori Biogenesis Makhluk hidup berasal dari makhluk hidup Tokoh dan Percobaan : a. Francesco Redi (daging mentah dan lalat)

b. Lazzaro Spallanzani (labu dan air kacang hijau, keruh)

c. Louis Pasteur (labu leher angsa yang dimiringkan)

Teori yang ditemukan : ada 3, d. Omne vivum ex ovo  makhluk hidup berasal dari telur e. Omne ovum ex vivo  telur berasal dari makhluk hidup f. Omne vivum ex vivo  makhluk hidup berasal dari makhluk hidup 3. Teori Cosmozoic Makhluk hidup berasal dari spora kehidupan luar angkasa yang tidak dapat bertahan di ruang angkasa, sehingga mereka pindah ke bumi 4. Teori Penciptaan Makhluk hidup diciptakan Tuhan apa adanya 5. Teori Evolusi Kimia a. Awalnya, bintang di luar angkasa tidak stabil  meledak  hasil ledakan membentuk nebula  memadat  terjadi big bang  membentuk bintang dan planet baru b. Bumi terbentuk dari gumpalan gas debu dan unsur, dalam suhu tinggi  mendingin  karbon dan logam membentuk inti bumi  kegiatan vulkanik menggerakkan permukaan bumi, sehingga kulit bumi berlipat dan pecah c. Oparin dan Haldane Hipotesis : a) Atmosfer bumi zaman purba menyintesis senyawa organic dari molekul anorganik: metana (CH4); ammonia (NH3); hydrogen (H2); air (H2O) dibantu oleh energy spt. Sinar matahari, panas bumi, dsb. b) Proses tersebut menghasilkan molekul organic di permukaan air (sup primordial) Tahap evolusi kimia:

metana (CH4); ammonia (NH3); hydrogen (H2); air (H2O)

urea, formaldehid, asetat, dsb.

polimerisasi (AA  protein, glukosa  amilum, as. lemak + gliserol  lemak, nukleotida  RNA

-----> molekul sederhana dan polimer bergabung mjd. agregat selular , sedangkan nukleotida membentuk RNA -----> RNA sbg. Pembawa informasi genetis -----> reaksi kimia agregat terjebak dlm lemak mjd cikal bakal selular d. Percobaan Stanley Miller dan Harold Urey Percobaan Miller Urey membuktikan hipotesis Oparin menggunakan air, metana, ammonia dan hydrogen. Dalam percobaannya menggunakan loncatan listrik sbg. pengganti energy alam dan berhasil membuat asam amino. Akan tetapi, mereka belum dapat menjelaskan proses munculnya sel pertama.

6. Teori Evolusi Biologi  Sydney W. Fox  Asam amino + monomer ------(polimerisasi)------> makromolekul polimer (protenoid)  Protenoid + air dingin -------------> mikrosfer  Mikrosfer memiliki membran selektif permeabel , oleh Oparin disebut agregat/koaservat  Substansi di dalamnya dapat membentuk enzim  Koaservat + selaput lipid dan protein -----> protobion  Protobion + komposisi organic mengandung lipid ------> liposom  Protobion yang mengandung informasi genetic membelah diri -----> protosel -----> prokariotik ----> eukariotik

BAGAS M. / XII IA A – 3 / 05

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->