PROPOSAL PENELITIAN

Perancanagan Alat dan Pembuatan Biogas dari kotoran Ternak

Disusun Oleh : Hadi Salamy (08020015) Fatwah M Madang (08020028)

PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA 2011

Siti Jamilatun. Maret 2011 Peneliti I Peneliti II Fatwah M Madang NIM: 08020020 Hadi Salamy NIM: 08020015 Dosen Pembimbing Ir.LEMBAR PENGESAHAN PROPOSAL PENELTIAN Perancanagan Alat dan Pembuatan Biogas dari kotoran Ternak Yogyakarta.T . M.

Zuhdi dkk. sehingga nilai impor Indonesia akan lebih besar daripada nilai ekspornya.1. kurang dari quota minimal yang ditetapkan oleh OPEC. 2005. 2004. jika tidak ditemukan atau dikembangkan sumber minyak baru. atau bahkan menjadi net importer. Hal ini diperkirakan akan terus meningkat pada tahun berikutnya. Sepuluh tahun kemudian (2022) akan menjadi total oil importer. 2002. terutama dikalangan masyarakat pedesaan yang memelihara hewan ternak sapi. 2003). La Puppung. Zuhdi. . 2005). Oleh karena itu diperlukan upaya guna mendapatkan bahan bakar alternatif yang bersifat terbarukan. Lattar Belakang Perkembangan ekonomi dan industri mengakibatkan semakin besarnya konsumsi masyarakat Indonesia terhadap produk dari minyak bumi. Menurut Soedradjat (1999). maka perlu dilakukan upaya yang sistematis untuk menerapkan berbagai alternatif energi yang layak bagi masyarakat. 1986). salah satunya adalah biodiesel (Rahayu. maka pada tahun 2012 Indonesia akan menjadi net oil importir.teknologi ini bisa segera diaplikasikan.kususnya di pedesaan. bahkan produksi minyak bumi Indonesia saat tinggal 942. Produksi kilang-kilang minyak Indonesia juga semakin menurun. Konsumsi terbesar adalah minyak diesel (solar) yang pada tahun 2002 saja mencapai 22 juta kiloliter. Tingkat konsumsi terhadap minyak rata-rata naik 6 % pertahun (Suroso. sehingga mengakibatkan persediaan minyak bumi Indonesia semakin menipis (Makmuri. Sari (2002) mengatakan bahwa jika Indonesia tidak bersiap. 2005). 1995.000 barrel perhari (Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral.BAB I PENDAHULUAN I. Rahman. karena persediaan minyaknya habis sama sekali. Reaktor Biogas merupakan sala satu solusi teknologi energi untuk mengatasi kesulitan masyarakat akibat kenaikan harga BBM. Dalam rangka pemunuhan keperluan energi rumah tangga. maka pada tahun 2010 Indonesia diperkirakan tidak lagi berstatus sebagai net exporter. Zuhdi. 2003.

Biogas ini sebenarnya dapat pila terjadi pada kondisi alami. atau sampah direndam dalam air dan disimpan didalam tempat tertutup atau anaerob (tanpa udara). Proses ini berakhir setelah oksigen didalam alat ini habis. I. Dengan demikian. 2. Biogas yang terbentuk dapat dijadikan bahan bakar karena mengandung gas metan (CH4) dalam prosesntasenya yang cukup tinggi (54 – 70 %).Biogas atau sering disebut pula gas bio merupakan gas yang timbul jika bahan-bahan organik seperti kotoran hewan. Jika kotoran ternak yang yang telah dicapur air atau isian (slurry) dimasukkan kedalam alat pembuat biogas maka akan terjadi proses pembusukan yang terdiri dari dua tahap. Mengurangi ketergantungan pada pemakaian minyak yang jumlahnya terbatas dan harganya mahal. untuk menjamin terjadinya biogas alat ini harus tertutup rapat. diperlukan alat yang memenuhi syarat terjadinya zat tersebut. Mengetahui langka-langka pembuatan Biogas dari kotoran ternak .2. Selanjutnya proses pembusukan berlanjut pada tahap kedua (proses anaerobic). Pada proses yang pertama diperlukan oksigen dan hasil prosesnya berupa karbon dioksida (CO2). Mengurangi dampak yang muncul dari polisi yang disebabkan oleh kotoran. Dalam jangka panjang. Dapat merancang dan menghasilkan Alat pembuatan Biogas skala kecil (Lab) 2. tidak berhubungan dengan udara luar sehingga tercipta kondisi hampa udara (tanpa udara). 3. Pada proses yang kedua inilah biogas dihasilkan. Namun untuk mampercepat dan menampung gas ini. Akibat lain yang ditimbulkan karena penggunaan kotoran ternak sebagai biogas adalah : 1. diharapkan mampu mengurangi penggunaan kayu sebagai bahan bakar sehingga kelestarian hutan menjadi lebih terjaga. 4. Sisa campuran kotoran yang sudah tidak menghasilkan gas (sludge) dapat digunakan pupuk organik yang baik. Tujuan Penelitian 1. yaitu proses aerobik dan proses anarobik. kotoran manusia.

biogas dapat digunakan sebagai pembangkit energi listrik. . yaitu 11 juta ekor sapi.62 liter minyak tanah. Di samping itu. dari proses produksi biogas akan dihasilkan sisa kotoran ternak yang dapat langsung dipergunakan sebagai pupuk organik pada tanaman / budidaya pertanian. solar). H2. ± 38 % CO2 (karbon dioksida) dan ± 2 % N2. kerbau dan kuda. Kerbau. sehingga dapat dijadikan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan terbarukan. Di samping itu pupuk organik yang dihasilkan dari proses produksi biogas sudah tentu mempunyai nilai ekonomis yang tidak kecil pula.BAB II TINJAUAN PUSTAKA Biogas adalah gas yang dihasilkan dari proses penguraian bahan-bahan organik oleh mikroorganisme pada kondisi langka oksigen (anaerob). Dalam skala besar. Setiap 1 ekor ternak sapi/kerbau dapat dihasilkan + 2 m3 biogas per hari. Hal tersebut mengingat cukup banyaknya populasi sapi. O2. Komponen biogas antara lain sebagai berikut : ± 60 % CH4 (metana). Biogas dapat dibakar seperti elpiji. 3 juta ekor kerbau dan 500 ribu ekor kuda pada tahun 2005. Kesetaraan biogas dengan sumber energi lain 1 m3 Biogas setara dengan : Tabel kesetaraan biogas dengan sumber bahan bakar lain Manfaat energi biogas adalah sebagai pengganti bahan bakar khususnya minyak tanah dan dipergunakan untuk memasak kemudian sebagai bahan pengganti bahan bakar minyak (bensin. hal tersebut mengingat bahwa 1 m3 biogas dapat digunakan setara dengan 0. Potensi pengembangan Biogas di Indonesia masih cukup besar. dalam skala besar biogas dapat digunakan sebagai pembangkit energi listrik. & H2S. Sumber energi Biogas yang utama yaitu kotoran ternak Sapi. Potensi ekonomis Biogas adalah sangat besar. Babi dan Kuda.

Air .Untuk satu ekor sapi rata-rata dapat menghasilkan 20 kg kotoran per ha.4 m kubik.49 liter BBM. BAB III PELAKSANAAN PENELITIAN III.067. 2. 4.040. Bahan-Bahan Pembuatan Biogas 1. Kotoran sapi 2.biaya perawatan/thn. maka akan dihasilkan gas methan sebesar campuran 0. Sedangkan keuntungan pada rahun ke 1 adalah sebesar Rp 107. Sebuah Drum dengan diameter 40 cm dan volume 60 Liter Pipa dengan diameter 2 inch dan panjang 50 cm Plastik untuk penampung gas Sebuah Kran Karet Lem III. Bila harga BBM ditetapkan Rp 3.040 – tot. 3.061714 Kg.040. Pada proses penghitungan gas methan yang dihasilkan dari 20kg kotoran sapi per hari. Sedangkan produksi biogas per hari setiap 2 ekor sapi adalah 2.000 – tot biaya perawatan/th.2. 6.160. Untuk penghematan pada tahun per tama diperoleh sebesar Rp. 1.10285 kg dan gas methan murni sebesar 0.000. maka pendapatan per tahun adalah Rp 1. Kebutuhan BBM untuk 1 keluarga per tahun adalah Rp 2.160. sedangkan penghematan untuk tahun berikutnya adalah sebesar Rp 2.500. 5.607.000 / liter. setara dengan 1.000.000. Untuk satu alat biogas dibutuhakan biaya sebesar Rp 1.2 m kubik. dan setara dengan 1 s. dan keuntungan untuk tahun berikutnya adalah sebesar 1. 660.d. Bahan-Bahan Perancangan Alat Biogas 1.1.

Desain Alat Cara membuat alat sebagai berikut : 1. Menyiapkan sebuah drum bervolume 60 liter dan berdiameter 40cm. Rangkaian Alat Penelitian III. Drum diatasnya terdapat penutup yang digunakan untuk memasukkan Bahan dan mengeluarkan Limbahnya 3. Plastik Gambar 1. Rangkaian Alat Penelitian Keterangan 1.III.panjang 50 cm.4. dan Pipa dengan diameter 2 inch. Di ujung kran di taruh plastik untuk penampung gas yang dihasilkan .4. Pipa 3. Pipa sebelumnya di sambungkan dengan kran.1. Metedologi Penelitian III. Drum 2. Kran 4. biar mudah untuk mengeluarkan dan menutup Gas yang dihasilkan 5. 2. Disisi Drum di beri lubang untuk di sambungkan dengan pipa 4.3.

4. Yang dilakukan pertama kali adalah membuat isian yaitu campuran dari kotoran ternak yang masih segar dengan air dengan perbandingan 1 .4.III. Sebelumnya kran sudah dibuka 5.3. Cara Pembuatan Biogas 1. 3. 1. Aduk hingga rata dan bersihkan dari benda benda lain yang mengkin terbawa.2. Setelah sekitar beberapa hari.5 2. III. Masukkan isian ke dalam Drum 4. Jadwal Penelitian Kegiatan 1 2 3 4 5 Minggu Ke6 7 8 9 10 11 12 13 . gas mulai terbentuk ditandai dengan melembungnya Plastik yang diikat di ujung kran.

Penyusunan Laporan 3. Percobaan Pendahuluan 2. Pembelian bahan-bahan Alat 2. seminar - . Pengujian Hasil Penyelesaian : 1. Pembuatan Alat dan penerapan 3. Penggandaan Laporan 4. Pengumpulan kotoran ternak Pelaksanaan : 1. Pengumpulan data 3.Persiapan : 1. Pengolahan Data 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful