P. 1
Ayat Suci Al Quran Tentang Kejujuran

Ayat Suci Al Quran Tentang Kejujuran

|Views: 3,290|Likes:
Published by Gugun Dewasa

More info:

Published by: Gugun Dewasa on Jul 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/16/2013

pdf

text

original

Ayat Suci Al Quran Tentang Kejujuran

pembelajaran untuk pendidikan anak usia dini Pembelajaran Beribadah Untuk Pendidikan Anak Usia Dini Pertumbuhan anak di usia dini sangatpenting dan menentukan. Apa yang terbentuk di usia itu akan mempengaruhitingkat kecerdasan dari watak/kepribadian anak selanjutnya. Oleh karena itu,maka pendidikan di usia dini amat penting dan strategis. Di sisi lain, hinggasaat ini masih banyak kalangan masyarakat yang belum menyadari hal tersebut,sehingga kadang tanpa disadari anak diperlakukan dengan keliru yang padaakhirnya dapat merusak atau menghambat pertumbuhan anak. Anak adalah sebuah mutiara yang patut dijaga. Dijaga secara jasmani dan kerohaniannya.memiliki anak yang sholeh adalah dambaan setiap orang tua. Karena anak yangsholeh adalah termasuk kedalam amal kebajikan yang tidak akan terputuspahalanya sampai hari akhir. Agar memiliki anak yang sholeh, seorang anak harus diberikan pengetahuan dan model belajar yang lain yaitu seperrti ini belejar sholat,mengaji,dll . Berikut tips mendidik anak secaraIslami atau memberikan pendidikan kepada anak sebagaimana mestinya dengan perpegangteguh pada syariat Islam,ajari anak untuk sholat subuh bersama, seperti sejak usia dini, ajaklah ia sholat shubuh bersa ma atau berjamaah dimesjid , carikan anak lingkungan yang islami seperti mencarikan tempat belajar mengaji TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an),mengikuti kursus di masjid,dll. Berikan contoh atau teladan untuk anak jangan hanya menyuruh Seperti hanya menyuruh ia belajar mengaji atausholat, namun kita sendiri ... Read More hakikat dan prinsip- prinsip pendidikan anak usia dini HAKIKAT dan PRINSIP-PRINSIP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI · Hakikat Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditunjukkan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak jasmani maupun rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Ada beberapa pandangan dasar tentang anak, I. Pandangan lama yang menganggap bahwa anak lahir dengan membawa takdir yang tidak bisa diubah, berupa bakat dan kemampuan yang tidak bisa diubah. Contohnya jangan paksa anak untuk melukis, menyanyi atau menari, karena melukis, menari atau menyanyi itu adalah bakat yang dibawa sejak lahir, bakat itu akan tumbuh dengan sendirinya. Begitulah pandangan ini melihat. Lantas, untuk apa berupaya mengembangkan anak, sebab bukankah anak suah ditakdirkan memiliki bakat-bakat tertentu?Pendidikan tidak akan mampu mengubah bakat, pengasuhan tidak akan mengubah takdir. Pada dasarnya, secara alamiah, bakat anak akan muncul tanpa jasa dari orang tua atau guru. II. Aliran Tabularasa, yang dikemukakan oleh Jhon Locke, yang melihat anak lahir dalam kondisi putih bersih laksana meja lilin yang akan ditulisi apa saja bisa bergantung kemauan orang tua. Pandangan ini menolak adanya bakat sejak lahir. Tugas orang tua adalah menulis meja tersebut, terserah seperti apa, tetapi hal tersebut sangat menentukan perkembangan anak. Oleh sebab itu, orang tua ... Read More PENTINGNYA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Pendidikan yang baik dan tepat dibutuhkan anak untuk menghadapi masa depan. PAUD akan memberikan persiapan anak menghadapi masa-masa ke depannya, yang paling dekat adalah menghadapi masa sekolah. Saat ini, beberapa sudah meminta murid yang mau mendaftar di sana sudah bisa membaca dan berhitung. Di masa TK pun sudah mulai diajarkan kemampuan bersosialisasi. Karena kemampuan-kemampuan itu sudah bisa dibentuk sejak dini. Di lembaga PAUD, anak-anak sudah diajarkan dasar-dasar cara belajar. Tentunya di usia dini, mereka akan belajar pondasi-pondasinya. Mereka diajarkan dengan cara yang mereka ketahui, yakni lewat bermain. Tetapi bukan sekadar bermain, yaitu bermain yang diarahkan. Lewat bermain yang diarahkan, mereka bisa belajar banyak cara bersosialisasi, problem solving, negosiasi, manajemen waktu, resolusi konflik, berada dalam grup besar/kecil, kewajiban sosial, serta 1-3 bahasa. Karena lewat bermain, anak tidak merasa dipaksa untuk belajar. Saat bermain, otak anak berada dalam keadaan yang tenang. Saat tenang itu, pendidikan pun bisa masuk dan tertanam. Tentunya cara bermain pun tidak bisa asal-asalan, harus yang diarahkan dan ini

1/3

butuh tenaga yang memiliki kemampuan dan cara mengajarkan yang tepat. Kelas harusnya berisi kesenangan, antusiasme, dan rasa penasaran. Bukan menjadi ajang tarik-ulur kekuatan antara murid-guru. Seharusnya terbangun sikap anak yang semangat untuk belajar. Contoh: bermain peran sebagai pemadam kebakaran, ... Read More Pentingnya PAUD Dalam Ajaran Islam Pentingnya PAUD Dalam Ajaran Islam Kegiatan mendidik adalah proses pembiasan hal-hal yang baik kepada peserta didik melalui contoh konkrit yang terpadu dalam kehidupan keseharian. Proses tersebut sebagai upaya mempersiapkan peserta didik agar menjadi dirinya sendiri yang mampu hidup dinamis pada zamanya kelak, sehingga nantinya akan bermanfaat bagi seluruh umat manusia (Syaykh Al-Tnytun). Pemerintah sekarang ini terus memasyarakatkan kepada seluruh warganegara tentang pentingnya pelaksanaan program peningkatan pcndidikan bagi anak-anak usia dini. Walaupun di masyarakat masih terdapat para orangtua yang kurang memperhatikan hal tersebut, namun ajaran Islam sangat memperhatikan pendidikan anak usia dini. Cobalah perhatikan,sewaktu ibu hamil, dianjurkan kepada ibu untuk rajin melakukan ibadah mahdoh, membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an, serta berprilaku yang baik,karena semuanya itu akan berpengaruh pada sifat dan prilaku anak yang akan lahir nanti. Ketika anaknya lahir, sebagian umat Islam mengalunkan adzan dan qomat ditelinga kanan dan kiri sang bayi dengan harapan pada qalbu bayi itu tertanam makna-makna yang terkandung pada adzan dan qomat itu. Setelah bayi itu menjadi anak-anak, Ibu mengajari anaknyayang masih berusia dini membaca ayat suci Al-Qur’an, selepas maghrib,Ayahpun mengajarinya tatacara sholat, lalu mengajak anaknya sholat berjamaah baik di rumah maupun di masjid agar setelah dewasa terbiasa melaksanakannya. Imam Syafei Dengan demikian ,bagi umat Islam pendidikan terhadap anak-anakusia dini bukanlah hal yang aneh, ... Read More Bermain dalam Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini. Bermain adalah dunia anak, demikian ungkapan yang sering kita dengar dari para pakar pendidikan anak. Ungkapan tersebut benar adanya, karena anak-anak pada usia dini memahami dunia sekitarnya secara alami melalui bermain. Bagi anak, bermain bukan sekedar kesenangan, melainkan juga merupakan sarana belajar untuk mendapatkan pengetahuan, pembentukan watak dan sosialisasi. Untuk mengoptimalkan waktu bermain anak diperlukan adanya program bermain yang terencana, yang dikembangkan berdasarkan tahap-tahap tumbuh-kembang dan minat, bakat serta kondisi lingkungan di mana anak tinggal. Menurut pakar pendidikan, usia dini (0 – 6) tahun adalah usia emas yang sangat berpengaruh pada kepribadian anak selanjutnya karena perkembangan IQ, EQ, dan SQ berkembang sampai 80%. Memperhatikan hal tersebut, pendidikan anak usia dini merupakan suatu keharusan bagi terbinanya anak yang seutuhnya bahagia dan sejahtera lahir batin. Pendidikan anak dini usia bukan sekedar mengetahui tingkat kemampuan atau tingkat perkembangan anak pada setiap tingkat usia tertentu seperti menangis jika merasa terganggu, berteman, bercerita dan lainnya, tetapi harus mengetahui proses perkembangan anak pada semua aspek perkembangan untuk dapat dioptimalkan. Mendidik anak usia dini yang dilakukan dengan cara menanamkan nilai-nilai keingintahuan, akan menumbuhkan kecerdasan secara kognitif, Menanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan seperti kejujuran, kesetiaan, ketaatan dan nilai-nilai luhir lainnya akan menumbuhkan kecerdasan berperilaku. Dengan membiarkan anak bermain ... Read More KONSEP-KONSEP DASAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI KONSEP-KONSEP DASAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pengertian dan Karakteristik Anak Usia Dini Dalam undang-undang tentang sistem pendidikan nasional dinyatakan bahwa pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut (UU Nomor 20 Tahun 2003 Bab I Pasal 1 Ayat 14). Anak usia dini adalah anak yang baru dilahirkan sampai usia 6 tahun. Usia ini merupakan usia yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak (Yuliani Nurani Sujiono, 2009: 7).

2/3

Usia dini merupakan usia di mana anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Usia dini disebut sebagai usia emas (golden age). Makanan yang bergizi yang seimbang serta stimulasi yang intensif sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tersebut. Ada berbagai kajian tentang hakikat anak usia dini, khususnya anak TK diantaranya oleh Bredecam dan Copple, Brener, serta Kellough (dalam Masitoh dkk., 2005: 1.12 – 1.13) sebagai berikut. Anak bersifat unik. Anak mengekspresikan perilakunya secara relatif spontan. Anak bersifat aktif dan enerjik. Anak itu egosentris. Anak memiliki rasa ingin tahu yang kuat dan antusias terhadap banyak hal. Anak bersifat eksploratif dan berjiwa petualang. Anak umumnya kaya dengan fantasi. Anak masih mudah frustrasi. Anak ... Read More PAUD AWAL KUALITAS ANAK MENYONGSONG MASA DEPAN Pada Undang-Undang Khusus yang mengatur tentang anak yaitu dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pada pasal 53 ayat (1): Pemerintah bertanggung jawab untuk memberikan biaya pendidikan dan/atau bantuan cuma-cuma atau pelayanan khusus bagi anak dari keluarga tidak mampu, anak telantar, dan anak yang bertempat tinggal di daerah terpencil. Implikasi undang-undang itu adalah anak dari keluarga tidak mampu akan mendapatkan biaya pendidikan secara cuma-cuma dari pemerintah. Permasalahannya, bagaimana pemerintah menyosialisasikan dan membuat masyarakat mudah mengaksesnya. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sedang digalakkan di berbagai tempat di wilayah Indonesia. Pendidikan anak memang harus dimulai sejak dini, agar anak bisa mengembangkan potensinya secara optimal. Anak-anak yang mengikuti PAUD menjadi lebih mandiri, disiplin, dan mudah diarahkan untuk menyerap ilmu pengetahuan secara optimal. Itulah yang saya alami sebagai guru Madrasah Ibtidaiyah atau sekolah yang setara dengan sekolah dasar di ujung UTara Kabupaten Magelang karena kebetulan saya mengampu kelas satu.Siswa yang sebelumnya memperoleh PAUD akan sangat berbeda dengan siswa yang sama sekali tidak tersentuh PAUD baik informal maupun nonformal. Ibarat jalan masuk menuju pendidikan dasar, PAUD memuluskan jalan itu sehingga anak menjadi lebih mandiri, lebih disiplin, dan lebih mudah mengembangkan kecerdasan majemuk anak. Fenomena yang terjadi di Kabupaten Magelang mulai tahun ajaran baru ... Read More Fungsi Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Filosofi pada anak usia dini adalah pendidikan yang berpusat pada anak yang mengutamakan kepentingan bermain. Permainan pada anak dapat menimbulkan rasa nyaman, untuk bertanya, berkreasi, menemukan dan memotivasi mereka untuk menerima segala bentuk risiko dan menambah pemahaman mereka. Selain itu, dapat menambah kesempatan untuk meningkatkan pemahaman dari setiap kejadian terhadap orang lain dan lingkungan. Permainan pada anak usia dini sangat penting dan sangat istimewa karena dapat menambah pengalaman mereka, meningkatkan kecakapan hidup dan memecahkan masalah. Bermain dengan banyak media khususnya untuk anak usia dini dapat membantu peningkatan rasa percaya dirinya. Beberapa fungsi pendidikan bagi anak ussia dini yang harus diperhatikan, dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Untuk mengembangkan seluruh kemampuan yang dimiliki anak sesuai dengan tahapan perkembangannya. 2. Mengenalkan anak dengan dunia sekitar. 3. Mengembangkan sosialisasi anak. 4. Mengenalkan peraturan dan menanamkan disiplin pada anak. 5. Memberikan kesempatan pada anak untuk menikmati masa bermainnya. 6. Memberikan ekspresi stimulasi kultural. Fungsi lainnya yang perlu diperhatikan, yaitu penyiapan bahan perumusan kebijakan dibidang pendidikan anak usia dini; penyiapan bahan perumusan standar, kriteria, pedoman dan prosedur dibidang pendidikan anak usia dini; pemberian bimbingan teknis dan evaluasi dibidang pendidikan anak usia dini; pelaksanaan urusan ketatausahaan Direktorat. Selain itu, fungsi ... Read More

3/3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->