P. 1
tugas pkn 1

tugas pkn 1

|Views: 61|Likes:
Published by Indira Laras Putri

More info:

Published by: Indira Laras Putri on Jul 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/11/2012

pdf

text

original

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Pendidikan Demokrasi dalam Kehidupan Mahasiswa di Kampus

OLEH: VIVIN NOVITASARI MALIDA ANA FITRIA INDAH DEBBY ROSALINA

4. 2. Dengan terselesaikannya Makalah ini kami menyampaikan terima kasih kepada: 1. Ayah dan Ibu yang selalu mendoakan dan memberi dukungan setiap langkah kami dalam menuju kebaikan dan menggapai masa depan. Semoga bermanfaat bagi penyusun pada khususnya dan teman-teman pada umumnya. Dalam penyusunan Makalah ini jauh dari kesempurnaan. Tiada hal yang patut kami lakukan selain mensyukuri atas terselesaikannya Makalah kami yang berjudul “Pendidikan Demokrasi dalam Kehidupan Mahasiswa di Kampus” sebagai tugas bidang studi Pendidikan Kewarganegaraan. 3. drg. Sp. Sholawat serta salam bahagia Allah semoga terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang pernah bersabda “Tuntutlah ilmu mulai ayunan atau buaian ibu hingga liang lahad” yang membawa pencerahan menuju zaman peradaban yakni agama islam. Oleh sebab itu penyusun mengharap saran dan kritik yang membangun demi sempurnanya Mmakalah ini. Penyusun .BM selaku dosen Pendidikan Kewarganegaraan. Bambang Saptojono. Dosen pendidikan pancasila. Teman-teman yang ikut aktif dan kerjasamanya dalam penyusunan makalah ini.KATA PENGANTAR Alhamdulillah segala puji dan syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan selaksa nikmat kepada kita semua terutama nikmat iman dan islam. Akhirnya penyusun berharap semoga Makalah ini bisa membangkitkan kecintaan kita pada Demokrasi di Indonesia serta meningkatkan nasionalisme kita.

pelajar. oleh rakyat. Demokrasi pada masa lalu dipahami hanya sebagai bentuk pemerintahan. Demokrasi adalah salah satu bentuk pemerintahan. Karena pentingnya peran mahasiswa dalam mengontrol demokrasi di Indonesia. dan kini orde reformasi. Dalam perubahan tatanan demokrasi di Indonesia selalu diwarnai dengan derap perjuangan pelajar dan mahasiswa. . dan mahasiswa secara naluri selalu menjadi agen pengontron (agent of control) danagen perubahan (agent of change) demokrasi yang mewarnai percaturan politik di Indonesia. Sejak orde reformasi mahasiswa kembali bebas mengekspresikan dirinya sebagai agen kontrol dan agen perubahan tatanan demokrasi hingga dihasilkan tatanan politik Indonesia pasca reformasi yang lebih demokratis yang diakui oleh dunia internasional.sekarang ini demokrasi dipahami lebih luas lagi sebagai sistem pemerintahan atau politik. Namun hal itu hanya bertahan dalam era orde baru hingga tahun 1998. Pada bulan mei tahun 1998 mahasiswa kembali turun ke jalan menduduki gedung DPR. tidak mengherankan jika pemerintah orde baru berupaya menekan pergerakan mahasiswa yang selalu mengkritisi pemerintah melalui berbagai usaha yang pada intinya membatasi pergerakan mahasiswa dalam bidang politik dan memposisikan pelajar dan mahasiswa duduk manis dalam organisasi intra kampus dengan peraturan yang dibuat oleh pemerintah. Konsep demokrasi sebagai bentuk pemerintahan berasal dari para filsuf yunani dalam pandangan ini. Pemuda. Akan tetapi. menggulingkan rezim orde baru dan menggulirkan orde reformasi.BAB II Pembahasan Pengertian Demokrasi Demokrasi berasal dari kata demos adalah rakyat dan kratos / katein adalah kekuasaan jadi kekuasaan rakyat atau suatu bentuk pemerintahan negara sistem pemerintahan dimana rakyat berpengaruh. Pemuda secara umum didefinisikan sebagai mahasiswa atau kaum terpelajar yang memiliki potensi besar dalam proses perubahan.demokrasi merupakan salah satu bentuk pemerintahan Dalam sejarah panjang pemerintahan Indonesia selalu mengalami pasang surut dalam tatanan demokrasi mulai dari pemerintahan orde lama. dan untuk rakyat. orde baru. Menurut pendapat Hans Kelsen beliau mengatakan bahwa pada dasarnya demokrasi itu dari rakyat.

Bagi mereka. mereka yang tidak peduli dengan penderitaan dan kesengsaraan masyarakat. Setelah arus reformasi 1998 bergulir. Bagi mereka pacaran tidak menjadi masalah. Yakni. Kelompok ini memang benarbenar ingin menikmati dan hidup tenteram dalam kondisi sekarang. Banyak yang berpendapat bahwa gerakan mahasiswa dimanapun di dunia ini adalah fenomena zaman pasca perang dunia kedua. penuh dengan pertanyaan serta keragu-raguan. . sementara mayoritas rakyat hidup dalam kesengsaraan. Indonesia sebagai Negara demokrasi masih dianggap gagal karena terlalu prosedural dan pengaruh uang masih sangat kuat di dalam kultur politik. format kehidupan mahasiswa saat ini. pengangguran kian membludak. yang ingin menampilkan peranan universitas dalam proses perubahan sosial.cita mereka juga relatif berbeda sesuai dengan landasan pemikiran yang mendasarinya. Namun. Lapangan pekerjaan semakin sempit. yang penting bermanfaat dirinya dan tidak merugikan orang lain. asal tidak hamil dan tidak menimbulkan masalah. idealis dan memiliki keberanian serta menjadi inspirator dengan gagasan dan tuntutannya. Mereka tidak peduli kenikmatan hidupnya itu diraih di atas penderitaan orang lain. Kalau memperhatikan apa yang terjadi di kampus-kampus di negeri ini. Tentunya berlaku sekarang. paling tidak kita akan menemukan adanya beberapa kelompok mahasiswa muslim yang pemahaman dan kecenderungannya relatif berlainan. Sehingga berpolitik dianggap sebagai tempat untuk mencari uang.lalu berpikir pintas untuk menyelamatkan diri. dan berbagai tindak kriminal mulai menjadi wabah sosial kemanusiaan. Kondisi seperti ini hanya akan melahirkan sistem individualis yang semakin tajam. Standar perbuatan mereka adalah manfaat. Sistem ini memang berhasil memberikan nilai materi yang cukup berlimpah.Mahasiswa adalah sosok yang suka berkreasi. Citra dan cita. Melihat perkembangan saat ini adalah mereka (mahasiswa) yang cuek terhadap kondisi kehidupan masyarakat. sedikit banyak telah terpengaruh oleh sistem kehidupan. ternyata keberhasilan itu hanya diraup oleh segelinitr orang yang kuat. Setiap manusia termasuk mahasiswa. secara umum. Dan ini merupakan bagian dari revolusi kampus. Memang sistem kapitalis yang menyetir pola kehidupan sekarang melahirkan penurunan nilai-nilai kemanusiaan. Krisis Mahasiswa Indonesia Peran Mahasiswa Indonesia sekarang ini sedang dalam taraf yang bisa dibilang cukup membingungkan. mahasiswa yang menjadi salah satu simpul perubahan besar bangsa ini mencoba menemukan lagi bentuknya. Namun. yaitu sistem demokrasi kapitalis. dan akhirnya tidak peduli dengan keadaan lingkungan.

Namun mesti dipelajari dan dipraktikkan secara berkesinambungan. Sebagaimana diakui banyak pakar demokrasi. Demokrasi bukan barang jadi yang dapat terwujud begitu saja. TRANSISI dan konsolidasi Indonesia menuju demokrasi yang lebih genuine dan autentik merupakan proses yang kompleks dan panjang. . peran mahasiswa tidak menjadi berkurang. meriam. Pada tahap perjuangan untuk kemerdekaan. lawan utamanya adalah penjajah dan mencoba membentengi dirinya bukan saja dengan bedil. berdasarkan peraturan kolonial yang bertujuan untuk meredam aspirasi rakyat yang ingin merdeka. Gerakan mahasiswa dibungkam oleh polisi kolonial. Gerakan mahasiswa lebih banyak merupakan protes terhadap keadaan yang sudah tidak seimbang lagi dimana materialisme talah telah nenjadi guilding prinsiples dalam seluruh kehidupan yang dijalani dan dan telah menihilkan idealisme murni dari tujuan semula dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara ini. Dalih untuk stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat yang digunakan penjajah adalah dalih untuk memperkokoh kekuasaannya. cara paling strategis untuk mengalami dan memberdayakan demokrasi melalui pendidikan demokrasi. Gerakan ini terbagi dalam tahap perjuangan untuk kemerdekaan dan tahap perjuangan untuk mengisi kemerdekaan. Pasca perang kemerdekaan. garakan mahasiswa lebih dipengaruhi oleh aspirasi anti kemantapan (anti estabilisment)suatu situasi kejenuhan dari suatu kehidupan yang dipolakan oleh proses industrialisasi. Di negara berkembang dan negara – negara bekas jajahan gerakan mahasiswa umumnya terkait dengan perjuangan bangsa. Namun sejarah telah membuktikan bahwa aspirasi rakyat yang mengandung kebenaran dan keadilan tidak dapat dihalangi oleh benteng – benteng kekuasaan yang bagaimanapun kuatnya. Budi utomo menjadi sumber inspirasi bagi lahirnya organisasi – organisasi lain baik yang bersifat kemahasiswaan kepemudaan maupun kemasyarakatan.Di negara maju. namun juga dengan perangkat pengaturan dan perundangan yang sangat menekan kehidupan rakyat dan hanya mmenguntungkan penguasa. Mengisi kemerdekaan tidak lebih mudah merebut kemerdekaan mengisi kemerdekaan harus dengan kegiatan – kegiatan nyata seperti pembangunan baik fisik maupun mental spiritual secara seimbang dan serasi. Lahirnya Indische Vereniging dapat dilihat sebagai organisasi pertama yang ingin mengubah visi organisasi berdasarkan kekeluargaan menjadi bervisi politik.

Hal lain yang jadi titik tekan dalam pendidikan demokrasi adalah mendidik generasi muda menjadi warga negara yang kritis. dan kreatif serta menantang aktualisasi diri mahasiswa. tata kelola sampai wajah bangsa. partisipatif. Orientasi itu menekankan pada upaya pemberdayaan mahasiswa sebagai bagian warga negara secara demokratis. mereka yang berurusan dengan kenegaraan bangsa ini adalah mantan atau bahkan masih mahasiswa. Format pembelajaran harus dilakukan secara demokratis. diseminasi. aktif. Namun dapat belajar menjadi manusia yang bertanggung jawab sebagai individu dan makhluk sosial. Karena secara substantif. Sebagai komponen warga negara. mahasiswa dapat dan siap hidup bersama dalam kemajemukan bangsa Indonesia. Pendidikan model itu sangat relevan sebagai upaya pendemokrasian bangsa. dan beradab dalam kehidupan bermasyarakat sebagai bagian dari warga dunia. Maka . Bahkan. Penghuninya berisi orang-orang yang kelak menjalankan negara. Proses belajar tak lagi monopoli dosen. Upaya pembelajaran diarahkan agar mahasiswa tak hanya mengetahui sesuatu. Paradigma itu mengonseptualisasikan pendidikan demokrasi adalah sistem pendidikan yang koheren dalam mencakup pemahaman tentang cita-cita. Melalui pola pembelajaran itu. serta belajar melakukan sesuatu yang didasari pengetahuan.Itulah pendidikan yang berorientasi ke pembangunan karakter bangsa melalui pembelajaran yang menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif. Jadi kampus dapat berfungsi sebagai laboratorium dan katalis demokrasi. Dalam konteks ini. budaya. tetapi milik bersama sehingga proses belajar menjadi wadah berdialog. KAMPUS sejatinya adalah miniatur dari segala. nilai. Pendidikan demokrasi memiliki dimensi pemberdayaan warga negara melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam praktik berdemokrasi langsung di perkuliahan. dan aktulisasi praktik demokrasi melalui pendidikan. Dan kampus adalah miniatur dari sebuah negara. pendidikan demokrasi mengembangkan paradigma demokratis. pendidikan demokrasi menyangkut sosialisasi. pengalaman mahasiswa dalam praktik demokrasi di kampus sangat berharga dalam proses transformasi nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sosial. dan prinsip demokrasi. Terangkum di dalamnya hal-hal kenegaraan.

Seperti halnya negara. Chandra M Hamzah. secara internal mahasiswa membangun sebuah sistem yang mirip dengan negara dan ada beberapa yang mengkonsepkan trias politica. Membicarakan kampus pasti akan bertemu dengan mahasiswa.wajar menganalogikan lingkungan kampus dengan negara. Bahkan. ada dua hal bagi penulis yang menjadikan mahasiswa dapat melahirkan demokrasi kenegaraan. Menarik membaca kultweet dari Indra J Piliang yang menceritakan era 90-an saat berkutat di kelembagaan UI. Baik di tingkat fakultas maupun univeristas. tapi praktik sehari-hari. oposisi. dan yudikatif. Kampus sebagai kawah lautan intelektual mewabahkan dirinya sebagai lahan eksplorasi. Setidaknya. Meramal 20 tahun ke depan bangsa Indonesia pun dapat dilihat kondisi dan situasi kekampusan. Pemira menjadi pesta demokrasi mahasiswa. Koalisi. Fahri Hamzah. . ada Eep S Fatah. Faktor itu dapat terlihat dari faktor internal dan eksternal. Entitas dasar dari dinamika kenegaraan sejak negara ini berdiri. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) adalah lembaga eksekutif dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) sebagai yudikatif dan legislatif. legislatif. Ajang pemilihan ketua menjadi ajang demokrasi mahasiswa dalam memilih ketua lembaga. termasuk demokrasi. Faktanya. seperti halnya pemilu. adalah sebagian kecil dari bukti nyata rahim demokrasi adalah kampus. ada beberapa kampus yang menerapkan sistem Parpolma atau partai politik mahasiswa dengan fraksi-fraksinya. pun terjadi di kampus. Istilah black campaign yang kita kenal pada saat pemilu Indonesia. Organisasi yang dibangun di kampus menerapkan Trias Politica dengan lembagalembaga pada kekuasaan eksektutif. di beberapa kampus untuk menaungi kelembagaan tersebut maka disusunlah undang-undang untuk melegitimasi lembaga tersebut. mereka yang berkutat di kampus itu sekarang bertemu lagi dalam dinamika demokrasi kenegaraan. Sebut saja. Begitu pula halnya dalam pemilihan. Pertama. Di kampus terdapat Pemira (Pemilihan Raya) untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua BEM. Tak ubahnya seperti di negara dengan berbagai dinamika politiknya. dan istilah demokrasi lainnya bukan sekadar teori.

Seluruh sivitas akademika harus terlibat dalam pengembangan pendidikan demokrasi. dan moral force.Kedua. adalah faktor eskternal yang menjadikan kampus dan mahasiswa candradimuka demokrasi negara. Mahasiswa memiliki tugas moral sebagai pemuda. Dan ini merupakan bagian dari revolusi kampus. Mahasiswa tak lagi jadi generasi anarkis. . Pendidikan demokrasi tak lain pendidikan untuk dan oleh semua demi mewujudkan tata kehidupan demokratis. Selain itu. Alhasil. berdemokrasi dalam tatanan bangsa. Negara kampus adalah demokrasi mini. dalam hal ini mengkritisi kebijakan pemerintah. mahasiswa adalah tulang punggung gerakan reformasi. kampus adalah embrional dari segala praktik kehidupan. Mahasiswa telah bernegara. yaitu agent of change. Peran kampus sangat penting dan strategis dalam proses pengembangan budaya demokrasi di kalangan mahasiswa. Sikap politik dalam menanggapi kebijakan pemerintah adalah bentuk keterlibatan nyata dalam demokrasi. semangat dan keberpihakan pada nasib rakyat membuat mahasiswa menjadi agen perubahan yang selalu diperhitungkan. Peran Kampus Menjadikan kampus tempat pendadaran demokrasi tentu tidak maksimal tanpa dukungan seluruh pihak. Kehidupan bernegara adalah sepatuh cermin kehidupan mahasiswa di kampus pada masa lalu. Eksternal. Dan tulisan saya adalah bagian dari berdemokrasi. yang ingin menampilkan peranan universitas dalam proses perubahan sosial. Hal ini merupakan bagian dari sikap poltik luar negeri lembaga mahasiswa. Sejarah membuktikan. Bukan tanpa tedeng aling-aling mahasiswa memberikan pernyataan politik luar negerinya. dalam arti peran serta mahasiswa dalam demokrasi yang berjalan di negara ini. tetapi generasi yang cerdas dan memiliki komitmen menjaga integritas bangsa dalam mengembangkan kultur demokrasi berkeadaban. Banyak yang berpendapat bahwa gerakan mahasiswa dimanapun di dunia ini adalah fenomena zaman pasca perang dunia kedua. agent of control social. Proses pembelajaran dalam demokrasi menanamkan kesadaran: demokrasi adalah bentuk kehidupan masyarakat yang menjamin hak-hak warga masyarakat. Belum lagi fakta sejarah yang memperlihatkan sepak terjang mahasiswa dalam mengkritisi pemerintah bahkan sampai menggulingkan suatu rezim. Ketulusan. upaya kampus mengembangkan demokrasi menjadikan mahasiswa memiliki kecakapan partisipatif dan tanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Misalnya. Hima ( Himpunan Mahasiswa ) kedua contoh tersebut merupakan salah satu contoh wadah kegiatan mahasiswa dalam berdemokrasi didalam kampus. Karena itu. program pembelajaran yang secara programatik dapat memandu proses pengembangan cita-cita dan prinsip demokrasi dalam diri mahasiwa. Bukan hanya berorganisasi mahasiswa juga bisa melakuka kegiatan demokrasi dalam kegiatan PEMIRA yaitu pemilihan raya kita memiliki ak suara untuk memilih ketua BEM dan juga kita ikut berpartisipasi dalam pemilihan ketua hima. Contoh Kegiatan demokrasi yang ada di kampus Dalam kehidupan demokrasi di kampus mahasiswa berhak untuk mengikuti kegiatan – kegiatan dikampus seperti organisasi mahasiswa contohnya BEM ( Badan Eksekutif Mahasiswa ). Dalam demokrasi kita berhak untuk menyampaikan pendapat tetapi jika ada yang membrikan pendapat lain kita harus menghargai orang lain dan keputusan diambil untuk mencapai mufakat. pendidikan demokrasi memerlukan perangkat pengalaman belajar.Sebagai wahana demokratisasi melalui program pendidikan formal. kampus mesti merancang pembelajaran yang secara konseptual menjadi wahana pendidikan demokrasi untuk membangun masyarakat demokratis dan sosialis. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->