Bab II Sejarah Perkembangan Islam

2.1 Perkembangan Islam pada Masa Nabi Muhammad SAW A. Rasulullah di Mekkah Berkembangnya agama Islam di dunia tidak terlepas dari perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan Islam di Mekkah dan Madinah. Nabi Muhammad dilahirkan pada hari senin tanggal 12 Rabiul awal, tahun gajah, kira-kira 571 masehi. Dinamakan tahun Gajah karena pada waktu kelahiran beliau, ada seorang gubernur dari kerajan Nasrani Abisinia yang memerintah di Yaman bermaksud menghancurkan Ka’bah dengan bala tentaranya yang mengendarai Gajah. Belum tercapai tujuannya tentara tersebut, Allah telah menghancurkan mereka dengan mengirimkan burung Ababil. Karena pasukan itu menggunakan Gajah, maka tahun tersebut dinamakan tahun Gajah.

Penyiaran Islam secara Sembunyi-sembunyi Pada tanggal 17 Ramadhan, Rasulullah menerima wahyu pertama kali yaitu surat Al-Alaq ayat 1-5. Pada saat itu pula Nabi dinobatkan sebagai Rasulullah atau utusan Allah SWT untuk menyampaikan ajarannya. Tidak lama kemudian wahyu yang kedua (Qs. Al-Mudatstsir:1-7) yang menjelaskan akan tugas Rasulullah SAW yaitu menyeru umat manusia untuk menyembah dan mengesakan Allah SWT. Dengan perintah tersebut Rasulullah SAW mulai berdakwah secara sembunyi-sembunyi. Dakwah pertama beliau adalah pada keluarga dan sahabat-sahabatnya. Orang pertama yang masuk Islam ialah Siti Khodijah (isteri Nabi), disusul Ali bin Abi Thalib (putra paman Nabi) dan Zaid bin Haritsah (budak Nabi yang dijadikan anak angkat). Setelah itu Abu Bakar (sahabat karib Nabi). Kemudian dengan perantaraan Abu Bakar banyak orang-orang yang masuk Islam.

Penyiaran Islam secara Terang-terangan Tiga tahun lamanya Rasulullah SAW melakukan dakwah secara rahasia. Kemudian turunlah firman Allah SWT, surat Al-Hijr:94 yang memerintahkan agar Rasulullah berdakwa secara terang terangan. Pertama kali seruan ini beliau tujukan pada kerabatnya, kemudian penduduk Mekkah baik golongan bangsawan maupun hamba sahaya. Sehingga lambat laun banyak orang Arab yang masuk Agama Islam. Demikianlah perjuangan Nabi Muhammad SAW dengan para

Kekejaman yang dilakukan oleh peduduk Mekkah terhadap kaum muslimin mendorong Nabi SAW untuk mengungsikan sahabat–sahabatnya keluar Mekkah. maka banyak penduduk Mekkah yang mengetahui isi dan kandungan Al-Qur’an yang sangat hebat. Mereka berusaha keras untuk menghalangi dakwah Nabi dengan melakukan penyiksaanpenyiksaan terhadap orang mukmin. Mereka menyuruh orang yang masuk Islam meskipun anggota keluarga sendiri atau hamba sahaya untuk disiksa supaya kembali kepada agama sebelumnya. Cara yang ditempuh adalah pemboikotan. mereka berusaha menghalangi hijrah ke Habsyah dengan membujuk raja Habsyah agar tidak menerima kaum muslimin. Hal ini memperkeras reaksi kaum Quraisy. Namun kafir Quraisy tidak terima dengan perlakuan tersebut. Sehingga pada tahun ke-5 kerasulan Nabi Muhammad SAW menetapkan Habsyah (Etiophia) sebagai negeri tempat untuk mengungsi. Sehingga lambat laun banyak orang Arab yang masuk Agama Islam. Pada mulanya mereka mengira bahwa kekuatan Nabi terletak pada perlindungan dan pembelaan Abu Thalib. Akibatnya Bani Hasyim mengalami kelaparan. memiliki bahasa yang terang serta menarik. Karena cara–cara diplomatik dan bujuk rayu gagal dilakukan. Banyak hal yang dilakukan para pemimpin Quraisy untuk mencegah dakwah Nabi. Apabila orang Quraisy tahu bahwa dilingkungannya ada yang masuk Islam. karena raja pada saat itu sangat adil. Mereka mengancam dan menyuruh Abu Thalib untuk memilih dengan menyuruh Nabi berhenti berdakwa atau menyerahkannya pada orang kafir Quraisy. maka mereka melakukan tindakan kekerasan semakin intensif lagi. kemiskinan dan kesengsaraan . Dengan adanya dakwah Nabi secara terang-terangan kepada seluruh penduduk Mekkah. Mereka menyusun strategi baru untuk melumpuhkan kekuatan Muhammad SAW yang bersandar pada perlindungan Bani Hasyim. Mereka memutuskan segala bentuk hubungan dengan suku ini. Ditengah-tengah sengitnya kekejaman itu dua orang Quraisy masuk Islam yaitu Hamzah dan Umar bin khattab sehingga memperkuat posisi umat Islam. namun gagal. akan tetapi kebanyakan orang-orang kafir Qurais di Mekkah menentang ajaran Nabi Muhammad SAW tersebut. Dengan usaha yang serius pengikut Nabi SAW bertambah sehingga pemimpin kafir Quraisy tidak suka. akhirnya para pemimpin Quraisy melakukan tindakan fisik yang sebelumnya memang sudah dilakukan namun semakin ditingkatkan.sahabat untuk meyakinkan masyarakat Mekkah bahwa agama Islamlah yang benar dan berasal dari Allah SWT. Persetujuan dilakukan dan ditulis dalam bentuk piagam dan disimpan dalam Ka’bah.

Delegasi Yastrib (10 orang suku Khozroj. Hanya Ali dan Abu Bakar yang tetap bersama Nabi. tiga hari kemudian istri Rasulullah. 3. Karena kaum Quraisy tersebut Nabi berusaha menyebarkan Islam keluar kota. dihina bahkan dilempari batu hingga terluka.Pada musim haji berikutnya. akhirnya Nabi memerintahkan sahabat-sahabatnya untuk hijrah ke Yastrib. Untuk menghibur Nabi. 2 orang Aus serta seorang wanita) menemui Nabi disebuah tempat yang bernama Aqabah dan melakukan ikrar kesetiaan yang dinamakan perjanjian Aqabah pertama. namun bagi umat Islam itu merupakan ujian keimanan. Karena hal inilah. Setelah peristiwa ini dakwah Islam menemui kemajuan. ± 150 orang mukmin telah meninggalkan kota Mekkah. Mereka kemudian berdakwah dengan ini ditemani seorang utusan Nabi yaitu Mus’ab bin Umar. Dalam waktu dua bulan. mereka terdiri dari suku Khozroj dan Aus yang masuk Islam dalam tiga golongan : 1. Berita ini sangat menggemparkan masyarakat Mekkah. pertama. Tahun itu merupakan tahun kesedihan bagi Nabi (Amul Huzni). perjanjian ini kemudian dinamakan Perjanjian Bai’ah Aqabah II. akhirnya ia pun hijrah ke Yastrib bersama mereka karena kafir Quraisy sudah merencanakan pembunuhan terhadap Nabi SAW. Allah mengisra’mi’rajkannya. Hal ini berawal dari pertikaian antara suku Aus dan Khozroj. Pemboikotan ini berhenti setelah para pemimpin Quraisy sadar terhadap tindakan mereka yang keterlaluan. maka pada tahun ke-10 kerasulan. mereka berjanji untuk membela Nabi.Pada tahun ke-10 kerasulan. Setelah mengetahui perjanjian tersebut. Kedua. Sepeninggal dua orang pendukung tersebut kaum Quraisy tak segan–segan melampiaskan amarahnya. sejumlah penduduk Yastrib datang ke Makkah untuk berhaji.Pada tahun ke-12 kerasulan. orang kafir Quraisy melakukan tekanan dan intimidasi secara lebih gila lagi terhadap kaum muslimin. orang kafir Quraisy tidak dapat membedakan antara keNabian dan kekuasaan. dimana mereka mendambakan suatu perdamaian. 2. Nabi Muhammad SAW . ada lima faktor yang menyebabkan orang-orang kafir Quraisy berusaha menghalangi dakwah Islam. Siti Khodijah pun wafat. Jama’ah haji Yastrib berjumlah 73 orang. Hal ini terjadi pada tahun ke –7 kerasulan dan berlangsung selama 3 tahun yang merupakan tindakan paling menyiksa dan melemahkan umat Islam. Bagi orang kafir hal itu dijadikan sebagai propaganda untuk mendustakan Nabi. Mereka menganggap bahwa tunduk pada seruan Muhammad berarti tunduk kepada kepemimpinan bani Abdul Muthalib. Menurut Ahmad Syalabi. atas nama penduduk Yastrib mereka meminta Nabi untuk pindah ke Yastrib. namun Nabi malah diejek. Namun selang beberapa waktu Abu Thalib meninggal Dunia.yang tiada bandingnya.

. Setelah tiba dan diterima penduduk Yastrib. belau disambut dengan penuh kegembiraan oleh penduduk Madinah.Mendirikan Masjid Setelah agama Islam datang Rasulullah SAW mempersatukan seluruh suku-suku di Madinah dengan jalan mendirikan tempat peribadatan dan pertemuan yang berupa masjid dan diberi nama masjid “Baitullah”. 2. Setiap golongan masyarakat memiliki hak tertentu dalam bidang politik dan keagamaan. Dengan itu Nabi mempersatukan golongan Muhajirin dan Anshor tersebut dalam suatu persaudaraan dibawah satu keyakinan yaitu bendera Islam. Adapun dasar-dasar tersebut adalah: 1. Pemahat dan penjual patung menganggap Islam sebagai penghalang rezeki mereka. Keempat. Di samping itu setiap masyarakat berkewajiban mempertahankan keamanan negeri dari serangan musuh. yaitu suatu piagam yang menjamin kebebasan beragama bagi kaum Yahudi.Mempersaudarakan antara kaum Anshor dan Muhajirin Orang-orang Muhajirin datang ke Madinah tidak membawa harta akan tetapi membawa keyakinan yang mereka anut. Nabi SAW juga menjabat sebagai kepala pemerintahan/Negara Islam. Percaya pada nenek moyang adalah kebiasaan yang berakar pada bangsa Arab. tetapi juga mengandung maksud untuk mengatur potensi dan menyusun srategi dalam menghadapi tantangan lebih lanjut.menyerukan persamaan antara bangsawan dan hamba sahaya. Para pemimpin Quraisy tidak dapat menerima adanya hari kebangkitan kembali dan hari pembalasan di akhirat. Sehingga disamping sebagai kepala/pemimpin agama. Untuk memperkokoh masyarakat baru tersebut mulailah Nabi meletakkan dasar-dasar untuk suatu masyarakat yang besar. Rasulullah di Madinah Ketika Rasulullah tiba di Madinah. selain dijadikan sebagai tempat peribadatan juga dijadikan sebagai tempat pertemuan. maka agar stabilitas masyarakat dapat diwujudkan Nabi mengadakan perjanjian dengan mereka. Kemudian. Ketiga. mengingat penduduk yang tinggal di Madinah bukan hanya kaum muslimin. Hijrah dari Makkah ke Madinah bukan hanya sekedar berpindah dan menghindarkan diri dari ancaman dan tekanan orang kafir. mengadili perkara dan lain sebagainya. Kelima. tapi juga golongan masyarakat Yahudi dan orang Arab yang masih menganut agama nenek moyang. Dengan adanya masjid itu. tidak beberapa lama orang-orang Madinah non Muslim berbondong-bondong masuk agama Islam. peribadatan. B. Nabi diangkat menjadi pemimpin penduduk Madinah.

maka terwujudlah persatuan orang Arab pada saat itu. Dalam menunaikan haji yang terakhir atau disebut dengan Haji Wada tahun 10 H (631 M) Nabi menyampaikan khotbahnya yang sangat bersejarah antara lain larangan untuk riba. Namun berkat keteguhan dan kesatuan umat Islam. orang-orang kafir Quraisy bertambah marah. Akan tetapi. perintah untuk memperlakukan istri dengan baik. Dengan terbentuknya negara Madinah Islam bertambah kuat sehingga perkembangan yang pesat itu membuat orang Mekkah risau. tahun 2 H. maka terjadi peperangan yang pertama yaitu perang Badar pada tanggal 8 Ramadhan. ekonomi dan sosial untuk masyarakat baru Dengan terbetuknya masyarakat baru Islam di Madinah. mereka dapat mengatasinya.1998:27-33). . begitu juga dengan musuh–musuh Islam. ketika pemeluk agama Islam di Madinah semakin bertambah maka persoalan demi persoalan semakin sering terjadi. Nabi langsung mengadakan perjanjian untuk saling bantu-membantu atau toleransi antara orang Islam dengan orang non Islam. Lalu 2 bulan kemudian Nabi jatuh sakit. Pada tahun 9 H dan 10 H (630–632 M) banyak suku dari berbagai pelosok mengirim delegasi kepada Nabi bahwa mereka ingin tunduk kepada Nabi serta menganut agama Islam. Selain itu Nabi mengadakan perjanjian yang berbunyi “kebebasan beragama terjamin buat semua orangorang di Madinah”.3. Zabit dan masih banyak lagi. diantaranya adalah rongrongan dari orang Yahudi. para petugas keamanan dan para da’i dikirim ke berbagai daerah. ia mengatur organisasi masyarakat. Munafik dan Quraisy. kemudian ia meninggal pada hari Senin 12 Rabi’ul Awal 11 H atau 8 Juni 632 M (Yatim. memungut zakat dan lain-lain. larangan untuk menganiaya.Melaksanakan dasar politik. Setelah itu Nabi kembali ke Madinah. 4. Kemudian disusul dengan perang yang lain yaitu perang Uhud. mengadakan ekspedisi keluar kota sebagai aksi siaga melatih kemampuan calon pasukan yang memang mutlak diperlukan untuk melindungi dan mempertahankan negara yang baru dibentuk tersebut. Banyak hal yang dilakukan Nabi dalam rangka mempertahankan dan memperkuat kedudukan kota Madinah diantaranya adalah mengadakan perjanjian damai dengan berbagai organisasi di sekitar Madinah. mengatur keadilan.Perjanjian bantu membantu antara sesama kaum Muslim dan non Muslim Setelah Nabi resmi menjadi penduduk Madinah. persamaan dan persaudaraan antar manusia harus ditegakkan dan masih banyak lagi yang lainnya.

Beliau juga menempuh kejayaan dalam beberapa ekspedisi ke Syria. Abu Bakar maminta kepada masyarakat supaya mereka menerima Umar bin Khattab sebagai khalifah yang baru. Ada yang mengatakan disebabkan keracunan dan ada pula yang mengatakan Abu Bakar meninggal dunia secara biasa. 1)Menjadi Khalifah Pertama Semasa Rasulullah SAW sedang sakit. Khalid Al-Walid berjaya menawan Iraq dalam hanya satu perseteruan.2. Beliau juga mula mengumpulkan ayat-ayat Al Quran dan beliau juga berjaya meluaskan pengaruh Islam.2 Perkembangan Islam di Masa Abu Bakar As-Siddiq Setelah wafatnya Rasulullah. Umar bin Khattab meminta Abu Bakar untuk mulai menjalankan aktvititas pengumpulan semua ayat-ayat Al Quran. Abu Bakar dikebumikan di sebelah makam Nabi Muhammad s. Hasil dari perundingan itu ialah Abu Bakar dilantik dan menjadi khalifah pertama umat Islam. Saidina Usman bin Affan kemudiannya melengkapkan aktivititas pengumpulan Al Quran semasa beliau menjadi khalifah. 3)Pengumpulan Al-Quran Menurut ahli sejarah Islam. Abu Bakar walaupun hanya memerintah selama dua tahun (632-634). Abu Bakar As-Siddik ditunjuk sebagai khalifah.w. Khalifah adalah pemimpin yang diangkat setelah nabi wafat untuk menggantikan nabi dan melanjutkan tugas-tugas sebagai pemimpin agama dan pemerintah. 4)Kewafatan Saidina Abu Bakar As-Siddiq Khalifah Abu Bakar wafat pada tahun 634 di Madinah yaitu dua tahun setelah menjadi khalifah.a. tetapi beliau banyak menyumbang terhadap perkembangan Islam. Perlantikan Abu Bakar mendapat tentangan daripada beberapa orang yang ingin melantik Ali Abi Thalib sebagai khalifah karena Ali merupakan menantu dan anak saudara Rasulullah SAW. selepas Perang Riddah mulai banyak orang yang mahir menghafal Al Quran terbunuh. sebuah majelis yang dihadiri oleh golongan Ansar dan Muhajirin. Beliau berjaya menumpaskan golongan Riddah yang murtad dan ada diantaranya mengaku sebagai nabi. 2)Ekspedisi ke Utara Abu Bakar mulai mengirim panglima-panglima perang Islam ke utara untuk memerangi Byzantine (Roma Timur) dan Empire Parsi. Ada dua pendapat mengenai sebab kematian Abu Bakar. di Masjid Nabawi yang terletak di Madinah. beliau mengarahkan supaya Abu Bakar mengimamkan solat orang Islam. . Sebelum kewafatannya. Selepas kewafatan Nabi Muhammad SAW.

Misalnya pada pertempuran Yarmuk (636 M) pasukan muslim dengan jumlah pasukan 20 ribu orang berhasil menang melawan pasukan Romawi yang berjumlah 70 ribu orang. Meskipun demikian. markas-markas militer. Secara fisik. Kota-kota yang mengalami perkembangan pesat antara lain Bashrah dan Kufah.. serta sebagian wilayah Persia. membangun tempat-tempat berteduh antara Mekkah dan Madinah. bahkan juga sarana kesehatan hewan. Pada 17 H. bersifat sentral. khalifah juga melaksanakan hokum. Perkembangan islam pada masa Umar bin Khattab tidak hanya itu. jalan. membersihkan sumur yang tersumbat serta penggalian sumur baru sebagai sumber air. Syria. umar melakukan pembangunan banyak rumah sakit serta klinikklinik. 2. Umar adalah orang pertama yang memerintahkan untuk memperluas dan merenovasi Masjidil Haram di Mekkah serta Masjid Nabawi di Madinah. Mesir. Palestina. perumahan sipil. Dalam bidang administrasi kenegaraan. Khalifah Umar juga berhasil membangun banyak fasilitas umum mulai dari kantorkantor pemerintahan. Penakhlukan wilayah-wilayah tersebut selalu diikuti persebaran agama islam. Selain menjalankan roda pemerintahan. Dibawah kepemimpinannya islam berhasil memperluas wilayah kekuasaannya mulai dari Mesopotamia. eksekutif. Di bidang kesehatan. seperti juga Nabi Muhammad SAW. Ia adalah khalifah pertama yang memisahkan kekuasaan eksekutif dan kekuasaan yudikatif. Abu Bakar selalu mengajak sahabat-sahabatnya bermusyawarah. Khalifah Umar juga gencar melakukan pembangunan masjid di setiap desa-desa di wilayah kekuasaan Islam serta membangun banyak madrasah sebagai sarana pendidikan formal.Kekuasaan yang dijalankan pada masa khalifah Abu Bakar.3 Perkembangan Islam di Masa Umar bin Khattab Umar bin Khattab merupakan khalifah kedua setelah Abu Bakar. air minum. dan yudikatif terpusat ditangan Khalifah. sebagaimana pada masa Rasululllah. jembatan dan yang paling vital adalah sistem irigasi untuk pertanian. kekuasaan legislatif. Umar memerintahkan langsung untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak di Madinah demi perbaikan penunjang ibadah haji. Seringkali kaum islam dalam perang penaklukan wilayah-wilayah tersebut mengalami ketidak seimbangan angkatan perang. Armenia. Afrika Utara. Pada masa pemerintahan Umar bin Khattab islam mengalami perkembangan yang cukup pesat. Khalifah umar juga melakukan perbaikan sistem . Khalifah Umar berhasil meletakkan dasar undang-undang. dan juga transportasi alternatif.

2. Meski demikian. Mereka diminta untuk menyalin Al-Qur'an yang terdapat di beberapa tempat. Kemudian perkembangan Islam masa Khalifah Usman Ibnu Affan Yaitu diantaranya : 1. Khalifah Usman Ibnu Affan adalah khalifah ketiga setelah Khalifah Umar Ibnu Khattab. Pada tahun 26 Hijriah Khalifah Usman Ibnu Affan mengonsentrasikan pada upaya penulisan Al-Qur'an dengan membentuk panitia penulisan dan pembukuan Al-Qur'an yang diketuai oleh Zaid Ibnu Tsabit. Umar tetap menegakkan hukum dengan bijaksana. Membangun Masjid Nabawi di Madinah Khalifah Usman Ibnu Affan membangun. Yang dipercayai sebagai sekretaris Nabi Saw. penuh hikmah dan kelembutan hati. Sebelum masuk islam beliau dipanggil Abu Amr. Beliau termasuk orang yang cerdas dan jujur dan kemudian beliau menjadi salah satu orang yang paling berpengaruh di Jazirah Arabia. Ayahnya bernama Affan dan Ibunya Arwa. Usaha Pengumpulan dan Penulisan Al-Qur'an Usaha pengumpulan Al-Qur'an merupakan kelanjutan dari usaha sebelumnya. kulit dan tulang untuk di . Selain itu. ia juga termasuk seorang sahabat yang hafal Al-Qur'an. Seperti diketahui bahwa Zaid Ibnu Tsabit adalah salah seorang sahabat Nabi Saw. dan beliau menikahi putri Nabi Saw yaitu Ruqayah dan Ummi Kulsum dan mendapat gelar Dzunnurain. dan beliau menjadi khalifah selama 12 tahun. untuk mencatat semua wahyu yang diturunkan kepada Rasulullah Saw. Khalifah Usman Ibnu Affan masuk Islam atas ajakan Khalifah Abu Bakar. Khalifah Usman Ibnu Affan di angkat menjadi khalifah berdasarkan pemilihan umum. bentuk dan corak bangunannya di perindah. tiang-tiangnya dibuat dari beton dan bagian dindingnya dihiasi dengan ukiran-ukiran yang indah. terutama pada khalifah pertama dan kedua. bebatuan. seperti di lembar pelepah kurma.hukum dengan membuat peraturan-peraturan baru serta membangun beberapa penjara. Sementara Abdullah Ibnu Zubair. 2.4 Perkembangan Islam di Masa Usman bin Affan Khalifah Usman Ibnu Afan lahir pada tahun 573 Masehi. Sa'ad Ibnu Abi Waqqash dan Abdurrahman Ibnu Auf serta Harits Ibnu Hisyam ditunjuk sebagai anggota.membongkar dan merenovasi dengan ukuran yang lebih luas pada Masjid Madinah.

Mushaf itu yang kemudian dikenal dengan istilah Mushaf Al-Imam atau Mushaf Usmani. Namun begitu. Perluasan ke Armenia Khalifah Usman Ibnu Affan mengutus Salam Rabiah Al-Bahiy untuk berdakwah ke Armenia. Mesir. Mengingat pentingnya transportasi laut. Karena itu. penyebaran Islam telah sampai ke wilayah yang sangat luas. 1. 4. Sedangkan sebuah lagi disimpan di Madinah untuk Khalifah Usman Ibnu Affan Sendiri. daerah Islam telah sampai ke Afrika. Cyprus dan Konstantinopel. ia juga banyak mendapat tantangan dari mereka yang tidak suka atas dakwah Islam yang dikembangkannya. 3. Ia berhasil mengajak kerjasama dengan penduduk Armenia untuk menerima ajaran Islam. Daerah-daerah ini banyak dikelilingi lautan. Tetapi semua itu dapat diatasi dengan cara memerangi mereka hingga mereka menyatakan tunduk di bawah pemerintahan Islam.bukukan menjadi sebuah mushaf. Armada ini tidak hanya dijadikan sebagai sarana penting dalam pertahanan. 3. tetapi juga sebagai alat transportasi untuk mengontrol wilayah kekuasaan Islam. 4 buah diantaranya dikirim ke masing-masing wilayah Islam untuk pedoman bacaan yang benar. Al-Qur'an yang dibukukan dan ditulis ini kemudian dikenal dengan sebutan Mushaf. Perluasan Islam ke Afrika Utara (Tunisia) . maka usulan itu di setujui oleh Khalifah Usman Ibnu Affan. Mushaf yang ditulis sebanyak 5 buah. mulai dari Afrika hingga wilayah Asia tengah. Setelah terjadi pertempuran sengit. akhirnya Khurasan dapat dikuasainya. Perluasan ke Khurasan Khalifah Usman Ibnu Affan mengutus Sa'ad Ibnu 'Ash bersama Huzaifah Ibnu Yaman untuk memimpin pasukan Islam ke Khurasan. Perluasan Wilayah Islam Pada masa Khalifah Usman Ibnu Affan. Muawiyah Ibnu Abi Sufyan yang ketika itu menjabat sebagai gubernur Syria memberikan usul kepada Khalifah untuk membentuk armada Laut. 2. Pembentukan Angkatan Laut Pada masa Khalifah Usman Ibnu Affan. Di dalam rombongan pasukan ini ikut pula beberapa orang sahabat Nabi Saw yang lain.

Beliau dimakamkan di kuburan Baqi di Madinah. Pada tanggal 23 juni 656 Masehi. Pasukan Islam mendapat simpati dan dukungan yang kuat dari masyarakat setempat. Tetapi pada masa Khalifah Usman Ibnu Affan banyak diantara mereka yang menolak membayar pajak bahkan banyak diantara mereka yang membangkang dan memberontak terhadap pemerintahan Islam di Madinah. 4.5 Perkembangan Islam di Masa Ali bin Abi Thalib Khalifah Ali bin Abi Thalib adalah Khalifah keempat setelah Khalifah Usman Ibnu Affan. beliau resmi menjadi Khalifah. ketika di Madinah. politik. Untuk itu Khalifah Usman Ibnu Affan mengirim Abdullah Ibnu Sa'ad untuk memimpin pasukan untuk menaklukan Afrika Utara dan mengusir Bangsa Romawi. Khalifah Usman bin Affan wafat pada bulan haji tahun 35 H. dalam usia 82 tahun setelah menjabat sebagai Khalifah selama 12 tahun. banyak hal yang dilakukannya dalam usaha pengembangan Islam. dan Ilmu Pengetahuan. akhirnya mereka meminta bantuan kepada pemerintahan Islam di Madinah. Dengan kekuasaan ini akhirnya kedua wilayah pemberontak dapat dikuasai. baik perkembangan dalam bidang Sosial. Dan beliaupun termasuk anak asuh Nabi Muhammad Saw. Dengan jatuhnya wilayah Afrika Utara. Akhirnya Khalifah Usman Ibnu Affan memerintahkan Walid Ibnu Uqbah yang kala itu menjadi gubernur Kufah untuk memberantas para perusuh tersebut. Khalifah Ali bin Abi Thalib boleh dibilang tangan kanan Nabi Muhammad Saw. 2. masyarakat Azerbeijan selalu membayar pajak. Meskipun banyak pergolakan yang terjadi pada masa Khalifah Ali Ibnu Abi Thalib.Afrika utara sebelum kedatangan Islam merupakan satu wilayah yang berada di bawah kekuasaan bangsa Romawi. Militer. Penaklukan Ray dan Azerbeijan Pada masa Khalifah Umar Ibnu Khattab. Walid Ibnu Uqbah mengerahkan 6000 pasukan untuk mengepung penduduk Azerbeijan dan 4000 pasukan ke Ray. berarti wilayah itu berada dibawah kekuasaan Islam. Perlakuan para penjajah terhadap penduduk tidak menyenangkan. Dan karena waktu itu masyarakat butuh pemimpin Khalifah Ali Ibnu Abi Thalib menjadi. Beliau lahir 32 tahun setelah kelahiran Rasulullah Saw. sehingga bangsa Romawi dapat dikalahkan. Proses pengangkatan beliau sebagai Khalifah mula-mula ditolak karena situasi yang banyak terjadi kerusuhan disana-sini. 1. Perkembangan dalam Bidang Pemerintahan .

b. Mengganti Para Gubernur yang diangkat Khalifah Usman Ibnu Affan Semua gubernur yang diangkat oleh Khalifah Usman bin Affan terpaksa diganti. Menurut pengamatan Khalifah Ali bin Abi Thalib. Usaha-usaha Khalifah Ali dalam mengatasi persoalan tersebut mendapat tantangan yang sangat luar biasa. Menarik kembali tanah milik negara Pada masa pemerintahan Khalifah Usman banyak para kerabatnya yang diberikan fasilitas dalam berbagai bidang. Oleh karena itu. sehingga banyak diantara mereka yang kemudian merongrong pemerintahan Khalifah Usman dan harta kekayaan negara. Hal itu disebabkan karena usianya yang sudah lanjut usia. ia memiliki tanggung jawab yang besar untuk menyelesaikannya. Semua itu bertujuan agar masyarakat merasa aman. . Perjuangan pun sudah mulai terpengaruh oleh hal-hal yang bersifat duniawi. ketika Khalifah Ali bin Abi Thalib menjadi Khalifah. para gubernur inilah yang menyebabkan timbulnya berbagai gerakan pemberontakan terhadap pemerintahan Khalifah Usman bin Affan. kekayaan dan kedudukan. sehingga rakyatpun tidak suka terhadap mereka. dan para gubernur sudah tidak lagi banyak yang memiliki idealisme untuk memperjuangkan dan mengembangkan Islam. seperti tugas melakukan perluasan wilayah Islam dan sebagainya.Situasi umat Islam pada masa pemerintahan Khalifah Ali Ibnu Abi Thalib sudah sangat jauh berbeda dengan masa-masa sebelumnya. karena banyak masyarakat yang tidak senang. tentram dan sejahtera. mereka memiliki banyak tugas yang harus diselesaikan. Umat Islam pada masa pemerintahan Abu Bakar dan Umar Ibnu Khattab masih bersatu. Beliau berusaha menarik kembali semua tanah pemberian Usman bin Affan kepada keluarganya untuk dijadikan milik negara. beban yang harus dipikul oleh penguasa berikutnya semakin berat. Mereka melakukan itu karena Khalifah Usman pada paruh kedua masa kepemimpinannya tidak mampu lagi melakukan kontrol terhadap para penguasa yang berada dibawah pemerintahannya. Namun pada masa pemerintahan Khalifah Usman bin Affan keadaan mulai berubah. Oleh karena itu. Pemberontakan ini pada akhirnya membuat sengsara banyak rakyat. Usaha-usaha yang dilakukannya diantaranya : a. kehidupan masyarakat Islam masih sangat sederhana karena belum banyak terpengaruh oleh kemewahan duniawi. Selain itu. Berdasarkan pengamatan inilah kemudian Khalifah Ali Ibnu Abi Thalib mencopot mereka.

ketegasan keberanian dan sebagainya. dan pemegang teguh tradisi. 2. Beliau amat tahu medan dan tipu daya musuh. seperti kecerdasan. Banyak usaha yang dilakukan. Peristiwa itu sebenarnya merupakan bukti kelemahan dalam sistem pertahanan pada masa pemerintahan Khalifah Ali Ibnu Abi Thalib. Tapi menurut sebagian masyarakat situasi pada saat itu kurang tepat untuk melakukannya. Namun para sahabatnya mendesak agar menerima tawaran perdamaian itu. ketelitian. penasihat hukum yang ulung. Khalifah Ali bin Abi Thalib menolak ajakan damai. Dalam perang itu Khalifah Ali Ibnu Abi Thalib mengetahui benar bahwa siasat yang dibuat Muawiyah Ibnu Abi Sufyan hanya untuk memperdaya. Khalifah Ali Ibnu Abi Thalib sejak masa mudanya amat terkenal dengan sikap dan sifat keberaniannya. Usaha Khalifah Ali terus mendapat tantangan dan selalu dikalahkan oleh kelompok orang yang tidak senang terhadap kepemimpinannya. seorang sahabat sejati. 3. Selain itu. agama dan umat Islam kemasa depan yang lebih cemerlang.Usaha itu bukan tidak mendapat tantangan. telihat pada saat perang Shiffin. jiwa dan semangat itu masih membara didalam dirinya. dan seorang kawan yang dermawan. penasihat yang bijaksana. Karenanya ketika ia terpilih sebagai Khalifah. Peristiwa ini kemudian dikenal dengan istilah "Tahkim" di Daumatul Jandal pada tahun 34 Hijriyah. Perkembangan di Bidang Ilmu Bahasa . Khalifah Ali Ibnu Abi Thalib bekerja keras sebagai Khalifah sampai akhir hayatnya. Perkembangan di Bidang Politik Militer Khalifah Ali Ibnu Abi Thalib memiliki kelebihan. Akhirnya Khalifah Ali Ibnu Abi Thalib pun meninggal ditangan orang-orang yang tidak menyukainya. baik dalam keadaan damai maupun saat kritis. termasuk bagaimana merumuskan sebuah kebijakan untuk kepentingan negara. Semua tindakan Khalifah Ali bin Abi Thalib semata bertujuan untuk membersihkan praktek Kolusi. dan beliau menjadi orang kedua yang berpengaruh setelah Nabi Muhammad Saw. dia juga terkenal sebagai pahlawan yang gagah berani. korupsi dan Nepotisme didalam pemerintahannya. karena dia sangat mengetahui bahwa Muawiyah adalah orang yang sangat licik. Khalifah Ali banyak mendapat perlawanan dari para penguasa dan kerabat mantan Khalifah Usman bin Affan.

Perkembangan di Bidang Pembangunan Pada masa Khalifah Ali Ibnu Abi Thalib. maka orang-orang yang bukan berasal dari masyarakat Arab akan mendaptkan kemudahan dalam membaca dan memahami sumber ajaran Islam. Kemudian Khalifah Ali bin Abi Thalib memerintahkan Abu Al-Aswad Al-Duali untuk mengarang pokokpokok Ilmu Nahwu ( Qawaid Nahwiyah ). Karena letaknya yang tidak begitu jauh dengan pusat pergerakan Muawiyah Ibnu Abi Sufyan. terdapat usaha positif yang dilaksanakannya. terutama bagi orang-orang yang akan mempelajari ajaran islam dari sumber aslinya yang berbahasa Arab. lama kelamaan kota tersebut berkembang menjadi sebuah kota yang sangat ramai dikunjungi bahkan kemudian menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan keagamaan. Salah satu kota yang dibangun adalah kota Kuffah. . Akan tetapi. seperti perkembangan Ilmu Nahwu. Akibat luasnya wilayah kekuasaan Islam dan banyaknya masyarakat yang bukan berasal dari kalangan Arab. maka boleh dibilang kota ini sangat strategis bagi pertahanan Khalifah. bahkan sampai ke Indus.Pada masa Khalifah Ali. Semula pembangunan kota Kuffah ini bertujuao politis untuk dijadikan sebagai basis pertahanan kekuatan Khalifah Ali dari berbagai rongrongan para pembangkang. dan Amu Dariyah. Tigris. banyak ditemukan kesalahan dalam membaca teks Al-Qur'an atau Hadis sebagai sumber hukum Islam. terutama dalam masalah tata kota. Tafsir. Pembangunan kota Kuffah ini dimaksudkan sebagai salah satu cara Khalifah Ali mengontrol kekuatan Muawiyah yang sejak semula tidak mau tunduk terhadap perintahnya. Dengan adanya Ilmu Nahwu yang dijadikan sebagai pedoman dasar dalam mempelajari bahasa Al-Qur'an. 4. wilayah kekuasaan Islam telah sampai Sungai Efrat. Khalifah Ali menganggap bahwa kesalahan itu sangat fatal. Hadits dan sebagainya.

Islam masuk ke Indonesia bukan dengan cara paksaan melainkan dengan cara damai. dan sebagainya.2. Kekuasaan politik pun digunakan oleh para penyebar Islam di Indonesia sebagai media untuk memperluas pengaruh Islam di Indonesia seperti misalnya para pedagang Islam tersebut menikah dengan anak dari suatu kerajaan sehingga kerajaan tersebut menjadi kerajaan Islam. agama ini pun memberikan pengaruh yang kuat terhadap Indonesia dan saat ini agama Islam merupakan agama mayoritas yang dipeluk oleh warga Indonesia. Hindu dan Buddha juga banyak mempengaruhi budaya di Indonesia bahkan hingga kini. Bahkan kerajaan Islam pertama di Indonesia terletak di Sumatera yang dinamakan kerajaan Samudera Pasai dengan rajanya yang pertama yaitu Sultan Malik AL-Saleh (1261-1297 M). Namun setelah Islam masuk ke Indonesia. Para pedagang ini singgah dan berdagang sambil meyebarkan agama Islam di Indonesia. kerajaan Samudera Pasai pun tunduk pada tahun . agama Islam juga disebarkan melalui budaya dan pendidikan. sebelum agama Islam masuk ke Indonesia sebelumnya sudah ada beberapa agama atau kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Indonesia seperti agam Hindu dan Budha yang terlebih dahulu sudah memasuki Indonesia. Arab.2. Para wali yang pada masanya menyebarkan agama Islam di Indonesia menggunakan budaya sebagai media untuk meyebarkan Islam seperti wayang. Namun pada serangan yang diluncurkan oleh Portugis. Islam pertama kali muncul ni wilayah Sumatera yaitu tepatnya di wilayah Aceh Utara. Kedua agama ini merupakan agama yang kuat pengaruhnya di Indonesia terutama di kalangan kerajaankerajaan di Indonesia. Selain melalui jalur perdagangan. Syarat masuk Islam pun mudah dengan mengucapkan dua kalimat syahadat yaitu meyakini Allah sebagai satu-satunya Tuhan dan mengakui Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir Allah. dan sebagainya. Begitu pula dengan agama di Indonesia. mainan anak-anak. Perkembangan Islam di Indonesia Indoensia merupakan negara yang multicultural dan memiliki latar belakang budaya yang beragam. Sedangkan pada jalur pendidikan banyak berdiri pesantren-pesantren sebagai tempat untuk mendidik anak-anak Indonesia pendidikan umum dan pendidikan Islam. Menurut beberapa temuan di Indonesia dan menurut beberapa ahli ada yang mengatakan bahwa agama Islam masuk ke Indonesia pada abad ke 7 dan ada pula yang mengatakan pada abad ke 13. Ini menunjukan bahwa kerajaan Samudera Pasai sangat kuat pada saat itu. Agama Islam masuk ke Indonesia melalui para pedagang dari wilayah-wilayah Islam seperti Gujarat. Persia. Kerajaan ini pernah diserang oleh kerajaan Majapahit yang dipimpin oleh Gajah Mada tetapi dapat dihalau.

Malaka atau dari manca negara. dan Sunan Kudus. Para wali tersebut yaitu Sunan Gresik. Pulau Waigio dan Pulau Gebi. Banten. Menurut catatan company dagang Portugis pada tahun 1540 saat datang ke Sulawesi. dan Cirebon. Kerajaan lain yang juga sangat berpengaruh dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa adalah kerajaan Mataram.1636). Melalui seorang da’i . Lalu berdirilah kerajaan Aceh. Jawa. Daerah-daerah di Irian Jaya yang dimasuki Islam adalah : Miso. Hingga kini Aceh merupakan wilayah yang sangat religious. Sunan Drajat. Hal ini menyebabkan cepatnya perkembangan dakwah Islam di kepulauan ini. Kerajaan Ternate dan Tidore merupakan kerajaan bercorak Islam yang paling berpengaruh di Maluku. Dibawah pimpinan Sultan Ali Mughayat Syah atau Sultan Ibrahim kerajaan Aceh terus mengalami kemajuan besar. wilayah Pulau Jawa juga mendapatkan pengaruh Islam yang cukup besar. Sunan Muria. Kerajaan yang sangat berpengaruh dalam penyebaran Islam di Sulawesi adalah kerajaan Gowa dan Tallo. di tanah ini sudah ditemui pemukiman muslim di beberapa daerah. Jalawati. bahkan Aceh mendapat julukan Serambi Mekah. Sunan Kalijaga. dan Jawa (terutama para da’i yang dididik oleh para Wali Sanga di Jawa). Kepulauan Maluku terkenal di dunia sebagai penghasil rempah-rempah. Malaka.1521 dan diduduki oleh Portugis selama 3 tahun. Kerajaan-kerajaan Islam di Maluku pun melakukan penyebaran agama Islam ke Irian Jaya. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Iskandar Muda Mahkota Alam ( 1607 . Saudagar-saudagar muslim yang semula berdagang dengan Malaka memindahkan kegiatannya ke Aceh. Penyebaran Islam di pulau Jawa dilakukan oleh para wali yang sering disebut Wali Sanga (Sembilan Wali). sehingga menjadi daya tarik para pedagang asing. Kerajaan Islam di Jawa yang paling besar adalah kerajaan Demak bahkan kerajaan ini mengganti undang-undang kerajaan majapahit dengan undang-undang Demak yang berlandaskan syari’at Islam. Karena kedekatan kerajaan Gowa dengan kerajaan Ternate. Pajang. Sunan Giri. Sunan Bonang. dan kerajaan Samudera Pasai pun diambil alih oleh kerajaan Aceh. Undang-undang ini menegaskan bahwa semua manusia sama drajatnya dan tidak dibedabedakan. Sunan Gunung Jati. Selain Aceh. Sunan Ampel. hampir bersamaan dengan jatuhnya kerajaan Malaka karena pendudukan Portugis. Munculnya kerajaan baru di Aceh yang berpusat di Bandar Aceh Darussalam. tak terkecuali para pedagang muslim baik dari Sumatra. Islam masuk ke Maluku sekitar pertengahan abad ke 15 atau sekitar tahun 1440 dibawa oleh para pedagang muslim dari Pasai. Penyebaran agama Islam pun juga sampai di Pulau Sulawesi. kerajaan Gowa pun perlahan-lahan menjadi kerajaan Islam.

Karaeng Matopa. Setelah resmi menjadi kerajaan bercorak Islam Gowa Tallo menyampaikan pesan Islam kepada kerajaan-kerajaan lain seperti Luwu. dan Sulawesi (Makasar). Wajo. raja Gowa yang pertama memeluk Islam yang kemudian bergelar Sultan Alaudin Al Awwal (1591-1636 ) dan diikuti oleh perdana menteri atau Wazir besarnya. Puncak kejayaan kerajaan Makasar terjadi pada masa Sultan Hasanudin. Kalimantan merupakan wilayah yang memiliki kepercayaan yang cukup kuat.wordpress.lt/Perkembangan%20Islam%20Masa%20Usman%20bin%20Afan http://halaqohdakwah.wordpress.bernama Datuk Ri Bandang agama Islam masuk ke kerajaan ini dan pada tanggal 22 September 1605 Karaeng Tonigallo. Wilayah Kalimantan yang paling banyak mendapatkan pengaruh dari Islam adalah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.com/2008/07/21/utsman-bin-affan-biografi-singkat-khalifah-ke3/ http://majlas.com/2010/04/16/perkembangan-agama-islam-pada-masa-nabimuhammad-saw-sampai-masa-khulafaur-rasyidin/ http://majlas. Daftar Pustaka http://jamilkusuka. Jawa.yn.html .lt/Perkembangan%20Islam%20Masa%20Khalifah%20Ali%20bin%20Abi%20T halib. karena itu Islam hanya berkembang di beberapa wilayah saja di Kalimantan. bahkan kerajaan Kutai pun akhirnya menjadi kerajaan Islam. Masuknya Islam di Kalimantan melalui Malaka. Pulau Kalimantan pun tidak luput dari penyebaran Islam. Soppeng dan Bone. Kerajaan Banjar merupakan salah satu kerajaan Islam di Kalimantan.yn. Kerajaan Gowa-Tallo atau yang disebut sebagai kerajaan Makasar pun menjadi cikal bakal tumbuhnya pengaruh Islam di Sulawesi.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.