P. 1
Modul Fisika Kelas 11

Modul Fisika Kelas 11

|Views: 641|Likes:
Published by Meli Muchlian

More info:

Published by: Meli Muchlian on Jul 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2013

pdf

text

original

FISIKA

Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
GERAK ROTASI DAN KESETIMBANGAN BENDA TEGAR

Standar Kompetensi Menerapkan konsep dan prinsip mekanika klasik dan
sistem kontinu dalam menyelesaikan masalah
Kompetensi Dasar Menformulasikan hubungan antara konsep torsi,
momentum sudut, dan momen inersia, berdasarkan
hokum II Newton serta penerapannya dalam masalah
benda tegar

A. Kinematika Rotasi
Gerak rotasi berubah beraturan

dimana:
= Kecepan sudut (rad/s)

= Posisi sudut (rad)
= Percepatan sudut (rad/s
2
)
= Waktu (s)

B. Dinamika Rotasi
1. Torsi (momen gaya) adalah hasil kali antara gaya dengan lengan gaya (jarak tegak lurus dari garis kerja
gaya ke sumbu rotasi



2. Momen Inersia adalah hasil kali satuan massa dengan kuadrat satuan jarak

Teori sumbu sejajar menyatakan:



dimana:

= Momen inersia pada pusat massa (kg m
2
)

= Massa total benda (kg)
= Jarak yang dihitung dari pusat massa ke sumbu paralel
R = Jarak dari pusat rotasi (m)





FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
Tabel Momen Inersia

Nama Benda Letak Sumbu Momen Inersia
Cincin tipis Melalui pusat dan tegak lurus jari-jari

Batang Melalui salah satu ujung batang

Batang Melalui titik tengah batang

Piringan Melalui pusat dan tegak lurus jari-jari

Silinder pejal Melalui pusat dan tegak lurus jari-jari

Bola pejal Melalui titik pusat bola

Kulit bola tipis Melalui titik pusat bola

3. Hukum kekekalan energi mekanik

Dimana:

4. Momentum sudut (L) sistem patikel dengan kecepatan sudut adalah:


Hukum kekekalan momentum sudut: “Momentum sudut total pada benda yang berotasi adalah tetap/
konstan, jika momen gaya/torsi yang bekerja padanya sama dengan nol.”

C. Dinamika Rotasi Benda Tegar
1. Hukum II Newton untuk gerak translasi: ∑
2. Hukum II Newton untuk gerak rotasi: ∑ dengan

maka:

Hukum sinus

Dua syarat sebuah benda tegar setimbang:
1. Jumlah vektor gaya yang bekerja padanya harus nol

; ∑

setimbang translasi
2. Jumlah semua momen gaya ( dihitung di sekitar sembarang sumbu) harus sama dengan nol.
∑ setimbang rotasi



FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
D. Titik berat
Titik berat untuk benda yang homogen (massa jenis tiap-tiap bagian benda sama)
a. untuk benda linier (berbentuk garis)

dan

b. untuk benda luasan (benda dua dimensi)

dan

c. untuk benda ruang (berdimensi tiga)

dan

Tabel titik berat teratur linier
Nama benda Gambar Benda Letak titik berat keterangan
Garis lurus

Z = titik tengah garis
Busur lingkaran

R = jari-jari lingkaran
Busur setengah
lingkaran

Tabel titik berat benda teratur berbentuk luas bidang homogen
Nama benda Gambar Benda Letak titik berat keterangan
Bidang segitiga

t = tinggi
z = titik perpotongan
garis-garis berat AD
dan CF

Jajar genjang,
belah ketupat,
bujur sangkar,
persegi panjang

t = tinggi
z = titik perpotongan
diagonal AC dan BD

Bidang juring
lingkaran

R = jari-jari lingkaran

Bidang setengah
lingkaran

R = jari-jari lingkaran



FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
Tabel titik berat benda teratur berbentuk bidang ruang homogen
Nama benda Gambar Benda Letak titik berat keterangan
Bidang kulit prisma

z pada titik tengah garis z
1
dan z
2

z
1
= titik berat
bidang alas
z
2
= titik berat bidang
atas
l = panjang sisi tegak
Bidang kulit silinder
(tanpa tutup)

t = tinggi silinder
R = jari-jari lingkaran
alas
A = luas kulit silinder

Bidang kulit limas

T’ T = garis tinggi
ruang



Bidang kulit kerucut

T T’ = tinggi kerucut
T’ = pusat lingkaran
alas




Bidang kulit
setengah lingkaran

jari-jari lingkaran


Tabel titik berat benda pejal homogen
Nama benda Gambar Benda Letak titik berat keterangan
Prisma pejal
beraturan

z pada titik tengah garis z
1
dan z
2

V = luas alas tinggi
z
1
= titik berat
bidang alas
z
2
= titik berat
bidang atas
l = panjang sisi
tegak
V = Volume
Silinder pejal

t = tinggi silinder
R = jari-jari silinder

FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
Limas pejal
beraturan

T’ T = tinggi limas
beraturan



Kerucut pejal

t = tinggi kerucut
R= jari-jari lingkaran




Setengah bola
pejal

=

R= jari-jari bola





Macam-macam kesetimbangan
a. Kesetimbangan stabil: jika diganggu (diberi gaya) titik beratnya naik tetapi akan kembali ke kedudukan semula.
b. Kesetimbangan netral: jika diganggu (diberi gaya) akan tetap seimbang pada posisi baru dan titik beratnya
tidak naik atau turun
c. Kesetimbangan labil: jika diganggu (diberi gaya) titik beratnya akan turun dari kedudukan semula dan tidak
akan kembali ke kedudukan semula





a b c














FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
SOAL LATIHAN
1. Massa batang AB dapat diabaikan. Torsi dengan
poros putar titik P sebesar.....

a. 5 Nm searah gerak jarum jam
b. 5 Nm berlawanan arah gerak jarum jam
c. 15 Nm searah gerak jarum jam
d. 15 Nm berlawanan arah gerak jarum jam
e. 25 Nm searah gerak jarum jam
2. Sebuah batang homogen panjang 5 m pada
masing-masing ujungnya bekerja gaya sebesar 10
N membentuk sudut 30
0
terhadap batang. Besar
momen kopel gaya tersebut adalah…

a. 15 Nm sesuai arah jarum jam
b. 20 Nm sesuai arah jarum jam
c. 25 Nm sesuai arah jarum jam
d. 25√3 Nm sesuai arah jarum jam
e. 50 Nm sesuai arah jarum jam
3. Perhatikan gambar di bawah!

Pada batang homogen seberat 200 N digantungkan
beban 440 N dengan panjang. Besar gaya yang
dilakukan penyangga pada batang adalah ....
a. FA = 210 N ; FB = 330 N
b. FA = 430 N ; FB = 210 N
c. FA = 200 N ; FB = 440 N
d. FA = 210 N ; FB = 430 N
e. FA = 440 N ; FB = 200 N
4. Sebuah tongkat homogen panjang 80 cm. Pada
salah satu ujungnya diberi gaya 10 N dengan
membentuk sudut 30
o
terhadap panjang tongkat
,sehingga tongkat berputar searah jarum jam.
Momen gaya yang dihasilkan oleh gaya tersebut
adalah ... .
a. 2 Nm
b. 4 Nm
c. 5 Nm
d. 6 Nm
e. 8 Nm
5. Batang AB massanya 5 kg panjangnya 6 m diberi
penompang pada jarak 1m dari ujung A. Pada
ujung B diberi beban 4 kg ,agar batang seimbang
ujung A harus diberi beban ... .
a. 10 kg
b. 15 kg
c. 20 kg
d. 25 kg
e. 30 kg
6. Sebuah partikel massanya 250 gram melakukan
gerak orbital membentuk lingkaran dengan jari-jari
100 cm. Jika pada partikel bekerja gaya 4 N,
percepatan anguler partikel adalah ... .
a. 1 rad/s
2

b. 1 ,6 rad/s
2

c. 4 rad/s
2

d. 8 rad/s
2

e. 16 rad/s
2

7. Momen inersia sistem berikut menurut poros putar
PQ sebesar.....(m = 3 kg)

a. 9 kgm
2

b. 12 kgm
2

c. 15 kgm
2

d. 18 kgm
2

e. 24 kgm
2

8. Momen inersia silinder pejal berikut dengan poros
ditengah dan tegak lurus diameternya sebesar.....

a. 0,5 kgm
2

b. 0,75 kgm
2

c. 1,5 kgm
2

d. 2,25 kgm
2

e. 3,00 kgm
2

9. Batang tipis massa M panjang L. Momen inersia
batang dengan poros PQ sebesar.....

a.
1
/
16
ML
2

b.
1
/
12
ML
2

c.
1
/
4
ML
2

FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
d.
1
/
3
ML
2

e.
1
/
2
ML
2

10. Bola pejal, silinder pejal dan bola berongga terbuat
dari bahan yang berbeda-beda namun memiliki
kesamaan massa dan jari-jari.

1) momen inersia bola pejal lebih besar dari
momen inersia silinder pejal
2) momen inersia silinder pejal lebih kecil dari
momen inersia bola berongga
3) momen inersia bola pejal lebih besar dari
momen inersia bola berongga
4) momen inersia silinder pejal lebih besar dari
momen inersia bola pejal
Pernyataan yang benar adalah....
a. 1, 2 dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. 1, 2, 3 dan 4
11. Sebuah bola dunia ( I=2/5 mr
2
)berjari-jari 25 cm
massa 0,5 kg,berotasi dengan percepatan angular
3 rad/s
2
. Besar gaya yang bekerja pada bola
tersebut adalah ....
a. 0,03 N
b. 0,125 N
c. 0,15 N
d. 0,25 N
e. 0,75 N
12. Silinder pejal massa 10 kg menggelinding tanpa
selip pada bidang miring mendatar. Jari-jari silinder
20 cm.Pada saat kecepatan silinder 4m/s, besar
energi kinetik total silinder adalah ... ..
a. 80 J
b. 100 J
c. 120 J
d. 130 J
e. 140 J
13. Pada sebuah katrol yang berjari-jari 10 cm
disangkutkan tali yang massanya diabaikan. Ujung-
ujung tali diberi beban 6 kg dan 3 kg. Jika momen
inersia katrol 0,05 kgm
2
maka percepatan gerak
beban adalah ... .
a. 0,5 m/s


b. 1 m/s
2

c. 1,5 m/s
2

d. 2,0 m/s
2

e. 2,5 m/s
2

14. Pada sebuah benda bekerja gaya selama 0,25
s,sehingga menghasilkan torsi sebesar 2,5 x 10
-2

kgm
2
Torsi tersebut mengakibatkan perubahan
momentum angular benda sebesar ... .
a. 6,25 x 10
-3
kgm
2
b. 6,25 x 10
-2
kgm
2

c. 10 x 10
-2
kgm
2
d. 10 x 10
-4
kgm
2

e. 2,5 x 10
-4
kgm
2
15. Sebuah partikel mempunyai momen inersia 2,5 x
10
-2
kgm
2
diputar dipercepat beraturan sehingga
mengalami perubahan laju angular dari 20 rad/sek
menjadi 50 rad /sek dalam selang waktu 5 sekon.
Besar torsi yang bekerja pada partikel tersebut
adalah ... .
a. 0,15 Nm
b. 0,25 Nm
c. 0,5 Nm
d. 0,75 Nm
e. 1,75 Nm
16. Sistem pada gambar disamping berada dalsm
seimbang. Besar m1 = 60 kg dan koefisien gesek
statik m1 dgn meja adalah 0,2. Maka massa m2
adalah…

a. 2√2 kg
b. 2√3 kg
c. 4 kg
d. 4√2 kg
e. 4√3 kg
17. Pada gambar di bawah T
1
dan T

masing-masing
adalah tegangan sepanjang tali AB dan BC. Pada
sistem keseimbangan tersebut berlaku hubungan
persamaan …

a. T1 + T2√3 – 50 = 0
b. T1 – T2√3 = 0
c. T1√3 + T2 – 50 = 0
d. T1√3 + T2 = 0
e. T1 + T2√ 3 – 200 = 0
FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
18. Perhatikan gambar di bawah !

Suatu sistem kesetimbangan yang terdiri dari 3
buah beban m1, m2 dan m3 dipasang pada 2
katrol tetap. Bila sistem dalam keadaan setimbang,
maka perbandingan m2 dengan m1 adalah …
a. 1 : √3
b. 1 : 3
c. √3 : 1
d. 2√3 : 1
e. 3 : 1
19. Pada gambar di bawah, Z adalah titik berat batang
AB yang massanya 10 kg. Jika sistem dalam
keadaan seimbang, maka massa beban C adalah …

a. 50 kg
b. 30 kg
c. 20 kg
d. 10 kg
e. 40 kg
20. Batang AB panjang 2,5 m beratnya 200 N
besandar pada dinding.Ujung A bertumpu pada
lantai mendatar yang kasar, ujung B bersandar di
dinding yang licin pada ketinggian 2 m. Jika batang
tepat akan bergerak, maka besar gaya gesek di A
adalah ... .
a. 20 N
b. 25 N
c. 40 N
d. 75 N
e. 100 N
21. Tangga AB homogen panjang 5 m, berat 200 N
bersandar pada dinding licin dan lantai kasar.
Seseorang yang beratnya 600 N dapat menaiki
tangga sampai sejauh 2,5 m, sebelum tangga
tergelincir. Koeffisien gesekan statik antara lantai
dengan tangga adalah …

a. 0,170
b. 0,200
c. 0,230
d. 0,250
e. 0,375
22. Letak titik berat bidang homogen pada gambar di
bawah adalah ... .
a
a
a
a
a
a
P

a. 0,4 a di atas P
b. 0,19 a di atas P
c. di P
d. 0,2 a di bawah P
e. 0,4 a di bawah P
23. Koordinat titik berat susunan enam buah kawat
tipis berikut ini dengan acuan titik 0 adalah…

a. X
0
= 40, Y
0
= 24
b. X
0
= 24, Y
0
= 40
c. X
0
= 80, Y
0
= 20
d. X
0
= 20, Y
0
= 80
e. X
0
= 80, Y
0
= 24
24. Letak titik berat bangun luas berikut jika dihitung
dari bidang alasnya adalah..

FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
a. 10 cm
b. 20 cm
c. 30 cm
d. 40 cm
e. 50 cm
25. Sebuah tabung pejal disambung dengan kerucut
pejal seperti pada gambar berikut!



Letak titik berat bangun tersebut terhadap garis AB
adalah..
a. 10 cm
b. 20 cm
c. 30 cm
d. 40 cm
e. 50 cm
FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
FLUIDA

Standar Kompetensi Menerapkan konsep dan prinsip mekanika klasik dan
sistem kontinu dalam menyelesaikan masalah
Kompetensi Dasar Menganalisis hukum-hukum yang berhubungan
dengan fluida statik dan dinamik serta penerapannya
dalam kehidupan sehari-hari


A. FLUIDA STATIS
1. Massa Jenis dan Tekanan
Hidrostatiska adalah ilmu yang mempelajari tentang fluida yang tidak mengalir.
a. Massa Jenis

Dengan: m = massa (kg atau g)
V = Volume (m
3
atau cm
3
)
= massa jenis (kg/m
3
atau g/cm
3
)
b. Tekanan

Dengan: F = gaya (N)
A = Luas permukaan (m
2
)
= tekanan (N/m
2
= Pascal)
c. Tekanan Hidrostatik
Tekanan pada kedalaman h dalam suatu fluida yang memiliki massa jenis dan berhubungan dengan udara
luar.

2. Hukum Pascal
“Tekanan yang diberikan pada suatu cairan yang tertutup diteruskan tanpa berkurang ke tiap titik dalam cairan
dan ke dinding cairan.”

Dengan: F
1
dan F
2
= gaya pada penghisap 1 dan 2 (N)
A
1
dan A
2
= Luas penampang 1 dan 2 (m
2
)



3. Hukum Hidrostatiska
“Semua titik yang terletak pada satu bidang datar di dalam zat cair yang sejenis memiliki tekanan yang sama”

FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id

Secara matematis dapat di tulis:

4. Hukum Archimedes
“Sebuah benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam fluida akan mendapat gaya ke atas
sebesar berat fluida yang dipindahkan oleh benda tersebut.”

Dengan: F
A
= gaya ke atas (N)


= massa jenis fluida (kg/m
3
)

= Volume fluida yang dipindahkan (m
3
)
= percepatan gravitasi (m/s
2
)

1. Pada kasus mengapung, hanya sebagian benda yang tercelup (

)
Syarat mengapung:

Pada kasus mengapung berlaku:

Keterangan:

= massa jenis benda

= massa jenis fluida

= Volume benda yang tercelup

= Volume benda keseluruhan
2. Pada kasus melayang, semua benda tercelup dalam fluida (

Syarat mengapung:

3. Pada kasus tenggelam, semua benda tercelup dalam fluida (

Syarat tenggelam:

FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
5. Tegangan Permukaan
Tegangan permukaan y didefinisikan sebagai perbandingan antara gaya tegang pada permukaan F dengan
panjang permukaan d di mana gaya itu bekerja

Untuk permukaan yang terdiri dari dua lapisan, maka tegangan permukaan dapat dinyatakan sebagai:

Keterangan: tegangan permukaan (N/m)
F = gaya pada permukaan (N)
d = panjang permukaan (m) dimana d = 2l

6. Gaya Apung (F
A
)
Adalah gaya yang arahnya ke atas yang dikerjakan fluida pada benda yang tercelup sebagain atau
seluruhnya dalam fluida tersebut.

Gaya apung adalah selisih antara berat benda di udara dengan berat benda dalam fluida, atau dinyatakan:

Keterangan:

= gaya apung (N)

= berat benda di udara (N)

= berat benda di dalam fluida (N)

7. Kapilaritas
Adalah peristiwa naik atau turunnya zat cair dalam pipa kapiler. Cairan meniskus cekung naik dan cairan
meniskus cembung turun dalam pipa kapiler. Kenaikan atau penurunan cairan h dalam pipa kapiler adalah:






Dengan: h = Kenaikan atau penurunan zat cair (m)
= tegangan permukaan (N/m)
= jari-jari alas tabung/ pipa (m)
= percepatan gravitasi (m/s
2
)

B. FLUIDA DINAMIS
Sifat-sifat dari fluida ideal:

1. Tidak kompressibel: fluida yang tidak mengalami perubahan volume karena pengaruh tekanan.
2. Tidak kental/ non viskositas: fluida yang tidak mengalami gesekan dengan pipa selama mengalir.
3. Aliran stationer: kecepatan, massa jenis, dan tekanan pada setian titik dalam fluida tidak berubah karena
waktu.

1. Persamaan Kotinuitas
Debit fluida adalah banyaknya fluida yang mengalir melalui suatu penampang tertentu salam selang waktu
tertentu.

Dengan: V = Volume fluida yang mengalir (m
3
)
t = waktu (s)
FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
A = luas penampang (m
2
)
v = kecepatan aliran (m/s)
Q = debit aliran fluida (m
3
/s)

Persamaan Kontinuitas: A. v = konstan

2. Persamaan Bernoulli
“Jumlah tekanan (P), energi kinetik persatuan volume (1/2 v
2
) dan energi potensial persatuan volume (
g h) mempunyai nilai yang sama di setiap titik sepanjang aliran.”

atau

Dengan: p = tekanan (N/m
2
)
v = kecepatan aliran fluida (m/s)
g = percepatan grafitasi (m/s
2
)
h = ketinggian pipa dari tanah (m)
= massa jenis fluida (kg/m
3
)


Penerapan Persamaan Bernoulli
Venturimeter


Tabung pitot


Gaya angkat pada pesawat terbang

Dimana:

= gaya angkat pesawat(N)
A = Luas penampang sayap pesawat (m
2
)
v
1
= kecepatan udara di bawah sayap (m/s)
v
2
= kecepatan udara di atas sayap (m/s)
= massa jenis fluida (kg/m
3
)


FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
Penyemprot minyak

Kebocoran pada dinding tangki

Kecepatan aliran:

Jarak horizontal:

FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
SOAL LATIHAN
1. Sebuah bak air berbentuk kubus dengan rusuk 50
cm berisi 40 liter air.Jika massa jenis air 1 gr/cc,
besar gaya hidrostatis pada dasar bak adalah ... .
a. 100 N
b. 200 N
c. 350 N
d. 400 N
e. 450 N
2. Di dalam tabung gelas terdapat minyak setinggi 20
cm. Dengan mengabaikan tekanan udara luar,
tekanan yang terjadi pada dasar tabung 1600
N/m
2
. Jika g = 10 m/s
2
, maka massa jenis minyak

a. 8 10
2
km m
–3
b. 8 10
3
km m
–3
c. 8 10
4
km m
–3
d. 8 10
5
km m
–3
e. 8 10
6
km m
–3
3. Selisih tekanan hidrostatik darah di antara otak dan
telapak kaki seseorang yang tinggi badannya 165
cm adalah .... (Anggap massa jenis darah 1,0 ×
10
3
kg/m
3
dan g = 10 m/s
2
).
a. l,65 × 10
2
N/m
2

b. l,65 × l0
3
N/m
2

c. l,65 × 10
4
N/m
2

d. 0,83 × 10
4
N/m
2

e. 0,83 × l0
3
N/m
2

4. Sebuah pompa hidrolik dengan diameter penghisap
kecil 10 cm dan penghisap besar 50 cm. Jika pada
penghisap kecil dikerjakan gaya 300 N, penghisap
besar mampu mengangkat beban sebesar ... .
a. 1800 N
b. 3600 N
c. 4500 N
d. 6250 N
e. 7500 N
5. Sebuah pipa U mula-mula berisi air, kemudian
pada salah satu sisi diisi minyak setinggi 5 cm
sehingga selisih permukaan pada kedua kaki 4 cm.
Jika massa jenis air 1 gram/cc, massa jenis minyak
adalah ... .
a. 400 kg/m
3

b. 500 kg/m
3

c. 600 kg/m
3

d. 700 kg/m
3

e. 800 kg/m
3

6. Raksa pada bejana berhubungan mempunyai
selisih permukaan 2 cm (massa jenis = 13,6
gr/cm
3
). Kaki sebelah kiri berisi zat cair yang
tingginya 25 cm, berarti massa jenis zat cair itu
adalah …

a. 800 kg m
–3

b. 1030 kg m
–3

c. 1088 kg m
–3

d. 1300 kg m
–3

e. 1360 kg m
–3

7. Untuk menentukan massa jenis zat cair, dirangkai
alat seperti pada gambar. Penghisap P dapat
bergerak bebas dengan A = 1 cm
2
. Jika k= 100
N/m, dan pegas tertekan sejauh 0,4 cm, maka
massa jenis zat cair adalah…

a. 400 kg/m
3

b. 500 kg/m
3

c. 750 kg/m
3

d. 800 kg/m
3

e. 1000 kg/m
3

8. Kubus dengan rusuk 10 cm berada dalam air yang
massa jenisnya 1 gr/cc. Kubus diikat dengan tali
yang disangkutkan pada katrol, kemudian
dihubungkan dengan pegas yang mempunyai
konstanta pegas 200 N/m. Jika pegas memanjang
1 cm, massa jenis kubus adalah ... .
a. 1,2 gr/cc
b. 1,4 gr/cc
c. 1,6 gr/cc
d. 1,8 gr/cc
e. 2,0 gr/cc
9. Sebuah kubus terapung di air, 3/5 bagian dari
volumenya muncul diatas permukaan. Jika massa
jenis air 1 gram/cc, massa jenis kubus tersebut
adalah ... .
a. 0,2
b. 0,4
c. 0,6
d. 0,8
e. 0,9

10. Sebongkah es terapung di laut terlihat seperti
gambar
FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id

Jika massa jenis air laut 1,2 gr cm
–3
dan massa
jenis sebongkah es 0,9 gr cm
–3
maka volume
sebongkah es yang tercelup (masuk) dalam air laut
sama dengan …volume yang muncul.
a. 2 kali
b. 3 kali
c. 4 kali
d. 5 kali
e. 6 kali
11. Sebuah benda jika di udara beratnya 60 N, setelah
dimasukkan ke dalam suatu zat cair beratnya 50 N.
Jika massa jenis zat cair tersebut 0,8 gr/cc, maka
volume benda adalah ... .
a. 125 x 10
-5
m
3

b. 125 x 10
-4
m
3

c. 225 x 10
-5
m
3
d. 225 x 10
-4
m
3
e. 25 x 10
-4
m
3
12. Massa sesungguhnya suatu benda adalah 300
gram, jika dimasukkan kedalam air massanya
menjadi 275 gram, jika dimasukkan ke dalam zat
cair lain massanya menjadi 250 gram. Jika massa
jenis air 1 gram/cc, massa jenis zat cair lain
tersebut adalah ... .
a. 0,5 gram/ cc
b. 1,5 gram/cc
c. 2 gram / cc
d. 2,5 gram /cc
e. 3 gram / cc
13. Sepotong kayu di dalam zat cair mendapat gaya ke
atas 2 N, massa jenis zat cair 0,8 gram/cc, massa
jenis kayu 7,5 gram/cc. Berat kayu jika di udara
adalah ... .
a. 2,25 N
b. 8,50 N
c. 10,75 N
d. 18,75 N
e. 25,26 N

14. Sebuah batu volume 0,5 m
3
tercelup seluruhnya ke
dalam zat cair yang massa jenisnya 1,5 gr cm
–3.

Jika percepatan gravitasi = 10 m s
–2
, maka batu
akan mendapat gaya ke atas sebesar …
a. 1.500 N
b. 3.000 N
c. 4.500 N
d. 7.500 N
e. 9.000 N
15. Sebuah pipa dengan diameter 12 cm ujungnya
menyempit dengan diameter 8 cm. Jika kecepatan
aliran dibagian pipa berdiameter besar adalah 10
cm/s, maka kecepatan aliran di ujung yang kecil
adalah …
a. 22,5 cm/s
b. 4,4 cm/s
c. 2,25 cm/s
d. 0,44 cm/s
e. 0,225 cm/s
16. Sebuah pipa mendatar mempunyai 2 macam luas
penampang permukaan, masing- masing 200 m
2

dan 100 m
2
. Pada pipa mengalir arus dari
penampang besar ke penampang kecil. Jika
kecepatan aliran pada penampang besar 3 m/s dan
tekanannya 10
5
N/m
2
, maka tekanan pada
penampang kecil adalah ... .
a. 12,5 x 10
5
N/m
b. 12,5 x 10
4
N/m
c. 9,75 x 10
5
N/m
d. 8,65 x 10
4
N/m
e. 7,75 x 10
4
N/m
17. Suatu zat cair massa jenisnya 2,5 gram/cc,
kedalamnya dimasukkan pipa kapiler secara tegak
lurus. Sudut kontak yang terbentuk adalah 60
o
,
tegangan permukaan zat cair 0,05 N/m. Jika jari-
jari pipa kapiler 1 cm
2
, kenaikan zat cair di dalam
pipa adalah ... .
a. 10 mm
b. 15 mm
c. 20 mm
d. 25 mm
e. 35 mm
18. Pada gambar di samping, air mengalir melewati
pipa venturimeter. Jika luas penampang A
1
dan A
2

masing-masing 5 cm
2
dan 4 cm
2
dan g = 10 m s
–2
,
maka kecepat-an (v) air yang memasuki pipa
venturimeter adalah …

a. 3 m s
–1

b. 4 m s
–1

c. 5 m s
–1

d. 9 m s
–1

e. 25 m s
–1

19. Air mengalir dari sebuah bak yang berbentuk
seperti pada gambar di bawah. Tinggi titik A
adalah 2,5 m, titik B dan C terletak pada 0,5 m dari
tanah. Luas penampang titik B 5 dm
2
dan C 2,5
dm
2
. Penampang bak sangat luas jika
FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
dibandingkan dengan luas B dan C. Jika g = 10
m/s
2
, banyaknya air yang mengalir tiap detik
adalah ... .
2,5 cm
B
C
0,5 cm
// // /// /// // /// // /// /// // /// // // /// /// // /// // /// /// // ///
A

a. 5 x 10
-2
m
3
/s
b. 10 x 10
-2
m
3
/s
c. 5 10 x 10
-2
m
3
/s
d. 10 5 x 10
-2
m
3
/s
e. 10 10 x 10
-2
m
3
/s
20. Tinggi permukaan air pada tangki adalah 1.25 m,
sedang tempat kebocoran 80 cm dari dasar tangki.
Maka jauh tempat jatuhnya air (x) =….
a. 0.8 m
b. 1.0 m
c. 1.2 m
d. 1.25 m
e. 1.5 m
21. Sebuah tabung berisi zat cair (ideal). Pada
dindingnya terdapat dua lubang kecil (jauh lebih
kecil dari penampang tabung) sehingga zat cair
memancar (terlihat seperti pada gambar).
Perbandingan antara x
1
dan x
2
adalah …

a. 2 : 3
b. 3 : 5
c. 2 : 5
d. 4 : 5
e. 3 : 4
22. Bak air berpenampang luas, berlubang kecil di A.
Kecepatan air yang keluar h dari lubang A adalah


a. berbanding lurus dengan h
b. berbanding lurus dengan h
1

c. berbanding lurus dengan √h
d. berbanding lurus dengan h
2

e. berbanding lurus dengan (h
1
– h
2
)
23. Perhatikan gambar! Jika x = 80√3 cm, g = 10
m/s
2
, maka nilai h adalah…

a. 0.5 m
b. 0.8 m
c. 1.0 m
d. 1.6 m
e. 3.2 m
24. Dari gambar di bawah, P
1
dan v
1
adalah tekanan
dan kecepatan udara di atas sayap, P
2
dan v
2

adalah tekanan dan kecepatan udara di bawah
sayap. Agar sayap pesawat dapat mengangkat
pesawat maka syaratnya …

a. P
1
= P
2
dan v
1
= v
2

b. P
1
< P
2
dan v
1
> v
2

c. P
1
< P
2
dan v
1
< v
2

d. P
1
> P
2
dan v
1
> v
2

e. P
1
> P
2
dan v
1
< v
2

25. Luas penampang sayap pesawat terbang 200 m
2
.
Pada saat bergerak kecepatan aliran udara di
atasnya dan di bawah pesawat adalah 100 m/s dan
80 n/s. massa jenis udara 1.3 kg/m
3
. Besar gaya
angkat pesawat adalah…
a. 930 600 N
b. 460 800 N
c. 360 000 N
d. 520 000 N
e. 100 000 N





FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
TEORI KINETIK GAS

Standar Kompetensi Menerapkan konsep termodinamika dalam mesin kalor
Kompetensi Dasar Mendeskripsikan sifat-sifat gas ideal monoatomik

A. Persamaan Umum Gas Ideal
Sifat gas ideal:
a. Terdiri dari partikel-partikel (atom-atom maupun molekul-molekul) yang bergerak sembarangan
b. Hukum-hukum Newton tentang gerak berlaku
c. Jarak antar molekul > ukuran sebuah molekul
d. Tidak ada gaya antar partikel kecuali jika bertumbukan
e. Tumbukan antar partikel atau partikel dengan dinding adalah lenting sempurna dan dalam waktu singkat.

Persamaan:



P = Tekanan (atm = 10
5
Pa)
V = Volume (m
3
)
R = konstanta gas umum = (8,314 J/(mol K)) = 0,08206 L.atm/(mol K)
K = tetapan Boltzman = 1,38 10
-23
J/K
N
A
= 6,022 10
23
molekul/mol
dengan: n =

= dan R = N
A
. k

B. Keadaan Khusus Hukum Gas Ideal
a. Hukum Boyle P. V= konstan

P
1
.V
1
= P
2
.V
2

b. Hukum Charles – Gay Lussac

= konstan

c. Hukum Boyle - Gay Lussac

C. Tekanan Gas Ideal
Energi kinetik translasi rata-rata suatu mol gas:

̅

Tekanan gas:

(

)

̅

(

)

EK = Energi Kinetik (J)
T = suhu mutlak (K)
Ek = energi kinetic rata-rata (J)
m
0
= massa satu molekul (kg)
= kecepatan partikel gas (m/s)


FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
D. Kecepatan Efektif Gas


= massa sebuah molekul gas (kg/molekul)
M = massa molekul gas (kg/ k mol)

=

= bilangan Avogadro
= massa jenis gas (kg/m
3
)



E. Derajat Kebebasan dan Energi Dalam
Energi total sebuah partikel gas dengan f buah derajat kebebasan:

Energi dalam gas:

a. Molekul monoatomik
- Suhu kurang dari 100 K
- Hanya memiliki gerak transversal
- Memiliki 3 derajat kebebasan, E
molekul
=

b. Molekul diatomic
- Suhu ruang (sedang)
- Memiliki gerak translasi dan rotasi
- Memiliki 5 derajat kebebasan, E
molekul
=

c. Molekul diatomic
- Suhu di atas 1000 K
- Memiliki gerak translasi, rotasi dan vibrasi
- Memiliki 7 derajat kebebasan, E
molekul
=

FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
SOAL LATIHAN
1. Pernyataan di bawah ini merupakan sifat dari gas
ideal, kecuali....
a. Tumbukannya lenting sempurna
b. Berlaku hukum Newton
c. Berlaku hukum Coloumb
d. Tidak berlaku hukum Coloumb
e. Bergerak secara acak
2. Suatu jenis gas menempati volume 100 cm
3
pada
temperatur 0
0
C dan tekanan 1 atm. Bila
temperatur menjadi 50
0
C sedangkan tekanan
menjadi 2.0 atm, maka volume gas menjadi…
a. 118.3 cm
3

b. 84.5

cm
3

c. 59.2

cm
3

d. 45.5

cm
3

e. 38.4

cm
3

3. Sebuah ban mobil dipompa sampai tekanan 100
kPa pada suhu 20
o
C. Setelah berjalan 100 km
suhu udara dalam ban menjadi 40
o
C tekanan gas
dalam ban sekarang adalah ....
a. 95 kPa
b. 100,5 kPa
c. 106,8 kPa
d. 110,8 kPa
e. 113,4kPa
4. Pada awal perjalanan tekanan udara di dalam ban
mobil adalah 432 kPa dengan suhu 15
o
C. Setelah
berjalan dengan kecepatan tinggi, ban menjadi
panas dan tekanan udara menjadi 492 kPa. Jika
pemuaian ban diabaikan, maka suhu udara di
dalam ban menjadi …
a. 17
o
C
b. 35
o
C
c. 55
o
C
d. 155
o
C
e. 328
o
C
5. Suatu gas ideal mengembang dari 2,5 L menjadi 5L
pada tekanan tetap 1,5 Pa. Suhu sebelum
mengembang adalah 150
0
C. Suhu gas setelah
mengembang adalah.....
a. 75
0
C
b. 300
0
C
c. 423
0
C
d. 573
0
C
e. 846
0
C
6. Sejumlah gas ideal dalam suatu ruang mengalami
proses isobarik sehingga volumenya menjadi dua
kali volume semula. Suhu gas tersebut akan
berubah dari 27°C menjadi ….
a. 54°C
b. 427°C
c. 108°C
d. 600°C
e. 327°C
7. Dua mol gas menempati ruang 24,08 liter. Tiap
molekul gas memiliki energi kinetik sebesar 3 ×
10
–21
J. Jika bilangan Avogadro = 6,02 × 10
23

molekul mol
–1
, maka tekanan gas dalam tangki
adalah …
a. 1,00 × 10
2
Pa
b. 2,41 × 10
2
Pa
c. 6,02 × 10
2
Pa
d. 1,00 × 10
5
Pa
e. 2,41 × 10
5
Pa
8. Gas Argon pada suhu 27
o
C, bervolume 3 liter dan
tekanan 1 atm (1 atm=10
5
Pa) berada dalam
tabung. Jika konstanta gas umum (R) = 8.314 J.m
-
1
K
-1
dan banyaknya partikel dalam 1 mol gas (No)
= 6.02x10
23
partikel, maka banyaknya partikel
dalam tabung adalah…
a. 8,3 x 10
22
partikel
b. 7,2 x 10
22
partikel
c. 4,2 x 10
22
partikel
d. 2,2 x 10
22
partikel
e. 1,2 x 10
22
partikel
9. Sebuah ban sepeda memiliki volume = 100 cm
3
.
Tekanan awal di dalam ban sepeda = 0,5 atmosfer.
Ban tersebut dipompa dengan suatu pompa yang
volumenya = 50 cm3. Tekanan udara luar = 76
cmHg dan temperatur tidak berubah. Tekanan ban
sepeda setelah dipompa sebanyak 4 kali adalah ....
a. 1,0 atm
b. 4,5 atm
c. 2,5 atm
d. 5,0 atm
e. 4,0 atm
10. Diketahui volume tabung B dua kali volume tabung
A, keduanya terisi gas ideal. Volume tabung
penghubung dapat diabaikan. Gas A berada pada
suhu 300 K. Bila jumlah molekul dalam A adalah N
dan jumlah molekul dalam B adalah 3N, maka suhu
gas dalam B adalah.....


a. 150 K
b. 200 K
c. 300 K
d. 450 K
e. 600 K
11. Sebuah ruang tertutup berisi gas ideal dengan
suhu T dan kecepatan partikel gas di dalamnya v.
FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
Jika suhu gas itu dinaikkan menjadi 2T maka
kecepatan partikel gas tersebut menjadi …
a. √2 v
b. ½ v
c. 2 v
d. 4 v
e. v
2

12. Suatu gas ideal dipanaskan dalam ruang tertutup
sehingga kecepatan rata-rata partikel gas menjadi
dua kali lipat kecepatan mula-mula. Jika suhu
mula-mula 27
o
C, maka suhu akhir gas tersebut
adalah …
a. 27
o
C
b. 54
o
C
c. 927
o
C
d. 1200
o
C
e. 1473
o
C
13. Dalam ruangan yang bervolume 40 liter terdapat 2
gram gas yang bertekanan 0,24x10
5
N/m. Kelajuan
rata-rata (Vrms) partikel gas adalah ... .
a. 1000 m/s
b. 1100 m/s
c. 1200 m/s
d. 2400 m/s
e. 2500 m/s
14. Apabila kecepatan gerak partikel-partikel gas
menjadi dua kali semula pada volume tetap,
besarnya tekanan menjadi..
a. Setengah kali semula
b. Tetap
c. Dua kali semula
d. Tiga kali semula
e. Empat kali semula
15. Didalam sebuah ruangan tertutup terdapat gas
dengan suhu 27
o
C. Apabila gas dipanaskan sampai
energi kinetiknya menjadi 5 kali energi semula,
maka gas itu harus dipanaskan sampai suhu …
a. 100
o
C
b. 135
o
C
c. 1200
o
C
d. 1227
o
C
e. 1500
o
C
16. Jika konstanta Boltzman = 1,38x10
-23
J/K, maka
energi kinetik sebuah atom helium pada suhu 27
o

C adalah ... Joule
a. 5,25 x 10
-21

b. 6,21 x 10
-21

c. 7,21 x 10
-21

d. 7,35 x 10
-21

e. 7,55 x 10
-21
17. Suhu dalam ruangan tertutup adalah 27 K. Jika
energi kinetik partikel gas diubah menjadi 9 kali
semula, maka suhu ruangan menjadi ... ..
a. 40 K
b. 81 K
c. 180 K
d. 243 K
e. 363 K
18. Satu mol gas ideal monoatomik mempunyai suhu
600 K, energi dalam gas tersebut adalah ... .
a. 414 J
b. 1100 J
c. 1242 J
d. 2070 J
e. 2200 J
19. Sebuah tabung berisi gas ideal. Menurut teori
kinetic gas dan prinsip ekuipartisi energi diketahui:
1) molekul gas mengalami perubahan momentum
ketika bertumbukan dengan dinding tabung,
2) energi yang tersimpan dalam gas berbanding
lurus dengan suhu mutlaknya,
3) energi yang tersimpan dalam gas berbanding
lurus dengan jumlah (banyaknya) derajat
kebebasannya, dan
4) pada saat molekul bertumbukan dengan
dinding tabung, molekul gas kehilangan
energi.
Pernyataan yang benar adalah ....
a. 1 dan 3
b. 2 dan 4
c. 1, 2, dan 3
d. 3 dan 4
e. 1, 2, 3, dan 4
20. Jika volume gas ideal diperbesar 2x volume
semula,ternyata energi dalamnya menjadi 4x
semula,berarti tekanan gas tersebut menjadi ... kali
semula
a. ¼
b. ½
c. 1
d. 2
e. 4







FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
TERMODINAMIKA

Standar Kompetensi Menerapkan konsep termodinamika dalam mesin kalor
Kompetensi Dasar Menganalisis perubahan keadaan gas ideal dengan
menerapkan hokum termodinamika

A. Proses Termodinamika
Empat proses termodinamika
1. Proses isoterMik: proses perubahan kradaan gas pada suhu tetap
(

)
2. Proses isobarik: proses perubahan keadaan gas pada tekanan tetap

3. Proses isokhorik: proses perubahan keadaan gas pada volume tetap

4. Proses adiabatik: proses perubahan keadaan gas bila tidak ada kalor

B. Hukum pertama Termodinamika



Perjanjian: (+) : jika sistem menerima kalor
W (+) : jika sistem melakukan usaha
(+) : jika terjadi penambahan energi dalam sistem

Proses Tetap
Perpindahan Kalor
(Q)
Usaha (W)
Energi
Dalam
()
Bentuk perubahan
pertama
Isobarik

n C
p

Q =
Isokhorik

n C
p
=

0

Q =
Isotermal
(

) (

) 0 Q = W
Adiabatik

0

Proses Diagran P-V
Isobarik

FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
Isokhorik

Isotermal

Adiabatik


C. Kapasitas Panas Gas
Cp = Cv + n R
W = n. R (T2 – T1)
W = Qp – Qv = (Cp – Cv).

Cp = kapasitas panas pada tekanan konstan
Cn= kapasitas panas pada volume konstan

Tabel Nilai kapasitas Panas molar gas ideal

Gas U Cv Cp

Monoatomik: He , Ar

Diatomik: N
2
, O
2
, CO
- T < 1000 K

- 100 < T < 1000 K

- T > 1000 K

D. Efisiensi (Daya Guna) Mesin
- Efisiensi sesungguhnya mesin:

Untuk gas ideal berlaku:

FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id

= kalor yang diterima dari reservoir suhu tinggi (

= kalor yang dilepas dari reservoir suhu tinggi (

- Efisiensi mesin Carnot/ efisiensi maksimum teoritisnya:

- Efisiensi mesin pendingin

(

)

Koefisien daya guna (koef. Performasi)

= suhu di luar ruangan (K)

= suhu di dalam ruangan (K)



E. Hukum Kedua Termodinamika
“Tidak ada mesin yang mempunyai efisiensi 100%”













FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id



SOAL LATIHAN
1. Lima grafik berikut ini menunjukkan hubungan
antara tekanan (P) dan volume (V) suatu gas

Proses isobarik ditunjukkan oleh grafik …
a. I
b. II
c. III
d. IV
e. V
2. Gas diatomik pada ruang tertutup mula-mula
suhunya 227
o
C tekanan 1 atm volume 6 liter. Gas
mengalami proses isobarik sehingga volumenya
menjadi 9 liter,kemudian gas mengalami proses
isokhorik sehingga tekanan menjadi 1,4 atm.
Usaha total yang dilakukan gas adalah ... .
a. 300 J
b. 420 J
c. 550 J
d. 600 J
e. 900 J
3. Perhatikan grafik p – V berikut ini.




Usaha terbesar yang dilakukan gas adalah pada
siklus ….
a. I
b. II
c. III
d. IV
e. V
4. Perhatikan grafik hubungan tekanan (P) terhadap
volume (V) gas berikut ini. Jika V
1
= 100 cm
3
dan
usaha yang dilakukan gas dari keadaan (1) ke
keadaan (2) adalah 40 joule, maka nilai V
2
adalah


a. 100 cm
3

b. 200 cm
3

c. 300 cm
3

d. 400 cm
3

e. 500 cm
3

5. Satu mol gas ideal yang menempati suatu
silinder berpengisap tanpa gesekan, mula-mula
suhu gas adalah T. Kemudian, gas tersebut
dipanaskan pada tekanan konstan sehingga
volumenya menjadi 4 kali lebih besar. Jika R
adalah tetapan gas universal, besarnya usaha
yang telah dilakukan oleh gas untuk menaikkan
volumenya tersebut adalah ….
a. RT/4
b. RT ln 4
c. 6 RT
FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
d. 4 RT
e. 3 RT
6. Pada sebuah mesin, 0,5 mol gas dalam silinder
memuai dengan cepat secara adiabatik terhadap
piston. Pada proses tersebut terjadi perubahan
suhu dari 127
o
C menjadi 877
o
C. Jika gas dianggap
ideal dan R= 8,314x10
3
J/kmolK, kerja yang
dilakukan gas adalah ... .
a. 3200 J
b. 3500 J
c. 4000 J
d. 4600 J
e. 5600 J

7. Suatu gas ideal mengalami proses siklus seperti
diagram p–V berikut.

Usaha yang dihasilkan pada siklus ini adalah …
a. 200 kJ
b. 400 kJ
c. 600 kJ
d. 800 kJ
e. 1.000 kJ
8. Usaha yang dilakukan gas ideal yang mengalami
proses isokhorik dari tekanan p
1
sampai p
2
adalah
.…
a. 0
b. p
1
V
2

c. p
2
V
2

d.

e. (p
1
-p
2
)V
9. Sebuah silinder mesin diesel berisi udara
denganvolume 90 cm3, pada suhu 27°C dan
tekanan 1 atm. Udara tersebut dimampatkan
secara adiabatik sehingga volumenya menjadi 15
cm
3
. Jika udara dianggap mengikuti sifat gas ideal
dengan = 1,4 dan 1 atm = 1 × 10
5
N/m
2
, suhu
akhir udara adalah ....
a. 150 K
b. 300 K
c. 600 K
d. 450 K
e. 750 K
10. Pada grafik PV mesin Carnot di bawah ini, W =
6.000 joule. Banyak kalor yang dilepas oleh mesin
tiap siklus adalah …

a. 2.250 joule
b. 3.000 joule
c. 3.600 joule
d. 6.000 joule
e. 9.600 joule
11. Sebuah mesin carnot mempunyai efisiensi 60%
dan menghasilkan rata-rata 30.000 J kerja mekanik
tiap detik selama operasinya. Besar kalor yang
dibuang mesin tiap deyanya adalah ... .
a. 18.000 J
b. 20.000 J
c. 25.000 J
d. 30.000 J
e. 50.000 J
12. Suatu mesin Carnot mempunyai reservoir suhu
tinggi 373
o
C dan reservoir suhu dingin 50
o
C.
Efisiensi yang dihasilkan mesin tiap siklus adalah …
a. 50 %
b. 58 %
c. 70 %
d. 85 %
e. 137 %
13. Mesin pendingin ruangan mempunyai daya 1000
watt, efisiensi 80%. Jika suhu ruangan -3
o
C da
suhu udara luar 27
o
C, kalor maksimum yang
diserap mesin pendingin selama 30 menit adalah
... Joule
a. 18x10
5

b. 20x10
5

c. 22,5x10
5

d. 162x10
5

e. 225x10
5
14. Jika sebuah mesin Carnot menggunakan reservoir
dengan suhu tinggi 900
o
K dan mempunyai efisiensi
60%, maka suhu yang rendah adalah …
a. 700
o
K
b. 400
o
K
c. 387
o
C
d. 360
o
K
e. 187
o
C
15. Sebuah mesin mempunyai efisiensi 40% jika
bekerja pada reservoir suhu tinggi 800K. Agar
efisiensi naik menjadi 50%, reservoir tinggi harus
ditambahkan suhu ... .
a. 160 K
b. 170 K
FISIKA
Modul Kelas XI Semester II meli_muchlian@yahoo.co.id
c. 180 K
d. 210 K
e. 220 K
16. Mesin bekerja pada reservoir suhu tinggi 227
o
C
dan suhu rendahnya 87
o
C, digunakan untuk
pembuangan udara. Untuk memperoleh usaha
sebesar 5.845 kJ ,kalor yang diperlukan adalah ... .
a. 15.750 kJ
b. 18.325 kJ
c. 20.350 kJ
d. 20.875kJ
e. 21.575 kJ
17. Mesin carnot menggunakan reservoir panas 287
o
C.
Jika mesin menyerap kalor 1000 J dan melakukan
kerja 400 J reservoir suhu dinginnya adalah ... .
a. 43
o
C
b. 53
o
C
c. 63
o
C
d. 73
o
C
e. 83
o
C

18. Perhatikan gambar berikut:
T1 = A K
T2 = B K
V
P

Jika efisiensi mesin C, maka nilai B adalah ... .
a. A ( 1 + C ) K
b. A ( 1 - C ) K
c. |
.
|

\
| ÷
A
C 1
K
d. |
.
|

\
|
+ C 1
A
K
e. |
.
|

\
|
÷ B 1
A
K
19. Suatu mesin menerima kalor sebesar 200 kalori
dari sebuah reservoir bersuhu 400 K dan
melepaskan 175 kalori ke sebuah reservoir lain
yang suhunya 320 K. Efisiensi mesin tersebut
adalah ....
a. 12,5%
b. 14,3%
c. 20,0%
d. 25,0%
e. 87,5%
20. Dibawah ini adalah diagram arus sejumlah mesin
kalor
Dari kelima diagram arus mesin kalor tersebut di
atas yang memiliki effisiensi paling besar adalah
diagram arus pada gambar ke …
a. (1)
b. (2)
c. (3)
d. (4)
e. (5)







You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->