MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Pendidikan Demokrasi dalam Kehidupan Mahasiswa di Kampus

OLEH: VIVIN NOVITASARI MALIDA ANA FITRIA INDAH DEBBY ROSALINA

drg. 2. Dosen pendidikan pancasila.KATA PENGANTAR Alhamdulillah segala puji dan syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan selaksa nikmat kepada kita semua terutama nikmat iman dan islam. Sp. Ayah dan Ibu yang selalu mendoakan dan memberi dukungan setiap langkah kami dalam menuju kebaikan dan menggapai masa depan. Sholawat serta salam bahagia Allah semoga terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang pernah bersabda “Tuntutlah ilmu mulai ayunan atau buaian ibu hingga liang lahad” yang membawa pencerahan menuju zaman peradaban yakni agama islam. 3.BM selaku dosen Pendidikan Kewarganegaraan. Semoga bermanfaat bagi penyusun pada khususnya dan teman-teman pada umumnya. Bambang Saptojono. Dengan terselesaikannya Makalah ini kami menyampaikan terima kasih kepada: 1. Teman-teman yang ikut aktif dan kerjasamanya dalam penyusunan makalah ini. Tiada hal yang patut kami lakukan selain mensyukuri atas terselesaikannya Makalah kami yang berjudul “Pendidikan Demokrasi dalam Kehidupan Mahasiswa di Kampus” sebagai tugas bidang studi Pendidikan Kewarganegaraan. Oleh sebab itu penyusun mengharap saran dan kritik yang membangun demi sempurnanya Mmakalah ini. Akhirnya penyusun berharap semoga Makalah ini bisa membangkitkan kecintaan kita pada Demokrasi di Indonesia serta meningkatkan nasionalisme kita. Dalam penyusunan Makalah ini jauh dari kesempurnaan. Penyusun . 4.

. Demokrasi pada masa lalu dipahami hanya sebagai bentuk pemerintahan. Pada bulan mei tahun 1998 mahasiswa kembali turun ke jalan menduduki gedung DPR. Karena pentingnya peran mahasiswa dalam mengontrol demokrasi di Indonesia. Sejak orde reformasi mahasiswa kembali bebas mengekspresikan dirinya sebagai agen kontrol dan agen perubahan tatanan demokrasi hingga dihasilkan tatanan politik Indonesia pasca reformasi yang lebih demokratis yang diakui oleh dunia internasional. dan kini orde reformasi. Pemuda secara umum didefinisikan sebagai mahasiswa atau kaum terpelajar yang memiliki potensi besar dalam proses perubahan. Pemuda. dan mahasiswa secara naluri selalu menjadi agen pengontron (agent of control) danagen perubahan (agent of change) demokrasi yang mewarnai percaturan politik di Indonesia. Menurut pendapat Hans Kelsen beliau mengatakan bahwa pada dasarnya demokrasi itu dari rakyat. menggulingkan rezim orde baru dan menggulirkan orde reformasi. Dalam perubahan tatanan demokrasi di Indonesia selalu diwarnai dengan derap perjuangan pelajar dan mahasiswa. Demokrasi adalah salah satu bentuk pemerintahan.sekarang ini demokrasi dipahami lebih luas lagi sebagai sistem pemerintahan atau politik. Konsep demokrasi sebagai bentuk pemerintahan berasal dari para filsuf yunani dalam pandangan ini. tidak mengherankan jika pemerintah orde baru berupaya menekan pergerakan mahasiswa yang selalu mengkritisi pemerintah melalui berbagai usaha yang pada intinya membatasi pergerakan mahasiswa dalam bidang politik dan memposisikan pelajar dan mahasiswa duduk manis dalam organisasi intra kampus dengan peraturan yang dibuat oleh pemerintah.BAB II Pembahasan Pengertian Demokrasi Demokrasi berasal dari kata demos adalah rakyat dan kratos / katein adalah kekuasaan jadi kekuasaan rakyat atau suatu bentuk pemerintahan negara sistem pemerintahan dimana rakyat berpengaruh.demokrasi merupakan salah satu bentuk pemerintahan Dalam sejarah panjang pemerintahan Indonesia selalu mengalami pasang surut dalam tatanan demokrasi mulai dari pemerintahan orde lama. dan untuk rakyat. oleh rakyat. Namun hal itu hanya bertahan dalam era orde baru hingga tahun 1998. orde baru. pelajar. Akan tetapi.

secara umum. Kalau memperhatikan apa yang terjadi di kampus-kampus di negeri ini. Setiap manusia termasuk mahasiswa. Kondisi seperti ini hanya akan melahirkan sistem individualis yang semakin tajam. Mereka tidak peduli kenikmatan hidupnya itu diraih di atas penderitaan orang lain. dan berbagai tindak kriminal mulai menjadi wabah sosial kemanusiaan. asal tidak hamil dan tidak menimbulkan masalah.Mahasiswa adalah sosok yang suka berkreasi. Bagi mereka. Lapangan pekerjaan semakin sempit. yang penting bermanfaat dirinya dan tidak merugikan orang lain. . penuh dengan pertanyaan serta keragu-raguan. Indonesia sebagai Negara demokrasi masih dianggap gagal karena terlalu prosedural dan pengaruh uang masih sangat kuat di dalam kultur politik. Sehingga berpolitik dianggap sebagai tempat untuk mencari uang. Melihat perkembangan saat ini adalah mereka (mahasiswa) yang cuek terhadap kondisi kehidupan masyarakat. Memang sistem kapitalis yang menyetir pola kehidupan sekarang melahirkan penurunan nilai-nilai kemanusiaan. Namun. Setelah arus reformasi 1998 bergulir. Banyak yang berpendapat bahwa gerakan mahasiswa dimanapun di dunia ini adalah fenomena zaman pasca perang dunia kedua. idealis dan memiliki keberanian serta menjadi inspirator dengan gagasan dan tuntutannya. ternyata keberhasilan itu hanya diraup oleh segelinitr orang yang kuat. sementara mayoritas rakyat hidup dalam kesengsaraan. Krisis Mahasiswa Indonesia Peran Mahasiswa Indonesia sekarang ini sedang dalam taraf yang bisa dibilang cukup membingungkan.cita mereka juga relatif berbeda sesuai dengan landasan pemikiran yang mendasarinya. Sistem ini memang berhasil memberikan nilai materi yang cukup berlimpah. sedikit banyak telah terpengaruh oleh sistem kehidupan. Namun. mereka yang tidak peduli dengan penderitaan dan kesengsaraan masyarakat. Dan ini merupakan bagian dari revolusi kampus. yang ingin menampilkan peranan universitas dalam proses perubahan sosial. Citra dan cita. pengangguran kian membludak. format kehidupan mahasiswa saat ini. dan akhirnya tidak peduli dengan keadaan lingkungan.lalu berpikir pintas untuk menyelamatkan diri. Yakni. paling tidak kita akan menemukan adanya beberapa kelompok mahasiswa muslim yang pemahaman dan kecenderungannya relatif berlainan. Bagi mereka pacaran tidak menjadi masalah. Tentunya berlaku sekarang. Kelompok ini memang benarbenar ingin menikmati dan hidup tenteram dalam kondisi sekarang. yaitu sistem demokrasi kapitalis. Standar perbuatan mereka adalah manfaat. mahasiswa yang menjadi salah satu simpul perubahan besar bangsa ini mencoba menemukan lagi bentuknya.

Dalih untuk stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat yang digunakan penjajah adalah dalih untuk memperkokoh kekuasaannya. lawan utamanya adalah penjajah dan mencoba membentengi dirinya bukan saja dengan bedil. garakan mahasiswa lebih dipengaruhi oleh aspirasi anti kemantapan (anti estabilisment)suatu situasi kejenuhan dari suatu kehidupan yang dipolakan oleh proses industrialisasi. Pasca perang kemerdekaan. Namun mesti dipelajari dan dipraktikkan secara berkesinambungan. Sebagaimana diakui banyak pakar demokrasi.Di negara maju. Gerakan mahasiswa dibungkam oleh polisi kolonial. namun juga dengan perangkat pengaturan dan perundangan yang sangat menekan kehidupan rakyat dan hanya mmenguntungkan penguasa. . Di negara berkembang dan negara – negara bekas jajahan gerakan mahasiswa umumnya terkait dengan perjuangan bangsa. Gerakan ini terbagi dalam tahap perjuangan untuk kemerdekaan dan tahap perjuangan untuk mengisi kemerdekaan. peran mahasiswa tidak menjadi berkurang. meriam. berdasarkan peraturan kolonial yang bertujuan untuk meredam aspirasi rakyat yang ingin merdeka. Lahirnya Indische Vereniging dapat dilihat sebagai organisasi pertama yang ingin mengubah visi organisasi berdasarkan kekeluargaan menjadi bervisi politik. Budi utomo menjadi sumber inspirasi bagi lahirnya organisasi – organisasi lain baik yang bersifat kemahasiswaan kepemudaan maupun kemasyarakatan. Mengisi kemerdekaan tidak lebih mudah merebut kemerdekaan mengisi kemerdekaan harus dengan kegiatan – kegiatan nyata seperti pembangunan baik fisik maupun mental spiritual secara seimbang dan serasi. Demokrasi bukan barang jadi yang dapat terwujud begitu saja. TRANSISI dan konsolidasi Indonesia menuju demokrasi yang lebih genuine dan autentik merupakan proses yang kompleks dan panjang. Pada tahap perjuangan untuk kemerdekaan. Namun sejarah telah membuktikan bahwa aspirasi rakyat yang mengandung kebenaran dan keadilan tidak dapat dihalangi oleh benteng – benteng kekuasaan yang bagaimanapun kuatnya. cara paling strategis untuk mengalami dan memberdayakan demokrasi melalui pendidikan demokrasi. Gerakan mahasiswa lebih banyak merupakan protes terhadap keadaan yang sudah tidak seimbang lagi dimana materialisme talah telah nenjadi guilding prinsiples dalam seluruh kehidupan yang dijalani dan dan telah menihilkan idealisme murni dari tujuan semula dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara ini.

dan beradab dalam kehidupan bermasyarakat sebagai bagian dari warga dunia. Terangkum di dalamnya hal-hal kenegaraan. mereka yang berurusan dengan kenegaraan bangsa ini adalah mantan atau bahkan masih mahasiswa. serta belajar melakukan sesuatu yang didasari pengetahuan. Dalam konteks ini. nilai. Orientasi itu menekankan pada upaya pemberdayaan mahasiswa sebagai bagian warga negara secara demokratis. dan kreatif serta menantang aktualisasi diri mahasiswa. Proses belajar tak lagi monopoli dosen. Melalui pola pembelajaran itu. Hal lain yang jadi titik tekan dalam pendidikan demokrasi adalah mendidik generasi muda menjadi warga negara yang kritis. Bahkan. Upaya pembelajaran diarahkan agar mahasiswa tak hanya mengetahui sesuatu. partisipatif. KAMPUS sejatinya adalah miniatur dari segala. Penghuninya berisi orang-orang yang kelak menjalankan negara. Karena secara substantif. Jadi kampus dapat berfungsi sebagai laboratorium dan katalis demokrasi. Dan kampus adalah miniatur dari sebuah negara. diseminasi. budaya. Pendidikan demokrasi memiliki dimensi pemberdayaan warga negara melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam praktik berdemokrasi langsung di perkuliahan. tetapi milik bersama sehingga proses belajar menjadi wadah berdialog. Pendidikan model itu sangat relevan sebagai upaya pendemokrasian bangsa. tata kelola sampai wajah bangsa.Itulah pendidikan yang berorientasi ke pembangunan karakter bangsa melalui pembelajaran yang menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif. Format pembelajaran harus dilakukan secara demokratis. pengalaman mahasiswa dalam praktik demokrasi di kampus sangat berharga dalam proses transformasi nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sosial. Namun dapat belajar menjadi manusia yang bertanggung jawab sebagai individu dan makhluk sosial. Sebagai komponen warga negara. Paradigma itu mengonseptualisasikan pendidikan demokrasi adalah sistem pendidikan yang koheren dalam mencakup pemahaman tentang cita-cita. mahasiswa dapat dan siap hidup bersama dalam kemajemukan bangsa Indonesia. Maka . dan prinsip demokrasi. dan aktulisasi praktik demokrasi melalui pendidikan. pendidikan demokrasi mengembangkan paradigma demokratis. aktif. pendidikan demokrasi menyangkut sosialisasi.

. Setidaknya. Organisasi yang dibangun di kampus menerapkan Trias Politica dengan lembagalembaga pada kekuasaan eksektutif. Entitas dasar dari dinamika kenegaraan sejak negara ini berdiri. Meramal 20 tahun ke depan bangsa Indonesia pun dapat dilihat kondisi dan situasi kekampusan. adalah sebagian kecil dari bukti nyata rahim demokrasi adalah kampus. Fahri Hamzah. Pemira menjadi pesta demokrasi mahasiswa. ada beberapa kampus yang menerapkan sistem Parpolma atau partai politik mahasiswa dengan fraksi-fraksinya. dan yudikatif. Tak ubahnya seperti di negara dengan berbagai dinamika politiknya. Kampus sebagai kawah lautan intelektual mewabahkan dirinya sebagai lahan eksplorasi. Seperti halnya negara. dan istilah demokrasi lainnya bukan sekadar teori. Istilah black campaign yang kita kenal pada saat pemilu Indonesia. Begitu pula halnya dalam pemilihan. Chandra M Hamzah. pun terjadi di kampus. Pertama. legislatif. Di kampus terdapat Pemira (Pemilihan Raya) untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua BEM. termasuk demokrasi. Faktor itu dapat terlihat dari faktor internal dan eksternal. mereka yang berkutat di kampus itu sekarang bertemu lagi dalam dinamika demokrasi kenegaraan. oposisi. Bahkan. Ajang pemilihan ketua menjadi ajang demokrasi mahasiswa dalam memilih ketua lembaga.wajar menganalogikan lingkungan kampus dengan negara. Membicarakan kampus pasti akan bertemu dengan mahasiswa. tapi praktik sehari-hari. Koalisi. secara internal mahasiswa membangun sebuah sistem yang mirip dengan negara dan ada beberapa yang mengkonsepkan trias politica. di beberapa kampus untuk menaungi kelembagaan tersebut maka disusunlah undang-undang untuk melegitimasi lembaga tersebut. seperti halnya pemilu. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) adalah lembaga eksekutif dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) sebagai yudikatif dan legislatif. Faktanya. Baik di tingkat fakultas maupun univeristas. ada dua hal bagi penulis yang menjadikan mahasiswa dapat melahirkan demokrasi kenegaraan. ada Eep S Fatah. Sebut saja. Menarik membaca kultweet dari Indra J Piliang yang menceritakan era 90-an saat berkutat di kelembagaan UI.

agent of control social. Belum lagi fakta sejarah yang memperlihatkan sepak terjang mahasiswa dalam mengkritisi pemerintah bahkan sampai menggulingkan suatu rezim. dan moral force. Negara kampus adalah demokrasi mini. kampus adalah embrional dari segala praktik kehidupan. Pendidikan demokrasi tak lain pendidikan untuk dan oleh semua demi mewujudkan tata kehidupan demokratis.Kedua. Mahasiswa memiliki tugas moral sebagai pemuda. Bukan tanpa tedeng aling-aling mahasiswa memberikan pernyataan politik luar negerinya. Mahasiswa telah bernegara. Kehidupan bernegara adalah sepatuh cermin kehidupan mahasiswa di kampus pada masa lalu. . Peran Kampus Menjadikan kampus tempat pendadaran demokrasi tentu tidak maksimal tanpa dukungan seluruh pihak. Alhasil. Mahasiswa tak lagi jadi generasi anarkis. Hal ini merupakan bagian dari sikap poltik luar negeri lembaga mahasiswa. Ketulusan. Banyak yang berpendapat bahwa gerakan mahasiswa dimanapun di dunia ini adalah fenomena zaman pasca perang dunia kedua. Peran kampus sangat penting dan strategis dalam proses pengembangan budaya demokrasi di kalangan mahasiswa. tetapi generasi yang cerdas dan memiliki komitmen menjaga integritas bangsa dalam mengembangkan kultur demokrasi berkeadaban. Sikap politik dalam menanggapi kebijakan pemerintah adalah bentuk keterlibatan nyata dalam demokrasi. yang ingin menampilkan peranan universitas dalam proses perubahan sosial. yaitu agent of change. Seluruh sivitas akademika harus terlibat dalam pengembangan pendidikan demokrasi. Selain itu. Proses pembelajaran dalam demokrasi menanamkan kesadaran: demokrasi adalah bentuk kehidupan masyarakat yang menjamin hak-hak warga masyarakat. Dan tulisan saya adalah bagian dari berdemokrasi. dalam arti peran serta mahasiswa dalam demokrasi yang berjalan di negara ini. Dan ini merupakan bagian dari revolusi kampus. upaya kampus mengembangkan demokrasi menjadikan mahasiswa memiliki kecakapan partisipatif dan tanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Eksternal. semangat dan keberpihakan pada nasib rakyat membuat mahasiswa menjadi agen perubahan yang selalu diperhitungkan. Sejarah membuktikan. adalah faktor eskternal yang menjadikan kampus dan mahasiswa candradimuka demokrasi negara. dalam hal ini mengkritisi kebijakan pemerintah. mahasiswa adalah tulang punggung gerakan reformasi. berdemokrasi dalam tatanan bangsa.

kampus mesti merancang pembelajaran yang secara konseptual menjadi wahana pendidikan demokrasi untuk membangun masyarakat demokratis dan sosialis. pendidikan demokrasi memerlukan perangkat pengalaman belajar. Bukan hanya berorganisasi mahasiswa juga bisa melakuka kegiatan demokrasi dalam kegiatan PEMIRA yaitu pemilihan raya kita memiliki ak suara untuk memilih ketua BEM dan juga kita ikut berpartisipasi dalam pemilihan ketua hima.Sebagai wahana demokratisasi melalui program pendidikan formal. program pembelajaran yang secara programatik dapat memandu proses pengembangan cita-cita dan prinsip demokrasi dalam diri mahasiwa. Misalnya. Contoh Kegiatan demokrasi yang ada di kampus Dalam kehidupan demokrasi di kampus mahasiswa berhak untuk mengikuti kegiatan – kegiatan dikampus seperti organisasi mahasiswa contohnya BEM ( Badan Eksekutif Mahasiswa ). Hima ( Himpunan Mahasiswa ) kedua contoh tersebut merupakan salah satu contoh wadah kegiatan mahasiswa dalam berdemokrasi didalam kampus. Dalam demokrasi kita berhak untuk menyampaikan pendapat tetapi jika ada yang membrikan pendapat lain kita harus menghargai orang lain dan keputusan diambil untuk mencapai mufakat. . Karena itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful