P. 1
Validity Dan Reliability Test

Validity Dan Reliability Test

|Views: 46|Likes:
Published by De Vihasti Arlina

More info:

Published by: De Vihasti Arlina on Jul 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/06/2012

pdf

text

original

VALIDITY DAN RELIABILITY TEST Penelitian pada bidang kajian ilmu akuntansi dimungkinkan menggunakan variable latent/un-observed

variable, yaitu variable yang tidak dapat diukur secara langsung, tetapi dibentuk melalui dimensi-dimensi atau indicator –indikator yang diamati. Ex ; perilaku/respon investor diproksikan dengan perubahan harga saham. Cari definisi variable kemudian dimensinya dan dibreakdown menjadi indicatorindikator, baru buat kuesionernya. Kuesioner diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengamatan atas indicator –indikator tersebut biasanya menggunakan kuesioner. • • • Skala yang biasanya digunakan adalah skala likert. Xx Xx

Validity test • • • Digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya sebuah kuesioner Sebuah kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner tsb mampu mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. Misalnya konsep penerapan GCG dapat diukur

Pengukuran validitas tsb dapat dilakukan dengan 3 cara : 1. Melakukan korelasi antara skor item /butir pertanyaan dengan total skor konstruk/variable. • • • H0 : skor butir pertanyaan berkorelasi positif dengan total skor konstruk atau variable Ha : skor butir pertanyaan tidak berkorelasi positif dengan total skor konstruk atau variable. Uji signifikansi dilakukan dengan membandingkan nilai “r hitung” dengan “r table” pada degrees of freedom (df) = n-2 Pada hal 45, kasus AUTONOMI, jumlah sampel n = 70 Df = 70 – 2 = 68 pada alpha 5%, di dapat r table (dengan uji 1 sisi

2. Melakukan korelasi bivariate antara masing-masing indicator dengan total skor konstruk

3. Uji dengan confirmatory factor analysis (CFA) → akan dibahas pada analisis factor. Uji validitas dulu dilakukan, varabel yang tidak valid dibuang baru uji validitas sekaligus reliabilitasnya.

Reliability test hanya dilakukan pada item kuesioner yang valid saja. Reliabilitas adalah alat untuk mengukur sebuah kuesioner yang merupakan indicator dari varabel konstruk. Pengukuran reliabilitas dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu repeated measure dan one shot method. Buat 4 lkp masing-masing 4 orang (akpem,SIM,Aspek,Etika) Respondennya = 17 Buat kuesioner, kmd uji validitas data dan reliabiitas, kemudian beri analisis singkat Skor/skalanya 1 s/d 6 untuk mencapai kinerja PBM yang baik 1. Metode pengajaran (1 = sangat membosankan, 6 = sangat menarik) 2. Tugas 3. Diskusi 4. Sarana dan prasarana 5. Dst

Statistic – non parametric = bebas distribusi parametric = wajib distribusi cari x bar untuk mencari objektivitas jika tools yang qt gunakan tidak mensyaratkan uji normalitas, maka uji tsb tidak perlu dilakukan jika qt mempunyai keyakinan yang tinggi terhadap responden bhw kuesioner diisi dengan sebenar-benarnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->