P. 1
Modul Fisika Kelas 12

Modul Fisika Kelas 12

|Views: 1,235|Likes:
Published by Meli Muchlian

More info:

Published by: Meli Muchlian on Jul 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/20/2013

pdf

text

original

FISIKA

Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
GELOMBANG MEKANIK
Standar Kompetensi
Menerapkan konsep dan prinsip gejala gelombang dalam
menyelesaikan masalah
Kompetensi Dasar 1. Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang secara
umum
A. Pengertian dan Pembagian Gelombang
Gelombang adalah perambatan getaran
Pembagian Gelombang
1. Pembagian Gelombang berdasarkan arah getarnya
- Gelombang transversal
- Gelombang Longitudinal
2. Pembagian Gelombang berdasarkan amplitudo dan fasenya
- Gelombang Berjalan
- Gelombang Diam ( Stasioner)
3. Pembagian gelombang berdasarkan mediumnya
- Gelombang Mekanik
- Gelombang Elektromagnetik
B. Gelombang berjalan dan diam (stasioner)
1. Gelombang Berjalan
Seutas tali digetarkan di ujung A, getaran merambat ke kanan dengan kecepatan v.
Setelah A bergetar selama t detik maka titik P telah bergetar selama:
+ = gelombang merambat ke x negatif
- = gelombang merambat ke x positif
Jika titik A memiliki simpangan y
A
= A sin t, maka simpangan di titik p:
Dengan
Kecepatan sudut = 2 dan cepat rambat gelombang v = λf
Dimana :
Yp = Simpangan gelombang di titik P ( m,cm )
A = Amplitudo gelombang ( m,cm )
X = Jarak titik P dari titik pusat A ( m, cm )
  kx ft A y
P
   2 sin
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
V = Kecepatan rambat gelombang ( m/s, cm/s )
k = Bilangan gelombang
λ = Panjang gelombang ( m,cm )
f = Frekuensi Gelombang ( Hz )
ω = Kecepatan sudut ( rad/s )
t = Lamanya titik asal telah bergetar ( s )
ωt = Sudut fase gelombang ( rad)
2. Gelombang Diam (stasioner)
Gelombang diam terjadi karena interferensi dua gelombang yang berfrekuensi, pajang gelombang,
amplitudo, laju sama tetapi arah berlawanan. Hal ini dapat diperoleh, misalnya karena pantulan
gelombang.
a. Pantulan pada ujung bebas
2A cos kx = Amplitudo gelombang stasioner
Jarak perut terhadap ujung pantul: n = 0, 1, 2, 3, ….
Jarak simpul terhadap ujung pantul: n = 0, 1, 2, 3, ….
b. Pantulan ujung tetap
2A sin kx = Amplitudo gelombang stasioner
Jarak perut terhadap ujung pantul : n = 0, 1, 2, 3, ….
Jarak simpul terhadap ujung pantul : n = 0, 1, 2, 3, ….
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
C. Percobaan Melde
Sebuah vibrator sebagai sumber getar menggetarkan tali secara terus menerus sedemikian rupa menghasilkan
gelombang stationer pada tali.
Cepat rambat gelombang tranversal pada tali/dawai dapat ditentukan yaitu sebesar:
Dengan
Keterangan :
v = cepat rambat gelombang pada dawai bersatuan m/s
F = Gaya tegang tali bersatuan newton (N)
µ = massa jenis tali bersatuan kg/m
m = massa tali bersatuan kg
Panjang gelombang senar:
Keterangan :
λ = panjang gelombang dawai bersatuan m
L = panjang tali bersatuan m
s = jumlah simpul (simpangan terkecil)
D. Laju Rambat Gelombang Mekanik
a. Laju gelombang pada gas
= Konstanta Laplace
R = konstanta umum gas
T = suhu (Kelvin)
M = massa molekul relative gas
b. Laju gelombang pada zat cair
B = modulus bulk
= massa jenis zat cair
c. Laju gelombang pada zat padat
E = modulus elastisitas zat
= massa jenis zat
SOAL LATIHAN
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
1. Seutas tali bergetar menurut persamaan y = 10 sin
628t. Maka frekuensi getaran tali adalah!
a. 100 Hz
b. 200 Hz
c. 300 Hz
d. 400 Hz
e. 500 Hz
2. Pada saat simpangan getaran harmonis sama
dengan setengah amplitudonya, getaran tersebut
punya fase sebesar......
a. 1/3
b. 1/6
c. 1/9
d. 1/12
e. 1/15
3. Gelombang stasioner terjadi jika ada 2 gelombang
menjalar dalam arah yang berlawanan asal …..
a. punya amplitudo dan frekuensi sama
b. punya amplitudo dan frekuensi berbeda
c. punya amplitudo sama
d. punya frekuensi sama
e. punya fase sama
4. Sebuah benda yang diikat dengan seutas benang
hanya dapat berayun dengan simpangan kecil supaya
periode ayuna bertambah besar maka ….
(1) ayunan diberi simpangan awal yang besar
(2) massa benda ditambah
(3) ayunan diberi kecepatan awal
(4) benang penggantung diperpanjang
Pernyataan yang benar adalah….
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. 1, 2, 3, dan 4
5. Gelombang transversal mempunyai periode 4 detik
sedangkan jarak dua buah titik berurutan yang
sama fasenya 8 cm, maka cepat rambat
gelombangnya adalah….
a. 1 cm s
-1
b. 2 cm s
-1
c. 4 cm s
-1
d. 8 cm s
-1
e. 12 cm s
-1
6. Gelombang tsunami terbentuk di laut dalam
dengan panjang gelombang 1 km, menjalar
menuju pantai. Ketika gelombang tersebut hampir
mencapai pantai, petugas BMG mencatat
kecepatan gelombangnya sebesar 72 km/jam
dengan panjang gelombang 80 m. Maka kecepatan
gelombang tersebut pada saat terbentuk adalah ….
a. 50 m/s
b. 100 m/s
c. 150 m/s
d. 200 m/s
e. 250 m/s
7. Simpangan gelombang yang merambat ke arah
sumbu x dinyatakan oleh persamaan y = 2 sin 0,2
(

− 2u ), x dan y dalam cm, t dalam detik.
Pernyataan yang benar adalah ….
1) Frekuensi gelombang 2 Hz
2) Panjang gelombang 50 cm
3) Cepat rambat gelombang 1 m/s
4) Dua titik yang berjarak 125 cm sefase
Pernyataan yang benar adalah….
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. 1, 2, 3, dan 4
8. Seutas tali panjang 3 m salah satu ujungnya diikat
dan ujung yang lain digerakan terus meneruskan
sehingga membentuk gelombang stasioner. Pada
tali terbebtuk 3 gelombang penuh. Bila diukur dari
ujung terikat, maka perut ke tiga terletak pada
jarak…..
a. 1,00 m
b. 1,25 m
c. 1,50 m
d. 2,25 m
e. 2,50 m
9. Sebuah gelombang merambat dinyatakan dalam
ssatuan SI sebagai berikut y = 0,2 sin (0,2x –
20t) maka….
1) Gelombang merambat ke arah sumbu x positif
2) Y(0, 0) = 0
3) Y(0, 0) = 4 m/s
4) A(0, 0) = 10 m/s
Pernyataan yang benar adalah….
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. 1, 2, 3, dan 4
10. Persamaan gelombang transversal yang merambat
sepanjang tali yang sangat panjang adalah y = 6
sin (0,02 x + 4t). (y dan x dalam cm dan t
dalam sekon), maka :
1) Amplitudo gelombang 6 cm
2) Panjang gelombang 100 cm
3) Frekuensi gelombang 2 Hz
4) Perjalan gelombang ke x positif
Pernyataan yang benar adalah….
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
d. 4
e. 1, 2, 3, dan 4
11. Hubungan antara cepat rambat bunyi dalam gas
dengan kecepatan rata-rata partikel gas adalah…
a. Berbanding lurus
b. Berbanding terbalik
c. Berbanding lurus kuadratis
d. Berbanding terbalik kuadratis
e. Tak ada hubungan
12. Berikut ini adalah cirri-ciri gelombang stasioner
pada tali
1) Terjadi karena paduan gelombang dating dan
gelombang pantul
2) Terdapat titik-titik pada tali yang tidak
bergetar
3) Simpangan tali tergantung pada posisi dan
waktu L
4) Jarak antara simpul sama dengan jarak antar
perut
Pernyataan yang benar adalah….
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. 1, 2, 3, dan 4
13. Sebuah gelombang stasioner dalam dawai yang
digetarkan dengan frekuensi 10 Hz sedangkan
ujungnya dieratkan. Tegangan dawai 32 N dan
massa per satuan panjangnya 0,02 kg/m, maka….
1) Panjang gelombangnya 4 m
2) Titik yang berjarak 2 m dari B amplitudonya
paling besar
3) Titik yang berjara 2 m dari B tidak pernah
menyimpang
4) Semua titik sama amplitudonya
Pernyataan yang benar adalah….
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. 1, 2, 3, dan 4
14. Gelombang y
1
= A sin (kx-t) bersuper posisi dengan
gelombang y
2
= A sin (kx+t) amplitudo gelombang
resultannya
1) bergantung pada x
2) nilai maksimumnya 2A
3) nilai minimumnya nol
4) bergantung pada waktu
Pernyataan yang benar adalah….
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. 1, 2, 3, dan 4
15. Seutas tali salah satu ujungnya digerakan naik
turun sedangkan ujung lainnya terikat. Persamaan
simpangan gelombang tali adalah y = 8 sin(0,1 )x
cos (100 t – 12), y dan x dalam cm dan t dalam
sekon. Dari persamaan simpangan tersebut :
1) Panjang gelombang = 20 cm
2) Panjang tali = 120 cm
3) Frekuensi getarnya = 50 Hz
4) Cepat rambat gelombangnya = 1,000 cms
-1
Yang benar adalah ….
a. 1, 2, dan 3 saja
b. 1, 2, 3, dan 4
c. 1 dan 3 saja
d. 2 dan 4 saja
e. 4 saja
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
GELOMBANG BUNYI DAN CAHAYA
Standar Kompetensi
Menerapkan konsep dan prinsip gejala gelombang dalam
menyelesaikan masalah
Kompetensi Dasar 1. Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang bunyi
dan cahaya
2. Menerapkan konsep dan prinsip gelombang bunyi dan
cahaya dalam teknologi
A. BUNYI
1. Sumber Bunyi
Dawai Pipa organ terbuka Pipa organ tertutup
Frekuensi bunyi yang dihasilkan:
n = 0,1,2,3,…
nada dasar n = 0
L = panjang dawai
v = cepat rambat gelombang
Pada dawai
=

; v = λ . f
Frekuensi bunyi yang dihasilkan:
n = 0,1,2,3,…
nada dasar n = 0
L = panjang pipa organ
v = cepat rambat bunyi di udara
v = λ . f
Frekuensi bunyi yang dihasilkan:
n = 0,1,2,3,…
nada dasar n = 0
L = panjang pipa organ
v = cepat rambat bunyi di udara
v = λ . f
2. Efek Doppler
Sumber S dan pendengar P saling mendekati atau menjauh, maka
f
s
: frekuensi sumber
f
p
: frekuensi terdengar
v : cepat rambat bunyi di udara
v
s
: kecepatan sumber bunyi
v
s
bernilai (+) jika sumber (s) menjauhi pendengar (p)
v
p
: kecepatan pendengar
v
p
bernilai (+) jika pendegar (p) menuju sumber bunyi (s)
3. Intensitas bunyi (I)
I = Intensitas bunyi (watt/m
2
)
P = daya (watt)
R = jarak ke sumber bunyi (m)
Jika bunyi denga frekuensi sudut , amplitudo A, merambat dengan laju v pada medium , maka intensitas
bunyi :
Intensitas ambang pendengar : I
o
= 10
-12
watt/m
2

=
_

_

.

=

4

=
1
2

=
+1
2
.

=
+1
2
.

=
+1
4
.
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
4. Taraf intensitas (TI)
B. Cahaya Sebagai Gelombang
1. Penguraian (Dispersi ) Cahaya
Seberkas cahaya polikromatik diarahkan ke prisma lalu terurai menjadi cahaya merah, jingga, kuning, hijau,
biru, nila, dan ungu. Tiap-tiap cahaya mempunyai sudut deviasi yang berbeda. Selisih antara sudut deviasi
untuk cahaya ungu dan merah disebut sudut dispersi.
Besar sudut dispersi adalah:
Keterangan:
Φ = sudut dispersi
n
u
= indeks bias sinar ungu
n
m
= indeks bias sinar merah
δ
u
= deviasi sinar ungu
δ
m
=deviasi sinar merah
2. Interferensi Cahaya
- Interferensi maksimum (terang) jika beda lintasan optik = genap x
- Interferensi minimum (gelap) jika beda lintasan optik = ganjil x
a. Interferensi pada celah ganda (Young)
- Terang (k = 0,1,2 …)
- Gelap (k = 0,1,2, …)
D = jarak kedua celah
b. Interferensi pada lapisan tipis
= k
= (2k – 1)
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
Interferensi maksimum (terang) k = 1,2,3, …
Interferensi minimum (gelap) k = 0, 1,2, …
3. Lenturan (difraksi) cahaya
a. Difraksi Pada Celah Tunggal
terang : k = 0,1,2,3…
gelap : k = 1,2,3, …
b. Interferensi pada kisi
terjadi terang
d = tetapan kisi (jarak antar goresan)
2nd cos r = (k - )
2nd cos r = k
= (k + )
= k
d sin θ = k
d =
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
N = jumlah goresan persatuan panjang
4. Pengkutuban (Polarisasi) Cahaya
Polarisasi dapat terjadi karena
a. Pemantulan
b. Pembiasan
c. Absorbsi selektif
d. Hamburan
(a) Polarisasi karena Pemantulan dan Pembiasan
sin

sin
=

sin i
p
/sin (90-i
p
) = sin i
p
/cos i
p
= tan i
p
(b) Polarisasi karena Absorbsi Selektif
Biasanya terjadi pada bahan-bahan tertentu seperti polaroid, kaca rayban dan tourmalin yang dapat
meneruskan sinar polarisasi tertentu sedang sinar biasa lainnya diserap.
Intensitas sinar yang melewati polaroid adalah:
=
Dengan

= Intensitas cahaya datang
= sudut antara sumbu polarisator dengan arah getar gelombang tak terpolarisasi
Intensitas cahaya yang melalui analisastor adalah:
=
1
2

(c) Polarisasi karena hamburan (pemutaran bidang getar)
Biasanya menggunakan zat optik aktif seperti larutan gula karena adapat memutar bidang getar
sejauh sudut
(d) Polarisasi karena bias kembar
Sinar alami yang dilewatkan zat anisotropik akan dibias kembarkan menjadi sinar biasa (mengikuti
hukum Snellius) dan sinar luar biasa (tak mengikuti hukum Snellius) yang masing-masing terpolarisasi
saling tegak lurus.
SOAL LATIHAN
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
1. Dawai piano yang panjangnya 80 cm dan
massanya 16 gram ditegangkan 800 N, maka nada
atas ke satu yang dihasilkan adalah….
a. 125 Hz
b. 150 Hz
c. 300 Hz
d. 250 Hz
e. 375 Hz
2. Sebuah dawai panjangnya 90 cm bergetar dengan
nada atas pertama berfrekuensi 300 Hz, maka :
(1) cepat rambat gelombang di dawai 270 m/s
(2) frekuensi nada atas ke dua dawai 600 Hz
(3) frekuensi nada dasar dawai 150 Hz
(4) panjang gelombang di dawai 45 cm
Pernyataan yang benar adalah….
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. 1, 2, 3, dan 4
3. Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang
pendengar akan terdengar :
(1) bertambah jika sumber dan pendengar bergerak
searah dengan pendengar di depan dan kelajuan
sumber lebih besar daripada kelajuan pendengar
(2) bertambah jika sumber diam dan pendengar
mendekati sumber
(3) berkurang jika pendengar diam dan sumber
bunyi menjauhi pendengar
(4) tetap jika sumber bunyi dan pendengar diam
tetapi medium bergerak relatif menuju
pendengar
Pernyataan yang benar adalah….
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. 1, 2, 3, dan 4
4. Pada suatu hari ketika laju rambat bunyi sebesar
345 m/s, frekuensi dasar suatu pipa organa yang
tertutup salah satu ujungnya adalah 220 Hz. Jika
nada atas kedua pipa organa tertutup ini panjang
gelombangnya sama dengan nada atas ketiga
suatu pipa organa yang terbuka kedua ujungnya,
maka panjang pipa organa terbuka itu adalah….
a. 37 cm
b. 43 cm
c. 63 cm
d. 75 cm
e. 87 cm
5. Sebuah pipa organa terbuka ketika ditiup
menghasilkan frekuensi nada atas ke 2 sebesar
600 Hz. Maka frekuensi pada dasar pipa organa
tersebut jika pada salah satu ujungnya ditutup
adalah ….
a. 200 Hz
b. 180 Hz
c. 150 Hz
d. 120 Hz
e. 100 Hz
6. Nada atas pertama pipa organa terbuka yang
panja ngnya 40 cm beresonansi dengan pipa
organa tertutup. Jika pada saat beresonansi jumlah
simpul pada kedua pipa sama, maka panjang pipa
organa tertutup (dalam cm) adalah
a. 20
b. 30
c. 40
d. 50
e. 60
7. Suatu sumber bunyi 1 kHz bergerak langsung ke
arah seorang pendengar yang rehat dengan
kelajuan 0,9 kali kelajuan bunyi. Frekuensi yang
diterimanya dalam kHz adalah....
a. 10,0
b. 1,9
c. 1,1
d. 0,5
e. 0,1
8. Seekor kelelawar sedang terbang mendekati
sebuah dinding sambil memancarkan pulsa
ultrasonic dengan frekuensi 34 Hz dan panjang
gelombang 1 cm. jika dia menangkap gelombang
pantul yang frekuensinya 38,25 kHz, maka
kelajuan terbang kelelawar tersebut adalah….
a. 14 m/s
b. 16 m/s
c. 18 m/s
d. 20 m/s
e. 22 m/s
9. Mobil A mendekati pengamat p (diam) dengan
kecepatan 30 m/s sambil membunyikan sirine
berfrekuensi 504 Hz. Saat itu juga mobil B
mendekati p dari arah yang berlawanan dengan A,
pada kecepatan 20 m/s sambil membunyikan sirine
berfrekuensi 518 Hz. Jika cepat rambat bunyi di
udara saat itu 300 m/s maka frekuensi layangan
yang di dengar P adalah ….
a. 14 Hz
b. 10 Hz
c. 7 Hz
d. 5 Hz
e. 4 Hz
10. Seorang penonton pada lomba balap mobil
mendengar bunyi (deru mobil) yang berbeda,
ketika mobil mendekat dan menjauh. Rata- rata
mobil balap mengeluarkan bunyi 800 Hz. Jika
kecepatan bunyi di udara 340 m.s
-1
dan kecepatan
mobil 20 m.s
-1
, maka frekuensi yang di dengar saat
mobil mendekat adalah....
a. 805 Hz
b. 810 Hz
c. 815 Hz
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
d. 850 Hz
e. 875 Hz
11. Anda sedang bergerak mendekati sebuah sumber
bunyi S tidak bergerak yang berada jauh di depan
Anda dan sedang memancarkan bunyi berfrekuensi
tertentu f
o
ke segala arah. Agak jauh dibelakang
Anda terdapat sebuah dinding pemantul D. bunyi
yang anda dengar langsung dari S dengan
frekuensi f
s
dan yang berasal dari pantulan di D
dengan frekuensi f
d
sewaktu berinteraksi di telinga
anda …
a. Tak akan menimbulkan layangan karena f
s
=
f
d
> f
o
b. Tak akan menimbulkan layangan karena f
s
=
f
d
≠ f
o
c. Akan menimbulkan layangan dan memenuhi f
s
> f
d
= f
o
d. Akan menimbulkan layangan dan memenuhi f
s
> f
o
> f
d
e. Akan menimbulkan layangan dan memenuhi f
s
> f
d
> f
o
12. Titik A dan B masing-masing berada jarak 4 m dan
9 m dari sebuah sumber bunyi. Jika I
A
dan I
B
masing-masing adalah intensitas bunyi di titik A
dan di titik B, maka I
A
: I
B
adalah ….
a. 3 : 2
b. 4 : 9
c. 9 : 4
d. 16 : 81
e. 81 : 16
13. Perhatikan gambar di bawah
A dan B merupakan sumber bunyi yang
memancarkan ke segala arah. Energi bunyi yang
dipancarkan oleh A dan B masing-masing 1,2 W
dan 0,3 W. agar intensitas bunyi yang diterima C
dari A dan B sama besarnya maka C terletak
Dari A Dari B
a. .
b. .
c. .
d. .
e.
10 m
9 m
8 m
7 m
1 m
2 m
3 m
4 m
5 m
11 m
14. Sumber bunyi titik dengan daya 12,56 watt
memancarkan gelombang bunyi yang berupa
gelombang sferis (bola). Intensitas ambang
pendengaran sama dengan 10
-12
watt/m
2
. Taraf
intensitas bunyi yang didengar oleh pendengar
yang berjarak 100 m dari sumber adalah ….
a. 20 dB
b. 40 dB
d. 80 dB
e. 92 dB
c. 60 dB
15. Taraf Intensitas bunyi sebuah mesin rata-rata 50
dB. Apabila 100 mesin dihidupkan bersama maka
taraf intensitasnya
a. 20 dB
b. 50 dB
c. 70 dB
d. 75 dB
e. 150 dB
16. Sebuah sumber mengeluarkan bunyi dengan
intensitas 10
-5
watt/m
2
. Jika intensitas ambang
bernilai 10
-12
watt/m
2
, tentukan taraf intensitas
bunyi tersebut adalah…
a. 50 dB
b. 70 dB
c. 90 dB
d. 110 dB
e. 140 dB
17. Jika sinar putih melewati prisma, maka deviasi
sinar ungu lebih besar daripada deviasi sinar biru.
Hal ini disebabkan karena ….
a. Indeks bias ungu lebih kecil daripada indeks
bias biru
b. Indeks bias ungu sama dengan indeks bias
biru
c. Kecepatan cahaya ungu lebih besar dari pada
kecepatan cahaya bias biru
d. Frekuensi ungu lebih kecil daripada frekuensi
bias biru
e. Indeks bias ungu lebih besar daripada indeks
bias biru
18. Seberkas sinar matahari yang jatuh tegak lurus
pada salah satu sisi prisma segitiga yang terbuat
dari kaca, akan mengalami dispersi warna hanya
pada sisi kedua
SEBAB
Jika gelombang komponen sinar matahari
memasuki kaca, kecepatan dan panjang
gelombangnya berubah sedangkan frekuensi
masing-masing gelombang tetap
19. Salah satu pasangan warna komplementer adalah

a. Merah dengan hijau
b. Biru dengan magenta
c. Biru dengan kuning
d. Kuning dengan sian
e. Merah dengan magenta
20. Suatu cahaya menerangi celah ganda yang
memiliki jarak antar celah 0,10 cm sedemikian
hingga terbentuk pola gelap-terang pada layar
yang berjarak 60 cm. Ketika pemisahan antar pola
terang adalah 0,048 cm, maka panjang gelombang
cahaya yang digunakan tersebut adalah (dalam
nm)
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
a. 200
b. 300
c. 400
d. 600
e. 800
21. Sebuah kisi yang memiliki 3000 garis tiap cm
digunakan untuk menentukan panjang gelombang
cahaya. Sudut antara garis pusat dan garis pada
orde I adalah 8
0
(sin 8
0
=0,140). Dari hasil di atas
panjang gelombang cahaya itu adalah
a. 2,70x10
-8
m
b. 3,70x10
-7
m
c. 3,70x10
-6
m
d. 4,63x10
-8
m
e. 4,67x10
-7
m
22. Cahaya tak terpolarisasi dapat menjadi terpolarisasi
melalui pemantulan pada bahan optis. Pada gejala
tersebut dapat diterangkan hal-hal sebagai berikut
….
1) Jumlah sudut datang dan sudut bias 90
o
2) Cahaya terpolarisasi sempurna hanya terdiri
atas satu arah getaran
3) Sudut datang ditentukan oleh indeks bias
bahan optik
4) Sudut datang merupakan sudut kritis
Pernyataan yang benar adalah….
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. 1, 2, 3, dan 4
23. Sudut kritis cahaya suatu zat adalah 37
o
(sin 37
o
=
0,6) maka sudut terpolarisasi untuk zat tersebut ….
a. 41
o
b. 50
o
c. 59
o
d. 70
o
e. 82
o
24. Jarak lampu sebuah mobil 122 cm. panjang
gelombang rata-rata cahaya yang dipancarkan
kedua lampu mobil itu 500 nm. Jika nyala kedua
lampu itu diamati oleh seseorang yang diameter
pupil matanya 2 mm, maka jarak maksimum mobil
dengan orang tersebut supaya nyala kedua lampu
masih tampak terpisah adalah ….
a. 250 m
b. 400 m
c. 2500 m
d. 4000 m
e. 5000 m
25. Suatu layar monitor komputer dirancang
sedemikian rupa sehingga pemakai dengan jarak
lihat 120 cm dapat melihat tampilan gambar
dengan pada monitor dengan kualitas gambar
yang bagus. Jika diameter pupil mata 2 mm,
indeks bias mata 1,33 dan panjang gelombang
cahaya tampak 6000 Ǻ. maka jarak antar titik-titik
penyusun gambar haruslah ….
a. 0,20 mm
b. 0,27 mm
c. 0,33 mm
d. 0,45 mm
e. 0,50 mm
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
LISTRIK STATIS
Standar Kompetensi
Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam
berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi
Kompetensi Dasar 1. Memformulasikan gaya listrik, kuat medan listrik, fluks,
potensial listrik, energi potensial listrik serta
penerapannya pada keping sejajar
A. Listrik Statis
Gaya Listrik
(Coulumb)
Medan Listrik Potensial Listrik Energi Potensial
Usaha Luar
Arah : Muatan sejenis
tolak-menolak,
muatan berlainan jenis
tarik-menarik
Daerah yang jika ditempati
muatan listrik, muatan
tersebut akan mengalami
gaya listrik.
E =
Merupakan besaran skalar.
Potensial oleh beberapa
muatan adalah jumlah
aljabar potensial oleh
masing-masing muatan.
Merupakan besaran
skalar.
Ep = q . V
Usaha luar untuk
Usaha luar untuk
memindahkan muatan q
dari A ke B
W = Δ Ep
k = Q = muatan listrik (Coulomb)
o
= 8,85 x 10
-12
C
2
/Nm
2
r = jarak (meter)
K = 9 x 10
9
Nm
2
/C
2
B. Fluks Listrik
Fluks Listrik didefinisikan sebagai perkalian medan listrik (E) dengan luasan yang dilaluinya (A):
Φ = E A
dengan:
Φ = fluks listrik (N m
2
/C)
E = medan listrik
A = luasan (m
2
)
F = k
E = k
+
-
V = k
Ep = - k
W = q . ΔV
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
karena medan listrik ini berbanding lurus dengan jumlah garis gaya per luas satuan, maka fluks ini akan
berbanding lurus dengan jumlah garis gaya medan yang melewati luasan tersebut.
sehingga :
Φ = E .n A = E A cos θ = E
n
A
dengan:
E
n
= E . n adalah komponen dari vektor medan listrik yang tidak tegak lurus, atau normal terhadap permukaan
tersebut.
C. Kapasitor
1. Kapasitor Keping Sejajar :
a. Kapasitas Kapasitor (C)
C = kapasitas (Farad)
K = tetapan dielektrik medium
o
= permivitas ruang hampa = 8,85 x 10
-12
C
2
/Nm
2
A = luas keping (m
2
)
d = jarak antar keping (cm)
b. Muatan yang tersimpan (Q)
V = beda potensial (volt)
Q = muatan yang tersimpan (Coulomb)
c. Energi yang tersimpan
W = usaha (joule)
2. Rangkaian Kapasitor :
a. Rangkaian Seri
Beda potensial V = V
1
+ V
2
Muatan yang tersimpan Q
1
= Q
2
= Q
s
b. Rangkaian paralel
Beda potensial :
V = V
1
= V
2
Muatan yang tersimpan
Q = Q
2
+ Q
1
Q = C.V
W = C.V
2
C =
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
SOAL LATIHAN
UAN 2004
1. Pada titik-titik sudut dari sebuah segitiga sama sisi
ditempatkan muatan-muatan listrik sebesar Q
1
=
+1 µC, Q
2
= +2 µC, dan Q
3
= 3 µC, panjang sisi-
sisi segitiga tersebut 30 cm. besarnya gaya yang
bekerja pada muatan pertama adalah ….
a. 0,26 N
b. 0,30 N
c. 0,45 N
d. 0,50
e. 0,62 N
2. Pada titik sudut A, B, C dan D sebuah bujur
sangkar ABCD dengan panjang a, berturut-turut
ditempatkan muatan +q, -q, -q, -q. muatan +q
mengalami resultan gaya dari muatan lain sebesar
(

) x, maka x adalah ….
a. √2
b. 2 + √2
c.

√2
d.


e.


+

3. Perhatikan gambar di bawah !
Muatan listrik di A, B dan P berturut-turut 36 µC,
100 µC dan 10 µC. jarak A dan B = 16 cm. resultan
gaya coulomb di p = 0, maka jarak AP adalah ….
a. 3,6 cm
b. 4,2 cm
c. 6,0 cm
d. 8,0 cm
e. 12,0 cm
4. Tiga muatan listrik titik q
1
, q
2
, dan q
3
yang identik
secara berurutan diletakkan pada titik pojok suatu
bujur sangkar. Jika F
12
adalah sebesar gaya antara
q
1
dan q
2
serta F
13
adalah besar gaya antara q
1
dan q
3
, maka F
12
/F
13
adalah ….
a.

b. 2
c. 2
1/2
d. (

)
1/2
e. 1
5.
Pada gambar di atas q
1
= + 9 µC, q
2
= -1 µC. Bila
konstanta k = 9 x 10
9
Nm
2
C
-2
maka besar dan arah
kuat medan listrik di P adalah ….
a. 9 x 10
7
N/C menuju q
1
b. 9 x 10
7
N/C menuju q
2
c. 1,8 x 10
7
N/C menuju q
1
d. 1,8 x 10
7
N/C menuju q
2
e. 0
6. Dua buah partikel A dan B masing-masing
bermuatan listrik +20 C dan +45 µC terpisah
dengan jarak 15 cm. Jika C adalah titik yang
terletak diantara A dan B sedemikian sehingga kuat
medan di C sama dengan nol, maka letak C dari A
(dalam cm) adalah ….
a. 2
b. 3
c. 4
d. 6
e. 9
7. Pada setiap titik sudut sebuah segitiga sama sisi
dengan sisi 2√S terdapat muatan positif q. kuat
medan dan potensial listrik di pusat segitiga ini,
dengan k sebagai tetapan, berturut-turut adalah
….
a.

kq dan 0
b.

kq dan

kq
c.

kq dan

kq
d. u dan

kq
e. u dan

kq
8. Potensial di suatu titik yang berjarak r dari muatan
q adalah 600 volt. Intensitas medan di titik
tersebut 100 N.C. Jika nilai k=9.10
9
Nm
2
/C
2
, maka
besar muatan q adalah..
a. 2,25 x 10
-9
C
b. 4,4 x 10
-8
C
c. 7 x 10
-8
C
d. 10
-7
C
e. 1,5 x 10
-9
C
9. Ketika muatan negatif bergerak searah dengan
medan listrik, maka medan tersebut melakukan
usaha negatif terhadap muatan dan energi
potensialnya naik
SEBAB
Jika muatan negatif bergerak berlawanan arah
medan listrik, maka medan listrik tersebut
melakukan usaha positif dan energi potensial turun
10. Sebuah bola logam yang berjari-jari 20 cm diberi
muatan hingga potensialnya 200 volt, maka
potensial di suatu titik yang berada 10 cm dari
pusat bola adalah ….
a. 50 volt
b. 100 volt
c. 150 volt
d. 200 volt
e. 400 volt
11. Untuk memindahkan muatan positif yang besarnya
10 C dari suatu titik yang potensialnya 10 volt ke
suatu titik lain dengan potensial 60 volt, diperlukan
usaha sebesar….
a. 500 volt ampere
b. 500 joule
c. 100 joule
  
A
B P
16 cm
  
q
1
q
2 P
2 cm
1 cm
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
d. 600 joule
e. 5 joule
12. Dua keping penghantar seluas 1 m
2
diletakkan
sejajar satu sama lain pada jarak 20 cm.
Penghantar yang satu diberi potensial +40 volt dan
penghantar yang lain -40 volt. Besar gaya yang
dialami sebuah muatan q = 2 x 10
-2
C yang berada
diantara kedua bidang tersebut adalah ….
a. 0
b. 2
c. 3
d. 8
e. 16
13. Sebuah elektron dengan massa 9,11 x 10
-31
kg dan
muatan listrik -1,6 x 10
-19
C, lepas dari katoda
menuju ke anoda yang jaraknya 2 cm. jika
kecepatan awal elektron 0 dan beda potensial
antara anoda dan katoda 200 V, maka elektron
akan sampai di anoda dengan kecepatan ….
a. 2,3 x 10
5
m/s
b. 8,4 x 10
6
m/s
c. 2,3 x 10
7
m/s
d. 3 x 10
7
m/s
e. 2,4 x 10
8
m/s
14. Bola yang bermassa 1 g dan bermuatan 10
-6
C,
dilepaskan pada ketinggian 20 m di atas
permukaan bumi dalam medan listrik seragam E =
3 x 10
4
N/C yang berarah ke atas. Anggaplah
percepatan gravitasi 10 m/s
2
. Setelah bergerak
sejauh 10 meter dari keadaan diam, bola tersebut
akan bergerak dengan kecepatan ….
a. 10 m/s arahnya ke bawah
b. 20 m/s arahnya ke bawah
c. 10 m/s arahnya ke atas
d. 20 m/s arahnya ke atas
e. 30 m/s arahnya ke atas
15. Diantara faktor-faktor yang mempengaruhi
kapasitas suatu kapasitor keping sejajar ialah ….
a. Banyaknya muatan dan beda potensial antar
keping
b. Jarak antara keping dan zat dielektrik
c. Luas keping, dan beda potensial antar keping
d. Jarak antarkeping dan beda potensial antar
keping
e. Banyaknya muatan dan luas keping
16. Sebuah kapasitor terbentuk dari dua lempeng
aluminium yang luas permukaanya masing-masing
1 m
2
, dipisahkan oleh selembar kertas parafin
tebalnya 0,1 mm dan konstanta dielektriknya 2.
Jika = 9 x 10
-12
C
2
N
-1
m
-2
, maka kapasitor ini adalah
….
a. 0,35 µF
b. 0,25 µF
c. 0,18 µF
d. 0,10 µF
e. 0,05 µF
17. Kapasitor keping sejajar yang tebalnya d
mempunyai kapasitansi Co. ke dalam kapasitor ini
dimasukkan dua buah dielektrik yang masing-
masing tebalnya d/2 dengan konstanta dielektrik k
1
dan k
2
, sehingga kapasitasnya menjadi …
a. K
1
k
2
Co/(k
1
+k
2
)
b. 2k
1
k
2
Co/(k
1
+k
2
)
c. 4k
1
k
2
Co/(k
1
+k
2
)
d. K
1
k
2
Co/2(k
1
+k
2
)
e. K1k2Co/4(k1+k2)
18. Sebuah kapasitor mempunyai kapasitas sebesar 5
µF bila diantara keping-kepingnya dan 30 µF bila
diantara keping-kepingnya ditempatkan lembaran
porselin. Konstanta dielektrik porselin sama dengan
….
a. 0,17
b. 6
c. 25
d. 35
e. 150
19. Untuk menyimpan muatan sebesar 1C digunakan
kapasitor yang berkapasitas 2,5 µF yang
dihubungkan paralel pada beda potensial 200 V.
Jumlah kapasitor yang diperlukan adalah ….
a. 80
b. 2 . 10
3
c. 2,5 . 10
3
d. 4 . 10
3
e. 4 . 10
8
20. Tiga buah kapasitor C
1
, C
2
dan C
3
dengan
kapasitas masing-masing 2 µF, 3 µF, dan 6 µF
disusun seri, kemudian dihubungkan ke sumber
tegangan 6 volt. Besar muatan yang tersimpan
pada kapasitor C
2
adalah …
a. 66 µF
b. 18 µF
c. 6 µF
d. 1,8 µF
e. 0,6 µF
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
MEDAN MAGNET, INDUKSI ELEKTROMAGNET
DAN ARUS BOLAK BALIK
Standar Kompetensi
Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam
berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi
Kompetensi Dasar 1. Menerapkan induksi magnetik dan gaya magnetik pada
beberapa produk teknologi
2. Memformulasikan konsep induksi Faraday dan arus
bolak-balik serta penerapannya
A. Medan Magnet
Induksi magnetik (kuat medan magnet) disuatu titik adalah kerapatan garis gaya (fluks) magnet dititik
tersebut.
Φ = fluks magnet (Weber)
A = luas bidang yang dilingkupi (m2)
B = Induksi magnet Weber . m-2 (tesia)
Arah induksi magnetik oleh listrik dapat ditentukan dengan kaidah tangan kanan
1. Induksi magnetik oleh kawat lurus berarus listrik
a. Kawat lurus sangat panjang
µo = permeabilitas ruang hampa
µo = 4 x 10-7 wb/A m
Bp = induksi magnet di P(wb. m
-2
)
I = kuat arus listrik (Ampere )
A = Jarak (meter)
b. Kawat lurus dengan panjang tertentu
B =
B
p
=
B
p
= (cos + cos )
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
2. Induksi magnetik oleh kawat melingkar berarus
a. di pusat kawat melingkar
a = jari - jari kawat melingkar

b. Di luar lingkaran, pada sumbunya
3. Induksi magnetik oleh solenoida berarus
a. Dipusat sumbu kumparan
N = jumlah lilitan
l = panjang soelnoida
b. Salah satu ujungnya
4. Pengaruh Medan Magnet
(1) Terhadap Magnet Permanen
Kutub Utara magnet ditolak, kutub selatan ditarik
(2) Terhadap Muatan Listrik Bergerak
Mengalami gaya Lorenz

(3) Terhadap Muatan Listrik Berarus
Mengalami gaya Lorenz
 Arah gaya Lorenz untuk q positif atau dapat
ditentukan dengan tangan kiri.
 Untuk q negative, dibalik
(4) Terhadap kumparan berarus
Kumparan tipis seluas A terdiri N lilitan berarus I terletak dalam medan magnet homogen B. Jika
bidang kumparan membentuk sudut θ terhadap B, akan timbul momen kopoel:
Bp =
Bp =
B
o
B
p
P
r
a
0
B
p
=
B
p
=
F
L
= q v B Sin
F
L
= I L B Sin
B
v
F
L
F
L
B
I
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
(5) Interaksi Kawat Sejajar
- Kawat sangat panjang
- Arusnya searah : tarik menarik
Arusnya berlawanan : tolak menolak
- Gaya tolak/tarik persatuan panjang
(6) Lintasan muatan listrik dalam medan magnet homogen
- Jika v // B (v: kecepatan partikel): gerak lurus
- Jika v B: lintasan melingkar
F
S
= F
L
Periode putar
B. Imbas Elektromagnet
1. Gaya gerak listrik (GGL) induksi pada kumparan melingkupi Fluks berubah
Gambar GGL Induksi (ε)
Kuat arusinduksi :
I = Kuat arus Induksi (ampere)
ε = GGL Induksi (volt)
R = hambatan (ohm)
2. GGL pada penghantar memotong fluks magnet :
l = panjang kawat konduktor TU (m)
v = kecepatan (ms-1)
= sudut antara kecepatan (v) dengan medan magnet (B)
F F
I
2
I
1
a
=
Ε = - N
i =
Ε = - Bl v sin
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
3. GGL induksi pada kumparan berarus
L = induksitansi diri (Henry)
 Induktansi diri kumparan (induktor) :
= permeabilitas inti (teras) kumparan
N = jumlah lilitan
A = luas penampang kumparan (m
2
)
l = panjang kumparan
 Energi yang tersimpan pada induktor (W = Joule):
4. Generator
GGL Induksi yang dihasilkan : ε = NBA ω sin
Dimana:
ε = GGL Induksi (volt)
N = Jumlah lilitan kumparan
B = Induksi magnetik (Tesla)
A = Luas penampang kumparan (m
2
)
ω = kecepatan sudut (rad/s)
= ωt
5. Transformator (Trafo)
Jika pada kumparan primer mengalir arus yang berubah-ubah, maka fluks magnet yang terjadi juga berubah,
sehingga pada kumparan sekunder timbul tegangan (GGL induksi)
 Efisiensi trafo ()
P
s
= daya sekunder (watt)
P
p
= daya primer (watt)
N
p
= jumlah lilitan primer
N
s
= jumlah lilitan sekunder
Ε = - L
L =
L = N
W = Li
2
 = x
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
 Untuk trafo ideal  = 100 %
V
p
= tegangan primer (volt)
V
s
= tegangan sekunder (volt)
C. Arus Bolak Balik
1. Sumber Tegangan AC
 Persamaan tegangan AC :
 Beban pada rangkaian AC dinyatakan dalam Z
(impedansi)
 i
m
= , persamaan arus AC
 Ө = beda fase arus dan tegangan
- Nilai efektif : nilai AC yang setara dengan DC yang menimbulkan kalor pada waktu dan pada
hambatan yang sama (biasa di tunjukkan oleh alat ukur listrik).
dan
- Daya
P = daya yang diserap beban Z (watt)
Cos Ө = factor daya
2. Sifat Komponen : R, L, C :
Hambatan (R) Induktor (L) Kapasitor (C)
Hambatan (R)
i =
sudut fase Ө = 0
arus dan tegangan sefase
fasor :
Reaktansi induktif (X
L
) ; X
L
= ω L
i =
sudut fase Ө = 90
o
arus lebih lambat dari pada tegangan
sebesar 90
o
= ( )
fasor :
Reaktansi kapasitif X
C
; Xc =
i =
sudut fase Ө = 90
o
arus lebih cepat dari pada
tegangan sebesar 90o ( )
fasor :
= =
V = V
m
sin ωt
i = i
m
sin (ωt ±
V
ef
=
I
ef
=
P = V
ef
I
ef
cos
Ө
Cos Ө =
v
i
I
v
v
i
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
3. Rangkaian seri RLC :
impedansi (hambatan rangkaian):
Kuat arus rangkaian: =
Beda potensial :
V
R
= i . R
V
L
= i . X
L
V
c
= i . Xc
 Jika X
L
> Xc arus tertinggal sebesar θ
 Jika X
L
< Xc arus mendahului sebesar θ
4. Resonansi
Resonansi terjadi jika :
Frekuensi resonansi :
Z =
V =
2
X
L
=
f
R
=
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
SOAL LATIHAN
1. Dua kawat penghantar yang sejajar dan sangat
panjang berarus listrik terpisah sejauh 20 cm. bila
kawat pertama dialiri arus 3 A dan kawat kedua di
aliri arus i dengan arah arus yang sama dan kedua
kawat berarus menghasilkan induksi megnetik di
titik P yang berada tepat di tengah kedua kawat
sebesar 4 x 10
-6
Tesla. Maka nilai I dalam ampere
adalah ….
a.

b.

c. 1
d. 2
e. 4
2. Kawat

lingkaran dengan jari-jari 3 meter dialiri
arus 6 Ampere. Maka besar induksi magnet pada
pusat lingkaran (P) adalah (dalam tesla) ….
a. x 10
-5
b. x 10
-7
c. 4 x 10
-5
d. 4 x 10
-7
e. 7 x 10
-7
3. Kawat lurus panjang dan kawat melingkar dialiri
arus sama besar 4A. keduanya didekatkan tanpa
bersentuhan seperti gambar dibawah. Jari-jari
lingkaran 4 cm. besar induksi magnet total yang
timbul dipusat lingkaran (titik P) adalah ….
a. 3,14 x 10
-5
tesla
b. 4,14 x 10
-5
tesla
c. 4,28 x 10
-5
tesla
d. 5,28 x 10
-5
tesla
e. 8,28 x 10
-5
tesla
4. Sebuah soelnoida yang panjang 40 cm mempunyai
1.000 lilitan dan dialiri arus 5 A. bila
o
= 4 10
-7
Wb A
-1
m
-1
, maka besar induksi magnetic pada
salah satu ujungnya adalah ….
a. 2,5 x 10
-3
Wb m
-2
b. 2,57 x 10
-3
Wb m
-2
c. 5 x 10
-3
Wb m
-2
d. 5 x 10
-3
Wb m
-2
e. x 10
-2
Wb m
-2
5. Sebuah kawat panjangnya 20 cm berada tegak
lurus di dalam medan magnetik. Jika rapat fluks
magnetiknya 0,1 tesla dan arus mengalir di dalam
kawat itu 30 A, maka gaya yang dialami kawat itu
adalah ….
a. 6,7 x 10
-4
N
b. 1,7 x 10
-4
N
c. 6 x 10
-1
N
d. 15 N
e. 60 N
6. Sebuah antiproton bergerak vertical ke atas ketika
memasuki medan magnet homogen yang
mengarah ke utara. Gaya magnet pada saat itu
mengarah ke ….
a. Timur
b. Barat
c. Utara
d. Selatan
e. Atas
7. Dua buah partikel massanya m
1
: m
2
= 2 : 1 dan
q
1
:
q2
= 2 : 1. Kedua partikel bergerak melingkar
dalam bidang yang tegak lurus medan magnet
homogen. Bila besar momentum kedua partikel
sama, maka perbandingan jari-jari orbit partikel-
partikel itu r
1
: r
2
adalah ….
a. 4 : 1
b. 2 : 1
c. 1 : 1
d. 1 : 2
e. 1 : 4
8. Sebuah elektron bermuatan 1,6 x 10
-1
9C dan
bermassa 9,1 x 10
-31
kg memasuki medan magnet
10
-4
T dalam arah tegak lurus sehingga bergerak
melingkar. Maka periode putarnyabadalah…
a. 3,6 x 10
-7
s
b. 3,6 x 10
-6
s
c. 3,6 x 10
-5
s
d. 3,6 x 10
-4
s
e. 3,6 x 10
-3
s
9. Dua kawat berarus listrik sejajar arah arusnya
berlawanan masing-masing 1 A dan 3 A (
o
= 4 x
10
-7
Nm/A). jika panjang kedua kawat masing-
masing sama dengan 1 m dan jarak antara dua
kawat 150 cm, maka besar gaya tiap satuan
panjang yang dialami kawat berarus 1 A adalah…
a. 7 x 10
-7
N
b. 6 x 10
-7
N
c. 4 x 10
-7
N
d. 2 x 10
-7
N
e. 1 x 10
-7
N
10. Kawat PQ sepanjang 50 cm digerakkan ke kanan
dengan kecepatan tetap dalam suatu medan
magnetik homogen B = 0,05 Tesla. Bila hambatan
R = 10 , maka nilai dan araj arus listrik yang
melalui hambatan R adalah ….
a. 0,05 A, ke atas
b. 0,05 A, ke bawah
c. 0,25 A, ke atas
d. 0,25 A, ke bawah
e. 0,50 A, ke atas
11. Tegangan maksimum pada regenerator listrik
bolak-balik (AC) bergantung pada ….
1) Kecepatan sudut perputaran rotornya
2) Besar induksi magnetic yang digunakan
3) Jumlah lilitan rotornya
4) Luas bidang lilitan rotornya
Pernyataan yang benar adalah….

P
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. 1, 2, 3, dan 4
12. Kumparan dengan luas penampang 100 cm
2
,
hambatan 4 ohm jumlah lilitan 400, berada dalam
medan magnet yang arahnya sejajar sumbu
kumparan. Besarnya induksi magnetik berubah-
ubah sesuai persamaan: B = 10
-4
sin 2000 t (dalam
satuan SI). Maka besar kuat arus induksi
maksimum yang timbul pada kumparan tersebut
adalah ….
a. 0,1 A
b. 1 A
c. 2 A
d. 10 mA
e. 200 mA
13. Sebuah toroida ideal, hampa, mempunyai 1000
lilitan dan jari-jari rata-ratanya 0,5 m. kumparan
yang terdiri atas 5 lilitan dililitkan pada toroida
tersebut. Penampang lintang toroida 2 x 10
-3
m
2
dan arus listrik pada kawat toroida berubah dari 7
A menjadi 9 A dalam satu detik maka di dalam
kumparan timbul GGL imbas yang besarnya …
(dalam V)
a. 4
b. 8
c. 12
d. 28
e. 36
14. Pada kumparan mengalir arus dengan persamaan I
= sin t. Jika koefisien induksi diri kumparan 4H,
maka GGL induksi diri yang terjadi dalam
kumparan tersebut sesudah selang waktu

detik
adalah ….
a.

volt
b.

volt
c.

volt
d. 2 volt
e. 4 volt
15. Sebuah trafo memiliki perbandingan lilitan
kumparan Np:Ns = 10:1 dihubung-kan ke listrik
100 V untuk menyalakan sebuah lampu 7,5 W. Jika
efisiensi trafo 75 %, Maka arus listrik pada
kumparan primer adalah…
a. 0,1 A
b. 0,25 A
c. 0,5 A
d. 1 A
e. 1,5 A
16. Baterai 12 volt dan sebuah generator AC dengan
tegangan efektif 12 volt disusun seri. Maka harga
tegangan minimal yang dihasilkan pada suatu saat
adalah …
a. 0
b. 3,49 volt
c. 4,8 volt
d. 24 volt
e. 28,92 volt
17. Jarum suatu ampere meter yang dipergunakan
mengukur arus pada rangkaian arus bolak-balik
menunjukkan 5 mA. Ini berarti arus yang mengalir
pada rangkaian ….
a. Tetap 5 mA
b. Berubah antara 0 dan 5 mA
c. Berubah antara 0 dan 5√2 mA
d. Berubah antara -5 mA dan 5 mA
e. Berubah antara -5√2 dan 5√2 mA
18. Reaktansi kapasitif sebuah kapasitor pada
frekuensi 50 Hz adalah 200 ohm. Nilai kapasitas
kapasitor adalah …
a.
.

F
b.
.

F
c.
.

F
d.
.

F
e.
.

F
19. Gambar dibawah ini menunjukkan diagram fasor
suatu rangkaian arus bolak-balik. Jika frekuensi
arus bolak-balik tersebut 50 Hz maka :
a. Hambatannya


b. Induktansinya

mH
c. Kapasitansinya


d. Hambatannya

mF
e. Induktansinya

mH
20. Jika sebuah voltmeter V dan amperemeter A
berturut-turut menunjukkan 220 volt dan 4,4
ampere dan bila diukur nilai hambatan dengan
ohmmeter 60 ohm. Besar reaktansi induktifnya.
a. 20 ohm
b. 60 ohm
c. 40 ohm
d. 50 ohm
e. 60 ohm
21. Kumparan yang hambatannya tidak diabaikan
dipasang pada sumber tegangan bolak-balik 150
volt, arus yang mengalir 6A. Jika dipasang pada
500 mA
12 V
FISIKA
Modul Kelas XII Semester I meli_muchlian@yahoo.co.id
sumber searah 120 volt arusnya juga 6A. Frekuensi
sumber bolak-balik 50 Hz, maka induktansi
kumparan ….
a. 0,3 H
b. 0,6 H
c. 0,7 H
d. 0,8 H
e. 0,9 H
22. Sebuah rangkaian R – L seri dihubungkan dengan
sumber tegangan bolak-balik 100 volt. Angka yang
ditunjukkan oleh voltmeter V terhadap R dan
amperemeter A pada rangkaian berturut-turut 80
volt dan 2A. besar reaktansi induktif adalah …
a. 10 ohm
b. 60 ohm
c. 40 ohm
d. 50 ohm
e. 70 ohm
23. Rangkaian R – L seri dihubungkan dengan sumber
arus bolak-balik dengan R = 30 Ω dan V
R
= 60 volt
dan tegangan sumber generator 100 V. Maka nilai
reaktansi induktif adalah ….
a. 40 Ω
b. 50 Ω
c. 60 Ω
d. 80 Ω
e. 100 Ω
24. Untuk menaikkan pergeseran fase pada rangkaian
R – C seri yang dipasang pada sumber tegangan
bolak-balik dilakukan hal-hal berikut :
1. Menaikkan frekuensi sumber tegangan
2. Menurunkan harga C
3. Menaikkan hambatan R
Langkah-langkah yang tepat dari pernyataan diatas
a. 1 saja
b. 2 saja
c. 3 saja
d. 1 dan 2 saja
e. 1,2,3
25. Pada sebuah rangkaian seri RLC, hambatan R = 6
Ω, induktor 0,1 H dan kapasitor

F dihubungkan
dengan tegangan bolak-balik yang kecepatan
angulernya 200 rad s
-1
. Impedansi rangkaian
tersebut adalah …
a. √14
b. 10
c. 14
d. 100
e. 1124

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->