NAMA NIM KELAS/SEMESTER

: MUHAMMAD SYA’YA : 821606132 : B / III (Tiga)

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS TERBUKA TAHUN 2011

Model pembelajaran terpadu yang tepat dikembangkan di sekolah dasar yaitu model jarring-jaring (webbed). Landasan psikologi mencakup psikologi perkembangan dan psikologi belajar. Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa. 3. 5. dan sikap. Sedangkan Jacobs (1989) menyebutkan lima model pilihan bentuk keterpaduan dalam kegiatan pembelajaran. webbed. 6. nested. pembelajaran di sekolah secara terpisah. Landasan praktis dilandasi prinsip-prinsip perkembangan dunia pengetahuan. Pembelajaran terpadu menyajikan konsep-konsep dari berbagai mata pelajaran dalam suatu proses pembelajaran. dan networked. interdisciplinary. dan model keterpaduan (integrated). sequenced. Terdapat dua istilah yang secara teoritis memiliki hubungan yang saling terkait dan ketergantungan satu dan lainnya. landasan psikologi. immersed. parallel. yaitu discipline based. yaitu fragmented. Landasan filosofi mencakup progresivisme. keterampilan. Kurikulum terpadu adalah kurikulum yang menggabungkan sejumlah disiplin ilmu melalui pemanduan isi. 2. Pembelajaran terpadu bersifat luwes (fleksibel). 4. Pembelajaran terpadu dilandasi oleh landasan filosofi. Terdapat beberapa karakterisitik yang perlu dipahami: 1. Pembelajaran terpadu dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa (direct experiences). Pembelajaran terpadu berpusat pada siswa (student centered). threaded. yaitu integrated curriculum (kurikulum terpadu) dan integrated learning (pembelajaran terpadu). dan landasan praktis. kontruktivisme. dan adanya kesenjangan yang terjadi antara teori dan praktek. shared. kolaborasi antara berbagai mata pelajaran. multidisciplinary. model keterhubungan (connected). integrated. dan integrated. Dalam pembelajaran terpadu pemisahan antarmata pelajaran menjadi tidak begitu jelas. dan humanism. Prosedur Umum Pembelajaran Terpadu Kegiatan pendahuluan dalam pembelajaran terpadu .PEMBELAJARAN TERPADU di SD Konsep Dasar Dan Model-Model Pembelajaran Terpadu Pembelajaran terpadu disebut sebagai suatu konsep pendekatan pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak. Sepuluh model pembelajaran terpadu menurut Fogarty (1991). connected.

Memberi acuan 1. terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan guru yaitu tujuan. Menyiapkan mental siswa memasuki kegiatan inti pembelajaran 2. Memberikan motivasi atau bimbingan belajar 5. siswa. 3. Memberikan pekerjaan rumah 2. . dan waktu. Pertama. guru harus berupaya menyajikan bahan pembelajaran terpadu dengan menggunakan strategi dan media pembelajaran yang bervariasi. Menyadarkan siswa akan adanya keterkaitan antara pengalaman yang sudah dimiliki dengan tema yang akan dipelajarinya Komponen keterampilan membuka pelajaran: 1. Memberikan gambaran yang jelas tentang aktivitas belajar yang akan dilakukan dan batas-batas tugas yang harus dikerjakan siswa 4. guru. 4. Berkenaan dengan penggunaan strategi pembelajaran. Menugaskan membaca materi pelajaran terntentu 4. yang mampu mendorong siswa untukn aktif terlibat dalam upaya penemuan pengetahuan baru. Menumbuhkan perhatian siswa 2. Manfaatnya adalah: 1. 2. serta fasilitas. ruang. Kegiatan akhir dalam pembelajaran terpadu 1. Mengemukakan topik untuk pertemuan berikutnya Keterampilan Dasar Mengajar Dalam Pembelajaran Terpadu Keterampilan membuka pelajaran dalam pelajaran terpadu merupakan keterampilan yang berkaitan erat dengan usaha guru dalam memulai kegiatan pembelajaran. penyajian bahan pembelajaran harus dilakukan secara terpadu melalui penghubungan konsep dari mata pelajaran satu dengan konsep dari mata pelajaran lainnya.Penciptaan kondisi awal pembelajaran Member acuan Membuat kaitan (melaksanakan apersepsi) Melaksanakan tes awal Kegiatan inti dalam pembelajaran terpadu. Meninjau kembali penguasaan siswa 2. Kedua. Membangkitkan motivasi siswa 3. materi. Membangkitkan motivasi dan perhatian siswa (attention) dalam mengikuti pembelajaran 3. Melaksanakan penilaian Tindak lanjut dalam pembelajaran terpadu 1. Membahas kembali bahan pelajaran yang dianggap sulit 3.

Umpan balik (feedback) Keterampilan bertanya merupakan kemampuan guru untuk memperoleh informasi tentang objek yang ditanyakan dan meningkatkan terjadinya interaksi pembelajaran yang efektif. Meningkatkan keterlibatan siswa dalam memecahkan berbagai masalah melalui cara berpikir yang sistematis dan terintegrasi 3. Dalam kegiatan menjelaskan. informasi dijelaskan secara sistematis sehingga yang menerima penjelasan mempunyai gambaran yang jelas tentang hubungan informasi yang satu dengan yang lain. Melakukan penilaian Keterampilan menjelaskan dalam pembelajaran terpadu.4. Membantu siswa menggali pengetahuan dari berbagai sumber 6. Manfaatnya adalah: 1. Mengatasi kekurangan berbagai sumber belajar yang diperlukan 7. Menetapkan kegiatan tindak lanjut yang harus dilakukan siswa untuk mengembangkan kompetensi yang telah dikuasainya Komponen keterampilan menutup pelajaran: 1. Menggunakan waktu secara lebih efektif dan efisien Komponen keterampilan menjelaskan: 1. Meningkatkan efektivitas pembicaraan di kelas sehingga benar-benar merupakan penjelasan yang bermakna bagi siswa 5. istilah menjelaskan (to explain) berbeda dengan istilah menceritakan. sedangkan kata menceritakan hanya memberi informasi tentang suatu hal tanpa menjelaskannya. Meninjau kembali (review) 2. Kejelasan 2. Kata menjelaskan mengandung makna membuat sesuatu menjadi jelas. Penggunaan contoh/ilustrasi 3. Memperkirakan tingkat pemahaman siswa terhadap penjelasan yang diberikan 4. Manfaatnya adalah: 1. Meningkatkan kegiatan belajar yang lebih bervariasi dan bermakna . Pemberian tekanan 4. Mengetahui tingkat keberhasilan dari pelaksanaan pembelajaran terpadu 3. Membantu siswa memahami berbagai konsep dari tema yang sedang dipelajari 2. Memantapkan pemahaman siswa terhadap proses dan hasil belajar yang telah dilaluinya 2. Membuat kaitan Keterampilan menutup pelajaran adalah keterampilan yang berkaitan dengan usaha guru dalam mengakhiri kegiatan pembelajaran. Manfaatnya adalah: 1.

Pemberiaan waktu berpikir 6. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan rasa ingin tahu (curiosity) tentang sesuatu yang baru dalam suatu tema yang dipelajarinya 2. Memberikan kemudahan kepada siswa untuk mempelajari isi tema yang dipelajari dan dianggap memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi 3. dan keterkaitan-keterkaitan di dalam yang ada dalam tema tersebut 2. Pemberian tuntunan Keterampilan memberi penguatan dalam pembelajaran terpadu. penguatan (reinforcement) pada dasarnya merupakan suatu respon yang diberikan oleh guru terhadap perilaku atau perbuatan siswa yang dianggap positif. 6. Memelihara iklim kelas Komponen pada keterampilan memberi penguatan 1. Pemusatan 4. Manfaatnya adalah: 1. Pemberian acuan 3. serta mendorong munculnya tingkah laku yang positif 4. Menumbuhkan rasa percaya diri siswa akan kemampuan yang dimilikinhya dan keberanian mengungkapkan pendapat sendiri 5. Manfaaatnya adalah: 1. 3. Penguatan non-verbal Keterampilan mengadakan variasi dalam pembelajaran terpadu berkenaan dengan berubahnya suatu keadaan yang bisa menyebabkan keadaan tersebut menjadi tidak monoton dan membosankan atau menjenuhkan. Mengontrol dan memodifikasi tingkah laku siswa. 5. Pengungkapan pertanyaan yang jelas dan singkat 2. . 4. Membangkitkan dan memelihara perhatian dan motivasi belajar siswa terhadap tema-tema yang disajikan dalam pembelajaran 2. dan menyebabkan kemungkinan berulangnya kembali atau meningkatnya perilaku tersebut. Pemindahan giliran dan penyebaran pertanyaan 5. Menumbuhkan dan meningkatkan motivasi dan perhatian siswa (attention) terhadap tema pembelajaran yang dibahas.Mendorong siswa untuk berperan sebagai sumber informasi Memupuk kebiasaan siswa untuk selalu bertanya Meningkatkan keterlibatan siswa secara mental-intelektual Menumbuhkan keberanian siswa untuk mengajukan pertanyaan Menguji pemahaman siswa terhadap materi yang telah dibahas Komponen keterampilan bertanya: 1. Penguatan verabal 2.

Menghindarkan siswa dari proses pembelajaran yang membosankan dan monoton 5. Memupuk perilaku positif siswa terhadap guru yang telah melakukan proses pembelajaran dengan lebih hidup dan bervariasi 4. Mempelajari hasil belajar dan indikator hasil belajar dalam setiap mata pelajaran 4. perlu dipahami terlebih dahulu kompetensi lulusan dan struktur kurikulum di sekolah. Guru harus memahami betul kandungan isi dari masing-masing kompetensi dasar dan indikator tersebut sebelum dilakukan pemaduan-pemaduan. Menyusun silabus pembelajaran dengan mengaitkan topik dan kompetensi dasar setiap mata pelajara 7. Menyusun satuan pembelajaran terpadu . Memilih dan menetapkan tema pemersatu 5. Variasi dalam penggunaan media Perancangan Pembelajaran Terpadu Sebagai dasar dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran terpadu di sekolah dasar. Guru harus memiliki kejelian dalam mengidentifikasi dan menetapkan kompetensi dasar dan indikator pada setiap mata pelajaran yang akan dipadukan. Variasi dalam pola interaksi pembelajaran 3. yaitu: 1. Mempelajari kompetensi dasar pada kelas dan semester yang sama dalam setiap mata pelajaran 3.3. Dalam merencanakan pembelajaran terpadu di sekolah dasar terdapat 7 langkah yang harus dilakukan. Keberhasilan pelaksanaan pembelajaran terpadu sangat ditentukan oleh bagaimana guru mampu menyusun perancangan dan skenario pembelajaran yang tepat dan dikemas dengan memperhatikan karakteristik siswa. Meningkatkan kadar keaktifan dan keterlibatan siswa dalam berbagai pengalaman pembelajaran yang menarik dan terarah 6. Melayani karakteristik siswa dan gaya belajaranya (learning style) yang beranekaragam Komponen keterampilan mengadakan variasi 1. Membuat pemetaan keterhubungan kompetensi dasar setiap mata pelajaran dengan tema pemersatu 6. Menetapkan mata pelajaran yang akan dipadukan 2. Variasi dalam gaya mengajar 2.

Dengan demikian. Prinsip integral atau komprehensif yakni penilaian pengajaran yang dilakukan secara menyeluruh dan utuh 2. dan indikator yang dipadukan c) Pokok-pokok materi yang akan disajikan d) Kegiatan belajar-mengajar yang akan dilaksanakan e) Alat.Silabus adalah garis besar. Prinsip-prinsip penilaian pembelajaran tepadu 1. Komponen satuan pembelajaran terpadu mengandung unsur-unsur pokok yang meliputi: a) Identitas mata pelajaran b) Kompetensi dasar. dan indikator yang harus dikuasai siswa c) Materi pokok yang mengacu pada suatu tema yang akan disajikan d) Alternatif strategi pembelajaran yang akan digunakan e) Alokasi waktu yang diperlukan Satuan pembelajaran terpadu merupakan satuan atau unit program pembelajaran terkecil untuk jangka waktu mingguan atau harian yang berisi rencana penyampaian suatu pokok atau satuan bahasan tertentu dalam satu tema pembelajaran terpadu yang akan dibahas. media. Komponen silabus pembelajaran terpadu terdiri atas: a) Identifikasi mata pelajaran yang akan dipadukan b) Kompetensi dasar. ikhtisar. ringakasan. Prinsip objektif yakni penilaian pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan alat ukur yang handal dan dilaksanakan secara objektif . dan sumber bahan yang digunakan f) Cara penilaian yang akan ditempuh dilengkapi dengan alat penilaian. penilaian merupakan satu strategi pengumpulan dan penganalisisan informasi yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan berkaitan dengan semua aspek pembelajaran. Penilaian bertujuan untuk menilai pembelajaran di kelas dan meningkatkan pembelajaran serta kualitas belajar siswa. dan pengembangan system penilaian. pengelolaan kegiatan pembelajaran. Silabus bermanfaat sebagai pedoman dalam penyusunan satuan pembelajaran terpadu. Prinsip berkesinambungan yakni penilaian yang dilakukan secara berencana. terus-menerus dan bertahap 3. atau pokok-pokok isi/materi pembelajaran yang digunakan sebagai penjabaran lebih lanjut dari standar kompetensi dasar yang ingin dicapai. Penilaian dalam Pembelajaran Terpadu Penilaian merupakan program penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan untuk menentukan keberhasilan pembelajaran yang telah dilakukan. dan pokok-pokok serta uraian materi yang perludipelajari siswa. hasil belajar. hasil belajar.

Guru bisa menggunakan format observasi. jurnal. observasi. Pelaksanaan penilaian dilakukan secara menyeluruh berkaitan dengan ranah kognitif. Dalam pelaksanaannya. Dengan demikian. penilaian pembelajaran terpadu dilakukan dengan menggunakan bentuk evaluasi notes dilengkapi dengan format penilaian yang lengkap. Kegiatan penilaian dilakukan dalam empat tahapan mulai dari tahap perencanaan. dan afektif. Penilaian memberikan informasi kepada guru untuk pengambilan keputusan yang harus ditetapkan kepada siswanya. .Dalam pelaksanaannya. penyusunan dan penyajian laporan. dan tahap tindak lanjut. Bentuk penilaian nontes yang digunakan antara lain catatan sekolah. akan mendukung diperolehnya informasi yang dibutuhkan guru untuk keperluan penilaiannya. format portofolio. catatan anecdotal. Untuk melengkapi informasi hasil penilaian yang lengkap. dan cuplikan kerja/penugasan proyek. pelaksanaan. yang menghasilkan informasi yang reliable dan valid. psikomotor. Prosedur pengembangan dan format penilaian pembelajaran terpadu di SD. format penugasan/proyek kerja siswa. penilaian pembelajaran terpadu lebih menekankan pada penggunaan bentuk penilaian nontes yang mengarah pada penilaian terhadap pemahaman konsep dan keterampilan anak ketimbang pada tujuan perolehan pengetahuan dan fakta-fakta melalui pengukuran sejauhmana anak mengingat dan menghafal suatu fakta. dalam penilaian pembelajaran terpadu guru dapat juga memanfaatkan penilaian bentuk tes baik bentuk tes objektif maupun tes subjektif. portofolio. dan jenis format lainnya sesuai dengan kebutuhan penilaian. rubrik. Untuk itu diperlukan bentuk penilaian yang berkualitas. wawancara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful