BENTUK SINYAL Dalam elektronika di kenal beberapa bentuk sinyal kalau kita dibagi secara garis besar dapat

dibagi dalam 2 bentuk sinyal yaitu 1. sinyal analog 2. sinyal digital. Yang termasuk dalam sinyal analog diantaranya yaitu : 1. Sinyal DC 2. Sinyal Sinus 3. Sinyal Cosinus 4. Sinyal Gigi gergaji 5. Sinyal Noise Sedangkan yang termasuk sinyal Digital salah satunya yaitu : 1. sinyal kotak / Pulsa I. Sinyal Analog
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/ karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus. Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase. • Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog. • Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik. • Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu. Proses pengiriman suara, misalnya pada teknologi telepon, dilewatkan melalui gelombang elektromagnetik ini. Satu komplit gelombang dimulai dari voltase nol kemudian menuju voltase tertinggi dan turun hingga voltase terenda h dan kembali ke voltase nol. Kecepatan dari gelombang ini disebut dengan hertz (Hz) yang diukur dalam satuan detik. Misalnya dalam satu detik, gelombang dikirimkan sebanyak 10, maka disebut dengan 10 Hz. Contohnya sinyal gambar pada televisi, atau suara pada radio yang dikirimkan secara berkesinambungan. Gelombang analog ini disebut baud.

Sinyal DC Bentuk atau tampilan sinyal dc adalah seperti terlihat pada gambar 1 dibawah ini

memiliki periode T = 1/f dan V+ dan VSinyal Cos Sinyal cosinus adalah sama dengan sinus tetapi yang membedakan adalah terjadi pergeseran fasa sebesar 90 derajat. Gambar sinyal sinus Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa sinyal AC/Sinus memiliki amplitudo negatif dan positif. Sinyal DC bisa berpolarisasi negatif dan berpolarisasi positif tergantung dari penggunaan nya nanti. bentuk gambar sinyal cosinus dapat dilihat seperti pada gambar dibawah ini Gambar sinyal cosinus .Gambar sinyal DC Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa sinyal dc memiliki tegangan yang rata terhadap frekuansi. Sinyal AC/Sinus Bentuk Sinyal AC/Sinus dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

yaitu: * Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi. Kombinasi dari arus on atau off inilah yang yang mampu membuat komputer melakukan banyak hal. Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21).Pada gambar diatas dapat dilihat bahwa sinyal cosinus dalam satu periode. berupa 00. tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. dan jika kondisi low atau kondisi logic 0. 10. dan kondisi LOW yang direfernsikan dengan angka 0 . bahkan film-film menarik yang anda tonton dalam format digital. dan 11. jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah. gambar. Komputer mengolah data yang ada adalah secara digital. melalui sinyal listrik yang diterimanya atau dikirimkannya. Secara umum. Sinyal Pulsa/Kotak Dalam teknik digital secara garis besar terdapat dua kondisi logika yaitu kondisi HIGH yang direferensikan dengan angka 1. yaitu on atau off. atau istilah dalam angkanya sering juga dikenal dengan 1 (satu) atau 0 (nol). 01. nah kondisi ini bisa digambarkan dalam bentuk sinyal yang disebut sinyal digital. beda dengan sinus dimana fase nya dimulai dari fase 0 derajat. Sinyal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog. jadi dalam teknik digital pada inti nya yaitu hanya bermain di kondisi nol (0) dan kondisi satu (1). suara. II. Sinyal digital Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. komputer hanya mengenal dua arus. Gambar sinyal kotak Pada gambar di atas terlihat bahwa jika kondisi high atau kondisi berlogika 1. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). maka sinyal digambarkan dengan tegangan 0V. bentuk sinyal digital dapat dilihat pada gambar di bawah ini. * Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk. sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau/noise. Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22). * Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri. setiap periode nya dimulai dari fase 90 derajat. . baik dalam mengenalkan huruf. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. yaitu 0 dan 1. * Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. maka sinyal digambarkan dengan sinyal kotak dengan tegangan 5V. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan. Pada prinsipnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful