P. 1
Relay Dsar Teori

Relay Dsar Teori

|Views: 47|Likes:
Published by maulanahadi
relay + mikon
relay + mikon

More info:

Published by: maulanahadi on Jul 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/09/2012

pdf

text

original

Seulas Teori “Relay” dan Rangkaian Penggerak “Relay”

Relay adalah saklar yang dikendalikan secara elektronik (electronically switch). Arus listrik yang mengalir pada kumparan relay akan menciptakan medan magnet yang kemudian akan menarik lengan relay dan mengubah posisi saklar, yang sebelumnya terbuka menjadi terhubung. Relay memiliki tiga jenis kutub: COMMON = kutub acuan, NC (Normally Close) = kutub yang dalam keadaan awal terhubung pada COMMON, dan NO (Normally Open) = kutub yang pada awalnya terbuka dan akan terhubung dengan COMMON saat kumparan relay diberi arus listrik. Berdasarkan jumlah kutub pada relay, maka relay dibedakan menjadi 4 jenis:
   

SPST = Single Pole Single Throw SPDT = Single Pole Double Throw DPST = Double Pole Single Throw DPDT = Double Pole Double Throw

Pole adalah jumlah COMMON, sedangkan Throw adalah jumlah terminal output (NO dan NC). Untuk lebih memahami dapat dilihat gambar 1:

Gambar 1. Skematik tipe-tipe relay. Pada umumnya, output dari mikrokontroler berarus rendah, sehingga dibutuhkan rangkaian tambahan berupa penggerak (driver) yang berupa electronic switch untuk bisa mengendalikan relay. Dan driver tersebut pun perlu ditambahkan suatu komponen peredam GGL-induksi yang dihasilkan oleh kumparan relay, seperti dioda yang diarahkan ke VCC seperti pada gambar 2:

. Hal lain yang menguntungkan adalah sistem pemogramanan menjadi lebih sederhana dan tidak memerlukan rangkaian yang rumit. 32 saluran I/O. Program terlebih dahulu dimasukan kedalam memori sesuai dengan kebutuhan penggunaaan pengontrolan yang diperlukan dan yang hendak dijalankan. Mikrokontroler ini biasa disebut juga dengan mikrokomputer CMOS 8 bit dengan 8 Kbyte yang dapat dIprogram sampai 1000 kali pemograman. Mikrokontroller memiliki 4KB Flash Programmable dan Erasable Read Only Memory (PEROM) didalamnya.Gambar 2. mode operasi keping tunggal yang tidak memerlukan external memory dan memori flashnya mampu diprogram hingga seribu kali. sehingga memungkinkan mikrokontroler ini bekerja sendiri tanpa diperlukan tambahan chip lainnya (single chip operation). Rangkaian Penggerak (Driver) Relay. Mikrokontroler AT89S52 merupakan pengembangan dari mikrokontroler MCS-51.com/2010/02/20/seulas-teori-relay/ diakses tgl 6 juli 2012 MIKROKONTROLER AT89S52 2.2 Mikrokontroler AT89S52 Mikrokontroler merupakan sistem komputer kecil yang biasa digunakan untuk sistem pengendali atau pengontrol yang dapat diprogram sesuai kebutuhan. Watchdog timer. Programmable UART (Serial Port). tiga buah timer/counter 16-bit. Memori Flash digunakan untuk menyimpan perintah (instruksi) berstandar MCS-51. http://depokinstruments. Program yang dimasukkan kedalam mikrokontroler Atmel 89S52 adalah berupa file heksa (Hex File). dua pointer data. Sebuah mikrokontroler dapat berfungsi/bekerja. apabila telah terisi oleh program. Selain itu AT89S52 juga mempunyai kapasitas RAM sebesar 256 bytes. dan program tersebut berisikan instruksi atau perintah untuk menjalankan sistem kontrol.

b.1 di bawah ini Gambar 2. Dengan keistimewaan di atas perancangan dengan menggunakan mikrokontroler AT89S52 menjadi lebih sederhana dan tidak memerlukan komponen pendukung yang lebih banyak lagi. Port 1 Merupakan port yang hanya berfungsi sebagai port I/O (Input/Output). Satu port paralel terdiri dari 8 pin.2 Konfigurasi Pin AT89S52 Setiap pin (kaki) dari mikrkontroler AT89S51 mempunyai fungsi masing-masing fungsi. Port1. a. yang masing-masing dikenal dengan Port 0. Port2 dan Port3. Dalam perkembangannya sampai saat ini. Port 1 terdapat pada pin 1-8. Port 0 terdapat pada pin 32-39. Konfigurasi Pin Mikrokontroler AT89S52 Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi dari tiap-tiap pin (kaki) yang ada pada mikrokontroller AT89S52. sudah banyak produk mikrokontroller yang telah diproduksi oleh berbagai perusahaan pembuat IC (Integrated Circuit) diantara salah satunya adalah jenis mikrokontroller yang digunakan dalam perancangan alat ini yaitu mikrokontroller seri 8052 yang dibuat oleh ATMEL. Arsitektur hardware mikrokontroller AT89S52 dari perspektif luar atau biasa disebut pin out digambarkan pada gambar 2. dengan kode produk AT89S52. 32 pin diantaranya adalah pin untuk keperluan port masukan/keluaran. yaitu kebutuhan pasar (market needed) dan perkembangan teknologi baru. Pada disain yang minimum (sederhana). mikrokontroler AT89S52 mempunyai 40 pin.. port 0 digunakan sebagai port Input/Output (I/O). 2. Secara fisik.Mikrokontroler merupakan single chip computer yang memiliki kemampuan untuk diprogram dan digunakan untuk tugas-tugas yang berorientasi kontrol.1. Mikrokontroller berkembang dengan dua alasan utama. . Port 0 Merupakan dual-purpose port (port yang memiliki dua kegunaan). dengan demikian 32 pin tersebut membentuk 4 buah portparalel.

Pada desain minimum digunakan sebagai port I/O (Input/Output). Port 2 Merupakan dual-purpose port. Sedangkan pada desain lebih lanjut digunakan sebagai high byte dari address (alamat). ALE terdapat pada pin 30. Sinyal PSEN akan “0” (LOW) pada tahap fetch (penjemputan) instruksi.1 Data Port 3 pin 10 -17 a. maka AT89S52 menjalankan program memori eksternal (PSEN akan bernilai “0”). Port 3 Merupakan dual-purpose port. EA (External Access) Jika EA diberi input “1” (HIGH). ketika menggunakan program memori eksternal. port 0 akan berfungsi sebagai address (alamat) dan data bus. d. Jika EA diberi input “0” (LOW). Selain sebagai port I/O (Input/Output). Pada setengah paruh pertama memori cycle ALE akan bernilai “1” (HIGH) sehingga mengizinkan penulisan address (alamat) pada register eksternal. a. PSEN (Program Store Enable) PSEN adalah sinyal kontrol yang mengizinkan untuk mengakses program (code) memori eksternal. Dan pada setengah paruh berikutnya akan bernilai “1” (HIGH) sehingga port 0 dapat digunakan sebagai data bus. Fungsi khusus tersebut diperlihatkan Tabel 2.c. ALE (Address Latch Enable) ALE digunakan untuk men-demultiplex address (alamat) dan data bus. port 3 juga mempunyai fungsi khusus. b. Port 2 terdapat pada pin 21-28. Pin ini dihubungkan ke pin OE (Output Enable) dari EPROM. . PSEN terdapat pada pin 29. maka mikrokontroller menjalankan program memori internal saja. EA terdapat pada pin 31. PSEN akan selalu bernilai “1” (HIGH) pada pembacaan program memori internal.

Reset terjadi jika pin RST bernilai high selama minimal dua siklus lalu kembali bernilai low. 1. Reset tidak mempengaruhi internal program memory. tetapi juga dapat dengan menggunakan TTL Oscillator. Proses reset merupakan proses untuk mengembalikan sistem kekondisi semula. a. d. VCC VCC merupakan masukan sumber tegangan positif bagi mikrokontroler yang terdapat pada pin 40. XTAL1 XTAL1 berfungsi sebagai masukan dari rangkaian osilasi mikrokontroler. c.1 Arsitektur dan Blok Diagram Mikrokontroler AT89C51 . 2. XTAL2 XTAL2 berfungsi sebagai keluaran dari rangkaian osilasi mikrokontroler. On-Chip oscillator AT89S52 telah memiliki on-chip oscillator yang dapat bekerja jika drive menggunakan kristal. XTAL1 terdapat pada ipin 19 1. maka pin RST harus diberi tambahan rangkaian seperti pada gambar berikut. Proses ini mempengaruhi semua register dan internal data memory. Jika pada pin ini diberi input “1” (HIGH) selama minimal 2 machine cycle. Tambahan kapasitor diperlukan untuk menstabilkan sistem. b. Untuk mendapatkan proses ini. maka sistem akan di-reset dan register internal AT89S52 akan berisi nilai default tertentu. Rangkaian reset AT89S52 1.c. Nilai kristal yang biasa digunakan pada AT89S52 ini adalah 12 MHz. RST (Reset) RST terdapat pada pin 9. Power on reset merupakan proses reset yang berlangsung secara otomatis pada saat sistem pertama kali diberi suplai. Gambar 2.1. XTAL2 terdapat pada pin 18 1.2. On-chip oscillator tidak hanya dapat di-drive dengan menggunakan kristal.

Unit pengendali atau CPU juga menghasilkan dan mengatur sinyal pengendali yang diperlukan untuk menyerempakkan operasi. Mikrokontroler ATMEL AT89S52 mempunyai kapasitas memori program on-chip sebesar 8 kB. Pemilihan bank yang dilakukan dengan memberikan kombinasi logika pada register Program Status Word(PSW).1 Memori Program Memori program merupakan suatu ruang memori yang digunakan untuk menyimpan kode program dan konstanta yang sifatnya tetap. mengkode. serta unit aritmatika dan logika (ALU). Fungsi utama unit pengendali ini adalah mengambil.1. . Gambar 4. dalam artian ketika sedang melakukan eksekusi program memori hanya bersifat di baca saja namun tidak dapat diubah isinya. yaitu unit pengendali control unit (CU).1. Unit pengolah pusat (CPU) terdiri atas dua bagian. Bus tersebut kemudian dihubungkan ke luar melalui input output port apabila memori atau expansi diperlukan. blok digram mikrokontroler AT89S52 2. Bagian berikutnya adalah mulai alamat 0×20 sampai dengan 0x2f sebanyak 128 bit merupakan lokasi memori yang dapat dimanipulasi perbit (bit addressable) juga dikenal dengan segment bit (BDATA). juga aliran intruksi program. unit pengendali juga berfungsi untuk mengatur urutan operasi seluruh sistem. Seluruh bagian yang digambar pada gambar tersebut saling berhubungan melalui internal bus 8 bit menelusuri bagian serpih. Memori program hanya bisa dibaca saja (Read Only Memori). sebagian memori program terdapat didalam chip mikrokontroler (On-chip) dan sebagian lagi berada diluar (off-chip). Untuk AT89S52 mempunyai memori sebesar 256 byte.Mikrokontroler AT89S52 dibangun berdasarkan arsitektur seperti ditunjukkan gambar dibawah ini. Bagian berikutnya adalah general purpose RAM mulai alamat 0×30 sampai dengan 0x7fh.2 Memori Data RAM merupakan memori data internal (on-chip). dan melaksanakan urutan intruksi sebuah program yang tersimpan dalam memori. Aliran informasi pada bus-bus data dan bus alamat juga diatur oleh unit ini. 2. dimulai dari alamat 0×00 sampai dengan 0xFh dikenal sebagai register R0 sampai dengan R7 yang diorganisasikan menjadi 4 bank. Pada segment data ini dibagi menjadi tiga bagian.

Register – register Memori – memori Register – memori Interface – register Interface – memori Contoh: MOV A.#10h Mov a. Instruksi Aritmatika Kelompok intruksi ini melakukan operasi aritmatika seperti penjumlahan. 2.5 Clr p3. 3.5 1.2. pembagian. 1. or.1.3 Interuksi Terdapat beberapa kelompok fungsi pada instruksi keluarga MCS – 52. 5.5 artinya nolkan p3. subb. dan exor. Instruksi Logika Intruksi ini melakukan operasi logika seperti and. 2. pengurangan. Misalnya adalah: add. xrl. mul. clr Contohnya : clr p3. inc dan dec Contohnya : Mov Mul b. clear Misalnya adalah :anl. orl. 4. Instruksi Transfer Data Kelompok instruksi ini digunakan untuk memindahkan data antara : 1. yaitu: 1.#05h artinya salin data 05h ke b Mul ab artinya kalikan nilai akumulator dengan nilai register b 1. 3.#05h ab mov a. R1 : memindahkan isi register R1 ke accumulator .#10h artinya salin data 10h ke a Mov b.

atmel.com wassalamu’alaikum http://onelka.id/viewer.com/mikrokontroler-at89s52/ diakses tanggal 6 juli 2012 http://digilib. Demikian dari saya.y=15&page=5&qual=high&submitval=prev&f name=%2Fjiunkpe%2Fs1%2Felkt%2F2006%2Fjiunkpe-ns-s1-2006-23499095-9534-penghitung_ikanchapter2.wordpress. @R2 : memindahkan isi memori yang alamatnya ditunjukkan oleh register R2 ke accumulator.php?submit.petra.MOV A.x=18&submit.ac.pdf akses 7juli . untuk lebih jelas dapat di akses melalui www.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->