4-dimensi

DIMENSI Dimensi besaran diwakili dengan simbol, misalnya M, L, T yang mewakili massa (mass), panjang (length) dan waktu

(time). Ada dua macam dimensi yaitu Dimensi Primer dan Dimensi Sekunder. Dimensi Primer meliputi M (untuk satuan massa), L (untuk satuan panjang) dan T (untuk satuan waktu). Dimensi Sekunder adalah dimensi dari semua Besaran Turunan yang dinyatakan dalam Dimensi Primer. Contoh : Dimensi gaya : M L T-2 dan Dimensi percepatan : L T-2 Catatan : Semua besaran fisis dalam mekanika dapat dinyatakan dengan tiga besaran pokok (Dimensi Primer) yaitu panjang, massa dan waktu. Sebagaimana terdapat Satuan Besaran Turunan yang diturunkan dari Satuan Besaran Pokok, demikian juga terdapat Dimensi Primer dan Dimensi Sekunder yang diturunkan dari Dimensi Primer. Manfaat Dimensi dalam Fisika adalah : (1) dapat digunakan untuk membuktikan dua besaran sama atau tidak. Dua besaran sama jika keduanya memiliki dimensi yang sama atau keduanya termasuk besaran vektor atau skalar, (2) dapat digunakan untuk menentukan persamaan yang pasti salah atau mungkin benar, (3) dapat digunakan untuk menurunkan persamaan suatu besaran fisis jika kesebandingan besaran fisis tersebut dengan besaranbesaran fisis lainnya diketahui. Satuan dan dimensi suatu variabel fisika adalah dua hal berbeda. Satuan besaran fisis didefinisikan dengan perjanjian, berhubungan dengan standar tertentu (contohnya, besaran panjang dapat memiliki satuan meter, kaki, inci, mil, atau mikrometer), namun dimensi besaran panjang hanya satu, yaitu L. Dua satuan yang berbeda dapat dikonversikan satu sama lain (contohnya: 1 m = 39,37 in; angka 39,37 ini disebut sebagai faktor konversi), sementara tidak ada faktor konversi antarlambang dimensi. Berikut adalah tabel yang menunjukkan dimensi dan satuan tujuh besaran dasar dalam sistem SI. Besaran Panjang Massa Waktu Suhu Arus Listrik Intensitas Cahaya Jumlah zat Dimensi M L T Θ E I A Satuan (SI) m Kg s K A cd Mol

ANALISIS DIMENSI

Misalnya. Jika besaran-besaran berbeda dimensi terdapat di dalam persamaan dan satu sama lain dibatasi tanda "+" atau "−" atau "=". Jadi dimensi volum = [L] [L] [L] = [L]3. jika suatu besaran fisis memiliki satuan massa dibagi satuan volume namun persamaan hasil penurunan hanya memuat satuan massa. (c) percepatan. dibaca rho) adalah (massa per volum). dimensi besaran tersebut juga dipangkatkan. di mana 1/2 tidak bisa diperoleh dari analisis dimensi. (b) massa jenis. persamaan tersebut harus dikoreksi terlebih dahulu sebelum digunakan. misalnya Ek = 1/2 mv2 . Panjang.Analisis dimensi adalah alat konseptual yang sering diterapkan dalam fisika. Dengan melihat dimensi kedua ruas persamaan. Analisis dimensi selalu digunakan dalam fisika dan teknik untuk memeriksa ketepatan penurunan persamaan.r] = L kita dengan cepat dapat menyatakan bahwa rumus tersebut salah karena dimensi kedua ruasnya tidak sama. misalnya konstanta k. Jika besaran berdimensi dipangkatkan. Seringkali kita dapat menentukan bahwa suatu rumus salah hanya dengan melihat dimensi atau satuan dari kedua ruas persamaan. Contoh Soal : menetukan dimensi suatu besaran Tentukan dimensi dari besaran-besaran berikut ini : (a) volum. lebar dan tinggi memiliki dimensi yang sama yaitu panjang [L]. itu tidak berarti bahwa rumus tersebut benar. m (b) Persamaan Massa Jenis ( ρ . persamaan tersebuttidak tepat.phi. Hal ini disebabkan pada rumus tersebut mungkin terdapat suatu angka atau konstanta yang tidak memiliki dimensi. Sebagai contoh. maka angka tersebut diwakili dengan suatu konstanta tanpa dimensi. dimensi besaran-besaran tersebut juga terkalikan atau terbagi.phi.r untuk menghitung luas. jika kedua ruas memiliki dimensi yang sama. (d) usaha Petunjuk : anda harus menulis rumus dari besaran turunan yang akan ditentukan dimensinya terlebih dahulu. Jadi dimensi massa jenis = 3 [L ] . Anda harus ingat karena dalam suatu persamaan mungkin muncul angka tanpa dimensi. kimia dan teknik untuk memahami keadaan fisis yang melibatkan besaran fisis yang berbeda-beda. Selanjutnya rumus tersebut diuraikan sampai hanya terdiri dari besaran pokok. Hanya besaran-besaran berdimensi sama yang dapat saling ditambahkan. ketika kita menggunakan rumus A= 2. yaitu [A] = L2 dan [2. Jawaban : (a) Persamaan Volum (V=volume) adalah panjang x lebar x tinggi . Tetapi perlu diingat. dikurangkan atau disamakan. Jika besaran-besaran berdimensi sama maupun berbeda dikalikan atau dibagi. Dimensi v [M ] massa = [M] sedangkan dimensi volum = [L]3.

di mana persamaan Gaya adalah massa (m) x percepatan (a). maka dimensi percepatan adalah [ L][T ] −1 = [ L][T ] −2 [T ] (d) Persamaan Usaha (W=weight) adalah Gaya (F=force) x Perpindahan (s). Dengan [ L] demikian Dimensi Kecepatan = atau [L][T]-1. maka dimensi Usaha = [ L][T ] −2 [ L] Persamaan Kecepatan = ( ) ( ) ( ) . Dimensi massa adalah [M]. waktu (t = time) perpindahan( s ) . Dimensi kecepatan sudah [T ] diketahui. Gaya merupakan besaran turunan. terlebih dahulu kita tentukan dimensi kecepatan.(c) Persamaan Percepatan (a=acceleration) adalah kecepa tan( v = velocity ) . sedangkan dimensi waktu = [L]. sehingga kita terlebih dahulu harus menentukan dimensi percepatan (lihat nomor c). Telah kita ketahui bahwa Dimensi Perpindahan adalah Panjang [L] dan dimensi waktu [T]. Sekarang kita sudah bisa menentukan dimensi Usaha. Dimensi percepatan adalah [ L][T ] −2 . Percepatan juga merupakan besaran turunan. Sebelum menentukan dimensi waktu (t ) Percepatan. Dimensi Perpindahan = [L]. Jadi dimensi Gaya adalah [M][l][T]2 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful