. dan. Nilai uji statistik chi kuadrat kemudian dibandingkan dengan dengan nilai kritis berdasarkan tabel nilai kritis chi kuadrat. Nilai dari uji statistik chi kuadrat digunakan untuk menentukan apakah hipotesis diterima atau ditolak. 1. . yakni bimbingan belajar A. … . . adalah jumlah elemen dalam sampel ke.. adalah jumlah ranking pada kelompok sampel ke. . Hipotesis nol yang diajukan adalah terjadi kesamaan nilai parameter rata-rata dari masing-masing populasi. C. dan C selama 6 tahun terakhir. 1. Sampel-sampel independen tersebut diuji apakah berasal dari satu populasi yang sama atau dengan kata lain apakah nilai rata-rata dari ketiga populasi tersebut identik atau sama. Uji Kruskal-Wallis merupakan perluasan dari uji nonparametrik Mann-Whitney.3.2. Contoh Soal 1 Misalkan seorang dosen ingin meneliti kualitas dari tiga buah bimbingan belajar. dosen tersebut melakukan interview langsung ketiga bimbingan belajar tersebut untuk memperoleh data mengenai jumlah siswa yang lulus keperguruan tinggi negeri selama 6 tahun terakhir.2. Berikut rumus untuk menghitung nilai uji statistik chi kuadrat. Berikut data mengenai jumlah siswa yang lulus keperguruan tinggi negeri dari ketiga bimbingan belajar A. Pada uji Mann-Whitney. B.. . Allen Wallis. Berikut aturan keputusan berdasarkan uji statistik chi kuadrat. 12 1 3 1 1 Keterangan : adalah .B. sampel yang diteliti hanya dua sedangkan pada uji Kruskal-Wallis dapat menguji tiga atau lebih sampel. Uji Kruskal-Wallis merupakan uji nonparametrik yang digunakan unttuk menguji tiga atau lebih sampel independen. … .BAB 7 UJI KRUSKAL-WALLIS Uji Kruskal-Wallis merupakan uji nonparametrik yang dikembangkan oleh William Kruskal dan W. Uji Kruskal-Wallis merupakan alternatif dari uji parametrik analisis variansi satu arah. Untuk keperluan penelitian. . Uji statistik yang digunakan pada uji Kruskal-Wallis adalah uji statistik chi kuadrat. .

Tahap pertama : menghitung nilai dari uji statistik chi kuadrat Tabel 2 Data Untuk Perhitungan Uji Statistik Chi Kuadrat BIMBINGAN BELAJAR Ranking A Ranking B Ranking C 3. bimbingan belajar B adalah 80.5 7 17 1.5 1.Tabel 1 Data Jumlah Kelulusan Siswa pada Bimbingan Belajar A.5 12.5 9 14 7 3.5 92. pada tahun 2000.5 10.C Selama 6 Tahun Terakhir di Perguruan Tinggi Negeri BIMBINGAN BELAJAR A B C 50 80 80 70 69 85 65 50 90 60 65 120 70 65 150 45 45 200 tahun ke 2000 2001 2002 2003 2004 2005 Pada tabel di atas.5 18 38 40. tahap pertama adalah menggabungkan seluruh data. dan bimbingan belajar C adalah 80 dan seterusnya. Berikut tahap-tahap yang diperlukan dalam uji Kruskal-Wallis.B. jumlah siswa yang lulus keperguruan tinggi negeri pada bimbingan belajar A adalah 50.5 12.5 Tahun Ke1 2 3 4 5 6 Jumlah Ranking Untuk memperoleh hasil pada tabel 2. 1.5 15 5 7 16 10. . 50 70 65 60 70 45 80 69 50 65 65 45 80 85 90 120 150 200 Kemudian mengurutkan nilai data dari yang paling kecil sampai yang paling besar.

Kemudian memberi ranking untuk setiap nilai.5 Nilai 65 terdapat tiga buah.5 6 92.5 tahun ke 1 2 3 4 5 6 jumlah ranking Kemudian menentukan nilai uji statistik chi kuadrat.073 Sehingga nilai uji statistik chi kuadrat adalah 11. Sebagai contoh. BIMBINGAN BELAJAR Ranking A Ranking B Ranking C 3.5 1.7.Urutan Ke 1 2 3 4 5 6 Jumlah Mahasiswa 45 45 50 50 60 65 Urutan Ke 7 8 9 10 11 12 Jumlah Mahasiswa 65 65 69 70 70 80 Urutan Ke 13 14 15 16 17 18 Jumlah Mahasiswa 80 85 90 120 150 200 Nilai data 45 merupakan nilai yang paling kecil. yakni pada urutan ke-1 dan urutan ke-2 sehingga ranking untuk nilai 45 adalah 1 2 2 1.5 92. dan 8 sehingga ranking untuk nilai 65 adalah 6 7 3 8 7 dan seterusnya sehingga diperoleh tabel data untuk perhitungan uji Statistik chi kuadrat seperti berikut. yakni pada urutan ke-6.5 10. nilai 45 terdapat dua buah.5 15 5 7 16 10. .5 12. 12 1 3 40.5 18 38 40.073.5 7 17 1.5 9 14 7 3.5 6 1 3 18 1 12 38 18 18 1 6 11.5 12. Karena nilai 45 terdapat 2 buah maka nilai 45 berada pada urutan ke-1 dan urutan ke-2 dan seterusnya.

: terdapat satu atau lebih populasi yang memiliki nilai rata-rata yang berbeda atau terdapat perbedaan kualitas di antara ketiga bimbingan belajar. Untuk distribusi chikuadrat hanya terdapat satu daerah penolakkan yang terletak di sebelah kanan. 4.2.991. atau ketiga bimbingan belajar mempunyai kualitas yang sama. jika kelompok-kelompok sampel berasal dari populasi yang sama berarti kualitas ketiga bimbingan belajar tersebut adalah sama. Nilai kritis berdasarkan tabel nilai kritis chi kuadrat dengan derajat bebas 2 dan tingkat signifikansi 5% adalah 5. . . 1. Tahap kedua : perumusan hipotesis Uji Kruskal-Wallis merupakan uji nonparametrik yang digunakan untuk menguji tiga atau lebih sampel independen apakah kelompok-kelompok sampel tersebut berasal dari populasi yang sama atau dengan kata lain apakah rata-rata dari ketiga populasi tersebut sama atau identik. terlebih dahulu menentukan nilai derajat bebas. Tahap keempat : pengambilan keputusan Tahap keempat adalah pengambilan keputusan.991 sehingga nilai kritis adalah 5. Perumusan hipotesisnya sebagai berikut. Untuk menentukan nilai kritis. Karena nilai statistik lebih besar dari nilai kritis. Diketahui nilai statistik adalah 11. Namun jika terdapat satu atau lebih sampel berasal dari populasi yang berlainan berarti terjadi perbedaan kualitas di antara ketiga bimbinga belajar tersebut. Berikut rumus dari derajat bebas. Secara kasat mata.991. Sehingga derajat bebas 3– 1 2. Distribusi chi kuadrat hanya memiliki satu daerah penolakkan yang terletak di sebelah kanan sehingga uji hipotesisnya satu arah. Ini berarti bahwa pernyataan terdapat satu atau lebih populasi yang memiliki nilai rata-rata yang berbeda atau terdapat perbedaan kualitas di antara ketiga bimbingan belajar dapat dibenarkan pada tingkat signifikansi 5%. Tahap ketiga : menentukan nilai kritis berdasarkan tabel nilai kritis chi kuadrat Misalkan nilai tingkat signifikansi adalah 5% atau 0. . maka ditolak dan diterima. Daerah penolakkan . 3. . bimbingan belajar C mempunyai tingkat kelulusan besar dibandingkan bimbingan belajar yang lain sehingga terjadi perbedaan nilai rata-rata. . Berikut aturan dalam pengambilan keputusan berdasarkan uji statistik chi kuadrat.05. Dalam kasus ini.073 dan nilai kritis adalah 5.

Penyelesaian dengan SPSS Contoh Soal 1 Bangun tabel SPSS seperti berikut. . Aktifkan variable view. Aktifkan data view dan input data seperti berikut.

klik Define Range. Nilai tersebut merupakan hasil bagi antara jumlah ranking pada bimbingan belajar . yakni 38 dengan banyaknya elemen yakni. Nilai Minimum : diisi dengan 1 dan nilai Maximum diisi dengan 3 kemudian klik Continue.33. pilih Kruskal-Wallis H. .33 6. Kemudian pada kotak Grouping Variable. pada Test Type. 6 dan seterusnya. Sehingga hasil nya sebagai berikut.75 15. Kemudian klik OK.Kemudian klik menu Analyze => Nonparametric Test => K Independent Samples sehingga muncul kotak dialog Test for Several Independent Samples seperti berikut. Pada kotak Test Variables List. kolom Mean Rank memberikan informasi bahwa Mean Rank atau rata-rata ranking dari bimbingan belajar adalah 6.42 Pada tabel Ranks. Ranks bimbing an_bela jar jumlah_kelulusan A B C Total N 6 6 6 18 Mean Rank 6. masukkan variabel jumlah_kelulusan.

a.004 Pada tabel Test Statistics memberikan informasi bahwa nilai uji statistik chi kuadrat adalah 11.Test Statistics a. yakni 11. .165 lebih besar dari nilai kritis.004 lebih kecil dari nilai tingkat signifikansi.05.004. pada tabel Test Statistics juga memberikan nilai probabilitas kumulatif atau Asymp. Grouping Variable: bimbingan_belajar 11. Sig. Kruskal Wallis Test b.991.165 2 . yakni 0. Karena nilai probabilitas kumulatif. Sig. . yakni 5.165. Selain itu. . maka hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. yakni 0. . . maka ditolak dan diterima.b jumlah_kelulusan Chi-Square df Asymp. yakni 0. Karena nilai uji statistik chi-kuadrat. .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.