BANTUAN HUKUM UNTUK ORANG MISKIN

Oleh : Dr. Jusup Jacobus Setyabudhi, S.H., M.S. Salah satu elemen penting dalam mewujudkan HAM setiap orang adalah jaminan negara terhadap hak konstitusional setiap orang untuk mendapatkan pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum. Salah satu wujud jaminan negara itu adalah UU No. 16/2011 tentang Bantuan Hukum yang diundangkan pada tanggal 02-11-2011. UU tentang Bantuan Hukum ini perlu diketahui oleh setiap orang, terutama oleh orang miskin karena merupakan perwujudan akses terhadap keadilan. Pengaturan bantuan hukum yang diselenggarakan oleh negara harus berorientasi pada terwujudnya perubahan sosial yang berkeadilan. Apakah yang dimaksud dengan bantuan hukum? Bantuan hukum secara normatif diartikan sebagai, jasa hukum yang diberikan oleh Pemberi Bantuan Hukum secara cumacuma kepada Penerima Bantuan Hukum. Ada istilah Pemberi Bantuan Hukum, yang diartikan sebagai lembaga bantuan hukum atau organisasi kemasyarakatan yang memberi layanan Bantuan Hukum berdasarkan UU No.16/2011 ini. Ada pula istilah Penerima Bantuan Hukum yang artinya adalah, orang atau kelompok orang miskin. Singkatnya, UU Bantuan Hukum diundangkan terutama adalah sebagai jaminan negara bagi para orang miskin agar tetap memperoleh akses terhadap kedilan.

1

keadilan. patut. Seperti sudah disebutkan di atas. bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan penyelenggaraan Bantuan Hukum harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. c. Mewujudkan hak konstitusional segala warga negara sesuai dengan prinsip persamaan kedudukan di dalam hukum. Asas efisiensi maksudnya adalah. dan tidak memihak dalam mendapatkan jaminan keadilan atas dasar hak secara konstitusional. membela. Tujuan pemberian Bantuan Hukum ini adalah : a. mewakili. bahwa setiap orang mempunyai hak dan perlakuan yang sama di depan hukum serta kewajiban menjunjung tinggi hukum. pencapaian tujuan pemberian Bantuan Hukum secara tepat. benar. baik. mendampingi. Menjamin kepastian penyelenggaraan Bantuan Hukum dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia. d. Asas efektivitas maksudnya adalah. Asas persamaan kedudukan di dalam hukum maksudnya adalah. Asas keterbukaan maksudnya adalah memberikan akses kepada masyarakat untuk memperoleh informasi secara lengkap. benar. efisiensi. Menjamin dan memenuhi hak bagi Penerima Bantuan Hukum untuk mendapatkan akses keadilan. 2 . persamaan kedudukan di dalam hukum. Asas akuntabilitas maksudnya adalah. Masyarakat diharapkan paham tentang semua asas di atas dan setiap waktu ikut berpartisipasi melakukan pengawasan agar asas-asas tersebut betul-betul dilaksanakan. dan/atau melakukan tindakan hukum lain untuk kepentingan hukum Penerima Bantuan Hukum. keterbukaan. dan tertib.Asas pelaksanaan bantuan hukum adalah. Asas keadilan maksudnya adalah menempatkan hak dan kewajiban setiap orang secara proporsional. meliputi masalah hukum keperdataan. Bantuan Hukum tersebut meliputi menjalankan kuasa. efisien. b. efektivitas. Penerima Bantuan Hukum meliputi setiap orang atau kelompok orang miskin yang tidak dapat memenuhi hak dasar secara layak dan mandiri. jujur. Hak dasar itu meliputi hak atas pangan. dan tata usaha negara. baik litigasi maupun nonlitigasi. pidana. Mewujudkan peradilan yang efektif. Bantuan Hukum diberikan kepada Penerima Bantuan Hukum yang menghadapi masalah hukum. memaksimalkan pemberian Bantuan Hukum melalui penggunaan sumber anggaran yang ada. dan dapat dipertanggungjawabkan. dan akuntabilitas.

c. Pemberian Bantuan Hukum kepada Penerima Bantuan Hukum diselenggarakan oleh Menteri KumHAM dan dilaksanakan oleh Pemberi Bantuan Hukum berdasarkan UU No. dan akuntabel. dan program kegiatan lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan Bantuan Hukum. d. pekerjaan dan berusaha. Bantuan Hukum diselenggarakan untuk membantu penyelesaian permasalahan hukum yang dihadapi Penerima Bantuan Hukum. Menteri KumHAM oleh karena itu punya tugas sebagai berikut. Menerima anggaran dari negara untuk melaksanakan Bantuan Hukum berdasarkan UU No. d. e. Syarat-syarat Pemberi Bantuan Hukum sebagaimana dimaksud di atas meliputi : a. 16/2011 ini. Pelaksanaan Bantuan Hukum dilakukan oleh Pemberi Bantuan Hukum yang telah memenuhi syarat berdasarkan UU No. layanan kesehatan. e. konsultasi hukum. Hak Pemberi Bantuan Hukum adalah sebagai berikut : a. a. b. Menyusun dan menyampaikan laporan penyelenggaraan Bantuan Hukum kepada Dewan Perwakilan Rakyat pada setiap akhir tahun anggaran. layanan pendidikan. dosen. Menyusun dan menetapkan Standar Bantuan Hukum berdasarkan asas-asas pemberian Bantuan Hukum. Melakukan rekrutmen terhadap advokat. transparan.16/2011 ini. Terakredetasi berdasarkan UU No. b. dan/atau perumahan. Berbadan hukum. dan mahasiswa fakultas hukum. Memiliki kantor atau secretariat yang tetap. paralegal.16/2011. b. Memiliki program Bantuan Hukum. Menyusun dan menetapkan kebijakan penyelenggaraan Bantuan Hukum. c. efisien.16/2011 ini. Menyelenggarakan penyuluhan hukum. 3 . d. Menyusun rencana anggaran Bantuan Hukum. Mengelola anggaran Bantuan Hukum secara efektif.andang. c.Memiliki pengurus. Melakukan pelayanan Bantuan Hukum.

f. 05April 2012 4 . untuk kepentingan pembelaan perkara. dan keselamatan selama menjalankan pemberian Bantuan Hukum. Mendapatkan informasi dan data lain dari pemerintah ataupun instansi lain. g.e. Mendapatkan jaminan perlindungan hukum. keamanan. Mengeluarkan pendapat atau pernyataan dalam membela perkara yang menjadi tanggung jawabnya di dalam sidang pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Surabaya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful