PAPER TEKNIK PEMBORAN Prinsip Dasar • Definisi Pengeboran adalah suatu proses pengerjaan pemotongan menggunakan mata bor

(twist drill) untuk menghasilkan lubang yang bulat pada material logam maupun non loga m yang masih pejal atau material yang sudah berlubang. Proses menghasilkan lubang dapat pula dilakukan dengan cara yang lain yaitu deng an proses boring (memperbesar lubang). Perbedaan proses drilling dan boring : Drilling Boring Alat potong mata bor pahat ISO 8/9 Material awal Bisa pejal Harus sudah berlubang Ukuran lubang Sama dengan ukuran mata bor Lebih besar dan dapat diatur Alat pencekam Drill chuck, sleeve Boring head • Prinsip dasar gerakan pengeboran Mesin bor mempunyai prinsip dasar gerakan yaitu gerakan berputar spindel utama ( n) dan gerakan/laju pemakanan (f). a. Putaran mata bor ( n ) Gerakan putaran mata bor ini merupakan gerakan berputarnya spindel mesin bor. Ge rakan ini sering disebut gerakan utama ( main motion ). Besarnya putaran spindel ini tergantung oleh material benda kerja, material mata bor dan diameter mata b or. Gerakan utama ini diukur dalam m/menit. b. Laju pemakanan ( f ) Laju pemakanan adalah gerakan turunnya mata bor menuju benda kerja tiap satuan w aktu. Besarnya laju pemakanan ini mempengaruhi kualitas permukaan hasil lubang. Laju pemakanan diukur dalam mm/putaran. Gerak berputar spindel utama dihasilkan dari gerak putar motor utama yang diteru skan melalui beberapa sistem transmisi yaitu : a. Sistem transmisi sabuk (belt) (1) Biasanya digunakan untuk mesin bor meja atau mesin yang dayanya kecil. (2) Jika terjadi kelebihan beban memungkinkan adanya selip sehingga aman tet api efisiensi dayanya rendah. b. Sistem transmisi roda gigi (gear) (1) Biasanya digunakan untuk mesin bor yang dayanya besar. (2) Efisiensi daya tinggi, tidak memungkinkan adanya selip. c. Sistem transmisi gabungan sabuk dan roda gigi Ukuran dari mesin bor ditentukan oleh beberapa hal, yaitu : a. Jarak dari tiang ke poros utama b. Besarnya mata bor yang dapat dipasang c. Panjang langkah poros utama d. Jarak dari permukaan meja ke spindel utama • Bagian Mesin Badan / Rumahan Pilar / Tiang Tenaga Penggerak Transmisi Spindel Head ( Spindel tempat memasang mata bor ) Meja Perangkat Kontrol Saklar utama Tombol emergency Saklar pemutar spindel Saklar penggerak laju pemakanan Jenis Mesin

a. b. c. d. •

untuk memasang pipa. b. gas atau minyak dari batuan bawah tanah k e lubang sumur. lumpu r pemboran dipompakan ke dalam pipa bor yang akan disemprotkan keluar melalui no zzle pada pahat dan kembali ke permukaan melalui ruang antara pipa dan lubang. pasang cas ing. lubang sumur selalu penuh terisi lumpur pemboran untuk me ncegah mengalirnya fluida seperti air. dengan adanya lumpur pemboran. pasang casing lagi. Berdasar tenaga penggerak : Mesin bor tangan Mesin bor listrik Berdasar kedudukan spindel : Mesin bor vertikal Mesin bor horizontal Lumpur Pemboran dan Pemasangan Casing Lumpur Pemboran umumnya campuran dari tanah liat (clay). fluida ini tertahan berada di dalam batuan. Horizontal dan Vertical Drilling Arah pemboran pada jenjang atau bench ada dua cara yaitu lubang bor miring dan l ubang bor tegak. cadangan migas bawah tanah pun dapat dibor tanpa mengindikasikan adanya migas. biasanya bentonite. Dari hasil pembacaan well log. a. Hal ini mencegah penumpukan serbuk bor di dasar lu bang. suara dan radioaktif sifat-sifat batuan dan fluida yang dilaluin ya. b. Lumpur berfungsi se bagai lubrikasi dan medium pendingin untuk pipa pemboran dan mata bor.a. Pengukuran ini direkam pada kertas panjang bergaris yang disebut well log. anjungan (platform) produks i akan dipasang untuk membor sumur-sumur lainnya dan memproduksi migas. Bahkan jika hanya air yang mengalir saja dapat mengg ugurkan lubang dan membuat kita kehilangan sumur. L umpur pemboran akan mengangkat potongan-potongan batu yang dibuat oleh pahat (di sebut cuttings) ke permukaan. akan menyebabkan kebakaran. Sistem yang paling penting di rig adalah sistem sirkulasi lumpur pemboran. w ell log ini memberi informasi tentang komposisi lapisan batuan. dan air yang digunakan untuk membawa cutting ke atas permukaan. Semen basah dipompakan ke dalam ruang antara casing dan dinding sumur hingga men geras untuk menjaga lubang sumur. Dengan pemboran tegak pada bagian atas jenjang fragmentasinya k . Truk alat rekam dipanggil. sumur dapat saja ditutup dan ditinggalkan sebagai sumur kering atau diselesaikan untuk diproduksikan. dan f luida yang mungkin ada di dalamnya. pemasangan casing berta hap yang disebut casing program dilakukan sebagai berikut: bor sumur. karena tekanan hidrostatisnya dipakai untuk mencegah fluida formasi masuk ke dalam sumur. Jika minyak atau gas dapat mengalir ke permukaan saat pemboran. pori-pori. Lump ur juga digunakan untuk membentuk lapisan solid sepanjang dinding sumur (filtercake) yang berguna untuk mengontrol fluida yang hilang ke dalam formasi (fluid-l oss). apabila lapangan lepas pantai sudah ditentukan. rig din aikkan di atas barge. pada kebanyakan sumur. pipa baja panjang yang bergaris tengah besar (disebut selubung atau casing) dimasukkan ke dalam sumur. pemboran sumur di lepas pantai hamp ir sama dengan pemboran di daratan. instrumen akan merekam s ecara elektrik. Lumpur me rupakan komponen penting dalam pengendalian sumur (well-control). Karena lumpur pemboran menjaga agar migas tetap berada di dalam batuan. anjungan (platform) terapung. ketika sonde diangkat keluar lubang. dan pasang casin g lagi. Untuk sumur wildcat di lepas pantai. sehingga diperlukan evaluasi sumur dengan cara menurunkan peralatan rekam wireline. bor lebih dalam lagi. menurunkan tabung berisi instrumen yang disebut sonde ke d alam lubang sumur. selama pemboran. bor lebih dalam. atau kapal yang dapat berpin dah. pemasangan pipa produksi ad alah cara awal menyelesaikan sumur.

3. Hasil tumpukan (muck pile shape) yang lebih baik . 3. Memungkinkan untuk penentuan kedalaman pipa selubung secara lebih teliti karena pemasangan dilakukan sesudah logging seluruh intrerval productive 5. 5. diperlukan analisa dan interpretasi logging yang teliti sebelum pipa selubung dipasang. sehingga hambatan terhadap aliran bisa terjadi oleh effect perforasi dan akan mengurangi produkti fitas sumur. Kerusakan formasi bisa terjadi pada saat pengerjaan penyemenan pipa selu bung. Untuk melakukan pembran miring diperlukan pengawasan ketat. ingin memperdalam sumur han ya bisa dengan diameter yang kurang dari lubang sebelumnya. gravel pack. Cocok untuk teknik – teknik penanggulangan pasir seperti interval. Disamping itu akan berakibat jarak sp acing dan burden berubah dari desain yang telah ditetapkan karena sering berhimp it dan akan menyebabkan perubahan jarak keduanya. . Interval – interval produktif bisa diisolasi satu sama lainnya secara efek tif karena itu produksi air atau gas yang tidak diharapkan dapat mudah dikontrol / dicegah dengan cara pemilihan interval perforasi yang tepat. Bisa untuk pemasangan kemplesi ganda atau banyak. Mengurangi fesiko timbulnya tonjolan dan back break. Casing Produksi telah terhubung dan terpasang dengan Well Head. Pemboran sumur telah mencapai TD (Total Depth). Beberapa kesulitan dalam pembuatan lubang bor miring antara lain : 1. 3.urang baik dan pada bagian lantai dasar daya ledak tidak bisa sepenuhnyatersalur kan (energi yang hilang lebih besar). setelah melihat hasil logging yang menun jukkan sumur tidak ekonomis untuk diproduksi. yang biasan ya dengan kemiringan 3 : 1 bisa menghindari problem tersebut . Jenjang (bench) yang dibentuk lebih stabil. 3. Casing Produksi telah dipasang dan disemen. 2. 2. Demikian juga ter hadap pemilihan produksi yang akan dirangsang/stimulate. atau Casing liner telah terp asang dengan disemen atau tidak disemen. Kerugian – Kerugian Sistem Komplesi Perforasi : 1. antara lain : 1. Tapi dengan lubang bor miring. Jika diperlukan pada saat kerja ulang nanti. 6. sand consolidation.Lubang bor miring mempunyai beberapa keuntungan dibandingkan dengan lubang bor tegak. Tentang Perforasi Keuntungan Sistem Komplesi Perforasi : 1. yaitu : 1. Adanya pengurangan diameter lubang oleh pipa selubung. 4. 2. 4. Well Completion Well Completion sering disebut juga Penyelesaian Sumur yaitu merupakan pekerjaan lanjutan dari proses pelaksanaan pemboran sumur. Bisa menghemat biaya pemasangan pipa selubung produksi apabila tidak jad i dipasang karena sumur harus di “Abandon”. Sulit melakukan pemboran secara akurat khususnya bila pemboran memiliki lubang ledak yang dalam 2. 2. Disamping it u drill hole straightness merupakan faktor yang penting. Ada biaya perforasi. Karena open hole logging tidak bisa diulang maka. Faktor yang dapat menyebabkan arah pemboran tidak lurus tersebut adalah struktur geologi dan kedalaman lubang ledak yang tidak sesuai dengan ukuran diameter bit yang digunakan. 3. Sebagian dari para tenaga ahli perminyakan berpendapat bahwa pekerjaan “Well Compl etion” dimulai setelah pekerjaan-pekerjaan tersebut dibawah ini selesai. Diperlukan pengerjaan penyemenan yang baik atau effective untuk memastik an penyelesaian zona – zona produksi yang baik. Jika arah pemboran tidak lurus akan berpengaruh terhadap biaya pemborand an peledakan yang cenderung akan membesar.

Jumlah / kecepatan produksi yang diinginkan 3.Keperluan akan pengontrolan pasir 7.Komplesi perforasi (perporated completion) . Tipe – Tipe Penyelesaian Sumur : a.Kemungkinan project EOR dimasa yang akan datang.com/doc/51659863/Alat-bor-dan-arah-pemboran22 .Komplesi liner (liner completion).Pertimbangan pengangkatan buatan 9.Komplesi lubang terbuka (open hole) .scribd.Sistem komplesi zona banyak (multiple completion) DAFTAR PUSTAKA http://drilltech.Berdasarkan program pemasangan pipa selubung : .Sistem komplesi zona tunggal (single completion) .com/2011/03/lumpur-bor-beserta-fungsinya.blogspot.Investasi yang diperlukan 2.Tenaga pendorong reservoir 5.com/2009/02/well-completion.Beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan penyelesaian sumur –s umur : 1.Aspek – aspek kerja ulang nantinya 8.html http://www.html http://tambangunsri.Keperluan akan perangsangan sumur (Well Stimulation) 6.blogspot.Berdasarkan jumlah zona yang diproduksi suatu sumur : .Jumlah cadangan gas / minyak pada setiap zona lapisan 4. b.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful