P. 1
Pengenalan Diri Kepada Sang Pencipta-Www.mfar-Abdurrahim.blogspot

Pengenalan Diri Kepada Sang Pencipta-Www.mfar-Abdurrahim.blogspot

|Views: 984|Likes:
Published by Mfar Abdurrahim

More info:

Published by: Mfar Abdurrahim on Jul 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2015

pdf

text

original

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 1

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA

PENGENALAN DIRI
KEPADA

SANG PENCIPTA
Faisal Rahman Abdurrahim
faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

‫ِ َ ً۬ ۚ ۡ َ َ ه‬ ‫فَأَلِىۡ ٔجَٓك نِهدِّيٍ دُِيفا فِۡزخ لَّلِ لنهرِٗ فََۡز لنُهاص َهَ ۡيََا َ ذَ ۡثديم نَِ ۡهك لَّلِ َلنِك‬ َ َ ۚ‫َ َ ۚ َ ِ َ َ ِ ه‬ َ ۡ َ َ َ ِ ) ٖٓ‫لندِّيٍ لنمَيِّى ٔنَ ٰـكٍ أَڪثَز لنُهاص َ ي َۡعهًٌَٕ ( الزوم‬ َ ُ ُّ َ ۡ ‫ُ ۡ ُ َ ِ ه‬
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui ( Bangsa Romawi/Ar-Rum : 30 ) So set thou thy face truly to the religion being upright; the nature in which Allah has made mankind: no change (there is) in the work (wrought) by Allah: that is the true Religion: but most among mankind know not. ( The Romans/Ar-Rüm : 30 )

Silahkan Mengcopy Paste isi ebook ini sepanjang tidak mengubah sebagian atau seluruh materi-materi yang terdapat di dalamnya dan tidak untuk di perjual belikan. Hak cipta sepenuhnya milik Allah Azza Wa Jalla. Ebook ini di download dari Blog Faisal Rahman Abdurrahim http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com © Copyright 1 Maret 2012 M/ 7 Rabiul Awal 1433 H

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 2

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA

DAFTAR BACAAN

Kata Pengantar Ada Dari Ketidak Awalan Dan Ketidak Akhiran Nafsu Yang Menjadi Imam Bagi Akal Akal yang menjadi Imam bagi Nafsu Sulosi Mengenal Hati, Rumah Bagi Iman Manusia Yang Merupakan Perwujudan Dari Pribadi Nyawa Mengenal Ka’bah Sebagai Kiblat Mahkluk Di Bumi Pengenalan Diri Kepada Tuhan Melalui Alam Yang Luput Dari Perhatian Haruskah Sesudah Mati? Pengenalan Diri Yang Sempurna Sejarah Singkat Guru Tua, Pendiri Agung Al-Khairaat Pusat Palu Tentang Penulis Riwayat Pendidikan Daftar Pustaka

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 3

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA KATA PENGANTAR
Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Aku berlindung kepada-Nya dari godaan syaitan yang jelek dan terkutuk serta aku berlindung kepada Allah dari kajatahan diriku sendiri. Aku bersaksi tidak ada tuhan selain Allah dan Aku bersaksi Muhammad utusan Allah. Shalawat serta salam rinduku tetap tercurahkan kepada junjunganku Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasalam. Katakanlah hai orang-orang Islam, Dia-lah Allah, Tuhan yang Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula di peranakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia. Manusia di Ciptakan di dunia ini sewajarnya mengatahui untuk apa dirinya di Ciptakan dan kenapa harus manusia yang di beri amanah untuk mengolah setiap jengkal dunia ini. Manusia pun seharusnya mengetahui siapa yang telah Menciptakannya di dunia ini dan bagaimana dia menjalin hubungan antara sesama manusia ( Habbul Minannas ) dan antara dirinya dengan Tuhan ( Habbul Minallah ). Jika untuk mengenal dirinya sendiri tidak bisa, bagaimana mungkin dia bisa mengenal siapa Tuhan dan bagaimana sifat-sifat yang telah di berikan-Nya kepada manusia untuk mencapai tujuan hidup yang kekal yaitu Surga atau neraka. Dalam Ebook kali ini penulis mencoba memaparkan sebuah teguran kepada diri sendiri dan untuk sesama umat beragama, khususnya kepada saudara-saudara yang Muslim. Kita sebagai orang-orang yang berserah dan setelah berserahnya kita akan mendapatkan keselamatan yang abadi dari Allah Azza Wa Jalla. Islam merupakan agama yang menjadi pelopor segala pengetahuan dan keselamatan bagi setiap indvidu manusia, Islam harus memperlihatkan cara bagaimana seorang Manusia itu memperkenalkan dirinya kepada Tuhan yang menciptakannya karena pengenalan diri ini tidak sama dengan pengenalan diri kepada sesama manusia lain, baik itu kepada manusia yang derajad kehidupannya sama atau kepada manusia yang di beri amanah untuk memimpin manusia lain. Jika setiap manusia sudah tahu bagaimana caranya memperkenalkan dirinya kepada Tuhan, berarti dia pun sudah bisa menjalani hubungan yang sangat erat dengan Tuhan ( habbul Minallah ). Penulis meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada para pembaca yang budiman jika dalam Ebook ini terdapat pemahaman yang berbeda atau gaya bahasa dan kata-kata yang di sajikan kurang mengenakkan untuk di baca. Semua itu tidak terlepas dari kekurangan Penulis yang masih belajar memahami diri sendiri dan pengenalan diri kepada Sang Pencipta. Oleh karena itu sebagian besar isi tulisan ini adalah pendapat pribadi penulis yang Insya Allah bisa menjadi refrensi pembaca untuk membuat karya tulis lain untuk menyempurnakan tulisan ini. Terima kasih. Palu, 1 Maret 2012 Penulis

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 4

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA ADA DARI KETIDAK AWALAN DAN KETIDAK AKHIRAN

Apakah pernah terbesik dalam fikiran anda jika semesta ini tidak pernah ada? Apakah yang akan terjadi? Pastinya yang terbanyang dalam benak kita adalah kegelapan karena tidak ada satu pun cahaya yang bersinar. Tetapi pertanyaan yang saya ajukan tersebut adalah sebuah sugesti yang nyata, dimana alam ini tercipta dari ketiadaan dan ketiadaan itu menjadi ada karena Tuhan. Tentunya amat sangat tidak sopan sekali kita sebagai manusia yang selalu melanggar Undang-Undang Tuhan membahas tentang asal mula kejadian Tuhan itu. Tuhan yang menjadi Raja di atas semua raja yang ada, bermula dari yang tidak berawal dan tidak pernah berakhir keberadaan-Nya dalam hidup ini, Dia Maha Hidup dan Maha Menghidupkan. Dia yang menciptakan mahkluk yang lebih besar daripada Malaikat, mahkluk bersayap yang bentangan sayapnya dapat meniadakan kehidupan ini tetapi hal itu tidak berlaku kepada Tuan-nya yang menciptakannya sebagai pribadi yang Maha Hidup. Dialah yang di sebuat dengan Maut. Sebelum melanjutkan tulisan ini, saya ingin mengajak pembaca pergi kemasa lampau, tepatnya di masa awal sebelum semesta ini tercipta. Pada saat itu keadaan masih gelap gulita dan sudah ada pribadi yang di namakan dengan Hidup. Saat itu Pribadi Hidup berkata “ manakah Tuhan yang Aku sembah? Jika Aku Tuhan makanah Hamba yang menyembah kepada-Ku?” kemudian sang Pribadi Nyawa mendengar perkataan tersebut dan menjawab “ Akulah Tuhan”. Pribadi Hidup menjawab “ jika engkau Tuhan maka keluarlah dan carilah Aku, jika Engkau menemukan-Ku maka Engkaulah Tuhan tetapi Jika Engkau tidak dapat menemukan-Ku maka Akulah Tuhan dan Engkaulah hamba”. Maka keluarlah Pribadi Nyawa untuk mencari Pribadi Hidup di suasana yang serba gelap gulita tersebut dan dia tidak menemukannya dan akhirnya Pribadi Nyawa berkata : = Aku Bersaksi Tidak Ada Tuhan Kecuali Allah Kemudian Pribadi Hidup menjawab : = Dan Aku Bersaksi Muhammad Utusan Allah Kemudian dari situ di mulailah penciptaan semesta ini dari gumpalah seperti balon kecil yang meledak dengan ledakkan yang dahsyat (Big Bang). Yang mana semesta ini di ciptakan dari ketiadaan menjadi ada dan terus mengembang sampai pada suatu saat nanti salah satu mahluk ciptaan Tuhan akan mengempakkan sayapnya di seluruh semesta ini di dahulunya dengan sebuah pekikan bunyi yang menggetarkan. Hidup dan Nyawa merupakan sebuah sebutan awal sebelum awal itu menjadi awal. Dimana pada awalnya Hidup itu di sebut dengan tidak berawal dan tidak berakhir, kenapa? Karena yang namanya pribadi Hidup itu tidak akan pernah menjadi kebalikkanya, itulah yang di sebut dengan Tuhan. Dan tentang Nyawa yang tentunya amat sangat erat ikatannya dengan

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 5

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Hidup tetapi keduanya berbeda. Nyawa tidaklah kekal, sebuah pribadi di katakan bernyawa karena dia memiliki hidup sampai pada akhirnya Hidup itu kembali kepada ketidak ada awalnya dan akhirnya yang menyebabkan Nyawa itu tidak lagi bernyawa, itulah yang di namakan Mahkluk. Kemudian tentang Pribadi Hidup yang juga merupakan pribadi dari Tuhan dinamai Ilah oleh Pribadi Nyawa karena Pribadi Nyawa mengakui bahwasannya Pribadi Hidup adalah Tuhan dan dia hanyalah hamba yang patut menyembah kepada penciptanya. Semua itu di karenakan sebelum Nyawa ada sudah ada Hidup yang hadir dari ketidak awalan dan ketidak akhiran. Nyawa yang tadinya tidak memiliki hidup di berikan hidup oleh Pribadi Hidup dan menjadikannya mahkluk Ciptaan Pribadi Hidup yang mengharuskannya menyembah kepada Pribadi Hidup sebagai Tuhan atas penghambaannya. Penghambaan yang di tandai oleh sebuah saksi nyata yaitu AKU BERSAKSI TIDAK ADA TUHAN KECUALI ALLAH. Dengan persaksian tersebut maka Pribadi Hidup mempunyai nama yaitu Allah. Nama yang terdiri atas :     Alif ( ) Lam I ( ) Lam II ( ) Ha’ (‫) ه‬ : Ciptaan : Nama : Sifat : Dzat

Kemudian tentang Pribadi Nyawa yang juga merupakan Pribadi Mahkluk Ciptaan Tuhan dinamai Muhammad oleh Pribadi Hidup karena Pribadi Hidup mengakuinya sebagai Mahkluk Ciptaan-Nya dan mengakui Diri-Nya sendiri sebagai Ilah yang bernama Allah dalam akhir persaksian-Nya yaitu AKU BERSAKSI MUHAMMAD UTUSAN ALLAH. Lalu mengapa harus MUHAMMAD, bukan nama yang lain? Tentunya semua muslim mengatahui bahwa arti Muhammad tersebut adalah Orang Yang Percaya dan MUHAMMAD terdiri atas :     Mim I ( ‫) م‬ Ha ( ‫) ح‬ Mim II ( ‫) م‬ Dal (‫) د‬ : Rahasia : Nyawa : Hati : Tubuh

Pertanyaan, mengapa namanya harus Allah dan Muhammad, bukan nama yang lain? Jawabannya karena keduanya amat sangat dekat ikatannya namun di batasi oleh ta’bir status yang menjadi harga mati alias tidak dapat di ganggu gugat. Batasannya adalah Allah adalah Hidup (Ilah), suatu Pribadi yang Hidup dari ketiadak adanya awalan dan akhiran sedangkan Muhammad adalah Nyawa (abdu) [ dikatakan abdu karena Allah menyebutnya sebagai utusan ], suatu Pribadi yang bernyawa karena tiupan kehidupan kedalam pribadinya oleh Allah. Kedua nama ini jika di gabungkan akan terlihat jelas bagaimana hubungan antara seorang Hamba dengan Penciptanya :   Dal (‫ = ) د‬TUBUH Muhammad (Manusia) adalah Alif ( ) Ciptaan = Allah (Tuhan) Mim II ( ‫ = ) م‬HATI Muhammad (Manusia) adalah Lam I ( ) = Nama Allah (Tuhan)

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 6

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
  Ha’ ( ‫ = ) ح‬NYAWA Muhammad (Manusia) adalah Lam II ( ) = Sifat Allah (Tuhan) Mim I ( ‫ = ) م‬RAHASIA Muhammad (Manusia) adalah Ha’ (‫ = ) ه‬Dzat Allah (Tuhan)

Dalam perjalanan selanjutnya pengenalan dari pada sang Pencipta, Tuhan menciptkan mahkluk-makluk yang menjadi hamba untuk hanya menyembah kepada SATU TUHAN dan tidak di izinkan menyembah kepada sesama ciptaan, baik itu ciptaan yang bernyawa maupun yang tidak bernyawa. Jika hal itu di langgar maka hukuman Tuhan berlaku atasnya. Kita sebagai Makhluk yang di ciptakan Tuhan dengan kesempurnaan yang ada untuk hanya menyembah SATU TUHAN saja tetapi ketahuilah sahabatku, di balik kesempurnaan kita sebagai Manusia terdapat kekurangan-kekurangan yang sangat menghinakan daripada IBLIS yang di laknat Allah ( semoga laknat Allah selalu tertuju padanya dan para pengikutnya ). Hal itu di sebabkan manusia yang di berikan akal dan nafsu tetapi kedua Anugerah itu tidak di gunakan pada tempatnya maka lahirlah kekurangan-kekurangan sebagai berikut : *****

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 7

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA NAFSU YANG MENJADI IMAM BAGI AKAL

Nafsu yang menjadi Imam bagi Akal melahirkan sifat-sifat yang tercela termaksud menumpuk-numpuk harta alias rakus seperti para Koruptor yang menjadi Kolektor harta duniawi. Karena ulah mereka banyak manusia yang menjadi orang-orang Primitif dalam kehidupan Modern ini. Orang kecil yang mencuri demi perut anak istrinya atau demi egonya sendiri. Sebenarnya jika tidak ada Kolektor Harta tersebut, siapapun tidak akan berbuat hal yang seperti itu karena lapangan pekerjaan tersedia dan hak yang sebenarnya menjadi hak si pencuri menjadi haknya yang sah. Mereka itu yang lebih banyak membunuh manusia daripada mereka yang disebut dengan sindiran Terorist itu. Perbedaannya cukup jauh antara Terorist dengan Koruptor. Kalau Terorist membunuh jiwa lain dengan satu kali ledakkan di satu titik daerah tertentu yang menyebabkan sekelompok keluarga terluka jiwa dan raganya baik itu sementara atau pun selamanya. Sedangkan Koruptor membunuh jiwa dengan perlahan-lahan, dengan berbagai macam persoalan hidup yang rumit dan ini bukan hanya di satu titik daerah kecil saja tetapi di titik besar yang sangat besar sekali. Penderitaan yang di sebabkan oleh Koruptor akan terus bersambung dari generasi kegerasi. Para Koruptor yang selama tidak mengembalikan hak-hak manyarakat yang mereka curi dengan pangkat kehormatan yang hina tersebut akan terus menyiksa orang-orang miskin yang tiap hari kelaparan dan harus memeras keringat demi sesuap nasi, tidak perduli raganya sudah di usia senja atau pun sudah tidak bisa melihat halal atau haramnya rezeki yang di dapatnya. Sungguh perbuatan yang sangat DZALIM, tetapi anehnya mereka yang disebut dengan sindiran Terorist tersebut di benci sepanjang zaman. Prestasi mereka di tulis dalam sejarah sebagai orang-orang yang hina lagi menghinakan, bahkan kebencian tersebut tidak hanya datang dari musuh-musuh mereka tetapi datang pula dari orang-orang yang sebenarnya harus membela mereka. Coba bandingkan dengan Koruptor, mereka yang sudah jelas-jelas terbukti bersalah tetap saja “ KEBAL HUKUM “. Kehidupan yang tetap seperti raja yang di hormati dan banyak orang yang berpendidikan tinggi namun bermoral rendah malah membela mereka hanya dengan suapan harta duniawi yang tidak akan pernah mereka bawa keliang lahat melainkan hanya kain putih. Kebencian terhadap mereka tidak sebesar kebencian terhadap mereka yang disebut dengan sindirian Terosist. Kaum terorist di buru hidup atau mati, kalau pun di tanggap hidup-hidup pasti ujung-ujungnya di hukum mati, apalagi mereka yang berperan penting dalam sebuah aksi. Lalu apakah para Koruptor yang melarikan diri keluar negeri itu di buru hidup atau mati juga? Tidak! Hidup mereka sudah di jamin oleh pemimpin-pemimpin munafik berhati Iblis, kalau pun di tanggap paling hukumannya satu dua atau tiga tahun saja, itu pun akan naik banding lagi. Coba lihat lagi orang-orang kecil yang dengan rasa laparnya sudah tidak bisa lagi melihat halal haramnya setiap langkahnya, sadar atau tidak sadar akan melakukan pelanggaran Hukum Dunia ataupun Hukum Langit, di adili oleh Hukum Dunia dengan hukuman yang tidak sebanding dengan apa yang di lakukannya. Sedangkan Koruptor ongkang kaki di sel tahanan dengan berbagai

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 8

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
fasilitas mewah sedangkan orang kecil di siksa mati-matian di sel tahanan yang penuh dengan penderitaan. Itu hanyalah salah satu contoh yang penulis paparkan disini, sebuah gambaran tentang bagaimana nafsu yang tercipta pada diri manusia menjadi imam/pemimpin di atas akal yang seharusnya berfikir dengan ilmu atas segala perbuatan yang di lakukan selama ini. Betapa berbahayanya jika nafsu sudah menjadi imam atas akal, dia akan menghancurkan dirinya sendiri dan orang-orang yang ada di sekitarnya maupun orang-orang yang dia pimpin. *****

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 9

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA AKAL YANG MENJADI IMAM BAGI NAFSU

Akal yang menjadi Imam bagi Nafsu melahirkan segelintir manusia yang menggunakan akalnya untuk tidak meyakini adanya Tuhan (Athisme). Sedangkan Nafsu yang statusnya sebagai ma’mum atau pengikut tidak bisa berbuat apa-apa terhadap Imam/Pemimpinnya sehingga terciptalah sebuah teori bodoh tentang ketidak mauan manusia mengakui adanya Tuhan. Seperti Teori Evolusi yang di gagas oleh Mbahnya Monyet yaitu Charles Darwin yang pengikutnya adalah orang-orang cerdas berwujud setengah manusia dan setengah monyet. Mereka amat cerdas dalam menggunakan akalnya dan memaksakan nafsunya untuk menyatu dengan akal berfikiran gila, bodoh dan ngak lucu dalam sebuah pemahaman yang menentang keadaan Tuhan. Bukan hanya menentang ketiadaan Tuhan tetapi menyukutukan Tuhan dengan sesama mahkluk Ciptaan Tuhan pun merupakan pembahasan yang tidak bisa di pisahkan dari poin ini. Tuhan adalah Pribadi yang satu dan tidak bisa di samakan dengan apapun yang pernah di ciptakan-Nya karena itu adalah pelanggaran hukum yang paling berat dalam Undang-udang-Nya. Walaupun segelintir manusia yang mengaku cerdas dengan bukti titel sarjananya berderetan dari A-Z di muka dan belakang namanya tetapi mengakui Tuhan berbilang dengan sebuah toeri-teori yang terlalu di paksakan merupakan sebuah kekurangan manusia yang paling hina di atas semua kehinaan. Kaum atheis dengan kefanatikannya meyakini bahwasannya Tuhan itu tidak ada mengambarkan berbagai macam kesesatan yang nyata sepanjang zaman ini. Mereka berpendapat bahwasannya alam ini bukanlah sebuah ciptaan melainkan ada kerena kebetulan belaka. Sebuah tempat yang luas tak terbatas, tak berkembang dan kekal, baik itu dulu maupun nanti. Dan ada golongan lain yang mengaku bertuhan tetapi tuhan yang di sembah berbilang tetapi tetap dalam satu kesatuan yang sama dan sederajat. Hal yang tidak masuk akal dan tidak bisa di terima ilmu adalah 1+1+1=1 yang seharusnya 1+1+1=3. Siapapun akan mengatakan jawabannya adalah 3 bukannya 1 tetapi mereka yang mempunyai kecerdasan yang terbilang terlalu tinggi mengatakan jawabannya adalah 1 dan hal itu adalah harga mati titik. Apakah pendapat anda hai orang-orang yang menggunakan akalnya untuk berfikir demi mendapatkan kebenaran yang hakiki dalam hati yang bercahaya? Allah Azza Wa Jalla berfirman dalam Al-Qur’an Suci :

‫ه‬ ُ َ ٌَ ٌَ ‫ۡ َ ه‬ ُ َُ ‫ه‬ )ٗ( ‫لُم ُْٕ لَّلُ أَدد (ٔ) لَّلُ لنصًد (ٕ) نَىۡ يَهِ ۡد ٔنَىۡ يُٕنَ ۡد (ٖ) ٔنَىۡ يَكٍ نهُّ ۥ ڪفُٕا أَدد‬ َ
Katakanlah ( hai orang-orang Islam ), Dia-lah Allah, Tuhan yang Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula di peranakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.(Keesaan Allah/Al-Ikhlas:1-4) Say: He is Allah, the One; Allah, the Eternal, Absolute; He begetteth not, nor is He begotten; And there is none like unto Him.( Purity of Faith/Al-Ikhlás : 1-4)

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 10

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Surah di atas membahas tentang ke Tauhidan Pribadi Tuhan, Pribadi yang Esa atau Wahid atau Ahad, sesuatu yang tidak ada suatu lain yang seperti Dia dan setara dengan Dia. Itulah yang disebut dengan Tuhan yang Sejati, bukan Tuhan yang berdampingan dengan Tuhan-tuhan ciptaan mahkluk-Nya yang di jadikan mahkluk-Nya setara dengan dia. Tuhantuhan yang di ciptakan dengan toeri-toeri halusinasi tingkat tinggi atau bisa di bilang dengan kecerdasan di atas kecerdasan alias GILA BIN SINTING BIN TOLOL. Itu adalah pelanggaran besar yang di lakukan makhluk-Nya karena Tuhan satu, sekali lagi Tuhan itu Satu, satu disini berarti TIDAK ADA satu pun lagi yang Seperti dia. Tuhan adalah tempat semua mahkluk memandang dengan penghambaan dan pengharapan kasih sayang-Nya, semua itu di karena Ciptaan yang di sebut dengan Mahkluk tidak ingin mendapat Murka berupa Ahzab yang kekal dari-Nya. Tuhan yang di katakan SATU berarti DIA tidak memiliki pendamping di sisi kiri, kanan, depan, belakang, atas atau bawah-Nya. baik itu pendamping berupa anak, istri atau pun sekutu lainya. *****

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 11

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA

SOLUSI
Lalu apakah yang harus kita perbuat untuk memperlihatkan kelebihan kita di hadapan semua mahkluk yang pernah di Ciptakan Tuhan? Yaitu dengan : Akal dan Nafsu yang di tempatkan pada tempatnya masing-masing dalam keadaan dimana akal yang menjadi imam dan dimana nafsu yang menjadi imam. Bila akal di tempatkan sebagai Imam atas Nafsu pada sebuah perencanaan hidup, disini keduanya harus bekerja sama, mendengar satu sama lain dan saling bergantian untuk menjadi Imam dan Ma’mum. Maka akan terlahir sebuah Iman yang menjadi Imam bagi keduanya. Iman tersebut berwujud CAHAYA KEPERCAYAAN kepada satu Tuhan dengan persaksian yang nyata. Dengan Iman tersebut, mahkluk Ciptaan Tuhan yang disebut dengan Manusia akan menunjukan kelebihannya di bandingkan dengan mahkluk-mahkluk lain. Malaikat dan Iblis sudah pernah berbicara langsung dengan Tuhan, sang Malaikat yang di ciptakan dari Cahaya Murni, cahaya yang apabila di sentuh tidak akan membakar sedangkan Iblis yang di Ciptakan dari Cahaya Panas (Api), Cahaya yang apabila di sentuh akan membakar. Dengan cahaya Murni tersebut Bangsa Malaikat menjadi makhluk yang paling taat di antara mahkluk lainnya sedangkan Iblis yang tercipta dari api menjadikan mereka sebagai mahkluk yang pembangkan di antara mahkluk lainnya. Tetapi manusia lain di antara yang lain, manusia di ciptakan dari Tanah, sebuah elemen yang selalu di injak dan paling rendah tetapi keistimewaannya, manusia yang menjadikan Iman sebagai Imam atas akal dan nafsunya bisa mempercayai TUHAN ITU ADA WALAUPUN MANUSIA TERSEBUT TIDAK PERNAH BERBICARA DENGAN TUHAN. Itulah salah satu keistimewan manusia yang menggunakan Iman-nya sebagai Imam atas akal dan nafsunya di bandingan dengan kedua makhluk yang di paparkan disini. Ingat! Hanya manusia yang menggunakan Iman-nya sebagai Imam atas akal dan nafsunya saja, bukan manusia yang menjadikan akalnya sebagai Imam atas nafsunya atau Nafsunya yang menjadi imam atas akalnya. Lahirnya Iman dari Akal dan Nafsu dalam pengenalan diri pada sang pencipta melalui tahapan-tahapan sebagai berikut :  Sopan Santun yang mesti di jaga dalam setiap detik nafas yang berhembus. Baik itu sopan santun kepada sesama ( Habbul Minananas ) maupun sopan santun kepada Allah ( Habull Minalla ).  Amal Sunnah yaitu mengerjakan ibadah atau perbuatan yang bersifat sunnnah, yaitu perbuatan yang apabila di kerjakan mendapat pahala dan apabila tidak di kerjakan tidak mendapat dosa atau pun Pahala.  Amal Fardhu yaitu mengerjakan Ibadah atau perbuatan yang bersifat wajib. Apabila di kerjakan maka mendapat pahala tetapi apabila tidak di kerjakan akan mendapat dosa.

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 12

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
 Iklash yaitu semua perbuatan atau pekerjaan yang telah di lakukan baik itu sopan santun, amal sunnah atau pun amal fardhu di dasari oleh ketulusan hati yang paling dalam, tidak mengharap apapun dari orang melainkan mengharapkan Ridah, Barakah, Anugerah dan Inayah dari Allah.  Yakin/Percaya/Iman. Apabila semuanya telah di kerjakan dengan Tulus Iklash maka otomatis akal dan nafsu akan melahirka Iman yang menjadi Imam bagi keduanya untuk mengenalkan diri kiti kepada Tuhan yang maha Esa. Selain akal dan nafsu, terdapat pula suatu yang lebih awal dari akal yaitu ilmu. Seseorang yang menggunakan kekuatannya berupa akal serta otak dan hati menjadi mekanismenya maka manusia tersebut akan menemukan sebuah konsep berupa ilmu pengetahuan tentang siapa dirinya dan siapa yang menciptakannya. Ilmu tidak begitu saja berada dalam akal dan bersarang dalam otak dan hati sebagai penyimpanan utamanya melainkan harus di cari dimana pun langkah berpijak. Semakin banyak pengalaman hidup yang di hadapi maka semakin banyak pula ilmu yang di dapatkan sehingga seseorang yang menggunakan akal dan nafsunya dengan ilmu tersebut dan mengolahnya dalam iman atau hati yang percaya maka akan semakin bertambalah pengetahuannya. Dengan Ilmu seseorang dapat menjadi pemimpin atas orang lain sehingga terciptalah sebuah tatanan manusia yang beriman dan bertaqwa kepada satu Tuhan saja, bukan dengan tuhan-tuhan yang di ciptakan sendiri lalu di sembah lagi sendiri bahkan orang lain pun menyembahnya, bukankah hal itu merupakan sebuah kebodohan yang di biarkan? Berdasar kepada filsafat-filsafat yang kafirlah orang-orang yang mempertuhankan sesuatu lebih dari satu Tuhan. Dalam tulisan saudara H.M Nur Abdurrahman menggambarkan bagaimana seseorang yang dengan ilmunya dapat mengetahui sesuatu yang mungkin atau banyak orang tidak mengetahuinya yaitu satu pertanyaan, bahasa apakah yang di gunakan Allah untuk berkomunikasi dengan para Malaikat, Nabi Adam dan segala mahkluk yang berada di langit? Dalam hal ini H.M Nur Abdurrahman menulis sebagai berikut :

ُ َ َ ۡ ۡ ََ َ َ َ َ ‫َٔههى ءادو لۡلَطًآء كههَٓا ثُى َزضَُىۡ َهَٗ لنًهَ ٰـٓٮكح فَمَال أَ َۢثِـ َُِٕٗ تِأَطًآء‬ َ ِ َِ َ ۡ َ َ َ َ ‫ه‬ ِ َ ۡ ُ )ٖٔ ‫َْ ٰـٓؤَء إٌِ كُرُىۡ ص ٰـدلِيٍ (البَقَزة‬ َ ِ َ َ َُِٓ
Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!" ( Sapi Betina/Al Baqarah : 31 ) And He taught Adam the names of all things; then He placed them before the angels, and said: "Tell me the names of these if ye are right." (The Cow/Al-Baqarah : 31 Ada dua tujuan utama Allah menjarkan Adam nama-nama tiap-tiap sesuatu. Pertama, untuk menujukkan kepada para Malailat kelebihan Adam atas malaikat, karena malaikat meragukan Adam sebagai makhluq dari jenis manusia untuk menjadika khalifah di

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 13

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
atas bumi. Kedua, sebagai bakal khalifah, Allah perlu mempersiapkan Adam menjadi sumberdaya manusia yang handal. Adam sebagai manusia yang mempunyai ruh, maka di samping mempunyai naluri mempertahankan diri (dari segi ini terletak persamaan manusia dengan binatang), kepada Adam Allah memberikan mekanisme bagi ruh yang disebut Qalb untuk berdzikir dan berpikir. Dari segi inilah diperlukan bahasa, karena tanpa bahasa orang tidak dapat berdzikir dan tidak dapat berpikir. Adam perlu diajari nama-nama tiap-tiap sesuatu dalam konteks tugasnya sebagai khalifah. Timbullah pertanyaan, yaitu Allah mengajarkan Adam nama-nama itu dalam bahasa apa?

ُ َ ۡ )ٗ-ٍٔ‫لنزهدً ٰـٍ َههى لنمُزءاٌ خهَك لۡلَظ ٰـٍ َههًُّ لنثَيَاٌ ( لنزهدً ٰـ‬ َ ۡ َ َ َ َ ِۡ َ َ َ َ ۡ ۡ َ َ ُ َ ۡ
(Tuhan) Yang Maha Pemurah, Yang telah mengajarkan al Quran. Dia menciptakan manusia. Mengajarnya pandai berbicara. ( Yang Maha Pemurah/Ar Rahmaan : 1-4 ) The Most Gracious! It is He Who has taught the Qurán. He has created man: He has taught him an intelligent speech. (The Most Gracious/Ar-Rahmán 1-4 ) Al-Bayan yang di bentuk oleh akar kata yang terdiri dari 3 huruf yaitu Ba, Ya, dan Nun, bermakna cara untuk ekspresi yang terkandung dalam Qalb, bahasa yang jelas. Ketika huruf tersebut menurunkan kata Mubilyn dalam ayat berikut :

ََ َ َ ِ ‫ه‬ )ٔٓٗ ‫إٌِ لنهذيٍ َ ي ُۡؤيٌُُٕ تِـَايَ ٰـد لَّلِ َ يََۡ ديَى لَّلُ ٔنَُٓىۡ َذابٌ أَنِيى (الىّحل‬ َ ِ ٌ َ ‫ِ ه َ ِ ُِ ه‬
Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (Al Quran), Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka dan bagi mereka azab yang pedih. ( Lebah/An Nahl : 104 ) Those who believe not in the Signs of Allah,- Allah will not guide them, and theirs will be a grievous Chastisement. (The Bee/An-Nahl : 104 )

( ٍ‫ََشل تِّ لنزُّ ٔح لۡلَييٍ َهَٗ لَ ۡهثِك نِرَكٌٕ يٍ لنًُذريٍ تِهِظاٌ َزتِٗ يثِي‬ ٰ َ ُ ِ ۡ ُ ِ َ َ ٍ ً۬ ُّ ً۬ َ َ ٍ َ َ ِ ِ ُ ۡ َ ِ َ ُ َ )ٔ٣٘-ٔ٣ٖ‫الشعزاء‬ َ َ ُّ
dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas. ( Penyair/Asy Syu'araa' : 103-105 ) With it came down the Truthful Spirit- To thy heart, that thou mayest admonish. In the perspicuous Arabic tongue. (The Poets/Ash-Shuàráa 103-105)

ُ َ َ )ٕ ‫إَِهآ أََش ۡنَُ ٰـُّ لُزءلَا َزتِ ً۬يّا نهعههكىۡ ذ َۡعمِهٌُٕ ( یُوسف‬ َ ُ َ َ َ ۡ
Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya. ( Nabi Yusuf/Yusuf : 2 )

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 14

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
We have sent it down as an Arabic Qurán, in order that ye may learn wisdom. ( Joseph/Yüsuf :2) Dari ayat-ayat (55:1-4), (16:104), (26:193-195) dan (12:2) dengan mempergunakan akal ( dari ‘Ain, Qaf, Lam, ‘Aqala artinya menganalisisi dan mensintesis ) dapatlah di simpulkan : Allah Yang Maha Pemurah Menciptakan manusia, khusunya kepada Adam, Allah mengajarkan kepadanya Al-Bayan, yaitu Bahasa yang jelas, yaitu Bahasa Arab. Jadi Nabi Adam Alaihissalam memakai bahasa Arab. ( sumber : Tulisan H.M Nur Abdurrahman yang berjudul “ Nabi
Adam AS Memakai Bahasa Apa? “ dengan sedikit perubahan )

*****

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 15

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA MENGENAL HATI, RUMAH BAGI IMAN

Apakah anda mengetahui letaknya hati dalam tubuh kita itu dimana? Hati disini bukanlah hati yang disebut dengan liver yang merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh kita, berwarnah kemerah-merahan di bagian atas rongga perut yang berguna untuk mengambil sari-sari makanan dari darah dan menghasilkan empedu. Tetapi hati disini adalah tempatnya Iman bercahaya, sebuah kepercayaan akan adanya Wujud Tuhan yang Nyata. Tempatnya hati ada di jantung kita, tepatnya tepat pada denyutan jantung yang menjadi pusat peredaran darah keseluruh tubuh. Coba letakkan tanganmu di dada, jantung itu terletak di rongga sebelah atas dan anda akan merasakan denyutannya. Dalam denyutan itulah tersimpan Rahasia Di Balik Rahasia. Setiap makhluk yang bernyawa pasti mempunyai jantung untuk mempompa darah keseluruh tubuh. Tahukah anda betapa penting dan istimewanya hati ini? Tepat pada tempat yang berdenyut itu adalah salah satu dari 4 Dzikir kita sebagai mahkluk yang berNYAWA selama HIDUP itu belum kembali kepada Tuhan. 4 Dzikir tersebut adalah sebagai berikut :  Dzikir Tubuh  Dzikir Hati  Dzikir Nyawa  Dzikir Rahasia : : : : yang selalu di ucapkan dalam hati yang selalu terucapkan dalam hati alias denyut jantung adalah hembusan nafas yang keluar masuk di mulut adalah hembusan nafas yang keluar masuk di hidung

Dan tepat pada tempat berdenyut tersebut terukir pula sebuah nama yang Pemiliknya adalah pemilik Hidup ini. Tuhan yang Esa, Tidak ada Tuhan kecuali Dia. Lakukanlah sebuah peneletian bagi anda yang bekerja atau bagi anda yang notabene sebagai mahasiswa di bidang kesehatan dengan memeriksa jantung teman anda. Pasti di dalam jantung itu akan terlihat sebuah tulisan yang beralamatkan nama Tuhan Pencipta Semesta ini yaitu Allah Azza Wa Jalla. Seperti yang terlihat pada gambar di bawa ini.

Rasulullah SAW bersabda, "Ingatlah, dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging. Kalau segumpal daging itu baik, maka akan baiklah seluruh tubuhnya. Tetapi, bila rusak, niscaya akan rusak pula seluruh tubuhnya. Segumpal daging itu bernama qalbu/hati!" (HR. Bukhari dan Muslim). Dan Imam Al-Ghazali menggolongkan hati dalam 3 jenis yaitu :

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 16

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
I. Hati yang shahih (sehat) yaitu hati yang di miliki oleh orang-orang yang dapat memilih setiap rencana dan tindakan dengan bijak sehingga membuatnya dapat merancang hidup dengan penuh perhitungan yang jitu. Berhati-hati dalam memutuskan setiap langkah yang di ambilnya untuk mendapatkan keuntungan di dunia dan akhirat. Seorang yang memiliki hati yang sehat dia akan semakin mengenal Allah dengan Iman yang bercahaya terang sekali pun orang tersebut mendapatkan kemuliaan di dunia yang begitu banyak dari lingkungannya tetapi ketika menghadap Tuhan dalam shalat, dia selalu berusaha untuk merendah dengan tersungkur sujud yang sempurna. Itu di karena sebuah kesadaran yang mengakui bahwa sesungguhnya semua ada dalam hidupnya adalah milik Allah dan akan kembali kepada Allah. II. Hati yang Marid (sakit) yaitu hati yang di miliki oleh orang-orang yang terlalu cengeng dan manja dalam menjalani hidup ini. Yaitu orang-orang yang selalu mengeluh dan meminta kepada Allah tanpa harus berusaha. Apabila keluhan atau permintaannya tidak atau belum di kabulkan Allah, dia balik memusuhi Allah. Hati yang memerintah otak untuk bertindak tidak wajar dalam menjalani hidup ini, ingin selalu mengikuti nafsunya untuk menguasai hidupnya dengan sempurna. III. Hati yang mati (mayyit) yaitu hati yang di miliki oleh orang-orang yang berdarah dingin, betul-betul tidak mempunyai hati sedikitpun. Seperti orang-orang yang menghilangkan nyawa orang lain dengan mudah dan tidak merasa terbebani sedikitpun. Orang yang angkuh dan tidak mau menerima kenyataan bahwa dia hanya seorang manusia sama dengan manusia lain tetapi karena keangkuhannya seakan-akan dia ingin menjadi Tuhan atas manusia yang lain. Islam yang mengajarkan tentang ketauhidan Tuhan merupakan satu-satunya agama yang bekembang pesat di dunia ini. Sekali pun orang-orang yang memusuhinya dengan alasan agama yang mengajarkan tentang permusuhan yang berdalih Jihad Fisabilillah tidak membuat agama ini punah di akhir zaman yang seperti kita saat ini. Setiap hari banyak orangorang mengucapkan dua kalimat syahadat ( ). Hal itu di karenakan dalam hati mereka tidak menemukan sebuah ketenangan jiwa yang sebenarnya. Walau bagaimanapun keinginan yang lahir dalam hatinya untuk menggapai sesuatu tercapai namun tetap saja hati akan merasaka kesepian akan hadirnya Iman yang bercahaya karena hanya dengan Iman, hati seseorang menjadi tentram, sebagaimana firman Allah Azza Wa Jalla berikut :

ۡ ُّ َ ۡ ‫ه‬ ُّ ِ َ ۡ َ ْ َ َ َ ِ ُ‫لنهذيٍ ءايُُٕا ٔذًَۡٮٍ لُهُٕتُُٓى تِذكز لَّلِ أََ تِذڪز لَّلِ ذًَۡٮٍ لنمُهُٕب‬ ِ ۡ ِ َ ۗ‫ِۡ ِ ه‬ ِ )ٕ٢ ‫(الزعد‬ ّ
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. ( Guruh/Ar-Ra‟d 28 )

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 17

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
“Those who believe, and whose hearts find satisfaction in the remembrance of Allah; for without doubt in the remembrance of Allah do hearts find satisfaction. (The Thunder/Al-Ràd : 28 ) Bila seseorang yang telah mengenal Tuhannya dengan baik maka hatinya akan merasa tentram, segala ujian hidup yang di berikan kepadanya di hadapinya dengan penuh dengan kesabaran yang tinggi. Sesungguhnya ujian hidup atas setiap pribadi itu adalah alat ukur Tuhan untuk mengetahui keimanannya dalam kenyataan dan untuk menjadi guru bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Ujian ini pun menyusuaikan diri dengan orang yang merasakannya yaitu ujian dapat menjadi bencana untuk mengahzab bagi orang-orang yang tidak beriman tetapi ujian dapat menjadi cobaan sebagai rasa kasih sayang Tuhan kepada orang-orang yang beriman. Ada banyak sekali ujian yang di ciptakan Tuhan, baik itu cobaan yang berbentuk dengan kebahagiaan yang akan menunjukkan apakah dia pandai untuk bersyukur atau dengan tangisan yang akan menunjukkan apakah dia pandai untuk bersabar. Kesatuan Iman yang terdapat dalam hati terdiri dari 3 pilar utama, setiap pilar memiliki cahaya yang mesti di jaga agar Iman tersebut tidak tersesat dalam teori konsep pandangan tentang pengenalan diri kepada sang pencipta. Apabila salah satu dari cahaya dari ketiga pilar tersebut tidak bersinar maka tidak sah lagi pengenalan dirinya kepada Tuhan karena cahaya-cahaya dalam ketiga pilar tersebut wajib di miliki oleh setiap manusia untuk memperkenalkan dirinya kepada Tuhan dan untuk mengenal Tuhan yang selama ini dia sembah. Ketiga pilar tersebut adalah sebagai berikut :  Rukun Islam Yang Terdiri Atas : 1. Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah 2. Mendirikan shalat lima waktu 3. Menunaikan kewajiban zakat 4. Puasa pada Bulan Ramadhan; dan 5. Pergi menunaikan ibadah haji ke Makkah bila mampu

1. 2. 3. 4.

5. 6.

 Rukun Iman Yang Terdiri Atas : Beriman kepada Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang patut di sembah Beriman kepada Malaikat-malaikat Allah sebagai pelayan setia-Nya Beriman kepada Kitab-kitab yang telah di turunkannya yaitu Taurat, Zabur, Injil ( bukan BILBE atau AL-KITAB atau GOSPEL atau yang lainnya ) dan Al-Qur’an Beriman kepada Nabi dan Rasul yang di utusnya ( kecuali kepada Jim Caviezel yang merupakan aktor pemeran Yesus Kristus dalam film The Passion Of the Christ. Jim Caviezel alias Yesus Kristus adalah Isa Al-Masih tetapi Jim Caviezel alias Yesus Kristus bukan sekali-kali Isa Al-Masih ) Beriman kapada hari akhir sebagai hari perhitungan setiap nafas yang di hembuskan selama hidup di dunia. Beriman kepada beriman kepada takdir, baik itu takdir yang baik ataupun takdir yang buruk.

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 18

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
 Rukun Ihsan Yaitu : 1. beribadah kepada Allah seakan-akan kita melihatnya, jika tidak melihatnya maka sesungguhnya Dia Maha Melihat setiap detik nafas yang kita hembuskan.
( Sumber : Hadits Nabi Muhammad Shallau Alahi Wasalam yang di riwatkan oleh Imam Muslim )

*****

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 19

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA MANUSIA YANG MERUPAKAN PERWUJUDAN DARI PRIBADI NYAWA

Manusia terdiri dari tulang yang berbungkus kulit dan berisi gading dan darah. Di dalam raga manusia terdapat 4 unsur utama yaitu tanah, air, api dan angin, keempat unsur tersebut memberikan sifat lembab, sejuk, panas dan kering serta senantiasa bergantung kepada unsur lain yang terdapat dalam alam ini. Tubuh manusia pun membentuk sebuah nama yang beralamatkan kepada sosok Pribadi yang selalu di rindukan oleh setiap orang yang percaya kepadanya yaitu Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasalam. Nama Muhammad yang terdapat dalam tubuh manusia adalah sebuah ciptaan yang mutlak untuk di percaya sebagai bahan perenungan setiap individu untuk mengenal dirinya sendiri dan mengenal siapa yang telah menciptakannya. Dari kepala sampai dengan kaki manusia memiliki 4 unsur yang sudah disebutkan di atas dan hal ini amat sangat erat kaitannya dengan kata MUHAMMAD yang juga memiliki 4 huruf. Hal ini bukanlah kebetulan saja tetapi ini adalah sebuah kenyataan yang patut di patenkan agar semua manusia yang menggunakan akal dan nafsunya di tempatnya masingmasing sehingga terlahir sebuah Iman yang percaya bahwa dialah cahaya dari sinar Pribadi Tuhan yang Esa. Perhatikanlah gambar di bawah ini :

Gambar pertama adalah kerangka manusia yang terdiri dari 4 huruf tadi, yaitu Mim, Ha, Mim dan Dal. Hal ini merupakan sebuah wadah untuk lebih mengenal diri kita sendiri sebagai mahkluk yang spesial di antara makhluk yang lain tetapi ingatlah saudaraku, janganlah merusak kespesialan kita ini. Gambar yang kedua adalah gerekan utama dalam shalat. Shalat secara Bahasa (Etimologi) berarti Do'a. Sedangkan secara Istilah/Syari'ah (Terminologi), shalat adalah perkataan dan perbuatan tertentu/khusus yang dibuka/dimulai dengan takbir (takbiratul ihram) diakhiri/ditutup dengan salam. Hukum shalat adalah WAJIB bagi setiap muslim yang sudah baligh sedangkan fungsi shalat sendiri adalah memperkenalkan diri kita kepada Allah. Yaitu, seseorang yang sudah khusu’ dalam shalatnya maka dia akan mengetahui fungsi utama shalat yaitu siapa yang menyembah dan siapa yang di sembah. Jika hal itu sudah di mengerti

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 20

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
makan otomatis sempurnalah manusia tersebut dalam pengenalan dirinya kepada Sang Pencipta. Sesungguhnya waktu seorang manusia paling dekat dengan Penciptanya adalah shalat dan waktu yang paling utama yaitu saat seseorang tersebut sedang bersujud kepada Tuhannya. ( Prihal sujud akan di jelaskan dalam gambar selanjutnya ). Shalat juga merupakan sebuah wadah penyembahan seorang hamba kepada Tuhan yang sangat istimewa karena dalam shalat manusia melakukan gerakan-gerakan yang dapat menenangkan jiwa dan raga. Hal ini di karena seorang hamba yang sedang memperkenalkan dirinya sebagai seorang Ciptaan Tuhan, membuang semua masalah yang di alaminya di luar aktifitas shalatnya. Maka seorang hamba tersebut tenggelam dalam lautan spiritual seperti seorang yang tertidur nyenyak sambil bermimpi indah untuk melampiaskan rindunya kepada seorang yang di cintainya dan tanpa terbebani dengan urusan yang lain. Gambar yang ketiga yaitu bentuk sujud yang membentuk lafadz/nama MUHAMMAD yang merupakan sebuah pengrendahan diri kepada Pribadi Hidup yang memberi kehidupan kepada semua mahkluk ciptaan-Nya. Hal ini juga menandakan bahwa raga yang sujud itu di imami oleh Nabi Muhammad shalallahu alahi wasalam sebagai pemimpin setiap individu yang bersujud karena takutnya kepada Tuhan yang di sembah dari zaman Adam sampai saat ini dan bahkan sampai kapanpun juga. Allah Azza Wa Jalla berfirman tentang hal ini sebagai berikut :

)ٔٓ١ ‫ٔيآ أَرط ۡهَُ ٰـك إَِ ردًح نِّ ۡهع ٰـهًَيٍ ( ا ٴوبیَاء‬ ‫َ َ ۡ َ َ ه َ ۡ َ ً۬ َ ِ َ ال‬
Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. ( Nabi-Nabi/Al-Anbiyaa‟ : 107 ) We sent thee not, but as a Mercy for all creatures. ( The Prophets Al-Anbiyáa : 107 ) Nabi Muhammad yang pada awal tulisan ini merupakan Pribadi Nyawa yang menyatakan tentang ketauhidan Tuhan dan Tuhan pun bersaksi atas kerasulannya pada kalimat syadahat yang kedua. Maka Maha Benarlah Allah yang mengutus Nabi Muhammad untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam khususnya disini bagi manusia sebagai jalan lurus untuk mengenal siapa yang menyembah dan siapa yang di sembah. Nama MUHAMMAD tidak dapat terpisahkan dari ALLAH karena jalan untuk mengenal Allah adalah melalui Kerasulan Muhammad. Pengenalan diri kepada sang Pencipta terdiri dari tiga golongan atau tahap yaitu : 1. Secara Umum yaitu Raga manusia yang terdiri dari tulang yang berbungkus kulit dan berisi dengan daging dan darah membentuk nama MUHAMMAD. 2. Secara menengah yaitu saat seorang Manusia yang shalat untuk menyembah kepada Satu Tuhan membentuk Nama AHMAD yang mana Nama AHMAD ini terdiri atas 4 huruf yang melambangkan 4 unsur utama dalam diri manusia yaitu :  Dalam keadaan berdirinya seorang hamba dalam shalat membentuk huruf Alif yaitu Udara yang bersifat kering.

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 21

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
 Dalam keadaan ruku‟nya seorang hamba dalam shalat membentuk huruf Ha‟ yaitu Api yang bersifat panas.  Dalam keadaan sujudnya seorang hamba dalam shalat membentuk huruf Mim yaitu air yang bersifat sejuk.  Dalam keadaan Duduk di antara dua Tahiyat seorang hamba dalam shalat membentuk Huruf Dal yaitu Tanah yang bersifat lembab. 3. Secara Khusus yaitu saat seorang manusia dalam keadaan Sujud baik itu sujud dalam shalat bagi orang-orang yang menyembah satu Pribadi Tuhan maupun sujudnya seorang karena rasa syukurnya kepada Tuhan. Sujud membentuk nama MUHAMMAD yang hakekatnya kembali pada diri manusia sendiri yang berbentuk nama MUHAMMAD. Ketika seorang hamba bersujud kepada Tuhan-nya maka merendahlah semua anggota badannya yang terdiri atas 7 bagian yaitu kening, kedua telapak tangan dan kedua kaki. Hal ini pula mengajari manusia siapa dirinya yang sebenarnya, makhluk yang di ciptakan dari kerendahan dan mendapat kemuliaan dengan kekuatannya yaitu dengan menempatkan Akal dan Nafsu di tempatnya masing-masing dan saling bergantian menjadi Imam dan Ma’mum sehingga terlahirlah Imam baru yaitu Iman atau kepercayaan tentang KETAUHIDAN TUHAN. *****

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 22

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA MENGENAL KA’BAH SEBAGAI KIBLAT MAKHLUK DI BUMI
Seorang yang shalat pasti menghadap kearah Ka’bah yang terdapat di kota Makkah Saudi Arabia. Ka’bah yang merupakan kiblat utama setiap muslim adalah sebuah bangunan yang di tinggikan oleh Nabi Ibrahim alahissalam dengan Nabi Ismail Alahissalam yang saat itu Makkah masih berupa padang pasir tandus yang tidak berpenghuni. Namun ketika terdapat sumur Zam-zam, daerah tandus tersebut di huni oleh orang-orang yang berdagang kesemua negeri yang ada di sekitarnya. Ada yang menetap disitu ada pula yang menjadikannya sebagai tempat tinggal sedekar untuk melepas lelah dari perjalanan yang jauh dan panjang. Ka’bah yang telah di klaim oleh umat muslim sebagai pusat dunia dengan penelitian ilmiah yang dapat di pertanggung jawabkan kepada semua kalangan. Ka’bah sendiri berasal dari kata “ Ka‟bu “ yang berarti Mata Kaki atau tempat kaki berputar bergerak untuk melangkah. Sebagaimana yang telah tertulis dalam Al-Qur’an Surah Al-Maidah : 6 dengan istilah Ka’bain yang berarti dua mata kaki dan pada ayat selanjutnya yaitu ayat 95-96 disebutkan Ka’bah yang berarti mata bumi atau sumbu bumi. Lalu mengapa Ka’bah menjadi kiblat shalat bagi kaum Muslim? Tentunya kita semua mengetahui bahwannya Ka’bah adalah pusat bumi yang mempunyai hubungan erat dengan pusat langit yang terdapat di Arasy. Ka’bah yang sudah ada sebelum manusia di ciptakan merupakan sebuah bangunan yang menjadi kiblat bagi para Makhluk Allah yang berdiam di bumi. Ketika manusia di ciptakan dan akhirnya sampai pada zaman Nabi Ibrahim dan Nabi Ismal maka kedunya membangun kembali Ka’bah tersebut untuk umat manusia sebagaimana Firman Allah pada surah Ali Imran : 96 sebagai berikut :

ً۬ ٍ‫إٌِ أَٔل تَ ۡيد ٔضع نِهُهاص نَههذٖ تِثَكحَ يثَاركا ُْٔ ً۬دٖ نِّ ۡهع ٰـهًَي‬ َ ِ َ َ ِ ُ ٍ ً۬ َ ‫ه ه‬ ِ ِ َ َ ُ ‫ه‬ )٣ٙ ‫( آل عمزان‬ َ ِ
Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. ( Keluarga Imran/Ali Imran : 96 ) The first House (of worship) appointed for men was that at Bakka: Full of blessing and of guidance for all the worlds ( The Family Of Ìmrán/Al-Ìmrán : 96 ) Keistimewaan Ka’bah apabila di lihat dari luar angkasa maka bagunan ini akan terlihat bercahaya dari sana. Hal ini pun sudah di buktikan oleh orang-orang kafir yang telah berhasil mencapai ruang angkasa tersebut. Silahkan lihat gambar di bawah ini :

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 23

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA

Gambar yang terlihat di atas adalah gambar kedua masjid yang terdapat di negara Saudi Arabia yaitu Masjidil Haram dan Masjidil An-Nabawi. Gambar tersebut di ambil oleh satelit NASA milik Amerika Serikat. Terlihat pada gambar tersebut hanya area masjid Haram dan Nabawi saja yang bercahaya sedangkan bangunan-bangunan di sekitarnya tampak seperti biasa saja. Hal ini membuktikan bahwasannya Ka’bah yang terletak di tengah-tengah Masjidil Haram merupakan sebuah objek yang istimewa di muka bumi ini. Hal ini semakin membuktikan bahwasannya Ka’bah-lah yang menjadi pusat dunia bukan di Inggris yang menjadi patokan waktu 00:00 untuk semua kawasan dunia. Bahkan pemerintah Saudi telah membangun jam Raksasa untuk membuktikan kepada dunia tentang keistimewaan Ka’bah sebagai pusat bumi.

Dan bahkan Ka’bah yang berarti MATA KAKI dapat di buktikan dengan melihat bentuk peta dunia yang menyerupai manusia yang mana Ka’bah tepat pada mata kakinya. Gambar tersebut menyerupai manusia yang seperti turun dari atas gunung yang tinggi, sebuah tempat dekat dengan langit yang menandakan bahwasannya memang benar adanya Ka’bah ini adalah bangunan yang menjadi pintu munuju deminsi alam akhirat. Dimensi tersebut membawa setiap energi yang terlahir dari putaran tawaf orang-orang yang beribadah di Makkah. Ingat! Seorang muslim juga yang sedang shalat sesungguhnya juga sedang bertawaf

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 24

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
karena gerakan shalat yang di lakukan setiap hari tersebut membentuk sebuah lingkaran 360 0. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat kedua gambar berikut ini :

Jumlah shalat yang 0 ini sudah tertulis dalam kitab Suci Al-Qur’an, namun sayang ayatnya hanya bisa di lihat oleh mereka yang menggunakan akalnya untuk berfikir dalam mencari kebenaran. Tetapi disini penulis mencoba untuk membantu, silahkann baca dan berusahalah mengerti ayat di bawah ini.

ً۬ ُ ۖ ً۬ ‫أَنَىۡ ذَز أٌَ لَّلَ يُظثِّخ نَُّ ۥ يٍ فِٗ لنظً ٰـٕلخ ٔلۡلَرض ٔلنۡه ۡيز ص ٰـٓفه ٰـد كم لَ ۡد‬ ُ َ ‫َ ه ه‬ ٍ َ ُ َ ِ ۡ ۡ َ ِ َ َ‫ه‬ َ ََ َ َ )ٗٔ‫َهِى صَلذَُّ ۥ ٔذَظثِيذُّ ۗۥ ٔلَّلُ َهِي ُۢى تًِا يَ ۡفعهٌُٕ ( الىُّور‬ َ َ َ َ ‫َ ۡ َ َ ه‬
Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. ( Cahaya/An-Nur : 41 ) Seest thou not that it is Allah Whose praises all beings in the heavens and on earth do celebrate, and the birds (of the air) with wings outspread? Each one knows its own (mode of) prayer and praise. And Allah knows well all that they do. ( Light/An-Nur : 41 ) Manusia shalat sebagaimana yang kita ketahui bersama membentuk 0. Bumi dengan rotasinya melakukan shalat sebanyak satu rakaat dengan jumlah sudut 0. Burung yang terbang shalat dengan dua rakaat kepakkan dua sayapnya membentuk 1 0 1 0 0.

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 25

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Pada pembahasan sebelumnya sudah di ketahui bahwasannya Ka’bah merupakan sebuah bangunan yang di tinggikan oleh Nabi Ibrahim dan Ismail Alaihis Salam yang sebelumnya bangunan ini sudah ada sebelum manusia di ciptakan. Tentunya tidak hanya manusia saja yang setiap hari bertawaf di bangunan tersebut tetapi para Malaikat suci pun ikut bertawaf mengangungkan kebesaran Allah. Hal ini di buktikan pada suatu kejadian tahun 2008 tentang vidoe Malaikat yang turun dari langit dan berada di atas Ka’bah yang menambah keyakinan orang-orang yang melihat keajaiban ini.

Di area Ka’bah juga terdapat sebuah keajaiban yang lainnya, tentunya semua orang pernah mendengar tentang Sumur Air Zam-zam. Air yang penuh dengan mukjizat bagi siapa saja yang meminumnya dan percaya kepada Allah akan khasiat yang di milikinya. Pernah di lakukan penelitian yang di perintahkan oleh Raja Faisal untuk membuktikan kebenaran sumur tersebut dari fitnah-fitnah yang dzalim. Sumur tersebut memiliki ukuran kurang lebih 5x4 meter dengan kedalaman 30 met er, diameternya berkisar antara 1,46-2,66 meter. Air zam-zam tersebut memancarkan air sebanyak 11-18 liter perdetik, jadi setiap menit menghasilkan 660 liter air. Dalam hasil penelitian dari pihak Saudi maupun penelitian dari pihak Eropa mengatakan bahwasannya air Zam-zam ini mengandung Fluorida yang berfungsi untuk membunuh kuman. Lalu perbedaan air Zamzam dibandingkan dengan air sumur lain di kota Mekah dan Arab sekitarnya adalah dalam hal kuantitas kalsium dan garam Molekul Air Zam-zam Seperti Permata Berlian magnesium. Kandungan kedua mineral itu sedikit lebih banyak pada air zamzam. Itu mungkin sebabnya air zamzam membuat efek menyegarkan bagi jamaah yang kelelahan.

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 26

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Sungguh ini adalah sebuah keajaiban yang petut untuk di renungkan oleh setiap manusia agar dia bisa mengetahui siapa dirinya dan siapa yang menciptakannya. Dengan melihat keajaiban, seseorang bisa menyadari akan kekuasaan Allah namun hal itu tidak berlaku bagi mereka yang keras hatinya kecuali Allah berkendak untuk meluluhkan hatinya dengan tanda-tanda yang melebihi tanda-tanda sebelumnya. Betapa tidak ajaib? Selama ribuan tahun sumur ini terus mengeluarkan air tanpa hentinya-hentinya dan tidak pernah kering pula sedangkan sumur-sumur yang ada di sekitarnya kering tanpa ada air setetespun. Semur-sumur yang ada di sekitarnya memang sangat wajar kering karena daerah ini hujan turun hanya dua kali selama setahun tetapi hal itu tidak berlaku bagi Air Zam-zam ini. Air zamzam adalah (berguna) untuk apa yang peminumnya inginkan. Kalau seseorang minum supaya disembuhkan (dari penyakit), Allah akan menyembuhkannya. Jika seseorang meminumnya supaya kenyang, Allah akan membuatnya kenyang. Dan bila seseorang meminumnya untuk menghilangkan dahaganya, maka Allah akan menghilangkannya. (HR Ahmad dan Ibnu Majah). Kedalaman 17 meter kebawah selanjutnya, sumur ini menembus lapisan batuan keras yang berupa batuan beku Diorit. Batuan beku jenis ini (Diorit) memang agak jarang dijumpai di Indonesia atau di Jawa, tetapi sangat banyak dijumpai di Jazirah Arab. Pada bagian atas batuan ini dijumpai rekahan-rekahan yang juga memiliki kandungan air. Dulu ada yang menduga retakan ini menuju laut Merah. Tetapi tidak ada laporan geologi yang menunjukkan hal itu. *****

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 27

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA PENGENALAN DIRI KEPADA TUHAN MELALUI ALAM

Alam di ciptakan Tuhan untuk tempat kediaman bagi mahkluk ciptaan-Nya maka akan sangat tidak pantas bagi mahkluk ciptaan-Nya yang tinggal di alam ini tidak mengenal siapa pemiliknya. Seperti seorang yang bertamu bahkan menumpang menginap entah beberapa hari tidak mengetahui siapa pemilik rumah tersebut. Tentunya kita akan bertanyatanya siapakah pemilik alam ini? Jawabanya sudah pasti Allah Azza Wa Jalla, sang Pribadi Hidup yang hanya satu dan tidak ada pemilik hidup selain Dia. Di seluruh alam yang luas ini tidak sedikit tanda yang Dia berikan kepada mahklukmahkluk-Nya yang di ciptakan dengan otak untuk berfikir akan maksud dari tanda-tanda tersebut. Dia menuliskan nama-Nya yang Agung di setiap penjuru alam ini bagi siapa yang ingin mengenal dirinya sendiri dan pribadi Tuhan yang menciptakannya. Dengan alam kita dapat mengenal Sang Pencipta lebih dekat lagi karena pada umumnya para pendahulu kita yaitu para nabi, rasul dan orang-orang shaleh lainnya mengenal Tuhan melalui alam. Seperti Nabi ibrahim yang mengenal Allah melalui bulan, bintang dan matahari. Nabi Nuh memperkenalkan Tuhan kepada umatnya melalui banjir bandang yang dahsyat. Nabi Sulaiman karena mengenal Allah dengan ketaatannya maka Angin pun tunduk atas perintahnya. Nabi Yunus mengenal Tuhan di dalam perut ikan ketika beliau di lempar ke laut. Nabi Muhammad yang menerima wahyu pertama di sebuah gua dan para ashabul kahfi yang tidur di dalam gua selama ratusan tahun; dan masih banyak lagi. Alam yang dapat menyediakan sarana untuk mengenal Tuhan adalah sahabat bagi mahkluk ciptaan Allah yang lain tetapi alam akan sangat marah sekali jika dirinya tidak di jadikan sarana untuk mengenal Allah melainkan hanya menjadi sarana untuk memperkaya diri dengan nafsu yang begitu jahat dan dzalim. Tidak sedikit contoh yang kita lihat selama ini akan keramahan alam kepada kita atau bahkan kemarahannya karena pribadi-pribadi yang tidak layak hidup bersamanya. Coba lihat beberapa gambar berikut yang merupakan keramahan alam kepada kita untuk memperlihatkan inilah jalan bagi kita untuk mengetahui siapa kita dan siapa yang menciptakan kita.

Gambar Peta Dunia Yang Berlafadzkan Nama ALLAH & MUHAMMAD

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 28

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Dunia ini di ciptakan Allah dengan sedemikian sempurna untuk kita sebagai mahkluk yang sah atas kekhalifaan. Manusia di berikan amanah untuk menggunakannya dengan sebaik-baiknya sebagai bekal untuk meraih kekelan di akhirat kelak bersama orangorang yang berhasil mencapai kesempurnaannya sebagai mahkluk ciptaan Tuhan. Dalam gambar di atas sangat jelas sekali dengan bahasa Allah memalui alam kita bisa mengenal siapa kita yang rendah ini dan siapa pemilik alam yang maha agung ini. Bentuk permukaan bumi ini ciptakan bukan tanpa sebab dan akibat. Semua yang ada di atas menandakan kita sebagai mahkluk yang berkuasa atas apa-apa yang terdapat di bumi ini harus mengetahui betul dimana jalan yang harus di tempuh. Tempat kita berpijak ternyata sudah ada yang punya, sebuah nama yang menandakan pemiliknya yaitu Allah. Dan Muhammad menandakan sebagai jalan yang lurus bagi seluruh isi dunia ini untuk membayar pajak tanah yang kita diami saat ini. Lalu dengan apakah kita harus membayarnya? Allah tidak butuh berbagai harta benda yang di lahirkan oleh bumi untuk membayar pajaknya karena semua itu adalah milik-Nya sendiri. Bagaimana bisa anda meminjam uang kepada seseorang lalu anda membayarnya dengan uang itu-itu juga? Cara kita membayarnya hanya dengan menjauhi semua laranganya dan menaati semua perintah-Nya.

Gambar Peta Dunia Yang Sedang Shalat

Shalat merupakan sebuah cara untuk mengenal diri kita dan kepada sang pencipta. Betapa penting shalat itu sehingga Tuhan menggambarkannya di dunia ini sebagai sebuah tanda bagi orang-orang yang berfikir. Sudahkan anda menyadarinya? Tentunya penulis tidak memaparkan tentang shalat lagi di bagian ini karena sudah di bahas di bagian sebelumnya. Bukan hanya keramahan alam yang menunjukan tanda-tanda kebesaran Allah yang terdapat di dunia ini tetapi kemarahan alam pun terdapat pula tanda-tanda kebesaran Allah untuk menjadi sebuah intropeksi diri kepada kita bahwa sesungguhnya kemarahan alam atas perintah Allah merupakan teguran bagi orang-orang yang beriman dan ahzab bagi orangorang yang mengingkari atas keberadaan Allah. Tsunami Aceh yang terjadi pada Hari Minggu 26 Desember 2004 merupakan salah satu kemarahan alam yang dahsyat sepanjang perjalanan dunia ini. Ada banyak sekali mukjizat yang di perlihatkan Allah kepada kita untuk memperingatkan bahwa kita ini hanyalah makhluk yang kecil yang sudah berani memerangi Tuhan dengan perang besarbesaran. Akan tetapi bagaimana pun segelintir orang-orang yang memerangi langit dengan berbagai konsep penolakan keesahan Tuhan atau dengan penolakan keberadaan Tuhan,

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 29

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
semua itu tidaklah dapat sampai kepada Tuhan bahkan Tuhan hanya menurunkan sedikit saja murka-Nya, semua manusia berlari mencari keselamatan. Gunakanlah ilmu anda untuk berfikir betapa besarnya Kekuasaan Allah yang Dia perlihatkan melalui alam ini, setiap sudut alam yang luas bagi pandangan manusia ini terdapat banyak sekali namanama yang beralamatkan tentang keesahan Allah Azza Wa Jalla. Di berbagai kisah bencana yang terjadi di zaman ini atau bahkan kisah petualangan mempelajari alam, anda akan menemukan kebesaran Allah disitu dan menyadari tentang suatu perkenalan kepada diri sendiri dan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Demi Allah, alam ini senantiasa bertasbih memuliakan nama-Nya dengan tanda-tanda yang dapat di lihat oleh mata-mata yang menggunakan ilmunya untuk berfikir, mengintropeksi kekurangan kita mengetahui ilmu Allah itu amat luas dan takkan habis di tulis dalam catatan sekali pun lautan menjadi tintanya dan tumbuh-tumbuhan menjadi penanya serta manusia dan jin menjadi penulis; dan waktu yang selalu berputar menjadi lembaran-lembaran kertasnya. Allah menciptakan alam dalam keseimbangan yang sempurna karena sistem penciptaan alam ini tidak melupakan satupun unsur yang saling mendukung, andai kata jika salah satu sistem alam ini tidak di fungsikan Allah pastilah keseimbangan alam ini akan terganggu dan mengakibatkannya hancur berantakan. Seperti seseorang yang tidur pasti otaknya akan istirahat sedangkan detak jantungnya selalu bekerja seperti biasa, andai kata misalnya saat seorang sedang tertidur, salah satu organ tubuhnya tiba-tiba tidak berfungsi maka orang tersebut bisa mengalami mati mendadak. Penciptaan alam semesta ini yang umumnya di kenal dengan teori Big Bang yaitu sebuah teori yang mengemukakan bahwasannya alam semesta ini ada dari sebuah ledakan dahsyat kemudian alam semesta ini menjadi semakin luas dari masa kemasa. Hal ini pun sudah di buktikan oleh penemuan ilmiah dan Allah sudah mengabadikannya dalam Kitab undang-udangnya orang-orang Islam sebagai rujukan dari semua tanda tanya dalam hidup yang di hadapi, yaitu Kitab Suci Al-Qur’an Karim. Allah Azza Wa Jalla Berfirman :

ّ )ٗ١ ‫ٔلنظًآء تََُ ۡيَُ ٰـَٓا تِأ َ ۡيي ًٍ۬د ٔإَِها نًَٕطعٌُٕ ( الذاریَات‬ َ ِ ُ َ ْ َ َ‫َ ه‬
Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa. ( Angin Yang Menerbangkan/Adz Dzaariyaat : 47 ) We have built the Firmament with might: and We indeed have vast power. (The Winds that Scatter/Az-Záriyát : 47 )

‫أَٔنَىۡ يَز لنهذيٍ كفَزُٔ ْا أٌَ لنظً ٰـٕلخ ٔلۡلَرض ڪاََرَا ر ۡذ ً۬ما فَفَرَ ۡمَُ ٰـًُٓا ٔجع ۡهَُا‬ َ َ ۡ ۡ َ ِ َ َ‫َ ِ َ َ ٓ ه ه‬ َ َ َ َۖ َ َ َ ۖ َ ٍ ۡ َ ‫ِ َ ۡ َ ِ ُ ه‬ )ٖٓ ‫يٍ لنًآء كم شٗء دٗ أَفََل ي ُۡؤيٌُُٕ ( ا ٴوبیَاء‬ ‫ِ َ ال‬
http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com Page 30

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? ( Nabi-nabi/Al-Anbiyaa‟ : 30 ) Do not the Unbelievers see that the heavens and the earth were joined together (as one unit of creation), before we clove them asunder? We made from water every living thing. Will they not then believe? (The Prophets/Al-Anbiyáa : 30 ) Alam juga dapat menjadi penanda betapa dekatnya kita kepada akhir zaman. Zaman dimana manusia dan alam hidup dengan perang dingin karena banyak manusia yang hanya memanfaatkannya sebagai harta yang membahayakan manusia yang lain. Bencana alam dengan berbagai kejadian yang menelan banyak jiwa merupakan salah satu dari banyaknya tanda-tanda akhir zaman. Bagaimana pun kecerdasan manusia meniru berbagai macam keajaiban-keajaiban yang di lakukan oleh alam tetapi tetap saja manusia tidak dapat meniru dasar-dasar alam ini. Contohnya saja berderatan bencana alam yang tidak dapat di prediksi oleh satu pun alat yang pernah di buat oleh manusia. Ya, itulah keterbatasan yang di miliki oleh manusia, bagaimana pun kecerdasan orang dalam suatu bidang tertentu tetapi pasti ada satu kecatatan yang dia miliki dalam bidang tertentu pula. Sebagai contoh seorang yang bertahun-tahun kuliah di otomotif sangat tidak mungkin bisa bekerja di bidang informasi. Orang bijak pun berkata “ Aku tidak memiliki kelebihan dan kekurangan seperti yang kamu miliki dan kamu tidak memiliki kelebihan dan kekurangan seperti apa yang aku miliki “.

*****

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 31

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA YANG LUPUT DARI PERHATIAN
Allah Azza Wa Jalla Berfirman dalam kitab suci Al-Qur’an Surah Al-Kahfi : 109 sebagai berikut : “ Katakanlah: sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimatkalimat Tuhanku, sungguh habislah luatan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula). “ Sungguh seluruh ilmu yang pernah di pelajari oleh setiap manusia yang menggunakan otaknya itu berfikir hanyalah sebagian kecil dari ilmu Allah yang Dia berikan kepada kita. Masih ada banyak lagi ilmu pengetahuan yang luput dari perhatian kita, ilmu pengetahuan dari sebuah hal yang tiap hari kita temui tetapi semua itu tidak di perhatikan sebagai Ilmu dari Allah. Seperti contoh, huruf-huruf yang anda baca ini adalah ilmu Allah, pelajaran apakah yang mesti di ambil dari setiap huruf yang anda baca ini. Hal yang bisa di petik dari setiap huruf yang anda baca ini adalah anda dapat mengetahui suatu hal yang belum ada ketahui atau anda mendapatkan sebuah wawasan baru tentang sebuah ilmu yang belum pernah terlintas dalam bendak anda. Selain daripada itu, masih banyak hal-hal yang mesti anda ketahui dari berbagai Kalimat Allah yang terletak di berbagai belahan waktu ini. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Al Hasyr: 24). Dunia modern seperti saat ini memiliki berbagai macam benda-benda ajaib yang sudah di buat oleh akal manusia. Benda-benda yang pada dasarnya adalah duplikasi dari ciptaan Allah seperti Pesawat adalah duplikasi dari burung dan makhluk-makhluk terbang lainnya. Kapal selam yang pada dasarnya adalah duplikasi dari makhluk-mahkluk air. Mobil dan kendaraan lainnya adalah duplikasi dari binatang yang berlari dengan kekuatan kecepatannya itu memburu mangsanya seperti singa dan lain-lain. Demi Allah jika bangsa semut atau sejenisnya di kehendaki Allah berkuasa di bumi maka binasalah manusia. Kenapa? lihatlah persaudaraan mereka yang begitu solid satu sama lain, rela mengorbankan nyawanya demi pemimpin yang dia cintai. Sedangkan manusia yang begitu tamak dan egoist menjadikan darah manusia lain seperti air yang seenaknya di tumbahkan begitu saja. Seperti pada Perang Dunia I, serangan pesawat Zeppelin milik Jerman yang menewaskan banyak korban yang tidak berdosa akan perang ini. Kapal selam U-Boat menenggelamkan Kapal Lintas-Atlantik terbesar di dunia yang meminta korban sebanyak 1.195 jiwa dan masih banyak lagi. Inilah yang membuat Malaikat pada awalnya tidak menyetujui Manusia sebagai Khalifah di muka bumi ini dan benarlah apa yang di katakan Malaikat, manusia bisanya hanya menumpahkan darah saja tetapi Maha Besar Allah, Allah lebih Mengetahui daripada seluruh makhluk yang pernah di Ciptakan-Nya. Suatu urusan yang di kerjakan secara sadar ataupun tidak sudah di niatkan dalam hati seorang manusia. Sekarang apakah niat sebelum bekerja itu tidak bertentangan dengan
Page 32

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
apa yang di kerjakan? Seperti contoh seorang guru tentunya ketika akan pergi kesekolah dia sudah berniat untuk mengajar murid-muridnya di ruang kelas. Saat berada di ruang kelas apakah pantas seorang Guru tersebut menggurui anak didiknya? Inilah yang sama sekali tidak di perhatikan bahwasannya seorang guru tidak berhak sedikitpun menggurui siswa-siswinya atau siapapun dalam kehidupannya. Guru disini dalam arti yang luas, bukan hanya mereka yang disebut sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa tersebut tetapi kita semua sebagai manusia yang mempunyai ilmu pengetahuan. Alasannya karena tidak semua ilmu yang di miliki oleh seseorang tersebut betul-betul dikuasainya 100%, bahkan ilmu yang dia paparkan kepada orang lain hanyalah sebagian kecil dari Ilmu Allah. Siapapun itu bahkan orang yang terkenal dengan otak brilian sekalipun ketika bertemu dengan orang yang patah pensil tidak berhak memberi pemahaman yang tidak bisa di jangkau oleh si patah pensil tersebut. Semuanya tergantung dengan niat, bila seseorang ingin memaparkan ilmu pengetahuan kepada orang lain harusnya niatkan dalam hati untuk sama sekali tidak menggurui tetapi untuk saling menasehati dalam menataati kebenaran dan saling menasehati dalam menetapi kesabaran (QS. Al-`Ashr : 3). Seorang yang mempunyai ilmu pengetahuan bahkan hal tersebut bisa di kategorikan dalam sebuah pengalaman hidup, bila dia memaparkan kepada orang lain layak disebut sebagai guru tetapi guru tidak mesti pekerjaannya menggurui tetapi mengajari/menasehati. Tidak seperti penulis yang tentu pekerjaannya menulis, petani pekerjaannya bertani, dan lain-lain. Kemudian tentang kata “ Kebetulan “ yang merupakan kata yang paling menyesatkan karena kata tersebut mengatakan bahwa Allah Azza Wa Jalla terlepas dari Kemaha Pengawasan kepada semua alur kehidupan ini. Kata tersebut mulai muncul saat para Darwinisme/kaum atheis memberitahukan kepada dunia bahwasannya semua yang terjadi dalam alam ini hanyalah sebuah “ Kebetulan “ belaka. Walaupun konsep yang mereka paparkan tersebut sudah nyata-nyata adalah sebuah omong kosong belaka dan ada bukti yang kuat untuk melawan dengan skatmat konsep tersebut. Sekarang dalam kehidupan sehari-hari, dua orang yang tiba-tiba bertemu dalam sebuah tempat dan satu diantara dua orang tersebut berkata “ kebetulan kita bertemu disini “. Apakah itu benar “ Kebetulan “?. Sebelumnya kita mengenal terlebih dahulu kata ini, kata yang kata dasarnya adalah Betul yang mempunyai arti sebuah kenyataan yang tidak bisa di bantah sedikitpun. Kemudian diberi awalan Ke dan An maka jadilah kata Kebetulan yang mempunyai arti sesuatu yang nyata terjadi secara tidak terencana dan tidak bisa di bantah sedikitpun. Apakah pertemuan dua orang tadi terlepas dari rencana Allah Azza Wa Jalla? Tentunya tidak! Jadi, seorang yang menggunakan kata tersebut dalam kehidupannya secara sadar ataupun tidak telah memberikan isyarat bahwasannya Allah Azza Wa Jalla terlepas dari perencanaan alur kehidupan ini. Maha Suci Allah dari segala hujatan yang di lontarkan oleh orang-orang yang memusihi-Nya baik secara sadar maupun tidak. Tidak bisa dikatakan daun yang gugur dari dahannya jatuh secara “ Kebetulan “ melainkan atas Kehendak dan Perencanaan Allah Azza Wa Jalla. Apakah kita perhatikan hal ini? tentunya tidak, oleh karena itu kata tersebut bisa di ganti dengan sebuah pujian yaitu “ Al-hamdulillah”. Maka

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 33

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
perkataan orang tadi itu “ kebetulan kita bertemu disini “ menjadi “ Al-hamdulillah kita bertemu disini “. Gampang, mudah tidak sulit, tinggal niat pribadi sendiri apakah di perhatikan ataukah masih luput dari perhatian. Begitu banyak hal-hal yang masih luput dari perhatian kita, semua itu dikarena manusia disamping dikatakan sebagai makhluk yang sempurna dalam penciptaan tetapi disisi yang lain manusia juga merupakan makhluk yang mempunyai batas kesempurnaan dalam kehidupan ini. Tidak semua hal dapat di perhatikan oleh manusia, bahkan debu yang menempel diatas meja atau di dinding bisa menjadi ilmu yang sangat berguna. Tidak semua manusia memperhatikan manusia lain yang sedang kelaparan karena kesibukan yang merantai langkahnya untuk pergi ketempat dimana perut-perut sedang merana kelaparan. Dizaman sekarang manusia berlomba-lomba untuk mendapatkan kursi kepemimpinan. Dengan gigihnya mereka mempromosikan diri untuk menjadi pemimpin dengan memperlihatkan semua hal baik tentang dirinya, prestasinya atau janji-janji manis yang di ucapkan. Padahal betapa susahnya menjadi seorang pemimpin yang harus mengimani jutaan nyawa menuju kesejahteraan, tetapi ada saja yang luput dari perhatian mereka (Para calon pemimpin) adalah mereka tidak dapat menjadi pemimpin yang sempurna. Ditidak kesempurnaan tersebut sangat bertentangan dengan usaha-usaha yang mereka lakukan untuk mendapatkan hati rakyat, ketika banyak rakyat yang memilihnya, akhirnya ketidak sempurnaan tersebut muncul di permukaan melahirkan berbagai macam masalah yang sangat sulit untuk di hadapi. Apakah orang-orang yang ada di atas kepemimpinan disana mengetahui ada seorang pengguna jalan raya meninggal hanya karena lubang kecil ada di tengah jalan. Apakah ketika rakyat mengadukan hal tersebut, mereka langsung menurunkan dana untuk menutup lubang tersebut? Hasilnya? Dana yang dimaksud itupun melalui jalan yang berlubang lebih besar dari lubang yang mengakibatkan pengguna jalan tadi meninggal.

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 34

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA

HARUSKAH SESUDAH MATI?
Raga yang terdiri dari tulang yang berbungkus kulit dan berisikan dengan daging dan darah ini tidaklah kekal berada di dunia ini. Semuanya akan kembali kepada pemilik Hidup ini yaitu Allah Azza Wa Jalla, hal ini mutlak bagi semua ciptaan Allah termaksud dengan Maut itu sendiri. Di kisahkan dalam sebuah riwayat tatkala Malaikat Israil di bebankan Allah untuk memegang Maut, Allah berfirman kepada Malaikat Israil “ wahai Israil, sesungguhnya Aku menugaskanmu untuk menggenggam maut!” lalu dia berkata kepada Tuhan, “ apakah maut itu yaa Allah ?“ lalu Allah mengumpulkan seluruh malaikat di suatu tempat dan memerintahkan kepada Maut untuk keluar dan terbang di atas seluruh malaikat sambil mengempakkan seluruh sayap-sayapnya. Kemudian pingsanlah seluruh malaikat itu selama 100 tahun, setelah mereka siuman, Malaikat Israil berkata “ yaa Allah bagaimana bisa hamba memegang mahkluk yang lebih besar dariku dan menggerikan itu? “ kemudian Allah memerintahkan maut untuk tenang dalam genggaman Malaikat Israil. Namun sebelum maut diam dalam genggaman Israil, dia meminta izin untuk berseru kepada semesta, maka Allah mengizinkannya. Kemudian Maut berseru kepada alam dengan seruan yang mengerikan, “ akulah maut, sosok yang akan memisahkan antara kedua kekasih, memutuskan hidup antara suami dengan istrimu, antara anak dengan ayah atau ibunya. Akulah maut yang menjadi jurang pemisah antara saudara perempuan dengan saudara lakilakinya, antara tuan dengan hambanya. Akulah maut yang mencabut hidup setiap jiwa nyawa dengan cabutan yang keras bagi pribadi yang tidak beriman atau dengan cabutan yang halus bagi pribadi yang beriman. “ Manusia hidup di dunia ini di takdirkan untuk mati untuk kembali kepada sang Pencipta sebagai Milik-Nya untuk mempertangung jawabkan setiap nafas yang telah di hembuskannya selama berada di dunia. Kematian itu adalah mutlak dan harga mati bagi setiap makhluk yang bernyawa. Coba lihatlah seorang bayi yang baru lahir dan seorang yang sendang sakaratul maut tidak bisa berbuat apa-apa tentang kelahiran dan kematian tersebut. Hanya kepada Allah-lah segala Hidup setiap mahkluk-nya, apabila Dia berkendak membuatnya salah satu dari keduanya hidup maka hiduplah dia tetapi jika tidak maka matilah dia. Perkataan Maut tersebut di atas telah di abadikan Allah dalam Firman-Nya AlQur’an Surah Al-Ankabut 57 sebagai berikut :

ُ )٘١ ‫كمُّ ََ ۡفض َاٮمَحُ لنًٕخ ثُى إِنَ ۡيَُا ذُزجعٌُٕ( العىکبوت‬ َ َ ۡ َ ‫ً۬ ٍ َ ٓ ِ ۡ َ ۡ ِۖ ه‬
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. ( Laba-laba/Al-Ankabut : 57 ) Every soul shall have a taste of death: in the end to Us shall ye be brought back. ( The Spider /Al-Ànkabüt : 57 )

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 35

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Jika hidup sudah di cabut dalam nyawa yang beraga maka tertutuplah semua pintu taubat yang dahulu di buka selebar-lebarnya. Tidak ada pula yang di bawa keliang lahat melainkan hanya kain putih yang menjadi pakaian kita di lubang sempit itu. Manusia-manusia yang terlalu mengejar dunia dengan mengumpulkan harta setinggi langit, ingin menjadi orang yang terkaya di semesta ini seakan dia ingin membeli semuanya. Tetapi pikiran tersebut tidak akan pernah menjadi kenyataan ketika seorang telah meninggal. Seluruh hartanya menjadi hak atas ahli warisnya dan hanya sedikit sekali yang dia bawa kedalam liang lahat. Allah Azza Wa Jalla berfirman :

‫تِظى لَّلِ لنزهدً ٰـٍ لنزهديى‬ ِ ِ ِۡ ِ َ ۡ ‫أَ ۡنَٓ ٰٮكى لنرهكاثُز (ٔ) درهٗ سرذُى لنًمَاتِز (ٕ) كَل طٕف ذ َۡعهًٌَٕ (ٖ) ثُى كَل طٕف‬ ُ َ ُُ َ َۡ ‫ه َ ه‬ َ ُ َ َۡ ‫َ ه‬ َ َ ۡ ُ ُۡ ٰ َ ٍ‫ذَعهًٌَٕ (ٗ) كَل نَٕ ذَعهًٌَٕ َ ۡهى لنيَمِيٍ (٘) نَرَزٌٔ لنجذيى (ٙ) ثُى نَرَزَٔهََا َ ۡي‬ َ َ َ ُ ۡ ُ َ ‫ه‬ َ ِ َ ۡ ‫َ ُ ه‬ ِ ۡ َ ِ َ ُ ۡ ۡ ‫َه‬ ) ١-ٔ : ‫لنيَمِيٍ (١) ثُى نَرُظـَهٍُ ي َٕۡيٮذ ٍَ لنُهعيى (٢) ( التّکاثُز‬ ِ ِ ِ َ ٍَِ ‫ه ۡ ه‬ ِ ۡ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu). (bermegahmegahan/ At Takaatsur 1-8 ) In the Name of Allah, Most Gracious, Most Merciful. The mutual rivalry for piling up (the good things of this world) diverts you (from the more serious things), Until ye visit the graves. But nay, ye soon shall know (the reality). Again, ye soon shall know! Nay, were ye to know with certainty of mind, (ye would beware!) Ye shall certainly see Hell-Fire! Again, ye shall see it with certainty of sight! Then, shall ye be questioned that Day about the joy (ye indulged in!). ( Piling Up/At-Takáthur 1-8 ) Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." Say: "The Death from which ye flee will truly overtake you: then will ye be sent back to the Knower of things secret and open: and He will tell you the things that ye did!"

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 36

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA

Jenazah yang dimakan cacing di dalam kubur

Bila seseorang telah meninggal dia akan di pertanyakan beberapa hal yaitu siapa Tuhanmu, siapa Nabimu dan apa agamamu? Bila seorang yang beriman pertanyaan itu akan di jawabnya dengan lancar tetapi jika seorang yang tidak beriman maka jawaban itu amat sangat susah untuk di jawabnya terlebih jika jawabannya itu salah, tentunya kedua malaikat yang di tugaskan memberikan pertanyaan itu akan menyiksanya dengan siksaan yang begitu pedih. Nabi Muhammad mengatakan dalam sebuah haditsnya bahwa sesungguhnya alam kubur itu adalah sebagian dari alam akhirat yang di dalamnya terdapat sepotong taman surga bagi orang yang beriman atau sebagian dari api neraka bagi orang yang tidak beriman. Setiap muslim yang pernah mengucapkan dua kalimat syahadat sudah di janjikan masuk surga oleh Nabi Muhammad shalallahu alahi wasalam sekali pun masuknya tidak bersamaan dengan orang-orang yang pertama karena mereka harus di cuci dahulu di neraka karena perbuatan dzalim mereka selama hidup di dunia. Hal ini di katakan karena berdasarkan hadits Nabi Muhammad shalallhu alahi wasalam sebagai berikut : Dari Abu Dzar r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa mengucapkan, 'Laa ilaaha illallaah,' kemudian meninggal, maka pasti masuk surga." Dari Anas r.a., bahwa Nabi saw. telah bersabda, "Akan keluar dari neraka bagi orang yang mengucapkan, 'Laa ilaaha illallaah,' walaupun hanya sebesar satu butir iman di hatinya." Dari Abu Dzar pula, dia telah berkata bahwa sesungguhnya Nabi saw telah bersabda, "Telah datang kepadaku malaikat Jibril dan memberi kabar gembira kepadaku, bahwa barangsiapa yang meninggal diantara umatmu dalam keadaan tanpa mempersekutukan Allah, maka pasti akan masuk surga, walaupun dia berbuat zina dan mencuri." Nabi saw. mengulangi sampai dua kali. Mereka yang masuk neraka dan selama hidupnya di dunia pernah megucapkan dua kalimat syahadat sekali pun hanya sekali. Ketika berada di neraka mereka harus menghapus setiap perbuatan dosa yang pernah di lakukannya setelah itu mereka akan mendapatkan syafaat Rasulullah. Di kisahkan dalam sebuah riwayat bahwa para ahli neraka menjerit “yaa Hannan, yaa Mannan“ selama 1000 tahun,“yaa Wayyum” selama 1000 tahun,”yaa Arrahmarrahimin
Page 37

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
“ selama 1000 juga. Kemudian Allah memerintahkan Malaikat Jibril untuk melihat keadaan para ahli neraka tersebut dan terjadilah dialog antara Malaikat Jibril dengan Malaikat Malik : Malaikat Malik : wahai Jibril, apa yang menyebabkan kamu datang ketempat ini? Malakat Jibril : apa yang telah kamu lakukan terhadap umat Muhammad? Malaikat Malik : alangkah buruknya dan sempitnya keadaan mereka, api telah membakar tubuh dan daging-daging mereka hingga tinggal wajah dan hati mereka yang tersisah karena Nur Keimanannya selama berada di dunia. Malaikat Jibril : bukalah ta‟bir itu sehingga aku dapat melihat mereka! Maka Malaikat Malik memerintahkan kepada Malaikat Penjaga untuk membuka ta’bir tersebut. Ketika para ahli neraka melihat Malaikat Jibril dengan rupa aslinya, lalau Malaikat Malik berkata “ ini adalah Malaikat Jibril yang datang kepada Nabi Muhammad shalallahu alahi wasalam untuk menyampaikan wahyu “ Ketika mereka mendengar nama Nabi disebut maka menjeritlah mereka sejadi-jadinya sambil berkata kepada Malaikat Jibril “ Wahai Malaikat Jibril! Beritakanlah keadaan kami kepada Beliau yang sudah melupakan kami disini “ Kemudian Malaikat menghadap Allah dan menceritakan semua yang di lihatnya. Singkat cerita Allah menyuruh Malaikat Jibril datang kepada Nabi untuk menyampaikan salam tersebut sambil menangis. Sedangkan Nabi Muhammad shalallahu alahi wasalam berada dalam surga, tepatnya di bawah pohon THUBAH yang terdapat sebuah tenda yang terbuat dari Intah Putih. Tenda tersebut mempunyai 4.000 pintu da setiap pintu mempunyai daun pintu, satu terbuat dari emas dan satunya lagi terbuat dari perak putih. Singkat cerita lagi nich, Malaikat Jibril menceritakan semua yang di alaminya seperti ceritanya kepada Allah. Maka Nabi Muhammad dengan kemuliaannya berkata “ aku penuhi panggilanmu wahai umatku, aku penuhi panggilanmu “. Kemudian sambil menangis di depan Arsy dan para Nabi dan Rasul berada di belakang Beliau. Rasulullah jatuh bersujud dan memuji Allah dengan pujian yang belum pernah di ucapkan oleh siapapun. Lalu Allah berfirman : “ wahai Muhammad! Angkatlah kepalamu dan memintalah. Aku akan mengabulkan permintaanmu, mintalah syafaat maka engkau akan diberi syafaat “ Maka Beliau berkata “ wahai Tuhaku, orang-orang yang durhaka dari umatku, telah habis keputusan dan hukum perkara-Mu, janganlah siksa mereka lagi dan mohon berilah syafaatMu atasku untuk mereka “ maka Allah mengabulkan do’a Rasulullah, setelah itu datanglah Rasulullah berserta para Nabi dan Rasul keneraka untuk membebaskan setiap manusia yang pernah mengucapkan :

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 38

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Ketika para ahli nereka melihat Nabi Muhammad shalallahi alahi wasalam, menjeritlah mereka dan mengadu, “ Wahai Muhammad Nabiku, benar-benar api neraka telah membakar kulit dan daging kami. Telah lupakah Tuan kepada kami sehingga Tuan meninggalkan kami disini? “ “ Aku tidak mengetahui keadaan kalian berada disini “ Jawab Nabi. Kemudian di keluarkanlah dari merek yang pernah mengucapkan dua kalimat syahdat dan memasuki surga bersama Nabi Muhammad shalallahu alahi wasalam. Karena sudah lama berada dalam neraka wajah dan tubuh mereka menjadi hitam pekat, lalu mereka di suruh di perintahkan Nabi untuk mandi di sungat dekat Surga yang di namakan dengan sungai penghidupan. (dikutip dari buku yang berjudul AWAL PENCIPTAAN MAKHLUQ SEBELUM PENCIPTAAN ALAM SEMESTA oleh Ustadz Labib Mz. dengan sedikit perubahan. Halaman 135-138) Haruskah setelah mati kita mengenal siapa yang menyembah dan siapa yang di sembah? Haruskah setelah nama kita tertulis di batu nisan, kita menyesal tidak mempergunakan setiap hembusan nafas dengan sebaik-baiknya? Memang penyeselan itu di ciptakan Tuhan di belakang, ini adalah harga mati setelah seorang itu telah wafat. Oleh karena itu selama nafas masih berhembus gunakanlah hidup ini dengan sebaik-baiknya karena maut selalu mengintai kita setiap saat dan cukup dengan sekali Tuhan mengendaki maka dia akan mengerjakan tugasnya. Dimana pun kita bersembunyi maut akan menemukan kita ( QS. 4 : 78 ), hanya dengan Imanlah kita kembali kepada Allah dengan cabutan yang halus. Semoga kita termaksud dalam golongan orang-orang yang kembali kepada-Nya dengan jiwa yang tenang. Amin Yaa Rabbal Alamin ( QS. 89 : 27-30 ).

)ٔ٣ ‫ٔجآءخ طكزجُ لنًٕخ تِٱنذك َلنِك يا كُد ي ُُّۡ ذَذيد ( ق‬ ٓ ُ ِ ِ َ ُ َ َ َ ۖ ِّ َ ۡ ِ ۡ َ ۡ َ ۡ َ ۡ َ َ َ
Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya. ( Huruf Qaaf/Qaaf : 19 ) And the stupor of death will come in truth: "This was the thing which thou wast trying to escape!" ( Qaf ) Ingatlah mandi sebelum engkau di mandikan Jangan sampai lupa dan terlambat Sesungguhnya kan datang tamu yang tiba-tiba Yaitu maut yang tak mengenal kata atau pun miskin Ingatlah wudhu sebelum engkau di wudhukan Jangan sampai lupa dan terlambat Sesungguhnya kan datang tamu yang tak di undang Yaitu maut yang tak mengenal siap atau pun tidak Ingatlah adzan sebelum engkau di adzankan
Page 39

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Jangan sampai lupa dan terlambat Sesungguhnya kan datang tamu yang tak memberi salam Yaitu maut yang tak mengenal baik atau pun buruk Ingatlah shalat sebelum engkau di shalatkan Jangan sampai lupa dan terlambat Sesungguhnya kan datang tamu yang slalu mengintaimu Yaitu maut tak mengenal tua atau pun muda Ingatlah mati sebelum engkau di matikan Jangan sampai lupa dan terlambat Sesungguhnya kan datang maut yang membawa janji Yaitu maut yang tak mengenal perbedaan ( Mfar Abdurrahim : maut ) Seluruh makhluk ciptaan Tuhan akan mendapatkan kekekalan di akhirat kelak, yaitu kekekalan bersama kebahagiaan atau kekekalan dengan siksaan. Dalam sebuah riwayat di kisahkan ketika seluruh mahkluk telah di cabutnya nyawa oleh Malaikat Israil, maka tinggallah Allah dan Malaikat Israil yang tersisah, maka Allah menyuruh Malaikat Israil mencabut nyawa sendiri. Dengan wafatnya Malaikat Israil tersebut maka hanya Allah yang tersisah di alam ini sebagai pewaris tunggal bagi semesta ini dari sendiri. Di kisahkan pula dalam suatu riwayat bahwa sesungguhnya di akhirat kelak, seluruh penghuni surga dan neraka di kumpulkan di tembok Al-A’raf dan disitulah sang maut di sembelih. Kematian merupakan bagian dari perjalanan hidup ini menuju sebuah alam yang menjadikan kita kekal di akhirat kelak. Kita tidak bisa terlepas dari kematian itu karena kematian adalah mutlak bagi setiap mahkluk hidup yang bertanyawa. Jika di beri pertanyaan bagaimakah kita memperkenalkan diri kepada sang pencipta melalui maut? Haruskah takut atau berani? Jika seorang yang takut dengan kematian berarti dia tidak ingin merasakannya padahal sudah di tentukan bahwasannya kematian itu adalah sebuah ketentuan yang mutlak bagi stiap jiwa. Tetapi jika seorang tersebut berani dengan maut, seakan dia mengangkat pedang kelangit untuk menantang maut tersebut untuk bertarung. Ketahuilah sahabatku, sesekali perbuatan yang semacam itu tidak akan pernah bisa melukai maut tersebut. Harus bagaimana? Yaitu dengan merindukan maut seseorang dapat memperkenalkan dirinya kepada Tuhan dengan cara merindukan Tuhan melalui mengingat maut tersebut. Dengan hanya mengingat kematian seseorang akan siap dalam keadaan apapun jika sewaktu-waktu dia datang dengan membawa sebuah janji.

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 40

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA

Dengan mengingatnya pula seseorang bisa terhibur dari kelelahan dunia karena kematian itu adalah sebuah hal yang menggetarkan bagi yang telah merasakannya. Seseorang yang telah berada di dalam kuburan seperti orang yang tenggelam. Maka hanya do’alah yang menjadikannya menjadi tenang berada dalam lubang sempit itu. Apabila do’a itu telah sampai kepadanya maka dia seperti seorang yang mendapatkan sebuah harta yang sangat berharga, sebuah harta yang lebih berharga daripada dunia dan segala isinya. (HR. Ad-Dailami). Di katakan dalam sebuah hadits Nabi Muhammad shalallhu alahi wasalam yang di riwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa sesungguhnya Ada tiga perkara yang mengikuti mayit sesudah wafatnya, yaitu keluarganya, hartanya dan amalnya. Yang dua kembali dan yang satu tinggal bersamanya. Yang pulang kembali adalah keluarga dan hartanya, sedangkan yang tinggal bersamanya adalah amalnya. *****

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 41

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA

PENGENALAN DIRI YANG SEMPURNA
Manusia di ciptakan dengan sebuah sistem yang dapat menjadikan derajadnya lebih tinggi daripada Malaikat yaitu sebuah organ tubuh yang di sebut dengan Otak. Otak tidak akan pernah berguna jika seseorang tidak menggunakannya untuk berfikir karena dengan otak yang berfikir inilah kita dapat mendapat kekuatan untuk melintasi angkasa dan mengetahui sebagian kecil rahasia Allah yang terdapat di berbagai penjuru semesta ini. Allah Azza Wa Jalla Berfirman :

ۡ ِۡ ْ ُ ۡ ۡ ِ ِ ِۡ َ ِ ۡ َ َ َۡ ْۚ ُ ‫يَ ٰـًعشز لنجٍِّ ٔلۡلَض إٌِ لطرََۡعرُىۡ أٌَ ذَُفُذٔا يٍ أَ ۡلَۡار لنظً ٰـٕلخ ٔلۡلَرض فَٱَفُذٔا‬ ِ ۡ َ ِ َ َ‫ِ ه‬ ‫ُ َ ه‬ َ )ٖٖ ‫َ ذَُفُذٌٔ إَِ تِظ ُۡهَۡ ٰـٍ (الزحمٰ ه‬ َّ ٍ ً۬
Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan. ( Yang Maha Pemurah/Ar-Rahmaan : 33 ) O ye assembly of Jinns and men! If it be ye can pass beyond the zones of the heavens and the earth, pass ye! not without authority shall ye be able to pass! ( The Most Gracious Ar-Rahmán : 33 ) Kaum Jin telah di anugerahkan sebuah kekuatan yang lebih dari manusia tetapi manusia haru berfikir keras dan membolak balikkan fikiran bagaimana caranya sampai begini dan begitu sampai pada akhirnya semuanya berhasil. Disinilah kelebihan mahkluk yang di sebut dengan manusia ini di bandingkan dengan mahkluk lain. Kunci kesuksesan manusia hanyalah dengan belajar dan belajar dari kesalahan merupakan guru yang terbaik. Lihatlah sudah berapa banyak penemuan yang di kembangkan oleh para ilmuan dan berguna bagi kaum-kaum sesudahnya. Mereka adalah orang-orang yang di berikan hidayah oleh Allah sekali pun sebagian dari mereka tidak mengenal tentang ketauhidan Tuhan melainkan dengan konsep pengenalan diri kepada Tuhan yang tidak masuk akal sekali pun bagi mereka yang mendapat hidayah itu. Ingat! Seseorang bisa saja mendapat hidayah dari Allah tetapi belum tentu mereka mendapat innayah dari Allah. Salah satu contoh orang-orang yang mendapat hidayah tetapi tidak mendapat innayah adalah Kaum Qurays yang mati kafir sebelum beriman adalah orang-orang yang dengan jujur mengakui Muhammad Bin Abdullah adalah orang yang jujur tetapi setelah Muhammad Bin Abdullah mengumumkan kerasulannya, kaum kafir Qurays malah berbondong-bondong menentangnya bahkan sampai ingin menangkapnya hidup atau mati. Sama halnya dengan orang-orang yang hidup di dunia barat yang berpaham tentang konsep ketuhanan yang berbilang dan bahkan atheisme. Mereka secara langsung atau pun tidak telah mengakui bahwa semua pengetahuan yang mereka pakai selama ini berasal dari ilmuanilmuan Islam yang berdasarkan pada Al-Qur’an dan Al-Hadits tetapi tetap saja mereka tidak mau juga mengakui kebenaran tersebut malah balik memusuhi Islam dengan berbagai fitnah yang teramat Dzalim.
http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com Page 42

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Dengan belajar seseorang dapat mengasah otaknya sehingga tajam untuk berfikir sampai pada akhirnya dia dapat mengenal diri sendiri ( Anugerah ) dan jika usahanya berlanjut maka dia akan dapat mengenal Tuhan yang telah menciptakannya ( Hidayah ). Mereka yang melakukan itu adalah orang-orang pilihan Allah yaitu orang-orang yang kembali kepada ketauhidan Tuhan sehingga dia dapat menyeimbangkan urusan dunia dengan urusan akhiratnya.

‫ٔلنهذيٍ ًَهُٕا لنظيِّـَاخ ثُى ذَاتُٕا يٍ ت َۡعدَْا ٔءايُُٕ ْا إٌِ رتهك يٍ ت َۡعدَْا نَغفُٕر ردي ًٌ۬ى‬ ِ ‫َ ً۬ ٌ ه‬ ِ ِۢ َ َ ‫ْ ِۢ ِ َ َ َ ٓ ه‬ ‫َ ِ َ َِ ْ ه ِ ه‬ )ٖٔ٘ ‫(ا ٴعزاف‬ َ ‫ال‬
Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhan kamu sesudah taubat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ( benteng pemisah/Al-A‟raf : 153 ) Those who took the calf (for worship) will indeed be overwhelmed with wrath from their Lord, and with shame in this life: thus do We recompense those who invent (falsehoods). (The Heights/Al-Aráf : 153 ) Pengenalan diri yang sempurna akan menjadikan manusia tersebut melebihi makhluk yang lain dan sesama manusia saling berlomba-lomba untuk memperkenalkan diri masing-masing kepada Tuhan dan Tuhan pun Melihatnya dari sisi Taqwa setiap hamba-Nya, siapa yang paling bertaqwa maka dialah yang paling di cintai. Akan tetapi sekali pun taqwa kita hanya sedikit, yang penting kita bertaqwa kepada Allah karena tidak semua orang yang bertaqwa itu sama, ada yang taqwa masih putih abu-abu, ada yang taqwanya masih belankbelank dan ada taqwanya yang putih bersinarkan cahaya. Sesungguhnya Iman seorang Muslim tersebut akan menjadi sempurna secara bertahap karena tidak semua muslim tersebut mendapatkan Iman yang langsung sempurna. Karena selama dalam hati seorang tersebut masih terdapat sisi hitam sekalipun hanya setitik kecil maka belum di katakan sempurna. Seorang yang di katakan sempurna jika telah masuk kedalam surga dan mendapat keabadian disana. Karena hati di ibaratkan seperti sebilah badik yang apabila di asah akan terus tajam dan apabila dia di tinggalkan ( tidak lagi di asah ) makan ketajamannya akan terus berkurang sampai pada akhirnya dia menjadi benda berkarat dan tidak dapat di gunakan lagi. Jika seseorang yang telah sempurna atau hampir sempurna dalam mengenal Allah maka dia telah mendapatkan point tertinggi dalam Islam yaitu Ihsan. Mengenal Allah seperti dia melihat Allah dengan perasaan batinnya yang halus, bagaimana caranya melihat Allah? Hal tersebut hanyalah di miliki oleh mereka yang mempunyai Iman tinggi sehingga seakanakan tidak ada ta’bir penghalang antara dia dengan Allah. Pengenalan diri yang sempurna juga mencakup pada tingkat keimanan seseorang kepada Allah sebagai Tuhan yang patut di sembah. Sedangkan aplikasi dalam pengenalan diri yang sempurna adalah dengan selalu berbuat kebaikan, baik itu di ketahui oleh halayak ramai maupun dalam keadaan sepi yaitu antara seorang pribadi dengan Tuhannya sendiri. Pada

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 43

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
point ini hatilah yang menjadi tonggak dasar seseorang untuk selalu berbuat kebaikan dan mencegah kemungkaran, selama niat seseorang tersebut lurus tak berbengkok, dia selalu dalam keadaan mengetahui dirinya sendiri dan siapa yang menciptakannya. Karena hati merupakan sifat kejiawaan yang apabila di bina dengan baik maka akan menghasilkan sikap baik dan pikiran yang terpuji tetapi jika tidak di bina dengan baik maka hati tersebut akan menjadi kotor sehingga penuh dengan sifat-sifat yang buruk sekali pun pemiliknya menggunakan baju kebesaran dengan segala pangkat kehormatan yang di sangdangnya. Balasan bagi mereka yang dapat mengenal dirinya dan Tuhan-nya adalah dengan kebahagiaan di dunia berupa Iman yang selalu percaya akan Tuhan sehingga orang tersebut selalu menjadikan Allah sebagai tempat mengadu segala permasalah hidup yang di hadapi. Setelah kebaikan dunia yang di berikan Allah maka di akhirat kelak surga adalah balasannya bagi orang-orang yang bertaqwa kepada Allah sebagaimana Allah berfirman dalam AlQur’an suci sebagai berikut :

َ َ ِ َ ٌ ۡ َ َ ْ ُ ۡ ‫ْ َ ُّ ه ه‬ ‫إٌِ لنهذيٍ لَانُٕا رتَُا لَّلُ ثُى لطرَمَ ٰـًٕا فََل خٕف َهَ ۡيٓىۡ َٔ ُْىۡ يَذشٌَُٕ أُٔنَ ٰـٓٮك‬ َ ِ ْ َ َ ۡ َ ِ ‫ه‬ )ٖٔ-ٔٗ ‫أَصذ ٰـةُ لنجُهح خ ٰـهِديٍ فِيََا جشاء تًِا كإَُا ي َۡعًهٌُٕ (ا ٴحقاف‬ ‫َ َ ٓ ۢ َ َ َ ْ َ َ ال‬ َ ِ َ ِ َ ۡ َ ۡ
. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah",

kemudian mereka tetap istiqamah[1388] maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan. ( Bukit-bukit Pasir/Al Ahqaaf : 13-14 ) Verily those who say, "Our Lord is Allah," and remain firm (on that Path),- on them shall be no fear, nor shall they grieve. Such shall be Companions of the Gardens, dwelling therein (for aye): a recompense for their (good) deeds. Winding Sand-tracts/Al-Ahqáf : 13-14 )

ۡ ۡ ِ ۡ ٍ ً۬ َ ‫ْ َ َ َه‬ ‫....رهضٗ لَّلُ َ َُُۡىۡ ٔرضُٕا َ ُُّۡ ٔأََد نَُٓىۡ جُه ٰـد ذَجزٖ ذَذرََٓا لۡلَ ََۡٓ ٰـز‬ ُ َ ‫ِ َ ه‬ َ َ )ٔٓٓ( ‫خ ٰـهِديٍ فِيََآ أَتَ ً۬دا َلنِك لنفَٕس لنعِيى‬ َ ِ َ ُ ِ َ ۡ ُ ۡ ۡ َ َ ۚ
.... Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selamalamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar. ( Taubat/At-Taubah : 100 ) The vanguard (of Islám)- the first of those who forsook (their homes) and of those who gave them aid, and (also) those who follow them in (all) good deeds,- well- pleased is Allah with them, as are they with Him: for them hath He prepared Gardens under which rivers flow, to dwell therein for ever: that is the supreme triumph. (Repentance/Al-Tauba : 100 )

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 44

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA

ۡ ‫ثُى تَع ۡثَُا يٍ تَعدۦ رطَُل إِنَٗ لَٕيٓىۡ فَجآءُْٔى تِٱنثَيَُِّ ٰـد فًَا كإَُا نِي ُۡؤيُُٕا تًِا‬ ُ ِِ ۡ ۢ ِ َ ‫ه‬ ُ َ ِ ِ ۡ ٰ ِ َ ْ ِ ْ َ َ ِ )١ٗ ‫كذتُٕا تِۦ يٍ لَ ۡثم كذلنِك ََۡثَع َهَٗ لُهُٕب لنًعرَديٍ ( یُووس‬ ٰ َ ُ ۡ َ َ َ ُۚ َ ِ ُۡ ۡ ِ ِ ّ ْ ‫َه‬ ِ
Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. ( Nabi Yunus/Yunus : 64 ) For them are Glad Tidings, in the life of the present and in the Hereafter: no change can there be in the Words of Allah. This is indeed the supreme triumph. ( Jonah/Yünus : 64 )

*****

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 45

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA SEJARAH SINGKAT GURU TUA, PENDIRI AGUNG AL-KHAIRAAT PUSAT PALU

‫خلّفتةلصوريت املثال هذا‬
Inilah Fotoku Yang Ku Tinggalkan

ٔ ‫دامئايروين ىك االحبّةعند‬
Bagi Para Pecintaku Agar Senantiasa Dapat Memandangku

‫لفرقةاللقاءعزاذاهذا‬ ّ
Inilah Ketika Mahakuasa Mentakdirkan Perpisahan

‫تميّامابالرتب ماءجيدمل من‬
Siapa Yang Tidak Mendapat Air, Dengan Tanah Ia Bertayamum Nama Beliau adalah SAYYID IDRUS BIN SALIM AL-JUFRI lahir pada hari Senin 14 Sya‘ban tahun 1 09 Hijriah/ 14 Maret 1892 Miladiah. Mendengar atau melihat namanya di awali dengan kata SAYYID menandakan bahwa Beliau adalah seorang bangsawan dari keturunan dari AHLUL BAIT yaitu keturunan dari Imam Husain bin Ali Bin Abi Thalib yang merupakan suami dari anak perempuan Nabi Muhammad shallahu alahi wasalam yaitu

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 46

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Fatimah Az-Zahra ( semoga barakah dan ridha Allah tercurahkan kepadanya dan segenap keturunannya beriman serta orang-orang yang mengikutinya ). Di tanah Kaili Beliau lebih akrab di sebutan dengan GUTU TUA karena pada saat itu dalam madrasah yang di pimpinnya Beliau-lah yang paling tua. Guru Tua yang lahir di kota Taris, sebuah daerah yang berada ± 5 Km dari kota Seiyun di lembah Hadramaut yang merupakan wilayah resmi Negara Yaman Arabia Selatan. Tersebut di dalam Kitab Al Kaukabul Alawy Fie Manaqib Watarjamati Sayyidil Imam Al Bahrul Allamah Alwy Bin Saqqaf Al Jufri karya historien terkenal Syekh Salim Bin Hamied, bahwa Sayyid Idrus Bin Salim Al Jufri, Sang Pendidik Agung Alkhairaat, dari garis ayahnya mempunyai silsilah sebagai berikut : Idrus — Salim — Alwy — Saqqaf — Alwy — Abdullah — Husain — Salim — Idrus — Muhammad — Abdullah — Alwy — Abu Bakar Al Jufri — Muhammad — Ali — Muhammad — Ahmad — Alwy — Muhammad — Alwy — Ali—Muhammad—Ali — Muhammad Alfaqihulmuqaddam — Ubaidillah — Ahmad Al Muhajir — Isa An Naqib — Muhammad An Naqib — Ali Al-Uraidhy — Ja‘far Ash Shadiq — Muhammad Al Baqir — Ali Zainal Abidin — Husain — Ali Bin Abi Thalib suami Fatimah Az-Zahra binti RASULULLAH MUHAMMAD SHALALLAHU ALAIHI WASALAM bin Abdullah —— Abdul Muthalib — Hasyim — ‘Abdul Manaf — Qushay — Kilab —Murrah — Ka’ab — Luaiy — Ghalib — Fihir — Malik — Nadhar — Kinanah — Khuzaimah — Mudrikah — Ilyas — Mudhar — Nizar — Ma’ad — Adnan — ‘Addi — ‘Adad — Hamyasa — Salaman — Binta — Sahail — Jamal — Haidar — NABI ISMAIL — NABI IBRAHIM — Azar — Nahur — Saru’ — Ra’u — Falikh — Abir — Shalikh — Arfakhshad — Sam — Nabi Nuh — Lamik — Matulsalkh — Nabi Idris — Yarid — Mahla’il — Qinan — Anwas — Sheth — Nabi Adam Alahi Salam.
( sumber : silsilah Nabi Muhammad di ambil dari sebuah link http://kaptenagil.wordpress.com/2009/11/02/picture-silsilah-nabi-adam-sd-nabi-muhammad-saw-validkah/ dan sebagian tulisan H.M Nur Abdurrahman. Dan silsilah Nabi yang di percaya sampai dengan Nabi Ibrahim setelah itu mungkin pendapat dari Bible mengenai Silsilah Isa Al-Masih sampai dengan Ibrahim yang sudah di ragukan kebenarannya )

Alhamdulillah, masyarakat Lembah Palu sangat bersyukur sekali kepada Allah karena sudah di beri kesempatan untuk berjodoh dengan Guru Tua sehingga masyarakat Lembah Palu dapat menimbah ilmu di bawah naungan atap Al-Khairaat yang di bangunya dengan tulus iklas. Guru Tua tidak seperti para ulama lain yang meninggalkan sebuah kitab sebagai refrensi bagi para pengikutnya tetapi Guru Tua meninggalkan kitab yang takkan pernah usang termakan waktu sehingga harus di simpan di lemari berkaca atau di museum hanya untuk di jadikan pajangan tetapi Guru Tua meninggalkan sebuah kitab yang hidup berupa Al-Khairaat yang setiap tahun melahirkan murid-murid Guru Tua yang berwawasan luas dan berwibah. Allah sudah mentakdirkan sosok Guru Tua untuk menjadi Cahaya di Tanah Kaili karena Ayah dari Guru Tua dalam pernikahannya yang ketiga mempersunting Syarifah Nour, seorang perempuan shalehah keturunan Arab-Bugis yang menurut khabar masih kerabat dekat dengan Arung Matoa ( Raja Yang Dituakan ) di Wajo-Sengkang, Sulawesi Selatan.

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 47

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Guru Tua adalah anak kedua dari 6 bersaudara dari pernikahan Ayah Beliau dengan Syarifah Nour. Dalam usia 18 tahun Guru Tua sudah bisa menghafal 30 Juz segaligus mengetahui dan memahami seluk beluk Ashabul Nuzul-nya. Hal ini di karenakan Guru Tua berguru dengan para Ulama Besar sambil belajar secara otodidak. Di antara ulama yang menjadi Guru Guru Tua adalah sebagai berikut Sayyid Muhsin Bin Alwy As Saqqaf, Abdurrahman Bin Ali Bin Umar Bin Saqqaf As Saqqaf, Muhammad Bin Ibrahim Balfaqih, Abdullah Bin Husain Shaleh Al Bahar, Idrus Bin Umar Al Habasy, Abdullah Bin Umar Asy-Syathary, Muhammad Ba„ Katsir, Sayyid Ahmad Bin Hamid, Syekh Abu Bakar Bin Ahmad Al Bakry, dan Alhabibul„arifubillah Ali bin Muhammad Al Habasy. Selain itu Beliau juga pernah belajar di Makkah selama setengah tahun sehingga dalam perantauannya di Makkah Beliau memperoleh keterampilan Administrasi/Menegement, Leadership dan kemimpinan serta ketata negaraan dalam Islam. Singkat cerita setelah peristiwa Aden Beliau pergi ke Bumi Pertiwi Indonesia pada tahun 1922 Miladiah dan mendarat di Batavia (Jakarta). Dari Jakarta Beliau pergi ke Pekalongan, disana Beliau berwiraswasta bahkan usaha Beliau sampai ke Jombang. Di daerah ini Beliau bertemu dengan K.H. Hasyim Asy’ari yang merupakan pimpinan Ponpes Tubeireng. Setelah di Jombang Beliau hijrah lagi ke Solo untuk membina Madrasah ArRabithatul ‘Alawiyah yang sekarang sudah menjadi Yayasan Pendidikan Islam Dipenogoro. Kemudian pada tahu 1929 Beliau berziarah ke Manado untuk bertemu dengan saudara yang berlainan Ibu yaitu Kanda Syech Bin Salim Al-Jufri. Dari sinilah Beliau tertarik dengan daratan Sulawesi karena menurut cerita kakak Beliau berbisnis di daerah Sulawesi cukup menguntungkan apalagi keadaan masyarakat sosialnya yang beragama Islam dengan Taat. Mula-mula Guru Tua datang di desa Vani untuk tujuan Bisnis namun setelah datang disana Beliau melihat ketaatan masyarakat Vani yang taat terhadap ajaran Islam. Akhirnya Beliau berhajat untuk mendirikan Madrasah di daerah ini dan masyarakat pun menerima dengan lapang dada tetapi hajat tersebut tidak kesampaian karena Beliau di tawarkan oleh masyarakat Lembah Palu untuk mendirikan Madarasah di Lembah Palu. Akhirnya di putuskan pendirian madrasah di alihkan di Lembah Palu dan keputusan ini pun di restui oleh kedua belah pihak yaitu Masyarakat Vani dengan Masyarakat yang ada di Lembah Palu. Pada tanggal 14 Muharram 1349 Hijriyyah atau bertepatan pada tanggal 11 Juli 1930 Miladiah di resmikanlah gedung Al-Khairaat yang pertama. Setelah hampir setahun pengresmian Madrasah Al-Khairaat, masyarakat Lembah Palu menjodohkan Guru Tua dengan Hajjah Intje Aminah binti Daeng Suyeti ( Ite ). Dengan adanya Al-Khairaat ini menyarakat Lembah Palu dapat menyokolahkan anak-anaknya untuk menjadi manusiamanusia yang lebih baik lagi daropada sebelumnya sehingga Palu menjadi Ka’bah bagi para penuntut Ilmu di Indonesia bagian Timur sampai saat ini. Pada tahun 1960 di bangunlah sebuah Masjid yang sekarang menjadi salah satu Masjid yang bersejarah di Palu yaitu masjid Al-Khairaat. Masjid ini di gunakan para santri maupun masyarakat setempat untuk beribadah kepada Tuhan, sebuah tempat sejuk dan penuh
Page 48

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
dengan ketenangan untuk mengenal siapa yang menyembah dan siapa yang di sembah. Di belakang masjid ini pula terdapat pusara sang Guru Tua bersama anggota keluarganya yang terdapat di Palu. Guru Tua adalah seorang Wali yang sedejarad dengan para Wali yang ada di Pulau Jawa yang di kenal dengan Wali Songo. Guru Tua dapat mengenal pribadinya sendiri sehingga beliau pun dapat mengenal Tuhannya dengan pengenalan yang sempurna. Dengan pengetahuan pengenalan diri kepada Sang Pencipta itulah Beliau mempunyai Karamah yang merupakan indentitasnya sebagai seorang Wali Allah atas umat Muhammad Shalallahu Alaihi Wasalam. Karamah adalah sebuah anugerah yang di miliki oleh seorang Wali yang tidak ada ta’bir antara Wali tersebut dengan Allah Azza Wa Jalla. Karamah ini di dapatkan karena seseorang yang mengambil apa yang dia kehendaki seperti dia kehendaki dan dari tempat yang dia kehendaki. Maksudnya adalah cahaya Iman yang di aplikasikan dalam kehidupan lahir dan bathin seperti seseorang yang ingin mengambil buku di hadapannya, dia percaya karena Allah Azza Wa Jalla kalau dia bisa mengambil buku tersebut.

ْ َ َ ْ َ َ َ ِ َ َ ۡ ََ ِ َ ٌ َۡ َ ‫َ ه‬ ‫َٓ ه‬ ‫أََ إٌِ أ َۡٔنِيَآء لَّلِ َ خٕف َهَ ۡيٓىۡ َٔ ُْىۡ يَذشٌَُٕ لنهذيٍ ءايُُٕا ٔڪإَُا‬ )ٖٙ-ٕٙ ‫يَرهمٌُٕ ( یُووس‬ َ
Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa. ( Nabi Yunus/Yunus : 62-63 ) Behold! verily on the friends of Allah there is no fear, nor shall they grieve; Those who believe and (constantly) guard against evil;- (Jonah/Yünus 62-63 ) Banyak murid-murid Beliau yang meriwayatkan tentang Karamah Guru Tua bahkan menjadi cerita seorang Ibu ketika anaknya bertanya foto siapakah yang terdapat setiap rumah orang-orang yang ada di lingkungan mereka. Termaksud penulis banyak mendengar cerita dari Ibu tercinta maupun dari kakek nenek yang pernah menjadi murid Guru Tua baik itu langsung maupun tidak. Di antara kisah tentang karamah Guru Tua yang penulis ketahui adalah tentang Murid Langsung Guru Tua yaitu H. Amin Lasawedi yang pada suatu saat mereka pergi kesuatu daerah dengan transportasi laut berupa perahu kecil. Di tengah lautan malam itu angin yang berhembus dengan kencangnya sampai menerbangkan Imamah Guru Tua, spontan Guru Tua menyuruh H. Amin Lasawedi untuk mengambil Imamah tersebut. Tanpa pikir panjang H. Amin Lasawedi melompat dari perahu tersebut kedalam laut tetapi sebuah keajaiban terjadi. Air laut tersebut hanya sebatas di pusar H. Amin Lasawedi sehingga Beliau tidak terbenam.

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 49

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Cerita lain terjadi di Ampana pada saat ada sebuah acara penyembutan tamu dari AlKhairaat Pusat Palu. Tuan rumah mengira tamu yang datang tidak banyak sehingga tuan rumah hanya menyediakan makanan sesuai prediksinya tetapi prediksi tersebut malah meleset sehingga tuan rumah tersebut menjadi risau. Namun Guru Tua langsung mengetahui dan tanpa di ketahui oleh orang, Guru Tua sudah ada di dapur dan berkata kepada tuan rumah tersebut “ kalau Komiu nanti menyajikan makanan untuk tamu, bacalah “Bismillah Birahmatika Nastaghitsu “ sebanyak tiga kali sambil berpasrah diri kepada Allah. Alhasil, makanan yang tadinya kurang malah bertambah banyak sehingga semua tamu dapat menikmatinya tanpa mengetahui jika sebelumnya tuan rumah sembat Navulesa.
Komiu = Kamu Kamu ( jamak ) Kamu ( panggilan kehormatan kepada orang yang baru pertama kali Bertemu atau kepada orang yang di hormati karena umur, pangkat atau kewibaannnya.

Navulesa = Gelisah

Setiap yang berjiwa akan merasakan Maut, seperti halnya Guru Tua adalah mahkluk ciptaan Allah dan harus kembali kepada Allah, begitulah adanya manusia di dunia ini yaitu hidup untuk kembali kepada Tuhan. Tugas Guru Tua belumlah usai, Guru Tua hanyalah seorang yang memberi Cahaya kecil di Al-Khairaat ini sehingga tanah Tadulako orang Kaili mendapat Cahaya Ilahi yang begitu terang. Setelah kepergian Guru Tua, murid-murid Beliau dan masyarakat Palu yang mencitai Beliaulah yang harus memelihara Cahaya tersebut agar tetap menjadi Cahaya bagi Palu dan sekitarnya. Sebelum Maut menjempunya dengan Senyum Kerinduan, Guru Tua menjalani proses bercerainya Ruh yang abadi dengan Raga yang hanya sementara ini yaitu dengan sakit yang menyebabkan Guru Tua hampir delapan bulan tidak bisa makan kecuali hanya dengan air, itu pun hanya sekedarnya. Tetapi Guru Tua dan orang-orang yang mencintai Beliau tidak menyerah untuk tetap berusaha dan berdo’a kepada Allah mengharap yang terbaik untuk Guru Tua. Sampai pada akhirnya Allah memilihi untuk mengambil kekasih-Nya untuk kembali kepada-Nya. Wafatlah Sang Guru pada hari senin pukul 02:40 WITA tanggal 12 Syawal 1389 Hijriah atau pada tanggal 22 Desember 1969 Miladiah. Terpancarlah Cahaya dari Wajah Beliau dengan cahaya kedamaian karena tugasnya sebagai seorang Bani Adam telah usai serta tugasnya dalam memimpin Al-Khairaat ini di serahkan untuk murid-murid Beliau dan masyarakat yang mencintai Beliau. ( semoga keridhaan Allah selalu tercurahkan kepada Beliau dan orang-orang yang mencintai Beliau ). Di Palu setiap tanggal 12 Syawal di adakan Haul Guru Tua yang di hadiri masyarakat Palu dan sekitarnya bahkan ada yang dari luar tanah Sulawesi. Al-Khairaat yang Beliau dirikan dengan Keihklasan karena Allah Azza Wa Jalla benar-benar telah menjadi kiblat bagi para pecandu ilmu, terkabulnya do’a Beliau berkat usaha yang begitu gigih dan penuh kesabaran. Sampai saat sebelum dan sesudah Beliau Wafat terdapat banyak cabang-cabang Madrasah Al-Khairaat di pelosok Pulau Sulawesi bahkan Al-Khairaat mengempakkan sayapnya di luar Pulau Sulawesi.

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 50

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Bagi kami masyarakat Lembah Palu dan sekitarnya yang mencintai Guru Tua seperti kami mencintai Orang Tua kami sendiri. Beliau adalah cahaya Allah yang terdapat di rumahrumah orang yang mencintai Beliau, Beliau adalah salah satu pewaris tugas Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasalam untuk menyampaikan khabar gembira berupa jalan lurus yaitu jalan Islam yang mengajarkan tentang ketauhidan Tuhan. Pada tahun 2011 Guru Tua mendapatkan gelar Pahlawan Nasional di bidang Pendidikan dari Pemerintah Republik Indonesia. Hal tersebut menjadikan masyarakat Palu dan sekitarnya bangga dan bersyukur karena seorang yang selama ini menjadi kisah bagi setiap Ibu kepada anaknya ketika anak tersebut bertanya tentang sosok foto yang ada di setiap rumah orang yang ada di lingkungannya telah di akui oleh pemerintah sebagai Pahlawan. Gelar kehormatan ini telah melalui proses yang sangat panjang, karena sejak tahun 2009 Dinas Sosial Sulteng sudah merekomendasikan Guru Tua sebagai Pahlawan bersama dengan Imam Haji Hayun dari Toli-toli dan Karajelembah dari Kabupaten Sigi. Dan akhirnya Gubernur H.B Paliudju mengeluarkan surat rekomendasi No.464.1/352/Dissosda tanggal 12 Mei 2010 yang kemudian di proses oleh BPPP ( Badan Pembina Pahlawan Pusat ). Sebenarnya Guru Tua di mata masyarakat Palu dan sekitarnya sudah menjadi Pahlawan sejati di setiap kisah yang mereka ceritakan kepada generasi baru. Seorang yang menjadi sosok pemberi banyak sumbangan bagi masyarakat Lembah Palu dan sekitarnya. Foto Beliau di pajang dan di hormati di setiap rumah namun sekali-kali orang yang mencintai Beliau tidak menjadikan foto tersebut sebagai berhala yang entah sadar atau pun tidak. Setiap tahun pada tanggal 12 Syawal di adakan Haul di Al-Khairaat Pusat Palu yang membawa hikmah berkumpulnya semua cabang Al-Khairaat untuk mengormati Beliau sebagai Cahaya Abdi Tuhan di Tanah Kaili. Namun amat sangat di sayangkan adalah ada beberapa kelompok orang yang menjual foto Beliau dengan di gantung sebarangan dan di bawa kesana kemari, untuk pandangan pribadi saya sendiri, hal itu sangat melukai hati bagi siapa saja yang sadar akan kehormatan Beliau. Inilah salah satu Hikmah Nabi Muhammad Shalallau Alaihi Wasalam tidak boleh di gambarkan dalam bentuk apapun. Umat Islam akan sangat terluka jika misalnya foto Nabi Muhammad di perjual belikan dan di gantung dengan sembarangan dan di bawa kesana kemari. Sedangkan Nama Allah dan Nabi Muhammad saja dengan seenaknya mereka yang memperjual belikannya dan tidak mengetahui bagaimana mengormati pemilik nama tersebut. *****

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 51

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA TENTANG PENULIS

Nama penulis adalah Faisal Rahman Abdurrahim. Lahir di Bulubete 2 Februari 1992 M atau pada tanggal 27 Rajab 1412 H. Kegiatan keseharian penulis adalah sebagai mahasiswa di STAIN Datokarama Palu dan menjadi kader di beberapa organisasi di luar kampus. Baik itu organisasi yang berbasis Islam mau pun yang berbasis Nasionalisme. Cita-cita penulis adalah ingin menjadi seorang penulis yang betul-betul bisa menjadi refrensi bagi penulis-panulis lain. Terutama di bidang Kristologi karena penulis sedang menekuni bidang perbandingan agama ini sebagai bekal menuju kebenaran Islam di atas semua agama-agama yang mengaku benar dengan ajarannya tersebut. Selain menulis dan bergabung dengan berbagai organisasi, penulis juga mendalami tentang IT (Teknologi Informatika) secara autodidak karena berhubungan dengan Jurusan Dakwah Penyiaran Islam yang di ambil penulis selama kuliah di STAIN. Ingin membuat jaringan dunia maya itu sebagai ladang dakwah yang Insya Allah dapat memperlihatkan ISLAM itu adalah sebuah agama dan satu-satunya jalan keselamatan bagi umat manusia. Mimpi penulis dalam dunia kepenulisan adalah bertemu dengan penulis idolanya yaitu Adnan Ocktar atau di kenal sebagai Harun Yahya. Seorang penulis yang sangat profesional di bidangnya. Dan juga ingin bertemu dengan tokoh-tokoh Kristogi di antaranya adalah DR. M. Yahya Waloni, Ustadz Syamsul Arifin Nababan, Lc, Ustadz H. Insan LS Mokoginta. Kristolog dunia yaitu Dr. Zakir Abdulkariem Naik yang berasal dari India dan Almarhum Syekh Ahmed Hoosen Deedat dari Afrika Selatan, semoga keselamatan tetap tercurahkan kepada beliau, amin. Ingin mempersunting seorang Bidadari yang sangat di cintai untuk menyempurnakan sebagian agama di Sisi Allah. Menjadikannya cinta yang halal untuk di cintai merupakan salah tujuan utama penulis dalam menggapai cita-cita setinggi bintang di langit. Karena hanya Bidadari itu yang di pilih penulis untuk mengisi kekosongan hati yang telah lama di tinggal pergi olehnya ( mungkin dalam hati sana sudah berdebu ) . Semoga dia selalu dalam Lindungan Allah Azza Wa Jalla, Amin Yaa Rabbal Alamin.

Kritik Dan Saran :
Facebook Email Blog : faisalrahman.abdurrahim@gmail.com : mfarabdurrahim@yahoo.co.id : http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 52

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA RIWAYAT PENDIDIKAN
Pada tahun 1998 untuk pertama kalinya penulis menimbah ilmu di bangku pendidikan. Pendidikan pertama penulis dapatkan di SD Negeri Bulubete sampai pada tahun 2004. Penulis tidak pernah masuk di Sekolah TK ( Taman Kanak-kanak ) seperti temanteman saat itu karena penulis hidup dan besar di area perkebunan para petani yang cukup jauh dari keramaian masyarakat. Semua itu tidak menjadi penghalang untuk penulis dalam hal mengejar cita-citanya, selama tinggal di kebun, Ibu Penulis yang Tercinta membelikan alat tulis menulis berupa buku dan polpen. Karena ala bisa karena biasa itulah, menulis di jadikan sebagai sebuah hobi yang menyenangkan sekali. Penulis banyak membaca buku di perpustakaan sekolah yang saat itu masih sangat sederhana sekali. Buku yang sangat di gemari penulis adalah Buku Pendidikan Agama di samping dengan Buku-buku yang lain. Di kelas 4 SD, Penulis di angkat menjadi ketua kelas sampai tamat dan mulai pada kelas 5 SD sampai tamat pula, menjadi kewajiban penulis untuk memimpin ucapara setiap hari senin. Pada tahun 2004, penulis masuk di sekolah menengah yang tidak jauh dari rumah yaitu SMP Negeri 3 Dolo Bulubete. Di sekolah inilah di mulainya masa-masa ABG bagi penulis sebagai bekal utama dalam mencari jati diri dimasa dewasa kelak. Disini, penulis banyak mengukir prestasi walaupun tidak ada pengresmian atas prestasi tersebut tetapi prestasi tersebut cukup di akui oleh kawan atau pun lawan dalam kelas. Di kelas VIII, pertama kalinya penulis bertemu dengan seseorang yang selama ini menjadi inspirasi penulis untuk menulis dan meraih cita-cita yang di impikan. Seorang yang sudah banyak mengajarkan penulis tentang sebuah hal yang patut di pertahankan hakikatnya dalam hati. Seorang yang menguatkan penulis belajar dengan giat agar bisa mendapatkan perhatiannya dan alhamdulillah di kelas ujian saat semester I dan II penulis berhasil menjadi bintang kelas dan semua itu penulis persembahkan kepada kedua orang tua yang selalu mendo’akan dan spesilanya untuk seseorang yang telah menjadi bagian dari Ruh dalam hati penulis. Semoga lindungan Allah Azza Wa Jalla selalu tercurahkan kepadanya. Hobi menulis ini berawal dari pemberian buku dan polpen oleh Ibu dan hobi tersebut di kembangkan penulis di SMP ini sejak mengenal masa-masa ABG. Hal itu berawal dari tulisan-tulisan pribadi tentang seseorang yang selama ini menjadi inspirasi bagi penulis. Hal itu terus berkembang dengan banyak membaca buku-buku yang bernafaskan tentang agama Islam ini sampai dengan buku-buku tentang perbandingan agama. Tahun 2007 penulis melanjutkan pendidikannya di Yayasan Pendidikan Islam Amaliah Palu. Namun karena suatu hal penulis hanya bertahan satu semester saja dan pada semester kedua panulis bersekolah di Yayasan Al-Khairaat Pusat Palu tetapi penulis hanya bertahan satu semester juga. Hal itu di karena sebuah problem pribadi yang sangat rumit sekali sebagai seorang ABG yang masih labil terhadap suatu komitmen yang di bangun bersama si pemberi inspirasi tersebut. Pertengahan tahun 2008 penulis harus mengikuti perkataan orang tua untuk sekolah di kampung lagi, walaupun keputusan tersebut amat sangat berat untuk di terima tetapi penulis tidak bisa berbuat apa-apa.

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 53

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Akhirnya sekolah SMA ketiga ada di SMA N 1 Dolo Rogo, kelas jauh Dolo Selatan. Sekolah yang masih satu tahun lebih di buka dan penulis adalah angkatan yang kedua. Gedung sekolah tersebut merupakan bekas dari gedung madrasah ibda’iyah yang keadaanya sungguh memprihatinkan. Penulis tidak bisa berbuat apa-apa dengan semua itu, penulis harus berjuang keras untuk tetap sekolah walaupun hampir tiap hari pergi dan pulang sekolah dengan berjalan kaki dengan waktu tempuh kurang dari satu jam. Sebenarnya ada alternatif lain untuk cepat kesekolah yaitu dengan berkendara tetapi penulis adalah salah satu dari manusia yang di tumbuhi oleh kekurangan yang tidak di miliki oleh oran lain, yaitu penulis adalah orang yang cacat untuk berkendara. Sekali pun penulis cacat, semua itu tidak menyurutkan niat penulis untuk menggapai cita da cintanya, amin. Akhirnya pada tahun 2010, penulis menghadapi UN di sekolah induk yaitu di SMA Negeri 2 Dolo Rarampadende yang terletak di kecamatan tetangga. Namun sayangnya penulis tidak lulus dalam UN ini sehingga harus mengikuti Ujian Pengulangan dan penulis merupakan salah satu dari dua orang siswa yang mengulang semua mata pelajaran yang di Ujiankan saat itu. Alhamdulillah saat Ujian Pengulangan tersebut penulis lulus. Di tahun yang sama penulis memutuskan untuk kuliah di Modern College Palu jurusan Komputer dan Administrasi Perkantoran selama setahun. Di kampus inilah penulis belajar dasar-dasar tentang ilmu komputer sehingga setelah lulus dari disini penulis mengembakan sendiri pengetahuan yang di dapatkan selama belajar disana. Dan di kampus ini pulalah penulis pertama kalinya belajar tentang perbandingan agama karena suatu hari penulis membaca sebuah Ebook tentang dialog KH. Bahaudin Mudhary dengan seorang Kristen. Setelah lulus pada tahun 2011 dari Modern College, penulis melanjutkan kuliah di STAIN Datokarama Palu. Sebelumya penulis merasa bingung untuk melanjutkan kuliah yaitu di antara STAIN Datokarama Palu atau STIMIK Adhiguna Palu tetapi alhamdulillah setelah meminta pendapat salah seorang teman dekat, penulis memutuskan untuk kuliah di STAIN Datokarama Palu dan lulus di jurusan Dakwah Komunikasi Penyiaran Islam hingga saat ini.

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 54

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA DAFTAR PUSTAKA
Pengenalan Diri Pada Maha Pencipta oleh Ustadz Gisman Lamamati, menantu H. Amin Lasawedi yang merupakan murid langsung dari Al-Alamul Rabbanil Al-Habib Idrus Bin Salim Al-Jufri ( Guru Tua ). Pendiri Perguruan Islam Al-Khairaat Pusat Palu. Ebook kitab Arba'iina Hadiitsan An Nawawiyah, 40 Hadits An Nawawi, Penulis Imam An Nawawi. Oleh Akhukum Fillah. Kumpulan Puisi-puisiku oleh Faisal Rahman Abdurrahim (penulis) Al-Qur’an Digital http://www.alquran-digital.com info@alquran-digital.com The Holly Koran oleh http://www.selam.org furkan@furkan.cjb.net Mengenal Sosok Sayyid Idrus Bin Salim Al-Jufri, Pendidik Agung Al-Khairaat http://isim-hikmah.blogspot.com/2011/09/menegnal-sosok-sayyid-idrus-bin-salim.html oleh Abi Nadyah Zaky Alhikam. Sang Bintang dari Timur, Sayyid Idrus Al-Jufri, Sosok Ulama dan Sastrawan oleh Dr. Ahmad Bachmid, Lc http://www.harianmercusuar.com Riwayat hidup Ibnu Sina oleh Sifat Shalat Nabi Muhammad Shalallhu Alaihi Wasalam oleh Majelis Syiar, Masyarakat Islam Astra Rent A Car. Fatwa Al-Qardhawi, Permasalahan, Pemecahan Dan Hikmah. Dr. Yusuf AlQardhawi Awal Penciptaan Makhluq Sebelum Penciptaan Alam Semesta oleh Ustadz Labib Mz. ( dikutip kembali dari Ebook Penulis “ Keajaiban Allah “ ) Kumpulan Tulisan H.M Nur Abdurrahman dalam kompilasi Ebook Digital www.pakdenono.com Kumpulan Tausyiah ti047865@binus.ac.id K.H Abdullah Gymnastiar oleh Hamba Allah

Mengenal Allah Lewat Akal oleh Harun Yahya, compilasi ulang oleh www.pustaka41.wordpress.com Hakikat Kehidupan www.pakdenono.com Dunia oleh Harun Yahya, Kompilasi Chm oleh

Iman Yang Sempurna oleh Harun Yahya, compilas chm oleh www.pakdenono.com

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 55

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA
Dibalik Perang Dunia www.geocities.com/pakdenono/ oleh Harun Yahya, www.dibalikperangdunia.com

Kumpulan Artikel Harun Yahya, http://www.geocities.com/pakdenono/ http://asalkamutahuaja.blogspot.com/2010/08/jam-mekkah-yang-akan-membuat-bigben.html http://irfansetyawan.file.wordpres.com dan http://putrahermanto.file.wordpres.com Studi Kritis Pemahaman Islam oleh Armansyah http://debu-semesta.blogspot.com

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 56

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

PENGENALAN DIRI KEPADA SANG PENCIPTA

ََْ ‫َا ْالحد٢ ِف ِْْبايَر ٢٩٩٢ َمسح/ ٢٢ َرجب ١٢١٢ حجري َّه‬ ِِْ ِ ْ َ ِ ٓ

ِ َّ ُ َ ُ َ ْ ‫َ ى‬ ‫فَاسًل َرْحن ع ْبد الرح ِْي‬ ِٕ THE END ‫َالْح ْمد ِّهِلِل َرب الْ هعلَ ِم ْي‬ ِّ ُ َ َ

http://www.mfar-abdurrahim.blogspot.com

Page 57

faisalrahman.abdurrahim@gmail.com

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->