P. 1
Proker Wakasek Kesiswaan Tp

Proker Wakasek Kesiswaan Tp

|Views: 135|Likes:

More info:

Published by: Teja Hudaya Emphotography on Jul 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/17/2012

pdf

text

original

PROKER WAKASEK KESISWAAN TP.

2010/2011

KATA PENGANTAR

Atas berkat rahmat dan hidayah Allah SWT, program kerja ini dapat disusun sebagai acuan kegiatan bagi semua komponen yang terlibat dalam penyelenggaraan sekolah, khususnya bidang kesiswaan pada SMA Negeri 1 Lemahabang Kabupaten Maros. Program kerja ini disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi sekolah. Dalam kerangka berfikir sistematis kiranya semua pihak yang terkait dalam upaya mencapai keberhasilan sekolah, dapat mengetahui dan memahami secara jelas tentang komitmen keberhasilan yang ingin dicapai pada tahun pelajaran 2010 / 2011 pada SMA Negeri 1 Lemahabang Kabupaten Maros, serta akan memberikan kontribusi positif dalam upaya-upaya pencapaiannya. Disadari bahwa program kerja ini disusun dengan berbagai keterbatasan, sehingga hasilnya masih jauh dari harapan kita semua. Meski demikian diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju kebersamaan seluruh warga sekolah, dalam pengembangan sekolah seutuhnya, secara sistematik. Selanjutnya semoga Allah SWT, selalu memberikan petunjuk dan pertolongan Nya kepada kita semua.

Tompobulu, Juli 2010 Wakasek Urusan Kesiswaan,

AMIRUDDIN, S. Pd Nip. 19801012 200903 1 002

PROGRAM KERJA WAKIL KEPALA SEKOLAH URUSAN KESISWAAN SMA NEGERI 1 LEMAHABANG TAHUN PELAJARAN 2010/2011

A.

LATAR BELAKANG Indonesia telah terpuruk di bidang pendidikan selama kurang lebih satu dekade terakhir. Hal ini menjadi tugas bersama seluruh lembaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk membangkitkan kembali dunia pendidikan. Kebangkitan dunia pendidikan harus dimulai dari hal yang terkecil dan mungkin terlupakan oleh kita bersama. Salah satu masalah yang terlupakan adalah peran serta atau keaktifan siswa di luar jam belajar (ekstra kurikuler). Sangat boleh jadi semangat belajar siswa ditentukan dari kepuasan mereka dalam menyalurkan bakat dan keinginannya. Faktor-faktor yang berhubungan secara langsung dan tidak langsung dengan siswa harus dijadikan sebuah tolak ukur untuk menentukan keberhasilan pendidikan. Sekolah merupakan salah satu lembaga pendidikan yang secara langsung berhubungan dengan siswa dan dapat mengembangkan minat, bakat, dan keinginan siswa. Prestasi demi prestasi akan terus dicetak oleh siswa jika sekolah memberikan dukungan yang lebih kepada siswa. Tugas utama siswa di sekolah adalah belajar. Kegiatan di luar sekolah tentu bukan suatu batu loncatan ketika siswa tidak mampu lagi belajar. Kegiatan di dalam ekstra kuriuler haruslah menjadi penopang yang sangat kuat terhadap kegiatan belajar di sekolah.

B.

KEBIJAKAN UMUM Wakasek kesiswaan bertugas mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan

siswa. Harapan uatamanya adalah bagaimana siswa menjadi insan beriman dan bertaqwa, terdidik, dan selalu mengembangkan kepribadiaannya untuk kemanfaatan pribadi, lingkungan dan orang lain. Semua kegiatan siswa sudah terakomodir dan difasilitasi oleh sekolah. Berkenaan dengan tugas tersebut, wakasek kesiswaan sudah menentukan garis besar semua kegiatan yang boleh diiikuti oleh siswa, diantaranya : 1. Semua kegitan dilaksanakan dengan izin kepala sekolah dan orang tua siswa 2. Semua kegiatan tidak melupakan tugas utamanya, yaitu belajar. 3. Semua kegiatan selalu berorientasi untuk pengembangan diri setiap siswa 4. Semua kegiatan didanai oleh komite sekolah dan dibantu oleh donatur yang tidak mengikat. 5. Jadwal kegiatan harus disesuaikan dengan agenda kegiatan sekolah. 6. Semua kegiatan sudah terencana dengan baik dan matang. 7. Semua kegiatan tidak menyebabkan ekses negatif baik untuk SMA Negeri 1 Lemahabang, maupun untuk yang lainnya. 8. Semua kegiatan ekstra kurikuler harus dilasanakan di luar jam sekolah kecuali dalam keadaan mendesak dengan izin kepala sekolah.

C.

LANDASAN HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1 butir 6 yang mengemukakan bahwa konselor adalah pendidik, Pasal 3 bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik, dan Pasal 4 ayat (4) bahwa pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan, membangun kemauan, dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran, dan Pasal 12 Ayat (1b) yang menyatakan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya.

2.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 5 s.d Pasal 18 tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah.

3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, yang memuat pengembangan diri peserta didik dalam struktur kurikulum setiap satuan pendidikan di fasilitasi dan/atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan. 4. Dasar Standarisasi Profesi Konseling yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Tahun 2004 untuk memberi arah pengembangan profesi konseling di sekolah dan di luar sekolah.

D.

FUNGSI WAKASEK KESISWAAN 1. Mewakili kepala sekolah apabila kepala sekolah berhalangan hadir kecuali masalah keuangan dan penandatanganan surat-surat yang tidak didelegasikan. 2. Menyusun program kegiatan kesiswaan setiap awal semester dan melaporkannnya kepada kepala sekolah untuk mendapatkan pengesahannya. 3. 4. Merencanakan dan melaksanakan penerimaan siswa baru. Bersama wakasek urusan kurikulum mengelola mutasi siswa dan melaporkannya kepada kepala sekolah. 5. 6. Merencanakan dan melaksanakan masa orientasi siswa (MOS) siswa kelas X. Mengorganisir: a. b. c. d. Kegiatan pembinaan OSIS. Kegiatan Ekstrakurikuler. Kegiatan Upacara Bendera. 6K (Keamanan, Kebersihan, Ketertiban, Keindahan, Kerindangan, dan kekeluargaan). e. f. 7. Kegiatan pelepasan siswa kelas XII. Kegiatan pendaftaran ke perguruan tinggi negeri

Mengatur tata tertib siswa dan dan mengurus siswa yang melanggar tata tertib.

8. 9.

Mengatur seluruh aktivitas siswa baik di dalam maupun di luar sekolah Mengorganisir pelaksanaan karya wisata siswa.

10. Melaksanakan pemilihan calon siswa teladan dan calon siswa penerima beasiswa bersama-sama dengan BP/BK. E. VISI DAN MISI Program kerja wakasek kesiswaan mempunyai Visi dan Misi yang sesuai dengan visi dan misi sekolah yaitu: Visi : Wadah Peningkatan kreatifitas; Pengembang Intelektual dan Imtaq; Pelestari Budaya Santun; Pembimbing Menuju Sukses. Misi : Membina dan mengembangkan prestasi siswa sesuai bakat, minat, dan kemampuan; Meningkatkan dan mengembangkan intelektualitas dan imtaq melalui pembinaan yang intensif;
 Menjunjung tinggi martabatdan citra sebagai manusia terpelajar yang berbudi

pekerti luhur, berkepribadian yang mantap, mandiri, dan berdisiplin; Mengembangkan potensi siswa melalui peningkatan life skill sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memasuki tenaga kerja; Mewujudkan kerja sama dan menjalin kekeluargaan diantara warga sekolah sebagai implementasi dari wawasan Wiyata Mandala. F. STRATEGI 1. Mengembangkan kreatifitas, bakat, dan minat siswa. a. Membuat kegiatan-kegiatan yang berguna buat siswa. b. Melaksanakan kegiatan yang kreatif dan inovatif. c. Membuat program kerja setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS dan ekskul.

d. Membuat anggaran yang proporsional untuk setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS dan ekskul. 2. Mencetak siswa yang berprestasi di dalam akdemik dan organisasi. a. Memantau seluruh kegiatan yang bersifat prestatif. b. Mengikuti seluruh turnamen, lomba-lomba, kuis-kuis, seleksi siswa teladan di kabupaten Maros dan luar kabupaten Maros. c. Mengirim siswa berprestasi ke tingkat kabpaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan dan tingkat Nasional di bidang olahraga dan akademik. d. Mengutus siswa mengikuti seminar dan diklat yang dilaksanakan oleh lembagalembaga tertentu yang berhubungan dengan pengembangan kepribadian siswa. e. Mendata kegiatan-kegiatan yang diikuti oleh siswa

G.

PROGRAM KERJA WAKASEK KESISWAAN I. PROGRAM KERJA JANGKA PENDEK Adapun program jangka pendek merupakan suatu rencana pencapaian tujuan kegiatan dalam kurun waktu 1 semester sampai 1 tahun, diantaranya: 1. Menyusun program kerja. 2. Menyusun jadwal kegiatan setiap kegiatan OSIS dan ekskul (lampiran I). 3. Membuat Tata Tertib Siswa (lampiran II). 4. Menyusun pengurus dan pembina OSIS dan ekskul (lampiran III) 5. Membuat skor sangsi setiap pelanggaran siswa.(Lampiran IV) 6. Membina siswa yang bermasalah. 7. Memantau dan membimbing kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS dan ekskul (Lampiran V) 8. Menjalin hubungan baik dengan wakasek kesiswaan dan siswa sekolah lain. II. PROGRAM KERJA JANGKA PANJANG Program jangka panjang merupakan suatu rencana pencapaian tujuan kegiatan dalam kurun 2 – 5 tahun, diantaranya: 1. Membangun sekolah yang berwawasan disiplin dan patuh terhadap aturan yang berlaku. 2. Mencetak siswa yang berprestasi di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros dan luar Kabupaten Maros. 3. Mengembangkan kepribadian siswa sesuai dengan tuntutan kurikulum yang berlaku. 4. Mengirimkan wakil atau duta siswa yang mengikuti olimpiade sains dan ekonomi di tingkat internasional. 5. Mencetak siswa yang mempunyai kemampuan bertaraf nasional dan internasional. 6. Mengirim utusan pertukaran pelajar dengan negara lain.

7. Mendata dan memberdayakan seluruh alumni SMA Negeri 1 Lemahabang Kabupaten Maros untuk kemajuan SMA Negeri 1 Lemahabang Kabupaten Karawang.

H. PENUTUP I. KESIMPULAN Semua kegiatan yang dilaksanakan, baik langsung oleh sekolah maupun oleh siswa yang berkaitan dengan pengembangan kepribadian selalu terencana dengan baik dan matang dengan selalu membuat rencana program kerja atau kegiatan dan rencana anggaran kegiatan. Semua rencana harus dilaksanakan dengan baik sesuai dengan agenda sekolah dan selalu dipantau oleh kepala sekolah melalui wakasek kesiswaan. Peran serta yang sangat aktif dari seluruh siswa sangat diharapkan demi terwujudnya kepribadian siswa yang menuju ke arah yang positif. II. SARAN-SARAN Sebaik apapun kegiatan itu terenca dan terlaksana, maka penulisan laporan pertanggungjawaban harus dibuat untuk dijadikan bahan evaluasi dan rekomendasi untuk kegiatan-kegiatan berikutnya. Harapan utamanya adalah kegiatan yang sudah terlaksana akan menjadi cermin atau gambaran, sehingga kegiatan berikutnya akan terlaksana dengan baik dan sukses.***

Karawang, Juli 2011 Mengetahui,

. Kepala SMA Negeri 1 Lemahabang Drs. H. PATTAWE. Nip. 19591231 198903 1 002 Wakasek Urusan Kesiswaan, AB AMIRUDDIN, S. Pd Nip. 19801012 200903 1 002

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->